• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Petra

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "1. PENDAHULUAN. 1 Universitas Kristen Petra"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

1.1 Latar Belakang Masalah

Hidup di zaman ini memang serba sulit. Problem keseharian yang menumpuk telah menempatkan seseorang untuk mengambil jalan pintas.

Faktor ekonomi yang tidak menentu inilah kemudian menjadikan seseorang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang, ada yang untuk bertahan hidup adapula yang dipakai untuk bersenang-senang, seberapa uang yang dipunyai tidak akan pernah cukup. Hal itu cenderung mengarahkan seseorang untuk bersikap egoistik. Semua manusia ingin menjadi selebriti, dipandang oleh dunia, mereka akan melakukan segalanya untuk mendapatkan itu. Karena itu berkaitan dengan harga diri mereka. Salah satu yang bisa membuat manusia dipandang adalah dengan memiliki uang banyak. Kita bisa melakukan banyak hal dan mendapatkan banyak hal dengan uang. Tetapi ada hal yang tidak bisa didapatkan dengan uang yaitu kedamaian hati. Kedamaian hati hanya bisa diperoleh hanya dengan kedekatan kita dengan Tuhan

Pada saat ini banyak media yang dapat dipakai untuk menyampaikan pesan-pesan moral, salah satu media yang cukup digemari oleh masyarakat saat ini adalah buku novel grafis, karena buku novel grafis adalah buku yang memuat ilustrasi sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi pembaca. Maka dari itu novel grafis bagus sebagai salah satu sarana untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Perancangan buku novel grafis ini dibuat dengan inti cerita perebutan surat wasiat yang kontroversial dengan target audience dari remaja sampai dewasa..

Didalamnya juga diselipkan beberapa unsur moral bahwa uang dapat membeli banyak hal. Demi uang banyak manusia rela melakukan apa saja. Selain itu ditunjukkan pula tanpa Tuhan di dalam hati manusia maka yang ada dalam manusia itu hanyalah diri mereka sendiri, bagaimana memuaskan diri mereka sendiri yang tidak pernah akan puas.

1 Universitas Kristen Petra

(2)

1.2 Rumusan Masalah

Bagaimana memvisualkan secara artistik cerita novel karya John Grisham yang berjudul “The Testament” ini menjadi sebuah novel grafis yang menarik dan komunikatif bagi target audience-nya

1.3 Batasan Masalah

1. Naskah asli novel The Testament memiliki ketebalan enam ratus halaman lebih, maka dari itu dari segi cerita harus dipersingkat.

Diantaranya, dengan menghilangkan beberapa bagian peristiwa yang dirasa tidak penting dan kurang berpengaruh terhadap inti cerita.

2. Target audience : 2.1 Demografis

Jenis kelamin : pria dan wanita Usia : > 17 tahun Tingkat ekonomi : semua kalangan 2.2 Geografis

Buku ini ditujukan kepada masyarakat lokal ( Indonesia ) 2.3 Psikografis

Buku ditujukan kepada masyarakat yang menyukai cerita dengan bobot yang cukup berat

2.4 Behavioral

Buku ini ditujukan masyarakat yang gemar membaca komik, novel grafis, maupun cergam

1.4 Tujuan Perancangan

Menghasilkan novel grafis dari cerita novel “The Testament” yang menarik bagi para remaja yang menyukai Novel Grafis

1.5 Manfaat Perancangan 1.5.1. Bagi Masyarakat

Universitas Kristen Petra

(3)

Masyarakat lebih mudah memahami alur cerita dan pesan moral yang ingin disampaikan dalam novel “The Testament” karya John Grisham 1.5.2. Bagi Mahasiswa Desain Komunikasi Visual

Dapat menjadi acuan/ referensi dalam desain maupun isinya.

Contoh penerapkan ilmu yang sudah di terima selama mengikuti perkuliahan di DKV dalam hal ilustrasi.

Menjadi pengalaman untuk penulis dan ilustrator dan media penambah wawasan dalam bidang ini untuk selanjutnya ke depan.

