• Tidak ada hasil yang ditemukan

MINAT MEMILIH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI DITINJAU DARI MINAT MENJADI GURU DAN PERSEPSI Minat Memilih Program Studi Pendidikan Akuntansi Ditinjau Dari Minat Menjadi Guru Dan Persepsi Peluang Kerja.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MINAT MEMILIH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI DITINJAU DARI MINAT MENJADI GURU DAN PERSEPSI Minat Memilih Program Studi Pendidikan Akuntansi Ditinjau Dari Minat Menjadi Guru Dan Persepsi Peluang Kerja."

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

MINAT MEMILIH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI

DITINJAU DARI MINAT MENJADI GURU DAN PERSEPSI

PELUANG KERJA

NASKAH PUBLIKASI

Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

pada Program Studi Pendidikan Akuntansi

Diajukan Oleh:

Sri Liawati A 210110152

Kepada:

PENDIDIKAN AKUNTANSI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

(2)
(3)
(4)

ABSTRAK

MINAT MEMILIH PROGRAM STUDI PEDIDIKAN AKUNTANSI DITINJAU DARI MINAT MENJADI GURU DAN PERSEPSI PELUANG

KERJA

Sri LiawatidanDjokoSuwandi

Program Studi Pendidikan Akuntansi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Email: [email protected]

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Pengaruh minat menjadi guru terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/ 2015; 2) Pengaruh persepsi peluang kerja terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015; 3) Pengaruh minat menjadi guru dan persepsi peluang kerja terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/ 2015.

Jenis penelitian ini adalah asosiatif kuantitatif dengan penarikan kesimpulan melalui analisis statistik. Populasi penelitian adalah mahasiswa FKIP akuntansi UMS angkatan 2014 sebanyak 237 mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 60 mahasiswa dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier ganda, uji t, uji F, uji R2, sumbangan relatif dan efektif.

Hasil analisis regresi memperoleh persamaan regresi: Y=20,092+0,286X1+0,439X. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, kesimpulan yang diambil adalah: 1) Minat menjadi guru berpengaruh positif terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi. Hal ini terbukti dari hasil regresi yang memperoleh nilai thitung>ttabel, yaitu 4,799 > 2,002 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dengan sumbangan efektif 29,4%; 2) Persepsi peluang kerja berpengaruh positif terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi. Hal ini terbukti dari hasil regresi yang memperoleh nilai thitung>ttabel, yaitu 3,642 > 2,002 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dengan sumbangan sumbangan efektif sebesar 19,4%; 3) Minat menjadi guru dan persepsi peluang kerja berpengaruh positif terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi. Hal ini terbukti dari hasil regresi yang memperoleh Fhitung> Ftabelyaitu 27,154 > 3,159 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05; 4) Pengaruh Minat menjadi guru dan persepsi peluang kerja terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi memberikan sumbangan efektif sebesar 48,8%, sedangkan sisanya 51,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

(5)

PENDAHULUAN

Perguruan tinggi merupakan satuan penyelenggara pendidikan tinggi sebagai

tingkat lanjut dari jenjang pendidikan menengah di jalur pendidikan

formal.Perguruan tinggi yang ada di Indonesia dapat berbentuk Politeknik, Sekolah

Tinggi, Akademik, Universitas, dan Institut. Pada setiap jenis perguruan tinggi

tersebut biasanya memiliki sejumlah jurusan atau program studi yang ditawarkan.

Setiap calon mahasiswa yang akan memasuki suatu perguruan tinggi, akan

dihadapkan kepada pemilihan program studi atau jurusan yang akan dimasukinya.

Pemilihan program studi bagi mahasiswa merupakan saat-saat yang

menentukanmasa depan dalam setiap fase kehidupan.

Menurut Bawantara (2007:3-8), beberapa faktor yang dapat dijadikan

pertimbangan dalam memilih program studi antara lain: 1) Pertama, kuliah di bidang

yang disukai. Artinya, sesuaikan fakultas dan program studi pilihan dengan minat

dan bakat. Dengan begitu, akan merasa senang menjalani setiap perkuliahan karena

semua materi yang diberikan sesuai dengan minat. Minat yang tinggi adalah modal

sukses yang sangat kuat. 2) Pertimbangan kedua adalah kemampuan intelektual.

