• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 KONSEP DESAIN. sumber :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB 4 KONSEP DESAIN. sumber :"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

8 4.1 Landasan Teoritis

4.1.1 Teori Komunikasi

1. Komunikasi adalah proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan (biasanya lambang-lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain (komunikan). (Carl IHovland)

2. Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka (Everett M Rogers)

3. Who Says What In Which Channel to Whom With What Effect? Atau Siapa Mengatakan Apa Dengan Saluran Apa Kepada Siapa Dengan Pengaruh Bagaimana? (Harold Lasswell)

Berdasarkan teori komunikasi di atas, penulis menerapkan hal tersebut dalam proses penyampaian informasi secara visual kepada pembacanya. Dalam hal ini khususnya secara teknik fotografi.

Perancangan buku ini bertujuan untuk menyalurkan informasi dari penulis kepada pembaca tentang Sendratari Ramayana dan diharapkan dapat memberikan pengaruh antara lain: memberikan persepsi atau pandangan sisi lain dari apa yang disampaikan penulis kepada pembaca serta menumbuhkan minat pembaca terhadap budaya sendiri.

sumber :

http://www.sarjanaku.com/2012/09/pengertian-komunikasi-teori-fungsi.html

4.1.2 Teori Fotografi

Untuk membentuk suatu foto yang baik ( foto yang baik dalam arti dapat dicapai. Penulis akan menjelaskan beberapa acuan diantara banyak acuan dalam fotografi, antara lain : komposisi fotografi, kesederhanaan (simplicity), teori fotografi hitam putih, teori fotografi dokumenter.

4.1.2.1 Komposisi Fotografi

(2)

Mengacu pada buku PHOTOGRAPHY : THE NEW COMPLETE GUIDE TO TAKING PHOTOGRAPHS oleh John Freeman. Komposisi fotografi terdiri dari symmetrical, golden rule, rule of third dan negative space. Pengambilan foto mengacu komposisi tersebut agar tercipta komposisi foto yang harmonis dan seimbang.

Gambar 4.1 Contoh komposisi rule of third dan symmetrical

4.1.2.2 Kesederhanaan (Simplicity)

Berdasarkan pada buku PHOTOGRAPHY : THE NEW COMPLETE GUIDE TO TAKING PHOTOGRAPHS oleh John Freeman. Kesederhanaan dalam menangkap obyek foto berarti dapat menentukan apa yang akan kita tonjolkan dari foto kita tersebut. Bagaimana kita bisa mengisolasi obyek utama atau sering disebut POI (Point of Interest) dalam foto tersebut. Isolasi POI ini dapat dengan bermacam-macam cara, seperti cropping/zoom-in, mencari angle lain, menggelapkan background, membuat background menjadi buram (blur), dan sebagainya. Proses isolasi ini bisa langsung dilakukan saat kita memotret dan hal inilah yang disarankan karena dapat melatih perasaan dan kejelian kita dalam memilih POI namun bisa juga dilakukan pada tahapan post- process menggunakan perangkat lunak.

Dan berdasarkan prinsip ini, penulis menerapkan prinsip kesederhanaan ini dalam memotret menggunakan lensa yang dapat membuat background menjadi buram (blur) sehingga objek dalam foto tersebut terisolasi.

4.1.2.3 Fotografi Hitam Putih

(3)

Dan di dalam buku PHOTOGRAPHY : THE NEW COMPLETE GUIDE TO TAKING PHOTOGRAPHS oleh John Freeman dijelaskan saat pertama kali melakukan pendekatan pada subjek, Kita perlu membayangkan bagaimana jika terlihat tanpa warna. Kita harus mencoba untuk melihatnya dari segi garis dan bentuk, bayangan dan kontras. Mulailah melihat subjek dari sudut baru. Atau memotret subjek dari sudut yang mungkin tidak pernah dipertimbangkan sebelumnya. Satu hal yang pasti, setelah masuk ke dalam fotografi hitam putih, kamera kita akan mengekspresikan karakter subjek dalam cara yang sama sekali berbeda.

