GAMBARAN PELAYANAN INFORMASI OBAT OLEH TENAGA KEFARMASIAN DI APOTEK SUMBER WARAS KOTA TEGAL
Teks penuh
Dokumen terkait
Pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian di apotek ditinjau dari aspek Pengelolaan Perbekalan, Sumber Daya dan Ketersediaan Fasilitas Sarana dan Prasarana dapat diketahui
Pelayanan kefarmasian ( pharmaceutical care ) saat ini telah bergeser orientasinya dari pelayanan obat (drug oriented) menjadi pelayanan pasien (patient
Untuk mengetahui sejauh mana peran dan tanggungjawab apoteker dalam melakukan pelayanan kefarmasian maka dilakukan evaluasi pemberian informasi obat yang diberikan oleh
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa 54% Apotek memiliki lebih dari 1 apoteker, 80% apotek memiliki lebih dari 1 tenaga teknis kefarmasian, 26% memiliki
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa jumlah asisten tenaga kefarmasian yang melakukan penggalian informasi sebanyak 63%, persentase skor penggalian
Walaupun hasil ini cukup memuaskan, tapi pelayanan kefarmasian di apotek-apotek tersebut masih harus ditingkatkan dengan memperbaiki pelayanan yang masih kurang atau belum
Informasi yang diberikan oleh apoteker kepada pasien berupa cara penggunaan obat yang benar serta informasi lain yang berkaitan dengan terapi tersebut termasuk efek samping
Atribut pelayanan kefarmasian yang perlu diperhatikan dan harus diperbaiki oleh apotek Kota Palopo antara lain atribut nomor 2, 5, 10, 12, 17 dan 23, yaitu meliputi kelengkapan obat