BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dalam rangka mendukung capaian sasaran prioritas pembangunan dan capaian visi, misi, tujuan dan rencana strategi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali Tahun 2014 – 2018 telah dijabarkan melalui program dan kegiatan dengan periode tahunan. Prioritas – prioritas khusus dilakukan dalam rangka pencapaian target sasaran pembangunan bidang pendidikan, pemuda dan olah raga baik yang telah termuat dalam RPJMD maupun yang menjadi bagian dari penugasan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olah Raga Provinsi Bali. langkah – langkah yang dilakukan untuk dapat mewujudkan hal tersebut adalah : 1. Peningkatan fasilitas dan penyelenggaraan pendidikan guna meningkatkan
mutu lulusan;
2. Penuntasan Wajib Belajar 9 Tahun dan mengembangkan Wajib Belajar 12 Tahun secara merata terutama diwilayah pedesaan;
3. Menyelenggarakan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus;
4. Membangun sistem informasi yang mudah diakses oleh stakeholder dan masyarakat secara luas;
5. Meningkatan kapasitas lembaga pendidikan dalam mengembangakan proses belajar mengajar berbasis multicultural dan nilai-nilai budaya luhur;
6. Mendorong kegiatan olahraga andalan daerah yang disertai peningkatan kualitas dan kuantitas sarana olahraga; dan
7. Mendorong peningkatan peran pemuda dalam pembangunan;
Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Rga Provinsi Bali Tahun 2015 dilaksanakan berdasarkan Intruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah guna mendorong terwujudnya sebuah kepemerintahan yang baik (good govermance) di Indonesia.
Terselenggaranya good govermance diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggung jawaban yang tepat, jelas, terukur, dan sah sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggungjawab. Setiap instansi pemerintah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan negara diwajibkan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenangan pengelolaan sumber daya dengan didasarkan suatu perencanaan strategis yang ditetapkan oleh masing-masing instansi.
Pertanggungjawaban dimaksud berupa laporan yang disampaikan kepada atasan masing-masing, lembaga-lembaga pengawasan dan penilai akuntabilitas, dan akhirnya disampaikan kepada Presiden selaku kepala pemerintahan.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah menggambarkan kinerja instansi pemerintah yang bersangkutan melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Dalam hal ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali selaku Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memiliki kewajiban untuk menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) yang dilengkapi dengan penetapan kinerja sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (PAN & RB) Nomor 29 Tahun 2010 tentang Panduan Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Dalam Peraturan Menteri PAN & RB tersebut dinyatakan bahwa SKPD dan unit kerja mandiri Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota menyusun penetapan kinerja setelah menerima dokumen pelaksanaan anggaran dan ditandatangani oleh Gubernur/Bupati/Walikota dan pimpinan SKPD/unit kerja (Pasal 5, ayat (2)).
Selanjutnya efektifitas dan efisiensi pelaksanaan program dan kegiatan dapat diketahui melalui proses evaluasi dan pelaporan sebagai alat ukur dari akuntabilitas kinerja program, sehingga pengukuran dan penilaian terhadap out put dan out come dari program kegiatan pembangunan bisa tepat dan jelas. Penyusunan laporan ini selain untuk menginformasikan mengenai proses dan hasil pencapaian tujuan serta sasaran, juga menjelaskan tingkat keberhasilan dan kegagalan kinerja yang dicapai oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
bersangkutan, selanjutnya diharapkan LAKIP merupakan bahan perbaikan sistem dan penyelenggaraan manajemen kinerja Dinas Pendidikan pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali di masa mendatang, seperti perbaikan penerapan tugas dan fungsi, perencanaan kerja hingga evaluasi kinerja di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali.
B. Dasar Hukum
Ketentuan perundang-undangan yang menjadi dasar hukum Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Institusi Pemerintah (LAKIP) dan Laporan Akuntabiltas Kinerja Pemerintah adalah:
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L);
4. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Pemerintah dan Reformasi Birokrasi nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 44 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Mendiknas Nomor 2 Tahun 2010 tentang Rencana Strategis 2010-2014;
7. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2013 - 2018
8. Rencana Strategis Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Tahun 20014 - 2018.
C. Struktur Organisasi
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali dibentuk berdasarkan
Peraturan Gubernur Bali Nomor 67 Tahun 2011, tanggal 4 Nopember 2011 tentang Rincian Tugas Pokok Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali yang terdiri dari :
1. Sekretariat
2. Bidang Pengkajian dan pengembangan 3. Bidang Pendidikan Menengah
4. Bidang Pendidikan Dasar
5. Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal
6. Bidang Pendidikan khusus dan Layanan Khusus
7. Bidang Kepemudaan
8. Bidang Keolahragaan
9. UPTD BPKB (Balai Pengembangan Kegiatan Belajar) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali .
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali dipimpin oleh Kepala Dinas (Pejabat Eselon II) dan di bantu oleh 9 (sembilan) pejabat Eselon III dan 25 pejabat Eselon IV, yang dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Sekretariat yang dipimpin oleh seorang Sekretaris (Pejabat Eselon III) dan dibantu oleh 3 (tiga) Kepala Sub Bagian (Pejabat Eselon IV) yaitu : 1) Sub Bagian Kepegawaian;
2) Sub Bagian Keuangan dan Penyusunan Program; 3) Sub Bagian Umum.
b. Bidang Pengkajian dan Pengembangan yang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (Pejabat Eselon III) dan dibantu oleh 3 (tiga) Kepala Seksi (Pejabat Eselon IV) yaitu :
1) Seksi Data dan Pengkajian ; 2) Seksi Pengembangan ;
c. Bidang Pendidikan Dasar yang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (Pejabat Eselon III) dan dibantu oleh 3 (tiga) Kepala Seksi (Pejabat Eselon IV) yaitu :
1) Seksi Kelembagaan dan Sarana Pendidikan; 2) Seksi Kurikulum dan Pembelajaran;
3) Seksi Kesiswaan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
d. Bidang Pendidikan Menengah yang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (Pejabat Eselon III) dan dibantu oleh 3 (tiga) Kepala Seksi (Pejabat Eselon IV) yaitu :
1) Seksi Kelembagaan dan Sarana Pendidikan; 2) Seksi Kurikulum dan Pembelajaran;
3) Seksi Kesiswaan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
e. Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal yang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (Pejabat Eselon III) dan dibantu oleh 3 (tiga) Kepala Seksi (Pejabat Eselon IV) yaitu :
1) Seksi Kesetaraan;
2) Seksi Pendidikan Anak Usia Dini; 3) Seksi Pendidikan Masyarakat.
f. Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus yang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (Pejabat Eselon III) dan dibantu oleh 3 (tiga) Kepala Seksi (Pejabat Eselon IV) yaitu :
1) Seksi Kelembagaan dan Sarana Pendidikan; 2) Seksi Kurikulum dan Pembelajaran;
3) Seksi Kesiswaan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
g. Bidang Kepemudaan yang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (Pejabat Eselon III) dan dibantu oleh 3 (tiga) Kepala Seksi (Pejabat Eselon IV) yaitu :
1) Seksi Pengembangan Kepemimpinan Pemuda; 2) Seksi Pengembangan Pemberdayaan Pemuda;
h. Bidang Keolahragaan yang dipimpin oleh seorang Kepala Bidang (Pejabat Eselon III) dan dibantu oleh 3 (tiga) Kepala Seksi (Pejabat Eselon IV) yaitu :
1) Seksi Olahraga Pendidikan dan Rekreasi;
2) Seksi Pembibitan dan Peningkatan Prestasi Olahraga; 3) Seksi Sarana dan Ketenagaan Olahraga
i. UPT BPKB Bali yang dipimpin oleh seorang Kepala UPT (Pejabat Eselon III) dan dibantu oleh 1 (satu) Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Pejabat Eselon IV)
Struktur Organisasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali
Bagan 1: Struktur Organisasi Dinas Pendidikan Provinsi Bali
D. Tugas Pokok dan Fungsi
Berdasarkan Keputusan Gubernur Bali Nomor : 67 Tahun 2011 Tanggal 7 Nopember 2011, tentang Rincian Tugas Pokok dan fungsi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Propinsi Bali, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut ; 1. Tugas ;
Membantu Gubernur dalam melaksanakan sebagian urusan rumah tangga daerah dalam bidang pendidikan, pemuda dan olahraga, serta melaksanakan kewenangan desentralisasi dan tugas dekosentrasi di bidang pendidikan, pemuda dan olahraga.
