• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEKNIK PENULISAN MAKALAH ILMIAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TEKNIK PENULISAN MAKALAH ILMIAH"

Copied!
66
0
0

Teks penuh

(1)

TEKNIK PENULISAN MAKALAH ILMIAH

Dr. Guido Benny, MSc.

[email protected]

Pelatihan Penulisan Paper Ilmiah dan Sosialisasi Beasiswa LPDP Auditorium Siswa, Bangunan Pusanika UKM

Sabtu, 20 Desember 2014

(2)

• DR. GUIDO BENNY, MSc

• Ph.D. (UKM, Strategy and Security), MSc (Univ. Indonesia, Management Science), BSc (Univ. Indonesia, Administrative Science)

ABOUT THE SPEAKER

CURRENT ASSIGNMENT

Senior Lecturer, School of History, Politics, and Strategy, Universiti Kebangsaan Malaysia

Managing Editor, JEBAT: Malaysian Journal of History, Politics, and Strategy, Universiti

Kebangsaan Malaysia

(3)

• DR. GUIDO BENNY, MSc

ABOUT THE SPEAKER

PREVIOUS PUBLICATION

15 (Fifteen) International journal articles, including 2 (two) Thomson Reuters’ ISI and 10 (ten) SCOPUS journals from 2008 - 2014:

International Relations of the Asia Pacific (ISI WoS, Scopus)

Asian Survey (ISI WoS, Scopus)

Asian Journal of Scientific Research (Scopus)

Tamkang Journal of International Affairs (Scopus)

International Journal of Asia Pacific Studies (Scopus)

Mediterranean Journal of Social Sciences (Scopus)

American Journal of Applied Sciences (Scopus)

Journal of Current Southeast Asian Affairs

JEBAT: Malaysian Journal of History, Politics and Strategy

Jurnal Bisnis dan Birokrasi

(4)

Penghambat untuk menulis

• I don’t have time for writing

• I can’t write in my office

• I’m not ambitious

• My teaching comes first

• I review papers regularly, but I don’t write myself.

• I don’t want to play the publications game

• I’m too tired when I get home to do any writing

• I resent giving up so much of my personal time

• I do a lot of writing, just not for publication

• I haven’t done any research

(5)

Mengapa menulis makalah ilmiah?

Syarat untuk naik pangkat/

jabatan Profesionalisme

Yang lain

Diseminasi hasil penelitian secara lebih

ilmiah

Kontribusi bagi bangsa, negara, institusi bekerja

Kontribusi bagi ilmu

pengetahuan

Promosi diri seorang ilmuwan

(6)

• Kebiasaan seorang guru/dosen menulis karya ilmiah dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas dan guru/dosen

mempunyai pandangan yang luas tentang proses pembelajaran tersebut, sehingga mereka akan selalu berinovasif dan kreatif dalam melaksanakan kewajibannya di kelas.

• Apalagi kalau memang karya ilmiahnya

praktis untuk digunakan dalam subjek mata kuliah/pelajaran yang diajarnya.

Pengaruh Penulisan Makalah

Ilmiah terhadap Pengajaran

(7)

PERBANDINGAN JUMLAH PUBLIKASI TERINDEKS DI SCOPUS

Sumber: SCIMAGO Journal Ranking (http://www.scimagojr.com)

Rank Country

Number in 2013 1 China 425,677 2 Japan 121,668 3 India 106,029 4 South Korea 71,072 5 Taiwan 41,188 6 Malaysia 23,190 7 Singapore 17,052 8 Hong Kong 14,820 9 Thailand 11,313 10 Pakistan 10,915 11 Indonesia 4,175

(8)

49227

9081

3731

1570 1124 518 512

0 5000 10000 15000 20000 25000 30000 35000 40000 45000 50000

Jumlah Publikasi Perguruan Tinggi Terkemuka ASEAN

(Data Scopus sd Januari 2009)

(9)

Apa Itu Makalah Ilmiah?

