• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DESAIN PADA T-SHIRT C59 BANDUNG.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS DESAIN PADA T-SHIRT C59 BANDUNG."

Copied!
41
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bagian pendahuluan tesis Siti Hadiyanti (2014), "Analisis Desain pada T-Shirt C59 Bandung", meletakkan dasar bagi penelitian dengan menjelaskan latar belakang pentingnya analisis desain dalam konteks industri kreatif, khususnya di Bandung. Tesis ini menekankan peran desain dalam keberhasilan produk, menggunakan T-shirt C59 sebagai studi kasus. Latar belakang tersebut kemudian dirumuskan ke dalam beberapa permasalahan penelitian yang spesifik, yang akan dijawab melalui analisis tipografi, ilustrasi, dan elemen-elemen desain pada T-shirt C59. Tujuan penelitian dijelaskan secara jelas dan terukur, menekankan deskripsi karakteristik desain, serta manfaat penelitian bagi berbagai pihak, termasuk pengembangan pendidikan desain di perguruan tinggi.

1.1 Latar Belakang Masalah

Bagian ini membahas konteks industri kreatif di Bandung, menyorot perkembangan pesat industri fesyen dan peran penting desain dalam daya saing produk. Tesis ini secara tepat menempatkan C59 sebagai contoh perusahaan yang telah lama berkiprah dan memiliki nilai historis dalam industri T-shirt di Bandung. Pembahasan juga mencakup pentingnya desain dalam memenuhi kebutuhan konsumen dan peran desain dalam konteks ekonomi kreatif, menunjukkan pemahaman penulis akan konteks sosial-ekonomi penelitian. Penulis juga menunjukkan pemahaman terhadap literatur terkait desain dan industri kreatif, sekaligus membatasi ruang lingkup penelitian pada analisis desain T-shirt C59.

1.2 Identifikasi Masalah

Bagian ini mengidentifikasi unsur-unsur visual kunci dalam desain T-shirt, yaitu tipografi, ilustrasi, dan elemen-elemen desain (garis, bentuk, ruang, warna, gelap terang, tekstur). Identifikasi masalah ini membatasi fokus penelitian dan memperjelas apa yang akan dianalisis. Dengan mengidentifikasi unsur-unsur visual tersebut, penelitian menjadi lebih terarah dan terukur. Hal ini merupakan langkah penting dalam penelitian kualitatif untuk memastikan data yang dikumpulkan relevan dan terfokus pada tujuan penelitian.

1.3 Rumusan Masalah

Rumusan masalah secara spesifik menanyakan karakteristik tipografi, ilustrasi, dan elemen-elemen desain pada T-shirt C59. Rumusan masalah yang baik harus terukur dan spesifik. Rumusan masalah ini memastikan bahwa penelitian akan memberikan jawaban yang terarah dan relevan dengan tujuan penelitian. Pertanyaan yang diajukan bersifat deskriptif, sesuai dengan metode penelitian yang digunakan.

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian secara eksplisit menyatakan keinginan untuk mendeskripsikan jenis, karakter, dan bentuk tipografi, ilustrasi, serta elemen-elemen desain pada T-shirt C59. Tujuan penelitian yang diuraikan secara rinci memungkinkan pembaca untuk memahami cakupan dan arah penelitian. Kejelasan tujuan ini merupakan elemen krusial dalam memastikan penelitian dilakukan secara sistematis dan menghasilkan kesimpulan yang valid.

1.5 Manfaat Penelitian

Bagian ini menjelaskan manfaat penelitian bagi penulis, departemen pendidikan seni rupa, perusahaan C59, dan desainer. Penulis menjabarkan bagaimana penelitian dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan di bidang desain komunikasi visual. Manfaat bagi departemen pendidikan seni rupa adalah sebagai tambahan referensi bahan ajar dan peningkatan khasanah keilmuan. Manfaat bagi perusahaan C59 adalah publikasi desain dan dorongan untuk meningkatkan kualitas desain. Manfaat bagi desainer adalah inspirasi untuk menciptakan desain baru dan pengembangan tema.

1.6 Penjelasan Istilah

Bagian ini mendefinisikan istilah kunci seperti "analisis", "desain pada T-shirt", dan "C59 Bandung". Definisi operasional ini memastikan pemahaman yang konsisten dan menghindari ambiguitas. Dengan memberikan penjelasan istilah yang jelas, penelitian akan memiliki landasan yang kuat dan mengurangi potensi misinterpretasi.

1.7 Sistematika Penulisan

Bagian ini memberikan gambaran umum struktur tesis, menjelaskan isi masing-masing bab. Sistematika penulisan yang jelas memudahkan pembaca untuk memahami alur dan organisasi penelitian. Hal ini penting untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang bagaimana penelitian dilakukan dan bagaimana hasil penelitian disajikan.

II. Landasan Teoretis (Desain T-Shirt)

Bab ini membahas kerangka teoritis yang digunakan dalam menganalisis desain T-shirt C59. Pembahasan mencakup teori desain secara umum, prinsip-prinsip desain, elemen-elemen desain, dan teori desain komunikasi visual. Lebih spesifik, bab ini membahas tipografi, ilustrasi, dan tata letak (layout) sebagai komponen penting dalam desain T-shirt. Teori-teori tersebut kemudian dikaitkan dengan konteks desain T-shirt C59.