2. Fungsi ;
- Perumusan kebijakan teknis bidang Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali;
- Mengelola sarana dan prasarana bidang pendidikan pemuda dan olahraga Provinsi Bali ;
- Memberikan rekomendasi dan pelaksanaan pelayanan umum sesuai dengan bidang pendidikan, pemuda dan olahraga Provinsi Bali; - Pembinaan pelaksanaan tugas sesuai dengan bidang pendidikan,
pemuda dan olahraga Provinsi Bali ; dan - Pelaksanaan urusan tata usaha.
Dalam pelaksanaan tugas untuk pencapaian Tujuan Organisasi sesuai Visi dan Misi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga di bantu oleh 1 (satu) UPTD dan 13 (tigabelas) SLB yang tersebar di Kabupaten/Kota se Bali dan 2 (dua) sekolah menengah yaitu SMA dan SMK Bali Mandara, dapat disampaikan sebagai berikut:
UPT BPKB
UPT BPKB merupakan Unit Pelayanan Terkait sebagai Balai Pengembangan Kegiatan Belajar yang bergerak di bidang Non Formal, seperti melaksanakan kegiatan untuk pelatihan - pelatihan, sosialisasi dan pemberian bantuan kepada masyarakat putus sekolah dan pengangguran lainnya sehingga mempunyai ketrampilan dan bisa hidup mandiri, Personil yang ada pada UPT BPKB ini terdiri dari 35 Orang.
Sekolah Luar Biasa (SLB)
Siswa SLB dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan khusus. Program pengembangan layanan pendidikan untuk semua yang merupakan isu strategis pemerintah akan diimplementasikan guna mengembangkan kemampuan siswa berkebutuhan khusus Sekolah
Luar Biasa (SLB) dengan menambahkan program pembelajaran berbasis produksi ringan, untuk membantu anak-anak tersebut agar dapat mengembangkan kreativitasnya.
SMA dan SMK Bali Mandara
SMA Negeri Bali Mandara sebagai sekolah layanan khusus menjadi media pendidikan formal yang menyediakan kesempatan untuk memperoleh pendidikan berkualitas dengan sistem bantuan pendidikan. SMA Negeri Bali Mandara mengiplementasikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang diperkaya dengan kurikulum Internasional (Cambrigde University), membentuk siswa hidup mandiri yang dibentuk melalui kehidupan berasrama, pembentuk konsep diri yang melek karakter melalui kegiatan nonakademik yaitu Program Path Way to Leadership dan Life Long Learning. Seluruh peserta didik yang diterima di sekolah ini merupakan peserta didik yang berasal dari keluarga berlatar belakang ekonomi menengah ke bawah dan berasal dari Provinsi Bali. Sebagai pendukung proses pembelajaran yang berkualitas.
E. Keadaan Pegawai
Jumlah personil pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali termasuk Sekolah – Sekolah (SMA N Bali Mandara, SMK N Bali Mandara dan SLB se Bali) sampai dengan bulan Desember 2016 adalah sebanyak 626 orang dengan distribusi seperti tabel berikut ini :
Tabel. 1. Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali Provinsi Bali berdasarkan Golongan
NO. Pangkat/Gol. JUMLAH PEGAWAI
(orang) 1 Golongan IV/d 1 2 Golongan IV/b 106 3 Golongan IV/a 76 4 Golongan III/d 57 5 Golongan III/c 29 6 Golongan III/b 157 7 Golongan III/a 127 8 Golongan II/c 4 9 Golongan II/b 52 10 Golongan II/a 13 11 Golongan I/d 2
12 Golongan I/c 1
13 Golongan I/b 1
JUMLAH 626
Sumber: Sub Bagian Kepegawaian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali Tabel 2. Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Pendidikan Pemuda dan
Olah Raga Provinsi Bali Berdasarkan tingkat pendidikan :
NO. Pendidikan JUMLAH PEGAWAI
(orang) (%) 1 Pasca Sarjana (S2) 81 12.9 2 Sarjana (S1) 427 68.2 3 Sarjana Muda 7 1.1 4 SLTA 107 17.1 5 SLTP 3 0.5 6 SD 1 0.2 JUMLAH 626 100
Sumber: Sub Bagian Kepegawaian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali
F. Keadaan Sarana Dan Prasarana
Untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas di lapangan dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana.
Tabel 3. Sarana dan prasarana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali
NO. JENIS JUMLAH
1. 2. 3. 4.
Gedung
Kendaraan roda empat Kendaraan roda dua Fasilitas Kantor : - Kantin 16 unit 17 unit 2 unit 2 unit
5. - Toilet - Tempat merokok - Perpustakaan - Ruang Rapat - Aula - Lapangan Tenis - Lapanagan Upacara
- Tempat Suci (Pura/Pelinggih) - Tempat Parkir - Garase - Bak Sampah Pos jaga 18 unit 1 Unit 1 Unit 4 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Unit 4 Areal 5 Areal 4 Unit 2 Unit 2 Unit
Sumber: sub bagian umum Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali
G. Keuangan
Tabel.4 Anggaran belanja yang dikelola Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali tahun 2016
NO. JENIS BELANJA Pagu Dana
1 Belanja Gaji, TPK, Uang Makan, Prestasi
Kerja, Tambahan Penghasilan Guru PNSD Rp. 64.452.437.000
2 Belanja Langsung Rp. 131.752.784.505
3 Belanja Tidak Langsung :
Bansos
Hibah Rp. Rp. 153.123.476.000 39.564.912.000
4 BOS SD dan SMP Rp. 521.009.000.000
5 Pendapatan UPT BPKB Rp. 401.600.000
Jumlah dana Rp. 909.902.609.505
Sumber: Sub Bagian Keuangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali H. Sistematika Lakip BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Dasar Hukum C. Struktur Organisasi D. Tugas Pokok dan Fungsi E. Keadaan Pegawai F. Keuangan
G. Keadaan Sarana dan Prasarana H. Sistematika LAKIP
BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA
A. Perencanaan strategis A.1. Visi dan Misi A.2. Tujuan A.3. Sasaran
A.4. Arah Kebijakan
A.5. Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) B. Penetapan Kinerja Tahunan 2016 C. Rencana Anggaran
D. Tujuan Pembangunan Pendidikan
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
A. Capaian Kinerja Tahun 2015
B. Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja
BAB IV PENUTUP
BAB II
PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA
A. Rencana Strategis
Pelaksanaan program, kegiatan dan pencapaian sasaran didasarkan kepada sebuah perencanaan. Perencanaan merupakan suatu proses dan langkah-langkah yang ditetapkan untuk mencapai suatu tujuan. Suatu organisasi bekerja berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan bersama. Oleh karena itu perencanaan haruslah ditetapkan melalui proses pemikiran yang matang, rasional sehingga dalam implementasinya benar-benar dapat terwujud. Penyusunan dan penetapan perencanaan dapat dilakukan secara bertahap, periodik, dan dalam jangka waktu tertentu. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali menyusun dan menetapkan perencanaan dalam periode dan mekanisme sebagai berikut:
1. Penyusunan rencana dan program pembangunan jangka menengah 5 (lima) tahun, dengan rencana strategis, yakni Rencana Strategis Dinas
Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali tahun 2013 - 2018 (5 tahun)
2. Penyusunan rencana dan program tahunan (1 tahun) yaitu Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2016
Pembangunan bidang pendidikan bertujuan menghasilkan manusia Indonesia seutuhnya yang dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila. Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 secara tegas menyatakan bahwa salah satu tujuan Negara Republik Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mencapai tujuan nasional tersebut, Negara wajib menyediakan layanan pendidikan yang bermutu bagi semua warga negara dan setiap warga negara Indonesia berhak memperoleh pendidikan sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya tanpa memandang status sosial, ras, etnis dan agama.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Propinsi Bali selaku penanggung jawab sistem pendidikan nasional memiliki kewajiban untuk
mewujudkan cita-cita luhur tersebut. Sebagai langkah awal, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Propinsi Bali menyusun Rencana Strategis (Renstra) Pembangunan Pendidikan Tahun 2013 - 2018. Renstra ini merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Rencana Strategis merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun secara sistematis dan berkesinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada, melalui proses suatu rencana yang memuat visi, misi, tujuan, sasaran, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan.
