• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMK NEGERI 1 GOMBONG

Mata Pelajaran : Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor Komp. Keahlian : Teknik Bisnis Sepeda Motor

Kelas/Semester : XII/1 (Gasal) Tahun Pelajaran : 2022 / 2023

Alokasi Waktu : 5 x 7JP @45 menit

A. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar:

1. Kompetensi Inti: *) a. Pengetahuan:

Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Bisnis Sepeda Motor Otomotif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.

b. Keterampilan:

Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik Bisnis Sepeda Motor Otomotif. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.

Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

2. Kompetensi Dasar: *)

a. KD pada KI pengetahuan:

3.18 Mengevaluasi kerja sistem Penerangan b. KD pada KI keterampilan:

4.18 Memperbaiki kinerja pada sistem Penerangan B. Indikator Pencapaian Kompetensi:

1. Indikator KD pada KI pengetahuan

a. Mendeteksi gejala kerusakan penerangan sepeda motor secara percaya diri.

b. Menyelidiki penyebab kerusakan penerangan sepeda motor sesuai buku panduan.

c. Meninjau prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor secara mandiri.

(2)

2. Indikator KD pada KI keterampilan

a. Mempertunjukkan gejala kerusakan penerangan sepeda motor secara mandiri.

b. Memecahkan penyebab kerusakan penerangan sepeda motor sesuai standard pabrikan.

c. Megatasi kerusakan dengan cara perbaikan penerangan sepeda motor dengan percaya diri.

C. Tujuan Pembelajaran:

1. Melalui diskusi dan mencari informasi, peserta didik dapat mendeteksi gejala kerusakan penerangan sepeda motor secara percaya diri sesuai manual book.

2. Melalui diskusi dan mencari informasi, peserta didik dapat menyelidiki penyebab kerusakan penerangan sepeda motor sesuai buku panduan dengan benar

3. Melalui diskusi dan mencari informasi, peserta didik dapat meninjau prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor secara mandiri sesuai manual book.

4. Setelah menerima penugasan dan disediakan peralatan dan perlengkapan tempat kerja, peserta didik dapat mempertunjukkan gejala kerusakan penerangan sepeda motor secara mandiri sesuai manual book

5. Setelah menerima penugasan dan disediakan peralatan dan perlengkapan tempat kerja, peserta didik dapat memecahkan penyebab kerusakan penerangan sepeda motor sesuai standard pabrikan pada manual book

6. Setelah menerima penugasan dan disediakan peralatan dan perlengkapan tempat kerja, peserta didik dapat megatasi kerusakan dengan cara perbaikan penerangan sepeda motor dengan percaya diri sesuai SOP.

D. Materi Pembelajaran:

(Rincian dari Materi Pokok Pembelajaran)

1. Identifikasi kerusakan penerangan sepeda motor a. Gejala kerusakan penerangan sepeda motor b. Penyebab kerusakan penerangan sepeda motor 2. Perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor

a. Prosedur pembongkaran dan pemasangan penerangan sepeda motor b. Prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor

E. Pendekatan, Strategi dan Metode 1. Pendekatan : Saintifik

2. Model : Problem Based Learning

3. Strategi dan Metode : Observasi, Diskusi, dan Demonstrasi

F. Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan 1

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (10 menit):

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

1) Mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan;

2) Mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajari dan dikembangkan sebelumnya berkaitan dengan kompetensi yang akan dipelajari dan dikembangkan;

3) Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari;

(3)

4) Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan; dan 5) Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (250 menit):

1) Merumuskan uraian masalah terhadap peserta didik (mengamati) :

a) Guru meminta peserta didik untuk melihat gambar atau tayangan berbagai kerusakan sistem penerangan sepeda motor.

b) Guru menugaskan peserta didik untuk membedakan berbagai kerusakan sistem penerangan sepeda motor.

Merumuskan uraian masalah terhadap peserta didik (menanya) :

a) Guru meminta peserta didik berdiskusi kelas mengenai beberapa gejala kerusakan penerangan sepeda motor

b) Guru memberikan pancingan kepada peserta didik tanda yang muncul pada gejala kerusakan penerangan sepeda motor

c) Guru meminta peserta didik berdiskusi kelas tentang cara mengetahui tanda- tanda gejala pada kerusakan penerangan sepeda motor.