Laporan hasil riset yang ditulis dan dipublikasi oleh satu atau beberapa orang:

Isi harus orisinal

Penemuan yang benar-benar baru

Penyempurnaan penemuan yang sudah ada

Tidak hanya koleksi data, tetapi juga menuntut analisis intelektual Dalam jurnal ilmiah

Dokumen ilmiah lain yang tersedia dalam komunitas ilmiah

(10)

Makalah Ilmiah Yang Baik

1) Bahasa yang baku dan ilmiah (B. Indonesia, Malaysia, Inggris, dll).

2) Ditulis secara singkat, logis, jelas, mudah dipahami oleh pembaca akademisi maupun awam.

3) Banyak informasi & sedikit kata-kata

4) Mengikuti metode ilmiah sesuai dengan disiplin ilmunya.

Physical Review Letters (4 hal.)

Applied Physics Letters (3 hal.)

Letters to Nature (3 hal.)

Asian Survey: 7,000 – 9,000 words

International Journal of Asia Pacific Studies:

5,000 – 12,000 words

Jebat: Malaysian J of History, Politics and Strategy: 6,000 – 10,000 words

(11)

Artikel

• Tulisan/karangan yang bersifat utuh dalam surat kabar, majalah, jurnal ilmiah atau

bentuk publikasi yang lain (Hornby, 1980:43)

• Ragam tulisan opini berbentuk ringkas-

padat dalam media masa cetak yang

ditulis dari sudut pandang penulisnya

(Wibowo, 2006: xi & 6)

(12)

Jurnal Ilmiah

• Penerbitan berkala yang bisa serupa majalah, koran, atau buletin yang

diterbitkan oleh perguruan tinggi (Wibowo, 2006: 23)

• Periodikal atau jenis-jenis publikasi yang

mengikuti kaidah-kaidah keilmuan, yaitu

berdasarkan teori dan metode tertentu

serta pemikiran yang logis

(13)

Menulis Artikel Ilmiah

• Sebelum menulis artikel ilmiah, prasyarat mutlak yang harus dipenuhi ialah adanya penelitian yang dirancang dan

dilakukan dengan baik dengan hasil yang sudah

dianalisis, ditabulasikan dan diilustrasikan dengan baik, dan telah dipahami dan dikuasai dengan baik dan yang telah mempunyai simpulan

• Penulisan artikel ilmiah merupakan jembatan antara peneliti dan pembaca, penulisannya membutuhkan teknik khusus.

• Secara universal penulisan artikel ilmiah sudah dimapankan mengikuti aturan yang ada.

• Hal ini adalah untuk memudahkan komunikasi antarilmuwan.

(14)

Menulis Artikel Ilmiah

• Untuk menjamin efektivitas transformasi ilmiah maka suatu artikel ilmiah harus memenuhi tiga unsur, logika ilmu yang tepat, bahasa yang jelas, lugas dan

komunikatif, serta sesuai dengan aturan jurnal yang akan memuat artikel tersebut.

• Seorang penulis perlu taat mengikuti konvensi dari masing-masing bidang ilmu yang ditekuninya dengan berpedoman pada jurnal ilmiahnya.

• Masing-masing jurnal mempunyai gaya selingkung sendiri yang dapat diikuti pada petunjuk penulis yang ingin menerbitkan karya ilmiahnya.

• Eg:http://ucpressjournals.com/journal.php?j=as&jDetail

=submit ASIAN SURVEY

• http://www.ukm.my/jebat/v2/?cont=d&item=5 JEBAT

(15)

Tahapan Proses Penulisan Artikel Ilmiah

1. Pemilihan jurnal 2. Pencarian petunjuk

penulisan

3. Pencarian salah satu contoh artikel

4. Penulisan artikel mengikuti petunjuk

5. Pengiriman naskah 6. Proses evaluasi oleh

pewasit (Peer review process)

7. Pengembalian Naskah oleh Ketua Dewan

Redaksi/Managing editor

8. Pemilihan jurnal 9. Perbaikan naskah

10. Pengiriman naskah yang sudah diperbaiki

11. Pemeriksaan contoh cetak (proof-read)

12. Penyelesaian administrasi 13. Pemesanan reprint atau

cetak lepas

14. Penerimaan reprint 15. Pengiriman reprint ke

kolega

(16)

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penulisan Artikel Ilmiah

• Ukuran dan jenis kertas: A4? Legal? Letter?

Specific size?

• Spasi: 1 sp? 1.5 sp? 2 sp?

• Penomoran halaman

• Jumlah baris per halaman

• Margin

• Penomoran setiap baris tulisan

• Penulisan halaman judul

• Penulisan badan artikel

(17)

Memilih Jurnal

• Pilih jurnal yang disegani (respectable) dalam bidang ilmu Anda.

• Jurnal yang terindeks dalam Thomson Reuters Web of Science (dh. ISI Web of Science).

• Jurnal yang terindeks Scopus (http://www.scopus.com/)

• Jurnal luar negeri

• Jurnal nasional terakreditasi

• Jurnal nasional tak terakreditasi

• Jurnal lokal

(18)
(19)
(20)
(21)

Bagian-bagian Makalah Ilmiah

Title

Authors

Affiliation Abstract

Introduction

Materials and Method Results

Discussion Conclusion

References

(22)

Penulisan Halaman Judul

• Ada kalanya jurnal mengharuskan

halaman judul yang terpisah dari artikel.

• Halaman judul memuat judul artikel, nama-nama pengarang atau penulis,

lembaga afiliasi masing-masing penulis,

dan alamat penulis korespondensi

(23)

Penulisan Judul

• Setiap penulis artikel ilmiah pada hakikatnya berkeinginan tulisannya dibaca secara luas oleh masyarakat ilmiah.

• Judul merupakan bagian pertama dari suatu artikel ilmiah yang dibaca sebelum pembaca membaca isi artikel ilmiah.

• Suatu judul artikel ilmiah, selain harus bersifat khas untuk meningkatkan daya tarik pembaca, juga harus singkat dan mampu menggambarkan keseluruhan isi artikel tersebut.

• Disarankan suatu judul tidak lebih dari 12 kata dalam bahasa Indonesia, 8 kata dalam bahasa Jerman, dan 10 kata dalam bahasa Inggris.

• Judul yang singkat tetapi jelas, bukan suatu hal yang mudah dibuat.

• Judul artikel perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

(24)

Penulisan Judul

• Hindari penggunaan kata-kata yang rendah bobot ilmiahnya.

• Untuk menghindari judul yang terlalu panjang dengan tetap mempertahankan kejelasan makna judul, maka sebaiknya dibuatkan sub-judul.

• Disarankan dalam penulisan judul untuk menonjolkan kata kunci.

• Dianjurkan untuk menempatkan kata kunci yang paling penting dan khas di awal judul.

• Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pelayanan

penelusuran pustaka (literature scanning service) yang sering kali menggunakan “sistem kata kunci” (key word system).

(25)

Periksalah Judul Artikel Anda

Judul Artikel

Apakah judul tidak terlalu panjang atau terlalu pendek (dapat memenuhi 12 kata).

Apakah judul telah menggambarkan secara singkat inti karangan sesuai dengan permasalahannya.

Apakah judul menarik

Apakah judul tepat, benar, logis, cermat, informatif/indikatif

(26)

CONTOH-CONTOH JUDUL ARTIKEL

Contoh judul yang memerlukan perbaikan:

• Studi Penggunaan Tembaga (Cu) Sebagai Catalytic Converter Pada Knalpot Sepeda Motor Dua Tak Terhadap Emisi Gas Co

• Pseudoanerisma

• Tumor stromal gastointestinal

• Tarekat: Sejarah Timbul Dan Pengaruhnya Di Dunia Islam

• Spiritualitas – Agama: Transformasi Tradisi Individual Ke Komunal

• Penciptaan Bahan Baku General Seni dengan Memanfaatkan Limbah Bahan Tanah Liat Keramik Porselin Sebagai Bahan Campuran dengan Teknik Pengolahan Silinder Putar Guna Meningkatkan Kualitas Bahan Baku Effisiensi Produk

• Pembinaan Pengetahuan dan Keterampilan Masyarakat Tentang Pengolahan Buah Nenas Menjadi Dodol Nenas di Kecamatan Tambang, Kampar, Propinsi Riau

(27)

• Keefektifan Zat Penghambat Tumbuh Tanaman Untuk Pengendalian Tomat “Sweet Cherry” dan Tomat “Yelow Pear”

• Satu-Dua Aspek Soal Membagi Urusan Pemerintahan

• Hubungan Masyarakat, Prinsip, Kasus dan Masalahnya.

