• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertemuan Koordinasi Program Lolipop. Koordinasi antara kementerian/ lembaga/ SKPD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pertemuan Koordinasi Program Lolipop. Koordinasi antara kementerian/ lembaga/ SKPD"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Wisma Sirca Lantai 2 Jalan Johar No 18 Jakarta Indonesia 10340 Telp: +62.21.3905918 Fax: +62.21.3905919 www.aidsindonesia.or.id

P

erkuat

koordinasi

dan

ker-jasama antara PR

HIV dan PR TB

maupun TB-HIV

Dr. HM Subuh, MPPM Dirjen PPPL, Kemenkes RI

BERITA KPA NASIONAL

Pembukaan Pertemuan Sosialisasi Batch II Pelaksanaan Kegiatan Grant NFM di Hotel Novotel Mangga Dua Jakarta, 16-19 November 2015

Pertemuan Koordi-nasi Program Lo-lipop Koordinasi antara kementerian/ lembaga/ SKPD (Hal 3) Pertemuan Sosia-lisasi Batch I Pelaksa-naan Kegiatan Grant NFM

Upaya pengendalian penyakit TB & HIV secara terintegrasi (Hal 2) Kampanye AIDS melalui TIK Mengembangkan Kampanye HIV-AIDS yang efek-f dengan TIK

(Hal 2)

Pertemuan Koordi-nasi Pokja Remaja Pertemuan Persiapan Gebyar Remaja Indo-nesia Peduli AIDS II dalam momentum HAS 2015 (Hal 3) Penguatan Kapasitas PE Pekerja Seks Ambon - Maluku (Hal 6)

BERITA KPA PROPINSI/ KABUPATEN/ KOTA

LAPORAN LAIN

 PelaƟhan Peningkatan Kapasitas KPAP & KPAD Pengelola LogisƟk dan Outlet (Hal 4)  Pertemuan Sosialisasi Batch II Pelaksanaan Kegiatan Grant NFM (Hal 4)  Pertemuan Sosialisasi Batch III Pelaksanaan Kegiatan Grant NFM (Hal 5) Penandatanganan Nota Kesepahaman Palangkaraya - Kalteng (Hal 6) Sosialisasi &

Penyulu-han HIV/AIDS

Kendari - Sultra

(Hal 6)

Seminar Kespro Remaja & HIV/AIDS

Kebumen - Jateng

(Hal 7)

Penyuluhan HIV/ AIDS di Tempat Kerja

Pekanbaru - Riau

(2)

W

orkshop Kampanye AIDS melalui Teknolo-gi Informasi dan Komunikasi (TIK) di-laksanakan tanggal 3-5 Desember 2015 di

Hotel Arch Bogor. Wokshop ini bertujuan mengem-bangkan kampanye HIV-AIDS yang efek-f dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Dihadiri sekitar 40 orang peserta.

Dalam workshop tersebut, KPAN mengundang prak-si media campaign, Ahli TIK, Kemenkes, PKNI, NU, Spi-ri-a, Petugas lapangan, perwakilan dari LBT, LSL & Pekerja Seks, IAC, perwakilan dari hospot, dan peru-sahaan seluler.

Workshop ini mendiskusikan segala aspek untuk efek--fnya kampanye menggunakan TIK.

Rencana pilot pada akhir November 2015. (HS/GF)

Penasun, Waria, Pekerja Seks Perempuan dan Pen-dampingan ODHA); dan jejaring antara layanan dengan CSOs (layanan, koordinasi, supervisi, monitoring dan evaluasi.

(YF/GF)

PERTEMUAN SOSIALISASI BATCH I PELAKSANAAN KEGIATAN GRANT NFM

P

ada tanggal 11-14 November 2015 telah di-laksanakan Pertemuan Sosialisasi NFM Batch I di Grand Aquila, Bandung. Tujuan pertemuan adalah mensosialisasikan pedoman pelaksanaan upaya pengendalian penyakit TB & HIV secara terin-tegrasi oleh para pemangku kepen-ngan (Kemenkes, KPAN, LSM, dan Komunitas). Kegiatan ini dihadiri oleh 446 orang peserta dari KPAN, Kemenkes HIV, Kemen-kes TB, Aisyiyah dan Spiri-a. Daerah yang terlibat melipu- DKI Jakarta, Banten, Lampung, Kalbar, Ba-bel, Jambi, Sumut, DI Aceh, Sumsel, Riau, Kepri, Bengkulu, Sumbar, Sumut, Jabar. Instansi lain yang ikut terlibat dalam pertemuan ini adalah dari Ditjenpas dan Mitra Internasional (WHO, UNAIDS, USAID, DFAT, dan FHI).