2) Mengembangkan kemungkinan penyebab (mengumpulkan informasi) : Guru meminta peserta didik untuk membuat kelompok diskusi (@ 6 orang)

a) Guru meminta peserta didik untuk merumuskan gejala kerusakan penerangan sepeda motor

b) Peserta didik membaca buku/browsing internet tentang gejala kerusakan penerangan sepeda motor

c) Peserta didik mengamati petunjuk guru dan literatur untuk merumuskan prosedur gejala kerusakan penerangan sepeda motor sesuai SOP

3) Mengetes penyebab atau proses diagnosa (menalar):

a) Guru menugaskan peserta didik untuk membuktikan gejala kerusakan penerangan sepeda motor sesuai SOP berdasarkan contoh

Adapun langkah Peserta didik dalam membuktikan gejala kerusakan penerangan sepeda motor

1) Menyiapkan bahan, alat dan tempat praktik.

2) Praktik perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor sesuai contoh.

3) Membuat laporan hasil praktek yang dilakukan 4) Membersihkan bahan, alat dan tempat praktik c. Penutup (10 menit):

Kegiatan penutup terdiri atas:

1) Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu:

a) Membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

b) Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan c) Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; dan 2) Kegiatan guru yaitu:

a) Melakukan penilaian;

b) Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

dan

c) Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

(4)

2.

Pertemuan

2

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (10 menit):

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

1) Mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan;

2) Mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajari dan dikembangkan sebelumnya berkaitan dengan kompetensi yang akan dipelajari dan dikembangkan;

3) Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari;

4) Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan; dan 5) Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (250 menit):

1) Merumuskan uraian masalah terhadap peserta didik (mengamati) :

a) Guru meminta peserta didik untuk melihat gambar atau tayangan berbagai kerusakan pemindah tenaga sepeda motor.

b) Guru menugaskan peserta didik untuk membedakan berbagai kerusakan pemindah tenaga sepeda motor.

Merumuskan uraian masalah terhadap peserta didik (menanya) :

a) Guru meminta peserta didik berdiskusi kelas mengenai beberapa gejala kerusakan penerangan sepeda motor misalkan dengan suara, gigi meloncat dan susah pindah gigi

b) Guru meminta peserta didik berdiskusi kelas mengenai berbagai penyebab kerusakan penerangan sepeda motor

c) Guru meminta peserta didik berdiskusi kelas tentang penyebab kerusakan penerangan pada masing-masing gejala yang ditimbulkan misal suara, gigi meloncat dan susah pindah gigi ketika sepeda motor dioperasikan.

2) Mengembangkan kemungkinan penyebab (mengumpulkan informasi) : Guru meminta peserta didik untuk membuat kelompok diskusi (@ 6 orang)

a) Guru meminta peserta didik untuk merumuskan gejala penyebab kerusakan penerangan sepeda motor

b) Peserta didik membaca buku/browsing internet tentang penyebab kerusakan penerangan sepeda motor

c) Peserta didik mengamati petunjuk guru dan literatur untuk merumuskan penyebab kerusakan penerangan pada masing-masing gejala yang ditimbulkan ketika timbul suara, gigi meloncat dan susah pindah gigi pada sepeda motor sesuai manual book

3) Mengetes penyebab atau proses diagnosa (menalar):

a) Guru menugaskan peserta didik untuk membuktikan penyebab kerusakan penerangan sepeda motor sesuai sesuai gejala yang ditimbulkan saat timbul suara, gigi meloncat dan susah pindah gigi, misalkan bearing aus, dog gear dan slots aus, dan shift fork aus/oli encer (kurang)

Adapun langkah peserta didik membuktikan penyebab kerusakan penerangan sepeda motor

1) Menyiapkan bahan, alat dan tempat praktik.

2) Praktik pembuktian penyebab kerusakan penerangan sepeda motor sesuai manual book.

3) Membuat laporan hasil praktek yang dilakukan 4) Membersihkan bahan, alat dan tempat praktik

(5)

c. Penutup (10 menit):

Kegiatan penutup terdiri atas:

1) Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu:

a) Membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

b) Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan c) Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; dan 2) Kegiatan guru yaitu:

a) Melakukan penilaian;

b) Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

dan

c) Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

3.

