• Tidak ada hasil yang ditemukan

REDESAIN GEDUNG KESENIAN GDE MANIK SINGARAJA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "REDESAIN GEDUNG KESENIAN GDE MANIK SINGARAJA"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN TUGAS AKHIR

Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-Tugas Dalam Memenuhi Syarat-Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur

Periode Februari 2016

REDESAIN GEDUNG KESENIAN GDE MANIK

SINGARAJA

Oleh :

GEDE YOGI SWARA PRADITA NANDA

1204205101

UNIVERSITAS UDAYANA

FAKULTAS TEKNIK

JURUSAN ARSITEKTUR (REGULER)

2016

(2)

LANDASAN KONSEPTUAL PERANCANGAN TUGAS AKHIR

Diajukan Untuk Melengkapi Tugas-Tugas Dalam Memenuhi Syarat-Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Teknik Arsitektur

Periode Februari 2016

REDESAIN GEDUNG KESENIAN GDE MANIK

SINGARAJA

Oleh :

GEDE YOGI SWARA PRADITA NANDA

1204205101

Dosen Pembimbing:

1. Ir. Nengah Keddy Setiada, MT

2. Ir. I Gusti Bagus Budjana, MT

UNIVERSITAS UDAYANA

FAKULTAS TEKNIK

JURUSAN ARSITEKTUR (REGULER)

2016

(3)

TUGAS AKHIR REDESAIN GEDUNG KESENIAN GDE MANIK SINGARAJA

GEDE YOGI SWARA PRADITA NANDA

1204205101 201

(4)
(5)
(6)

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

UNIVERSITAS UDAYANA

FAKULTAS TEKNIK - JURUSAN ARSITEKTUR

Jalan Kampus Bukit Jimbaran - Bali  (0361) 703384, 703320 Fax : 703384

www.ar.unud.ac.id

PERNYATAAN

Judul Tugas Akhir : Redesain Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja Nama : Gede Yogi Swara Pradita Nanda

NIM : 1204205101

Program Studi : Arsitektur Periode : Pebruari 2016

Dengan ini saya menyatakan bahwa Tugas Akhir ini tidak terdapat karya pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi. Sepanjang pengetahuan saya tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan di dalam daftar pustaka.

Denpasar, 19 April 2016

Gede Yogi Swara Pradita Nanda NIM. 1204205101

(7)

iii ABSTRAK

ABSTRACT

Gde Manik Arts Centre is a cultural asset Buleleng regency which was built in the 1980s as a used for artistic performances or festivals organized by government and society. In its golden age, this building is a means of performances that have demonstrated a variety art of Bali and local arts Buleleng. But in a growing era and the emergence of human indifference, the building was as underappreciated due to the many performances of modern art displayed in the open area. Moreover, because this building can not accommodate the number of spectators were present performances featuring national artists, the building was slowly abandoned by the society. That was the reason this building will be redesign hoping to become the pride of Buleleng people especially. As be use the theme of harmonization of modern and balinese traditional architecture, this building will show a modern impression to follow the current development however would not relieve balinese traditional architecture while retaining the existence of balinese

elements. Gde Manik Arts Centre will accommodate 1200 people with 2757 m2

building area.

Keywords: Gde Manik Art Centre, art, art perform, Singaraja

ABSTRAK

Gedung Kesenian Gde Manik merupakan aset budaya Kabupaten Buleleng yang dibangun pada tahun 1980an sebagai sarana pertunjukan kesenian atau festival yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat. Pada jaman keemasannya, gedung ini merupakan sarana pertunjukan yang telah mempertunjukkan beragam kesenian-kesenian daerah bali, dan kesenian daerah Buleleng. Namun seiring berkembangnya jaman dan munculnya sikap acuh tak acuh manusia, gedung ini pun seperti kurang dipedulikan akibat banyaknya pertunjukan seni modern yang dipertunjukkan di area terbuka. Selain itu karena

(8)

iv

gedung ini tidak bisa menampung jumlah penonton yang ada saat pertunjukan yang menampilkan artis nasional, gedung ini pun perlahan ditinggalkan masyarakat. Hal tersebutlah yang mendasari gedung ini diredesain dengan harapan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Buleleng pada khususnya. Dengan mengambil tema harmonisasi unsur modern dan tradisional Bali, gedung ini akan menampilkan kesan modern agar mengikuti perkembangan jaman tetapi tidak akan meninggalkan arsitektur tradisional Bali dengan tetap mempertahankan unsur-unsur lokal yang ada di Bali. Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja akan menampung 1200 orang dengan luas bangunan 2757 m2.

