ART ChristianaTri Budhayati Asas kebebasan berkontrak Abstrak
Teks penuh
Dokumen terkait
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan asas kebebasan berkontrak dalam perjanjian pembiayaan serta permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan
Remy Syahdeni, 1993, Kebebasan Berkontrak dan Perlindungan yang Seimbang Bagi Para Pihak dalam Perjanjian Kredit Bank, Intitu Bankir Indonesia, Jakarta..
Pelaksanaan perjanjian kredit yang dilakukan oleh Bank BTPN Rembang sudah sesuai dengan asas kebebasan berkontrak yang diatur dalam Pasal 1338 KUH Perdata
Dengan demikian asas kebebasan berkontrak tidak lagi bersifat absolut, yang berarti dalam keadaan tertentu hakim berwenang melalui penafsiran hukum untuk meneliti dan
berkontrak antara kedua belah pihak di mana bank dan nasabah debitur memiliki berbagai kebebasan berupa : kebebasan untuk membuat atau tidak membuat perjanjian,
“Bebas memilih dengan siapa seseorang ingin membuat perjanjian” dalam asas kebebasan berkontrak pada pemasangan papan “Terima Kost Muslim” mempunyai makna bahwa
Dengan demikian asas kebebasan berkontrak tidak lagi bersifat absolut, yang berarti dalam keadaan tertentu hakim berwenang melalui penafsiran hukum untuk meneliti dan
Para pihak yang berkontrak berharap bahwa dengan menggunakan asas kebebasan berkontrak syarat batal dapat dikesampingkan mengingat hukum perjanjian menganut