1
MATRIKS PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PENGELOLAAN
CARA/TEKNIK MENGELOLA
LOKASI PENGELOLAAN
DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
A TAHAP PRA KONSTRUKSI 1 Tidak dilakukan
pengelolaan karena tahap Pra
Konstruksi telah dilewati
B TAHAP KONSTRUKSI 1 Peningkatan Kadar
Debu
Pembangunan Gedung Gizi dan Washery serta TPS limbah B3, area parkir, rencana pembangunan Masjid Assyifa
Kadar debu di udara:
Pergub Sumsel No.
17 th 2005
-
Menyiram air di lahan terbuka, diutamakan pada musim kering-
Menanam pohon pelindung-
Menanam rumput lahan untuk ruang terbuka hijauArea parkir dan setiap hari selama tahap konstruksi dengan prioritas pada musim kemarau
Penurunan kadar debu pada musim kemarau
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
Lanjutan Tabel IV.1
NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PENGELOLAAN
CARA/TEKNIK MENGELOLA
LOKASI PENGELOLAAN
DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
2 Kesempatan Kerja (tenaga kerja lokal yang direkrut)
Pembangunan Gedung Gizi dan Washery serta TPS limbah B3, area parkir, rencana pembangunan Masjid Assyifa
Tenage kerrja lokal 50 pesen
-
Pengumuman perekrutan tenaga kerja secara terbuka-
Mengutamakan tenaga kerja lokal-
Memberikan hak-hak tenaga kerja-
Pengawasan etos kerja kontraktorTapak proyek:
Gedung Gizi dan Washery, 3 bulan selama tahap
pembangunan
Tenaga kerja lokal yang direkrut 50 persen
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Tenaga Kerja, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
3 Peningkatan Kekeruhan Air (TSS)
Pembangunan Gedung Gizi dan Washery serta TPS limbah B3, area parkir, rencana pembangunan Masjid Assyifa
TSS (Pergub Sumsel No.
16 tahun 2005
-
Mengaktifkan saluran drainase-
Membuat saluran drainase sementara-
Pembangunan sesegera mungkin di musim kemarauGorong-gorong, setiap minggu pada musim hujan
Air di gorong- gorong tetap keruh
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
3 NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PENGELOLAAN
CARA/TEKNIK MENGELOLA
LOKASI PENGELOLAAN
DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
C TAHAP OPERASI 1 Penurunan Kualitas
air (pH, BOD, COD, pospat, Nitrat, Minyak dan lemak, Coliform (faecal dan nonfaecal))
Outlet IPAL Pergub Sumsel No.
16 tahun 2005
-
Mempertahankan kerja IPAL-
Mengevaluasi efektifitas kerja IPAL dengan mengevaluasi kualitas air inlet dan outlet-
Memantau kolam biofilter setiap hariInstalasi IPAL dan saluran drainase, setiap hari, pelaporan setiap semester
Kualitas air outlet mempunyai konsentrasi BOD, COD, pospat, Nitrat, Minyak dan lemak, Coliform (faecal dan nonfaecal) lebih rendah dari konsentrasi yang ada di air gorong-gorong.