Di dalam perancangan buku ini, penulis memberikan variasi fotografi dalam bentuk warna dan hitam putih. Foto hitam putih untuk memberikan sisi dramatis dan dalam proses pembentukannya, penulis fokus kepada kontras, bentuk dan bayangan agar fotografi hitam putih menjadi lebih sempurna.

Gambar 4.2 Contoh referensi foto hitam putih

4.1.2.4 Teori Fotografi Dokumenter

Fotografi dokumenter mengacu pada wilayah di mana gambar fotografi digunakan sebagai dokumen sejarah. Alih-alih berfungsi sebagai sumber kesenangan seni atau estetika, dokumenter fotografi sering digunakan untuk mendorong perubahan politik dan sosial karena kemampuannya untuk menangkap "benar" sifat dari sebuah gambar atau lokasi. Dalam istilah yang sederhana, sekolah ini fotografi menggunakan gambar sebagai bukti terdokumentasi situasi tertentu.

Lewis Hine dan James Van DerZee adalah dua pelopor fotografi dokumenter. Sementara dokumenter dan artistik fotografi

(4)

dianggap di ujung-ujung spektrum, Paul Strand adalah salah satu dari beberapa fotografer terkenal licik menentang campuran

kedua sekolah melalui gaya avant garde.

Sering kali, foto yang diambil dalam vena fotografi dokumenter cenderung mengejutkan, mengerikan, hidup dan intens untuk membuktikan suatu titik dan membangkitkan emosi pemirsa. Beberapa contoh yang paling umum dokumenter foto- foto yang ditampilkan dalam surat kabar dan majalah modern.

Melalui gambar ini, masyarakat mengetahui kebenaran informasi tentang budaya, politik, dan situasi lingkungan.

Mengingat fakta ini, itu tidak mengherankan bahwa fotografi dokumenter meledak menjadi kesadaran Amerika pada masa Depresi Besar 1930-an ketika fotografer yang mendokumentasikan kemiskinan meluas.

Berdasarkan pada teori dan sejarah fotografi dokumenter ini, penulis berusaha mendokumentasikan secara benar dan nyata budaya bangsa Indonesia tanpa mengubah atau merekayasa foto tersebut. Jadi foto yang ditampilkan mendekati apa yang ditampilkan di dalam kegiatan Sendratari Ramayana ini.

sumber :

http://historymatters.gmu.edu/

4.1.3 Teori Layout Modular Grid

Mengacu pada buku Making and Breaking the Grid oleh Timothy Samara. Sistem grid ini terdiri dari kolom grid yang telah dibagi oleh beberapa garis horizontal. Dan hasil dari tabel grid modul tersebut sangat berguna untuk menampilkan konten yang komplex dan biasanya digunakan untuk layout surat kabar.

Modular grid ini sangat fleksibel, karena kumpulan modul-modul ini dapat digabung di dalam zona-zona untuk menampilkan variasi dari isi buku.

Di dalam perancangan buku ini, penulis menggunakan modular grid agar lebih fleksibel dalam menyusun foto-foto dan dapat menciptakan banyak variasi dalam layout tersebut.

(5)

Gambar 4.3 Contoh Modular Grid

4.2 Strategi Kreatif

4.2.1 Strategi Komunikasi

1. Menciptakan buku dengan desain yang simple agar foto-fotonya menjadi aktor utama dalam buku ini

2. Menyampaikan materi secara jelas dan sederhana 3. Membangkitkan minat pembaca terhadap budaya bangsa 4.2.2 Positioning

Buku esai foto yang berisi dokumentasi tentang kegiatan Sendratari Ramayana yang merupakan salah satu kebudayaan bangsa Indonesia.

