• Tidak ada hasil yang ditemukan

Slide IST 102 7 ER Concept

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Slide IST 102 7 ER Concept"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

Perancangan Basis Data

Pertemuan 2

(2)

Tujuan Pertemuan

Mahasiswa akan mampu menjelaskan konsep

dasar, istilah-istilah dan komponen ER (Entity

Relationship) pada perancangan basis data.

Mahasiswa akan mampu membuat Diagram

ER sederhana.

Mahasiswa akan mampu melakukan

(3)

Pemodelan Database

(Database Modelling)

Disain logical database

disain database

pemodelan database

;

“mempelajari sifat dasar dan hubungan antara item data, dengan tujuan untuk mendapatkan representasi setiap item dalam database”.

Dalam membuat model database, DBA melakukan

interview/diskusi

(bekerja sama) dengan orang yang menguasai detil dari perusahaan

tersebut, selain itu jika ada

diagram proses bisnis

dapat digunakan untuk

mempermudah proses pemodelan database.

Dari hasil interview atau diskusi tersebut DBA akan mendapatkan

daftar

item data

dan

object data

yang disertai dengan

rules

(aturan),

constraints

(4)

Pemodelan Database

(Database Modelling)

Berikut contoh rules (aturan-aturan) terkait registrasi siswa;

Setiap siiswa yang sudah terdaftar memiliki satu nomer ID Siswa (sid) yang unik.Seorang siswa bisa terdaftar untuk (maksimal) satu kursus pada satu periode

kelas.

Ruang kelas dapat ditempati (maksimal) satu kursus pada satu periode kelas.

Berdasarkan item-item data, constraints dan rules ini, DBA kemudian

melakukan logical design database.

Berikut ini adalah dua teknik yang umum dilakukan dalam melakukan

logical design database;

(5)

Intro ER Concept

-

Entity

Entity (Entitas)

“Sekumpulan object dunia nyata atau kejadian yang dapat

dibedakan, tapi object-object tersebut memiliki atribut sama”

Contoh;

Pada registrasi kampus, dapat dikatakan memiliki object seperti berikut;

Students , Instructors , Class rooms , Courses , Course sections , Class

periods, dst…

Penulisan nama entity-nya adalah sebagai berikut;

Student

,

Instructor

,

Class_room

,

Course

,

Course_section

,

Class_period

,

dst…

(catatan; nama entity diawali dengan huruf besar/kapital dan tidak ada spasi)

(6)

Intro ER Concept

-

Attribute

Attribute (atribut)

“Item data yang mendeskripsikan property/atribut suatu entity atau

relationship”

Setiap entity memiliki identifier, yaitu; atribut atau satu set atribut yang akan membuat nilai dari setiap isi baris entity menjadi unik. Atribut identifier ini dapat dikatakan sebagai primary identifier.

Contoh;

Atribut untuk entity Student adalah;

sid, student_name. hobbies

(catatan; nama atribut ditulis dengan huruf kecil dan tidak ada spasi, atribut primary identifier ditandai dengan garis bawah)

nama_atribut

Student sid

(7)

Intro ER Concept

-

Attribute

Atribut Multivalue (multivalued attribute) adalah:

“Atribut yang dapat memiliki beberapa nilai dalam satu baris”

Contoh:

Atribut hobbies merupakan atribut yang dapat memiliki beberapa nilai dalam satu baris, karena seorang student mungkin memiliki lebih dari satu hobby. Untuk itu garis penghubung atibut hobbies digambarkan dengan dua garis (double line).

Atribut komposit (composite attribute) adalah:

“Atribut yang terdiri dari beberapa subset atribut yang membentuknya”.

Contoh:

Atribut student_name sebenarnya terdiri dari lname (last name), midinitial (middle atau initial name) dan fname (first name). Dengan demikian berarti student_name adalah atribut komposit.

Student sid

student_name

lname fname midinitial hobbies

uid nama hobby

(8)

Intro ER Concept

-

Relationship

Relationship (Relasi)

“Merupakan hubungan atau interaksi antara satu entitas

dengan yang lainnya”.

Contoh:

entitas Cusomer berhubungan dengan entitas Product yang dibelinya,

entitas instructor berhubungan dengan Course_section yang diajarnya,

Employee berhubungan dengan Project yang dikerjakannya, dsb…

nama_relasi

buy

Customer Product

teaches

Instructor Course_sections

morks_on

(9)

Intro ER Concept

-

Relationship

Relationship (Relasi)

Jika Terdapat sekumpulan

m

entity sbb; E

1

, E

2

, …, E

m

(berurutan dan entity

yang sama mungkin muncul lebih dari sekali), dan suatu relationship

R

merupakan definisi rule hubungan

antar entity tersebut melalui

atributnya.

Maka;

R

adalah representasi dari hubungan antar entity tersebut, dan

R

berisi kolom/atribut yang menghubungkan antar entity tersebut.

Secara matematika; R = E1 x E2 x Em (R represent set of m-tuples, a subset of the Cartesian product of entity instances).

(10)

Intro ER Concept

-

Relationship

Contoh Relasi sebagai Definisi Rule

Project

Employee works_on

percent

prjid eid

eid e_name prjid prj_name

Project

Employee works_on

percent

(11)

Intro ER Concept

-

Relationship

Contoh Relasi sebagai Definisi Rule

(12)

Intro ER Concept

-

Transformasi ER Menjadi Tabel

Transformasi entity atau relasi menjadi tabel relasi.

Terdapat dua aturan (

rule

) dalam melakukan transformasi ini:

Transformation Rule 1

:

Setiap entity/relasi dalam ER dipetakan ke/menjadi tabel. Satu entity/relasi adalah

satu tabel relasi, dan beri nama tabel tersebut sesuai dengan nama entity/relasi-nya.

Kolom pada tabel merupakan representasi dari atribut yang bukan multivalue,

atribut subset dari atribut komposit (catatan: atribut komposit-nya sendiri tidak dibuatkan kolom).

Identifier suatu Entity dipetakan menjadi candidate key pada tabel, dan primary

identifier dipetakan menjadi primary key.

Catatan: primary identifier bisa saja berupa atribut komposit, jika hal tersebut terjadi, maka; semua atribut subset dari atribut komposit tersebut dipetakan menjadi primary key.

Data kejadian dari entity kemudian dipetakan ke dalam tabel berupa baris (row) pada

(13)

Intro ER Concept

-

Transformasi ER Menjadi Tabel

Contoh transformation Rule 1 (

entity to table

)

Student sid

student_name

lname fname midinitial hobbies

sid lname fname midinitial

(14)

Intro ER Concept

-

Transformasi ER Menjadi Tabel

Contoh transformation Rule 1 (

relationship with attribute to table

)

eid e_name

employee

eid prjid percent

works_on

prjid prj_name

project

Project

Employee works_on

percent prjid

eid

(15)

Intro ER Concept

-

Transformasi ER Menjadi Tabel

Transformation Rule 2

: (

atribut multivalue menjadi entity

)

Jika pada entity terdapat atribut multivalue, buatkan entity baru untuk

menampung

atribut multivalue

(

a

), juga sertakan atribut

primary

identifier dari entity asal

(

p

) pada entity baru tersebut.

Entity baru tersebut diberi

nama yang sama dengan nama atribut

multivalue

.

Petakan entity baru tersebut menjadi tabel dengan nama yang sama

dengan nama entity-nya.

Kolom

pada tabel merupakan representasi dari

p

yang diikuti dengan a

secara berurutan.

Primary key dari tabel

ini adalah kolom

p

dan kolom

a

.

Data kejadian dari entity kemudian dipetakan ke dalam tabel berupa

(16)

Intro ER Concept

-

Transformasi ER Menjadi Tabel

Contoh transformation Rule 2

(

atribut multivalue menjadi entity

)

Student

sid student_name

lname fname

midinitial

hobbies

sid hobbies

hobbies

Hobbies sid

hobbies

Student student_name

lname fname midinitial

punya

sid lname fname midinitial

(17)

student

Intro ER Concept

-Table Key

Suatu atribut pada entity dapat dianalogikan sebagai kolom pada tabel relasi. Setiap

tabel memiliki key yang akan membuat tiap-tiap baris (row) pada tabel tersebut berbeda (unik).

• Berikut ini adalah tipe key dan penjelasannya: Candidate key adalah:

Kolom atau satu set kolom pada suatu tabel yang nilai-nya unik (tidak terjadi duplikat atau nilai kolom tersebut pada tiap baris dalam tabel tidak boleh sama), dan kolom tersebut tidak memiliki subset.