A.1. Visi dan Misi
Dalam
rangka
pelaksanaan
pembangunan
Bidang
Pendidikan di Provinsi Bali, setiap 5 (lima) Tahun, menetapkan visi,
misi, tujuan dan sasaran strategis dan kebijakan pembangunan
daerah. Visi dan misi merupakan gambaran kondisi masa depan
yang dicita-citakan dan akan dicapai dalam periode lima
tahun.Dalam mencapai tujuan dari visi-misi yang telah ditetapkan
dapat dicapai pada akhir periode dan keberhasilannya dapat diukur
melalui indikator-indikator kinerja.
Sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Bali serta
memperhatikan potensi, kondisi serta permasalahan di bidang
pendidikan, maka Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga
Provinsi Bali telah menetapkan visi pembangunan bidang
pendidikan tahun 2013 – 2018 adalah :
”
Mewujudkan Insan Cerdas dan Kompetitif Berlandaskan
Tri Hita Karana Menuju Bali yang Maju, Aman, Damai dan
Sejahtera (Bali Mandara)”
Penjabaran makna Visi tersebut : (1) Insan cerdas
mengandung makna yaitu manusia yang dapat mengaktualisasikan
potensi dan jatidiri secara utuh dan berkelanjutan sehingga dapat
hidup bermartabat baik sebagai makhluk individu maupun sebagai
mahluk sosial; (2) Insan kompetitif mengandung makna manusia
yang memiliki motivasi untuk berdaya saing, yang ditandai dengan
kemampuan untuk belajar sepanjang hayat, dan memiliki
kecerdasan untuk berperan aktif dalam perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi, berpikir dan berdaya cipta,
berkomunikasi efektif dan berproduktifitas tinggi serta dapat
mengaktualisasikan potensi, jati diri, dan kompetensinya untuk
mengambil peran aktif dalam konteks eksistensi kehidupan global,
yang bermanfaat baginya, baik sebagai individu, warga negara,
maupun warga dunia global ; (3) Insan yang berlandaskan Tri Hita
Karana menuju Bali Mandara yaitu manusia yang bertumpu pada
kearifan budaya Bali yang memiliki komitmen dan kepercayaan diri
terhadap berbagai aspek adiluhung budaya Bali yang dapat berupa
ilmu, teknologi, seni, budaya, dan tradisi, serta nilai-nilai kearifan
dan keunggulan sosial masyarakat Bali.
Visi tersebut dilatarbelakangi karena Bali memiliki berbagai
keunggulan yang merupakan karunia agung dari Sang Maha
Pencipta. Panorama alam Bali yang magis, keseharian hidup
manusia Bali yang lekat dengan apresiasi seni budaya, serta
aplikasi berbagai kearifan budaya Bali yang dapat dikembangkan
menjadi kearifan dan keunggulan lokal (local wisdom and local
genius). Semua ini telah menjadi daya tarik yang luar biasa dimana
disatu sisi membawa berkah, tetapi juga menjadi tantangan disisi
lain. Sejalan dengan perkembangan globalisasi yang membawa
tantangan dan tuntutan yang semakin kompleks, Bali pun
menghadapi sejumlah permasalahan, tantangan dan atau ancaman
yang sangat kompleks dan mendesak (seperti masalah kemiskinan,
pengangguran, tingkat mutu pendidikan masyarakat yang belum
merata dan tingkat kesejahtraan petani yang relatif rendah).
Sehubungan dengan itu untuk membangun Bali yang lebih baik
sesuai dengan amanat RPJM 2013-2018 menuntut pembangunan
pendidikan yang lebih baik, utuh dan berkelanjutan, berwawasan
global, bukan hanya untuk merespon arus perubahan global, tetapi
juga berperan dan berkontribusi dalam perubahan global itu
sendiri.
Pembangunan Bali berkelanjutan adalah pembangunan
yang prinsip pelaksanaannya harus seimbang, selaras antara
satu dengan lainnya sesuai konsep “Tri Hita Karana” yang
mengedepankan pentingnya hubungan harmoni antara
manusia dengan lingkungan, antar manusia dan manusia
dengan Tuhan. Untuk lebih memfokuskan dalam penetapan
strategis dan kebijakan pembangunan di bidang pendidikan
dalam proses jangka panjang (5 Tahun), maka visi
pembangunan di bidang pembangunan dapat dijabarkan
kedalam misi sebagai berikut :
1. Mengembangkan sistem tata kelola pendidikan, pemuda
dan olah raga yang memberdayakan masyarakat Bali
seutuhnya.
2. Mengembangkan metode,sistem dan proses pendidikan,
pemuda dan olahraga berpusat pada peserta didik.
3. Melaksanakan program-program pendidikan pemuda dan
olahraga
berkelanjutan
untuk
perkembangan,
pengembangan dan atau pembangunan Bali yang Maju,
Aman, Damai dan sejahtera (Bali Mandara).
A.2 Tujuan
Tujuan merupakan penjabaran dari misi yaitu sesuatu
(apa) yang akan dicapai oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan
Olah Raga Provinsi Bali selama 1 (satu) sampai dengan 5
(lima) tahun yaitu :
1. Meningkatkan akses pendidikan pada semua jenjang pendidikan 2. Meningkatkan mutu pendidikan pada semua jenjang pendidikan. 3. Meningkatkan kemandirian pemuda
4. Meningkatkan partisipasi dan prestasi keolahragaan pelajar
A.3 Sasaran
Sasaran merupakan penjabaran sekaligus merupakan
kondisi dari tujuan yang ingin dicapai/dihasilkan. Oleh karena
itu untuk mencapai tujuan misi dan visi tersebut, ditetapkan
beberapa sasaran strategis yang ingin dicapai yaitu :
1. Meningkatnya akses pendidikan pada semua jenjang pendidikan 2. Meningkatnya mutu pendidikan pada semua jenjang pendidikan. 3. Meningkatnya kemandirian pemuda.
Untuk mengukur tingkat ketercapaian tujuan dan sasaran seperti diuraikan di atas, maka ditetapkan Indikator Kinerja Utama sebagai berikut :
Tabel 2.1
Indikator Kinerja Utama
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
1 2 3
Meningkatknya akses
pendidikan pada semua jenjang pendidikan
Jumlah Satuan PAUD
(Pendidikan usia Dini) 3330 Jumlah Pendidikan Lembaga
Non Formal 667
Persentase angka buta
aksara 4,0 %
Persentase Angka Partisipasi
Kasar (APK) PAUD 60,05 % Persentase Angka Partisipasi
Kasar (APK) SD/MI/Paket A 110,00% Persentase Angka Partisipasi
Kasar (APK) SMP/MTs/Paket
B 105,95%
Persentase Angka Partisipasi
Kasar (APK) SM 91,00%
Persentase Angka Partisipasi
Murni (APM) SD/MI/Paket A 99,00% Persentase Angka Partisipasi
Murni (APM) SMP/MTs/Paket
B 84,05%
Persentase Angka Partisipasi
Murni (APM) SM 59,00%
Jumlah satuan pendidikan
khusus dan layanan khusus 18 Jumlah satuan pendidik
pelaksanaan pendidikan
Inklusif 190
Persentase layanan peserta
didik berkebutuhan khusus 69,90% Meningkatnya mutu pendidikan
pada semua jenjang pendidikan Persentase kelulusan siswa SD/MI dan Paket A 100,00 % Persentase kelulusan siswa SMP/MTs dan Paket B 99,75 %
Persentase kelulusan siswa SMK 99,95 %
Rata-Rata Nilai Ujian Sekolah SD/MI dan Paket A 7,0
Rata-Rata Nilai Ujian Nasional SMP/MTs dan Paket
B 6,5
Rata-Rata Nilai Ujian Nasional SMA/MA dan Paket
C 7,10
Rata-Rata Nilai Ujian Nasional SMK 7,20
Jumlah medali prestasi olahraga pelajar di tingkat
nasional 56
Persentase pendidik berkualifikasi S1/D4 70,00 %
Persentase pengawas
berkualifikasi S1/D4 95,00% Persentase pendidik yang berkualifikasi profesi 55,30%
Persentase pengawas sekolah yang bersertifikat
profesi 99,00%
Jumlah pedoman/standar dan media informasi 7
Persentase satuan pendidik
formal terakreditasi 95,50% Persentase satuan pendidik non formal terakreditasi 27,00%
Persentase satuan pendidik menerapkan TIK 30,00%
Persentase satuan pendidik menerapkan muatan lokal 60,00%
Meningkatnya kemandirian
pemuda. Jumlah pembinaan kepramukaan 500
Jumlah wirausaha muda 200
Jumlah pembinaan kepemudaan 400
Jumlah anggota lembaga/organisasi
kepemudaan 390
Meningkatnya partisipasi dan prestasi keolahragaan pelajar
Jumlah olahraga pendidik/prestasi yang
dipertandingkan 18
Jumlah pembinaan olahraga pada satuan pendidikan 45
A.4. Arah Kebijakan
Arah Kebijakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Tahun 2016 disusun berdasarkan rumusan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah yang melibatkan pihak-pihak terkait, masukan DPRD berupa pokok-pokok pikiran serta penjabaran Rencana Strategis (Renstra). Selanjutnya Arah Kebijakan Umum ini menjadi kesepakatan antara pihak Legislatif dan Eksekutif, sehingga wajib menjadi pedoman bagi semua Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dalam melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Arah kebijakan pembangunan bidang pendidikan mengacu pada 8 (delapan) standar Nasional Pendidik yaitu :
Standar Kompetensi Lulusan Standar Isi
Standar Proses Pendidikan
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Standar Sarana dan Prasarana
Standar Pengelolaan
Standar Pembiayaan Pendidikan Standar Penilaian Pendidikan
Pengukuran pencapaian sasaran dari perencanaan strategis dilakukan dengan menggunakan indikator utama sehingga dapat diketahui keberhasilan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali.