Pertemuan ini menghasilkan petunjuk pelaksanaan program penanggulangan HIV-TB terintegrasi antara TB dan HIV serta adanya pedoman penanganan pasien yang terindikasi TB/HIV di layanan kesehatan. Selanjutnya diharapkan terbentuknya jejaring layanan dan mekanisme rujukan (Puskesmas, RS dan

Fasyankes); jejaring di komunitas (Penjangkauan LSL,

WORKSHOP KAMPANYE AIDS MELALUI TIK

Kegiatan pertemuan Sosialisasi Batch I yang dihadiri oleh Sekretaris KPAN, Depu+ Program KPAN, Direktur PPML dan

Perwakilan CCM Indonesia Diskusi Workshop Kampanye AIDS melalui TIK

(3)

P

ertemuan Koordinasi Program Lolipop diada-kan pada tanggal 11 November 2015 di Kantor UNICEF, Jakarta. Tujuan pertemuan adalah meningkatkan koordinasi antara kementerian/ lembaga/SKPD baik di -ngkat pusat maupun daerah terkait pelaksanaan program Lolipop.

Pertemuan yang diiku- oleh 10 orang peserta me-maparkan kemajuan program Lolipop serta diskusi rencana -ndak lanjut.

Hasil dari pertemuan ini adalah paket kegiatan Lo-lipop 2015 (melipu-: Enabling environment, Supply, Demand, Strategic informa-on).

Rencana -ndak lanjut pertemuan ini adalah memetakan kegiatan tahun 2016:

1. TOT penyedia layanan, penjangkauan dan kepe-mimpinan (3 kali)

2. Training YKP 3 kali

3. Pertemuan koordinasi nasional 4. ABernoon mobile clinic 5. Pertemuan policy dialog 6. Cetak KIE

7. Endline evalua-on

8. Strategic informa-on (SIHA) (YM/UNICEF)

masing-masing Kementerian/Lembaga akan memobi-lisasi anggaran, peserta dan mengisi acara kegiatan Gebyar Remaja serta memas-kan keterlibatan bermak-na, mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai eva-luasi.

(YM/APBN-Promkes)

PERTEMUAN KOORDINASI POKJA REMAJA

P

ada tanggal 16 November 2015 telah diadakan Pertemuan Koordinasi Pokja Remaja di Ruang Rapat Promosi Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Jakarta. Pertemuan dihadiri 13 orang dari Promosi Kesehatan, KPAN, Kwarnas Pramuka, BKKBN, Kemendikbud dan Kemenpora.

Pertemuan membahas persiapan Gebyar Remaja In-donesia Peduli AIDS II dalam momentum Hari AIDS Sedunia tahun 2015. Pertemuan menghasilkan kese-pakatan untuk melaksanakan Gebyar Remaja Indone-sia Peduli AIDS tanggal 19 Desember 2015 di Kemen-kes. Gebyar Remaja diselenggarakan untuk mening-katkan kepedulian dan par-sipasi bermakna remaja dalam penanggulangan AIDS, meningkatkan penge-tahuan komprehensif HIV remaja, meningkatkan akses remaja ke layanan HIV yang dikemas dengan kegiatan yang menarik.

