• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Perawatan gigi dan mulut merupakan salah satu perawatan diri yang harus dilaksanakan oleh lansia. Jika perawatan ini tidak baik dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan dan penurunan berat badan lansia serta dapat menjadi semua fokus infeksi (Hegner, 2003).

Kebersihan gigi dan mulut pada lansia harus dijaga mengingat berbagai perubahan yang terjadi pada lansia, dimana pada mukosa mulut mengalami penipisan, penurunan produk saliva, dan tanggalnya gigi. Semua ini dapat menyebabkan iritasi sehingga bisa menjadi pintu gerbang masuknya bibit penyakit dalam tubuh lansia (Stanley, 2006).

Jumlah penduduk lansia di Indonesia pada tahun 2000 diproyeksikan sebesar 7,28% dan pada tahun 2020 menjadi sebesar 11,34% (BPS, 1992). Data Biro sensus Amerika Serikat memperkirakan Indonesia akan mengalami pertambahan warga lanjut usia terbesar di seluruh dunia pada tahun 1990-2025, yaitu sebesar 414% (Kinsela dan Taeubar, 1993 dalam Maryam, 2008).

Penelitian yang dilakukan oleh Martiwi (2008) menggambarkan pengetahuan keluarga tentang kebersihan diri pada lansia, dimana pengetahuan dalam kategori kurang sebanyak (44,2%), cukup (38,2%), dan baik sebanyak (17,6%). Penelitian yang serupa juga dilakukan oleh Zein (2011) hasil penelitian menunjukan bahwa (53,34%) responden pemenuhan personal hygiene kurang, (13,33%) responden pemenuhan personal hygiene cukup, dan (33,33%) responden pemenuhan personal hygiene baik. Hasil penelitian Cahyati (2008) menunjukan ada hubungan yang bermakna antara kebersihan mulut, kesukaan makan atau minum

(2)

manis dengan keparahan karies gigi pada lanjut usia di panti werda kota Semarang.

Desa Jambon merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung yang terdapat banyak penduduk lansia yang masih aktif bekerja. Jumlah lansia yang berumur ≥ 60 tahun di Desa jambon mengalami peningkatan dimana pada tahun 2010 jumlah penduduk lansia ada 260 orang dan meningkat pada tahun 2011 menjadi 307 orang. Peningkatan jumlah penduduk lansia ini perlu mendapat perhatian karena masa-masa diusia tua ini merupakan masa yang rawan terhadap terkena penyakit, salah satunya yaitu penyakit gigi dan mulut.

Angka kesakitan gigi dan mulut pada lansia di Puskesmas wilayah Kecamatan Gemawang tahun 2009 adalah sebesar 100 kasus, tahun 2010 sebesar 95 kasus dan meningkat pada tahun 2011 sebesar 130 kasus (Register kunjungan pasien poli gigi dan mulut Puskesmas Gemawang, 2011). Hal ini menggambarkan bahwa masih rendahnya kesadaran masyarakat khususnya lansia dalam merawat gigi dan mulut, sehingga berdampak pada peningkatan jumlah kasus kesakitan gigi dan mulut pada lansia.

Lansia di Desa Jambon banyak yang beraktifitas terutama di sawah. Dilihat dari penampilan lansia sendiri kebanyakan mereka tampak kurang melakukan perawatan diri. Penampilan tampak lusuh, banyak yang merokok, mulut dan bibir kelihatan biru, gigi berwarna agak kehitaman, dan sebagian gigi sudah ada yang ompong. Saat ditemui lansia mengatakan bahwa mereka tidak pernah sikat gigi karena gigi mereka sebagian sudah ada yang ompong. Namun berbeda pada sebagian lansia yang mempunyai tingkat sosial ekonomi yang baik, mereka kelihatan lebih bersih dan rapi, tetapi mereka juga mengatakan jarang sikat gigi karena malas dan jika malam hari sering makan dan minum kopi.

(3)

Rata-rata lansia di Desa Jambon memliki pendidikan setara dengan Sekolah Dasar. Lansia yang kurang memiliki pengetahuan tentang manfaat kebersihan gigi dan mulut mengatakan bahwa mereka malas membersihkan gigi nya, mereka juga mengatakan mandi hanya satu kali dalam sehari. Menurut mereka membersihkan gigi kurang bermanfaat karena sebagian gigi mereka sudah ada yang ompong, mereka beranggapan bahwa karena usia yang sudah tua sehingga tidak terlalu memperhatikan kebersihan gigi dan mulut. Menurut mereka uang untuk beli pasta gigi dan sikat gigi, bisa digunakan untuk beli beras dan kebutuhan pokok lainnya.

Dari uraian di atas, lansia di Desa Jambon kurang memperhatikan kebersihan diri, salahsatunya adalah kebersihan gigi dan mulut. Melihat dari fenomena yang telah diuraikan pada latar belakang, peneliti ingin melakukan penelitian tentang hubungan pengetahuan dan sikap dengan praktik perawatan kebersihan gigi mulut pada lansia di Desa Jambon Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang sudah diuraikan rumusan masalah dari penelitian ini adalah “Bagaimana hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan praktik perawatan kebersihan gigi mulut pada Lansia di Desa Jambon Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung ?”.

C. Tujuan Penelitian 1. Tujuan umum

Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan praktik perawatan kebersihan gigi mulut pada lansia di Desa Jambon Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung.

(4)

2. Tujuan khusus

a. Mendeskripsikan pengetahuan lansia dalam merawat kebersihan gigi mulut.

b. Mendeskripsikan sikap lansia dalam merawat kebersihan gigi mulut.

c. Mendeskripisikan praktik lansia dalam merawat kebersihan gigi mulut.

d. Menganalisis hubungan pengetahuan lansia dengan praktik lansia dalam merawat kebersihan gigi mulut.

e. Menganalisis hubungan sikap lansia dengan praktik lansia dalam merawat kebersihan gigi dan mulut.

D. Manfaat Penelitian 1. Bagi tenaga kesehatan

Penelitian ini dapat dijadikan informasi bagi tenaga kesehatan dan pemberi pelayanan kesehatan sebagai dasar untuk meningkatkan mutu pelayanan kebersihan gigi dan mulut pada lansia.

2. Bagi peneliti

Penelitian ini merupakan sarana belajar dan hasilnya diharapkan bisa menjadi dasar untuk penelitian selanjutnya.

3. Bagi institusi

Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah pengetahuan dan dapat dijadikan referensi serta acuan untuk bahan penelitian selanjutnya.

4. Bagi lansia

Agar lansia memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan diri khususnya kebersihan gigi dan mulut.

5. Bagi masyarakat

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan pada masyarakat khususnya lansia dalam melakukan perawatan gigi dan mulut.

(5)

E.Keaslian penelitian

Tabel 1.1 Keaslian Penelitian

No Uraian Penelitian terdahulu Penelitian yang akan dilakukan

1 Nama peneliti dan tahun

Ceria Mertiwi tahun 2008 Budi Cahyo Putro 2011

Judul penelitian Gambaran pengetahuan keluarga tentang kebersihan diri pada lansia di desa Waked Kota dusun Kampung Baru kecamatan Waled kabupaten Cirebon.

Perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan) lansia dalam merawat kebersihan gigi dan mulut di Dusun Krajan Desa Jambon kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung Variabel penelitian Variabel bebas: pengetahuan

keluarga, variabel terikat: kebersihan diri lansia

Variabel bebas: perilaku (pengeetahuan, sikap dan tindakan) lansia, variabel terikat: kebersihan gigi dan mulut

Desain penelitian Jenis penelitian: deskriptif kuantitatif dengan total sampel

Jenis penelitia: deskriptif analitik

Populasi dan sampel Lansia umur diatas 60 tahun yang ada di Desa Waled Kota Dusun Kampung Baru Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon.

Lansia umur diatas 60 tahun yang berada di Dusun Krajan Desa jambon Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung

Analisis perbedaan Kedua penelitian ini berbeda pada variabel penelitian, desain penelitian, dan lokasi penelitian.

2 Nama peneliti dan tahun

Nur Aini Zein tahun 2011 Budi Cahyo Putro tahun 2011

Judul penelitian Gambaran pemenuhan kebutuhan personal hygiene pada lansia di Sambiroto RT 25 RW 04 Desa Sambibulu Taman Sidoarjo.

Perilaku (pengeetahuan, sikap, dan tindakan) lansia dalam merawat kebersihan gigi dan mulut di Dusun Krajan Desa Jambon kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung. Variabel penelitian Variabel tunggal: pemenuhan

kebutuhan personal higyene

Variabel bebas: perilaku (pengeetahuan, sikap, dan tindakan) lansia, variabel terikat: kebersihan gigi dan mulut

Desain penelitian Jenis penelitian deskriftif dengan total sampling

Jenis penelitia: deskriptif analitik

(6)

Populasi dan sampel Seluruh lansia usia diatas 60 tahun yang berada di Sambiroto RT 25 RW 04 desa Sambibulu Taman Sidoarjo

Lansia umur diatas 60 tahun yang berada di Dusun Krajan Desa jambon Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung

Analisis perbedaan Kedua penelitian berbeda pada variabel, desain penelitian dan lokasi penelitian.

3 Nama peneliti dan tahun

Widya Hari Cahyati tahun 2005 Budi Cahyo Putro tahun 2011

Judul penelitian Beberapa faktor yang berhubungan dengan karies gigi pada lanjut usia (studi kasus di panti werda kota semarang)

Perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan) lansia dalam merawat kebersihan gigi dan mulut di Dusun Krajan Desa Jambon kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung. Variabel penelitian Faktor-faktor yang berhubungan

dengan karies gigi pada lansia

Variabel bebas: perilaku (pengetahuan, sikap dan tindakan) lansia, variabel terikat: kebersihan gigi dan mulut

Desain penelitian Jenis penelitiaan explanatory research dengan pendekatan cross sectional

Jenis penelitia: deskriptif analitik

Populasi dan sampel Lansia di panti werda dengan jumlah 70 orang yang dipilih secara simpel random sampling

Lansia umur diatas 60 tahun yang berada di Dusun Krajan Desa jambon Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung

Analisis perbedaan Kedua penelitian ini berbeda pada variabel, jenis penelitian dan lokasi penelitian.

Gambar

Tabel 1.1 Keaslian Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan latar belakang permasalahan yang telah diuraikan, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah kemampuan berpikir kritis siswa SMA Nengeri 1

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Bagaimanakah hubungan antara keintiman suami istri dengan

Berdasarkan latar belakang serta identifikasi masalah yang telah diuraikan di atas, maka yang menjadi pokok masalah dalam penelitian ini adalah “Adakah pengaruh latar

Berdasarkan latar belakang yang peneliti paparkan tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana sikap hidup masyarakat Jawa dalam novel

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka rumusan permasalahan penelitian adalah: Bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap efektivitas

Berdasarkan latar belakang di atas rumusan masalah ini apakah ada Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Kepala Keluarga Dengan Perilaku Membuang Sampah Rumah

1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah penelitian ini adalah “bagaimana pengaruh penyuluhan menggunakan media boneka bergigi

Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, maka dirumuskan masalah pada penelitian ini adalah apakah ada hubungan pengetahuan ibu dan pemberian