Indikator Kinerja Utama sebagai alat ukur keberhasilan dari pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan bidang pendidikan disajikan dalam bentuk tabel.
A5.
Rencana Kinerja Tahunan
Untuk mencapai target dan sasaran yang telah
ditetapkan dalam rencana strategis, maka Dinas Pendidikan
Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali menetapkan untuk dapat
mengukur kinerja selama setahun yang merupakan penjabaran
tahunan dari Rencana Strategis Dinas Pendidikan Pemuda dan
Olah Raga Provinsi Bali Tahun 2014 – 2018. Rencana Kinerja
Tahunan (RKT) adalah kegiatan APBD Tahun Anggaran 2016,
memuat informasi tentang : (1) Sasaran yang ingin dicapai
dalam tahun yang bersangkutan; (2) Indikator kinerja sasaran
dan target capaiannya; (3) program; (4) kegiatan; (5)
Indikator kinerja kegiatan dan target capaian.
Sasaran adalah hasil yang ingin dicapai dalam kurun
waktu satu tahun. Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan,
sehingga penetapan sasaran harus selaras dan mempunyai
hubungan logis dengan tujuan yang telah ditetapkan dalam
rencana strategik. Sasaran bersifat spesifik dan terukur
berdasarkan indikator kinerja sebagai tolok ukur keberhasilan
pencapaiaannya. Sasaran yang akan dicapai Dinas Pendidikan
Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali pada tahun 2016 secara
rinci disajikan dalam Tabel Rencana Kinerja Tahunan (RKT)
sebagai berikut :
RENCANA KINERJA TAHUN 2016
KEGIATAN
URAIAN INDIKATOR / OUTCOME PAGU ANGGARAN
(Rp) KETERANGAN
(1) (2) (3) (4)
PROGRAM DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA PROVINSI
BALI 88.125.318.239
1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 3.147.170.400
1 Penyediaan Jasa Surat-Menyurat
Meningkatnya kualitas layanan surat menyurat SKPD Disdikpora. Prov. Bali
15.113.000 Sekretariat/Sub bagian umum 2 Penyediaan Jasa Komunikasi,
Sumber Daya Air dan Listrik
Meningkatnya pelayanan jasa Komunikasi, listrik dan air
568.552.880 s.d.a
3 Penyediaan Jasa Peralatan dan Perizinan Kendaraan Dinas
Meningkatnya pemeliharaan kendaraan dinas/operasional
858.537.260 s.d.a
4 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
Meningkatnya kebersihan kantor 285.653.000 s.d.a
5 Penyediaan Alat Tulis Kantor Meningkatnya ketersediaan alat tulis kantor
149.800.000 s.d.a
6 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
Meningkatnya ketersediaan barang cetakan dan penggandaan
74.300.850 s.d.a
7 Penyediaan Peralatan Gedung Kantor
Meningkatnya peralatan kantor dan rumah tangga
640.390.000 s.d.a
8 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan
Meningkatnya ketersediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan
9 Penyediaan Makanan dan Minuman
Meningkatnya ketersediaan makan dan minum untuk rapat-rapat dan tamu
60.000.000 s.d.a
10 Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar dan Dalam Daerah
Meningkatnya hasil rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah
384.818.410 s.d.a
11 Upacara Keagamaan Meningkatnya kualitas keagamaan 75.000.000 s.d.a
2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 8.044.491.400 -
1 Pemeliharaan Rutin Berkala Gedung Kantor
Meningkatnya pemeliharaan gedung kantor
367.533.840 s.d.a
2 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor
Meningkatnya mutu pendidikan dan pengelolaan pendidikan pada SMAN Bali Mandara
55.800.000 s.d.a
3 Rehabilitasi Tempat Suci Meningkatnya pemeliharaan peralatan gedung kantor
207.620.875 s.d.a
4 Pengadaan
Peralatan/Perlengkapan SMAN Bali Mandara
Meningkatnya fungsi dan fasilitas gedung pada bidang dikmen.
1.869.461.417 s.d.a
5 Pengadaan sarana dan prasarana SMK N Bali Mandara
Meningkatnya pemenuhan SNP SMK Bali Mandara
5.544.075.268 s.d.a
3 Program Peningkatan Kualitas dan Penyebarluasan Informasi 825.754.200 1 Peningkatan Kehumasan Meningkatnya kualitas pelayanan
kehumasan Disdikpora. Prov. Bali
158.163.000 Sub bagian Umum
2 Penyusunan Kalender Pendidikan
Meningkatnya kualitas kalender pendidikan dan PPDB
120.413.400 Bidang Jibang
3 Penyusunan Tabloid di Bidang Pendidikan
Meningkatnya layanan informasi pendidikan, pemuda dan olahraga.
4 Profil dan Informasi Data Pendidikan
Meningkatnya layanan informasi pendidikan, pemuda dan olahraga
280.593.200 Sub bagian Umum
5 Penyusunan Pedoman
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Meningkatnya layanan informasi pendidikan, pemuda dan olahraga
14.950.000 Sub bagian Umum
4 Program Pendidikan Anak Usia Dini 290.130.950 -
1 Lomba Gugus PAUD Tingkat Provinsi Bali
Meningkatnya peringkat kejuaraan PAUD Tingkat Nasional
155.172.000 Bidang PNFI
2 Apresiasi Bunda PAUD Berprestasi Tingkat Provinsi
Meningkatnya Peringkat Kejuaraan Bunda PAUD Tingkat Nasional
88.865.000 Bidang PNFI
3 Manajemen Operasional Bantuan Sarana Prasarana PAUD dan Penguatan Lembaga PAUD
Meningkatnya sarana dan prasarana buku PAUD
46.093.950 Bidang PNFI
5 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 4.632.676.450 - 1 Pembinaan Olimpiade MIPA
SD
Meningkatnya Peringkat Olimpiade MIPA SD
639.499.800 Bidang Dikdas
2 Manajemen Operasional Bantuan Sarana Prasarana SD dan SMP
Meningkatnya SNP SD dan SMP 30.437.350 Bidang Dikdas
3 Karya Ilmiah Remaja SMP Meningkatnya Peringkat KIR SMP dalam kejuaraan nasional
121.576.300 Bidang Dikdas
4 Fasilitasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD dan SMP
Meningkatnya APK SD dan SMP 183.032.300 Bidang Dikdas
5 Pembinaan Olimpiade MIPA SMP (OSN) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional SD dan SMP (O2SN)
Meningkatnya Peringkat dalam Olimpiade tingkat nasional jenjang SD dan SMP
6 Olimpiade Sains Guru MIPA SD dan SMP
Meningkatnya peringkat olimpiade sains tingkat nasional Guru MIPA SD dan SMP.