1.5.3. Bagi Dunia PerNovel Grafisan/Ilustrasi dan Buku Bacaan Indonesia Menambah koleksi ragam buku bacaan Indonesia dan diharapkan dapat menjadi referansi bagi penulis-penulis maupun ilustrator-ilustrator selanjutnya untuk berkarya lebih baik dan kreatif.

1.6 Metodologi Perancangan

1.6.1. Metode Pengumpulan data (identifikasi)

Pengumpulan dan pencarian data-data yang diperlukan dalam pembuatan buku cerita ini, baik dari segi ceritanya maupun objek dan elemen yang terdapat didalamnya.

1.6.1.1 Literatur

Pengumpulan data melalui buku yang bermanfaat bagi pembuatan buku novel grafis ini seperti cara dan teknik pembuatan buku cerita, latar belakang budaya, karakter dan penokohan

1.6.1.2 Observasi

Dengan mengobservasi buku novel grafis dari luar negeri dan dalam negeri. Dengan mengamati kelemahan dan keunggulan novel grafis Indonesia

Universitas Kristen Petra

(4)

1.6.2. Metode Analisa Data

Menganalisa dan menyeleksi data yang telah didapat.Yang dibuat dalam perancangan ini adalah buku novel grafis dengan judul

“The Testament”. Waktu pembuatannya adalah Selama periode tugas akhir 2008.Pembuatannya dilakukan dirumah (home studio) dan rencananya akan distribusi kan dalam negeri. Alasan dari pembuatan rancangan ini adalah menghasilkan novel grafis yang menarik baik dari segi cerita maupun visual dan berkualitas bagi target audiencenya.

Pembuatan novel grafis ini dilakukan dengan teknik manual untuk sketsa-nya dan menggunakan komputer untuk pewarnaannya.

1.6.3. Metode Perancangan

a. Penyusunan cerita, alur, plot.

Menyusun cerita, menentukan klimaks dan penyelesaian. Alur cerita yang digunakan adalah alur maju.

b. Konsep latar belakang.

Menyusun dan memikirkan latar yang akan digunakan dalam cerita seperti jaman, waktu dan lokasi jaman sekarang

c. Desain karakter.

Desain karakter yang akan muncul di dalam buku novel grafis, dimana tokoh adalah seorang pengacara yang keluarganya berantakan karena ia kecanduan narkotik dan obat obatan terlarang. Dan tokoh tokoh lainnya merupakan tokoh-tokoh pendukung, tapi meskipun merupakan tokoh-tokoh pendukung mereka juga memegang peranan penting dalam cerita

d. Penyusunan layout dan halaman

Di dalamnya adalah proses desain dan me lay-out halaman agar menarik dan enak untuk dibaca. Dalam novel grafis ini menggunakan konsep lay out minimalis agar pembaca tetap fokus pada cerita.

a. Pembuatan sketsa.

Tahap ini merupakan tahap yang paling menguras waktu dan pikiran. Dilakukan rekayasa adegan dalam bentuk kasarnya dengan

Universitas Kristen Petra

(5)

kata lain, sketsa, juga menentukan garis waktu dari kejadian- kejadian, menentukan sudut kamera, dan penyusunan dialog.

b. scanning.

Setelah sketsa selesai dilakukan proses di-scan, dan disiapkan untuk proses digital.

c. Proses Digital.

Dalam proses ini dilakukan pembersihan dari noda dan perbaikan dari kesalahan-kesalahan saat inking. Setelah itu dilakukan proses pewarnaan dan pemberian efek-efek yang mendukung cerita.

Terakhir adalah pemberian teks.

d. Finishing

Diantaranya adalah merapikan dan pemberian halaman, serta desain cover.

1.7. Konsep Perancangan Verbal

Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia

Visual

Teknik yang digunakan adalah gabungan antara manual dan digital painting, dimana digital painting ini sedang menjadi trend dalam berilustrasi.

Gaya gambar yang dipakai adalah full colour semi realistik

1.8. Definisi Perancangan Novel grafis :

Sejenis buku, yang menceritakan sebuah cerita yang panjang dengan rangkaian rangkaian gambar atau sering disebut juga komik panjang (“Graphic Novel”)

Universitas Kristen Petra

(6)

1.9. Sistematika Perancangan 1. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang 1.2. Rumusan Masalah 1.3. Batasan Masalah 1.4. Tujuan Perancangan 1.5. Manfaat Perancangan

1.5.1. Bagi Masyarakat

1.5.2. Bagi Mahasiswa Desain Komunikasi Visual

1.5.3. Bagi Dunia PerNovel Grafisan/Ilustrasi dan Buku Bacaan Indonesia 1.5.4. Bagi Target Audience

1.6. Metodologi Perancangan

1.6.1. Metode Pengumpulan Data 1.6.1.1. Literatur

1.6.1.2. Observasi 1.6.2. Metode Analisa Data 1.6.3. Metode perancangan 1.7. Konsep Perancangan

1.8. Definisi Perancangan 1.9. Sistimatika Peracangan 1.10 Skematika Peracangan

2. ANALISIS DAN TINJAUAN TEORI 2.1. Studi Literatur

2.2. Tinjauan Judul Perancangan 2.2.1. Perancangan Novel Grafis 2.2.2. Adaptasi

2.3. Tinjauan cerita The Testament 2.4. Tinjauan Novel Grafis

2.4.1. Pengertian Novel Grafis 2.4.2. Sejarah Novel Grafis di Dunia 2.4.3. Sejarah Novel Grafis di Indonesia

Universitas Kristen Petra

(7)

2.4.4. Tinjauan Kondisi Novel Grafis di Indonesia 2.4.5. Potensi Novel Grafis di Indonesia

2.5. Tinjauan tentang Gambar

2.5.1. Tinjauan tentang Unsur Gambar 2.5.1.1. Garis (Line)

2.5.1.2. Kualitas Terang Gelap (Value) 2.5.1.3. Bentuk dan Ruang (Shape dan Space) 2.5.1.4. Pola (Pattern)

2.5.1.5. Tekstur (Texture) 2.5.1.6. Warna (Colors)

a. Klasifikasi Warna berdasarkan Spektrum Warna b. Klasifikasi Warna berdasarkan Gambar/Ilustrasi c. Klasifikasi Warna berdasarkan Sensasinya d. Klasifikasi Warna berdasarkan Karakteristiknya e. Klasifikasi Warna berdasarkan Kualitasnya f. Klasifikasi Warna berdasarkan Maknanya 2.5.2. Tinjauan Unsur Komposisi

2.5.2.1. Penataan Layout

a. Komposisi secara Umum (Vertikal-Horisontal) b. Perkembangan Komposisi

c. Warna dalam Komposisi 2.5.2.2. Tinjauan Teori Perspektif Sederhana 2.5.2.3. Tinjauan Teori Tata Cahaya

2.5.3. Tinjauan Gambar Ilustrasi 2.5.3.1. Perkembangan Ilustrasi

2.5.3.2. Tinjauan Gambar Ilustrasi berdasarkan Bidang Kajian 2.5.3.3. Tinjauan Gambar Ilustrasi berdasarkan Sifat dan Fungsi 2.5.3.4. Tinjauan Gambar Ilustrasi berdasarkan Alat

2.5.3.5. Tinjauan Gambar Ilustrasi berdasarkan Teknik 2.5.3.6. Tinjauan Gambar Ilustrasi berdasarkan Goresan 2.5.3.7. Tinjauan Gambar Ilustrasi berdasarkan Gaya Gambar 2.6. Tinjauan Aspek Historis

Universitas Kristen Petra

(8)

2.7. Tinjauan Aspek Kultural 2.8. Tinjauan Kehidupan

3. KONSEP DESAIN

3.1. Konsep Kreatif Perancangan Novel Grafis 3.1.1. Khalayak Sasaran

3.1.2. Tujuan Kreatif 3.1.2. Strategi Kreatif

3.2. Konsep Rancangan Novel Grafis 3.2.1. Judul Rancangan Novel Grafis 3.2.2. Tema Cerita

3.2.3. Maksud dan Tujuan

3.2.4. Bentuk Penyajian dan Variasi Tampilan 3.2.5. Ukuran dan Jumlah Halaman

3.2.6. Sinopsis 3.2.7. Setting Cerita 3.2.9. Konflik 3.2.10. Penerbit 3.2.11 Budgeting

3.3. Konsep Karakter Tokoh Cerita 3.3.1. Karakter Tokoh Utama 3.3.2. Karakter Tokoh Pendukung 3.4. Konsep Dasar Gaya Desain

3.5. Konsep Warna 3.6. Teknik Pengerjaan 3.7. Konsep Font

3.7.1. Font Judul

3.7.2. Font Nama Pengarang 3.7.3. Font Teks Narasi 3.7.4. Font Dekoratif 3.8. Storyline

Universitas Kristen Petra

(9)

4. LAYOUT DESAIN 4.1. Layout Desain

4.1.1 Layout Poster Pameran 4.1.1.1. Background 4.1.1.2 Tokoh Utama 4.1.1.3. Font

4.1.2. Layout Sarana Pendukung Promosi 4.1.2.1. Poster

4.1.2.2. Packaging 4.1.2.3. POP 4.1.3. Layout Katalog

4.1.4. Layout Sampul Depan dan Sampul Belakang Novel Grafis 4.1.5. Jeda Halaman Novel Grafis

4.1.6. Ornamen Novel Grafis

4.1.7. Layout Novel Grafis secara Keseluruhan 4.2. Visualisasi Rancangan Novel Grafis

5. PENUTUP

5.1. Kesimpulan

5.2. Saran

DAFTAR REFERENSI

LAMPIRAN

Universitas Kristen Petra

(10)

1.10. Skematika Perancangan

LATAR BELAKANG MASALAH

RUMUSAN MASALAH

PEMBATASAN MASALAH

TUJUAN PERANCANGAN

MANFAAT PERANCANGAN

LANDASAN TEORI

STUDI PUSTAKA DATA

VISUAL

METODOLOGI PERANCANGAN

ANALISA

KONSEP PERANCANGAN

STORY LINE

VISUALISASI PERENCANAAN

LAYOUT

DUMMY

FINAL ARTWORK

Universitas Kristen Petra

Referensi

Dokumen terkait

Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kreatifitas manusia tidak dapat dipungkiri lagi jika video klip menjadi media yang tepat bagi kaum transgender untuk menunjukkan

Sementara itu pada per- lakuan insektisida kemampuan mengurangi popu- lasi pada saat 16 hari setelah aplikasi lebih rendah yakni 77,4% dari populasi awal 148 ekor/tanaman.. Aplikasi

4 Andri Herviana, 2018: Pengaruh kualitas produk dan citra merek terhadap keputusan pembelian smartphone asus: studi kasus pada mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati

Dengan demikian, permasalahan yang ingin dibuktikan secara empiris dalam penelitian ini adalah apakah di perusahaan “XYZ” terdapat hubungan antara tipe kepribadian pemimpin

Seperti uraian sebelumnya bahwa metode latihan terbimbing merupakan cara guru dalam menyajikan materi pembelajaran dengan latihan-latihan untuk meningkatkan

Di mana pada saat wawancara kita difokuskan untuk memperhatikan suara yang tertangkap kamera, sudut pengambilan gambar, cahaya, pemindahan data ketika kartu memori di dalam

Stres muncul dalam berbagai cara, seperti yang dialami karyawan PT Indo Citra Mandiri gejala stres nampak dalam berbagai bentuk misalnya karena adanya perbedaan

Peneliti terdahulu yang melakukan analisis pengaruh diferensiasi produk terhadap minat beli konsumen diantaranya adalah Tandiono dan Udayana (2009) melakukan