AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA
Penekanan audit sdM
Audit SDM tidak harus selalu ditekankan untuk
mencari pelanggaran atau ketidaksesuaian.
Secara konsep audit dapat dibedaka dalam tiga
tingkatan yaitu:
audit ketaatan azas
Audit ketaatan azas ditekankan untuk memeriksa apakah terjadi penyimpangan dari azas-azas yang berlaku, misalnya mendeteksi apakah terjadi penyimpangan dari kebijakan, prinsip, prosedur, perencanaan kerja, anggaran, perundang-undangan dan sebagainya.
CONTOH :
Lanjutan…..
CONTOH
:
Jam Kerja Kantor Dinas Perhubungan
Laut
HARI JAM KERJA JAM ISTIRAHAT MASUK PULANG BREAK
OUT BREAK IN
SENN 08.00 16.00 12.00 13.00
SELASA 08.00 16.00 12.00 13.00
RABU 08.00 16.00 12.00 13.00
KAMIS 08.00 16.00 12.00 13.00
Lanjutan…..
Rata-rata Persentase Keterlambatan Pegawai Tahun 2012 (per bulan)
NO BULAN PERSENTASE
1 JANUARI 56,65%
2 FEBRUARI 54,75%
3 MARET 55,57%
4 APRIL 55,34%
5 MEI 55,72%
6 JUNI 53,95%
7 JULI 55,20%
8 AGUSTUS 56,88%
9 SEPTEMBER 55,72%
10 OKTOBER 55,52%
11 NOVEMBER 53,95%
anaLisis
saRan
audit kesehatan azas
Selain untuk mendeteksi penyimpangan, auditor
perlu juga dapat menilai apakah azas yang
dijadikan acuan telah cukup baik dan sesuai
dengan tujuan dan rancangan pengembangan
organisasi masa depan.
CONTOH :
q
KM 64 Tahun 2010 Tentang Organisasi dan
Tata Kerja Kantor Syahbandar
anaLisis……
anaLisis……
audit inOVasi
CONTOH : PEMBERIAN PELATIHAN DAN PENDIDIKAN SESUAI DENGAN UU NO.17 TAHUN 2016
TENTANG PELAYARAN
NO NAMA DIKLAT JUMLAH
PEGAWAI YANG DIUSULKAN
JUMLAH
PEGAWAI YANG MENGIKUTI 1 DILAT KEPELABUHAN 2 1
2 DIKLAT OPERATOR
RADIO 3 1
3 DIKLAT PORT STATE
CONTROL OFFICER 2 1 4 DIKLAT MARINE
INSPEKTUR 3 1 5 DIKLAT PENGUKURAN
anaLisis
•
Terlihat bahwa Pegawai yang mengikuti DIKLAT
masih kurang karena jumlah Quota yang mengikuti
terbatas yang ditentukan oleh pemerintah pusat.
•
Karena mimimnya pegawai yang memiliki Diklat
sehingga Kinerja yang dijalankan kurang maksimal
dalam memberikan pelayanan.
saRan
•
Hendaknya pusat melakukan Diklat Sesuai
kebutuhan Kantor dan menyesuaikan Quotanya
berdasarkan kebutuhan masing-masing kantor.
suRVei ketaatan
azas-disiPLin PeGaWai
Pendahuluan
q Ketika Perusahaan memiliki tingkat disiplin pegawai yang tinggi, seluruh kegiatan kantor akan berjalan dengan baik.
q Masalah Disiplin kerja erat kaitannya dengan sikap dan perilaku seseorang dalam melaksanakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
Jam Kerja Kantor Dinas Perhubungan Laut
HARI JAM KERJA JAM ISTIRAHAT MASUK PULANG BREAK
OUT BREAK IN
SENN 08.00 16.00 12.00 13.00
SELASA 08.00 16.00 12.00 13.00
RABU 08.00 16.00 12.00 13.00
KAMIS 08.00 16.00 12.00 13.00
Rata-rata Persentase Keterlambatan Pegawai Tahun 2016 (per bulan)
NO BULAN PERSENTASE
1 JANUARI 56,65%
2 FEBRUARI 54,75%
3 MARET 55,57%
4 APRIL 55,34%
5 MEI 55,72%
6 JUNI 53,95%
7 JULI 55,20%
8 AGUSTUS 56,88%
9 SEPTEMBER 55,72%
10 OKTOBER 55,52%
11 NOVEMBER 53,95%
ANALISIS:
Terlihat fenomena yang ada pada Administrator
Perhubungan Laut ditemukan setiap bulannya
ditemukan setengah dari jumlah pegawai yang
hadir tidak tepat waktu pada pukul 08.00, dengan
bulan januari sebagai bulan dengan rata-rata
persentase tinggi. Dari hasil diatas terlihat bahwa
terjadi Ketidaktaatan asas dimana para pegawai
tidak taat terhadap Peraturan Pemerintah
q
Dalam hal ketepatan waktu kerja fenomena
banyak pekerjaan tyang tidak selesai pada
target waktu yang diberikan
Penerbitan Surat Izin Berlayar
Bulan Realisasi Target
JANUARI 68% 100%
FEBRUARI 79% 100%
MARET 60% 100%
ANALISIS
Ket : 1 = Sangat Tidak Baik 4= Baik
2 = Tidak baik 5= Sangat Baik 3 = Cukup Baik Tidak Baik
ASPEK DISIPLIN
PEGAWAI PENILAIAN
1 2 3 4 5
1 Tingkat Kehadiran meliputi datang tepat waktu, absen tanpa keterangan,
meninggalkan tempat kerja tanpa ijin
ASPEK DISIPLIN PEGAWAI
PENILAIAN
1 2 3 4 5 2 Ketepatan Waktu
Kerja meliputi Pekerjaan tepat waktu,
*
Ket : 1 = Sangat Tidak Baik 4= Baik
Ket : 1 = Sangat Tidak Baik 4= Baik
2 = Tidak Baik 5= Sangat Baik 3 = Cukup Baik
ASPEK DISIPLIN
PEGAWAI PENILAIAN
1 2 3 4 5
3 Ketaatan Terhadap Peraturan meliputi tata berpakaian dan menjaga barang inventaris kantor
KESIMPULAN:
SARAN
q Disiplin Karyawan masih dapat ditingkatkan lagi dengan mendorong pegawai menaati peraturan yang berlaku dan memenuhi standar yang yang telah diterapkan. Kemudian jika ada pegawai yang nyata-nyata telah melakukan pelanggaran atas ketentuan yang berlaku, kepadanya dikenakan sanksi. Hal ini tidak terlihat di Kantor Administrator Pelabuhan sehingga saya menyarankan ini untuk meningkatkan disiplin pegawai.