i
PEMANFAATAN LIMBAH PADAT PT. PETRO KIMIA
GRESIK UNTUK KEKUATAN BATA BETON YANG
MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS DUST
Tugas Akhir
untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sarjana S-1 Teknik Sipil
diajukan oleh :
FUAD HASAN NIM : D 100 100 014
kepada
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
MOTTO
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantara
kamu dan orang-orang yang
berilmu pengetahuan beberapa derajat.
Dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan
(Al-Mujadillah:11)
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum
sebelum mereka mengubah nasib mereka
“Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai
dengan kesanggupannya”
“Hari ini harus lebih baik dari pada hari kemarin, apabila hari
ini lebih buruk atau sama dengan hari kemarin merupakan
suatu kerugian”
“infiruu khifaafaw
-watsiqoolaw-wajaahiduu bi amwaalikum wa
anfusikum fii sabiilillaah..”
(QS. At-Taubah: 41)
v
PERSEMBAHAN
Dalam kesempatan ini penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan Laporan Tugas Akhir ini sampai selesai, antara lain :
1. Allah SWT atas nikmat iman dan islam yang diberikan kepada saya dan karena Allah saya masih bisa bernafas sampai sekarang.
2. Rasulullah SAW yang telah merubah hidup manusia dari penindasan menuju kepedulian, mendobrak pintu jahiliyah menuju islamiyah.
3. Orang tua saya, yang senantiasa menyayangi, menginspirasi, mendidik,
mendo’akan, berkorban, dan memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya.
4. Seluruh keluarga saya, terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. 5. Elvina putri, ruzbihan, mukhlis, ashol, ghoni, pepi, chilya, uzi, upy, .
Kalian semua sahabat dan saudaraku.
6. Teman – teman pondok tercinta NGRUKI yang telah mengisi hari-hari
selama 6 tahun, ikasol’10,ikajog’10 dan alumnus NGRUKI dimanapun berada, sipil UMS’10, dll. Terima kasih atas keceriaan dan kebersamaan yang indah yang di landasi ilmu agama..
7. Kepada dosen-dosen pembimbing TA bapak Ir Suhendro Trinugroho M.T., Ir. Aliem Sudjadmiko,M.T., dan ibu Yenny Nurchasannah ST.MT yang selama ini meluanggkan waktunya untuk memberikan bimbingan dan pengarahan hingga selesainya Tugas Akhir ini semoga amal bapak ibu menjadi amal jariah.amien.
PRAKATA
ﺳﻼ ﻋ ﻮ ﷲﻮ ﮔ ﻪ
Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir dengan judul “Pemanfaatan Limbah Padat PT. Petro Kimia Gresik Untuk Kekuatan Bata Beton Yang Menggunakan Agregat Halus Dust ”.
Penyusun banyak mendapatkan bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak sehingga pelaksanaan dan penyusunan laporan ini dapat terselesaikan. Oleh karena itu penyusun mengucapkan terima kasih kepada : 1) Bapak Ir. Sri Sunarjono, M.T., Ph.D, selaku Dekan Fakultas Teknik
6) Bapak Ir. Agus Riyanto, MT selaku Pembimbing Akademik.
7) Semua dosen Teknik Sipil UMS, karyawan dan karyawati UMS terima kasih atas semua ilmu yang diberikan kepada saya. Semoga ilmu yang bapak/ ibu berikan dapat bermanfaat bagi masa depan saya dan menjadi barokah tentunya.
DAFTAR ISI
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Beton ... 4
B. Beton Ringan ... 4
C. Klasifikasi Bata beton ... 6
D. Faktor Yang Mempengaruhi Kuat Tekan Beton ... 7
ix
5.Alumunium Pasta ... 20
C. Perencanaan Campuran Beton ... 21
2.Perencanaan campuran beton ... 39
3.Pembuatan benda uji ... 39
4.Perawatan ... 40
5.Pengujian bata beton ... 40
6.Analisis data ... 41
7.Contoh tabel sampel ... 42
8.Pengambilan kesimpulan ... 42
BAB V. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pengujian agregat ... 43
1.Kandungan bahan organik... 43
2.Saturated Surface Dry (SSD) ... 43
3.Berat Jenis ... 44
4.Kandungan lumpur ... 44
5.Gradasi abu batu………... .. 44
6.Modulus Halus ………... 44
B. Perencanaan campuran adukan beton ... 44
1.Perencanaan campuran silinder ... 45
2.Perencanaan campuran balok ... 45
C. Pengujian kuat tekan beton ... 45
D. Pengujian kuat lentur beton ... 48
E. Pengujian serap air ………. 51
F. Perbandingan biaya ……… 53
BAB VI.KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 55
B. Saran-saran ... 56
xi
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar II.1. Grafik kuat tekan beton untuk berbagai jenis semen ... 7
Gambar II.2. Pengaruh jumlah semen terhadap kuat beton ... 8
Gambar II.3. Hubungan antara FAS dan kuat tekan ... 9