pH sebaliknya
-
Diperlukan pergantian laboratorium penganalisa sampel air.-
Sesekali perlu memberi sampel blank sebagai kontrol kualitas hasil analisa laboratorium-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
2 Peningkatan Sampah Domestik
Kegiatan medik dan non-medik
Estetika, PermenLH No. 50 th 1996
-
Pengambilan sampah secara rutin tetap dipertahankan-
Perawatan tong sampah dan TPS-
Bekerja sama dengan DKK PalembangTiap ruang, tong sampah dan TPS, setiap hari dan pelaporan tiap semester
Sampah tidak menumpuk di tong sampah atau dalam kontainer khusus
-
Pembenahan tempat TPS-
Diupayakan pengelolaan sampah organik untuk dijadikan kompos-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
Lanjutan Tabel IV.1
NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PENGELOLAAN
CARA/TEKNIK MENGELOLA
LOKASI PENGELOLAAN
DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
3 Peningkatan Kesehatan Masyarakat
Kegiatan pengoperasian rumah sakit
Penurunan jumlah pasien
-
Mengaktifkan program kesehatan yang diprakarsai pemerintah-
Memberi pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat-
Melaksanakan peraturanperundangan tentang kesehatan
masyarakat
-
Lokasi kegiatan pengelolaan lingkungan adalah RSMHRSUP Dr. Mohammad Hoesin
Palembang
Penurunan
jumlah pasien
- -
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
4 Peningkatan Limbah B3
Ruang UGD, ruang perawatan, ruang radiologi, laboratorium, dan kegiatan operasional rumah sakit lainnya
Tidak ada limbah B3 Dengan tujuan mengurangi atau mencegah peningkatan limbah B3
-
Mengoptimalkan kerja insenerator-
Bekerja sama dengan perusahaan yang memusnahkan limbah B3.-
Mengganti lampu TL dengan lampu LED-
Merawat Tempat penyimpanansementara limbah B3
Insenerator dan tempat
penyimpanan sementara limbah B3
Tidak ada
limbah B3
-
Pengurusan perpanjangan izinpengoperasian insenerator
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
5 NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PENGELOLAAN
CARA/TEKNIK MENGELOLA
LOKASI PENGELOLAAN
DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
5 Penurunan Kualitas Udara
Kegiatan pengoperasian insenerator, genset dan boiler
BML emisi gas dgn sumber tidak bergerak
-
Menjaga dan memlihara peralatan pada kondisi normal atau standard-
Melakukan perawatan rutin terhadapperalatan
-
Menyediakan tempat untuk pengambilan sampel gas emisi, di cerobong dan akses ke cerobong-
Melengkapi persyaratan administratif untuk pelaksanaanoperasional peralatan
Ruang insenerator, genset dan boiler
Peralatan berfungsi secara normal
-
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
6 Ancaman Bahaya Kebakaran
Operasional peralatan listrik
Sarana &
prasarana pemadam kebakaran
-
Penempatan tabung racun api yang mudah dijangkau dandimanfaatkan di dalam gedung/bangunan.
-
Fasilitas hydrant di luar bangunan & instalasi yang terpasang di dalam bangunan.-
Latihan evakuasi bahaya kebakaran.RSUP Dr. Mohammad Hoesin
Palembang
Peralatan berfungsi secara normal
-
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Badan PB&PK Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
Lanjutan Tabel IV.1
NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PENGELOLAAN
CARA/TEKNIK MENGELOLA
LOKASI PENGELOLAAN
DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
7 Persepsi Masyarakat
Kegatan medik dan non-medik
Konflik sosial yang dilaporkan
-
Pelayanan medik dan non-medik dilakukan dengan baik dan ramah-
Melaksanakan program CSR-
Melakukan kegiatan sosialisasi di sekolah dasarSekitar RSMH, pelaksanaan bersamaan dengan kegiatan CSR
Tidak ada konflik dan citra positif
masyarakat
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
D TAHAP PASCA OPERASI 1 Kehilangan
Matapencaharian
Pemutusan Hubungan kerja (PHK)
Jumlah karyawan yang di PHK
-
Sosialisasikan tentang PHK tiga bulan sebelum pelaksanaan-
Pengalihan tenaga kerja kepada kegiatan yang sejenisKantor rumah sakit
PHK karyawan 100 persen dan atau
pengalihan tugas karyawan baru
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas
Tenaga Kerja
-
Pelaporan:BLH Palembang
7 NO DAMPAK
LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PENGELOLAAN
CARA/TEKNIK MENGELOLA
LOKASI PENGELOLAAN
DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
2 Gangguan Lalu Lintas
Pembongkaran bangunan
Tingkat kepadatan lalu lintas
-
Penjadwalan mobilisasi material-
Dilaksanakan malam hari-
Koordinasi dengan Dishubkominfo Kota PalembangJalan Sudirman dan Jalan Dr.
