]i::il::l::;' t I '.:,,
rsHil
1?fi*q?1*q?qilq*t*?
Proseding
DAFTAR ISI
IPTEKS dalam Perspektif Pengabdian Pada Masyarakat
Andun Sujandoko
(Narasumber)...
...1l. IbPE Kelompok Usaha Kerajinan Enceng Gondok
Puji
Lestari,
Terry Irenewaty,Nur
Hidayah,
Kiromim
Baroroh, Aan Ardian,Kun Sri
Budiasih...
...202. Pelatihan Teknologi Pengujian Geometrik Mesin Bagi Guru
SMK
Swasta untukMeningkatkan Kualitas Praktik Kerja Mesin
Paryanto....
...333. Biopori sebagai Solusi Pencegahan
Banjir
dan Model Matematikanya Nabih Ibrahim Bawsir...4. Pengembangan
KIT
Praktikum Fisika Berbasis Kemitraan dan Implementasinya dalam KegiatanPPL-KKN
di
SekolahMitra
Juli
Astono
...595. Pengelolaan Limbah Cair Pewarna Bambu
Regina
Tutik...
...676. Pengaruh Penambahan Serat Sisal terhadap Kualitas Genteng Beton
Darmono,
Tri
Waano
...767. Pelafihan Pemanfaatan Barang Bekas se,bagai Media Pembelajaran Ekonomi (Strategi Menumbuhkan Jiwa Wirausaha)
Kiromim
Baroroh....
...898. Menuju Produk Petemakan yang
Lebih
SehatTriafinanto,
Astuti,
Ana Rakhmawati, Draj at Pramiadi,Yoni
Suryani... 1 0 19. Optimalisasi Potensi Peternak Susu Sapi Peratr dalam Pembuatan Keju dan
Yogurt Aneka Rasa melalui Penyuluhan dan Pelatihan
Astuti,EkosariRoektiningrum,HimmatulHasanahMP...
...11310. Pelestarian Seiri
Tradisi:
Strategi Pengembangan WilayahHYAgus
Murdyastomo...
...I24
ll.
Pelatihan PembuatanAlat
Permainan Edukatif (APE) Berwawasan Kebangsaan bagiGuru
TK
13. Pelatihan Pengelolaan Perpustakaan Bagi Guru-Guru Sekolah Dasar Se-Unit
pelaksanaan Teknis (UPTi Kecamatan Fattgguttg Kabupaten Gunungkidul
Setya Raharju, f,iu
yuiiana,
Meilinagus1ari"""
""""""164
14, Pelatihan Respect Ed,ucationbagi Guru untuk Mencegah Kekerasan di Sekolah Dasar
Mami Hajaroh, Ariefa Efianingrum, L. Andriani P,
Rukiyati
...."""'176
15. upaya Peningkatkan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar
di
Daerah Istimewavogvur.utta
rielalui
Pelatihan Komputer Berbasis (Jser Needs Assesment .-dri
enaayani,
f"t**i
Hemaw-ati, WahyuS""""""""
""""""""""190
I 6. Pemberd ayaarL Human Capital pada Sektor Olahraga
B.
Suhartini...
""""""""'201
.17. Teacher Techrrologt Competence:
Ihe
Ui"gently toImproving
VocationalHigh
School Teachers Competence in IndonesiaWagiran....
""""""""'208
18. Pengembangan Multimedia Pembelajaran Lemparan Pantul Mata
Kuliah
Permainangoh naskeibagi
Mahasiswa Prodi PJKRFIK
UNY
Tri Ani
Hastuti...
""'220
19. Sosialisasi Permainan Tenis sebagai Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru
Pendidikan Jasrnani Sekolah Dasar Kabupaten Kulonprogo
Abdul
Alim...
"""'232
20. Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi Kepala sekolah Menengah Pertama Negeri
di
Lingkungan Dinas Pendidikan Dasar se-Kabupaten Bantul
Christina Ismaniati,Yuliana, Safitri Yosita
Ratri
""""""242
21. Pemanfaatan GeoGebra dalam Pembelajaran Matematika
Ali
Mahmudi...'..
"""""""'257
Z2.Pemanfaatan Probiotik Bakteri Asam Lal<tatdari Limbah Ikan untuk Menurunkan
Kadar Kolesterol
23. Setetes
Air
Kesenian untuk Masyarakat Sekitar KampusSutiyono....
...'...28024. Peningkatan Kreativitas PembelajaranPendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan
Rekreasi melalui Outbound
di
SekolahCerika
Rismayanthi...