Rencana -ndak lanjut dalam pertemuan ini adalah

PERTEMUAN KOORDINASI PROGRAM LOLIPOP

Diskusi Pertemuan Koordinasi Pokja Remaja Staf dari KPAN, UNICEF, Kemenkes, Fokus Muda dan IAC

berdiskusi pada kegiatan Pertemuan Koordinasi Program Lolipop

(4)

P

ada tanggal 23-26 November 2015, KPA Na-sional bersama dengan KPAP Jateng menye-lenggarakan Pela-han Peningkatan Kapasitas KPAP & KPAK/K bagi Pengelola Logis-k & Outlet KPA

Batch I di Hotel Edge Semarang. Tujuan pela-han meningkatkan kapasitas Pengelola Logis-k dan Outlet Kabupaten/Kota dalam hal pasokan kondom, me-masarkan kondom, memperluas jaringan distribusi kondom, mempersiapkan kemandirian outlet, serta membuat laporan logis-k penerimaan dan distribusi kondom ke wilayah masing-masing.

Dengan pela-han ini diharapkan ada peningkatan ka-pasitas Staf KPA dan Pengelola Outlet Kabupaten/ Kota agar mampu berkoordinasi dengan Pengelola Outlet di wilayahnya dalam rantai pasokan kondom, menger- strategi pemasaran dan promosi kondom, memperluas jaringan dan membentuk outlet baru, dan bekerjasama dengan distributor kondom komer-sial.

(AYB-JY/APBN)

petunjuk teknis program/kegiatan, indikator, target indikator, definisi operasional, Work Plan dan rencana dukungan dana yang akan dikelola nasional, provinsi dan kabupaten/kota. Serta tersusunnya rencana implementasi kegiatan NFM terintegrasi TB & HIV di semua lini.

(YF/GF)

PERTEMUAN SOSIALISASI BATCH II PELAKSANAAN KEGIATAN GRANT NFM

P

ada tanggal 16-19 November 2015 telah di-laksanakan kegiatan Pertemuan Sosialisasi Batch II Pelaksanaan Kegiatan Grant NFM di Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta.

Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, perwakilan CCM Indo-nesia dan Dirjen PPPL, Dr. HM. Subuh, MPPM. Kegiatan ini dihadiri 519 orang peserta dari KPAN, Kemenkes HIV, Kemenkes TV, Aisyiyah, dan Spiri-a. Daerah yang terlibat melipu- DIY , Jateng, Ja-m, Kalsel, Kal-m, Bali, NTT, NTB, Kaltara, Kalteng. Instan-si lain yang ikut terlibat dalam pertemuan ini adalah dari Ditjenpas dan Mitra Internasional.

Pertemuan ini bertujuan agar ada pemahaman yang sama tentang implementasi kegiatan terintegrasi TB & HIV dan pedoman pelaksanaan program bagi pengelola/pelaksana program TB & HIV di -ngkat pusat, propinsi, kabupaten/kota yang mendapat dukungan GF NFM. Selain itu agar ada strategi program dalam upaya penanggulangan TB-HIV serta

PELATIHAN PENINGKATAN KPAP & KPAK/K PENGELOLA LOGISTIK & OUTLET

Pembukaan Pertemuan Sosialisasi Batch II Pelaksanaan Kegiatan Grant NFM oleh Dirjen PPPL Kemenkes 79 Peserta Pela+han dari KPAP, KPAK/K & Pengelola Outlet

sedang menyimak paparan dalam pela+han peningkatan KPAP & KPAK/K Pengelola Logis+k & Outlet KPA

(5)

P

ada tanggal 24-27 November 2015 telah di-laksanakan kegiatan Pertemuan Sosialisasi Batch III Pelaksanaan Kegiatan Grant NFM di Hotel Aston, Denpasar.

Pertemuan ini dihadiri 376 orang peserta dari KPAN, Kemenkes HIV, Kemenkes TB, Aisyiyah, dan Spiri-a.

Daerah yang terlibat melipu- Sulsel, Sulut, Sultra, Sulteng, Sulbar, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat. Instansi lain yang ikut terlibat dalam pertemuan ini adalah dari Ditjenpas dan Mitra Internasional.

Pertemuan ini dilaksanakan dengan tujuan agar ter-laksananya upaya pengendalian penyakit TB & HIV secara terintegrasi oleh para pemangku kepen-ngan (Kemenkes, KPAN, LSM dan Komunitas).