• Area and Administration

• Pengaruh Konsentrasi NaOH Terhadap Sifat-Sifat Karaginan Euhenna Cottonil dari Karimun Jawa dan Madura

(28)

Penulisan Nama Pengarang

• Apabila ada lebih dari satu pengarang, urutan

pengarang disusun berdasarkan kontribusinya pada artikel tersebut.

• Penulis korespondensi tidak selalu penulis utama.

• Penulis korespondensi akan bertanggung jawab atas

semua korespondensi serta perbaikan yang menyangkut artikel tersebut.

• Versi penulisan nama penulis sangat bervariasi, akan tetapi penulis hendaknya taat asas dalam menuliskan namanya, khususnya yang tidak memiliki nama

keluarga.

(29)

Penulisan Nama Pengarang

• Nama penulis harus konsisten baik dalam bentuk dan pengejaannya. Perhatikan keragaman dalam penulisan nama berikut ini:

Djohara Djajadinata - Johara Jayadinata - Johara Dj.

- Johara J.

- Djajadinata Djohara - Jayadinata Johara - Djohara Dj.

- Johara J.

Sutopo Gani Nugroho - Sutopo G. Nugroho - Nugroho, S.G.

- S. Gani Nugroho

(30)

Periksalah Baris Nama Pengarang Artikel anda

Baris Nama Pengarang

Apakah nama-nama sudah diurut sesuai dengan besarnya peran para penulisnya.

Apakah nama tersebut sudah ditulis sesuai dengan aturan jurnalnya

Apakah alamat korespondensi telah dilengkapi

sesuai aturan yang baku

(31)

Penulisan Alamat Lembaga Afiliasi

• Alamat lembaga penulis harus ditulis dan lengkap, perlu dilengkapi dengan nomor telepon, fax dan alamat e-mail, untuk memudahkan korespondensi dengan ilmuwan lain.

• Nama lembaga yang ditulis pada artikel ilmiah haruslah nama lembaga tempat dilakukan penelitian, bukan

lembaga asal penulis.

• Hal ini terutama untuk mahasiswa pascasarjana yang merupakan penulis tesis atau disertasi.

• Jika penulis pertama yang merupakan penulis tesis tersebut ingin memperkenalkan nama lembaganya sebaiknya ditempatkan pada catatan kaki dengan menuliskan alamatnya saat ini (present address).

(32)

Penulisan Badan Artikel

• ABSTRAK DAN KATA KUNCI

• PENDAHULUAN

• MATERI DAN METODE

• HASIL DAN PEMBAHASAN ATAU HASIL, PEMBAHASAN

• SIMPULAN ATAU IMPLIKASI

• UCAPAN TERIMA KASIH

• DAFTAR PUSTAKA

• TABEL

• JUDUL GAMBAR

• GAMBAR

(33)

Abstrak

• Abstrak merupakan ringkasan keseluruhan kajian yang

meliputi latar belakang, tujuan, metode, hasil dan simpulan dalam bentuk singkat dan jelas.

• Jumlah kata dalam abstrak umumnya antara 100 dan 250 kata (tergantung persyaratan dari Jurnal yang dituju).

• Abstrak ditempatkan pada bagian awal artikel ilmiah.

• Penulisan abstrak yang baik perlu dipertimbangkan mengingat bagian ini merupakan bagian artikel yang dibaca setelah judul.

• Sangatlah beralasan, dibaca tidaknya suatu artikel ilmiah tergantung pada kesan yang diperoleh pembaca saat

membaca abstraknya.

(34)

Apa yang dilakukan (wajib)

Apa yang dihasilkan (wajib)

Apa manfaat/signifikansi/

impact (kadang-kadang)

Abstract

Pendahuluan (kadang-kadang)

(35)

Abstrak

• Abstrak harus bersifat informatif dan deskriptif, artinya setiap informasi yang terkandung pada abstrak tersebut harus berdasarkan fakta.