(9)

vi KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena atas berkat rahmat-Nya, Laporan Tugas Akhir yang berjudul “Redesain Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja” ini sebagai syarat untuk menyelesaikan pendidikan Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana dapat terselesaikan dengan baik.

Selesainya penyusunan ini berkat bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat.

1. Bapak Dr. Ir. Syamsul Alam Paturusi, MSP. selaku Dosen Koordinator mata kuliah Seminar Tugas Akhir tahun 2015.

2. Bapak Ir. I Nyoman Surata, MT. selaku Dosen Koordinator mata kuliah Studio Tugas Akhir tahun 2016

3. Bapak Ir. Nengah Keddy Setiada, MT. selaku Dosen Pembimbing 1. 4. Bapak Ir. I Gusti Bagus Budjana, MT. selaku Dosen Pembimbing 2.

5. Bapak Dr. Ir. I Made Adhika, MSP. selaku Dosen Penguji I Mata Kuliah Seminar Tugas Akhir, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana.

6. Bapak I Wayan Wiryawan, ST., MT. selaku Dosen Penguji I Mata Kuliah Studio Tugas Akhir, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana.

7. Bapak I Nyoman Susanta, ST., MErg. selaku Dosen Penguji II Mata Kuliah Seminar dan Studio Tugas Akhir, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana.

8. Ibu Ni Ketut Agusinta Dewi, ST., MT., PhD. selaku Dosen Penguji III Mata Kuliah Seminar dan Studio Tugas Akhir, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana.

9. Bapak dan Ibu Dosen pengampu mata kuliah Seminar Tugas Akhir tahun 2015 dan Studio Tugas Akhir tahun 2016.

10. Seluruh Staf Dosen Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Udayana yang telah memberikan pengetahuan dan arahan selama perkuliahan.

(10)

vii 11. Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng yang telah memberikan penulis

ijin untuk melaksanakan observasi lapangan.

12. Bapak Drs. Made Sumiada dan Ibu Ni Made Hasrini, Spd selaku orang tua penulis yang telah memberi doa dan dukungan baik secara materi maupun non-materi.

13. Keluarga yang telah memberikan dukungan yang banyak dari segi moral. 14. Rekan-rekan kuliah, terutama mahasiswa Seminar dan Studio Tugas Akhir

periode 2015-2016 serta mahasiswa arsitektur angkatan 2012 yang telah sangat banyak memberikan bantuan selama proses perkuliahan.

15. Dan semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tak langsung dalam penyusunan tugas ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu.

Penulis sangat menyadari bahwa Seminar Tugas Akhir ini masih jauh dari sempurna, sehingga memerlukan masukan dari berbagai pihak demi penyempurnaan Seminar Tugas Akhir ini. Penulis juga memohon maaf apabila selama penyusunan makalah ini terjadi hal-hal yang kurang berkenan baik disengaja maupun yang tidak disengaja.

Semoga Seminar Tugas Akhir mengenai “Redesain Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja” ini dapat bermanfaat bagi Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana, khususnya bagi para dosen pengajar dan mahasiswa sehingga proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik.

Denpasar, 14 Juni 2016

Penulis, Gede Yogi Swara Pradita Nanda

(11)

ii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN……… i LEMBAR REVISI ……….. ii

SURAT PERNYATAAN ……… iii

KATA PENGANTAR ... iv

DAFTAR ISI... viii

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR TABEL ……….. xvi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 3

1.3 Tujuan... ... ……… 3

1.4 Metode Perancangan……… 4

BAB II TINJAUAN OBJEK GEDUNG KESENIAN GDE MANIK SINGARAJA 2.1 Gambaran Umum Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja... 7

2.2 Kondisi Eksisiting Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja... 8

2.2.1 Kondisi Non Fisik Eksisting…… ... 9

2.2.2 Kondisi Fisik Eksisting ………. 10

2.3 Potensi dan Permasalahan Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja ………. 14

2.3.1 Potensi Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja……….. 14

2.3.2 Permasalahan Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja……… 21

2.4 Simpulan Permasalahan ……….. 23

2.5 Simpulan Analisis Fungsi, Lokasi dan Kebutuhan Bangunan GKGM……… 23

BAB III PEMAHAMAN TEORI REDESAIN GEDUNG KESENIAN GDE MANIK SINGARAJA 3.1 Pemahaman Teori ……….. 25

3.1.1 Pemahaman tentang Redesain ……….. 25

(12)

