• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMK Subur Insani Sambas Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Kelas / Semester : X / 1

Materi Pokok : Descriptive Text (Describing People and Things) Alokasi Waktu : 10 menit (Simulasi)

Tahun Ajaran : 2022/2023 A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui diskusi dan menggali informasi, peserta didik mampu:

1. Menyusun teks deskriptif sederhana terkait mendeskripsikan seseorang secara lisan dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks dengan penuh percaya diri

2. Menyusun teks deskriptif sederhana terkait mendeskripsikan seseorang secara tulis dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks dengan penuh tanggung jawab.

B. METODE PEMBELAJARAN Pendekatan : Saintifik

Model : Discovery Learning

Metode : Game “Finding someone Who” Gallery Walk, Diskusi Kelompok, C. MEDIA, ALAT DAN SUMBER BELAJAR

1. Media : Poster Orang. slide ppt.

2. Alat/Bahan : digital projector, laptop, speaker, pen warna-warni, kertas memo, poster.

3. Sumber Belajar : Buku Bahasa Inggris kelas X, kamus, buku lain yang relevan.

D. Kegiatan Pembelajaran 1 . Pertemuan 1

Pendahuluan Orientasi

Guru Siswa

• Guru membuka kelas dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran

• Siswa berdoa bersama dengan temannya

• Guru memeriksa kehadiran siswa sebagai disiplin

(2)

• Guru mempersiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam memulai kegiatan pembelajaran.

• Siswa mempersiapkan diri secara fisik dan psikis untuk mengikuti kegiatan pembelajaran

Apersepsi

• Guru memandu siswa bermain game

“Find Someone Who”.

- Who is the tallest person in this class?

- Who is the most handsome in this class?

- Who is the smartest in this class?

- Who is the quietest person in this class?

• Siswa memainkan game “Find Someone Who” dengan bimbingan guru.

Motivasi

• Guru memberikan gambaran tentang manfaat pembelajaran yang dapat dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

• Peserta didik mendapatkan penjelasan bahwa mengenal seseorang merupakan salah satu dari keahlian interpersonal yang wajib dimiliki dalam kehidupan sehari-hari

• Guru menyampaikan tujuan

pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

• Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang tujuan memperoleh

penghasilan pada pertemuan yang berlangsung

Kegiatan Inti Mengamati

• Guru menanyakan tentang penampilannya.

• Guru menyampaikan materi tentang apa saja yang dideskripsikan saat mencoba mendeskripsikan fisik/penampilan orang.

• Siswa menjawab pertanyaan guru tentang penampilan fisik/penampilan guru tersebut.

• Siswa mendapatkan apresiasi tentang deskripsi yang diberikannya atas fisik/penampilan guru.

• Siswa mendapatkan materi tentang apa saja yang dideskripsikan saat mencoba mendeskripsikan fisik/penampilan orang.

• Guru membagi siswa ke dalam kelompok secara acak dengan menggunakan aplikasi website online “Random Team Generator.

https://randomteamgenerator.github.io

• Guru memberikan lembar kerja siswa dalam bentuk poster, spidol warna, dan kertas memo.

• Siswa berkumpul sesuai dengan kelompok yang mereka dapat.

(3)

• Guru meminta siswa untuk menulis 10 kalimat deskriptif berdasarkan gambar yang mereka dapatkan di poster mereka secara berkelompok, kemudian

menempelkan poster mereka di dinding.

• Guru mengamati dan membimbing siswa dalam mengerjakan tugas kelompok yang diberikan.

• Siswa melakukan kerja kelompok untuk menyelesaikan tugas tersebut. Kemudian tempel poster di dinding.

• Guru meminta siswa untuk berkeliling mengunjungi poster kelompok lain. Setiap kelompok wajib meninggalkan komentar tentang poster yang mereka amati. Sebagai sinyal untuk TIMER waktu berkunjung guru menyalakan musik saat siswa mengamati poster kelompok lain, ketika musik berhenti siswa harus berpindah ke kelompok berikutnya.

