Islamic Wealth Management
Apakah Anda ingin mencapai tujuan finansial Anda
sesuai dengan prinsip Syariah ?
Ketahui Tujuan Finansial Syariah Anda
Apakah produk finansial Syariah itu ?
Produk finansial syariah adalah produk finansial yang menerapkan prinsip syariah di mana produk tersebut tidak melibatkan aktivitas atau unsur seperti Bunga/Riba serta tidak terlibat di dalam bisnis yang bertentangan dengan nilai syariah (Contohnya adalah Judi, Minuman Keras dan sebagainya)
Apakah produk finansial Syariah itu hanya untuk umat Islam ?
Tidak, Produk Finansial Syariah di peruntukan untuk semua individu dari semua agama dan golongan
Bagaimana Anda yakin bahwa produk itu betul produk Syariah ?
Produk Syariah yang di tawarkan oleh Standard Chartered Bank adalah produk finansial syariah yang telah di daftarkan kepada Otoritas Jasa Keuangan serta telah mendapatkan Fatwa dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, kami juga mempunyai Group Islamic Bank yang memastikan produk yang kami tawarkan telah memenuhi prinsip syariah.
Apakah perbedaan produk finansial syariah dan konvensional
Produk Finansial Konvensional Produk Finansial Syariah
• Bisa terdapat unsur riba , haram dan lain-lain yang tidak sesuai dengan prinsip syariah di dalam struktur produk maupun tata cara pengelolaannya
• Terbebas dari unsur Riba, haram , mudharat dan lain –lain yang tidak sesuai dengan prinsip syariah di dalam struktur produk maupun tata cara
pengelolaanya
• Memungkinkan di dalam struktur produk atau investasinya ke sektor atau
perusahaan yang tidak memenuhi prinsip syariah (Contohnya : Perbankan, Minuman keras dan lain lain)
• Struktur produk dan investasinya di pastikan akan di investasikan ke dalam perusahaan atau sektor yang memenuhi prinsip syariah
• Merupakan produk yang dapat di jadikan sarana untuk mencapai tujuan finansial • Bukan hanya sebuah produk untuk mencapai tujuan finansial tetapi merupakan cara untuk mencapai ridha dari Allah SWT dalam mengelola kekayaan sehingga mendapatkan berkah tidak hanya di dalam kehidupan di dunia tetapi juga di akhirat.
• Di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan • Produk Syariah tidah hanya di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan tetapi juga di awasi oleh Dewan Pengawas Syariah.
Produk Finansial Syariah yang tersedia di Standard Chartered Bank Indonesia
Reksa Dana Pasar Uang Reksa Dana Campuran Reksa Dana Saham Sukuk
Bahana Likuid Syariah (IDR) • Schroder Syariah Balanced Fund (IDR)
• Mandiri Investa Syariah Berimbang (IDR)
• Bahana Icon Syariah (IDR)
• Manulife Syariah Sekotral Amanah (IDR)
• Manulife Saham Syariah Asia Pasific (USD)
• Schoder Global Sharia Fund (USD)
• BNP Paribas Cakra Syariah (USD)
• Sukuk Tabungan
• Sukuk Retail Indonesia
• Sukuk Negara Indonesia Luar Negeri
• Sukuk berbasis Proyek (Project Based Sukuk)
Reksadana Syariah
Apakah produk reksa dana Syariah ?
• Reksa Dana adalah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi. (UU Pasar Modal) dan Reksa Dana syariah adalah Reksa Dana yang di kelola dengan prinsip Syariah.. Di Indonesia ,DSN MUI telah mengeluarkan Fatwa no.20/DSN-MIO/IV/ 2001 yang membolehkan kaum muslim untuk berinvestasi di dalam Reksa dana Syariah.
Apakah Manfaat berinvestasi di dalam reksa dana Syariah
• Diversifikasi –Reksa Dana akan memberikan nasabah diversifikasi secara cepat . Dengan investasi sebesar Rp 1000,000, Nasabah dapat
berinvestasi di reksa dana di mana Reksa Dana tersebut dapat berinvestasi di dalam pasar saham , pendapatan tetap dan sebagainya. Resiko pun dapat menyebar sehingga mengurangi volatilitas di dalam portfolio investasi.
• Profesional Manajer Investasi yang aktif – Reksa Dana di kelola oleh Manajer Investasi yang handal dan juga di kelola secara aktif untuk mendapatkan imbal hasil yang baik.
• Likuiditas – Reksa Dana terbuka (open ended) mempunyai likuiditas yang baik sehingga Nasabah dapat menjual kembali unit nya secara cepat berdasarkan perhitungan Nilai Aktifa Bershi (NAB) harga pada hari tersebut
Apakah resiko berinvestasi di dalam reksa dana Syariah
Reksa dana Syariah mempunyai resiko yang sama dengan Reksa dana konvensional seperti resiko pasar, resiko mata uang, resiko ekonomi, resiko suku bunga dan sebagainya yang bisa di lihat di dalam prospectus produk Reksa dana Syariah dan disamping itu risiko ketidaksesuaian strategi investasi dengan prinsip syariah.