III. Metodologi Penelitian

Bab metodologi menjelaskan secara detail bagaimana penelitian dilakukan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Populasi dan sampel penelitian dijelaskan secara rinci, serta instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data. Prosedur penelitian diuraikan secara kronologis, mulai dari tahap perencanaan hingga analisis data.

3.1 Lokasi dan Subjek Penelitian

Bagian ini menjelaskan lokasi penelitian di pabrik C59 di Bandung dan subjek penelitiannya yaitu desain pada T-shirt C59. Dijelaskan pula batasan penelitian yang difokuskan pada analisis tipografi, ilustrasi, dan elemen-elemen desain. Lokasi penelitian yang spesifik memberikan konteks geografis dan historis pada penelitian. Subjek penelitian yang didefinisikan dengan jelas memperjelas ruang lingkup penelitian dan menghindari ambiguitas.

3.2 Metode Penelitian

Bagian ini menjelaskan penggunaan metode deskriptif kualitatif, mengapa metode ini dipilih dan bagaimana metode ini sesuai dengan tujuan penelitian. Pemilihan metode penelitian yang tepat sangat penting untuk memastikan penelitian menghasilkan data yang valid dan reliabel. Penjelasan mengenai alasan pemilihan metode ini memberikan justifikasi atas pilihan metodologi dan menunjukkan pemahaman penulis akan metode penelitian kualitatif.

3.3 Teknik Pengumpulan Data Penelitian

Bagian ini menjabarkan empat teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Masing-masing teknik dijelaskan secara detail, termasuk jenis observasi yang digunakan (sistematis), jenis wawancara (terpimpin), dan sumber studi literatur. Teknik pengumpulan data yang beragam menjamin triangulasi data dan memperkuat validitas temuan penelitian. Tabel yang menjelaskan instrumen wawancara memperlihatkan persiapan dan kerangka wawancara yang terstruktur.

3.4 Instrumen Penelitian

Bagian ini menjelaskan instrumen penelitian berupa purposive sampling, di mana sampel desain T-shirt dipilih berdasarkan tema dan representasi visual. Tabel instrumen penelitian memberikan gambaran sistematis tentang variabel, sub-variabel, indikator, dan teknik pengumpulan data untuk masing-masing tema. Penggunaan purposive sampling dijelaskan secara rinci dan dijustifikasi, menunjukkan pemahaman penulis atas strategi pengambilan sampel dalam penelitian kualitatif.

3.5 Prosedur Penelitian

Bagian ini menjelaskan langkah-langkah penelitian secara kronologis, terdiri dari tahap pra-lapangan, tahap lapangan, dan tahap analisis data. Uraian langkah-langkah ini memberikan gambaran yang sistematis tentang proses penelitian. Bagan proses penelitian memberikan gambaran visual dari langkah-langkah penelitian, memudahkan pembaca untuk memahami alur dan tahapan penelitian. Tahapan-tahapan yang detail menunjukan rencana penelitian yang terstruktur dan sistematis.

IV. Analisis Desain pada T-Shirt C59 Bandung

Bab ini merupakan inti dari tesis, di mana dilakukan analisis desain T-shirt C59 berdasarkan tema-tema yang telah ditentukan. Analisis meliputi tipografi, ilustrasi, dan elemen-elemen desain pada setiap tema. Hasil analisis disajikan secara deskriptif dan didukung dengan gambar-gambar sebagai bukti visual.

V. Simpulan dan Saran

Bab ini merangkum temuan penelitian dan memberikan saran-saran berdasarkan temuan tersebut. Simpulan menjawab rumusan masalah yang diajukan di bab pendahuluan. Saran-saran diberikan untuk pengembangan desain T-shirt C59 dan untuk penelitian selanjutnya. Saran tersebut juga mempertimbangkan implikasi hasil penelitian bagi pengembangan pendidikan desain komunikasi visual.

Gambar

TABEL 3.1  INSTRUMEN WAWANCARA
TABEL 3.2 INSTRUMEN PENELITIAN

Referensi

Dokumen terkait

Keseimbangan yang terdapat pada ilustrasi tersebut menggunakan keseimbangan simetris, hal ini ditunjukan dengan adanya kesamaan bentuk, ukuran dan masa ilustrasi

Dengan menggunakan unsur visual grafis seperti logo dan elemen visual lainnya seperti garis, warna, dan tipografi, sehingga terbentuk sebuah logo yang unik tetapi tetap

Menetapkan unsur- unsur tata letak berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap terang, tekstur dan ruang dengan penuh rasa ingin tahu2. Membuat secara manual unsur- unsur

Perancangan desain brand kampung wisata dalam penelitian ini akan berfokus pada elemen desain secara visual yang meliputi warna, bentuk, tipografi, termasuk slogan yang mendukung

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan elemen desain khususnya garis, warna, tekstur, cahaya, pola, dan bentuk dalam membentuk

Sebagai karya seni rupa, sebuah logo tidak bisa lepas dari elemen- elemen senirupa dasar yang membentuknya seperti garis, bentuk, warna, ruang, tipografi dll.. Seperti yang

Penelitian ini berfokus pada elemen visual kemasan sling bag produk Ei Salted Egg yang akan dianalisis menggunakan teori desain grafis, meliputi warna, bentuk, tipografi, ilustrasi dan

Tujuan dari Analisis Elemen Visual Desain Sampul Piringan Hitam Album Keroncong Produksi Lokananta Tahun 1959-1971 yaitu mendeskripsikan elemen-elemen visual meliputi tipografi,