Mohammad Ali
Lahan bersih
dari bangunan
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dishubkominfo, Dinas Tenaga Kerja
-
Pelaporan: BLH Palembang3 Persepsi Masyarakat
Penghentian operasional rumah sakit
Konflik sosial yang dilaporkan
Keterbukaan administrasi
penghentian operasional rumah sakit
RSMH dan sekitarnya
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Plg
-
Pelaporan: BLH PalembangMATRIKS PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP
NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PEMANTAUAN
CARA/TEKNIK MEMANTAU
LOKASI PEMANTAUAN DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
A TAHAP PRA KONSTRUKSI 1 Tidak dilakukan
pengelolaan karena tahap Pra
Konstruksi telah dilewati
B TAHAP KONSTRUKSI 1 Peningkatan Kadar
Debu
Pembangunan Gedung Gizi dan Washery serta TPS limbah B3, area parkir, Masjid Assyifa
Kadar debu di udara:
Pergub Sumsel No.
17 th 2005
-
Pengambilan sampel udara-
Tabulasi hasil analisa laboratorium dan mencocokkan dengan standardLokasi
pembangunan Gedung Gizi dan Washery serta TPS limbah B3, sekali selama pembangunan
Penurunan kadar debu pada musim kemarau
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
9 NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PEMANTAUAN
CARA/TEKNIK MEMANTAU
LOKASI PEMANTAUAN DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
2 Kesempatan Kerja (tenaga kerja lokal yang direkrut)
Pembangunan Gedung Gizi dan Washery serta TPS limbah B3, area parkir, Masjid Assyifa
Tenage kerrja lokal 50 pesen
Wawan cara dan pengumpulan data sekunder dgn konsentrasi tenaga kerja lokal
Tapak proyek:
Gedung Gizi dan Washery, 3 bulan selama tahap
pembangunan, dilaporkan sekali.
Tenaga kerja lokal yang direkrut 50 persen
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Tenaga Kerja, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
3 Peningkatan Kekeruhan Air (TSS)
Pembangunan Gedung Gizi dan Washery serta TPS limbah B3, area parkir, Masjid Assyifa
TSS
(Pergub.No.
16 tahun 2005
-
Mengambil sampel air-
Mengevaluasi hasil analisa laboratorium dengan mencocokan nilai standard-
Pembangunan sesegera mungkin di musim kemarauGorong-gorong, setiap 3 bulan sekali pada musim hujan, dilaporkan sekali
Air di gorong- gorong tetap keruh, tetapi nilai atau konsentrasi TSS dari outlet RSMH di bawah nilai/konsentrasi TSS gorong- gorong
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
Lanjutan Tabel IV.2
NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PEMANTAUAN
CARA/TEKNIK MEMANTAU
LOKASI PEMANTAUAN DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
C TAHAP OPERASI 1 Penurunan Kualitas
Air (pH, BOD, COD, pospat, Nitrat, Minyak dan lemak, Coliform (faecal dan nonfaecal))
Outlet IPAL Pergub Sumsel No.
16 tahun 2005
-
Pengambilan sampel air di inlet, outlet dan gorong-gorong-
Mengevaluasi hasil analisa laboratorium dengan mencocokan nilai standard-
Memantau kolam biofilter setiap hariInstalasi IPAL dan saluran drainase, setiap 1 bulan sekali, dilaporkan setiap semester
Kualitas air outlet mempunyai konsentrasi BOD, COD, pospat, Nitrat, Minyak dan lemak, Coliform (faecal dan nonfaecal) lebih rendah dari konsentrasi yang ada di air gorong-gorong, pH sebaliknya
-
Diperlukan pergantian laboratorium penganalisa sampel air.-
Sesekali perlu memberi sampel blank sebagai kontrol kualitas hasil analisa laboratorium-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
2 Peningkatan Sampah Domestik
Kegiatan medik dan non-medik
Estetika, permenLH No. 50 th 1996
-
Mencatat volume sampah yang dibakar di insenerator-
Mencatat jumlah atau volume sampah yang dibuang ke TPS setiap minggu-
Membuat tabulasi hasil pencatatan tersebut.Ruang
insenerator dan TPS, setip bulan selama tahap operasi,dilaporkan tiap semester
Sampah tidak menumpuk di tong sampah atau dalam kontainer khusus
-
Pembenahan tempat TPS-
Diupayakan pengelolaan sampah organik untuk dijadikan kompos-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
11 NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PEMANTAUAN
CARA/TEKNIK MEMANTAU
LOKASI PEMANTAUAN DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
3 Peningkatan Kesehatan Masyarakat
Kegiatan pengoperasian rumah sakit
Penurunan jumlah pasien
-
Melakukan observasi langsung, wawancara dan data sekunder-
Lokasi pemantauan adalah rumah sakit umum Dr. M. Hoesin-
Dilakukan pemantauan setiap 6 bulan sekali selama tahap operasiRumah sakit umum dr. M.
