KEWAJIBAN PEMBUATAN AKTA PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN(APHT) SEGERA SETELAH DITETAPKAN SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN (SKMHT)
Teks penuh
Dokumen terkait
Dalam penulisan hukum ini penulis mengangkat judul “ PERANAN PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH(PPAT) DALAM PEMBUATANSURAT KUASAMEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN (SKMHT) DAN AKTA
Dalam tesis ini, isu hukum yang diangkat adalah apakah pencantuman kop Notaris dan pencantuman Surat Keputusan pengangkatan Notaris pada Surat Kuasa Membebankan
Kedudukan hukum atas Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan ke-dua (II) dan berikutnya sebagai perpanjangan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan Pertama (I) Yang
Tesis ini berjudul “Perlindungan Hukum Terhadap Pihak Kreditur Selama Proses Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) Akibat Pemblokiran Sertipikat Tanah”, dengan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan yang tidak dapat ditindaklanjuti dengan pembuatan Akta Pemberian Hak Tanggungan
Apabila jangka waktu SKMHT, telah berakhir dan berpanjangan SKMHT belum dilakukan, maka menjadi batal demi hukum, sebagai mana yang diatur dalam pasal 15 ayat 6 Undang-Undang Nomor 4
Konsep Hak Tanggungan Hak Tanggungan menurut ketentuan Pasal 1 ayat 1 UUHT atas tanah beserta Benda-benda yang berkaitan degan tana, adalah :12 “Hak Tanggungan atas tanah beserta
2.2.2 akibat hukum terlaksaanaan surat kuasa membebankan hak tanggungan SKMHT dalam perjanjian kredit Bank apabila melewati jangka waktu yang ditentukan Pembuatan SKMHT dibuat guna