87.695.000 Bidang Dikdas
7 Manajemen Operasional Penyelenggaraan Bansos SD
Meningkatnya APK SD 172.932.600 Bidang Dikdas
8 Manajemen Operasional Penyelenggaraan Bansos SMP
Meningkatnya APK SMP 87.697.750 Bidang Dikdas
9 Festival dan Lomba Seni Siswa SD dan SMP Tingkat Provinsi
Meningkatnya peringkat kejuaraan FLS2N SD dan SMP tingkat nasional
1.053.834.350 Bidang Dikdas
6 Program Pendidikan Menengah 21.522.481.636 -
1 Lomba Peneliti Belia Meningkatnya kemampuan siswa dalam penelitian akademik
197.174.500 Bidang Dikmen
2 Debat Bahasa Indonesia SMA Meningkatnya prestasi siswa dibidang Bahasa Indonesia di Tingkat Nasional
209.342.100 Bidang Dikmen
3 Lomba Kompetensi siswa SMK
Meningkatnya peringkat dalam kejuaraan lomba kompetensi siswa SMK tingkat nasional
706.888.900 Bidang Dikmen
3 Lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMA/SMK
Meningkatnya kemampuan remaja SMA/SMK berkarya ilmiah
150.704.400 Bidang Dikmen
4 Debat Bahasa Inggris SMA Meningkatnya prestasi siswa dibidang Bahasa Inggris di tingkat nasional
210.722.000 Bidang Dikmen
5 Pelaksanaan Pemberian Bansos dan Hibah SMA/SMK
Peningkatnya pemenuhan SNP SMA/SMK 98.176.000 Bidang Dikmen
6 Pengembangan SMAN Bali Mandara
Meningkatnya kualitas mutu pendidikan dan pengelolaan mutu pendidikan pada SMAN Bali Mandara
6.845.247.585 Bidang Dikmen
7 Penyelenggaraan Pendidikan Tamatan SMP Keluarga Tidak Mampu ke SMK
Meningkatnya angka melanjutkan tamatan SMP ke SMK
69.993.000 Bidang Dikmen
8 Manajemen Operasional Penyelenggaraan Bansos SMA
9 Seleksi Peserta FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasonal ) SMA
Meningkatnya prestasi siswa dibidang seni di tingkat nasional
769.565.800 Bidang Dikmen
10 Seleksi Peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA
Meningkatnya prestasi siswa dibidang olahraga tingkat nasional
964.311.100 Bidang Dikmen
11 Seleksi Peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA
Meningkatnya prestasi siswa dibidang sains di tingkat nasional
804.847.500 Bidang Dikmen
12 Perekrutan dan Pengembangan Siswa SMAN Bali Mandara
Meningkatnya kualitas mutu pendidikan dan pengelolaan mutu pendidikan pada SMAN Bali Mandara
884.509.624 Bidang Dikmen
13 Pembangunan Fisik SMK N Bali Mandara di Buleleng
Meningkatnya pemenuhan SNP SMA/SMK
1.909.120.000 Bidang Dikmen
14 Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMK
Meningkatnya peringkat dalam kejuaraan tingkat nasional
365.837.400 Bidang Dikmen
15 Olimpiade Sains Terapan Nasional (OSTN) siswa SMK
Meningkatnya peringkat dalam kejuaraan tingkat nasional
0 Bidang Dikmen
16 Pengembangan Profesi Guru SMA Negeri Bali Mandara
Meningkatnya pendidik yang profesional 211.931.882 Bidang Dikmen
17 Pengembangan SMK N Bali Mandara di Buleleng
Meningkatnya APK SMA/SMK 5.664.135.845 Bidang Dikmen
18 Rekrutmen Guru dan Siswa SMKN Bali Mandara
Meningkatnya mutu pendidik dan
pengelolaan pendidikan pada SMKN Bali Mandara
238.561.000 Bidang Dikmen
19 Debat Bahasa SMK Meningkatnya peringkat dalam kejuaraan debat bahasa tingkat nasional
0 Bidang Dikmen
20 Festival Lomba Seni SMK (FLSN)
Meningkatnya peringkat dalam kejuaraan festival seni siswa SMK tingkat nasional
473.477.000 Bidang Dikmen
21 Perencanaan Pembangunan SMA/SMK Negeri Bali Mandara
Terwujudnya dokumen perencanaan pembangunan SMA/SMK Negeri Bali Mandara
7 Program Pendidikan Non Formal 909.117.000 1 Manajemen Operasional
Penyelenggaraan Keaksaraan Tingkat Dasar
Menurunnya angka kebutaaksaraan 11.430.000 Bidang PNFI
2 Peningkatan Mutu Peserta Didik dan Apresiasi PTK-PNF
Berprestasi
Meningkatnya prestasi peserta didik dan PTK-PNF di Tingkat Nasional
851.660.200 Bidang PNFI
3 Manajemen Penyelenggaraan Paket A,B, C.
Meningkatnya layanan pendidikan kesetaraan
17.644.800 Bidang PNFI
4 Manajemen Penguatan Lembaga Taman Bacaan Masyarakat
Meningkatnya mutu layanan lembaga TBM
13.692.000 Bidang PNFI
5 Manajemen Operasional Penyelenggaraan Keaksaraan Tingkat Mandiri
Menurunnya angka kebutaaksaraan 14.690.000 Bidang PNFI
8 Program Pendidikan Luar Biasa 34.486.992.311 -
1 Penyelenggaraan SLB C Negeri Denpasar
Meningkatnya mutu pendidikan khusus di SLB C Negeri Denpasar
371.487.000 Bidang PKPLK
2 Penyelenggaraan SLB C 1 Negeri Denpasar
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB C 1 Negeri Denpasar
472.744.000 Bidang PKPLK
3 Penyelenggaraan SLB N Jembrana
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB N Jembrana
1.206.434.650 Bidang PKPLK
4 Penyelenggaraan SLB C N Singaraja
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB C N Singaraja
1.992.233.340 Bidang PKPLK
5 Penyelenggaraan SLB N Karangasem
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB N Karangasem
1.466.828.530 Bidang PKPLK
6 Penyelenggaraan SLB N Klungkung
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB N Klungkung
166.070.000 Bidang PKPLK
7 Penyelenggaraan SLB N Bangli Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB N Bangli
8 Penyelenggaraan SLB B Sidakarya
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB B Sidakarya
1.361.741.000 Bidang PKPLK
9 Penyelenggaraan SLB N Gianyar
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB N Gianyar 434.456.200 Bidang PKPLK 1 0 Penyelenggaraan SLB B Tabanan
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB B Tabanan 1.203.467.520 Bidang PKPLK 1 1 Penyelenggaraan SLB A N Denpasar
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB A N Denpasar 367.045.411 Bidang PKPLK 1 2 Penyelenggaraan SLB B N Jimbaran
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB B N Jimbaran 825.922.500 Bidang PKPLK 1 3 Penyelenggaraan SLB B N Singaraja
Meningkatnya kualitas pendidikan khusus di SLB B N Singaraja
1.031.611.660 Bidang PKPLK
1 4
Lomba Prestasi dan Kreatifitas Siswa PLB
Meningkatnya kompetensi siswa dan kreatifitas siswa SLB
795.508.900 Bidang PKPLK
1 5
Peningkatan Mutu Sarana Pendidikan Khusus
Pemenuhan SNP SLB 164.426.600 Bidang PKPLK
1 6
Pendidikan Kompetensi Guru SLB
Meningkatnya profesionalisme guru-guru PLB
526.486.600 Bidang PKPLK
1 7
Pembinaan Olimpiade MIPA SLB (OSN, FLSN, Duta Seni)
Meningkatnya peringkat kejuaraan siswa PLB di tingkat nasional 306.472.900 Bidang PKPLK 1 8 Pengembangan Pembangunan SLB di Jimbaran
Meningkatnya pemenuhan SNP PLB 19.852.254.000 Bidang PKPLK
9 Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 968.518.300
1 Lomba Pemanfaatan Multi Kuis Ki Hajar Tk. Provinsi
Meningkatnya prestasi peserta didik dalam lomba Ki Hajar Tingkat Nasional
207.380.800 Bidang Jibang
2 Pelatihan Kuriulum Mata Pelajaran Bahasa Bali
Tersusunnya buku mata pelajaran Bahasa Bali dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK
644.242.500 Bidang Jibang
3 Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah Provinsi Bali
1
0 Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 4.623.467.601
1 Perencanaan Program Tahunan Meningkatnya layanan informasi pendidikan pemuda dan olahraga.
563.357.000 Bidang Jibang
2 Penilaian Penetapan dan Penataran Angka Kredit Guru dan Pamong Belajar Provinsi Bali
Meningkatnya kompetensi guru dan pamong belajar.
