• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kata Kunci : Local Area Network (LAN), Sistem Pendukung keputusan, Analytical Hierarchy Process, Client-Server, Sistem Informasi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kata Kunci : Local Area Network (LAN), Sistem Pendukung keputusan, Analytical Hierarchy Process, Client-Server, Sistem Informasi."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 1 PERANCANGAN PROSES IDENTIFIKASI PENYELEKSIAN PENERIMAAN SISWA BARU DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS UNTUK MENDUKUNG SISTEM INFORMASI PADA SMA NEGERI 1 BAGAN SINEMBAH BERBASIS LOCAL AREA NETWORK

Deny Jollyta1, Dwi Oktarina2, Mitra Cahya3 Jurusan Teknik Informatika

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia Jl. Ahmad Yani No. 88-88, Pekanbaru 34343

Email : [email protected], [email protected]

ABSTRACT

The selection of new student candidate at SMA Negeri 1 Bagan Sinembah is process to obtain qualified student. This selection uses information about the standard of new candidate that will be approved. And how the process of registration of selection new student in SMA Negeri 1 Bagan Sinembah, furthermore it will be used to support process at selection of student candidate that will be approved. SMA Negeri 1 Bagan Sinembah is a school which must decide correctly about the student that will be allow to study to that school. If it is done correctly automatically it will produce qualified student. The process of registration and decision support in the new student selection is used to aid SMA Negeri 1 Bagan Sinembah in this research will be made a prototype of software registration that will be support by decision support process using client server network of database centre it function to help school the use method to support decision is analytical hierarchy process, and after student admission process completed, the student data which approved will be transferred into data academic school. so, it can support school’s information system in submission of activities report. Furthermore the function of this software are to process data registration, student selection data, student data, teacher data and studies. This software is implemented by using program language “Delphi” and use database “Windows SQL Server”.

Keywords : Decision Support System, Software, Prototype, Database, Client Server, Analytical Hierarchy Process(AHP), Information System

ABSTRAK

Pemilihan calon siswa baru pada SMA Negeri 1 Bagan Sinembah merupakan proses untuk mendapatkan siswa yang memenuhi standar. SMA Negeri 1 Bagan Sinembah merupakan sekolah yang harus mengambil keputusan dengan tepat mengenai siswa yang akan diterima pada sekolah tersebut. Jika hal ini dilakukan dengan baik dan benar maka akan menghasilkan siswa yang berkualitas. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah protype perangkat lunak pendaftaran yang akan didukung dengan proses pendukung keputusan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process dan jaringan client server dengan database terpusat. Fungsi utama perangkat lunak ini adalah mengolah data-data pendaftaran, data-data pemilihan siswa, data siswa, data guru, data pelajaran dan ruang kelas. Perangkat lunak ini diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi dan menggunakan database SQL Server.

Kata Kunci : Local Area Network (LAN), Sistem Pendukung keputusan, Analytical Hierarchy Process, Client-Server, Sistem Informasi.

(2)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 2

PENDAHULUAN

Penerimaan atau penyeleksian siswa

baru adalah suatu hal yang perlu

ditentukan secara cepat dan tepat.

SMA Negeri 1 Bagan Sinembah merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berada di daerah Bagan Batu kecamatan Bagan Sinembah Riau yang

juga merupakan sekolah berstandar

nasional. Oleh Karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kualitas dan prestasi dalam bidang pendidikan. Untuk memperoleh siswa yang unggul, berprestasi dan berkualitas dalam

bidang pendidikan, maka proses

penyeleksian siswa baru harus menetapkan kriteria-kriteria yang sesuai dan juga harus dipersiapkan dengan semaksimal mungkin. Seiring dengan perubahan zaman dan peningkatan kualitas sekolah menengah atas, maka dari tahun ke tahun siswa yang mendaftar di SMA Negeri 1 Bagan Sinembah semakin meningkat, sehingga membuat kepala sekolah dan guru harus membentuk panitia penerimaan siswa baru agar memudahkan sistem pendaftaran dan penerimaan calon siswa baru. Namun, kepanitiaan masih kurang berfungsi efektif akibat banyaknya pemrosesan data yang

menggunakan sistem manual, yang

memungkinkan terjadinya ekplorasi

informasi yang minim.

Dalam pelaksanaanya, penerimaan

siswa baru menggunakan beberapa

komponen atau kriteria yang nantinya akan dinilai. Perumusan kriteria-kriteria tersebut

akan dilakukan oleh sekolah yang

bersangkutan yaitu SMA Negeri 1 Bagan Sinembah. Kriteria-kriteria yang dimaksud seperti nilai rata-rata UAN, nilai tes Bahasa Inggris, nilai tes Matematika, nilai tes IPA, dan sebagainya masih diproses

menggunakan program spreadsheet.

Banyaknya kriteria yang harus

dibandingkan membuat keputusan menjadi kurang objektif. Untuk itu, diperlukan

sebuah sistem pendukung keputusan

dengan multikriteria yaitu Analytical

Hierarchy Process (AHP).

Oleh karena itu, pihak sekolah membutuhkan suatu inovasi pengambilan keputusan dalam menentukan calon siswa yang akan diterima di SMA Negeri 1 Bagan Sinembah berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah dan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi baik secara hardware maupun

software aplikasi untuk penyajian

informasi yang cepat, akurat, dan lebih baik.

PERMASALAHAN

1. Pengolahan dan penyimpanan data

calon siswa masih dilakukan dengan manual yaitu dengan melalui pengisian

formulir pendaftaran yang

mengakibatkan data calon siswa tidak

tersimpan dalam suatu database

sehingga perlu dibuat suatu sistem informasi dengan database yang dapat menghasilkan laporan akurat.

2. Proses seleksi calon siswa yang diterima dalam penerimaan siswa baru yang bertujuan untuk mendapatkan siswa berprestasi dan berkualitas masih

dilakukan secara manual, yang

berakibat pada hasil seleksi yang kurang objektif dan tidak sesuai dengan standar kriteria, sehingga perlu dibuat sebuah sistem seleksi multikriteria dengan metode AHP yang dapat membantu sekolah membuat keputusan layak atau tidak calon siswa tersebut diterima. 3. Sistem pendistribusian data yang terjadi

dalam proses penyeleksian dan

penerimaan calon siswa masih

dilakukan secara manual, sehingga perlu diimplementasikan ke dalam

(3)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 3 bentuk jaringan yang terintegrasi ke

semua bagian.

TELAAH PUSTAKA

Unified Modelling Language (UML)

UML (Unified Modeling Language)

adalah metode pemodelan secara visual sebagai sarana untuk merancang dan atau membuat software berorientasi objek. Karena UML merupakan bahasa visual untuk pemodelan bahasa berorientasi objek,

maka semua elemen dan diagram

berbasiskan pada paradigma object

oriented.

Sistem Pendukung Keputusan

Menurut Turban, dkk (2005),

Definisi awal DSS menunjukkan sebagai sebuah sistem yang dimaksudkan untuk mendukung para pengambil keputusan manajerial dalam situasi keputusan semi terstruktur.

Analytical Hierarchy Process

Menurut Saaty dalam Turban, dkk

(2005:124), Analytical Hierarchy

Process(AHP) adalah suatu metode yang

unggul untuk memilih aktivitas yang bersaing dengan menggunakan kriteria khusus.

Menurut Kusrini(2007:135), pada dasarnya, prosedur ataupun langkah-langkah dalam metode AHP meliputi:

1. Mendefinisikan masalah dan

menentukan solusi yang diinginkan, lalu menyusun hirarki dari masalah yang dihadapi. Penyusunan hirarki adalah

dengan menentapkan tujuan yang

merupakan sasaran sistem secara

keseluruhan pada level teratas. 2. Menentukan prioritas elemen

a. Langkah pertama dalam menentukan prioritas elemen adalah membuat

perbandingan pasangan, yaitu

membandingkan elemen secara

berpasangan sesuai kriteria yang diberikan.

b. Matrik perbandingan berpasangan diisi menggunakan bilangan untuk

merepresentasikan kepentingan

relatif dari suatu elemen terhadap elemen yang lain.

3. Sintesis

Pertimbangan-pertimbangan terhadap perbandingan berpasangan disintesis untuk memperoleh keseluruhan prioritas. Hal-hal yang dilakukan dalam langkah ini adalah:

a. Menjumlahkan nilai-nilai dari setiap kolom pada matrik.

b. Membagi setiap nilai dari kolom

dengan total kolom yang

bersangkutan untuk memperoleh

normalisasi matrik.

c. Menjumlahkan nilai-nilai dari setiap

baris dan membaginya dengan

jumlah elemen untuk mendapatkan nilai rata-rata.

4. Mengukur konsistensi

Dalam pembuatan keputusan, penting

untuk mengetahui seberapa baik

konsistensi yang ada karena kita tidak menginginkan keputusan berdasarkan pertimbangan konsistensi yang rendah. Hal-hal yang dilakukan dalam langkah ini adalah:

a. Mengalikan setiap nilai pada kolom pertama dengan dengan prioritas relatif elemen pertama, nilai pada kolom kedua dengan prioritas relatif elemen kedua, dan seterusnya. b. Jumlahkan setiap baris.

c. Hasil dari penjumlahan baris dibagi dengan elemen prioritas relatif yang bersangkutan.

d. Jumlahkan hasil bagi di atas dengan

banyaknya elemen yang ada,

hasilnya disebut λ maks.

5. Hitung konsistensi indek (CI) dengan rumus:

(4)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 4 CI = (λ maks-n)/n

Dimana n = banyaknya elemen

6. Menghitung rasio konsistensi (CR) dengan rumus:

CR=CI/IR

Dimana : CR = Consistency Ratio CI = Consistency Indeks

IR = Indeks Random

Consistency

7. Memeriksa konsistensi hierarki. Jika nilainya lebih dari 10%, maka penilaian data judgetmen harus diperbaiki. Namun jika rasio konsistensi (CI/CR) kurang atau sama dengan 0,1 maka hasil perhitungan bisa dinyatakan benar. Daftar Indeks Random Consistency (IR) bisa dilihat di tabel dibawah ini:

Tabel 1. Daftar Indeks Random Konsistensi

METODE PENELITIAN

Adapun salah satu metode yang sampai saat ini masih digunakan oleh banyak pengembang SI adalah System

Development Life Cycle (SDLC).

a. Indentifikasi dan Seleksi

Mengidentifikasi kemungkinan

perlunya dilakukan pengembangan

terhadap kegiatan sistem informasi yang terjadi di lingkungan SMA Negeri 1 Bagan Sinembah, lalu menyeleksi dibagian mana yang akan dibuat sistem yang baru.

Pengumpulan data dan informasi

dilakukan untuk menyimpulkan

kemungkinan perlunya pengembangan SI yang ada sehingga dapat dijadikan ruang lingkup penelitian.

b. Inisialisasi dan Perencanaan

Setelah terseleksi, dilanjutkan perencanaan bagian yang akan diterapkan perancangan sistem informasi baru langkah terperinci atau rencana kerja, mendalami

masalah yang dihadapi SMA Negeri 1 Bagan Sinembah dan menentukan dimana

ruang lingkup sistem yang perlu

dikembangkan dengan memberikan

penjelasan mengapa sistem yang telah ada perlu pengembangan (planning) untuk menanggulangi masalah yang ada.

c. Analisa atau Penganalisaan

Pada tahap ini akan dilakukan Penganalisaan mengenai sistem yang dipakai dan memberikan saran untuk

pembuatan sistem baru. Dengan

mengamati proses penerimaan dan sistem pendukung keputusan yang ada dan dilakukan perbaikan-perbaikan akan sistem tersebut. Pada siklus ini terdapat tiga tahapan yaitu :

-

Requirement Determination, Pada sub

fase ini dilakukan wawancara dan diskusi dengan pihak-pihak terkait yang akan menjadi pengguna akhir atau end-user dari sistem komputerisasi yang akan dikembangkan, diantaranya guru, petugas tata usaha, dan wakil kepala sekolah. Dengan melakukan wawancara dan diskusi tersebut dapat diketahui dengan pasti dan terperinci mengenai aliran informasi kegiatan penerimaan siswa yang terjadi, bentuk dan jenis data yang dikumpulkan, proses rekapitulasi, serta bentuk-bentuk dokumen keluaran atau output hasil cetakan maupun yang diproduk secara manual seperti laporan-laporan yang ada selama ini, dan alat maupun prosedur kerja yang diterapkan pada proses penerimaan siswa.

- Requirement Structuring, Pada sub fase

ini dilakukan strukturisasi (structuring) terhadap semua hasil dari sub fase pertama, yaitu dengan membuat model grafis disertai penjelasan lengkap dari SI lama maupun yang akan dirancang. Alat model grafis yang akan digunakan adalah diagram alir SI dan UML.

- Alternative Generation and Selection

(5)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 5 pihak sekolah mengenai hasil dari

rancangan sistem informasi penerimaan siswa yang baru supaya bisa jadi pilihan untuk Pihak sekolah. Selanjutnya Pihak

sekolah akan evaluasi berbagai

alternatif supaya disesuaikan dengan biaya, sumber daya manusia dan teknis yang ada.

d. Rancangan Logika

Menyusun algoritma yang mendasari program yang dirancang dan meng-organisasikan data yang akan dirancang dalam program baru.

e. Rancangan Fisik

Pada bagian ini spesifikasi logical program dan database dari hasil fase ke empat dikonversi ke dalam detail bahasa

pemograman (coding program) dan

pembuatan database elektronik. f. Implementasi

Pada fase ini dilakukan instalasi perangkat lunak sistem atau sistem operasi dan program aplikasi yang baru dibuat, serta memberikan pelatihan singkat kepada para calon pengguna.

g. Pemeliharaan

Tahap perawatan (maintenance) dilakukan setelah piranti lunak telah digunakan oleh pemakai atau user. Pada tahap ini dilakukan monitoring proses, evaluasi, dan perubahan (perbaikan) bila diperlukan.

PERANCANGAN SISTEM Use Case Diagram Baru

Pada gambar Use case diagram

menggambarkan interaksi komponen

sistem yang memakai sistem informasi identifikasi penyeleksian siswa baru SMA Negeri 1 Bagan Sinembah. Komponen terdiri dari Panitia Pendaftaran (PP), Panitia Tes (PT), Sekretaris PSB (SPSB) yang untuk proses penyeleksian dengan

menggunakan metode AHP, dan Tata Usaha (TU).

Gambar 1. Use Case Diagram Baru

Activity Diagram Baru

Activity diagram SMA Negeri 1

Bagan Sinembah menggambarkan kegiatan

dari bagian-bagian yang membentuk

sistem. Dimulai dengan aktivasi sistem.

Kemudian dengan memasukkan username

dan password, sistem akan mendukung

berbagai kegiatan yaitu penginputan data, proses AHP dan cetak laporan. Activity

diagram SMA Negeri 1 Bagan Sinembah

dapat dilihat pada lampiran 1.

Class Diagram Baru

Class diagram menggambarkan

hubungan antar class pada sistem

informasi SMA Negeri 1 Bagan Sinembah yang dapat dilihat pada lampiran 2.

Sequence Diagram Baru

Sequence diagram menggambarkan

interaksi antara objek-objek dalam aplikasi yang terjadi komunikasi dan parameter

waktu. Pengguna sistem dapat meng-

(6)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 6 Kemudian mereka dapat melakukan input

data, proses AHP mencetak laporan, serta

setting. Sequence diagram SMA Negeri 1

Bagan Simenbah dapat dilihat pada lampiran 3.

Deployment Diagram Baru

Deployment diagram menjelaskan

penggunaan aplikasi Client-Server dimana

setiap komponen dihubungkan ke

hub/switch sehingga aplikasi client dapat mengakses ke aplikasi server.

Gambar 2. Deployment Diagram Baru

DEKRIPSI PENERIMAAN SISWA

Gambar 3. Dekripsi Penerimaan Siswa Sistem informasi penerimaan siswa

dengan sistem pendukung keputusan

pemilihan siswa dengan metode AHP merupakan suatu perangkat lunak yang

dibangun untuk membantu pihak sekolah menyelesaikan proses penerimaan siswa

baru. Data induk yang dibutuhkan

diperoleh dari calon siswa dan sekolah tersebut. Sistem akan memastikan seluruh data awal yang dibutuhkan telah tersedia, seperti data calon siswa, dan data hasil tes

calon siswa. Kemudian dengan

menggunakan metode Analytical

Hierarchy Process (AHP) data akan

diproses dan meng-hasilkan keputusan berupa calon siswa yang lulus seleksi.

PERHITUNGAN AHP

- Kriteria

Tabel 2. Bobot Kriteria

- Perbandingan Berpasangan Kriteria Tabel 3. Matrik Perbandingan Berpasangan

Kriteria

- Eigen Vector Kriteria

Tabel 4. Eigen Vector Kriteria

- Bobot Alternatif

(7)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 7

- Matrik Perbandingan Berpasangan

Alternatif

Tabel 6. Perbandingan Berpasangan Alternatif NR_Uan

Tabel 7. Perbandingan Berpasangan Alternatif NT_Bing

Tabel 8. Perbandingan Berpasangan Alternatif NT_Ipa

Tabel 9. Perbandingan Berpasangan Alternatif NT_Matematika

Tabel 10. Perbandingan Berpasangan Alternatif Npsiko

- Eigen Vector Alternatif

Tabel 11. Eigen Vector Alternatif NR_Uan

Tabel 12. Eigen Vector Alternatif NT_Bing

Tabel 13. Eigen Vector Alternatif NT_Ipa

Tabel 14. Eigen Vector Alternatif NT_Matematika

Tabel 15. Eigen Vector Alternatif NPsiko

- Hasil Total

Tabel 16. Hasil

RANCANGAN INPUT SISTEM INFORMASI IDENTIFIKASI PENERIMAAN SISWA BARU SMA NEGERI 1 BAGAN SINEMBAH

(8)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 8 Gambar 4. Form Menu Utama dan Login

- Form Pendaftaran

Gambar 5. Form Pendaftaran

- Form Kriteria Dan Alternatif

Gambar 6. Form Kriteria Dan Alternatif

- Form Nilai Tes

Gambar 7. Form Nilai Tes

- Form Data Pendidik

Gambar 8. Form Data Pendidik

- Form Data Siswa

Gambar 9. Form Data Siswa

- Form Data Ruang Dan Kelas Siswa

Gambar 10. Form Data Ruang Dan Kelas Siswa

- Form Pelajaran

Gambar 10. Form Pelajaran

(9)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 9 Gambar 10. Form Pelajaran

RENCANA IMPLEMENTASI DAN PEMELIHARAAN

Untuk implementasi metode AHP dapat dilihat dalam dekripsi pemilihan siswa baru gambar 3 yang nantinya akan diposisikan dibagian SPSB.

Sistem informasi pendaftaran SMA Negeri 1 Bagan Sinembah ini akan menggunakan arsitektur jaringan dalam penerapannya. Adapun jenis topologi yang digunakan untuk sistem informasi di SMA Negeri 1 Bagan Sinembah yaitu topologi

star yang dapat dilihat pada lampiran 4.

KESIMPULAN

1. Sistem informasi pendaftaran yang didukung database elektronik mampu membantu panitia pendaftaran dalam penyimpanan data, pengolahan hingga pembuatan laporan menjadi lebih cepat dan akurat.

2. Dengan membangun sistem pendukung keputusan yang menggunakan metode AHP akan mampu membantu pihak sekolah untuk menentukan calon siswa yang berhak diterima di SMA Negeri 1 Bagan Sinembah sesuai kriteria yang

telah ditentukan agar dapat

menghasilkan siswa yang berkualitas.

3. Komunikasi data antar bagian yang

berkepentingan dengan menerapkan

jaringan Client-server dapat

memudahkan pendistribusian data antar bagian.

REFERENSI

[1] Irwanto, D. 2006. Perancangan

Object Oriented software Dengan UML. Andi Offset. Yogyakarta. [2] Jogiyanto. 2009. Sistem Teknologi

Informasi. Andi Offset. Yogyakarta. [3] Kadir, A. 2003. Pengenalan Sistem

Informasi. Andi Offset. Yogyakarta.

[4] Kurniawan, W. 2007. Jaringan

Komputer. Andi Offset. Yogyakarta. [5] Kusrini. 2007. Konsep Dan Aplikasi

Sistem Pendukung Keputusan. Andi Offset. Yogyakarta.

[6] Luzaenah, L. 2009. Sistem

Pendukung Keputusan Pemilihan

Mahasiswa Berprestasi

Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process(AHP). Bandung. [7] Rochaety, E., T. Setyowaty dan F.

Ridwan. Z. 2011. Sistem Informasi Manajemen. Mitra Wacana Media. Jakarta.

[8] Sutabri. 2005. Sistem Informasi

Manajemen. Andi Offset.

Yogyakarta.

[9] Sutarman. 2009. Pengantar

Teknologi Informasi. Bumi Aksara. Jakarta.

[10] Turban, E., J.E. Aronson dan T.P

Liang. 2005. Decision Support

Systems And Intelligent Systems. Edisi 7. Andi Offset. Yogyakarta.

[11] Yuswanto dan Subari. 2005.

Mengolah Database Dengan SQL

Server 2000. Prestasi Pustaka

Publisher. Jakarta.

(10)
(11)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 11 LAMPIRAN 1 Activity Diagram Baru Pada Sistem Informasi Identifikasi Penerimaan Siswa Baru

(12)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 12 LAMPIRAN 2 Class Diagram Baru Sistem Informasi Identifikasi Penerimaan Siswa Baru

(13)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 13 LAMPIRAN 3 Sequence Diagram Baru Sistem Informasi Identifikasi Penerimaan Siswa SMA Negeri 1 Bagan Sinembah Panitia Pendaftaran

(14)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 14 SPSB

(15)

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Pelita Indonesia - 2013 Page 15 LAMPIRAN 4

Gambar

Gambar 1. Use Case Diagram Baru
Gambar 2. Deployment Diagram Baru
Gambar 10. Form Pelajaran

Referensi

Dokumen terkait

untuk melihat mahkota gigi rahang atas dan rahang bawah daerah anterior dan posterior sehingga dapat digunakan untuk melihat permukaan gigi yang berdekatan dengan puncak tulang

Peranan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan pada prestasi belajar memberikan hal positif kepada siswa, karena dengan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan

Tujuan dari pembuatan tugas akhir ini adalah sebagai salah satu syarat untuk mencapai derajat sarjana Teknik Informatika dari Program Studi Fakultas Teknologi

Unit kompetensi ini harus diujikan secara konsisten pada seluruh elemen kompetensi dan dilaksanakan pada situasi pekerjaan yang sebenarnya di tempat kerja atau di

Pemilihan Kepala Daerah merupakan salah satu bagian dari demokrasi dan merupakan lokomotif untuk menjalankan amanat reformasi dimana kekuasaan rakyat sampai pada

Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dari bab sebelumnya terhadap variabel- variabel bebas yang mempengaruhi Kinerja Karyawan yang diukur dengan variabel Stres Kerja,

Nilai koefisien jalur dari user satisfaction ke individual impact sebesar 0,980 yang menunjukkan bahwa kualitas system berpengaruh positif terhadap kepuasan

Hasil analisis kualitatif ( Gambar 4 ) menyatakan bahwa, dari empat sumur yang digunakan sebagai input pengolahan data seismik terdapat dua sumur yang