• Dengan kata lain, sangat tidak diperkenankan untuk

mencantumkan informasi yang tidak ada faktanya yang jelas dalam isi artikel pada suatu abstrak.

• Abstrak yang baik harus mengandung empat unsur: (1) argumentasi logis perlunya dilakukan observasi atau penelitian untuk memecahkan masalah, (2) pendekatan yang digunakan untuk memecahkan masalah (metode), (3) hasil yang dicapai dalam penelitian serta (4) simpulan dan saran.

• Abstrak dalam bahasa Inggris merupakan satu kemutlakan yang harus ada.

(36)

Abstrak

• Abstrak haruslah bersifat berdiri sendiri dalam penyajian informasi, tidak bersifat bergantung pada teks.

• Data dalam abstrak, hendaknya disajikan secara tepat dan pasti sehingga pembaca tidak perlu mengacu pada ilustrasi yang disajikan di dalam teks, seperti tabel dan gambar.

• Dengan alasan yang sama, sebaiknya dihindari penggunaan singkatan pada abstrak.

(37)

Abstrak

• Setiap unsur hendaknya diungkapkan dalam kalimat yang singkat dan jelas, dengan demikian keseluruhan abstrak menjadi tidak terlalu panjang.

• Usahakan menulis abstrak sebaik mungkin agar pembaca dapat menangkap isi artikel tanpa harus mengacu ke artikel lengkapnya.

• Sering kali pembaca hanya membaca abstraknya saja pada suatu waktu, dan dilanjutkan membaca teksnya pada waktu yang lain.

• Abstrak harus dapat dimengerti oleh ilmuwan dari disiplin ilmu apa saja.

(38)

Abstrak

• Abstrak artikel yang dipublikasikan pada jurnal

internasional akan dipublikasikan secara luas melalui

“on line service” di internet sebelum jurnal yang memuat artikel tersebut diterbitkan oleh penerbit.

• Pada kondisi seperti ini, bila abstraknya tidak disajikan dengan baik, maka sudah pasti artikelnyapun tidak akan diakses oleh para pembaca.

(39)

Periksalah Abstrak Artikel Anda

• Abstrak

• Apakah merupakan suatu abstrak satu paragraf atau abstrak terstruktur

• Apakah sudah tercakup komponen IMRAD.

(introduction, methods, results and discussion)

• Bacalah ide pokoknya, apakah abstrak yang dibuat telah tersusun sebagaimana mestinya dan sesuai dengan kaidah yang berlaku dalam hal panjang maupun gaya penulisannya serta merupakan satu kesatuan ide.

• Apakah abstrak sudah informatif/indikatif

(40)

Kata Kunci

• Kata kunci mencakup konsep pokok dalam artikel.

• Kata kunci diambil dari thesaurus bidang ilmu.

• Kata kunci penting dalam pengindeksan artikel serta dapat membantu keteraksesan suatu tulisan ke

pembaca melalui pemindaian komputer di internet.

• Bila seseorang ingin mencari suatu artikel dengan

membaca kata kunci maka salah satu kata kunci yang Anda tuliskan dapat membuka artikel tersebut.

• Pilihlah kata kunci yang paling baik mewakili topik yang dibahas dalam artikel tersebut.

• Jumlah kata kunci bervariasi dari 3 sampai 6 kata-kata tunggal dan cara pengurutannya dari yang spesifik ke yang umum dan ditulis dalam suatu baris.

(41)

Pendahuluan

• Pendahuluan mengandung alasan melakukan penelitian, hipotesis, dan tujuan penelitian

• Pendahuluan mengandung perumusan masalah

• Pendahuluan mengandung penjelasan state of the art penelitian

• Pendahuluan mengandung pemikiran penulisan atas permasalahan.

