• Tidak ada hasil yang ditemukan

LITDIK 001. SUMBER PENGETAHUAN TYO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "LITDIK 001. SUMBER PENGETAHUAN TYO"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

2/16/2012

1

SUMBER

PENGETAHUAN,

PENDEKATAN ILMIAH,

ILMU, DAN TEORI

Setya Raharja AP/MP FIP UNY @ 2012

SETYA RAHARJA AP FIP UNY

SUMBER PENGETAHUAN

1.

PENGALAMAN

2.

OTORITAS/WEWENANG

3.

CARA BERPIKIR DEDUKTIF

4.

CARA BERPIKIR INDUKTIF

5.

PENDEKATAN ILMIAH

SETYA RAHARJA AP FIP UNY

PENDEKATAN ILMIAH

1. PERUMUSAN MASALAH 2. PENGAJUAN HIPOTESIS 3. CARA BERPIKIR DEDUKTIF 4. PENGUMPULAN DATA 5. ANALISIS DATA

6. PENERIMAAN – PENOLAKAN HIPOTESIS

7. KESIMPULAN

SETYA RAHARJA AP FIP UNY

HAKIKAT ILMU

Metode penyelidikan yang memungkinkan penyelidik memeriksa gejala tertentu yang menarik perhatiannya.

Statis: suatu kegiatan yang memberikan sumbangan berupa informasi sistematis kepada dunia. Suatu cara untuk menjelaskan fenomena-fenomena yang teramati

Dinamis: ilmu sebagai kegiatan, hal-hal yang dilakukan oleh para ilmuwan, berfungsi menyingkapkan dan mengungkapkan (heuristik)

(2)

2/16/2012

2

TEORI

Tujuan akhir ilmu adalah teori

Tujuan lain ilmu adalah: penjelasan, pemahaman, peramalan,

kontrol/pengendalian

TEORI: seperangkat konstruk (konsep), batasan, dan proposisi yang menyajikan suatu hubungan sistematis tentang fenomena, dengan merinci hubungan-hubungan antarvariabel, dengan tujuan menjelaskan dan memprediksikan gejala itu.

SETYA RAHARJA AP FIP UNY

KEGUNAAN TEORI

Meringkas dan menyusun pengetahuan yang ada dalam suatu bidang tertentu

Memberikan keterangan sementara

mengenai peristiwa-peristiwa dan hubungan-hubungan yang diamati

Merangsang perkembangan pengetahuan baru dengan jalan memberikan bimbingan ke arah penyelidikan selanjutnya.

SETYA RAHARJA AP FIP UNY

CIRI-CIRI TEORI yang BAIK

Harus dapat menerangkan fakta hasil pengamatan yang ada hubungannya dengan suatu masalah; harus dapat menjelaskan

“mengapa” nya gejala yang sedang diselidiki. Harus konsisten dengan fakta yang diamati

dengan kerangka pengetahuan yang sudah mapan.

Harus memberikan cara pembuktian kebenarannya.

Harus merangsang penemuan baru dan menunjukkan bidang baru yang perlu diselidiki

SETYA RAHARJA AP FIP UNY

KETERBATASAN-KETERBATASAN PENDEKATAN ILMIAH DALAM ILMU SOSIAL

Kepelikan masalah

Kesukaran dalam pengamatan

Kesukaran dalam replikasi

Interaksi antara pengamatan dan subjek

Kesukaran dalam pengendalian

Masalah pengukuran

Referensi

Dokumen terkait

Teori adalah sebuah set proposisi yang terdiri atas konstruksi (construct) yang sudah didefinisikan secara luas dan dengan hubungan unsur- unsur dalam set

Seperangkat proposisi yang berinteraksi (hubungan logis dengan data yang di dapat) yang memiliki fungsi sebagai media untuk menjelaskan fenomena yang diamati adalah pengertian

       Teori akuntansi adalah suatu konsep definisi dalil yang menyajikan secara sistematis gambaran fenomena akuntansi yang menjelaskan hubungan antara variabel

teori boleh ditafsirkan s~bagai satu himpunan pcrnyataan (konsep, konstruk, definisi, hipotesis, proposisi) saling berkait yang membekalkan pandangan yang rasional tentang

Teori adalah alur logika atau penalaran yang merupakan seperangkat konsep, definisi dan proposisi yang disusun secara sistematis. Secara umum teori memiliki tiga fungsi

Dari penjelasan diatas maka Teori Akuntansi dapat diartikan sebagai susunan konsep, definisi, dalil yang menyajikan secara sistematis gambaran fenomena akuntansi

Konsep : abstraksi yang digunakan peneliti sebagai batasan (building block) untuk membangun proposisi dan teori yg kelak diharapkan untuk menerangkan suatu fenomena.. MODAL

Fenomena lainnya yang dapat peneliti temukan dalam budaya organisasi adalah kurang pahamnya PNS terhadap visi dan misi dari instansi, adanya batasan hubungan iteraksi