Pertemuan

3

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (10 menit):

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

1) Mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan;

2) Mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajari dan dikembangkan sebelumnya berkaitan dengan kompetensi yang akan dipelajari dan dikembangkan;

3) Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari;

4) Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan; dan 5) Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (250 menit):

1) Merumuskan uraian masalah terhadap peserta didik (mengamati) :

a) Guru meminta peserta didik untuk melihat gambar atau tayangan berbagai kerusakan pemindah tenaga sepeda motor.

b) Guru menugaskan peserta didik untuk membedakan berbagai kerusakan pemindah tenaga sepeda motor.

Merumuskan uraian masalah terhadap peserta didik (menanya) :

a) Guru meminta peserta didik berdiskusi kelas mengenai berapa penyebab kerusakan penerangan sepeda motor

b) Guru meminta peserta didik berdiskusi kelas mengenai langkah-langkah perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor

c) Guru meminta peserta didik berdiskusi kelas tentang prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor.

2) Mengembangkan kemungkinan penyebab (mengumpulkan informasi) : Guru meminta peserta didik untuk membuat kelompok diskusi (@ 6 orang)

a) Guru meminta peserta didik untuk merumuskan langkah perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor

b) Peserta didik membaca buku/browsing internet tentang langkah perbaikan dari bebrapa penyebab kerusakan penerangan sepeda motor

c) Peserta didik mengamati petunjuk guru dan literatur untuk merumuskan prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor pada masing- masing penyebab kerusakan sesuai manual book

(6)

3) Mengetes penyebab atau proses diagnosa (menalar):

a) Guru menugaskan peserta didik untuk membuktikan langkah perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor pada masing-masing penyebab kerusakan sesuai manual book.

Adapun langkah Peserta didik dalam pembuktian perbaikan langkah yang dilakukan untuk mengatasi kerusakan penerangan sepeda motor

1) Menyiapkan bahan, alat dan tempat praktik.

2) Praktik pembuktian langkah perbaikan kerusakan sesuai penyebab kerusakan penerangan sepeda motor sesuai manual book.

3) Membuat laporan hasil praktek yang dilakukan 4) Membersihkan bahan, alat dan tempat praktik c. Penutup (10 menit):

Kegiatan penutup terdiri atas:

1) Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu:

a) Membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

b) Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan c) Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; dan 2) Kegiatan guru yaitu:

a) Melakukan penilaian;

b) Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

dan

c) Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

4. Pertemuan 4

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (10 menit):

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

1) Mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan;

2) Mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajari dan dikembangkan sebelumnya berkaitan dengan kompetensi yang akan dipelajari dan dikembangkan;

3) Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari;

4) Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan; dan 5) Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (250 menit):

1) Merumuskan uraian masalah terhadap peserta didik (mengamati) :

a) Guru meminta peserta didik untuk melihat gambar atau tayangan berbagai penyebab kerusakan yang ditunjukkan dengan adanya lampu depan mati, lampu depan redup, sakelar lampu jauh dekat tidak berfungsi.

b) Guru menugaskan peserta didik untuk membedakan pada masing-masing penyebab kerusakan dan langkah perbaikan pada masing-masing penyebab kerusakan penerangan sepeda motor.

Merumuskan uraian masalah terhadap peserta didik (menanya) :

a) Guru meminta peserta didik berdiskusi kelas mengenai prosedur perbaikan penerangan sepeda motor

(7)

b) Guru meminta peserta didik berdiskusi kelas mengenai prosedur perbaikan pada masing-masing penyebab kerusakan penerangan sepeda motor

2) Mengembangkan kemungkinan penyebab (mengumpulkan informasi) : Guru meminta peserta didik untuk membuat kelompok diskusi (@ 6 orang)

a) Guru meminta peserta didik untuk merumuskan prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor

b) Peserta didik membaca buku/browsing internet tentang prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor

c) Peserta didik mengamati petunjuk guru dan literatur untuk merumuskan prosedur perbaikan pada masing-masing penyebab kerusakan penerangan sepeda motor sesuai SOP

3) Mengetes penyebab atau proses diagnosa (menalar):

a) Guru menugaskan peserta didik untuk mendemonstrasikan prosedur perbaikan pada masing-masing penyebab kerusakan penerangan sepeda motor sesuai joobsheet

Adapun langkah Peserta didik dalam perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor

1) Menyiapkan bahan, alat dan tempat praktik.