• Pendahuluan jangan disamakan dengan tinjauan pustaka (tidak berlaku pada beberapa jurnal). Perujukan pustaka jangan terlalu banyak dalam pendahuluan

• Jumlah kata dalam pendahuluan juga dibatasi

(42)

Isi Pendahuluan

Mengapa penelitian dilakukan (topik menarik) Sampai di mana pemahaman hingga saat ini

Apa permasalahan yang masih ada

Apa hipotesis anda

Apa yang akan dilakukan (agenda)

(43)

Materi Dan Metode

• Kesahihan hasil yang diperoleh dalam penelitian

ditentukan oleh materi dan pendekatan metodologi yang digunakan

• Jelaskan secara rinci materi dan metode yang digunakan

• Jelaskan secara rinci:

– Cara dan frekuensi pengambilan sampel – Variabel dan cara pengukurannya

– Prosedur analisis kimia atau fisik sampel

– Prosedur analisis (statistik ataupun kualitatif) yang digunakan

(44)

Hasil Dan Pembahasan

• Dalam menyajikan hasil ungkapkanlah hasil secara jelas dan lugas dengan kalimat sederhana

• Untuk penyajian data sederhana gunakan tabel, untuk data yang banyak gunakan grafik atau gambar

• Jangan menyajikan gambar yang dibangun dari data yang disajikan dalam tabel

• Mulailah menulis hasil dengan cara yang sistematis

• Cara penulisan harus bersistem yaitu memulai dari penyajian hasil utama kemudian diikuti dengan data pendukungnya atau sebaliknya

(45)

Hasil Dan Pembahasan

• Pembahasan ditulis dengan bahasa yang jelas dan jangan menggunakan kalimat yang terlalu panjang

• Tulislah pembahasan sedemikian rupa sehingga jelas terlihat perbedaan antara hasil kajian yang sedang

dilaporkan dan hasil kajian sebelumnya

• Pembahasan selalu diarahkan ke hipotesis (menerima atau menolak hipotesis) dan mengapa demikian

• Pengutipan dalam pembahasan jangan terlalu panjang, dan lebih baik ditulis dengan bahasa sendiri

• Kelompokkan beberapa penelitian sejenis dan bisa dikutip secara berkelompok sehingga naskah akan menjadi lebih pendek dan enak dibaca

(46)

Simpulan dan Implikasi

• Simpulan adalah jawaban atas Persoalan atau hipotesis kajian yang diajukan (atau judul)

• Hindari spekulasi dalam pengambilan simpulan

• Simpulan harus didasari fakta yang ditemukan dalam penelitian

• Implikasi penelitian perlu dikemukakan untuk

memperjelas manfaat yang dihasilkan oleh penelitian

• Kalau ada saran untuk penelitian lebih lanjut bisa ditambahkan

(47)

UCAPAN TERIMA KASIH

• Pada umumnya, ucapan terima kasih ditempatkan sebelum daftar pustaka

• Ucapan terima kasih terutama kepada pemberi dana dengan nomor geran penelitian

• Ucapan terima kasih juga diberikan kepada individu

yang memberikan sumbangan berarti dalam penelitian, pengolahan data, dan penulisan artikel tanpa imbalan di luar penulis

(48)

PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

• Nama penulis

• Tahun penerbitan

• Judul

• Sumber

• Halaman

• Setiap jurnal memiliki gaya masing-masing.

(49)

Penulisan Tabel

• Dalam penyiapan naskah artikel, tabel selalu ditulis dalam halaman terpisah dari teks.

• Biasanya diletakkan di bagian belakang, setelah Daftar Pustaka.

• Beberapa jurnal meminta agar file Tabel dipisahkan dari file teks.

• Setiap tabel diberi nomor urut dalam angka arab dan diketik dalam halaman terpisah

• Ikuti secara cermat format penulisan tabel yang disyaratkan oleh jurnal yang dituju.

(50)
(51)

Judul Figur Atau Gambar

• Judul gambar dilampirkan setelah tabel

• Tuliskan judul masing-masing gambar dalam halaman yang terpisah dari gambarnya itu sendiri

• Figur digunakan untuk menyajikan data yang sangat banyak

• Setiap gambar dicetak pada halaman terpisah

• Berikan identifikasi nomor gambar (dan nama penulis) di halaman belakang gambar tersebut

• Bila perlu, tunjukkan bagian atas atau bawah gambar tersebut

(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)

Fabrikasi data:

‘mempabrik’ data atau membuat-buat data yang sebenarnya tidak ada atau lebih umumnya membuat data fiktif.