...'29025. Lomba Senam Irama Ceria Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia-PGRl Provinsi Daerah lstimewa Yogyakarta
Endang
Rini
Sukamti
...30326. Senam Massal dalam Rangka Memperingati Die Natalis
FIK
ke-l
Ch. Fajar
Sriwahyuniati...
....-.-.-...31427. Pelatihan Supervisi
Klinis
bagi Kepala Sekolah Dasar di Lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Berbah Kabupaten SlemanLia
Yu1iana...
...-..-...32228. Upaya Meningkatkan Ketranrpilan Guru Sekolah Menengah di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Pembuatan Sumber Belajar Matematika Berbasis Web
Kuswari
Hemawati.
...33329. Teknologi Pewarnaan
Alami
Produk Kerajinan Berbahan Serat dengan BahanSecang, Mahoni, Daun Jati Muda, dan Kayu Tugeran
t
o"sTRAK
k
dikunjungi
olehtv,ry{*tTj3t*ffi
*t#}**}iJl,'l;J??"3ffJJ;u-i*iwisatawan
l-ltit
wisatawanll*rn,r"
ingin
melih",
p""i"eet*
::lTf"ltr
}}*ffi:l#f'
ffiffi}#ffi
iF:H$tilH-if,
:{r;i;l:,'"rif
'1i''*l;"-lli
rjn**u**l*mrun'**?n#,:rru*'-ru'lx
ARIAN SENI
TRADISI
:STRATEGI PENGEMBANGAN
WILAYAH
Oleh:
HY.
Agus MurdiYastornomffffi*m#i#ffitrffi*t#4m'ffiffi
rakYat.
ilTr,r,
klususnvaSeni
rari
dan Kethoprak
adalah:::
ff:;1;}<-"ff
-^r-^+
lo.,,o
khltsUsnva Dagrahl;;H
ffi:il
hidup di
kalanganmasvarakat
Jawa, khususnvaDaerah
yo gyakarta. s eni tari
u*
o*"n'*
n"T*
:""""t
:
:::::
:::tf,T; ]];
ffi1ilf:.Tl;.;"ri
kemudian lambat raun seniini
murai tersisih olehsent
[t
r
r*r
menump ans mediaelektronik s;nerti
t;-re;l;]l
#"TtHf
t:::
nyangfllenu*P'rr'
r''
agrberikutnya. Padahal
tidak
semuaffi
i:ll"':"
:"T,
T:;l
#ffiftl
ar'nva
anak-anak' barrkan
banvak
memberi contoh perilaku negatif '
sehatsepertisekarangakibatdarikrisis
situasi ekonomi Yang kurangkebutuhan
pokok
melambungp'ska orde baru, dan pengaruh
krisis
global
,huga
Keou;
lan
,Ci temPat'IJntuk
mengatasiimentara PendaPatan 1a
hal
tersebutmasyat*at
rrrratkanbanva*l-'1;i;;,",t,"-*:i
j$ffif,
in"fltiTtffi#;;r'"**l
ffi
'fii$'ilil'i'J1i#;';i#'1"1,':0"il1,#"T"*"$$x;;ul#e'iaut
rd tadisi tetap lestan;iltfiit*ggalkan'
sehingga
generalffigqfu*rmw*'n$,t#M
m€ngencangkanikatpinggangnyasemakinketat,danmenempatkankebutuhan
iurutan pertam apadaskala prioritas pernbel anlaan. Setelah itu barulah kebutuhan-rn sekunder lainnya
di
urutanberikutnya,
danhiburan
sebagai kebutuhan entah ipada urutan keberapapada skala prioritas
itu. Hal
tersebut
wajar,
karena an pentas seni pertunjukan tradisional memerlukan biaya besar, sehinggai
ekonomi seperti sekarangjelas
hanya
orang-orangtertentu yang
mampu ya.Akibatnya
seniman senitradisi hingga
saatini
tidak
dapat hidupmengandalkan keseniman
annya,
karena
seni tradisi
saat
ini
tidakdaya
jual
yang memadai.oleh
sebabitu perlu
adanyapemikiran
agar Seni,'dijual", dan
tidak
semakindijauhi oleh
masyarakat pendukungnyabaik
lmaupun penikmatnYa.
