• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

LAB SHEET TEKNIK DIGITAL

Semester 3 LS 4 : D FLIP - FLOP 4 X 60 Menit

No. LST/EKO/DEL 214/04 Revisi : 01 Tgl : 1 Februari 2010 Hal 1 dari 4

Dibuat oleh : Diperiksa oleh :

1. Kompetensi

Memahami cara kerja rangkaian D F-F

2. Sub Kompetensi

• Memahami cara kerja rangkaian D F-F dengan menggunakan gerbang NOR

• Memahami cara kerja dan fungsi kaki preset dan clear pada rangkaian D F-F 3. Dasar Teori

Flip-flop RS mempunyai dua masukan data, S dan R. Untuk menyimpan suatu bit tinggi, Anda membutuhkan S tinggi, untuk menyimpan bit rendah, Anda membutuhkan R tinggi. Membangkitkan dua buah sinyal untuk mendrive flip-flop merupakan suatu kerugian dalam berbagai penerapan. Demikian pula, kondisi terlarang yakni R dan S keduanya tinggi dapat terjadi secara tidak sengaja. Hal ini telah membawa kita kepada flip-flop D (D dari Data), suatu rangkaian yang hanya membutuhkan sebuah masukan data.

Gambar 1. memperlihatkan suatu cara sederhana untuk membangun sebuah flip-flop D. Jenis flip-flop ini mencegah nilai D mencapai keluaran Q sampai berlangsungnya pulsa lonceng. Cara kerja rangkaian yang bersangkutan cukup jelas, sebagai berikut. Bila lonceng adalah rendah, kedua gerbang AND tertutup; oleh karenanya D dapat berubah nilai tanpa mempengaruhi nilai Q. Sebaliknya, bila lonceng adalah tinggi, kedua gerbang AND terbuka. Dalam hal ini, Q terdorong untuk menyamai nilai D. Bila lonceng turun kembali, Q tak berubah dan menyimpan nilai D yang terakhir.

Terdapat berbagai cara untuk merancang flip-flop D. Pada dasarnya, flip-flop D merupakan multivibrator bistabil yang masukan D nya ditransfer ke keluaran setelah diterimanya sebuah pulsa lonceng.

S Q

R Q D

lonceng

Gambar 1. Rangkaian flip-flop D

4. Alat dan Instrument

- Digital Trainer Kit 1 buah

- Tools kit(tang) 1 buah

- IC 7474, 7408, 7402, 7404 @ 1 buah

- Kabel penghubung secukupnya

- Pinset 1 buah

Herlambang SP

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen

(2)

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

LAB SHEET TEKNIK DIGITAL

Semester 3 LS 4 : D FLIP - FLOP 4 X 60 Menit

No. LST/EKO/DEL 214/04 Revisi : 01 Tgl : 1 Februari 2010 Hal 2 dari 4

Dibuat oleh : Diperiksa oleh :

5. Keselamatan Kerja

• Bekerjalah dengan keadaan tanpa tegangan pada saat membuat rangkaian dan mengubah rangkaian

• Lepaslah IC dari soket dengan hati-hati dan menggunakan peralatan pinset

• Jauhkan peralatan yang tidak diperlukan dari meja kerja 6. Langkah Kerja

a) Gunakan bagian Basic Logic Gates pada digital trainer kit yang disediakan. b) Buatlah rangkaian percobaan 1.

c) Berikan input dengan menggunakan Logic Switch.

d) Bacalah output rangkaian dengan melihat pada logic monitor

e) Ubahlah input sesuai dengan tabel 1 dan masukkan hasil pengamatan pada tabel tersebut. f) Ulangi langkah c, d, dan e untuk rangkaian 2.

7. Bahan Diskusi

a. Jelaskan mengapa bila pulsa clock berada pada keadaan logika 0, perubahan-perubahan pada input D tidak mengakibatkan perubahan pada outputnya

b. Jelaskan fungsi clear dan preset pada D Flip-flop dari percobaan rangkaian 2.

8. Lampiran

a) Gambar Rangkaian

LOGIC SWITCH

LOGIC MONITOR

Q

Q

R S D

CLK

1 2

3

4 5

6

Rangkaian 1. D – FF dengan gerbang NOR

Herlambang SP

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen

(3)

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

LAB SHEET TEKNIK DIGITAL

Semester 3 LS 4 : D FLIP - FLOP 4 X 60 Menit

No. LST/EKO/DEL 214/04 Revisi : 01 Tgl : 1 Februari 2010 Hal 3 dari 4

Dibuat oleh : Diperiksa oleh :

D

2

Q 5

Q 6

CLR

1

CLK

3

PRESET

4

LOGIC SWITCH

LOGIC MONITOR

Rangkaian 2. D – FF dengan fasilitas preset dan clear menggunakan IC 7474

[image:3.595.75.535.52.298.2]

b) Tabel Percobaan

Tabel 1. Percobaan D F-F dengan gerbang NOR

INPUT OUTPUT

Clock D Q Q

0 0

1 0

0 1

1 1

0 0

1 0

0 1

1 1

Herlambang SP

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen

(4)

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

LAB SHEET TEKNIK DIGITAL

Semester 3 LS 4 : D FLIP - FLOP 4 X 60 Menit

No. LST/EKO/DEL 214/04 Revisi : 01 Tgl : 1 Februari 2010 Hal 4 dari 4

Dibuat oleh : Diperiksa oleh :

Herlambang SP

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen

[image:4.595.83.526.138.431.2]

tanpa ijin tertulis dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta ACN

Tabel 2. Percobaan RS F-F dengan gerbang NAND

INPUT OUTPUT

Preset Clear

Clock D Q Q

0 0 0 0

0 0 1 0

0 1 0 1

0 1 1 1

1 0 0 0

1 0 1 0

1 1 0 0

1 1 1 0

1 1 0 1

1 1 1 1

Gambar

Tabel 1. Percobaan D F-F dengan gerbang NOR
Tabel 2. Percobaan RS F-F dengan gerbang NAND

Referensi

Dokumen terkait

Analisis SWOT adalah sebuah instrumen yang beraneka guna, yang dapat digunakan berkali-kali pada berbagai tahap proyek; membangun sebuah telaah ataui untuk pemanasan

Sebagaimana telah dikemukakan, rangkaian dekoder pada gambar yang terdahulu biasanya dilengkapi dengan jalur masukan strobe (S) Jalur strobe (S) tersebut pada

Sebenarnya, untuk rangkaian logika dengan N variabel masukan dapat digunakan multiplekser yang memiliki jumlah jalur pengendali kurang dari N, tetapi perlu

Pada sistem analog data atau informasi yang diolah atau ditampilkan dinyatakan dalam suatu variabel rangkaian yang harganya dapat berubah secara kontinue, sedang pada sistem

Suatu bentuk senam yang harus dilakukan dengan kekuatan, kecepatan, kelentukan, ketepatan, keberanian. dan kepercayaan diri dalam suatu rangkaian urutan gerak

Tes adalah sebuah instrumen atau alat yang digunakan di dalam suatu pengukuran untuk memperoleh informasi atau data (Miller, 2002).. Sebagai alat pengumpul informasi atau data, tes

Untuk menjelaskan rangkaian digital digunakan persamaan fungsi yang disebut dengan aljabar Boolean. Jumlah masukan bisa bervariasi, 1 atau lebih. Langkah-langkah dalam

-Mengaplikasikan semua keterampilan awal dengan membuat sebuah proyek rangkaian elektronika. -Melakukan pengujian sederhana kinerja rangkaian