274.971.440 Bidang Jibang
3 Pelatihan Tim Pengembang Kurikulum
Meningkatnya para pendidik yang profesional
169.197.800 Bidang Jibang
4 Cerdas Cermat Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Meningkatnya peringkat dalam kejuaraan tingkat nasional
387.540.300 Bidang Jibang
5 Penyelenggaraan Pendidikan Untuk Semua
Meningkatnya layanan informasi pendidikan untuk semua.
0 Bidang Jibang
6 Manajemen Badan Akreditasi Pendidikan
Meningkatnya layanan informasi pendidikan pemuda dan olahraga dalam penguatan BAP SM Bali
0 Bidang Jibang
7 Ujian Sekolah SD/MI/SDLB dan Paket A Terkoordinasi Provinsi
Meningkatnya angka kelulusan peserta ujian SD/MI/SDLB
2.296.615.861 Bidang Jibang
8 Pemberian Penghargaan Bidang Pendidikan Pemuda dan
Olahraga
Meningkatnya prestasi di bidang pendidikan pemuda dn olahraga.
7.260.000 Bidang PNFI
9 Pelatihan Manajemen
Pengelolaan Sekolah Menengah
Meningkatnya kualitas pengelola manajemen sekolah menengah.
346.423.700 Bidang Jibang
1 0
Manajemen Beasiswa Kepada Mahasiswa
Meningkatnya jumlah pemuda berprestasi nasional
25.790.900 Bidang Jibang
1 1
Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah Berprestasi dan Guru Berdedikasi
Meningkatnya jumlah para penerima penghargaan pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi
1
1 Program Pemuda dan Olahraga 6.709.749.071
1 Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI)
Meningkatnya kemampuan pelajar dibidang olahraga dan seni
3.258.162.000 Bidang Olahraga
2 Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Wilayah (POPWIL)
Meningkatnya kemampuan olahraga pelajar di tingkat wilayah
28.534.000 Bidang Olahraga
3 Seleksi Pemuda Luar Negeri, Kapal Pemuda Nusantara, dan Pemilihan Pemuda Pelopor
Terseleksinya pemuda yang berprestasi untuk mengikuti program pertukaran pemuda luar negeri, kapal pemuda nusantara dan pemuda pelopor
337.194.200 Bidang Pemuda
4 Seleksi Paskibraka Meningkatnya kualitas hasil seleksi Paskibraka
1.888.098.570 Bidang Pemuda
5 Seleksi wirausaha muda dan SP3 Berprestasi
Meningkatnya jumlah pemuda berprestasi nasional
91.900.101 Bidang Olahraga
6 Jambore Pemuda Daerah Bali Meningkatnya partisipasi pemuda dalam pembentukan karakter.
234.765.600 Bidang Pemuda
7 Pengadaan Sarana Prasarana Olahraga Untuk SLB se Bali
Meningatnya prestasi olahraga Bali di tingkat nasional dan inteernasional
252.940.000 Bidang Pemuda
8 Pekan Olahraga Paralympic Pelajar Provinsi
Meningatnya prestasi olahraga paralympic Provinsi Bali di tingkat nasional
618.154.600 Bidang Pemuda
PROGRAM UPT BPKB BALI 1.964.768.920 -
1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 264.963.820 -
1 Belanja Jasa Surat-Menyurat Meningkatnya kualitas layanan surat menyurat UPT BPKB
1.260.000 UPT BPKB
2 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
Meningkatnya pelayanan jasa Komunikasi, listrik dan air
0 UPT BPKB
3 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional
Meningkatnya pemeliharaan kendaraan dinas/operasional
4 Penyediaan Alat Tulis Kantor Meningkatnya layanan pendidikan kesetaraan
14.592.900 UPT BPKB
5 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
Meningkatnya layanan pendidikan kesetaraan
5.500.000 UPT BPKB
6 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan
Meningkatnya layanan pendidikan kesetaraan
3.015.000 UPT BPKB
7 Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar dan Dalam Daerah
Meningkatnya layanan pendidikan kesetaraan
49.628.600 UPT BPKB
2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1.518.055.100 - 1 Pengadaan Peralatan Gedung
Kantor
Meningkatnya mutu layanan pendidikan non formal informal
385.109.000 UPT BPKB
2 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor
Meningkatnya mutu layanan pendidikan non formal informal
27.590.000 UPT BPKB
3 Renovasi Gedung Asrama BPKB Bali
Meningkatnya mutu layanan pendidikan dan pelatihan
1.105.356.100 UPT BPKB
3 Program Pendidikan Nonformal 181.750.000 -
1 Model Penyusunan Kriteria Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini
Model yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pembelajaran pengenalan Sains pada Pendidikan Anak Usia Dini
181.750.000 UPT BPKB
SUB TOTAL DISDIKPORA 86.160.549.319 - SUB TOTAL UPT BPKB 1.964.768.920 - TOTAL DISDIKPORA + UPT BPKB 88.125.318.239 -
Target dari masing-masing indikator dicapai dengan pelaksanaan program/kegiatan pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga provinsi Bali, dengan demikian secara langsung maupun tidak langsung sasaran dalam RPJMD akan dicapai melalui sasaran dan indikator dalam renstra SKPD, dengan kata lain tercapainya target dalam IKU SKPD akan mampu mendukung pencapaian sasaran dalam RPJMD.
A.6. Penetapan Kinerja Tahun 2016
Dari rencana kinerja tahunan tersebut disusun penetapan kinerja antara Kepala SKPD dengan Kepala Pemerintah Daerah (Gubernur) sebagai acuan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan pada renstra. Pada Penetapan Kinerja Kepala SKPD, setiap sasaran dicapai melalui pelaksanaan program dan kegiatan dan hasilnya diukur dalam pencapaian target indikator dari masing-masing sasaran. Untuk Tahun 2016 Dinas Pendidikan melaksanakan 11 (Sebelas) Program Utama dan 1 Program UPT BPKB yaitu :
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Inprastruktur 3. Program Pendidikan Anak Usia Dini
4. Program Pendidikan Non Formal
5. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun
6. Program Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus 7. Program Pendidikan Menengah
8. Program Manajemen Pelayanan Pendidikan
9. Program Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan 10. Program Peningkatan Kualitas dan Penyebarluasan Informasi 11. Program Pemuda dan Olahraga, dan
12. Program UPT BPKB.
Selanjutnya Penetapan Kinerja Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali Tahun 2016, dapat dilihat seperti tabel berikut :
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016
Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : TIA. KUSUMA WARDHANI, S.H., M.M.
Jabatan : Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali.
Selanjutnya disebut pihak pertama.
Nama : MADE MANGKU PASTIKA.
Jabatan : Gubernur Bali.
Selaku atasan pihak pertama selanjutnya disebut pihak kedua.
Pihak pertama berjanji akan mewujudkan target kinerja yang mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian ini dalam rangka mencapai target kinerja jangka panjang menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.
Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab kami.
