• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Yuridis Penyelesaian Sengketa Indikasi Geografis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Yuridis Penyelesaian Sengketa Indikasi Geografis"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

2

ANALISIS YURIDIS PENYELESAIAN SENGKETA

INDIKASI GEOGRAFIS

T E S I S

Untuk Memperoleh Gelar Magister Kenotariatan Pada Program Pascasarjana Program Studi Magister Kenotariatan

Universitas Sumatera Utara

Oleh :

MERY NATALIA SIMANGUNSONG 087011070

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

3

Judul Tesis : ANALISIS YURIDIS PENYELESAIAN SENGKETA INDIKASI GEOGRAFIS

Nama Mahasiswa : MERY NATALIA SIMANGUNSONG Nomor Pokok : 087011070

Program Studi : MAGISTER KENOTARIATAN

Menyetujui Komisi Pembimbing

(Prof. Dr. Runtung, SH, M.Hum)

Pembimbing Pembimbing

(Syafruddin, S. Hasibuan, SH, MH, DFM) (Dr.T.Keizerina Devi, A, SH, CN, MHum)

Ketua Program Studi, Dekan,

(Prof.Dr.Muhammad Yamin, S.H, M.S, CH) (Prof. Dr. Runtung, SH, M.Hum)

(3)

4

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : MERY NATALIA SIMANGUNSONG

NIM : 087011070

Program Studi : Magister Kenotariatan

Judul Tesis : ANALISIS YURIDIS PENYELESAIAN SENGKETA INDIKASI GEOGRAFIS

Dengan ini menyatakan bahwa Tesis yang saya buat adalah asli karya saya sendiri bukan Plagiat, apabila di kemudian hari diketahui Tesis saya tersebut Plagiat karena kesalahan saya sendiri, maka saya bersedia diberi sanksi apapun oleh Program Studi Magister Kenotariatan FH USU dan saya tidak akan menuntut pihak manapun atas perbuatan saya tersebut.

Demikianlah Surat Pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan dalam keadaan sehat.

Medan,

Yang Membuat Pernyataan

(4)

5

Medan, 15 Januari 2014 Kepada Yth :

Bapak Dekan Fakultas Hukum USU

di- Medan

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : MERY NATALIA SIMANGUNSONG

NIM : 087011070

Program Studi : Magister Kenotariatan

Judul Tesis : ANALISIS YURIDIS PENYELESAIAN SENGKETA INDIKASI GEOGRAFIS

Dengan ini memohon kepada Bapak Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara agar sudi kiranya mengeluarkan Transkrip Nilai.

Demikianlah permohonan ini saya ajukan, atas perhatian Bapak saya ucapkan terima kasih.

Dengan hormat,

(5)

6

ABSTRAK

Ketentuan tentang Indikasi Geografis yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum terhadap Indikasi Geografis. Selain ratifikasi yang dilakukan Indonesia atas Persetujuan TRIPs, letak wilayah geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau, dimana setiap pulau secara potensial telah menghasilkan beberapa produk yang memiliki ciri khas tertentu dan berkualitas, baik karena pengaruh geografisnya maupun etnis budayanya, juga telah menjadi salah satu latar belakang perlindungan terhadap Indikasi Geografis.

Perlindungan hukum diberikan kepada Indikasi Geografis yang telah terdaftar. Bentuk perlindungan hukum terhadap Indikasi Geografis terdaftar menurut UndangUndang Nomor 15 Tahun 2001 rtntang Merek adalah perlindungan secara preventif dan secara represif yang diberikan kepada pemegang hak atas Indikasi Geografis terdaftar dan kepada konsumen.

Perlindungan secara preventif dan represif ini bertujuan untuk melindungi pemegang hak atas Indikasi Geografis terdaftar dari perbuatan pelanggaran hukum yaitu peniruan dan pemalsuan serta perbuatan-perbuatan yang dapat menyesatkan konsumen berkenaan dengan informasi tentang asal-usul produksi barang Indikasi Geografis tersebut. Terhadap pelanggaran hak Indikasi Geografis terdaftar akan dikenakan sanksi hukum pidana, dan secara hukum perdata pemegang hak dapat mengajukan gugatan ganti rugi.

Kata Kunci : Perlindungan hukum, Indikasi Geografis, Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001

(6)

7

ABSTRACT

Regulation on Geographical Indication stipulated in Law No. 1512001 on Brand is aimed to give legal protection to Geographical Indication. Besides the ratification by Indonesia on TRIPs agreement, Indonesia's geographical area as an archipelago which consists of thousands of islands in which each island potentially produces specific and qualified products because of its geographical condition and its ethnical culture has become one of the backgrounds of the existence of legal for its Geographical Indication.

Legal protection is given to Geographical Indication which has been registered. The form of the legal protection for registered Geographical Indication, according to Law No. 1512001 on Brand, is preventive and repressive protection given to the holders of registered Geographical Indication rights and to consumers.

This preventive and repressive protection is intended for protecting the holders of registered Geographical Indication rights against legal violations such as imitating and counterfeiting and any actions which can mislead consumers, concerning information about the origin of products of the Geographical Indication. Criminal sanction will be imposed on those who violate registered Geographical Indication rights; and, according to civil law, the holder of the rights can claim for compensation.

Keywords: Legal Protection, Geographical Indication. Law No. 15.12001

(7)

8

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan tesis yang berjudul Analisis Yuridis Penyelesaian Sengketa Indikasi Geografis.

