• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HAZARD AND OPERABILITY (HAZOP) DI PT. SIANTAR TOP, SIDOARJO.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HAZARD AND OPERABILITY (HAZOP) DI PT. SIANTAR TOP, SIDOARJO."

Copied!
103
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bab ini memberikan latar belakang penelitian yang berfokus pada analisis Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di PT. Siantar Top, Sidoarjo, menggunakan metode Hazard and Operability (HAZOP). Penelitian ini dipicu oleh meningkatnya kecelakaan kerja di perusahaan akibat penggunaan mesin-mesin berteknologi tinggi dan kurangnya pengetahuan karyawan. Bab ini juga menjabarkan rumusan masalah, batasan masalah, asumsi, tujuan, dan manfaat penelitian. Secara pedagogis, bagian ini memperkenalkan konteks permasalahan dan pentingnya studi K3 dalam lingkungan industri.

1.1 Latar Belakang

Bagian ini menjelaskan konteks globalisasi dan persaingan industri yang mendorong penggunaan mesin-mesin canggih, namun juga meningkatkan potensi kecelakaan kerja. Dikupas pula peran penting pembinaan K3 dan contoh potensi bahaya di PT. Siantar Top, seperti bahaya dari bahan baku (tepung, minyak) dan mesin produksi. Dari sudut pandang pendidikan, sub-bab ini menekankan realita industri dan relevansi studi kasus ini dengan masalah K3 di dunia nyata. Mahasiswa diajak untuk memahami implikasi praktis dari kurangnya kesadaran K3.

1.2 Rumusan Masalah

Sub-bab ini merumuskan inti permasalahan penelitian, yaitu bagaimana analisis program K3 dengan metode HAZOP di PT. Siantar Top. Ini mengajarkan mahasiswa untuk merumuskan pertanyaan penelitian yang spesifik dan terarah, suatu keterampilan penting dalam riset akademik. Pertanyaan penelitian ini menjadi landasan bagi metodologi dan pembahasan selanjutnya.

1.3 Batasan Masalah

Bagian ini menjelaskan batasan-batasan yang ditetapkan untuk membatasi cakupan penelitian, misalnya periode data kecelakaan kerja yang digunakan, dan pengeluaran biaya yang tidak dibahas. Ini penting untuk menjaga fokus penelitian dan kelayakan studi. Secara edukatif, sub-bab ini mengajarkan pentingnya batasan penelitian untuk mencapai hasil yang terpercaya dan terkelola.

1.4 Asumsi

Sub-bab ini menjabarkan asumsi-asumsi yang mendasari penelitian, seperti konsistensi penerapan SMK3 dan kondisi fisik pabrik selama penelitian. Ini menunjukkan pemahaman peneliti akan keterbatasan data dan pengakuan akan faktor-faktor yang tidak dapat dikontrol. Aspek ini mengajarkan mahasiswa tentang pentingnya transparansi dan validitas dalam penelitian.

1.5 Tujuan Penelitian

Bagian ini menjabarkan tujuan spesifik penelitian, antara lain mengidentifikasi kecelakaan kerja dan penyebabnya, serta menentukan level kecelakaan di PT. Siantar Top. Ini menunjukkan kepada mahasiswa bagaimana merumuskan tujuan penelitian yang terukur dan tercapai. Tujuan penelitian yang jelas menjadi panduan bagi keseluruhan proses penelitian.

1.6 Manfaat Penelitian

Sub-bab ini memaparkan manfaat penelitian bagi peneliti, perusahaan, dan universitas. Ini membantu mahasiswa memahami dampak penelitian dan kontribusinya terhadap berbagai pihak. Memahami manfaat penelitian memperkuat motivasi mahasiswa dalam melakukan riset.

1.7 Sistematika Penulisan

Bagian ini memberikan gambaran umum tentang isi setiap bab dalam skripsi, sehingga mahasiswa memahami alur dan struktur penulisan karya ilmiah. Ini membantu mahasiswa memahami bagaimana menyusun laporan penelitian secara sistematis dan logis.

II. Tinjauan Pustaka

Bab ini membahas landasan teori yang relevan dengan penelitian, meliputi definisi keselamatan dan kesehatan kerja, hazard, risk assessment, metode HAZOP, dan peraturan perundangan K3. Secara akademik, bab ini menunjukkan pemahaman literatur yang mendalam dan relevansi teori dengan permasalahan yang diteliti. Secara pedagogis, bab ini memperkenalkan berbagai konsep dan teori kunci dalam bidang K3.