adalah
kota yang mempunyai banyak..fredikat
sepertikota
budaya,kotagudeg,kotasepeda,kotapelajardanlainsebagainya'Predikat-diperoleh karena pada keny ataat'rrya apa yang disebut dengan mudah
di kota ini. Disebut kota budaya karena
di
sampingdi
kota
ini
terdapat KratonI
yang hinggakini
masih eksis
sebagai bentengbudaya
Jawa'juga
banyakburlaya dan pentas seni
baik
tradisional
maupunkontemporer
digelar'l
Lebih istiwa-peristiwa budaya tersebut telah masuk dalam kalender kegiatan budayaDisebutsebagaikotaperjuangankarenakotainipemahmenjadibasis
L*trt
mempertahankan kemerdekaan, dengandemikian
kini
Yogyakarta dannasih banyak
ditemui peninggalan
sejarah perjuangandan bahkan
sejarahmasa
kolonial. Makanan
khas Yogyakarta
yang disebut gudeg
dapatiap saat selama
24 jan di
berbagai sudut kota,juga
alat transportasi rakyatdan sehat yaitu sepeda dapat
dilihat
setiaphari
memenuhijalan
di
pinggiranjuga merupakan
kota
tempat
para pemuda
dari
berbagai
daeratrdi
batrkan
dari
mancan egaraberkumpul
untuk
menuntut
ilmu
di
berbagaiberbagai
hal
yang
telah
disebut kemudian
menjagi
ciri
kota,
dani
wisataYogya,
serta menempatkanYogyakarta
sebagai daerah tujuansetelah Bali. Namun hingga tahun
2010
kunjungan wisatawan mancanegarabaik yang
berangkat secara perorangan
maupun rombongan
yang
iwisata, Seni
dan
BudayaKgta
YogyTk'atta,
(t't')'
h.gogyakarta:
Dinas Pariwisata, Seni dan BudayaPotensi
KePariwisataanKota Yogyakarta),
hlm.oleh perusahaanyangbergerak dalam bidang jasa pariwisata
tidak lebih
darimalam saja. Singkatnya kunjungan
ini
disebabkan objek-objek wisata yang ya dapatdikunjungi
dalam
waktu
yang singkat.
Persoalannya kernudianYogyakarta dapat menahan
para
wisatawan
untuk lebih lama tinggal
dan uangrya lebih banyakdi
Yogy*arta.
Pariwisata
isata
kini
telah berkembangmenjadi leading industry, dan banyak
negarapariwisatany&,
mereka berlomba-lomba
untuk
menariknancanegafa
untuk
berwisata
di
negaranya. Perhitungan
WTO
tentang m€mangmenggiurkan, pertumbuhan wisatawan adalah
4,3o/o
sedangwisatawan berkembang
6,7
Yoper
tahun. Pada tahun 2005 wisatawan yangberjumlah
625 juta
wisatawan, sedang pengeluaranbe{umlah
445juta
USpada
tahun 2020
diperkirakan terdapat
1,6
miliar
wisatawan
yangt'
ite berbagai
tujuan, dan mereka akan
membelanjakan2
trilyun US
Dollar.
ihal itu, dalam hal pengembangan pariwisata nasional pemerintah mengambilfnendorong para
pelaku
usahadi
sektor pariwisatauntuk
lebih aktif
merebutuntuk datang
ke
Indonesia.
Usaha
pemerintah mendorong
para
pelaku nisalnya, dapatdilihat
dari
kebijakan bebasvisa untuk
kunjungan wisatawan egara sahabat,juga
dibukanya
penerbanganlangsung
ke
daerah tujuanpenyelenggaraan penerbangan
ke Bali
dari
Bandara
Adi
Suciptohanya ada pada sore hari. Namun demikian para pelaku pariwisata tetap harus
garis-garis
kebijakan
pernbangunanpariwisata nasional yang
telahKebij akan
itu
antar a larn,zigqiung keberagaman dan kebhinekaan budaya dalam rangka Negara Kesatuan
lik Indonesia.
secara
kritis
selektif
dalam
menanggapimasuknya budaya
asingrangka penga y aan budaya Indonesl a.
hukum dalam rangka melindungi pentnggalan sejarah dan budaya.
yaan dan pariwisata merupakan dua sisi yang harus saling mendukung, dan
i wahana pengembangan wilayah.
entrian Kebudayaan dan Pariwisata, (2003). Sadar Wisota dan Sapta Pesona
n Penatar dan Penyuluh Kepariwisotoan lndonesia. (Jakarta : Kementrian
\ 126
,
industria
rangka pengemban gan budaya
dan
pariwisata, masy arakat harus menj adiiek, bukan sek edar objek.
estarian dan pengemban gan budaya, dan
pariwisata menjadi
tanggung jawabbangsa dan negata kesatuan Indonesia.
faatan kesenian, budaya, dan alam
untuk
pariwisata harusdilakukan
secaragjawab, mengacu pada pelestarian dan pengayaan
budaya,
dEN dapatwahana persahabatan arfiat bangsa,
gan budaya dan
pariwisata dilakukan
degan pendekatan sistem yangdan terpadu den gan
kriteria
multidimensi.kegiatan pembangunan/pengembangan kebudayaan dan pariwisata harus efektivitas biaya.