iii

3.1.3 Seni Pertunjukan ……… 30

3.1.3.1 Seni Pertunjukan Tradisional Bali ………. 31

a. Seni Tari Bali ………... 31

b. Seni Musik Bali / Karawitan ……… 32

c. Seni Drama Bali ……….. 33

d. Jumlah Civitas seni pertunjukan Bali ……….. 34

3.1.3.2 Seni Pertunjukan Modern ……….. 35

a. Seni Tari Modern / Modern dance ……….. 35

b. Seni Musik Modern ………. 37

c. Seni Teater Modern ……… 42

3.1.2.1 Kebutuhan ruang pada panggung (stage) seni pertunjukan (Analisis pertunjukan gong kebyar)………. 44

3.1.4 Tinjauan Gedung Pertunjukan ……….. 46

3.1.4.1 Sejarah Gedung Pertunjukan di Indonesia ……… 46

3.1.4.2 Fungsi dan Peranan Gedung Pertunjukan ……… 47

3.1.4.3 Penataan Ruang Gedung Pertunjukan ……… 48

3.1.4.4 Jenis-jenis Gedung Pertunjukan ……… 48

3.1.4.5 Bentuk Panggung pada Gedung Pertunjukan ……… 48

3.1.4.6 Ruang-ruang yang dibutuhkan pada Gedung Pertunjukan ……… 50

3.1.4.7 Akustik Ruang ………... 56

3.1.4.8 Penghawaan dan pencahayaan Gedung ………. 64

3.2 Kajian Terhadap Objek Sejenis ……….. 66

3.2.1 Balai Sarbini Jakarta ……….. 66

3.2.2 Perth Concert hall, Asutralia ……….. 73

3.2.3 Balai Budaya Gianyar ……… 77

3.2.4 Kesimpulan pemahaman objek sejenis ……….. 80

BAB IV PEMROGRAMAN RUANG 4.1 Tema perancangan ……….. 82

4.1.1 Pendekatan tema………. 83

4.1.2 Rumusan tema……… 84

4.1.3 Perwujudan tema……… 85

(13)

iv

4.3 Program Fungsional……… 88

4.3.1 Analisis kebutuhan ruang. ………. 88

4.2.2 Kebutuhan ruang…………...……….. 92

4.4 Program Performansi ……….. 96

4.4.1 Tuntutan dan persyaratan ruang ………. 96

4.5 Program Arsitektural ………... 104 4.5.1 Studi Kapasitas ……….. 104 4.5.2 Besaran ruang………..106 4.5.3 Hubungan ruang ………. 108 4.5.4 Sirkulasi ruang ………... 112 4.5.5 Organisasi ruang ……… 113 4.6 Pogram Site ……… 114 4.6.1 Eksisting tapak……….. 115 4.6.2 Analisa tapak ………. 115

BAB V KONSEP PERANCANGAN 5.1 Konsep Perancangan Tapak………. 119

5.1.1 Konsep Entrance Tapak……….. 119

5.1.2 Konsep Zoning Tapak ……… 122

5.1.3 Konsep Massa Bangunan ………... 124

5.1.4 Konsep Penataan Parkir ………. 126

5.1.5 Konsep Ruang Luar ………... 129

5.2 Konsep Perancangan Bangunan ……….. 131

5.2.1 Konsep Entrance Bangunan ………... 131

5.2.2 Konsep Zoning dalam Bangunan ………... 132

5.2.3 Konsep Sirkulasi dalam Bangunan ……… 134

5.2.4 Konsep Tampilan Bangunan ………. 136

5.2.5 Konsep Ruang Dalam ……… 137

5.2.6 Konsep Struktur Bangunan ……… 138

5.3 Konsep Utilitas ………... 139

5.3.1 Konsep Distribusi Tenaga Listrik ……….. 140

5.3.2 Konsep Pencahayaan ………. 141

(14)

v

5.3.4 Konsep Sistem Akustik ………. 142

5.3.5 Konsep Air Bersih ………. 144

5.3.6 Konsep Air Kotor……… 145

5.3.7 Konsep Air Hujan ……….. 146

5.3.8 Konsep Sistem Penangkal Petir ……… 146

5.3.9 Konsep Sistem Pemadam Kebakaran ……… 147

5.3.10 Konsep Pembuangan Sampah ………. 148

5.3.11 Konsep Keamanan Gedung ………. 149

DAFTAR PUSTAKA

(15)

vi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Alur Pemikiran dalam Tahapan Spesifikasi Proyek……….. 5

Gambar 1.2 Alur Pemikiran dalam Tahapan Pemrograman………. 6

Gambar 1.3 Alur Pemikiran dalam Metode Perancangan……… 6

Gambar 2.1 Peta Lokasi Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja ……….. 8