2.1 Definisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Sub-bab ini mendefinisikan keselamatan dan kesehatan kerja berdasarkan berbagai sumber, menekankan pentingnya kesejahteraan fisik dan mental pekerja. Ini memberikan pemahaman dasar tentang konsep K3 dan filosofinya. Mahasiswa mempelajari berbagai perspektif tentang definisi K3 dan implikasinya.

2.2 Definisi Hazard dan Kategorinya

Disini dijelaskan definisi hazard dan pengkategoriannya, meliputi bahaya fisik, kimia, biologi, mekanis, ergonomi, psikososial, dan lingkungan. Ini memberikan kerangka kerja bagi identifikasi bahaya di lingkungan kerja. Mahasiswa memahami berbagai jenis hazard dan potensi risikonya.

2.3 Operability

Sub-bab ini membahas konsep operability dan pentingnya dalam mencegah kecelakaan. Ini menjelaskan bagaimana operability berkaitan dengan desain dan pengoperasian peralatan. Mahasiswa mempelajari pentingnya desain dan operasi yang aman untuk mencegah kecelakaan kerja.

2.4 Risk Assessment

Bagian ini menjelaskan proses risk assessment, meliputi identifikasi potensi bahaya, penilaian resiko, pengembangan solusi alternatif, dan pengambilan keputusan. Ini memberikan metodologi untuk mengukur dan mengelola risiko. Mahasiswa mempelajari berbagai teknik penilaian risiko dan pengambilan keputusan berdasarkan risiko.

2.5 Metode Statistik

Sub-bab ini menjelaskan metode statistik yang digunakan dalam penelitian, seperti uji validitas dan reliabilitas. Ini menjamin kualitas dan keabsahan data. Mahasiswa diajarkan tentang pentingnya metode statistik dalam analisis data dan interpretasi hasil penelitian.

2.6 Perundang-undangan K3

Bagian ini membahas kerangka hukum dan regulasi K3 yang relevan, seperti UU No. 1 Tahun 1970. Ini penting dalam konteks penerapan K3 di Indonesia. Mahasiswa mempelajari aspek legal dan regulasi K3.

2.7 Kecelakaan Kerja dan Kategorinya

Sub-bab ini menjelaskan definisi kecelakaan kerja, faktor penyebabnya, dan pengkategoriannya berdasarkan tingkat keparahan. Ini memberikan landasan bagi analisis data kecelakaan di PT. Siantar Top. Mahasiswa mempelajari berbagai tipe kecelakaan kerja dan tingkat keparahannya.

2.8 Metode HAZOP

Sub bab ini menjelaskan secara detail tentang metode HAZOP, langkah-langkahnya, dan bagaimana penerapannya dalam menganalisis risiko di tempat kerja. Ini memberikan metodologi sistematis untuk mengidentifikasi dan menilai risiko. Mahasiswa mempelajari teknik analisis risiko yang sistematis dan komprehensif.

2.9 Penelitian Terdahulu

Bagian ini membahas penelitian-penelitian terdahulu yang relevan dengan topik ini. Ini memberikan konteks dan menunjukkan kontribusi penelitian ini terhadap pengembangan pengetahuan di bidang K3. Mahasiswa mempelajari perkembangan riset di bidang K3 dan posisi penelitian ini dalam konteks tersebut.

III. Metode Penelitian

Bab ini menjelaskan metodologi penelitian yang digunakan, meliputi desain penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. Secara akademik, bab ini memastikan transparansi dan reproduksibilitas penelitian. Secara pedagogis, bab ini mengajarkan mahasiswa tentang perencanaan dan pelaksanaan penelitian yang sistematis.

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian

Sub-bab ini menjelaskan lokasi dan periode penelitian. Ini penting untuk memastikan konteks penelitian. Mahasiswa mempelajari pentingnya menentukan tempat dan waktu penelitian yang tepat.

3.2 Identifikasi dan Definisi Operasional Variabel

Bagian ini menjelaskan variabel-variabel yang diteliti dan definisi operasionalnya. Ini memastikan pemahaman yang konsisten terhadap variabel. Mahasiswa memahami pentingnya definisi operasional variabel untuk menghindari ambiguitas.

3.3 Langkah-langkah Penelitian

Sub-bab ini menjelaskan langkah-langkah penelitian secara detail, mulai dari pengumpulan data hingga analisis data. Ini menunjukkan urutan kerja yang sistematis. Mahasiswa diajarkan tentang metodologi penelitian yang tepat.

3.4 Metode Pengumpulan Data

Bagian ini menjelaskan teknik pengumpulan data yang digunakan, misalnya observasi, wawancara, dan kuesioner. Ini memastikan validitas dan reliabilitas data. Mahasiswa mempelajari berbagai teknik pengumpulan data dan kekuatan serta kelemahannya.