Gambar II.4. Pengaruh agregat terhadap kuat tekan ... 10
Gambar II.5. Pengaruh suhu pada laju kuat tekan beton ... 11
Gambar II.6. Pengaruh umur brton terhadap kuat tekan ... 11
Gambar II.7. Penampungan limbah ... 13
Gambar II.8. Abu batu ... 14
Gambar III.1. Skema Pengujian Kuat Tekan Silinder dan kubus ... 23
Gambar III.2. Skema Pengujian Kuat Lentur Benda Uji Balok ... 24
Gambar IV.1. Air ... 25
Gambar IV.18. Peralatan penunjang... 34
Gambar IV.20. Bagan Alir Tahapan Penelitian ... 37
Gambar IV.21. Pembuatan Benda Uji ... 39
Gambar IV.22. Perawatan Benda Uji ... 40
Gambar IV.23. Pengujian Kuat Tekan ... 40
Gambar IV.24. Pengujian Kuat Lentur ... 41
Gambar IV.25. Pengujian Kuat Serap Air ... 41
Gambar V.1. Hubungan ukuran saringan dan persen lolos ... 44
Gambar V.2. Hubungan variasi limbah dengan berat jenis... 46
Gambar V.3. Hubungan variasi limbah dengan kuat tekan... 47
Gambar V.4. Hubungan berat jenis pada uji kuat lentur ... 49
Gambar V.5. Hubungan kuat lentur beton ringan dengan pasaran ... 50
xiii
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel III.1. Kombinasi bahan utama semen ... 16
Tabel III.2 Jenis-jenis semen portland ... 17
Tabel III.3. Gradasi agregat halus ... 19
Tabel III.4. Komposisi kimia limbah gypsum ... 20
Tabel IV.1 Sampel pengujian ... 42
Tabel V.1. Hasil pemeriksaan agregat halus ... 43
Tabel V.2. Perencanaan campuran silinder ... 45
Tabel V.3. Perencanaan campuran balok ... 45
Tabel V.4. Data hasil perhitungan Berat jenis uji kuat tekan ... 46
Tabel V.5. Hasil kuat tekan ... 47
Tabel V.6. Hasil perhitungan berat jenis kuat lentur... 48
Tabel V.7. Hasil uji kuat lentur ... 50
Tabel V.8. Hasil uji serap air... 51
DAFTAR LAMPIRAN
xv
DAFTAR NOTASI
A = Luas permukaan benda uji (mm²) Fas = Faktor air semen
f’c = kuat tekan beton (MPa)
MOR = Modulus of repture (N/mm² atau MPa) q = Berat sendiri balok tanpa tulangan (N/mm) b = lebar benda uji (mm)
h = Tinggi benda uji (mm) L = Panjang benda uji (mm) mm = Milimeter, satuan panjang.
N = Newton.
MPa = Mega pascal.
Pmax = Beban maksimal (N)
SNI = Standar Nasional Indonesia.
c = berat jenis beton (gr/cm3)
air = Berat jenis air
Ag.h = Berat jenis agregat halusPAg.h = Proporsi agregat halus
V = Prosentase udara dalam beton
ABSTRAKSI
PEMANFAATAN LIMBAH PADAT PT.PETRO KIMIA GRESIK UNTUK KEKUATAN BATA BETON YANG MENGGUNAKAN
AGREGAT HALUS DUST
Tiap tahun setidaknya dibutuhkan 728.604 unit rumah per tahun. Ini akan berdampak pada keperluan bahan bangunan terutama bata. Kebutuhan batu bata akan terus meningkat jumlahnya di setiap tahunnya. Dilihat dari pembuatan batu bata bahan baku yakni tanah liat. Jika tanah liat terus menerus digunakan sebagai bahan baku bata maka tingkat kesuburan tanah berkurang dan tidak ada lagi lahan untuk menanan tanaman(padi) sebagai pemenuh kebutuhan pangan manusia. Perkembangan teknologi industri di Indonesia diikuti pula dengan permasalahan yang selalu muncul, yaitu masalah limbah yang mencemari lingkungan.Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah padat pabrik pupuk PT. Petrokimia Gresik.
Dalam penelitian tugas akhir ini, limbah padat ditambahkan pada komposisi campuran bata beton dengan variasi penambahan 5%, 10%, 15%, 20% dari berat semen yang direncanakan, setiap variasi 3 benda uji dengan perbandingan berat semen dan agregat halus 1:5 dengan fas 0,5. Untuk uji kuat tekan menggunakan cetakan silinder dengan dimensi 15 cm dan tinggi 30 cm . Untuk uji kuat lentur dan uji serap air menggunakan cetakan balok dengan di mensi panjang 60 cm, lebar 10 cm, tinggi 20 cm. Metode perawatan yang di pakai dengan cara di rendam selama 28 hari.
Analisa sifat fisik dan kimia limbah padat petrokimia dapat disimpulkan menurut ASTM C618-2003 (tentang standar mutu pozzolan) jumlah unsur senyawa SiO2, Al203, dan Fe20 sama dengan 2,47% yang mana lebih kecil dari standar maksimal 70%, dan mengandung CaO 52,39% yang mana diatas standar minimal 10%. Maka limbah padat yang digunakan di penelitian ini di kategorikan pozolan kelas C. Hasil dari penelitian ini didapatkan kuat tekan terbesar pada penambahan gypsum 15% yaitu sebesar 5,17 MPa, sedangkan kuat lentur pada penambahan gypsum 15% yaitu sebesar 4,513 MPa dan kuat serap air pada penambahan limbah gypsum
15% yaitu sebesar 11,58%.
Kata Kunci :Beton ringan, Kuat tekan, Kuat lentur,Kuat serap air, Limbah gypsum