Primarykey adalah:

Candidate key yang ditentukan untuk menjadi referensi eksternal oleh tabel lain.

Unique key adalah:

Candidate key yang bukan primary key.

sid hobbies sid lname fname midinitial

Primary key Candidate

key

Primary key

(18)

Tugas

(19)
(20)

Tugas

2. Buat ER Diagram untuk proses bisnis sesuai narasi yang diberikan

berikut:

Bisnis Proses di Perpustakaan

UNIVERSITAS XYZ

Pendaftaran:

• Bertanya kepada petugas perpustakaan mengenai pendaftaran sebagai anggota perpustakaan.

Mendaftar sebagai anggota perpustakaan.

Melampirkan Foto ukuran 2 x 2 sebanyak 2 (dua) lembar.

• Melampirkan fotokopi KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) sebanyak 1 (satu) lembar. • Menyerahkan syarat-syarat pendaftaran kepada petugas perpustakaan.

• Membayar uang pendaftaran kepada petugas perpustakaan.

(21)

Bisnis Proses di Perpustakaan

UNIVERSITAS

XYZ

Peminjaman:

Menuju perpustakaan universitas.Mengisi buku catatan kunjungan.

Bertanya kepada penjaga perpustakaan letak buku yang akan di pinjam.Memilah-milah buku dan mengambil buku yang di cari.

Membawa buku kepada petugas perpustakaan.

Peminjam mengisi kartu buku (yang ada disampul buku bagian belakang) menulis

nama dan nomor mahasiswa.

Menyerahkan semua yang telah di isi tersebut dan menunjukkan KTM/ Kartu

Anggota Perpustakaan ke Petugas perpustakaan.

Buku dicatat dan di cap tanggal kembali oleh petugas perpustakaan.

Petugas memberikan buku yang di pinjam, beserta kartu anggota perpustakaan.Mengucapkan terima kasih kepada petugas perpustakaan.

(22)

Bisnis Proses di Perpustakaan

UNIVERSITAS

XYZ

Pengembalian:

Mempersiapkan buku yang akan di kembalikan serta membawa kartu anggota

perpustakaan dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

Mendatangi perpustakaan universitas.Menuju ke petugas perpustakaan.

Menyerahkan buku perpustakaan yang telah di pinjam kepada petugas serta kartu  

anggota perpustakaan dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

Petugas perpustakaan mengecek kelengkapan buku dan jumlah buku yang pinjam.Petugas mencocokkan tanggal pengembalian dengan tanggal peminjaman.

Setelah selesai melengkapi syarat pengembalian buku, petugas

mengembalikankartu anggota perpustakaan dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

Mengucapkan terima kasih kepada petugas perpustakaan.Keluar dari perpustakaan.

(23)

See You Next Session

Referensi

Dokumen terkait

Citra merupakan kuantisasi nilai-nilai grayscale yang direpresentasikan pada sebuah matriks atau array, dimana tiap nilai baris maupun kolom dari array, tersebut

Digunakan untuk mencari nilai dalam suatu kolom tabel atau untuk membaca tabel secara vertikal dengan menggunakan nilai kunci pembanding serta offset kolom yang

terhadap hasil belajar (signifikan atau tidak). Hal tersebut dilakukan dengan cara membandingkan nilai t hitung dengan t tabel. Sedangkan pada kolom sig. baris

Catatan: Permintaan yang menyatakan tidak ada baris yang duplikat dalam sebuah tabel berarti tabel tersebut memiliki sebuah kunci, meskipun kunci tersebut dibuat

• Suatu tabel minimal memuat: judul tabel, judul kolom, judul baris, nilai pada setiap baris dan kolom, serta sumber yang menunjukkan dari mana data tersebut diperoleh....

Catatan : Permintaan yang menyatakan tidak ada baris yang duplikat dalam sebuah tabel berarti tabel tersebut memiliki sebuah kunci, meskipun kunci tersebut dibuat

Catatan: Permintaan yang menyatakan tidak ada baris yang duplikat dalam sebuah tabel berarti tabel tersebut memiliki sebuah kunci, meskipun kunci tersebut dibuat

Catatan: Permintaan yang menyatakan tidak ada baris yang duplikat dalam sebuah tabel berarti tabel tersebut memiliki sebuah kunci, meskipun kunci tersebut dibuat