Falsifikasi data:

 mengubah data sesuai dengan

keinginan, terutama agar sesuai dengan kesimpulan yang ‘ingin’ diambil dari

sebuah penelitian.

Plagiarisme:

 mengambil kata-kata atau kalimat atau teks orang lain tanpa memberikan

acknowledgment (dalam bentuk sitasi) yang secukupnya.

Pelanggaran Etika Ilmiah

Akibat:

 Hilangnya kepercayaan masyarakat ilmiah

 Sangsi:

akademis, sosial kemasyarakatan

(63)

Plagiarisme:

 mengambil kata-kata atau kalimat atau teks orang lain tanpa memberikan acknowledgment (dalam bentuk sitasi) yang secukupnya.

Pelanggaran Etika Ilmiah

Akibat:

 Hilangnya kepercayaan masyarakat ilmiah

 Sangsi: akademis, sosial kemasyarakatan

(64)

Menghadapi Penolakan

• JATUH MENTAL? MENANGIS? KECIL HATI?

• Mungkin, tapi jangan terlalu lama dan jangan menyerah

• Cermati komentar referee dan coba kita cari letak kekurangan dan kelebihan kita

• Kita coba pelajari apakah reviewer memberikan kritik yang membangun, atau hanya asal berkomentar dan tidak mau tahu (meremehkan).

• Pelajari sebanyak mungkin dari komentar-komentar mereka dan lanjutkan dengan penelitian/percobaan untuk

memperbaiki paper tersebut dan kemudian dikirim ulang (biasanya ke jurnal lain)

Succes is the abality to go from one failure to another with no loss of enthusiasm

(65)

REFERENSI

Abdullah, Mikrajuddin.2004. Menembus jurnal ilmiah nasional & internasional.

Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Boediono, A. Mei 2009.Kiat menembus jurnal internasional (etika dan strategi pemilihan jurnal). Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Internasional.

Direktorat Riset dan Kajian Strategis, IPB. http://www.powerpoint-

search.com/cara-menulis-jurnal-ppt-10.html retrieved on April, 17, 2010.

Wasmen Manalu. Tanpa Tahun. Penulisan Artikel Ilmiah Pada Jurnal Ilmiah.

Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor.

Mudasir. Sweat, Tears and Publication: Beberapa Tips dan Strategi dalam

Penulisan Artikel Ilmiah. Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Jurnal Nasional, Universitas Islam Indonesia, 29 November 2012

(66)

TERIMA KASIH

Selamat menulis demi

kemajuan pribadi, bangsa, negara, dan ilmu

pengetahuan

Referensi

Dokumen terkait

BENER MERIAH ACEH 772 10111605 SMP NEGERI TERPADU SEUMAYOEN NUSANTARA KAB. BENER

5) Program memiliki tujuan yang ideal tetapi realistis maksudnya dapat dicapai dengan mudah dalam pelaksanaannya.. 6) Program tersebut mencerminkan komunikasi

Tujuan ini cukup terpenuhi dengan memberikan kesempatan kepada pengguna untuk memantau dan melacak perilaku kesehatan inti mereka (berat badan, aktivitas fisik dan

Sistem tidak hanya dapat digunakan untuk ujian sekolah melainkan harus dapat mendukung kegiatan belajar mengajar karena sulitnya guru dalam membagikan materi kepada siswa

Ukuran yang telah ditetapkan untuk purse seine bertali kerut dengan alat bantu penangkapan ikan (rumpon atau cahaya) dan ikan target tongkol atau cakalang memiliki panjang

Kemudian, penelitian dari Departemen Kesehatan Tennesse tentang penggunaan tembakau pada orang dewasa menemukan hasil bahwa laki-laki yang merokok atau mengkonsumsi

Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas, maka perumusan masalah yang akan dikemukakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah Efektivitas Iklan simPATI

Pada pelaksanaan tindakan ini, peneliti melaksanakan skenario pembelajaran pada RKH IV (tema: binatang, sub tema: Binatang peliharaan/anjing), yaitu: kegiatan awal: