• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jenis-jenis kegiatan ekstrakurikuler

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Jenis-jenis kegiatan ekstrakurikuler"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Jenis-jenis kegiatan ekstrakurikuler

Menurut peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan no.81A Tahun 2013 tentang

impelementasi kurikulum berdasarkan pilihannya terdapat dua jenis kegiatan ekstrakurikuler yaitu :

1. Ekstrkurikuler wajib. Merupakan program ekstrakurikuler yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik,terkecuali bagi peserta didik dengankondisi tertentu yang tidak

memungkinkannya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tersebut

2. Ekstrkurikuler pilihan , merupakan program pilihan ekstrakurikuler yang dapat diikutu oleh peserta didik sesuai dengan minat bakat dan minatnya masing-masing

Menurut suryosubroto (1997:271) berdasarkan waktu pelaksananya kegiatan ekstrakurikuler di bagi menjadi dua jenis yaitu:

1. Ekstrkurikuler rutin ,yaitu bentuk kegiatan Ekstrkurikuler yang dilaksakan secara terus menerus seperti : latihan bola voli,latihan sepak bola dan sebagainya.

2. Ekstrkurikuler periodik yaitu bentuk kegiatan yang dilaksakan pada waktu –waktu tertentu saja, seperti pertandingan olah raga atau perlombaan sebagainya.

Menurut permendikbud No.81A Tahun 2013 , terdapat beberapa jenis kegiatan Ekstrkurikuler yaitu :

1. Krida ,kepramukaan,latihan dasar kepemimpinan,Pik Remaja, UKS, pasukan pengibar bendera (paskibra ) dan lainya

2. Karya ilmiah, kegiatan ilmiah Remaja (KIR), kegiatan penguasaan keilmuan dan kemapuan akademik,penelitian dan sebaginya.

3. Latihan /olah bakat/prestasi, pengembangan bakat olahraga, seni dan budaya ,keagamaan dan lainya

1.kegiatan diluar sekolah

Kegiatan dapat diartikan dengan kekuatan danketangkasan dala berusaha dalam mengarahkan tenaga pikiran atau badan mencapai suatu tujuan.

Kegiatan belajar di luar jam sekolah yang dimaksud adalah ‘serangkaian kegiatan fisik untuk kegiatan belajar yang dilakukan diluar jam sekolah untuk mencapai hasil belajar. Beljar pada prinsipnya merupakan suatu perubahan yang relative dan permenen dalam kecenderungan tingkah laku yang merupakan hasil latihan penguatan.

Siapa bilang kalau anak SMP kerjanya cuman sekolah? Banyak lho kegiatan diluar sekolah yang bisa menambahkan wawasan kamu. Tentunya dalam hal yang positif.berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu ikuti , agar kamu bisa eksisi dan berprestasi diluar sekolah.

(2)

4. Kegiatan di luar sekolah yang sangat bermanfaat 1. Seminar dan lokakarya

Banyak banget kegiatan seminar yang bisa kamu ikuti, mulai dari workshop, talkshow, sampai diskusi mengenai suatu hal. Manfaatnya ,kamu bisa bersosialisasi diluar sekolah dan menambah teman selain itu kamu menambah ilmu dan pengalaman.

2. Les atau kursus

Les atau kursus adalah jalan pintas untuk menambah ilmu dalam suasana yang berbeda dari sekolah. Saat ini sudah banyak tempat les yang mumpuni. Entah itu les bahasa inggris,dan lainya .Jika ditekuni dengan baik,hasil dari kursus atau les ini bisa jadi tambahan pundi-pndi rupiah .

3. Kerelawanan

Jika kamu menyuki tantangan dan ingin benbeda dari yang lain, coba ikuti kegiatan kerelawaan .Saat seseorang aktif berorganisasi, maka tentu adanya banyak kesempatan baginya untuk betemu dengan berbagai macam orang dari berbagai organisasi dan posisi.

Selain itu kamu bisa menjadi orang yang lebih kreatif dan mandiri.

4. Ikuti kompetisi atau lomba

Mengikuti kompetisi tidak melulu tentang menang atau kalah.Manfaat ikut lombah banyak juga. Salah satunya makna dari sportifitas ! kamu juga mnegasah daya juang saat mengikuti lomba . Apalagi jika lombanya dikuti bersama teman-teman tentunya

kekompakan juga turut di uji.

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan pengayaan dan perbaikan yang berkaitan dengan program kurikuler dan intrakurikuler. Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai wadah bagi siswa yang memiliki minat mengikuti kegiatan tersebut. Melalui bimbingan dan pelatihan guru, kegiatan ekstrakurikuler dapat membentuk sikap positif terhadap kegiatan yang diikuti oleh para siswa.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan kesiswaan. Kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti dan dilaksanakan oleh siswa baik di sekolah maupun diluar sekolah, bertujuan agar siswa dapat memperkaya dan memperluas diri. Memperluas diri ini dapat dilakukan dengan memperluas wawasan pengetahuan dan mendorong pembinaan sikap dan nilai-nilai.Faktor – faktor yang mempengaruhi minat yang timbul dalam diri seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor, baik faktor yang berasal dari dalam dari individu itu sendiri (faktor instrinsik), maupun faktor yang berasal dari luar individu itu sendiri (faktor ekstrinsik).

1. Faktor dari dalam (faktor instrinsik) yaitu sifat pembawaan.

2. Faktor dari luar (faktor ekstrinsik) diantaranya keluarga, sekolah dan masyarakat sekitar.

Minat yang terjadi dalam individu dipengaruhi dua faktor yang menentukan yaitu faktor

(3)

keinginan dari dalam, dan faktor keinginan dari luar. Minat dari dalam terdiri dari tertarik atau rasa senang pada kegiatan, perhatian terhadap suatu kegiatan dan adanya aktifitas atau tindakan akibat rasa senang maupun perhatian.dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara garis besar minat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu itu sendiri (factor instrinsic) dan faktor yang berasal dari luar individu tersebut (factor ekstrinsic). Adapun ketiga faktor instrinsik dari minat tersebut antara lain:

a. Rasa Tertarik

Menurut Suadirman (1984: 36) ketertarikan adalah proses yang dialami setiap individu tetapi sulit dijelaskan. Dzakir (1992: 216) menyampaikan, tertarik adalah suka atau senang, tetapi belum melakukan aktivitas. Sedangkan Winkell (1983: 30) mendefinisikan rasa tertarik sebagai penilaian positif terhadap suatu obyek. Berdasarkan tiga pendapat ini, disimpulkan bahwa rasa tertarik merupakan rasa yang dimiliki setiap individu dalam ungkapan suka, senang dan simrpati kepada sesuatu sebelum melakukan aktivitas, sebagai penilian positif atau suatu obyek.

b. Perhatian

Perhatian didefinisikan oleh Sumadi Suryabrata (1982:14) sebagai frekuensi dan kuantitas kesadaran yang menyertai aktivitas seseorang, sedangkan Dakir (1993: 144) mendefinisikan minat perhatian sebagai keaktifan peningkatan kesadaran seluruh jiwa yang dikerahkan dalam pemusatannya kepada sesuatu, dan Bimo Walgito (2002: 98) mendefinisikan perhatian sebagai pemusatan atau konsentrasi dari seluruh aktivitas individu yang ditujukan kepada suatu objek. Berdasarkan tiga definisi tersebut, disimpulkan perhatian merupakan pemusatan tenaga atau kekuatan jiwa tertentu kepada suatu objek, atau frekuensi dan kuantitas kesadaran peningkatan kesadaran seluruh jiwa.

c. Aktivitas

Tahap setelah siswa tertarik dan memberikan perhatian terhadap suatu objek atau kegiatan adalah bergabungnya siswa dalam kegiatan tersebut. Dalam penelian ini aktivitas siswa berbentuk keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bolavoli mini.

Selain itu ada juga faktor ekstrinsik terdiri atas pengaruh dari lingkungan keluarga,sekolah, dan lingkungan. Lingkungan keluarga yang memberikan pengaruh misalnya keadaan sosial ekonomi, serta cara orang tua mendidik anak merupakan sebagian contoh faktor keluarga yang dapat mempengaruhi minat siswa. Pengaruh lingkungan sekolah misalnya kurikulum, metode mengajar yang digunakan guru, serta aturan dan disiplin sekolah. Adapun faktor masyarakat meliputi teman bergaul serta kegiatan siswa di masyarakat.

Kegiatan ekstrakurikuler ini dilaksanakan diluar jam pelajaran wajib. Ini memberikan keleluasaan kepada siswa untuk menentukan kegiatan sesuai dengan bakat dan minat mereka. Berdasarkan penjelasan tentang ekstrakurikuler tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler adalah kegiatan diluar jam pelajaran yang dilakukan,

(4)

baik di sekolah ataupun di luar sekolah yang bertujuan untuk memperdalam dan memperkaya pengatahuan siswa, mengenal hubungan antar berbagai pelajaran, serta menyalurkan bakat dan minat. Kegiatan ekstrakurikuler ini dilaksanakan diluar jam pelajaran wajib. Kegiatan ini memberikan keleluasaan kepada siswa untuk menentukan kegiatan sesuai dengan bakat dan minat mereka. Siswa dapat memperdalam dan

LAMPIRAN :

KEGIATAN PERTANDINGAN SEPAK BOLA

(5)

KEGIATAN KEAGAMAAN (KULTUM DI HALAMAN SEKOLAH

(6)

KEGIATN LITERASI BACA BUKU

(7)

KEGIATAN SENI TARI (TARIAN LALAYON DAN CAKALELE)

Referensi

Dokumen terkait

Individu yang memiliki rasa senang, tertarik dan memberikan perhatian lebih pada suatu aktivitas akan bergerak untuk mengikuti aktivitas tersebut tanpa adanya

Dari beberapa pendapat diatas dapat diambil kesimpulan bahwa minat adalah suatu sikap yang membuat seorang senang, tertarik, mencurahkan perhatian terhadap obyek

PROGRAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER A. PENDAHULUAN Guna meningkatkan minat dan bakat peserta didik, khususnya peserta didik Sekolah

Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk menbantu pengembangan murid sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan

Dari beberapa pendapat diatas dapat diambil kesimpulan bahwa minat adalah suatu sikap yang membuat seorang senang, tertarik, mencurahkan perhatian terhadap obyek

Minat adalah suatu kecenderungan untuk memberikan perhatian kepada orang dan bertindak terhadap orang, aktivitas atau situasi yang menjadi suatu objek dari minat dan disertai rasa

Dari uraian diatas maka SD Negeri 5 Dewantara memiliki program kegiatan ekstrakurikuler yang disesuaikan dengan minat dan bakat siswa serta sesuai dengan agenda kegiatan lomba non

Berangkat dari latar belakang tersebut, maka peneliti tertarik untuk mendeskripsikan lebih lanjut mengenai perencanaan dan proses pengembangan minat dan bakat melalui kegiatan