Pihak kedua akan melakukan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja perjanjian ini dan mengambil tindakan yang
diperlukan dalam rangka penghargaan dan sanksi. Denpasar, ...2016
Gubernur Bali,
MADE MANGKU PASTIKA
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali,
TIA Kusuma Wardhani, S.H., M.M Pembina Utama Madya
PENETAPAN KINERJA TAHUN 2016
SASARAN
URAIAN INDIKATOR TARGET
1 2 3
1 Meningkatnya akses pendidikan pada semua jenjang pendidikan
1 Jumlah satuan PAUD
(Pendidikan Anak Usia Dini) 3.102 sekolah 2 Jumlah lembaga pendidikan
non formal
670 lembaga
3 Persentase angka buta
aksara 4,82 %
4 Persentase angka partisipasi
kasar (APK) PAUD 76 %
5 Persentase angka partisipasi
kasar (APK) SD/MI/Paket A 109,00 % 6 Persentase angka partisipasi
murni (APM) SD/MI/Paket A 99,00 % 7 Persentase angka partisipasi
kasar (APK) SMP/MTs/Paket B
106,75 %
8 Persentase angka partisipasi murni (APM) SMP/MTs/Paket B
87,70 %
9 Persentase angka partisipasi
kasar (APK) SM 101,55 % 10 Persentase angka partisipasi
murni (APM) SM 78,50 %
11 Jumlah satuan pendidikan
khusus dan layanan khusus 16 sekolah 12 Jumlah satuan pendidikan
pelaksana pendidikan inklusif 144 sekolah 13 Persentase layanan peserta
didik berkebutuhan khusus 16,60 % 2 Meningkatnya mutu
pendidikan pada semua jenjang pendidikan
1 Persentase kelulusan siswa
SD/MI/Paket A 100,00 %
2 Persentase kelulusan siswa
SMP/MTs/Paket B 99,75 % 3 Persentase kelulusan siswa
SM/MA/Paket C 99,95 %
4 Persentase kelulusan siswa
SMK 99,95 %
5 Rata-rata nilai ujian sekolah
SD/MI/Paket A 7,0 -
6 Rata-rata nilai ujian nasional
SMP/MTs/Paket B 6,5 -
7 Rata-rata nilai ujian nasional
SMA/MA/Paket C 7,10 -
8 Rata-rata nilai ujian nasional
SMK 7,20 -
9 Jumlah juara/medali prestasi
siswa di tingkat nasional 56 medali 10 Persentase pendidik
berkualifikasi S1/D4 70,00 % 11 Persentase pendidik yang
bersertifikat profesi 95,00 % 12 Persentase pengawas
sekolah berkualifikasi S1/D4
55,30 %
13 Persentase pengawas sekolah yang bersertifikat profesi
99,00 %
14 Jumlah pedoman/standar
dan media informasi 7 pedoman 15 Persentase satuan
pendidikan formal terakreditasi
95,00 %
16 Persentase satuan pendidikan non formal terakreditasi
30,00 %
17 Persentase satuan
pendidikan menerapkan TIK 60,00 % 18 Persentase satuan
pendidikan menerapkan muatan lokal
90,00 %
3 Meningkatnya
kemandirian pemuda 1 Jumlah pembinaan kepramukaan 500 orang 2 Jumlah wirausaha muda 200 orang 3 Jumlah pembinaan kepemudaan 400 orang 4 Jumlah anggota lembaga/organisasi kepemudaan 390 orang 4 Meningkatnya partisipasi
dan prestasi keolahragaan pelajar
1 Jumlah olahraga pendidik/prestasi yang dipertandingkan
18 cabor
2 Jenis olahraga rekreasi yang
dipertandingkan 4 cabor
3 Jumlah pembinaan olahraga pada satuan pendidikan
B. Rencana Anggaran
Pelaksanaan Program dan kegiatan pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali tahun 2016 didukung dengan anggaran Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebesar Rp. ...dengan rincian sebagai berikut :
1. Belanja Tidak Langsung dengan anggaran sebesar Rp. ... 2. Belanja Langsung dengan anggaran sebesar Rp. ...
Rincian anggaran dan pendapatan tahun 2016 dapat diuraikan dengan table seperti dibawah ini :
Tabel Rincian anggaran dan pendapatan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali Tahun 2016.
NO. URAIAN ANGGARAN (Rp.) KETERANGAN
A Pendapatan
1. Pendapatan (UPT BPKB)
B Belanja
1. Gaji, TKK, Uang makan, TPG
PNSD
2. Belanja Langsung
3. Belanja Tak Langsung a. - Bansos
b. - Hibah
c. – BOS SD dan SMP
C. Tujuan Pembangunan Pendidikan
Mengacu pada amanat UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta visi dan misi bidang pendidikan, maka Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali merumuskan tujuan pembangunan pendidikan sebagai berikut :
Pendidikan Dasar
a. Meningkatkan Angka Partisipasi pada tingkat SD dan SMP dan angka melanjutkan dari SD ke SMP.
b. Meningkatkan Mutu Pendidikan SD dan SMP dengan memberikan Beasiswa Siswa Miskin (BSM) bsgi Keluarga kurang mampu.
c. Pengadaan dukungan sarana prasarana belajar SD/MI, SMP/MTs baik Negeri maupun Swasta melalui bantuan hibah Bidang Pendidikan.
d. Meningkatkan dan mengembangkan kemampuan tenaga kependidikan melalui berbagai jenis pelatihan.
e. Memperluas jangkauan program akreditasi bagi Sekolah Dasar (SD) dan SMP Negeri dan Swasta.
Pendidikan Menengah
a. Meningkatkan Angka Partisipasi dan angka melanjutkan pada tingkat SMA/SMK.
b. Meningkatkan akses pendidikan bagi anak usia 15-18 tahun melalui jalur pendidikan formal (SMA/SMK/MA) maupun jalur non formal seperti Program Paket C Setara SMA.
c. Meningkatkan Mutu Pendidikan SMA dan SMK dengan memberikan Beasiswa Siswa Miskin (BSM) bsgi Keluarga kurang mampu.
d. Pengadaan dukungan sarana prasarana belajar baik dana yang bersumber dari APBD Propinsi maupun APBN.
e. Meningkatkan kemampuan profesional bagi tenaga pendidikan (guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan lainnya) melalui berbagai jenis pelatihan.
f. Memperluas jangkauan program akreditasi bagi Sekolah Menengah baik SMA maupun SMK Negeri dan Swasta.
Pendidikan Usia Dini
a. Meningkatkan akses pendidikan bagi anak usia dini baik melalui jalur formal (TK/RA) maupun jalur non formal seperti Kelompok Bermain dan PAUD Sejenis.
b. Melanjutkan upaya pemberantasan buta aksara baik yang dilaksanakan melalui PKBM-PKBM.
c. Mengembangkan berbagai model dan pendekatan pembelajaran masyarakat melalui program life skill seperti PKH (Pendidikan Kecakapan Hidup) da Keaksaraan Fungsional Mandiri, dalam rangka upaya pengembangan prinsip-prinsip belajar sambil bekerja.
Pendidikan Klhusus dan Layanan Khusus
a. Meningkatkan Angka Partisipasi dan angka melanjutkan pada tingkat SDLB, SMPLB dan SMALB.
b. Meningkatkan Mutu Pendidikan dengan memberikan Beasiswa kepada Siswa SDLB, SMPLB dan SMALB.
a. Pengadaan dukungan sarana prasarana belajar baik dana yang bersumber dari APBD Propinsi maupun APBN.
b. Meningkatkan kemampuan profesional bagi tenaga pendidikan (guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan lainnya) melalui berbagai jenis pelatihan.
Pembinaan Olahraga dan Pemuda
a. Meningkatkan peran PPLP dan PPLM sebagai wadah pembibitan atlit dalam rangka mewujudkan olahraga prestasi dengan bekerjasama dengan beberapa cabor secara selektif.
b. Meningkatkan kegiatan pelatihan atlit dalam rangka mempersiapkan anak-anak PPLP dan PPLM dengan mengikuti berbagai event-event olahraga baik yang berskala nasional dan internasional.
c. Meningkatkan peran klub-klub olahraga bagi anak usia dini (SD) yang tersebar di kecamatan-kecamatan kabupaten/kota se – Bali .
d. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai organisasi pemuda dalam rangka meningkatkan partisifasi pemuda dalam pembangunan terutama pembangunan di daerah pedesaan.
e. Melanjutkan program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi dan antar negara serta meningkatkan peran Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP3).
sBAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A. CAPAIAN KINERJA TAHUN 2016
Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali merupakan wujud pertanggungjawaban, keberhasilan/kegagalan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta Misi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang telah
ditetapkan dalam Renstra Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Akuntabilitas Kinerja pada pokoknya terdiri dari berbagai indikator dan
mekanisme kegiatan pengukuran, penilaian dan pelaporan secara menyeluruh dan terpadu.
Pada tahun 2016 telah dilaksanakan berbagai kegiatan di
bidang Pendidikan yang dibiayai melalui dana :
Dokumen
Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah
(SKPD) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali
No..., tanggal ... 2016, Pelaksanaan
program dan kegiatan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
Provinsi Bali pada tahun 2016 merupakan kelanjutan dari
pelaksanaan Rencana Strategis untuk periode 2013-2018.
Pelaksanaan program dan kegiatan tersebut dilakukan untuk
mencapai target sasaran strategis dalam rangka melaksanakan dan
mencapai visi dan misi SKPD.
