• Tidak ada hasil yang ditemukan

bab v politik islam orde baru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "bab v politik islam orde baru"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

 

38   

BAB V

KESIMPULAN

Politik yang dijalankan oleh orde baru terhadap Islam jelas sekali membawa

pengaruh terhadap perkembangan islam pada saat itu. Dengan adanya politik tersebut,

juga membawa beragam sikap yang ditunjukan oleh organisasi masyarakat yang

bernafaskan islam. Pada saat itu cukup banyak organisasi islam yang terdapat di

dalam masyarakat. Salah satu organisasi masyarakat yang cukup besar pada saat itu

adalah Nadhatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Sikap yang ditunjukkan oleh ormas ini beragama ada yang menolak dan

adapula yang menerima dengan terbuka. Walaupun kita mengetahui bahwa politik

yang dijalankan tidak selamanya berpihak terhadap islam. Sebut saja mengenai

diberlakukannya asa tunggal pancasila serta adanya UU perkawinan yang dianggap

bersikap sekuler yang sudah di jelaskan diatas. Inilah sikap yang ditunjukan oleh

Referensi

Dokumen terkait

Tak ada satu pointer pun dalam teks-teks politik hukum Orde Baru yang berkenaan dengan eksistensi Hukum Islam, namun begitu, tidak berarti Hukum Islam tidak mendapatkan

Perkembangan politik era pratransisi ditandai dengan gerakan prodemokrasi dan hak asasi manusia yang ternyata menuntut rezim Orde Baru untuk melakukan inovasi

Skripsi ini berjudul “Muhammadiyah Masa Orde Baru: Sikap Politik Muhammadiyah terhadap Kebijakan Pemerintah Orde Baru tahun 1968-1989” permasalahan yang akan

pilihan-pilihan kebijakan otonomi daerah, khususnya pada era Orde Lama (Orla) dan Orde Baru (Orba) dipengaruhi oleh konfigurasi politik pada saat itu yaitu jika

Relevansi pendapat Bahtiar Effendy tentang hubungan politik yang akomodatif antara Islam dan negara masa orde baru dengan tujuan Islam politik di Indonesia dapat

Kemunculan simbol dan nama seperti digunakan dalam partai-partai Islam yang baru lahir itu telah menjadi warna tersendiri dalam proses komunikasi politik menjelang

Pada awal Orde Baru, sebenarnya sempat muncul romantisme politik Islam, yang telah mati suri di era Demokrasi Terpimpin. Harapan baru ini terutama dilandaskan pada

Perubahan perilaku politik muslim erat juga hubungan dengan kerangka utama politik Orde Baru terhadap pemeluk Islam yang secara nominal merupakan bagian terbesar warga negara