Judul : Penyaluran Kredit Perbankan Membaik Lokasi : Yogyakarta
Tanggal : 23 Agustus 2010 Rep / Kam : Widi
VISUAL: PERBANKAN (PENUKARAN UANG
+ USAHA KECIL)
Penyaluran kredit perbankan konvensional maupun syariah / tercatat mengalami kenaikan // Sampai dengan Bulan Juli 2010 mencapai Rp 13,14 triliun, naik 12,10% dibandingkan dengan posisi Desember 2009//
Kenaikan ini lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 4,26%. Dengan perkembangan ini, maka besarnya pertumbuhan kredit perbankan di DIY sampai dengan akhir tahun diperkirakan tidak akan jauh dari perkiraan di awal tahun, sekitar 18,0 – 20,0% //
peningkatan kredit tertinggi selama 7 bulan pertama tahun 2010 terjadi pada kredit investasi. Kredit investasi melonjak sampai 23,6% menjadi Rp 1,84 triliun. Selanjutnya kredit konsumsi naik 14,22% menjadi Rp 6,39 triliun. Sedangkan kredit modal kerja hanya naik 5,86% menjadi Rp 4,9 triliun. Tingginya peningkatan kredit investasi terutama bersumber dari peningkatan investasi di sektor jasa dunia usaha dan jasa sosial masyarakat, konstruksi dan juga industri sejalan dengan membaiknya perekonomian di DIY. Sementara itu, peningkatan kredit konsumsi antara lain dipengaruhi oleh permintaan kredit yang meningkat, suku bunga kredit yang menurun, dan juga pemasaran yang cukup agresif dari Bank mengingat resiko kredit konsumsi lebih terukur // Sementara itu/ perkembangan kegiatan usaha di Bank Syariah ini juga diikuti oleh kinerja pembiayaan yang cukup baik, sebagaimana tercermin pada angkan Non Perfomance Financing 3,21%. Pada posisi, akhir Juli 2010 tersebut, pangsa asset perbankan syariah DIY terhadap total asset perbankan di DIY mencapai 5,59%, melampaui target nasional 5,00% //
Widi melaporkan untuk AKJ RBTV
News reader : Penyaluran Kredit Perbankan Membaik
Seiring dengan perbaikan ekonomi di Yogyakarta / pertumbuhan kredit perbankan-pun mengalami peningkatan // sementara itu kredit investasi mengalami peningkatan tertinggi selama 7 bulan pertama tahun 2010 / disusul kredit investasi, kredit konsumsi dan kredit modal kerja //