Dari pelaksanaan program dan kegiatan tersebut diperoleh capaian kinerja dimana penilaian kinerja dilaksanakan berdasarkan Penetapan Kinerja Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali sebagai kontrak kinerja antara SKPD dengan Pemerintah Daerah Provinsi Bali. Penilaian kinerja dilakukan dengan membandingkan antara target kinerja yang telah ditentukan dengan realisasi pencapaian kinerja berdasarkan data pendukung yang
terukur. Dari capaian realisasi kinerja tersebut kemudian disusun peringkat kinerja berdasarkan persentase ketercapaian target kinerja untuk tiap indikator seperti dalam tabel Tabel 3.1. berikut :
Tabel 3.1. Skala Nilai Peringkat Kinerja
No. Realisasi Kinerja Interval Nilai Penilaian Kriteria
Realisasi Kinerja Kode
1. 91 ≤ 100 Sangat Baik Hijau Tua
2. 76 ≤ 90 Tinggi Hijau Muda
3. 66 ≤ 75 Sedang Kuning Tua
4. 51 ≤ 65 Rendah Kuning Muda
5. ≤ 50 Sangat Rendah Merah
*Berdasarkan Permendagri Nomor 54 Tahun 2010
Indikator kinerja merupakan ukuran keberhasilan dari tujuan dan sasaran strategis Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dalam pembangunan Bidang Pendidikan Pemuda dan Olahraga di Provinsi Bali. Hasil pengukuran pencapaian realisasi target yang diperoleh dari pengukuran kinerja dirinci sebagai berikut :
Tabel 3.2. Capaian Kinerja Tahun 2016
No Strategis Sasaran Indikator Kinerja Target Realisasi Persentase Krite ria Kode
1 Meningkatnya akses pendidikan pada semua jenjang pendidikan
1 Jumlah satuan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) 3.102 lembaga 2.5 66 Lem baga 82,72 Tinggi Hijau Muda 2 Jumlah Lembaga Pendidikan Non Formal 670 lembaga 267 Lem
baga 76,28 Tinggi Muda Hijau
3 Persentase angka buta
aksara 4,82 % 4,82 % 84,12 Tinggi Muda Hijau 4 Persentase Angka
Partisipasi Kasar (APK) PAUD 76 % 74, 41 % 101,9 3 Sangat Baik Hijau Tua 5 Persentase Angka
Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A 109,00 % 109 ,84 % 100,7 7 Sangat
Baik Hijau Tua 6 Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A 99,00 % 113 ,75 % 106,6 9 Sangat
Baik Hijau Tua 7 Persentase Angka
Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B
106,75 % 100
,89
% 99,35 Sangat
Baik Hijau Tua 8 Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B 87,70 % 97, 24 % 98,22 Sangat
Baik Hijau Tua 9 Persentase Angka
Partisipasi Kasar (APK) SM
101,55 % 84,
87
% 96,77 Sangat
Baik Hijau Tua 10 Persentase Angka Partisipasi Murni (APM) SM 78,50 % 69, 45 % 88,47 Tinggi Hijau Muda 11 Jumlah satuan
pendidikan khusus dan layanan khusus
16 sek 16 sek 88,89 Tinggi Hijau Muda 12 Jumlah satuan
pendidikan pelaksana pendidikan Inklusif
144 sek 144 sek 84,71 Tinggi Hijau Muda 13 Persentase layanan peserta didik berkebutuhan khusus 16,60 % 1.8 94 % 90,19 Sangat
Baik Hijau Tua
2 Meningkatnya mutu pendidikan pada semua jenjang pendidikan 1 Persentase kelulusan siswa SD/MI/Paket A 100 % 100 ,00 % 100,0 0 Sangat Baik Hijau Tua 2 Persentase kelulusan siswa SMP/MTs/Paket B 100 % 99, 99 % 99,99 Sangat
Baik Hijau Tua 3 Persentase kelulusan
siswa SMA/MA/Paket C 100 % 99,99 % 99,99 Sangat Baik Hijau Tua 4 Persentase kelulusan
siswa SMK 100 % 99,
99
% 99,99 Sangat
5 Rata-rata nilai ujian sekolah SD/MI/Paket A 80 - 53, 33 66,66 Sedang Kuning Tua 6 Rata-rata nilai ujian
nasional SMP/MTs/Paket B 80 - 55, 50 69,38 Sedang Kuning Tua 7 Rata-rata nilai ujian
nasional SMA/MA/Paket C 80 - 50, 5 63,13 Sedang Kuning Tua 8 Rata-rata nilai ujian
nasional SMK 80 - 56,91 71,14 Sedang Kuning Tua
9 Jumlah juara/medali prestasi siswa di tingkat nasional
90 medali 100 med
ali 111,11 Sangat Baik Hijau Tua
10 Persentase pendidik berkualifikasi S1/D4 100 % 94, 46 % 94,46 Sangat Baik Hijau Tua 11 Persentase pendidik yang bersertifikat profesi 70 % 55, 30 % 79 Tinggi Hijau Tua 12 Persentase pengawas sekolah berkualifikasi S1/D4 100 % 100 ,00 % 100 Sangat
Baik Hijau Tua 13 Persentase pengawas sekolah yang bersertifikat profesi 100 % 97, 50 % 97,50 Sangat Baik Hijau Tua 14 Jumlah pedoman/standar dan media informasi 6 pedom an 9 pedo man 150 Sangat Baik Hijau Tua 15 Persentase satuan pendidikan formal terakreditasi 90 % 94, 19 % 104,6 6 Sangat
Baik Hijau Tua 16 Persentase satuan
pendidikan non formal terakreditasi 100 % 83 % 83 Tinggi Hijau Tua 17 Persentase satuan pendidikan menerapkan TIK 75 % 60 % 80 Tinggi Hijau Tua 18 Persentase satuan pendidikan menerapkan muatan lokal 100 % 97 % 97 Sangat Baik Hijau Tua 3 Meningkatnya kemandirian pemuda 1 Jumlah sentra pemberdayaan pemuda 6 Sentra 6 Sent
ra 100,00 Sangat Baik Hijau Tua
2 Jumlah kelompok wirausaha muda 4 kelomp ok 4 mpokelo k 100,0 0 Sangat
Baik Hijau Tua 3 Jumlah partisipasi pemuda dalam organisasi kepemudaan 900 org 948 org 105,3 3 Sangat
4 Meningkatnya partisipasi dan prestasi keolahragaan pelajar 1 Peningkatan fasilitas layanan olahraga satuan pendidikan 54 sekol ah 54 sek olah 100 Sangat
Baik Hijau Tua 2 Jumlah pretasi bidang olahraga pelajar 100 presta si 91 pres tasi 91 Sangat
Baik Hijau Tua 3 Jumlah cabang olahraga rekreasi yang dibina. 4 caban g 4 cab ang 100 Sangat
Baik Hijau Tua
Dari 4 (empat) sasaran strategis dengan 37 indikator kinerja yang terdapat dalam Tabel 3.2 di atas dapat dilihat bahwa sebanyak 27 (72,97%) indikator pencapaian kinerjanya termasuk kategori hijau tua/sangat baik; 6 (16,22%) indikator termasuk dalam kategori hijau muda/tinggi; dan 4 (10,81%) indikator termasuk kategori kuning tua/sedang. Capaian sasaran strategis yang rata-rata pencapaiannya 100,00% atau bahkan melebihi adalah sasaran strategis: “Meningkatnya kemandirian pemuda” dan “Meningkatnya partisipasi dan prestasi keolahragaan pelajar”. Sasaran Strategis “Meningkatnya akses pendidikan pada semua jenjang pendidikan” ternyata bervariasi dengan kategori hijau muda/tinggi 6 (16,22%) indikator dan hijau tua/sangat baik 7 (18,92%) indikator. Untuk sasaran strategis ”Meningkatnya mutu pendidikan pada semua jenjang pendidikan” capaiannya termasuk kategori hijau tua/sangat baik 14 (37,84%) indikator dan kategori kuning tua/sedang 4 (10,81%) indikator. Capaian kategori kuning tua/sedang 4 (10,81%) terjadi pada indikator-indikator capaian prestasi nilai UN baik untuk satuan SD, SMP, SMA dan SMK.
B. EVALUASI DAN ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Capaian yang ditunjukkan oleh Tujuan, Sasaran, Kebijakan dan Indikator kinerja dapat memberikan gambaran pencapaian rencana strategis Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali dalam pembangunan bidang pendidikan pada tahun 2016.