2) Praktik perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor sesuai jobsheet.

3) Membuat laporan hasil praktek yang dilakukan 4) Membersihkan bahan, alat dan tempat praktik c. Penutup (10 menit):

Kegiatan penutup terdiri atas:

1) Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu:

a) Membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

b) Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan c) Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; dan 2) Kegiatan guru yaitu:

a) Melakukan penilaian;

b) Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

dan

c) Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

5. Pertemuan 5

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (10 menit):

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

1) Mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan;

2) Mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajari dan dikembangkan sebelumnya berkaitan dengan kompetensi yang akan dipelajari dan dikembangkan;

3) Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari;

4) Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan; dan 5) Menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (250 menit):

1) Mengetes penyebab atau proses diagnosa (menalar):

(8)

a) Peserta didik mendemonstrasikan prosedur perbaikan pada masing-masing penyebab kerusakan penerangan sepeda motor sesuai joobsheet dan arahan dari guru

Adapun langkah Peserta didik dalam prosedur perbaikan kerusakan dan pengujian penerangan sepeda motor

1) Menyiapkan bahan, alat dan tempat praktik.

2) Praktik prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor sesuai jobsheet.

3) Menguji hasil perbaikan dengan test drive/running test 4) Membuat laporan hasil praktek yang dilakukan

5) Membersihkan bahan, alat dan tempat praktik

b) Guru menugaskan peserta didik untuk menganalisa hasil demonstrasi prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor sesuai SOP

2) Mengevaluasi (mengkomuikasikan):

a) Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang gejala dan penyebab kerusakan penerangan sepeda motor

b) Peserta didik merumuskan dan membandingkan hasil demonstrasi prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor sesuai manual book berdasarkan tugas dari guru

c) Peserta didik mempresentasikan hasil temuan dan memberi tanggapan atas presentasi demonstrasi temannya yang telah dilakukan

d) Peserta didik bersama guru menyimpulkan hasil evaluasi prosedur perbaikan kerusakan penerangan sepeda motor sesuai SOP

c. Penutup (10 menit):

Kegiatan penutup terdiri atas:

1) Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu:

a) Membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

b) Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan; dan c) Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran; dan 2) Kegiatan guru yaitu:

a) Melakukan penilaian;

b) Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

dan

c) Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

G. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:

1. Alat : -

2. Bahan : PPt, Gambar, Video, poros propeller 3. Media : Lcd, Laptop

H. Sumber Belajar:

1. Jama J, dkk. 2008.

Teknik Sepeda Motor Jilid 3.

Jakarta: Kementrian Pendidikndan Kebudayaan Republik Indonesia

2. Gunadi. 2004.

Melakukan Perbaikan Sistem Penerangan

. Sampit : SMK N Sampit I. Penilaian Pembelajaran:

1. Teknik Penilaian:

a. Tes Tertulis b. Tes Unjuk Kerja

(9)

2. Instrumen Penilaian:

Kisi-kisi

Kompetensi

Dasar IPK Materi Indikator Soal Bentuk tes/ Soal

No Soal 3.9

Mengevaluasi kerja sistem Penerangan

3.9.1 Mendeteksi gejala kerusakan Penerangan sepeda motor

1. Gejala kerusakan sistem Penerangan

1. Peserta didik dapat mendeteksi gejala kerusakan sistem penerangan

Tes tertulis

Essay/uraian 1

3.9.2 Menyelidiki penyebab kerusakan Penerangan sepeda motor

2. Penyebab kerusakan sistem penerangan

2. Peserta didik dapat menyelidiki

penyebab kerusakan sistem penerangan

Tes tertulis

Essay/uraian 2

3.9.3 Meninjau prosedur perbaikan kerusakan Penerangan sepeda motor

3. Prosedur perbaikan kerusakan sistem penerangan

3. Peserta didik dapat meninjau prosedur perbaikan kerusakan sistem penerangan sesuai SOP

Tes tertulis

Essay/uraian 3

4.18 Memperbaiki kinerja pada sistem Penerangan

4.18.1

Mempertunjukka n gejala

kerusakan sistem penerangan secara mandiri

1. Gejala kerusakan sistem penerangan

1. Peserta didik dapat mempertunjukkan gejala kerusakan sistem penerangan

Unjuk

kerja/Praktik 1

4.18.2 Memecahkan penyebab kerusakan sistem penerangan sesuai standard

2. Penyebab kerusakan sistem penerangan

2. Peserta didik dapat memecahkan penyebab kerusakan sistem penerangan sesuai standard

Unjuk

kerja/Praktik 2

(10)

