• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Hubungan Konsumsi Energi Dengan Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Hubungan Konsumsi Energi Dengan Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.8 Hasil Uji Granger Causality
Tabel 4.12 Hasil Uji Hipotesis

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan komponen pertumbuhan proporsional (Pj) menunjukkan bahwa terdapat 7 sektor yang memiliki nilai rata-rata positif yaitu sektor pertambangan sektor listrik,

1 Tahun 2006, peran sektor pertanian menjadi semakin penting karena komoditi-komoditi pertanian juga berpotensi untuk menjadi bahan baku bahan bakar nabati (BBN)

Bila dilihat dari pengaruh keunggulan kompetitif (Cij) menunjukkan bahwa sektor industri, sektor listrik, gas dan air bersih, sektor perdagangan, sektor pengangkutan, sektor

Jadi dapat dilihat bahwa kebutuhan energi listrik sektor komersil di area nias dari tahun 2011 hingga 2021 mengalami peningkatan yang signifikan seperti juga sektor rumah tangga

Kebutuhan listrik, baik untuk rumah tangga maupun bukan rumah tangga, untuk wilayah Sulawesi Selatan mempunyai nilai yang paling tinggi, mendekati 10,7 PJ pada awal periode

menemukan bahwa baik antara sektor moneter maupun keuangan, memiliki hubungan jangka panjang dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, namun berdasarkan hasil Error

Secara differential shift menunjukkan bahwa terdapat 5 sektor yaitu sektor listrik, gas dan air minum, sektor bangunan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor

Analisis data konsumsi energi pada sektor transportasi di Indonesia pada tahun 2018, 2019, dan 2021 menggunakan teknik interpolasi linear dan integrasi