Pada penulisan tesis ini, penulis telah memperoleh banyak bantuan, dukungan, dorongan secara moril, masukan dan saran sehingga tesis ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya. Oleh karena itulah dalam kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih khususnya kepada yang terhormat Komisi Pembimbing Bapak Prof.Dr.Runtung, SH, M.Hum, Bapak Syafruddin S.Hasibuan, SH, MH, DFM dan Ibu Dr. T.Keizerina Devi A, SH, CN, M.Hum, atas kesediaannya dalam membantu dan memberikan bimbingan serta arahan untuk kesempurnaan penulisan tesis ini.

Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof.Dr. Muhammad Yamin, SH.MS.CN dan Bapak Dr. Dedi Harianto, SH, M.Hum, yang telah banyak memberikan masukan-masukan terhadap penyempurnaan tesis ini.

Pada kesempatan ini dengan kerendahan hati, penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada :

1. Bapak Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc (CTM), Sp.A(K), selaku Rektor Universitas Sumatera Utara atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan dalam menyelesaikan pendidikan Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Sumatera Utara

(8)

9

2. Ibu Prof. Dr. Runtung, SH, M.Hum, selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, atas kesempatan dan fasilitas yamg diberikan kepada Penulis dalam menyelesaikan pendidikan ini.

3. Bapak Prof. Dr. Muhammad Yamin Lubis, S.H, M.S, CH dan Ibu Dr. T. Keizerina Devi Azwar, S.H, CN, M.Hum selaku Ketua dan Sekretaris Program Studi Kenotariatan Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.

4. Kepada yang tercinta Papa Drs. Max M. Simangunsong dan Mama M. Br. Simatupang, yang selalu memberikan dukungan, kasih sayang dan doa kepada penulis untuk selalu berbuat yang terbaik.

5. Kepada Ayah Mertua St.P.Simanjuntak dan Mama Mertua N. Br. Sinaga, yang telah mendorong penulis dalam melanjutkan pendidikan.

6. Kepada keluarga kecil penulis, suamiku A.M. Simanjuntak, anak gadisku Ineza Agitha Rogate br. Simanjuntak, yang telah rela kehilangan sebagian waktu bersama ketika penulis menjalani pendidikan hingga selesai.

Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih memberikan rahmatNya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan perhatiannya sehingga penulis dapat menyelesaikan perkuliahan dan penulisan tesis ini. Penulis menyadari tesis ini masih jauh dari sempurna, namun diharapkan semoga tesis ini dapat bermanfaat bagi semua pihak

Medan, November 2013 Penulis,

Mery Natalia Simangunsong

(9)

10

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

I. IDENTITAS PRIBADI

1. Nama : Meri Natalina Simangunsong

2. Tempat/Tanggal lahir : Medan, 08 Desember 1981

3. Jenis Kelamin : Perempuan

4. Status : Menikah

5. Agama : Kristen Protestan

6. Alamat : Jln. Pelajar Timur No. 153Medan

7. No. Handphone : 081376501368

II.KELUARGA

4. Perguruan Tinggi (S1) : Universitas HKBP Nommensen Medan

Tahun 2001-2005

5. Perguruan Tinggi (S2) : Program Studi Magister Kenotariatan

Universitas Sumatera Utara

Tahun 2008-2013

(10)

11

F. Kerangka Teori dan Konsepsi... 13

1. Kerangka Teori ... 13

BAB II PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP INDIKASI GEOGRAFIS... 27

A. Perlindungan Indikasi Geografis dalam Kerangka Perlindungan Merek di Indonesia ... 27

B. Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Indikasi Geografis Terdaftar... 37

C. Perlindungan Indikasi Geografis dalam Perspektif Nasional dan Internasional ... 56

BAB III PROSEDUR UNTUK MEMPEROLEH PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP INDIKASI GEOGRAFIS TENTANG MEREK MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 15 TAHUN 2001 ... 74

A. Prosedur dan Syarat-Syarat Pendaftaran Indikasi Geografis .... 74

B. Pendaftaran Indikasi Geografis di Indonesia dan Permasalahannya... 85

(11)

12

C. Peran Pemerintah Daerah Dalam Pelestarian dan Pelaksanaan

Pendaftaran Produk Indikasi Geografis ... 90

BAB IV PENYELESAIAN HUKUM DAN SENGKETA INDIKASI GEOGRAFIS... 98

A. Penyelesaian Sengketa Merek Melalui Pengadilan... 98

B. Penyelesaian Sengketa Indikasi Geografis... 134

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 142

A. Kesimpulan ... 142

B. Saran... 144

DAFTAR PUSTAKA ... 146

Referensi

Dokumen terkait

Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kecemasan terhadap karir masa depan dan konsep diri akademik dengan prokrastinasi skripsi

This particular decision from Judges challenges the value of heredity law in Minangkabau which applies matrilineal kinship system that does not position widows

Untuk menganalisis data yang telah di peroleh melalui interview, observasi dan dokumentasi, maka peneliti menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan pertimbangan

Puji dan syukur kami ucapkan pada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, rahmat dan penyertaan-Nyalah sehingga kami dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ANALISIS DAN

calon peserta didik yang memiliki prestasi di bidang Non Akademik (Olahraga, Seni/Kreativitas) dan bidang Akademik, perorangan maupun beregu diberikan penghargaan dalam

Waktu yang paling tepat untuk terapi penyakit dasarnya adalah sebelum terjadinya penurunan LFG sehingga perburukan fungsi ginjal tidak terjadi. Pada ukuran ginjal yang masih

Dalam artikel ini dianalisis gaya tahanan dari sebuah quark eksternal yang bergerak dalam Quark Gluon Plasma (QGP) berotasi dan berinteraksi kuat dengan meninjau persamaan gerak

Teh hijau memiliki Konsentrasi Hambat Minimum paling rendah dalam menghambat pertumbuhan S.mutans , sehingga memiliki efektivitas daya antibakteri lebih baik dibandingkan