82
DAFTAR PUSTAKA
Albrecht, S.L. Chadwick, B.A. & Jacobson, C.K. 1987. Sosial Psychology (Second Edition). New Jersey: Prentice Hall. Inc.
Andayani, B & Afiatin, T. 1996. Konsep Diri, Harga Diri, dan Kepercayaan Diri Remaja. Jurnal Psikologi. 23 (2). 23-30.
Aprilia, N. 2014. Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dengan Perilaku Tawuran pada Remaja Laki-laki yang Pernah Terlibat Tawuran di SMK ‘B’ Jakarta. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan. Vol. 3 No. 01, April 2014. [19 Desember 2015; 15.45].
Aroma, I.S. 2012. Hubungan Antara Tingkat Kontrol Diri Dengan Kecenderungan Perilaku Kenakalan Remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan. Vol. 01 No. 02, Juni 2012. [19 Desember 2015; 15.45].
Azwar, S. 2001. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Badan Keluarga Berencana Nasional. 2007. Kurikulum dan Modul Pelatihan Pemberian Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja Oleh Pendidik Sebaya. Jakarta: Direktorat Remaja dan Perlindungan Hak-Hak Reproduksi.
Baron, R.A. dan Byrne, D. 2004. Psikologi Sosial. Edisi Kesepuluh, Jilid I. ahli
Bahasa: Dra. Ratna Juwita, Dipl. Psychl, dkk. Jakarta: Erlangga.
Beane, J.A. & Lipka, R.P. 1986. Self Concept. Self Esteem and The Curiculum. Teacher College Press.York.
Burns, R.B. 1979. Self Concept: In Theory Measurement, Development and Behavior. Longman Group Limited. New York.
Conger, J.J. 1977. Adolescent and Youth. New York: Harper and Row Publishers.Inc.
Dagun, S.M. 1992. Maskulin dan Feminim. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Dusek, J.B. 1997. Adolescent Development and Behavior. Chicago: Science Research Associates Inc.
83
Goleman, D. 2001. Kecerdasan Emosional. (Alih Bahasa: T. Hermaya). Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
Grinder, R.E. 1978. Adolescence. New York: John Willey and Sons. Inc.
Gunarsa, S. 1983. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Penerbit BPK Gunung Mulia.
Hadi, S. 2000. Panduan Manual Seri Program Statistik (SPS-2000). Yogyakarta: Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM.
Hafidz, H.A.R., Wahidin., Syaifullah Cangara. 2012. Pemahaman Remaja Tentang Kenakalan dan Partisipasi Masyarakat Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di Kecamatan Mamajang Makassar. Jurnal Analisis. Juni 2012, Vol. 1 No. 1 : 85-91.
Haryadi, D. 2009. www.ubb.co.id, tanggal 26 September 2011.
Helmi, A.F. & Ramdhani, N. 1992. Hubungan Antara Konsep Diri dengan Kemampuan Bergaul. Penelitian. (tidak diterbitkan). Yogyakarta.: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.
Hurlock, E.B. 1973. Adolescent Development (4th ed). Tokyo: McGraw-Hill Kogakusha Ltd.
___________ . 1980. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.
Irmawati. 2009. Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Perilaku Melayani Pada Perawat Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah “Roemani” Semarang. Skripsi. (Tidak Diterbitkan). Surakarta: Fakultas Psikologi UMS.
Ismail, Sofyan. 2008. Anatomi Manusia. Semarang : Universitas Sultan Agung.
Kartika, S. 2002. Profil Perkawinan Perempuan Indonesia. Jurnal Perempuan. Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan. No. 22, (31). 57-67.
Kartono. 2003. Patologi Sosial 2. Kenakalan Remaja. Jakarta: Rajawali Pers. _______. 2010. Patologi Sosial 2: Kenakalan Remaja. Jakarta: CV. Rajawali
Expres.
Maria, U. 2005. Peran Persepsi Keharmonisan Keluarga dan Konsep Diri terhadap Kecenderungan Kenakalan Remaja. Tesis (tidak dipublikasikan). Fakultas Psikologi: Universitas Gadjah Mada.
84
Mussen, P.H., et al.1994. Perkembangan dan Kepribadian Anak. (terjemahan). Edisi Enam. Jakarta: Arean.
_______, et al. 1979. Child Development and Personality (fifth edition). New York: Harper and Row Publisher.
Nawarsih, W.S. 2011. Perbedaan Kekhusyukan Shalat ditinjau Dari Jenis Kelamin Jama’ah Halaqah Shalat Khusyuk. Skripsi. (Tidak Diterbitkan) Surakarta: Fakultas Psikologi UMS.
Nur Ghufron, M., Risnawati, R. 2010. Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: AR-RUZZ Media.
Pardede, Y.O.K. 2008. Konsep Diri Anak Jalanan Usia Remaja. Jurnal Psikologi. Volume 1 No.2 Juni 2008.
Partosuwido, S.R, 1992. Penyesuaian Diri Mahasiswa Dalam Kaitannya dengan Konsep Diri, Pusat Kendali dan Status Perguruan Tinggi. Tesis (Tidak Diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. __________, et al. 1985. Peranan Konsep Diri dan Perkembangan Psikososial Anak Remaja yang Kurang Berprestasi di DIY. Laporan Penelitian. (Tidak Diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universtias Gadjah Mada.
Purnomo, A. 2011. Hubungan antara Konsep Diri dengan Perilaku Kenakalan Remaja. Skripsi (Tidak Diterbitkan). Surakarta: Fakultas Psikologi UMS.
Rakhmat, 2002. Psikologi Komunikasi. Bandung: CV. Remaja Karya.
Rohmadani, Z.V. 2011. Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Kenakalan Remaja Pada Remaja. Skripsi (Tidak Diterbitkan). Jakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gunadharma.
Santrock, J.W. 1999. Life Span Development. (terjemahan). Boston: Mac Graw-Hill.
_______, John W. 2003. Adolescence Tenth Edition. New York: The McGraw-Hill Companies, Inc.
_______, J.W. 2007. Live Span Development, Perkembangan Masa Hidup. Edisi Kelima Jilid 2. (terjemahan Chusaeri dan Darmanik). Jakarta : Erlangga.
Sarwono S.W., Meinarno, E.A. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
_______, S.W. 2002. Psikologi Remaja. Edisi Enam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
85
Shavelson, B.J. & Roger, B. 1982. Self-Concept: The Interplay of Theory Methods. Journal of Educational Psychology, Vol. 72, No. 1, p.3-17.
Suliyanto. (2014). Statistika Non Parametrik. Yogyakarta: C. V Andi Offset.
Shiffer, N., layhch-Sanner, J & Nadelemn, L. 1977. Relationship Between Self-Concept and Claaroom Behavior in Two Informal Elemantary Classroom. Journal of Educational Psychology, Vol. 72, No.1, p.349-359.
Stuart & Sundeen. 1998. Principles and Practice of Psychiatric Nursing. USA: C.V Mosby Company.
Syifa, Y.M. 2011. Strategi Coping pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Melakukan Terapi Hemodialisa Ditinjau dari Jenis Kelamin. Skripsi: (tidak diterbitkan). Surakarta: Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta.