• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENELITIAN MODEL PENDIDIKAN KEARIFAN LOKAL I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENELITIAN MODEL PENDIDIKAN KEARIFAN LOKAL I"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PROVINSI DAERAH ISTIMEWA

YOGYAKARTA

HASIL PENELITIAN

“Pengembangan Model Pendidikan Kearifan Lokal di Wilayah Provinsi

DIY dalam Mendukung Perwujudan Visi Pembangunan DIY Menuju

Tahun 2025”

(Penelitian Tahap Pertama)

Oleh:

Hadjar Pamadhi, M.A. Hons. Wagiran, M.Pd.

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

(2)

RINGKASAN

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Merumuskan nilai-nilai kearifan lokal dalam konteks pendidikan dalam mendukung Visi Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta, (2) Mengidentifikasi pengembangan dan implementasi nilai-nilai kearifan lokal dalam proses pendidikan di sekolah, dan (3) Merumuskan pola integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam proses pendidikan di sekolah

Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development yang dirancang dalam dua tahapan. Penelitian ini merupakan penelitian tahap pertama dengan tujuan menghasilkan rumusan model implementasi pendidikan kearifan lokal yang siap diujicoba secara terbatas. Tahap ini diawali dengan mengkaji berbagai literatur, dokumen, hasil-hasil penelitian, observasi, wawancara mendalam dengan berbagai sumber, dan Focus Group Discussion

untuk mengidentifikasi potensi pendidikan kearifan lokal. Tahapan selanjutnya adalah merancang MPKL berdasarkan informasi dan data-data yang diperoleh, merumusan model berikut perangkatnya, serta validasi ahli sesuai dengan bidang yang diteliti. Hasil yang diharapkan dari tahap ini adalah model teoritis MPKL yang tervaidasi ahli dan siap diujiterapkan. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari kajian-kajian literatur, dan informasi dari lapangan (tokoh masyarakat, ahli pendidikan, ahli sejarah, ahli budaya, kepala sekolah, guru), unsur Pemerintah Provinsi DIY, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provisi, unsur Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota serta sekolah/lembaga pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, wawancara dan analisis dokumen. Data dianalisis secara deskriptif naturalistic dan deskriptif analitik.

(3)

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa makna yang terkandung dalam syair lagu dolanan Jawa mengungkapkan nilai kearifan lokal yang sangat mendukung

Penelitian terse but menganalisis nilai- nilai kearifan lokal cerita rakyat Kalimantan Timur yaitu kearifan lokal yang berkaitan dengan man usia sebagai makhluk individu,

(2) Nilai-nilai kearifan lokal dalam kabanti pada aspek norma mencakup tiga pilar norma yaitu; norma hukum, norma sosial, dan norma adat-istiadat yang masing-masing norma

perlunya menggali dan memahami makna “tarapan ” sebagai kearifan lokal baik dari dokumen maupun dari para lanjut usia seba- gai data primer dan menemukan nilai-nilai

8 Nilai-nilai kearifan budaya lokal yang dimaksud dalam tulisan ini adalah nilai-nilai kearifan budaya Bugis, yang tentu saja terdapat pada nilai-nilai budaya suku

Hal yang perlu dipahami bahwa kearifan lokal yang ada di Indonesia pada umumnya merupakan kearifan lokal yang berbasis proteksi, yaitu merupakan bentuk transformasi nilai budaya

Adapun aspek-aspek dari pura Taman Yeh Selem yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang dapat diwariskan dari generasi ke generasi yakni : (1) aspek sejarah,

Dalam konteks kearifan lokal sebagai penunjang literasi budaya dalam pelajaran Bahasa Indonesia, pendidik dapat memfasilitasi kegiatan pembelajaran dengan menyediakan dan atau