4.2.3 Tone and Manner

(6)

Nuansa yang ditampilkan adalah foto nuansa gemerlap panggung dan pencahayaan panggung warna-warni pada malah hari beserta sisi humanis berserta ekspresi dari penarinya.

4.2.4 Big Idea

Catatan Dokumentasi Sejarah Seni Pertunjukkan Kebudayaan Indonesia dalam bentuk esai foto

4.2.5 USP (Unique Selling Point)

Berisi esai foto yang terdiri dari ekspresi penari di belakang panggung serta persiapan mereka sebelum tampil di pertunjukkan sendratari ini

4.2.6 Keyword 1.Legenda 2.Drama 3.Spektakuler 4. Kolosal

4.2.7 Strategi Verbal

Penulisan dalam buku ini akan berawal dari sejarah tarian ini dan kegiatan mereka. Di samping itu, juga terdapat cerita dari ramayana versi Serat Rama yang mencerita kisah tentang Rama untuk melengkapi penulisan buku ini. Dan semua penulisan di dalam buku ini akan menggunakan bahasa Indonesia

4.2.8 Strategi Visual

Buku ini terdiri dari beberapa unsur-unsur desain antara lain : - Warna

Warna yang ada di dalam buku ini akan terdiri dari foto gemerlap dari warna-warni cahaya panggung. Dan juga warna hitam-putih untuk memperlihatkan ekspresi dan sisi dramatis dari pertunjukkan

- Layout

Layout menggunakan modular grid yang fleksibel dan memberikan banyak alternatif layout namun tetap terlihat rapi dan clean agar pembaca dapat fokus langsung di foto-foto tersebut

- Tipografi

(7)

Tipografi yang digunakan adalah jenis type sanserif dengan kerning jarang yang memberikan kesan eksklusif dan clean

- Fotografi

Foto yang ditampilkan adalah foto-foto pertunjukkan di atas panggung yang menunjukkan sisi megah dan spektakuler dari sendratari ini.

Selain itu, foto yang ditampilkan juga adalah foto dari perlengkapan sendratari seperti tata musik, tata rias dan tata busananya

4.3 Perencanaan media - Buku

- Gift Cards - Mini X-Banner - Kartu Pos

Gambar

Gambar 4.1 Contoh komposisi rule of third dan symmetrical
Gambar 4.2 Contoh referensi foto hitam putih
Gambar 4.3 Contoh Modular Grid

Referensi

Dokumen terkait

Bentuk Akad Dalam Praktek Makelar Dalam Jual Beli Sepeda Motor Setelah pemaparan mengenai praktek seorang makelar, maka untuk selanjutnya adalah bentuk akad, bentuk akad

Menurut ulama Hanafiyah, 10 kewenangan hadhanah lebih tepat dimiliki kaum wanita, yaitu ibu atau yang mewakilinya. Apabila seorang ibu yang melakukan hadhanah

Berdasarkan hasil tabulasi pada tabel 4.4, hasil analisis data menggunakan contingency coefficient (C) untuk mencari keeratan hubungan antara umur dengan

Daerah berwarna putih atau merah yang tidak bisa dijelaskan, luka, atau bengkak (menjadi keras) pada lidah- khususnya jika tidak terasa sakit-kemungkinan tanda kanker dan

Berdasarkan analisis tingkat kesukaran, daya beda, serta efektifitas distraktor soal pilihan ganda pada paket tes A diperoleh hasil akhir 40% item soal diterima,

(1) Belanja daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 20 ayat (1) huruf b dipergunakan dalam rangka pelaksanaan urusan pemerintahan daerah yang menjadi kewenangan kabupaten

Penggunaan buku wajib juga berhubungan dengan dinamika diskusi yang dilaksanakan di kelas sesuai dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS)/ silabus yang disusun

beberapa spesies di atas tersebut, dan faktor lingkungan seperti fisiografi pantai, pasang surut air laut, gelombang dan arus laut, iklim (cahaya matahari, curah