Sangat dianjurkan untuk menakar kemampuan intelektual sebagai pertimbangan

dalam memilih program studi. 3) Ketiga adalah keuangan keluarga. Kuliah di

perguruan tinggi melibatkan berbagai komponen biaya yang cukup besar, sehingga

arus dipertimbangkan masak-masak. Diskusikan dengan orangtua secara terbuka,

sampai seberapa jauh kemampuan mereka untuk membiayai kuliah. 4) Keempat

adalah reputasi perguruan tinggi, status akreditasi merupakan faktor penting dalam

menilai perguruan tinggi. Status tersebut menentukan kemandirian suatu program

studi dalam melaksanakan proses belajar-mengajar, seperti menyelenggarakan ujian

negara dan menerbitkan ijazah.

Dalam memilih program studi harus menyesuaikan dengan minat yang

diinginkannya. Minat yang dimiliki tersebut merupakan langkah awal untuk

mencapai hasil belajar yang diinginkan, yang selanjutnya direalisasikan dengan

proses pemilihan jurusan.Minat merupakan faktor pendorong bagi seseorang untuk

(6)

maka mahasiswa tersebut akan terdorong untuk memilih program studi pendidikan

keguruan.

Menurut Slameto (2010:180), “Minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa

ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Minat pada

dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antar diri sendiri dengan sesuatu

dari luar. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar

minat.”.Menurut Dalyono dalam Djamarah (2002:157), “Minat belajar yang besar

cenderung menghasilkan prestasi yang tinggi, sebaliknya minat belajar yang kurang akan menghasilkan prestasi yang rendah”. Minat dapat berpengaruh terhadap kualitas hasil belajar seseorang dalam suatu bidang studi. Hal itu dikarenakan adanya

pemusatan perhatian terhadap mata kuliah yang menjadi minat mahasiswa tersebut.

Pemusatan perhatian yang intensif terhadap mata kuliah itulah yang

memungkinkannya belajar lebih giat dan berprestasi pada bidang tersebut.

Menurut Djamarah (2002:157), “Minat tidak hanya diekspresikan melalui pernyataan yang menunjukkan bahwa anak didik lebih menyukai sesuatu daripada

yang lainnya, tetapi dapat juga diimplementasikan melalui partisipasi aktif dalam suatu kegiatan”. Partisipasi yang dilakukan merupakan suatu bentuk untuk mengungkapkan bahwa mahasiswa tersebut memiliki minat terhadap obyek tersebut.

Mahasiswa yang memiliki minat menjadi guru akan terdorong untuk berusaha

mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan profesi keguruan, mahasiswa akan ikut

berpartisipasi pada program profesi keguruan.

Pada beberapa tahun belakangan, profesi guru mulai banyak dilirik oleh

masyarakat sebagai profesi yang menjanjikan. Banyak calon mahasiswa yang

melanjutkan ke perguruan tinggi memilih masuk Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan dengan tujuan untuk berprofesi menjadi guru. Ketertarikan terhadap

profesi guru disebabkan oleh adanya regulasi yang berpihak pada dunia pendidikan,

termasuk nasib para pendidiknya. Melalui amandemen UUD 1945 pasal 31 ayat 4

menyatakan bahwa negara memprioritaskan anggaran sekurang-kurangnya 20% dari

APBN dan APBD untuk sektor pendidikan, pernyataan tersebut membuktikan bahwa

(7)

Profesi guru telah sejajar dengan profesi yang lain, dimana untuk menjadi

seorang guru diharuskan memiliki kualifikasi akademik sarjana strata satu (S-1) dan

memiliki sertifikat pendidik sebagai pengakuan atas profesinya yang ditempuh

melalui jalur pendidikan formal. Hal tersebut dimuat dalam UU No. 20 Tahun 2003

Tentang Sisdiknas, UU No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen serta PP No. 74

Tahun 2009 Tentang guru. Pemerintah juga telah mengatur mengenai gaji guru, bagi

mereka yang sudah memiliki sertifikat pendidik, gaji pokoknya dibayar dua kali lipat

dan bagi guru yang belum pegawai negeri sipil tetapi sudah memiliki sertifikat

pendidik, baik melalui portofolio maupun melalui Pendidikan dan Latihan Profesi

Guru (PLPG) akan mendapat gaji pokok sesuai pangkat dan golongannya. Berkaitan

dengan regulasi tersebut menyebabkan banyak mahasiswa yang melanjutkan ke

Universitas Muhammadiyah Surakarta berminat untuk memilih program studi

pendidikan akuntansi. Program studi pendidikan akuntansi adalah satu dari program

studi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Muhammadiyah

Surakarta yang bertujuan untuk mencetak guru akuntansi. Guru akuntansi banyak

dibutuhkan setelah adanya kebijakan Depdiknas akan perluasan pada Sekolah

Menengah Kejuruan.