Kompetensi

Dasar IPK Materi Indikator Soal Bentuk tes/ Soal

No Soal 4.18.3 Mengatasi

kerusakan dengan cara perbaikan sistem penerangan dengan percaya diri

3. Prosedur perbaikan kerusakan sistem penerangan

3. Peserta didik dapat mengatasi kerusakan dengan cara

perbaikan sistem penerangan sesuai SOP

Unjuk

kerja/Praktik 3

Instrumen/butir Soal Pengetahuan

No Soal Kunci Jawaban Skor

1. Bagaimana cara mengetahui gejala yang muncul pada kerusakan sistem penerangan lampu kepala ? dan sebutkan tanda yang terjadi!

1. Analisa gangguan sistem penerangan lampu kepala dapat dilakukan dengan menghidupkan kendaraan sambil mencoba menekan tombol sakelar lampu kepala.

Gejala ditandai dengan: lampu tidak menyala.

3

2. Disediakan kolom mengenai 3 gejala dan analisa penyebab terjadinya kerusakan pada sistem penerangan, SIlahkan isi kolom dibawah ini!

No Gejala Penyebab 1 ……… 1. ……….

2. ……….

3. ……….

4. ……….

5. ……….

2 ……… 1. ……….

2. ……….

3. ……….

3 ……… 1. ……….

2. ……….

4 ……… 1. ……….

2. Gejala dan penyebab kerusakan penerangan sepeda motor

No Gejala Penyebab 1 Sinar

cahaya lampu redup

1. Terminal baterai berkerak 2. Terminal baterai

Longar

3. Air baterai habis 4. Tegangan

baterai tidak sesuai standar 5. Berat jenis

baterai tidak sesuai standar 2 Lampu

penerangan mati

1. Bola lampu mati 2. Fiting lampu

kotor atau berkarat 3. Konektor tidak

terhubung dengan baik atau longgar 3 Arah sinar

lampu depan tidak berpindah ketika saklar lampu jauh ditekan

1. Bola lampu terbakar 2. Saklar lampu

jauh rusak

4 Sekering cepat putus.

1. Korsleting pada kabel atau tombol kontak

3

(11)

No Soal Kunci Jawaban Skor 3. Disediakan kolom mengenai analisa penyebab

terjadinya kerusakan dan perbaikan pada sistem penerangan, SIlahkan isi kolom dibawah ini!

No Penyebab Perbaikan

1 1. Terminal baterai berkerak

2. Terminal baterai Longar

3. Air baterai habis

4. Tegangan baterai tidak sesuai standar

5. Berat jenis baterai tidak sesuai standar

1. ………

2. ………..

3. ………

4. ………..

5. ………..

2 1. Bola lampu mati

2. Fiting lampu kotor atau berkarat 3. Konektor tidak

terhubung dengan baik atau longgar

1. ………..

2. ………..

3. ………

3 1. Bola lampu terbakar 2. Saklar lampu

jauh rusak

1. ………..

2. ……….

4 1. Korsleting pada kabel atau tombol kontak

1. ……….

3. Penyebab kerusakan dan langkah perbaikan

No Penyebab Perbaikan

1 1. Terminal baterai berkerak

2. Terminal baterai Longar 3. Air baterai habis

4. Tegangan baterai tidak sesuai standar

5. Berat jenis baterai tidak sesuai standar

1. Bersihkan dengan sikat kawat, atau dengan air panas 2. Kencangkan

3. Di isi sampai batas yang di tentukan

4. Di perlukan pengisian dengan baterai carging

5. Cek dan lakukan tindakan 2 1. Bola lampu mati

2. Fiting lampu kotor atau berkarat 3. Konektor tidak

terhubung dengan baik atau longgar

1. Ganti dengan bolam yang baru 2. Bersihkan dengan

amplas

3. Soldier/ganti

3 1. Bola lampu terbakar 2. Saklar lampu

jauh rusak

1. Ganti

2. Bersihkan/ganti

4 1. Korsleting pada kabel atau tombol kontak

1. Perbaiki/ganti

4

Pedoman Penskoran:

Soal nomor 1: Betul semua skor 3 Betul salah satu skor 2 Dijawab salah skor 1 Tidak dijawab semua skor 0 Soal nomor 2: Betul semua gejala skor 3

Betul salah satu skor 2 Betul salah skor 1

Tidak dijawab semua skor 0 Soal nomor 2: Betul semua gejala skor 4

Betul salah satu skor 3 Betul salah skor 2

Tidak dijawab semua skor 1 Pedoman Penilaian:

Contoh Pengolahan Nilai

(12)

I

INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN (RUBRIK) IPK No Soal Skor

Penilaian Nilai

3.18.1 1 3

3.18.2 2 3

3.18.3 3 4

Jumlah 10

IPK Kategori

1 2 3 4

4.18.1

Mempertunjukkan gejala kerusakan sistem penerangan secara mandiri

Tidak mampu mempertunjukkan gejala kerusakan sistem

penerangan

Mampu

mempertunjukkan salah satu gejala kerusakan sistem penerangan

Tidak mampu mempertunjukkan dua gejala kerusakan sistem penerangan

Mampu

mempertunjukkan seluruh gejala kerusakan sistem penerangan 4.18.2 Memecahkan

penyebab kerusakan sistem penerangan sesuai standard

Tidak memecahkan penyebab kerusakan dari gejala dan menunjukkan komponen yang mengalami kerusakan pada sistem

penerangan sesuai standard

Tidak mampu memecahkan penyebab kerusakan dari gejala namun menunjukkan komponen yang mengalami kerusakan pada sistem

penerangan sesuai standard

Mampu memecahkan penyebab kerusakan dari gejala, namun tidak mampu menunjukkan komponen yang mengalami kerusakan pada sistem

penerangan sesuai standard

Mampu memecahkan penyebab kerusakan dari gejala dan menunjukkan komponen yang mengalami kerusakan pada sistem

penerangan sesuai standard 4.18.3 Mengatasi

kerusakan dengan cara perbaikan sistem penerangan dengan percaya diri

Mempersiapka n alat-alat yang dibutuhkan untuk perbaikan sistem penerangan.

Membongkar Lepaskan sekrup-sekrup dan lepaskan tutup depan stang kemudi dari tutup bagian

belakang stang kemud

Lepaskan konektor- konektor hubungan lampu depan/sein

PENGGANTIAN BOLA LAMPU Lepaskan tutup depan stang kemudi Lepaskan tutup debu bola lampu depan

Mempersiapka n alat-alat yang dibutuhkan untuk perbaikan sistem penerangan.

Membongkar Lepaskan sekrup-sekrup dan lepaskan tutup depan stang kemudi dari tutup bagian

belakang stang kemud

Lepaskan konektor- konektor hubungan lampu depan/sein

PENGGANTIAN BOLA LAMPU Lepaskan tutup depan stang kemudi Lepaskan tutup debu bola lampu depan

Mempersiapka n alat-alat yang dibutuhkan untuk perbaikan sistem penerangan.

Membongkar Lepaskan sekrup-sekrup dan lepaskan tutup depan stang kemudi dari tutup bagian

belakang stang kemud

Lepaskan konektor- konektor hubungan lampu depan/sein

PENGGANTIAN BOLA LAMPU Lepaskan tutup depan stang kemudi Lepaskan tutup debu bola lampu depan

Mempersiapka n alat-alat yang dibutuhkan untuk perbaikan sistem penerangan.