Hoesin
Penurunan
jumlah pasien
- -
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
4 Peningkatan Limbah B3
Ruang UGD, ruang perawatan, ruang radiologi, laboratorium, dan kegiatan operasional rumah sakit lainnya
Jumlah dan jenis limbah B3
-
Melakukan observasi langsung, wawancara dan data sekunder-
Lokasi pemantauan adalah lokasiinsenerator dan tempat penyimpanan
sementara limbah B3.
-
Dilakukan pemantauan setiap 6 bulan sekali selama tahap operasiInsenerator dan tempat
penyimpanan sementara limbah B3
Tidak ada
limbah B3
- -
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
Lanjutan Tabel IV.2
NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PEMANTAUAN
CARA/TEKNIK MEMANTAU
LOKASI PEMANTAUAN DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
5 Penurunan Kualitas Udara
Pengoperasian insenerator, genset dan boiler
BML gas emisi sumber tidak bergerak
Pengambilan sampel pada cerobong gas emisi dari insenerator, genset dan boiler
Cerobong insenerator, genset, dan boiler
Emisi sesuai dengan persyaratan BML emisi sumber tidak bergerak
-
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
6 Ancaman Bahaya Kebakaran
Oeprasional peralatan listrik
Sarana &
prasarana pemadam kebakaran
-
Pemeliharaan tabung racun api di setiap gedung atau bangunan RSMH.-
Pemeliharaan fasilitas hydrant di luarbangunan dan instalasi yang terpasang di dalam bangunan.
-
Latihan evakuasi dari kejadian kebakaran gedung/bangunanRSMH Palembang
Peralatan berfungsi secara normal
-
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Badan PB&PK Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
13 NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PEMANTAUAN
CARA/TEKNIK MEMANTAU
LOKASI PEMANTAUAN DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
7 Persepsi Masyarakat
Kegatan medik dan non-medik
Konflik sosial yang dilaporkan
-
Wawancara dan survey langsung-
Data sekunder dan tabulasiSekitar RSMH, setiap tahun selama tahap operasi, dilaporkan setiap tahun
Tidak ada konflik dan citra positif
masyarakat
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Palembang
-
Pelaporan:BLH Palembang
D TAHAP PASCA OPERASI 1 Kehilangan
Matapencaharian
Pemutusan Hubungan kerja (PHK)
Jumlah karyawan yang di PHK
-
Wawancara dan observasi langsung-
Data sekunder dan tabulasiKantor rumah sakit, dilakukan sekali
PHK karyawan 100 persen dan atau pengalihan tugas karyawan di tempat baru
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas
Tenaga Kerja
-
Pelaporan:BLH Palembang
Lanjutan Tabel IV.2
NO
DAMPAK LINGKUNGAN YANG HARUS DIKELOLA SERTA
PARAMETERNYA
SUMBER DAMPAK
TOLOK UKUR
UPAYA PEMANTAUAN
CARA/TEKNIK MEMANTAU
LOKASI PEMANTAUAN DAN PERIODE
HASIL YANG DICAPAI
TINDAKAN PERBAIKAN PENGELOLAAN (Jika diperlukan)
INSTITUSI
2 Gangguan Lalu Lintas
Pembongkaran bangunan
Tingkat kepadatan lalu lintas
-
Observasi langsung-
Survey lalu lintas jalan-
Tabulasi dan trentJalan Sudirman dan Jalan M.
Ali, dilakukan sekali
Lahan bersih
dari bangunan
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dishubkominfo, Dians Tenaga Kerja
-
Pelaporan: BLH Palembang3 Persepsi Masyarakat
Penghentian operasional rumah sakit
Konflik sosial yang dilaporkan
Wawancara dan
observasi langsung serta data sekunder untuk ditabulasikan
Kantor rumah
sakit
-
Pelaksana:RSMH
-
Pengawas:Dinas Kesehatan, BLH Plg