Persepsi peluang kerja yang dimiliki oleh setiap mahasiswa menjadi

pertimbangandalam pemilihan program studi. Persepsi mengenai peluang kerja

setelah lulus dari perguruan tinggi membuat mahasiswa memilih bidang ilmu

berdasarkan banyaknya peluang kerjayang ada. Seseorang yang berpersepsi bahwa

kesempatan/peluang kerja yang ada di program studi pendidikan akuntansi luas maka

akan timbul ketertarikannya untuk memilih program studi pendidikan akuntansi,

begitu juga sebaliknya. Peluang lulusan dari program studi pendidikan akuntansi

yakni dapat bekerja pada lembaga kependidikan sebagai guru, selain itu dapat

bekerja pada lembaga-lembaga non kependidikan, misalnya bekerja pada lembaga

keuangan, pegawai pemerintah, akuntan perusahaan, dan sebagai wiraswata.

Tujuanpenelitian ini yaitu: 1) Mengetahui pengaruh minat menjadi guru

terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan

dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015.2)

(8)

pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015. 3) Mengetahui pengaruh minat

menjadi guru dan persepsi peluang kerja terhadap minat memilih program studi

pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015.

METODE PENELITIAN

Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan penarikan kesimpulan

melalui analisis statistik. Subjek penelitian ini adalah adalah mahasiswa program

studi pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2014/2015 yang berjumlah 237 mahasiswa.

Sampel penelitian adalah sebanyak 60 mahasiswa dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Sebelum angket disebarkan, terlebih dahulu dilakukan uji coba (try out). Tujuannya untuk menguji apakah angket valid atau tidak valid dan untuk menguji apakah data

tersebut reliabel atau tidak reliabel melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Subyek

uji coba angket adalah mahasiswa program studi pendidikan akuntansi Universitas

Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015 sejumlah 20 mahasiswa

diluaranggota sampel.

Teknik uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas dan linieritas. Uji

tersebut untuk mengetahui apakah data sebaran berbentuk normal atau tidak serta

apakah setiap variabel bebas dan variabel terikat bersifat linier atau tidak.

Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier ganda, uji t, uji F, uji

R2, serta sumbangan relatif dan efektif.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil analisa data menunjukkan bahwa minat menjadi guru dan

persepsi peluang kerja mempunyai pengaruh yang positif terhadap minat memilih

program studi pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu

PendidikanUniversitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015. Hal ini

(9)

Y=20,092+0,286X1+0,439X2, persamaan tersebut menunjukkan bahwa koefisien

regresi dari masing-masing variabel independen bernilai positif, artinya variabel

minat menjadi guru dan persepsi peluang kerja secara bersama-sama berpengaruh

positif terhadap minat memilih proggram studi pendidikan akuntansi. Dari hasil

analisis data diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,488 yang

menunjukkan bahwa besarnya pengaruh minat menjadi guru dan persepsi peluang

kerja mempunyai pengaruh yang positif terhadap minat memilih program studi

pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas

Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015, adalah sebesar 48,8% sedang

sisanya sebesar 51,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti.

Hasil uji hipotesis pertama menunjukkan bahwa variabel minat menjadi

guruberpengaruh terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi.

Berdasarkan hasil uji t, untuk variabel minat menjadi guru (b1) diperoleh hasil thitung

>ttabel, yaitu 4,799 > 2,002 dan nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,000, dengan

sumbangan relatif sebesar 60,2% dan sumbangan efektif sebesar 29,4%. Dari hasil

tersebut dapat dikatakan semakin besarminat menjadi guru, maka akan semakin

tinggi minat memilih program studi pendidikan akuntansi. Sebaliknya semakin

rendah minat menjadi guru, maka semakin rendah pula minat memilih program studi

pendidikan akuntansi. Dapat disimpulkan bahwa minat menjadi guru memiliki

pengaruh positif terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansipada

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta

angkatan2014/ 2015.

Hasil uji hipotesis kedua menunjukkan bahwa variabel persepsi peluang kerja

berpengaruh terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi.