Hasil pertemuan ini diharapkan adanya rencana implementasi kegiatan NFM terintegrasi antara TB dan HIV AIDS di provinsi dan kabupaten/kota dan tersusunnya Work Plan kegiatan yang menjadi acuan dalam pelaksanaan upaya penanggulangan TB & HIV. (YF/GF)

PERTEMUAN SOSIALISASI BATCH III PELAKSANAAN KEGIATAN GRANT NFM

KAMPANYE PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV/AIDS

D

alam rangka peringatan HAS 2015, KPA Na-sional dan Kota Kasablanka Shopping Mall menyelenggarakan kampanye pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS dengan tujuan memperluas jangkauan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat. Merujuk pada tema be-sar HAS 2015, kampanye ini mengambil tema ‘Be

Smart, Take Ac+on’ dan telah dilaksanakan di Kota

Kasablanka Shopping Mall selama 6 hari dari tanggal 30 November 2015 sampai dengan 5 Desember 2015. Kegiatan yang dilaksanakan, di antaranya adalah: 1. Photo Exhibi on. Pameran foto terkait isu HIV dan AIDS kontribusi berbagai organisasi dan komuni-tas terdampak HIV.

2. Informa on Booth. Informasi berupa poster,

brosur, buku saku, penayangan film mengenai HIV.

Pembukaan Pertemuan Sosialisasi Batch III Pelaksanaan Kegiatan Grant NFM oleh Dirjen PPPL Kemenkes

3. Edutainment. Dalam bentuk music performance,

musikalisasi drama, dance for life, stand-up comedy, penampilan musik rap, dengan menyisipkan pesan-pesan HIV dan AIDS.

4. Talk show. Dengan tema yang menarik,

menghadirkan 2-3 orang narasumber yang dipandu oleh MC diselingi dengan quiz tentang informasi HIV dan AIDS.

5. Games. Berbagai permainan yang menarik

pengunjung, sekaligus merupakan wadah pembelaja-ran bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi HIV dan AIDS.

6. Red Ribbon. Tanggal 1 Desember 2015, dibagikan

pita merah kepada seluruh pengunjung Kota Kasa-blanka Shopping Mall, sebagai tanda kepedulian ter-hadap HIV.

7. HIV Awareness Campaign Goes Digital. Pe- nayangan logo pita merah di seluruh billboard digital milik Kota Kasablanka Shopping Mall.

8. Social Media Engagement. Seluruh kegiatan dipublikasikan melalui akun social media KPAN dan Kota Kasablanka. Pengunjung diminta mengunggah foto dengan pita merah sebagai bentuk kepedulian terhadap isu HIV dan ODHA.

(6)

PENGUATAN KAPASITAS PE PEKERJA SEKS - AMBON, MALUKU

SOSIALISASI DAN PENYULUHAN HIV/AIDS DI LAPAS KLAS II A - KENDARI, SULTRA

K

PA Kota Ambon mengadakan pertemuan pe-nguatan kapasitas PE Pekerja Seks di Restoran LEE Garden, Ambon-Maluku pada tanggal 10 No-vember 2015 dan diiku- oleh 20 orang peserta. Per-temuan tersebut mendiskusikan HIV/AIDS, cara penu-laran dan pencegahan, membahas fasilitas pelayanan kesehatan bagi ODHA, serta penggunaan kondom. Melalui pertemuan ini, peserta diharapkan dapat mem-berikan informasi HIV/AIDS kepada komunitas lainnya yang ada di Ambon.

K

PA Kota Kendari menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyuluhan HIV/AIDS di Lapas Klas II A, Kendari, pada tanggal 5 November di Lapas Klas II A kota Kendari Sulawesi Tenggara. Diiku- 100 orang peserta.

Peserta kegiatan adalah Napi Narkoba dan Pelecehan Seksual. Peserta diberi 2 materi penyuluhan, yaitu So-sialisasi PHBS dalam Lapas oleh Kabid Promkes Dinas Kesehatan Kota Kendari, dan Sosialisasi HIV/AIDS oleh Sekretaris KPA Kota Kendari. Melalui kegiatan ini, peser-ta diharapkan mengepeser-tahui bahaya HIV/AIDS dan PHBS.

PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN - PALANGKARAYA, KALTENG

P

ada tanggal 10 November 2015, KPA Kota langkaraya bekerja sama dengan PKK Kota Pa-langkaraya menandatangani Nota Kesepaha-man upaya penanggulangan HIV dan AIDS. Kegiatan diiku- 15 orang ini perlu dilakukan atas kesepakatan dalam rangka mengop-malkan pelaksanaan upaya penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Palangkaraya serta untuk mendorong masyarakat dalam pencega-han HIV & AIDS.

KPA Kota Palangkaraya dan Tim PKK selanjutnya akan bekerjasama menyiapkan kader, menyebarluaskan informasi HIV dan AIDS ke Kecamatan sampai dengan RT di Kota Palangkaraya.

Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan HIV/AIDS yang diiku+ oleh Peserta Lapas Klas II A Kendari

Peserta pertemuan sedang mengiku+ pertemuan penguatan kapasitas PE Pekerja Seks

KPAK dan Tim PKK Palangkaraya sedang menandatangani Nota Kesepahaman upaya penanggulangan HIV/AIDS

(7)

K

PA Kota Kebumen mengadakan Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pencegahan HIV/AIDS tanggal 19 November 2015. Seminar yang bertempat di STIKES Muhammadiyah Gombong, Kebumen ini mengangkat topik “Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pencegahan HIV AIDS ”. Kegiatan diiku- 242 peserta yang membahas kesehatan reproduksi remaja dan penanggulangan HIV/AIDS.

Selanjutnya KPA Kota Kebumen akan mengadakan pemilihan duta HIV/AIDS di kalangan pelajar untuk me-nyebarluaskan informasi tentang bahaya HIV/AIDS.

PENYULUHAN HIV & AIDS DI TEMPAT KERJA - PEKANBARU, RIAU

K

PA Kota Pekanbaru mengadakan Penyuluhan HIV dan AIDS di Tempat Kerja tanggal 23 November 2015 di Aula Disnaker Kota Pekanbaru, Riau. Pertemuan ini membahas Sosialisasi tentang HIV dan AIDS kepada perwakilan perusahaan di Kota Pekanbaru. Kegiatan dilaksanakan oleh Disnaker berkoordinasi dengan KPAK Pekanbaru. Dalam diskusinya KPAK Pekan Baru memaparkan kebijakan penanggulangan AIDS dan situasi HIV khususnya di tempat kerja.

Diharapkan dengan pertemuan ini, secara internal pe-rusahaan melakukan upaya penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.

SEMINAR KESPRO REMAJA & PENCEGAHAN HIV/AIDS - KEBUMEN, JATENG

VALIDASI & VERIFIKASI DATA, HASIL PEMETAAN POPULASI KUNCI

-

SIKKA, NTT

P

ada tanggal 14 November 2015, KPA Kabupaten Sikka mengadakan Pertemuan Validasi dan Veri-fikasi Data, Hasil Pemetaan Populasi Kunci. Kegiatan melibatkan 7 orang peserta, diselenggarakan di Paradies Resto, Kabor, Maumere Kabupaten Sikka. Pertemuan bertujuan memverifikasi dan konsolidasi data hasil pemetaan populasi kunci. Diharapkan dengan pertemuan ini, akan terjadi pemutakhiran data area hospot.

KPAP Kebumen sedang memberikan pela+han kepada pe-serta Seminar Kespro Remaja & Pencegahan HIV/AIDS

Penyuluhan HIV & AIDS di Tempat Kerja bersama dengan para Pengusaha di Pekanbaru

KPA Kabupaten Sikka mengadakan pertemuan Validasi dan Verifikasi data pemetaan Populasi Kunci

(8)

KPA DALAM FOTO

KPAN - Kampanye Pencegahan & Penanggulangan HIV/AIDS

KPAN - Workshop Kampanye AIDS Melalui TIK KPAN - Pela+han Pengelola Logis+k dan Outlet Batch I

KPAK Palangkaraya - Penandatanganan Nota Kesepahaman KPA dengan PKK

(9)

RENCANA KEGIATAN BULAN DESEMBER 2015

Komisi Penanggulangan AIDS adalah lembaga negara berdasar Peraturan Presiden nomor 75 tahun 2006 de-ngan mandat untuk melaksanakan penanggulade-ngan AIDS yang lebih intensif, menyeluruh, terpadu dan terkoordinasi. KPA Nasional diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Kesejahteran Rakyat, dengan anggota Sektor Kementerian/Lembaga, swasta, jaringan populasi kunci dan perwakilan masyarakat sipil peduli AIDS. Dalam pelaksanaannya, KPAN dibantu oleh Sekretariat yang dipimpin oleh Sekretaris KPAN.