Membongkar Lepaskan sekrup-sekrup dan lepaskan tutup depan stang kemudi dari tutup bagian

belakang stang kemud

Lepaskan konektor- konektor hubungan lampu depan/sein

PENGGANTIAN BOLA LAMPU Lepaskan tutup depan stang kemudi Lepaskan tutup debu bola lampu depan

(13)

Pedoman Penskoran:

IPK 4.18.1: Kategori 4 skor 2 Kategori 3 skor 1.5 Kategori 2 skor 1 Kategori 1 skor 0.5 IPK 4.18.2: Kategori 4 skor 2

Kategori 3 skor 1.5 Kategori 2 skor 1 Kategori 1 skor 0.5 IPK 4.18.2: Kategori 4 skor 6

Kategori 3 skor 4 Kategori 2 skor 2 Kategori 1 skor 0 Pedoman Penilaian:

Menunjukan hasil pemeriksaan komponen serta kerusakanna serta langkah perbaikan

Melakukan prosedur perakitan sistem penerangan sesuai SOP

Menguji prosedur perbaikan sistem penerangan degan test drive/running test

Tidak secara urut dan melebihi waktu yang

ditentukan

Menunjukan hasil pemeriksaan komponen serta kerusakanna serta langkah perbaikan

Melakukan prosedur perakitan sistem penerangan sesuai SOP Menguji prosedur perbaikan sistem penerangan degan test drive/running test

Tidak secara urut dan waktu sesuai yang ditentukan

Menunjukan hasil pemeriksaan komponen serta kerusakanna serta langkah perbaikan

Melakukan prosedur perakitan sistem penerangan sesuai SOP Menguji prosedur perbaikan sistem penerangan degan test drive/running test

Secara urut dan melebihi waktu yang ditentukan

Menunjukan hasil pemeriksaan komponen serta kerusakanna serta langkah perbaikan

Melakukan prosedur perakitan sistem penerangan sesuai SOP Menguji prosedur perbaikan sistem penerangan degan test drive/running test

Secara urut dan waktu sesuai yang ditentukan

Contoh Pengolahan Nilai IPK No Soal Skor

Penilaian Nilai

4.18.1 1 2

4.18.2 2 2

4.18.3 3 6

Jumlah 10

(14)

Lembar Amatan Penilaian Unjuk Kerja

No Kompetensi Indikator (+) (√) (-)

Tidak dikerjakan dikerjakan Urutan Waktu 1. Mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan

untuk perbaikan sistem penerangan

2. Membongkar Lepaskan sekrup-sekrup dan lepaskan tutup depan stang kemudi dari tutup bagian belakang stang kemudi

3. Lepaskan konektor-konektor hubungan lampu depan/sein

4. Penggantian bola lampu lepaskan tutup depan stang kemudi lepaskan tutup debu bola lampu depan

5. Menunjukan hasil pemeriksaan komponen serta kerusakanna serta langkah perbaikan 6. Melakukan prosedur perakitan sistem

penerangan sesuai SOP

7. Menguji prosedur perbaikan sistem penerangan degan test drive/running test Kesimpulan

Keterangan :

Cara pengsian kolom Indikator (+) : dikerjakan dengan baik (√) : dikerjakan dengan cukup baik (-) : dierjakan dengan kurang baik ( ) : Tidak dikerjakan

2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:

a. Remidial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik belum mencapai Kriteria Ketuntasan Belajar (KKB).

b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai KKB, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Referensi

Dokumen terkait

Segala bentuk pakaian harus dilepas dari lengan atas dan manset dipasang ketat dan sempurna pada lengan. Bila manset tidak.. terpasang dengan ketat maka dapat

Dimensi perencanaan berkaitan dengan proses perencanaan dengan indikator antara lain: adanya organisasi yang melakukan perencanaan TIK, adanya sistem perencanaan

Perlakuan salinitas yang berbeda tidak hanya berpengaruh terhadap tingkat penetasan telur (HR) larva kerang mutiara tetapi juga berpengaruh terhadap tingkat

Pdt : Sebagai gereja Yesus Kristus, kita dipanggil untuk berperanserta dalam mengerjakan misi Allah, yaitu karya Allah yang membebaskan dunia dan manusia dari

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis : proses organisasi pembelajaran (learning organization) di lembaga penelitian dan

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kekuatan dan karunia-Nya kepada penulis, sehingga Tugas Akhir yang merupakan salah satu syarat

Pembangunan permukiman di Kota Bekasi jika ditinjau dari analisis agenda setting di media massa terlihat bahwa adanya penonjolan dari agenda pemerintah, akan

Tabel 1 menunjukkan bahwa persepsi peternak sapi potong yang telah mengikuti kegiatan penyuluhan yaitu cukup tinggi pada pengetahuan terhadap IB(70 %) artinya peternak sudah tahu