Berdasarkan hasil uji t, untuk variabel persepsi peluang kerja (b2) diperoleh hasil

thitung >ttabel, yaitu 3,642 > 2,002 dan nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,001, dengan

sumbangan relatif sebesar 39,8% dan sumbangan efektif sebesar 19,4%. Dari hasil

tersebut dapat dikatakan semakin tinggi persepsi peluang kerja, maka akan semakin

tinggi minat memilih program studi pendidikan akuntansi. Sebaliknya semakin

rendah persepsi peluang kerja, maka semakin rendah pulaminat memilih program

(10)

memiliki pengaruh positif terhadap minat memilih program studi pendidikan

akuntansipada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah

Surakarta angkatan2014/ 2015.

Hasil perhitungan uji keberartian regresi linier ganda atau uji F diketahui

bahwa nilai Fhitung > Ftabel yaitu 27,154 > 3,159 dan nilai signifikansi < 0,05 yaitu

0,000. Hal ini berarti minat menjadi guru dan persepsi peluang kerja secara

bersama-sama berpengaruh positif terhadap minat memilih program studi pendidikan

akuntansi. Berdasarkan pada simpulan tersebut dapat dikatakan bahwa

kecenderungan peningkatan kombinasi minat menjadi guru dan persepsi peluang

kerja akan diikuti peningkatan minat memilih program studi pendidikan akuntansi.

Sebaliknya kecenderungan penurunan kombinasi minat menjadi guru dan persepsi

peluang kerja akan diikuti penurunan minat memilih program studi pendidikan

akuntansi. Jadi dapat disimpulkan bahwa minat menjadi guru dan persepsi peluang

kerja memiliki pengaruh positif terhadap minat memilih program studi pendidikan

akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas

Muhammadiyah Surakarta angkatan2014/ 2015.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan

sebelumnya, makadapatdisimpulkansebagaiberikut:

1. Minat menjadi guru berpengaruh positif terhadap minat memilih program studi

pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015. Hal ini dibuktikan oleh hasil analisis

regresi linear ganda (uji t) diketahui bahwa thitung> ttabel yaitu 4,799> 2,002 dannilai

signifikansi < 0,005 yaitu 0,000. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh sumbangan

efektif sebesar 29,4% dan sumbangan relatif sebesar 60,2%.

2. Persepsi peluang kerjaberpengaruh positif terhadap minat memilih program studi pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015.Hal ini dibuktikan oleh hasil analisis

regresi linear ganda (uji t) diketahui bahwa thitung> ttabel yaitu 3,642> 2,002 dannilai

signifikansi < 0,005 yaitu 0,001. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh sumbangan

(11)

3. Minat menjadi guru dan persepsi peluang kerja berpengaruh positifterhadap minat

memilih program studi pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015. Hal ini

dibuktikan oleh hasil analisis variansi analisis regresi linear ganda (uji F) diketahui

bahwa Fhitung> Ftabel yaitu 27,154>3,159 dan nilai signifikansi < 0,005 yaitu 0,000. Hasil

uji koefisien determinasi (R2) sebesar 0,488 menunjukkan bahwa besarnya pengaruh

minat menjadi guru dan persepsi peluang kerjaterhadap minat memilih program studi

pendidikan akuntansi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Muhammadiyah Surakarta angkatan 2014/2015, adalah sebesar 48,8% sedangkan 51,2%

sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2003. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Anonim. 2005. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

Anonim. 2009. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2009 tentang Guru.

Bawantara, Agung. 2007. Lulus SMA Kuliah di Mana? Paduan Memilih Program Studi. Jakarta: PT Kawan Pustaka.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta: Aksara Baru.

Referensi

Dokumen terkait

Pendugaan ini didasari oleh hubungan linear yang dimiliki rasio anak wanita ( CWR ) dan angka reproduksi kasar ( GRR ) yang telah dibuktikan oleh Rele pada tahun 1967

Berdasarkan pengamatan saat mengajar mata pelajaran PKn, data yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami materi gotongroyong khususnya

Sampel adalah sebagian atau contoh dari populasi. Moleong, 1990, Metode Penelitian Kualitatif, Remaja Rosdakarya, Bandung, hlm.. sampel berdasarkan ciri-ciri

DISTRIBUTION untuk mendapatkan kondisi ruang yang diperlukan... SISTEM

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran children learning in sciencedapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada siswa kelas V SD

[r]

Pada perlakuan kolkisin 0.10% dihasilkan tunas dengan daun belang (setrip putih dan hijau) dan ukuran kantong yang lebih besar diikuti dengan peningkatan ukuran

UKM Batik Bogor Tradisiku yang merupakan usaha kecil menengah di Kota Bogor dengan menyediakan sebuah pusat kerajinan batik yang dapat menjadi sumberdaya wisata