• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA BLOWFISH DAN ALGORITMA TWOFISH PADA PROSES ENKRIPSI DAN DEKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA BLOWFISH DAN ALGORITMA TWOFISH PADA PROSES ENKRIPSI DAN DEKRIPSI"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Skema Proses Enkripsi dan Dekripsi Algoritma  Blowfish
Gambar 4. Menu Enkripsi File
Tabel 3. Hasil Proses Enkripsi File Algoritma Twofish  No  File Asli  File Terenkripsi  Waktu
Gambar 7. Grafik Kecepatan Proses Dekripsi Algoritma Blowfish dan Algoritma Twofish

Referensi

Dokumen terkait

dilakukan secara langsung pada laptop/PC yang memiliki syarat minimal untuk menjalankan aplikasi Implementasi Algoritma RSA dan Blowfish Untuk Enkripsi dan Dekripsi Data

Pada proses enkripsi dan dekripsi seringkali pengguna mengalami kendala yaitu terlalu lamanya waktu proses karena besarnya ukuran file atau tidak efektifnya algoritma

Dari ilustrasi diatas dapat diketahui Enkripsi dengan algoritma Blowfish dipengaruhi panjang karakter pesan yang dikirim, waktu yang digunakan dalam dekripsi

Menambah pengetahuan penulis dalam melakukan proses enkripsi dan dekripsi suatu citra dengan menggunakan algoritma Blowfish. Untuk meningkatkan keamanan citra yang

Pada proses enkripsi dan dekripsi seringkali pengguna mengalami kendala yaitu terlalu lamanya waktu proses karena besarnya ukuran file atau tidak efektifnya algoritma

Ditinjau dari kecepatan dalam proses enkripsi dan dekripsi dan ukuran file yang dihasilkan setelah enkripsi algoritma rijndael lebih unggul, sedangkan jika

Algoritma Blowfish memiliki keunikan dalam hal proses dekripsi, yaitu proses dekripsi dilakukan dengan urutan yang sama persis dengan proses enkripsi, hanya saja

Proses enkripsi tercepat dilakukan algoritma Rijndael 9825.68 KB/s dibandingkan algoritma Twofish 927.57 KB/s dan Serpent 90.61 KB/s Untuk hasil pengujian pada saat dekripsi, hasil