• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Kinerja Bioeraktor Hibrid Anaerob Dua Tahap dengan Variabel Beban Kejut (Shock Loading) pada Pengolahan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Uji Kinerja Bioeraktor Hibrid Anaerob Dua Tahap dengan Variabel Beban Kejut (Shock Loading) pada Pengolahan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Rangkaian Instalasi Bioreaktor  Hibrid Anaerob Dua Tahap  Dapat dilihat pada Gambar 1
Gambar 2. Nilai pH pada Kondisi Tunak   Tahap Start-up
Gambar  3.  menunjukkan  bahwa  nilai  COD  pada  hari  ke-43  hingga  hari  ke-45  pada  bioreaktor  I  dan  bioreaktor  II  relatif  konstan
Gambar 5. Hubungan Laju Alir terhadap    Nilai COD pada Kondisi   Tunak Tahap Kontinu
+5

Referensi

Dokumen terkait

Melalui penelitian ini maka akan ditentukan pengaruh laju alir umpan terhadap pH dan alkalinitas dalam bioreaktor hibrid anaerob bermedia batu pada kondisi steady

Pada penelitian ini telah diketahui bahwa pengolahan limbah cair sagu dengan menggunakan bioreaktor hibrid anaerob dapat menurunkan nilai COD dan menghasilkan

Kondisi operasi optimum bioreaktor hibrid anaerob bermedia batu dalam mengolah limbah cair sagu pada penelitian ini terjadi pada laju pembebanan organik 50 kg COD/m

Hal ini disebabkan karena batu dianggap cukup baik sebagai tempat melekatnya mikroorganisme dan menunjukkan bahwa bioreaktor hibrid anaerob bermedia batu baik

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bioreaktor hibrid anaerob bermedia cangkang sawit dalam mengolah limbah cair relatif lebih baik dalam penyisihan minyak

Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan laju alir umpan optimal pada proses penyisihan padatan pada limbah cair industri sagu dan untuk menentukan dan

Penurunan konsentrasi karbohidrat total keluaran bioreaktor hibrid anaerob bermedia cangkang sawit, menandakan bahwa bakteri yang terdapat di dalam bioreaktor telah

Laju alir umpan optimum bioreaktor hybrid anaerob bermedia pelepah sawit diperoleh sebesar 2.500 L/hari, pH relatif konstan sebesar 7,2, konsentrasi asam lemak