Indonesia sebagai tujuan wisata
multidimensi,
untuk berbagai segmenbaik domestik maupun internacional.
yang
telah ditetapkan
seperti
di
atas,
maka
langkah
berikutnya
untukditempuh
strategi
pengembangan
pariwisata
dengan
menghindaridan tetap
memelihara
kebhinekaandalam bingkai
kesatuan, sehinggamengemuka tanpa meninggalkan
bingkai
nasional. Strategi tersebut dapatiantara lain melalui,3
an
muatan
lokal
kebudayaan
dan
pariwisata pada setiap
jenjanggan
kebudayaan
dan
pariwisata
di
daerah
yang
relatif
Belumffig, untuk menarik investor.
bangan produk kebudayaan dan
pariwisata yang
betaganr, sesuai denganitas daerah.
kebudayaan dan pariwisata mengutamakan produk industri
kecil
danhjuan wisata, apayangsudah ditetapkan oleh pemerintah dapat
di
breakdownif. Di daerah dapatdiciptakan atraksi wisata, baik budaya, peninggalan sejarah,
gan, maupun wisata
kuliner,
agar daerah dapat berkernbang, dan mampuian wisatawan,
yang tentunya pada
akhirnya
akandapat
meningkatkanasli daerah. Namun demikian pengembangan atraksi wisata saja belum cukup
', 127
I
iadikan sebuah daerah sebagai daerah tujuan wisata. Daerah tujuan wisata harus oleh infrastruktur yang memadai, dan dengan lingkungan yang
kondusif
untuk0leh sebab
itu
daerahyang
disiapkanmenjadi
daerahtujuan
wisata
perlu masyarakatdalam
kegiatanpariwisata, dan
menjadikannya sebagai subjek,dalam hal menciptakan
lingkungan yang kondusif. Dalam
hal
ini
pemerintah sebuah konsepyang
disebutdengan
Sapta Pesonayaitu,
alnan, tertib,indah, ramah, dan kenangan. Konsep Sapta Pesona tentu bukan hanya slogan
perlu disosialisasikan,
dan
dilaksanakanoleh
masyarakatdi
daerah tujuanPesona, seperti
telah
diutarakandi
atas terutamatiga
butir
yang
pertamaya bersifat
universal, karena
ketiga
butir
itu
seharusnyaditerapkan
dalambaik di rumah,
di
kantor,
di
tempat hiburan, pasar, dandi
jalan-jalan. Akan
kenyataannya
hal
tersebutBelum
dapat terlaksana secarabaik,
seperti masih yang dengan sengaja mengincar para wisatawan yang sedang beradadi
umum.
Di
berbagai lokasi wisata masih banyak diternui sampah yangtidak
yt,
bahkan
banyak
pula
coretan-coretan
para
grafiti yang
tidak
jawab. Lebih
dari
itu
banyaknyaaksi teror bom
seperti yattgterjadi
di Bali
serta beberapa daerah lain, sungguh merupakan ancaman bagi dunia pariwisata
iHat-trat tersebut
tentu
menyebabkanwisatawan
tidak
nyaman, dan
bahkandan pada
akhirnya
akan berpengaruhpada lama
tinggal
wisatawan.lagi
jika
wisatawanitu
"bernyanyi"
di
tempat
asalnya,maka
tentu
akannegatif terhadap
jumlah
wisatawan yang datang. Sebelum pengaruhnegatif
meluas, maka sapta pesona harus disosialisasikandi
kalangan masyarakatdi
wisata agar
tumbuh
budayatertib,
bersih, dan
aman serta menganggap flrUugr tamu. Menumbuhkanbudaya
sepertiitu
penting
untuk
membangunia di mata para wisatawan mancanegara.
Pariwisata, dan Pengemban gan
Wilayah
kota
Yogyakarta
tampaknya sangat sadar bahwaYogyakarta
adalahwisata, maka
melalui
Dinas
Pariwisata, Seni dan Budaya telah mencobaa
strategis
dengan
tujuan
mewujudkan
pengembangan
potensiyang berbudaya.
Untuk
mencapaitujuan yang
sudah dicanangkanitu
yangterdiri dari;
128
2,
Pengembangan sumber daya kepariwis ataan.3.