Apakah perbedaan Reksa dana syariah dan konvensional
Reksa dana konvensional Reksa dana Syariah
• Di kelola tanpa memperhatikan prinsip Syariah • Di kelola dengan prinsip Syariah
• Investasi pada seluruh efek • Investasi hanya pada efek Syariah
• Tidak menggunakan konsep pembersihan harta • Terdapat mekanisme pembersihan aset (cleansing)
• Diawasi oleh OJK • Di awasi oleh OJK dan Dewan Pengawas Syariah
Kinerja Reksa Dana Syariah
Reksa Dana Pasar Uang Mata Uang 2014 2015 2016 2017
Bahana Likuid Syariah IDR N/A N/A 6% 5.78%
Mandiri Investa Syariah Berimbang IDR 14.46% -5.95% 10.92% 4.95%
Schroder Syariah Balanced Fund IDR 17.11% -0.61% 12.96% 6.49%
Bahana Icon Syariah IDR N/A N/A 11.75% 3.43%
Manulife Syariah Sektoral Amanah IDR 22% -13.67% 14.96% 1.33%
Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar USD N/A N/A 6.14% 25.19%
BNP Paribas Cakra Syariah USD N/A N/A 5.65% 13.65%
Scrhoder Global Sharia Equity Fund USD N/A N/A 0.59% 16.96%
Kinerja di atas merupakan rekam jejak kinerja Reksa dana dan tidak mencerminkan atau merupakan jaminan atas kinerja masa datang
Sukuk
Apakah produk Sukuk itu?
• SUKUK di ambil dari bahasa arab yaitu “sakk” (tunggal) dan Sukuk (plural) yang di gunakan untuk instrumen finansial obligasi syariah yang melarang penggunaan bunga atau riba. Sukuk adalah sekuritas yang mempunyai underlying . Singkatnya, Sukuk adalah bukti kepemilikan aset dalam bentuk sekuritas. Dalam fatwa nomor 32/DSN-MUI/IX/2002, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia mendefinisikan sukuk sebagai surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah yang dikeluarkan emiten kepada pemegang obligasi syariah yang
mewajibkan emiten membayar pendapatan kepada pemegang obligasi syariah berupa bagi hasil margin atau fee, serta membayar kembali dana obligasi saat jatuh tempo
Apakah Manfaat berinvestasi di dalam sukuk ?
• Pendapatan berkala - Sukuk dapat memberikan pendapatan tetap secara berkala sesusai dengan struktur yang di gunakan sehingga dapat membantu mencapai tujuan finansial nasabah.
• Imbal hasil yang menarik –Sukuk dapatmempunyai potensi imbal hasil di atas tabungan ataupin deposito berjangka
• Diversifikasi – Memberikan diversifikasi terhadap portfolio Investasi untuk memberikan imbal hasil secara berkala.
Apakah risiko berinvestasi di dalam Sukuk ?
Sukuk mepunyai risiko seperti resiko pasar, risiko gagal bayar, risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum dan peraturan serta risiko ketidaksesuaian strategi investasi dengan prinsip syariah.
Apakah perbedaan Sukuk dan Obligasi Konvensional
Obligasi Sukuk
• Efek yang merupakan bukti hutang di mana Penerbit berjanji membayar hutang pada saat jatuh tempo
• Efek yang merupakan bukti kepemilikan asset dan di keluarkan oleh penerbit sesuai dengan prinsip Syariah
• Hutang • Bukan Hutang
• Efek yang dapat di jualbelikan dalam bentuk uang • Aset yang di jual belikan dalam bentuk uang
• Bunga (Interest) • Imbal Hasil (Profit Rate) dari aset
Apakah persamaan Sukuk dan Obligasi Konvensional
Sukuk dan Obligasi konvensional sama-sama dapat di nilai oleh lembaga pemeringkat serta dapat di terbitkan di dalam pasar perdana dan sekundar
Sukuk dan Obligasi konvensional di beberapa kasus mempunyai persamaan karakteristik seperti setiap penerbitan instrumen ini harus menentukan bunga atau imbal hasil, jatuh tempo dan harga jual
Sukuk dan Obligasi konvesnional mempunyai persamaan dalam proses penerbitan, harga dan juga proses jual beli (Trading)
Sukuk dan Obligasi konvensional dapat di pasarkan di pasar sekunder kecuala beberapa kasus SUKUK yang tidak bisa di pasarkan secara aktif di karenakan akad syariah yang berlaku (cth : Salam) di mana penjualan dan pembeliaan hutang di larang di dalam syariah.
Informasi Sukuk
Jenis Sukuk Mata Uang Imbal Hasil Jatuh Tempo
INDOIS 4 11/21/2018 Govt USD 4% 21 November 2018
INDOIS 3.3 11/21/2022 Govt USD 3.3% 21 November 2022
INDOIS 6 1/8 03/15/2023 Govt USD 6.125% 15 Maret 2019
INDOIS 4.325 05/28/2025 USD 4.325% 28 Mei 2025
INDOIS 3.4 03/29/2021 Govt USD 3.4% 29 Maret 2021
INDOIS 4.55 03/29/2026 Govt USD 4.55% 29 Mart 2026
PBS 006 IDR 8.250% 15 September 2020
SR 007 IDR 8.250% 11 Maret 2018
SR 008 IDR 8.300 % 10 Maret 2019
SR 009 IDR 6.900% 10 Maret 2020