Infeksi HIV atau Human Immunodeficiency Virus mengakibatkan turunnya kekebalan tubuh manusia. AIDS atau

Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sekumpulan gejala penyakit yang -mbul karena turunnya

keke-balan tubuh akibat infeksi HIV tersebut.

Hindari infeksi HIV dengan Abs+nence – Tidak berhubungan seks (Selibat), Be Faithful - Selalu saling se-a pada pasangan, Condom - Gunakan kondom pada se-ap hubungan seks berisiko.

Tentang Komisi Penanggulangan AIDS

 PelaƟhan Peningkatan Kapasitas KPAP & KPAD Pengelola LogisƟk dan Pengelola Outlet Batch II, Ba-tam 4-7 Desember 2015. Pela-han untuk peningkatan kapasitas Pengelola Logis-k dan Pengelola Out-let Kabupaten/Kota.

 Perayaan Puncak HAS di Kementerian Perhubungan dipimpin oleh Menteri Perhubungan, Jakarta 6 Desember 2015.

 PelaƟhan Peningkatan Kapasitas KPAP & KPAD Pengelola LogisƟk dan Pengelola Outlet Batch III,

Makassar 9-12 Desember 2015. Pela-han untuk peningkatan kapasitas Pengelola Logis-k dan Penge-lola Outlet Kabupaten/Kota.

 Lokakarya Review dan Akreditasi Pedoman PMTS, Bali 13-17 Desember 2015. Review Pedoman,

Ku-rikulum dan Modul pela-han Pokja PMTS Provinsi dan Kab/Kota.

 PelaƟhan Peningkatan Kapasitas KPAP & KPAD Pengelola LogisƟk dan Pengelola Outlet Batch IV, Bogor 14-17 Desember 2015. Pela-han untuk peningkatan kapasitas Pengelola Logis-k dan Pengelola Outlet Kabupaten/Kota.

 Pertemuan Evaluasi Nasional Program Penanggulangan HIV/AIDS GF Semester 11 dan Rencana Kegiatan NFM, Jakarta 16-19 Desember 2015. Evaluasi capaian program kegiatan penanggulangan HIV AIDS secara nasional dan realisasi penggunan dana Semester-11.

Referensi

Dokumen terkait

Dia mendesak rekan-rekannya supaya bertumbuh secara rohani dan berharap agar mereka dilim- pahi kasih karunia dan damai sejahtera “melalui pengenalan akan Allah.” Dia berkata

Studi kelayakan ekonomis perencanaan trase Jalan Marisa-Tolinggula berdasarkan manfaat dari penghematan Biaya Operasi Kendaraan, penghematan nilai waktu perjalanan dan

Penetuan kriteria pengambilan keputusan Penentuan kriteria dilakukan untuk menetapkan kriteria mana yang menjadi pertambangan bagi daerah dalam mengambil keputusan

Terlihat pada grafik, temperatur terendah yang dapat dicapai adah 25 o C, ini adalah temperatur terendah yang dapat dicapai dari semua variasi pengujian alat direct evaporative

• Bila keserupaan dinamis telah terpenuhi, maka setiap data yang diukur pada aliran model dapat dihubungkan secara kualitatif dengan setia bagian dari prototype. Untuk contoh soal

Venturi scrubber merupakan peralatan penangkap PM yang memiliki beberapa keunggulan, yaitu mampu mengatasi partikel eksplosif dan rawan terbakar dengan resiko kecil, biaya perawatan

Faktor pembatas pada lahan K15 adalah temperatur (tc) dengan suhu udara rata-rata 20.10 ˚C, sedangkan pada lahan K16 dan K17 berturut-turut faktor pembatasnya adalah

Pengaruh yang sangat besar terjadi pada harga PI yang relatif kecil, dapat dilihat bahwa kenaikan harga PI dari 0.1 menjadi 0.2 akan mengakibatkan kenaikan kumulatif produksi