Pelestarian dan pengembangan seni dan bvdaya.atersebut kemudian masing-masing dijabarkan dalam beberapa kegiatan,
:putama
meliputi
empatkegiatan
yaitu,
menyelenggarakan pelayanan urusan nenyelenggarakanpelayanan kepegawaian,
menyelenggarakan
pelayanandan menyusun dokumen perencanaan dan pelaporan. Program kedua dijabarkan
ip
kegiatanyaitu,
menyelenggarakan pengembangan
produk
pariwisata,pernbinaan pelaku wisata, Menyelenggarakan pengembangan promosi Program ketiga dijabarkan dalam
dua
kegiatanyaitu,
Menyelenggarakanseni dan
budaya, dan
menyelenggarakanrevitalisasi seni dan
budayaiketigaprogram dengan berbagu kegiatannya tersebut, program pertama lebih pubaikan
yang bersifat internal Dinas Pariwisata, Seni, dan
Budaya.dari program pertama, program kedua dan ketiga
lebih
bersifat eksternal, yaitubagi masyarakat pelaku wisata,
baik penyaji
maupun konsirmen. Kegiatan dariterakhir tampaknya
sedikit banyak telah
membuahkanhasil,
terlepas dariwisatawan
di
Yogyakarta,tiga
tahunterakhir
angkakunjungan
wisatawansebagai daerah
tujuan wisata
sudahcukup dikenal
baik
di
kalangannusantara maupun wisatawan mancanegara.
Hal
ini
dimungkinkan oleh adanyaluarnegeri baik yang dilakukan oleh pemerintah
beke{a
sama dengan asosiasihotel dan restaurant. Dengan
demikian
merekacukup
mempunyai informasiiekobjek wisata
yang
ada, dan dapat menyususunjadwal
kunjungan mereka,datang secara perorangan,
atau
dapatjuga
mereka menyerahkanjadwal ini
roperator, yang pada
umunnya telah
mempunyai paket'paket kunjungan di
krmasuk
di
Yogyakarta.Informasi
yangjelas
danterinci
tentu
akan sangat;para wisatawan mancanegara
untuk
menentukanobjek
mana sajayang
akan i" Informasi yang terdapat dalam brosur danbooklet
yang beredar sekarangini
ya memberikan
informasi
yangboleh
dikatakankurang
terinci.
Brosur
dan menawarkanobjek-objek yang
selamaini
sudahdikenal
di
luar
negeriBorobudur
dan
Prambanan,
pertunjukan sendratari
Ramayana
di
Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Yogyakarta, (2002), "Renstra Dinas (Yogyakarta : Dinas Pariwisata, Seni dan
i, dan budaya, 2002-2A06" ,
,r29
:
idan Purawisata, sentra kerajinan Gerabah Kasongan, sentra kerajinan
Perak di
dan kerajinan
Batik
di
sekitar
Tirtodipuran dan
Pawirotaman. Selain
itu
png
termuatdalam
brosur adalah
transportasi,
daftar
hotel, dan
daftar6 Mengenai acara-acara
budaya memang
tidak
termuat
dalan
brosur,
tetapicalendar
of
event, sementarainformasi
tentang desa dengan potensi senitermuat dalam berba gat media yang ada.
wisatawan tentunya
ingin
mengunjungi
suatu daerahdalam
waktu
yang ya,tapi
mendapatyang
sebanyak-banyaknya. Berdasarkan informasirlrmilikinya, maka wisatawan dapat merencanakan kunjungannya, dan
memilih
sesuai dengan
minatnya
secaraefisien.
Dengan adanyainformasi
sepertiitu
jika para wisatawan mancanegara hanya
tinggal
di
Yogyakarta
selama satu saj4 karena seluruh objek utama yang ada dapatdikunjungi
dalam waktu singkat. Perkecualian adalah wisatawan-wisatandari
negara-negara Eropai
Belanda, Perancis,dan
Jerman.
Pada umumnya mereka
mempunyai lengkap tentang Indonesia, dan dapat digolongkan sebagai wisatawan yang keingintahuan yangtinggi,
khususnya tentang budaya, sehingga kelompokpkan
tinggal
lebih
lama.
Berbeda dengan wisatawanyang
berasal daridan Amerika, pada
umumnya mereka
sekedaringin
tahu
saja, danlebih
anjakan uangnya
untuk
sekedar bersenang-senang.Kelompok
wisatawanBuat biasanya berkunjung
ke
Yogyakartapaling
cepat menginap selama duaiknya kelompok
kedua yang
berasaldi
luar
Eropa Barat
pada umumnyatinggal selama dua malam saja di
Yo
gyakarla.stinggal
di
Yogyakarta
sangat
singkat, Namun
objek
wisata
candinerupakan objek wisata yang selalu mendapat porsi
waktu untuk
dikunjungi.ikian Pada
umumnya
objek wisata yang dikunjungi
adalah
Borobudur, Kerajinan,City
Tour,
candi
Prambanan,
dan
nonton
pertunjukan.iadwal kunjungan sangat tergantung
pukul
berapa merekatiba
di
Yogyakarta, kunjungan bisa disusun sesuai kebutuhan mereka.sebab
itu
untuk
menahan
para wisatawan agar
lebih
lama tinggal
di
maka perlu
dipikirkan untuk
memberdayakan potensi wisata yang ada, dansecara
keatif
potensi
yang
ada dikemas
menjadi sajian
wisata..
Namun usaha pengembanganini
pemerintah daerah dan seluruh mitra kerjanyadi
sataharus memperhatikan
strategi
pengernbanganpariwisata,
dengant 130
pola
pikir
wisatawan,
sehingga pengembanganyang dilakukan
tidak
uhnan baik-buruk menurut pola
pikir kita
sendiri. Selainitu
Sapta Pesonadicanangkan oleh pemerintah, selayaknya menjadi bahan pertimbangan dengan
ilangkan
ciri-ciri
daerah.Hal lain
yang cukup penting
untuk
mengundangadalah pernbatasan
penjualan
cindera mata khas Yogyakarta.
Sebaiknyaikan pada para produsen cindera mata khas
Yogyakatta untuk
tidak
menjualinya di luar Yogyakarta, karena sekarang
ini
barang-barang khas Yogyakartamudah ditemui
di
daerah tujuan wisatalain
sepertiBali
misalnya.Akibatnya
yang telah datangdi Bali
tidak
berbelanjadi
Yogyakarta,
dan mereka cukupmalam di Yog yakarta.
idan Desa Wisata
ini pariwisata
Yogyakartaberada
di
bawah bayang-bayangBali,
artinya tujuan wisata Yogyakarta selalu menernpatkandiri
pada urutan kedua. Polaiini
secarapsikologis
akan membuat para pengelolapariwisata
Yogyakartaif, dan hanya mengekor
Bali, maka
selayaknyapola
pikir itu
diubah
agarpariwisata lebih
kreatif
menciptakan atraksi wisata baru, dengan menggarapada. Namun sehubungan dengan rencana
aksi
untuk
menjadikan
DaerahYogyakarta menjadi pusat budaya pada
tahun
2020, sudah selayaknya bidangporsi yang cukup dengan tidak melupakan bidang-bidang lainnya. Dunia
tentunya
juga tidak
lepas
dari
kehidupan budaya
di
daerahtujuan
wisata,kebudayaan merupakan salatr satu bidang yang
ingin
diketahui oleh wisatawan.dengan
itu
sudah
selayaknyaada
kerjasama
antar instansi
pemerintah,tinggi,lembaga-lernbaga non pemerintah yang mempunyai
kegiatan di
bidangdan kebudayaan, dalam penyusunan rencana pengembangan budaya menuju
sebagai pusat
budaya
padatahun 2020.
Dengan kerjasamaitu
diharapkanangan
pariwisata dan budaya
di
Yogyakarta
semua
lembaga
yangtidak
jalan
sendiri-sendiri,
atau bahkan satu
dan
yang
lain
salingkbih jauh rencana pemerintah daerah untuk menjadikan Yogyakarta sebagai
ilyamerupakan momen yang sangat tepat bagi kepariwisataan Yogyakarta untuk
icina yogyatcarta sebagai daerah
tujuan
wisata.Mengubah
posisi runner
up bwinner, mengalahkanBali
merupakan pekerjaanyang
tidak
mudah, tetapi:
131ada usaha untuk
akan membuahkan
memperbaiki
hasil
dan daPatcrtra
pariwisata Yo
gyakarta-Pada
akhirnyamenahan wisatawan
baik
Nusantara maupununtuk tinggal
lebih lama, dan
membelanjakan uangnyalebih
banyak
di.Talepas
dari
rencana pengemb anganbudaya
tersebut
di
atas,
sesungguhnya memiliki potensiwisata yang
amat beragam, sepertiwisata alam,
sejarah,wisata belanj
a,
dankuliner.
wisata
alam misalnya
Yogyakarta
mempunyaiMerapi, dengan sejuta pernandangan
yang indah,
di
wilayah
Gunung
Kidul
banyak gua dengan
stalaktit-stalakmit yang
eksotis,6 bahkanpantai
di
wilayah
tak kalah menariknya.