3.5 Metode Pengolahan Data

Sub-bab ini menjelaskan bagaimana data yang dikumpulkan diolah dan dianalisis. Ini menunjukkan metode analisis data yang digunakan. Mahasiswa mempelajari teknik analisis data yang sesuai dengan desain penelitian.

IV. Hasil dan Pembahasan

Bab ini menyajikan hasil penelitian dan interpretasinya. Hasil penelitian berupa data kecelakaan kerja, hasil kuesioner penilaian implementasi program K3, dan hasil analisis HAZOP. Pembahasan meliputi analisis data dan interpretasinya berdasarkan kerangka teori yang telah dijelaskan sebelumnya. Secara akademik, bab ini menunjukkan hasil penelitian yang valid dan reliabel. Secara pedagogis, bab ini mengajarkan mahasiswa tentang cara menyajikan dan menginterpretasi hasil penelitian.

4.1 Pengumpulan Data

Sub-bab ini menjelaskan proses pengumpulan data, meliputi data primer dan sekunder. Ini menunjukkan bagaimana data dikumpulkan dan sumbernya. Mahasiswa mempelajari pentingnya pengumpulan data yang akurat dan lengkap.

4.2 Pengolahan Data

Bagian ini menjelaskan bagaimana data diolah dan dianalisis, misalnya perhitungan tingkat implementasi program K3, pengkategorian kecelakaan kerja, dan identifikasi hazard. Ini menunjukkan bagaimana data diproses dan diinterpretasi. Mahasiswa mempelajari berbagai teknik analisis data.

4.3 Perancangan Perbaikan

Sub-bab ini menjelaskan usulan perbaikan untuk mengatasi masalah K3 yang diidentifikasi. Ini menunjukkan kemampuan peneliti untuk memberikan solusi yang praktis. Mahasiswa mempelajari pentingnya memberikan rekomendasi yang realistis dan terukur.

4.4 Analisis dan Pembahasan

Bagian ini membahas hasil analisis dan interpretasinya. Ini menjelaskan temuan penelitian dan implikasinya. Mahasiswa mempelajari cara menganalisis dan menginterpretasi data serta menarik kesimpulan yang tepat.

V. Kesimpulan dan Saran

Bab ini menyimpulkan temuan penelitian dan memberikan saran untuk perbaikan program K3 di PT. Siantar Top. Kesimpulan harus mencerminkan hasil analisis data. Saran harus spesifik, terukur, dan dapat diterapkan. Secara akademik, bab ini menyimpulkan inti penelitian. Secara pedagogis, bab ini mengajarkan mahasiswa tentang cara menulis kesimpulan dan saran yang efektif dan ringkas.

5.1 Kesimpulan

Sub-bab ini merangkum temuan utama penelitian dan menjawab rumusan masalah. Ini memberikan ringkasan dari seluruh penelitian. Mahasiswa mempelajari pentingnya menyimpulkan inti dari penelitian secara ringkas dan jelas.

5.2 Saran

Bagian ini memberikan saran yang konstruktif untuk meningkatkan program K3 di PT. Siantar Top dan untuk penelitian selanjutnya. Ini menunjukkan bagaimana penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis. Mahasiswa mempelajari bagaimana memberikan saran yang bermanfaat dan spesifik.

Gambar

Tabel 2.1. Penggolongan Bahaya Ditempat Kerja Beserta Contohnya
Gambar 2.2. Alat pelindung diri
Gambar 2.3 Faktor Terjadinya Kecelakaan Kerja
Tabel 2.2. Kategori Kecelakaan Kerja
+7

Referensi

Dokumen terkait

Sering terjadinya kecelakaan kerja di perusahaan industri serta belum terukurnya secara lengkap potensi bahaya ( Hazard ), maka cara yang dilakukan dengan mengukur

terukurnya secara lengkap potensi bahaya ( hazard ) yang merupakan problematika perusahaan tersebut, maka cara yang dapat dilakukan adalah menerapkan dan mengukur tingkat

Puji syukur Alhamdulillah, penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat, taufik, hidayah dan inayah-Nya serta shalawat serta salam semoga tercurah

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya, Sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah SAW

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya, Sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah SAW

Segala puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, penulis panjatkan atas segala nikmatnya serta sholawat dan salam tercurahkan kepada Rosulullah Muhammad SAW,

Dalam penelitian ini dikembangkan model pengukuran keberhasilan implementasi program K3 yang digabungkan dengan parameter jumlah kecelakaan kerja yang terjadi dan proses

Stasiun kerja penggilingan daging pernah terjadi kecelakaan yang menyebabkan tenaga No Proses Uraian Temuan Hazard Risiko Sumber Hazard L’ C’ S’ Risk Level 1 Pencucian