Gambar 2.2 Perspektif eksterior GKGM………... 12

Gambar 2.3 Perspektif eksterior GKGM………... 12

Gambar 2.4 Bangunan Suci GKGM………..……... 13

Gambar 2.5 Halaman Belakang GKGM ………. 13

Gambar 2.6 Toilet penonton GKGM ………... 13

Gambar 2.7 Stage GKGM ……… 13

Gambar 2.8 Parkir GKGM……… 13

Gambar 2.9 Toilet penonton GKGM………... 13

Gambar 2.10 Penggunaan lahan dan bangunan ……….. 14

Gambar 2.11 Zoning pada site………. 17

Gambar 2.12 Zoning pada bangunan (lantai 1)……… 17

Gambar 2.13 Zoning pada bangunan (lantai 2) ………... 18

Gambar 2.14 Tampilan bangunan…..………... 19

Gambar 2.15 Parkir GKGM……….. 20

Gambar 2.16 Parkir GKGM……….. 20

Gambar 2.17 Penghawaan dan pencahayaan ……… 21

Gambar 2.18 Kondisi backstage …….………. 21

Gambar 2.19 Kondisi Parkir ……… 22

Gambar 2.20 Sirkulasi GKGM lantai 2 ……… 22

Gambar 3.1 Popping dance ……….. 35

Gambar 3.2 Shuffle dance ……… 36

Gambar 3.3 Breakdance ……… 37

Gambar 3.4 Bebarungan Gong Kebyar Mengwi vs Kuta Utara……….. 45

Gambar 3.5 Denah panggung bebarungan gong kebyar Mengwi vs Kuta Utara… 46 Gambar 3.6 Denah panggung tapal kuda ……… 49

(16)

vii

Gambar 3.8 Denah panggung area penuh bentuk segiempat ……….. 50

Gambar 3.9 Denah panggung area penuh bentuk lingkaran ……….. 50

Gambar 3.10 Ukuran tempat duduk ………. 50

Gambar 3.11 Letak pintu keluar pada gedung pertunjukan………... 51

Gambar 3.12 Perbandingan ruang penonton tradisional ………... 52

Gambar 3.13 Tinggi tempat duduk ………... 52

Gambar 3.14 Panggung percobaan ……….. 53

Gambar 3.15 Ruang ganti pakaian ………... 54

Gambar 3.16 Toleransi waktu bunyi susulan ± 20% ………... 57

Gambar 3.17 Kejelasan terdengarnya dialog……… 58

Gambar 3.18 Bentuk langit-langit yang menguntungkan ……… 59

Gambar 3.19 Bentuk langit-langit yang tidak menguntungkan ………... 59

Gambar 3.20 Bentuk denah yang kurang menguntungkan ……….. 60

Gambar 3.21 Dinding diberi lipatan untuk menghantar bunyi ………. 60

Gambar 3.22 Turunnya volume suara melalui bidang yang menyerap bunyi…….. 61

Gambar 3.23 Peninggian deret tempat duduk sebagai spiral yang logis ……... 61

Gambar 3.24 Lapisan dinding………... 62

Gambar 3.25 Layar untuk penghantar bunyi……….... 62

Gambar 3.26 Pembentukan titik api pada bidang yang dibengkokkan ………….... 62

Gambar 3.27 Penghantar bunyi yang menguntungkan oleh pembengkokan yang disesuaikan………. 63

Gambar 3.28 Tampilan bangunan Balai Sarbini, Jakarta………. 66

Gambar 3.29 Interior lobby Balai Sarbini, Jakarta ……….. 67

Gambar 3.30 Cafetaria dan function room………... 67

Gambar 3.31 Entrance………. 68

Gambar 3.32 Denah lobby……… 68

Gambar 3.33 Main hall / Stage………. 69

Gambar 3.34 VIP Seat……….. 69

Gambar 3.35 Seating Layout……… 70

Gambar 3.36 Stage Balai Sarbini……….. 70

Gambar 3.37 Denah Stage Balai Sarbini……….. 71

Gambar 3.38 Sound System………. 72

(17)

viii

Gambar 3.40 Tampilan Perth Concert Hall, Australia………. 73

Gambar 3.41 Peta lokasi Perth Concert Hall ………... 74

Gambar 3.42 Art Festival di Perth Concert Hall, Australia………. 75

Gambar 3.43 Denah Perth Concert Hall, Australia……….. 77

Gambar 3.44 Tampilan Bangunan Balai Budaya Gianyar ……….. 77

Gambar 3.45 Denah lantai 1………. 78

Gambar 3.46 Denah lantai 2………. 79

Gambar 4.1 Fasilitas ruang pada site ………... 86

Gambar 4.2 Fasilitas ruang pada lantai 1……….. 86

Gambar 4.3 Fasilitas ruang pada lantai 2……….. 87

Gambar 4.4 Alur kegiatan pengisi acara ……….. 90

Gambar 4.5 Alur kegiatan panitia acara ……….. 90

Gambar 4.6 Alur kegiatan pengunjung ……… 91

Gambar 4.7 Alur kegiatan wartawan / pers ………. 91

Gambar 4.8 Alur kegiatan pengelola ……… 91

Gambar 4.9 Sirkulasi GKGM ……….. 112

Gambar 4.10 Organisasi ruang……… 113

Gambar 4.11 Peta lokasi GKGM……… 114

Gambar 4.12 Kondisi eksisting tapak ………. 115

Gambar 4.13 vegetasi pada site ………..….. 116

Gambar 4.14 Iklim di GKGM ……….. 117

Gambar 5.1 Letak Entrance Eksisting ……….. 120

Gambar 5.2 Tampilan Entrance Eksisting ……… 120

Gambar 5.3 Konsep entrance tapak ……….. 121

Gambar 5.4 Tampilan Entrance tapak ……….. 121

Gambar 5.5 Zoning tapak GKGM ……… 122

Gambar 5.6 Zoning tapak konsep baru ………. 123

Gambar 5.7 Bentuk massa eksisting GKGM Singaraja ……….. 124

Gambar 5.8 Konsep baru massa bangunan GKGM ……….. 125

Gambar 5.9 Parkir Eksisting GKGM Singaraja ……… 126

Gambar 5.10 Pola Parkir Kendaraan 450….………. 127

Gambar 5.11 Pola Parkir Kendaraan 900………... 128

(18)

ix

Gambar 5.13 Keadaan Eksisting Ruang Luar ..………. 129

Gambar 5.14 Konsep Ruang Luar GKGM Singaraja ……….. 130

Gambar 5.15 Entrance Bangunan Eksisting ………. 131

Gambar 5.16 Konsep Entrance Bangunan ……… 132

Gambar 5.18 Konsep Zoning Bangunan ………... 133

Gambar 5.19 Konsep zoning vertikal ………... 134

Gambar 5.20 Sirkulasi vertikal GKGM Singaraja ……… 135

Gambar 5.21 Tampilan Bangunan Eksisting GKGM Singaraja ………... 136

Gambar 5.22 Tampilan bangunan dengan konsep baru ……… 137

Gambar 5.23 Interior Stage GKGM ………..137

Gambar 5.24 Interior Entrance Menuju Stage ……….. 138

Gambar 5.25 Sistem Struktur GKGM………....……... 139

Gambar 5.26 Konsep Sistem Distribusi Listrik ……… 140

Gambar 5.27 Kaca Double Glazing ……….. 143

Gambar 5.28 Sistem Akustik pada Langit-langit ………. 143

Gambar 5.29 Sistem Akustik pada Penyekat Dinding ………. 144

Gambar 5.30 Konsep Jaringan Air Bersih Bangunan ………... 145

Gambar 5.31 Skema Sirkulasi Air Limbah ………... 145

Gambar 5.32 Skema Sirkulasi Air Hujan ………. 146

Gambar 5.33 Konsep Penangkal Petir Sistem Franklin ……… 147

Gambar 5.34 Salah Satu Contoh Pemadam Kebakaran Pasif ………... 148

Gambar 5.35 Konsep Pembuangan Sampah ………. 148

(19)

x

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Lingkungan sekitar site………. 11

Tabel 3.1 Perbandingan Jumlah Orang Dengan Lebar Pintu Evakuasi ……… 55

Tabel 3.2 Jangkauan Waktu Bunyi Susulan Yang Optimal ……….. 56

Tabel 3.3 Fasilitas yang terdapat pada Perth Concert Hall ………... 75

Tabel 3.4 Spesifikasi Perth Concert Hall……….. 76

Tabel 3.5 Perbandingan Objek Sejenis ………. 80

Tabel 4.1 Kebutuhan ruang ……….. 92

Tabel 4.2 Tuntutan dan persyaratan ruang ………... 96

Tabel 4.3 Jumlah penduduk kabupaten buleleng ………. 105

Referensi

Dokumen terkait

REDESAIN INTERIOR GEDUNG SLB NEGERI UNGARAN, SEMARANG diajukan oleh Nadia Nur Na`ima, NIM 1410114123, Program Studi Desain Interior, Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa Institut

Redesain Gedung Pingkan Matindas di Manado dengan penerapan tema Pluralistik dalam Arsitektur Post Modern seperti yang telah dikatakan sebelumnya dapat lebih