• Tidak ada hasil yang ditemukan

Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavonoida dari Ekstrak Etanol Kulit Batang Ingul (Toona Sinensis (Juss.) M.Roem)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavonoida dari Ekstrak Etanol Kulit Batang Ingul (Toona Sinensis (Juss.) M.Roem)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Bocker. C.A., dan Backhuizen. R.C. (1963). Flora of Java (Spermatophytes only).

Netherland: Wolter-Noordhoff Groningen. Hal. 263.

Depkes. (1980). Materia Medika Indonesia. Jilid IV. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal. 173-176.

Depkes. (1986). Sediaan Galenik. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal. 6-7.

Depkes. (1989). Materia Medika Indonesia. Jilid V. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal. 500-504.

Dharmawati, F.D. (2002). Informasi Singkat Benih. Bogor: Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Perbenihan. Hal. 20-23.

Ditjen POM. (1979). Materia Medika Indonesia. Jilid III. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal. 150-156.

Ditjen POM. (1979). Farmakope Indonesia. Jilid III. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal. 657, 712, 746.

Ditjen POM. (1995). Farmakope Indonesia. Jilid IV. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal. 69, 1124.

Eaton, D.C. (1989). Laboratory Investigation in Organic Chmistry. New York: Mc Graw Hill. Hal. 149-150.

Farnsworth, N.R. (1966). Journal of Pharmaceutical Sciences. Biological and Phytochemical Screening of Plants. 55(3): 264.

Geissman, T.A. (1962). Priciples of Organic Chemistry. Edisi IV. San fransisco: W.H. Freeman and Company. Hal. 61, 108.

Gembong. C. (1991). Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta). Cetakan III. Yogyakarta: UGM Press. Hal. 296-297.

Harbone, J.B. (1987). Phytochemical Methods. Edisi II. Penerjemah: Kokasih Padmawinata dan Iwang Soediro. Bandung: Penerbit ITB. Hal. 152.

Mabry, T.J., Markham, K.R., dan Thomas, M.B. (1970). The Sistematic Identification Of Flavonoids. New York: Springer-Verlag Hal 43-54, 167-171.

Markham, K.R. (1988). Cara Mengidentifikasi Flavonoid. Bandung: Penerbit ITB. Hal. 23-47.

(2)

Noerdin, D. (1985), Elusidasi Struktur Senyawa Organik Dengan Cara Spektroskofi Ultralembayung dan Inflamerah. Edisi I. Bandung: Penerbit Angkasa. Hal. 1, 4, 8.

Sastrohamidjojo, H. (1985). Spektroskopi. Edisi I. Yogyakarta: Penerbit Liberty. Hal. 1, 11-12, 23-24.

Sastrohamidjojo, H. (1991). Kromatografi. Edisi II. Yogyakarta: Liberty. Hal. 1-9, 13-17, 23-24, 26-36.

Siregar, F.R. (2009). Uji Aktifitas Antibakteri dari Ekstrak Etanol dan Air Rebusan Kulit Batang Ingul (Toona sinensis M. Roem) Terhadap Beberapa Bakteri. Skripsi. Medan: Fakultas Farmasi USU.

Stahl, E. (1985). Thin Layer Chromatography. New York: Academic Press Inc., Publishers. Hal. 3-18.

Supratman, U. (2010). Elusidasi Struktur Senyawa Organik. Bandung: Widya Padjadjaran. Hal. 66-105.

World Health Organization. (1992). Quality Controls Methods for Medical Plant Materials. WHO/PHARM/.92(559). Switzerland: Geneva. Hal. 25-28.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol kulit batang sawo manila terhadap bakteri Escherichia coli multiresisten dan Staphylococcus

Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit batang kedondong (Spondias pinnata) sampai konsentrasi 0,75% tidak mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri

Hipotesis pada penelitian ini adalah kandungan senyawa fitokimia yang terdapat di dalam kulit kayu suren ( Toona sinensis Merr.) memiliki aktivitas antioksidan dan

Ekstrak etanol kulit batang ingul menunjukkan hasil yang efektif sebagai antibakteri pada konsentrasi 75 mg/ml terhadap bakteri Escherichia coli dan Bacillus subtilis

Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit batang delima terhadap bakteri Staphylococcus aureus menggunakan silinder dengan diameter dalam 6 mm dan diameter

Lampiran 12.Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun ingul terhadap Escherichia coli, Sallmonella typhi, dan Bacillus

Dua senyawa katekin termetilasi telah diisolasi dari dari kulit batang tumbuhan Toona sinensis yang beraktivitas toksik terhadap Artemia salina dengan LC 50 berturut-turut

Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etanol memberikan aktivitas antibakteri yang efektif pada konsentrasi 20 mg/ml pada bakteri Escherichia coli