Persolannya
adalahinfrastruktur
untuk
mengaksesitu belum cukup tersedia, sehingga sampai sekarang objek menarik
itu
belumwisata sejarah dan budaya tampaknya adalah
bidang
yang sekarang menjadi puiwisata Yogyakarta.Di
wilayah
Yogyakarta
terdapatbenda dan
bangunansejarah seperti candi Prambanan,
candi
Sewu, dan candi-candidi
sekitamya,daya
tarir bagi
wisatawan'
baik
Nusantaramaupun
Mancanegara' Dalamwisatabudaya Yogyakarta mempunyai potensi yang tidak kalah uniknya dibanding {aerah lain, tetapi selama
ini
baru
seni
tari
(pertunjukan
sendratari Ramayana'*sta tarian lepas), dan beberapa upacara adat seperti upacara Garebeg saja yang
pda wisatawan. Kebetulan dua
hal
tersebut merupakan sajian yang berupa highs€bagai dampak
positif
atas keterbukaan Kraton Kasultanan Yogyakarta sejakHB
tahta.? sementara
Yogyakarta
masih
menyimpan potensi budaya yang
belum iyartuberupafolk culture,yffiEdapat
ditemui hampir
di
setiap desadi
KabupatenSleman, Kulonprogo, dan Gunung
Kidul.
Lebih
dariitu
beberapa desa diantaranyadesa yang mampu menghasilkan benda-benda
seni dan kerajinan,
yang juga
idaya tarik bagi wisatawan.
iDesa-desa dengan potensi budaYa seperti tersebut
di
atas,bukan
tidak
mungkinsebagai
objek wisata alternatif
bagi
wisatawan menjadi desa wisata, dantfitarik pada
bidang
kebudayaankhususnya
pertunjukan
seni
tradisr'memang
tidak
mudah, karena
harusdesa
menjadi desa
wisatai
Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta, (2003)' Mosoik Pusoka rYggyokorto.(Yogyakarta : Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Yogyakarta),
Revianto Budi santosa, (2006). "Yogyakarta Bermatra Semesta" Makalah dalam
Pusat BudaYa Tahun 2020
penyusunan Rencana Aksi Pemantapan DIY sebagai
(2007-2010) . LZ Desember 2006,
hlrn'
5'penduduk desa,
yang pada
umumnya
belum
sadar
wisata'
Akan
tetapi
kitabisameniruThailanddalammengemasdesamenjadimenarikuntuksajian
Ssuah desa model yang dikembangkan Thailand tempatnya cukup
jauh
darikota'
dengandukungantransportasiyangbaikmakadesaitutakpernahsepidari
wisatawan.Apayangdisajikandesatersebutsebenarnyasangatsederhana,
ajikanmakanmalamdengangayayangberakarpadabudayamerekasendiri
rt, knntok,kemudian dilanjutkan dengan menonton pertunjukan yang
disaj
ikan
desaitusendiri.Setelahpertunjukanselesaiparatamukemudiandipisahdalam
kkecil dan tiap kelompok diserahkan kepada warga
untuk
menginapdi
rumahPagihuinyaparawisatawandipersilahkanuntukmakanpagidirumahwarga'
idm.jalanmelihatlingkungandesasambilmembelisuvenirhasilkerajinanwarga
sdelah
itu wisatawan
berkumpul
di
suatu tempat
untuk
bersama-sama
tlesa.MelaluipenyajianituwisatandapatmenikmatimakananThailand
iyangsehari-haridimakanolehsebagianbesarpendudukThailand'menonton
urakyat,danmenikmatitatacarayangberlakudirumahtanggamasyarakatdesa.
dernikianwisatawanmemperolehpengalamanbaru,dandapatlebihmengenal
usyarakat desa di Thailand'
ffi,
DIY akan mengembangkanmodel
tersebut,maka
yangperlu
dilakukanadalah melakukan inventarisasi desa
yang menyimpan
potensi'
Dari
hasilidipilihdesayangpalinglayakuntukdikembangkanmenjadidesawisata.
iniselainpotensibudaya,perlupuladipertimbangkanaksesbilitasdesaitu,
tclak tidak menimbulkan kesia-siaan karena desa wisata
tidak
layakjual
hanyanlitdicapai.Selainitukarerrapengembangandesainimelibatkanwargadesa,
ruhwargadesasebelumnyaharusmendapatkanpenyuluhanagarmerekasadar
siap menerima wisatawan.