• Siswa bergerak berpindah untuk mengunjungi kelompok lain. Mereka mengamati, berdiskusi dan meninggalkan komentar mereka di poster teman mereka.

• Guru mengambil secara acak 1-3 pekerjaan siswa dan membahasnya bersama-sama untuk mengetahui kesesuaian dengan penjelasan guru sebelumnya.

• Siswa memberikan tanggapan seperti mengajukan pertanyaan, memberikan komentar, dan memberikan informasi tambahan untuk mengkonfirmasi temannya.

Penutup

• Guru dan Peserta didik menyimpulkan pelajaran yang telah dilaksanakan pada hari ini.

• Guru memberikan feedback mengenai materi yang telah di sampaikan

• Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang kegiatan pada pertemuan yang akan datang.

• Guru menutup pelajaran

E. Penilaian

1. Project Based Learning

Pedoman Pensekoran Keterampilan Scoring Rubric

Content 30-27 26-22 21-17 16-13

Excellent to very good: knowledgeable, substantive, relevant to assigned topic.

Good to average: some knowledge of subject, adequate range, mostly relevant to topic, but lacks detail.

Fair to poor: limited knowledge of subject, little substance, inadequate development of topic.

Very poor: does not show knowledge of subject, non-substantive, not pertinent.

Organization

(4)

20-18 17-14 13-10 9-7

Excellent to very good: ideas clearly stated, well-organized, logical sequencing.

Good to average: somewhat choppy, loosely organized, but the main ideas stand out, logical but incomplete sequencing.

Fair to poor: ideas confused or disconnected, lack logical sequencing and development

Very poor: no organization.

Vocabulary 20-18 17-14 13-10 9-7

Excellent to very good: sophisticated range, effective word choice and usage, word form mastery.

Good to average: adequate range, occasional errors of word form, choice, and usage but meaning not obscured.

Fair to poor: limited range, frequent errors of word form, choice, and usage, meaning confused or obscured.

Very poor: little knowledge of English vocabulary.

Language Use 25-22

21-18 13-10 10-5

Excellent to very good: effective complex construction, few errors of tense, use of personal pronouns, linking verb, action verb, and chronological connectors.

Good to average: effective but simple construction, minor problems in complex construction, several errors of tense, use of personal pronouns, linking verb, action verb, and chronological connectors but meaning seldom obscured.

Fair to poor: major problem in simple/ complex construction, frequent errors of tense, use of personal pronouns, linking verb, action verb, and chronological connectors, meaning confused or obscured.

Very poor: virtually no mastery of sentence construction rules, dominated by errors, does not communicate.

Mechanics 5 4 3 2

Excellent to very good: demonstrates mastery of conventions, few errors of spelling, punctuation, capitalization, paragraphing.

Good to average: occasional errors of spelling, punctuation, capitalization, paragraphing but meaning not obscured.

Fair to poor: frequent errors of spelling, punctuation, capitalization, paragraphing, poor handwriting, meaning obscured.

Very poor: no mastery of conventions, dominated by errors of spelling, punctuation, capitalization, paragraphing, handwriting illegible.

Total Score:

(Taken and modified from Weigle (2002:116))

Sambas, 10 Juli 2022 Mengetahui,

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Erwan Setiawan, S.T Neviana Wahyuni, M.Pd.,Gr

(5)

Lampiran

BAHAN AJAR 1. Descriptive Text

Descriptive Text adalah jenis teks Bahasa Inggris yang di dalamnya memuat deskripsi atau gambaran detail tentang suatu obyek. Tujuan dari teks deskriptif adalah untuk menggambarkan dan menunjukkan seseorang, suatu tempat, atau suatu hal.

2. Describing Person

Untuk menanyakan tentang bagaimana penampilan fisik seseorang, kita bisa mengucapkan, “what does (a person) look like?” (Seperti apa penampilan [seseorang]?). Kata “a person” bisa diganti menjadi nama orang atau kata ganti orang. Contoh:

What does Jay look like? (Seperti apa penampilan Jay?)

What does your sister look like? (Seperti apa penampilan saudarimu?)

What does she look like? (Seperti apa penampilannya?)

Apabila kita ingin bertanya penampilan fisik lebih dari satu orang sekaligus, kita bisa mengucapkan, “what do (persons) like?” (Seperti apa penampilan [orang-orang]?).

Kata “persons” bisa diubah dengan nama orang atau kata ganti orang berbentuk jamak (they).

Contoh:

What do the twins look like? (Seperti apa penampilan si kembar?)

What do Jamal and Meghan look like? (Seperti apa penampilan Jamal dan Meghan?)

What do they look like? (Seperti apa penampilan mereka?)

Sedangkan untuk mendeskripsikan penampilan fisik seseorang, kita bisa menyebutkan ciri dan bentuk anggota tubuh orang tersebut. Adapun beberapa anggota tubuh beserta dengan adjective (kata sifat) yang bisa mendeskripsikannya, yakni:

Build (bentuk tubuh): Fat (gemuk), thin (kurus), slim (langsing), well-built (tegap), skinny (kurus), muscular (berotot), stocky (kekar)

Height (tinggi badan): Short (pendek), medium-height (sedang), tall (tinggi)

Face (bentuk muka): Round (bulat), oval (lonjong), square (persegi), long (panjang)

Eyes (mata): Big round (bulat besar), small (kecil), oval (lonjong), slanted (sipit), blue (biru), brown (cokelat), green (hijau)

Nose (hidung): Flat (pesek), hooked (bengkok), long (panjang), small (kecil), pointed (mancung)

Ears (telinga): Small (kecil), large (besar)

Mouth (mulut): Small (kecil), large (besar)

Lips (bibir): Full (tebal), curved (melengkung), thin (tipis), small (kecil)

Hair (rambut): Long (panjang), short (pendek), straight (lurus), curly (keriting), blonde (pirang), brown (cokelat), black (hitam), red (merah),

bald (botak), wavy (bergelombang), shiny (berkilau), smooth (lembut)

(6)

Skin (kulit): Tanned (kecokelatan), fair (terang), pale (pucat), dark (gelap), brown (sawo matang), glow (berkilau), oily (berminyak), dry (kering)

Di bawah ini adalah beberapa pola kalimat yang bisa dipakai untuk membicarakan penampilan fisik seseorang:

Subject + is/ are + adjective

Subject + is/ are + noun phrase

Subject + has/ have + noun phrase

Keterangan: adjective adalah kata sifat, noun phrase adalah frasa kata benda Contoh:

He is muscular. (Dia berotot)

They are attractive. (Mereka menarik)

Gina is thin. (Gina kurus)

She is a skinny girl. (Dia adalah gadis yang kurus)

Disa and Arya are tall. (Dia dan Arya tinggi)

He has a scar. (Dia memiliki bekas luka)

They have dark skin. (Kulit mereka gelap) Selain itu, kita juga bisa menggunakan pola:

Her/ his + anggota tubuh + is/ are + adjective Contoh:

Her hair is curly. (Rambutnya keriting)

His lips are small. (Bibirnya kecil)

Kita juga bisa menceritakan pakaian atau aksesoris yang selalu dipakai orang yang sedang kita deskripsikan. Ingatlah bahwa pada konteks ini, kita sedang membicarakan fakta umum atau kebiasaan, jadi gunakanlah simple present tense:

Subject + wear/ wears + pakaian/ akseseoris Contoh:

He wears glasses. (Dia memakai kacamata) –> dia memang memakai kacamata setiap hari dan selalu memakainya.

Diana and David wear a ring. (Diana dan David memakai cincin) –> mereka selalu memakai cincin

She wears a ruby necklace. (Dia memakai kalung merah delima) –> dia selalu memakai kalung merah delima

Character

Character atau personality atau sifat adalah hal lainnya selain penampilan fisik untuk mendeskripsikan seseorang. Berbeda dengan penampilan fisik yang bisa dilihat dengan kasat mata, untuk mendeskripsikan karakter seseorang, kita harus mengenal orang yang akan kita deskripsikan terlebih dahulu.

Positive Adjectives Arti Negative Adjectives Arti

Kind Baik Mean Jahat

(7)

Untuk menanyakan kepribadian seseorang, kita bisa menggunakan kalimat, “what is (a person) like?” (Seperti apa [orang] itu?). “A person” di sini bisa kita ganti dengan nama orang atau kata ganti orang. Contoh:

What is she like? (Seperti apa dia itu?)

What is Tony like? (Seperti apa Tony itu?)

What is your boyfriend like? (Seperti apa pacarmu itu?)

Ada adjective atau kata sifat tertentu yang bisa menjabarkan sifat atau kepribadian seseorang.

Beberapa pola kalimat yang bisa dipakai untuk mendeskripsikan sifat seseorang, di antaranya adalah:

Subject + is/ are + adjective

Subject + is/ are + noun phrase

Subject + has/ have + noun phrase contohnya:

He is nice. (Dia baik)

The crew members are reliable. (Anggota kru dapat diandalkan)

Mat is lazy. (Mat pemalas)

She is a warm lady. (Dia adalah wanita ramah)

My parents are trustworthy people. (Orangtuaku adalah orang yang bisa dipercaya)

Sarah is an impatient worker. (Sarah adalah pekerja yang tidak sabaran)

Joe has a calm attitude. (Joe memiliki sikap tenang)

Daisy and Mae have a good sense of humor. (Daisy dan Mae memiliki selera humor yang bagus)

Nice Baik Selfish Egois

Funny Kocak, kucu Careless Ceroboh

Hard-working Kerja keras Lazy Malas

Honest Jujur Greedy Serakah

Warm Ramah Grumpy Pemarah

Loyal Setia Impatient Tidak sabar

Cheerful Ceria Dull Membosankan

Calm Tenang Coward Penakut

Trustworthy Bisa dipercaya Pessimistic Pesimis

Fierce Berani Insincere Bermuka dua, tidak

tulus

Optimistic Optimis Unreliable Tidak dapat

diandalkan Considerate Penuh perhatian,

peka Arrogant Sombong

Reliable Dapat diandalkan Cruel Jahat

(8)

Sumber :https://www.sederet.com/tutorial/mendeskripsikan-orang-how-to-talk-about-people- describing-people

Referensi

Dokumen terkait

Beberapa hal yang dihasilkan dari penelitian ini adalah teridentifikasinya aspek-aspek yang berpengaruh dalam penentuan lokasi kampung budaya, yaitu keberadaan adat

Guru memberikan tugas kelompok yang berupa soal yang dikemas dalam bentuk lembar kegiatan siswa (LKS). Guru berkeliling membantu siswa yang mengalami kesulitan menyelesaika tugas

Dari data penelitian, diperoleh solusi awal biaya angkut total pada bulan Februari 2017 menggunakan metode Fuzzy North West Corner sebesar Rp1. Dan untuk menentukan optimalitas

yang Difragmentasi dan Tidak Difragmentasi di Perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu untuk memperoleh gelar sarjana di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,

Hal yang dapat disimpulkan ialah: dalam berceramah, penceramah hendaknya memperhatikan campur kode yang diucapkan agar tidak terjadinya kesalah pahaman

Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti selama empat kali pertemuan melalui pengamatan (observasi), sebaran angket dan tes, diperoleh beberapa data tentang aktivitas

Perbedaan dengan peneliti sekarang adalah tempat penelitian berada di lingkungan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan jumlah sampel 76 mahasiswa dan teknik sampling

Petunjuk umum keamanan dalam pemakaian pestisida agar aman digunakan dan tidak terlalu menimbulkan efek peracunan pada pemakai, maka pemerintah dan formulator telah menetapkan