Artinya
warga desatidak
asal
menyajikan
atraksif
semuanyadilakrftan
dengan penuh tanggungjawab menjaga sajianwisata
h*.,
srrru
fisikpun harusditata,
sehinggatidak
hanyavisualnya
saja yang:!t|tpir*
bersih dan sehat.Tidak
kalah pentingnya adalahpromosi,
dan untukya akan lebih
baik
jika
punerintah
juga
merangkul
biro
perjalanan'
dandan restoran.
lya Nayati, (2006). "Penguatan Budaya Masa Depan
, Makalah dalarn seminar
Menuju
DIY Pusat Budaya.: Jogja Yang Dinamis Dan
28 Desember 2006, hlm'
133
gan desa
menjadi
desa
wisata
seperti
ini'
merupakan suatu
usahabanganpariwisataDaerahlstimewaYogyakarta,sehinggaatraksiwisata
i lebih bervariasi, terlebih pengembangan desa wisata
berarti
pengembanganis wisata, seperti wisata
kuliner,
budaya dalamarti
luas,juga
wisata saujana'bangan desa wisata
juga berarti
pelestarian seni kerakyatan, dan tradisiyang kini mulai terdesak
oleh
kehidupanmodem
yang cenderungkonsumtif
istis.
oleh
sebabitu
keberadaan desawisata,
menimbulkan harapan akan$yahadisiyangada,sehinggawalaupundalambentukminiaturgenerasi
inasih dapat menelusuri budaya dan tradisi nenekmoyangnya'
xtarian seni tradisi dan pengembangan desa
menjadi
desa wisata seperti yangoleh Thailandn sebenarnya sangat
mungkin dilakukan
di
Daerah
Istimewai
r, mengingat banyak desa
mempunyai potensi budaya
cianseni tradisi
yang.Namununtukmewujudkannyaperluadanyakerjasamaantarapernerintah
i unsur kepariwisataan, karena pelestarian seni
tradisi
dan pengembangannmenjadi desa wisata
tidak
cukup hanya dinyatakan sebagai desa wisata sala'i
fh
perlu mendapatdukungan
riil
dari
semua
unsur
kepariwisataan
demiya. Apabila
pengembangm seperti
itu
dilakukan' maka
sekurang-lmra
tinggal wisatawan
akan bertambah satu malam. Pada
puncaknya hidup desa wisata akan dapat menghidupkan perekonomian desa, yang yajuga akan meningkatkan pendapata asli daerah.in keuntungan
ekonomis,
keberadaan desawisata
juga berarti
pelestarianserri
tadisi,
mengingat
apa yafLgmereka
oJual,' kepada wisatawan adalahnasyarakat desa yang berakar pada budaya dan
tradisi
yang telah berlangsungi**an
peninggalanpurbakala
yogyakarta,
(2003).
Mos/k
pusaka
Budaya,qgif"n".yogiatartu
: Balai pelestarian peninggalan Purbakala Yo gyakarta.dwisata, seni dan Budaya Kota Yogyakatta, (t.t.). Potensi Kepariwisataan
Jogia'
6t#;,
Dinu, Pariwisata, Seni dan Budaya KotaYogyakarta'
iwisatq seni dan Budaya
Kota
Yogyakarta, (2002),o'Renstra Dinas Pariwisata'
nf dan buday
a,
2002-2006,"yogyatarta :
Dinas
Pariwisata,Seni
dan BudayaYogyakarta.
0996).sejarahPariwisatadanPerkembangannyadilndonesia'Jakata:
Kebud ayaan dan Pariwisata,
'gan Penatar dan PenYuluh
(2003).
Sadar
Wisata dan Sapta Pesona:
Buln't Kepariwis ataan Indonesia. J akarta : Kementrianyaandan Pariwisata.
Budi Santosa,
(2006). "yogyakarl"a
Bermrtra Semesta"
Makalah
dalamDIY
sebagai Pusat BudaYarrya Penyusunan Rencana
Aksi
Pemantapan2020Tahap
I
(200 7 -201 0).
12 Desemb er 2006.(1999). Seni Pertunjukan Indonesia dan
Pariwisata,
Bandung:
Masyarakati Pertunjukan Indonesi a.
*uy,
(lggl).
yogyakarta :potensi
wisata.r{laten
: Tontje Tnunay.:
tyati, (2006). "Penguatan Budaya Masa Depan : Jogi-a
YTq
Dinamis DanBerjati
iri,,.Makalah dalam
S"*irr*
MenujuDIY
Pusat Budaya. 28Desember2006'
135