• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEDOMAN MAHASISWA. Mata Kuliah SEJARAH NASIONAL INDONESIA VI (Hybrid Learning) Syarifuddin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEDOMAN MAHASISWA. Mata Kuliah SEJARAH NASIONAL INDONESIA VI (Hybrid Learning) Syarifuddin"

Copied!
166
0
0

Teks penuh

(1)

PEDOMAN MAHASISWA

Mata Kuliah

SEJARAH NASIONAL INDONESIA VI

(Hybrid Learning)

(2)

KATA

PENGANTAR

Buku pedoman untuk Mahasiswa ini disusun sebagai sebuah panduan

aktifitas yang akan dilakukan mahasiswa selama proses perkuliahan Sejarah

Nasional Indonesia Vi berbasis hybrid learning. Proses pembelajaran dilakukan

dalam dua bentuk yaitu pembelajaran langsung (face to face) di dalam kelas

dan juga pembelajaran daring (online) menggunakan jaringan elearning.

Adapun selama proses pembelajaran, materi pembelajaran ini juga di dukung

oleh software Virtual Museum Indonesia yang dapat digunakan Dosen dan

Mahasiswa dalam mengunjungi lima museum secara virtual, dengan catatan

spesifikasi komputer atau laptop mendukung software tersebut.

Secara garis besar, buku pedoman ini membahas mengenai deskripsi mata

kuliah Sejarah Nasional Indonesia, kontrak kuliah, silabus, analisis instruksional,

tujuan instruksional umum dan tujuan instruksional khusus, strategi

pembelajaran, panduan penggunaan elearning virtualmuseumindonesia.com,

panduan penggunaan Virtual Museum Indonesia, bagan alir format perkuliahan

dan kodefikasi Virtual Museum Indonesia.

Kami berharap buku pdeoman ini dapat membantu mahasiswa dalam

mengikuti kegiatan perkuliahan, untuk meningkatkan mutu pendidikan dan

menyukseskan cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa. Kritik dan saran

merupakan hal yang ditunggu oleh kami untuk memperbaiki isi buku pedoman

ini.

Jakarta, April 2017

(3)

daftar isi

Kata Pengantar ... 2

Daftar isi ... 3

Pendahuluan ... 4

Kontrak Kuliah ... 14

Silabus ... 19

Analisis Instruksional ... 15

Analisis Instruksional ... 24

Tujuan Instruksional Umum dan

Tujuan Instruksional Khusus ... 26

Strategi Pembelajaran ... 31

Pertemuan ke-1 ... 31

Pertemuan ke-2 ... 34

Pertemuan ke-3 ... 41

Pertemuan ke-4 ... 45

Pertemuan ke-5 ... 52

Pertemuan ke-6 ... 56

Pertemuan ke-7 ... 63

Pertemuan ke-8 ... 67

Pertemuan ke-9 ... 74

Pertemuan ke-10 ... 77

Pertemuan ke-11 ... 83

Pertemuan ke-12 ... 87

Pertemuan ke-13 ... 93

Pertemuan ke-14 ... 100

Bagan Alir Format

Perkuliahan ... 133

Lampiran Kodefikasi Virtual

online

online

online

online

online

online

online

Pedoman Penggunaan Virtual

Museum Indonesia Bagi

Mahasiswa ... 127

Panduan Online Learning

Sejarah Nasional Indonesia VI

Pengguna (Mahasiswa) ... 106

(4)

Pendahuluan

buku pedoman mahasiswa

1. Deskripsi Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonesia VI

a) Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonesia

Khaldun dalam Supriyono dan Suharmawan menjelaskan bahwa sejarah

adalah kisah tentang perubahan-perubahan dalam kehidupan masyarakat dan

alam sekitarnya. Perubahan itu adalah gambaran tentang upaya-upaya yang

dilakukan manusia secara sadar untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

Perubahan-perubahan itu adalah hukum yang telah ditetapkan oleh Tuhan

untuk manusia. Perubahan terus berlangsung selama dikehendaki oleh Sang

Khalik (Pencipta), yaitu Tuhan.

Salah satu kajian sejarah adalah sejarah nasional sebuah bangsa, termasuk

sejarah Nasional Indonesia. Ali menyatakan bahwa sejarah Indonesia adalah

sejarah bangsa dan tanah air Indonesia dari zaman purba sampai sekarang. Titik

berat dan inti dari sejarah itu adalah ideologi persatuan atau kesatuan dengan

maksud tertentu, yaitu membuktikan adanya satu bangsa dan membuktikan pula

kebesaran Indonesia di zaman sebelum BelSaudara berkuasa. Mungkin sekali

usaha membuktikan itu dapat diartikan sebagai reaksi terhadap dalil BelSaudara

bahwa bangsa Indonesia tidak ada dan bumiputera itu tidak berkebudayaan

tinggi.

Konten sejarah merupakan bahan masukan bagi pembelajaran sejarah di

perguruan tinggi. Purwanta menyatakan bahwa pendidikan sejarah memiliki

hubungan yang erat dengan ilmu sejarah. Kedekatan hubungan itu terutama pada

tahap persiapan pembelajaran, yaitu di dalam penyusunan bahan pembelajaran.

Untuk menanamkan kesadaran sejarah, pendidikan sejarah membutuhkan hasil

kajian ilmu sejarah yang berupa historiografi.

Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya memiliki tugas

memiliki visi dan misi sebagai berikut:

(5)

Visi

Visi Program Studi Pendidikan Sejarah pada dasawarsa kedua abad

ke-21 menjadikan Program Studi Pendidikan Sejarah merupakan lembaga

pendidikan yang unggul dalam pengembangan sumber daya manusia, riset,

dan informasi di bidang kependidikan dan kesejarahan.

Misi

1. “Pendidikan yang menghasilkan tenaga kependidikan sejarah yang

profesional serta mampu bersaing secara global.

2. Penelitian di bidang kependidikan dan kesejarahan (khususnya sejarah

lokal) yang menghasilkan informasi perkembangan pendidikan dan

kesejarahan baik di tingkat lokal maupun nasional.

3. Pengabdian yang berorientasi pada perbaikan mutu pendidikan sejarah

yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat.”

Pendidikan Sejarah UNSRI memiliki tugas untuk mencetak calon pendidik

yang berkulitas, hSaudaral, dan siap pakai. Program Studi memberikan banyak

jenis mata kuliah, seperti Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK), Mata

Kuliah, Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK), Mata Kuliah Keahlian

Berkarya (MKB), Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB), Mata Kuiah Berkehidupan

Bermasyarakat (MBB), Mata Kuliah Pilihan, dan Mata Kuliah Keahlian. Untuk

mata kuliah Nasional Indonesia, Prodi Sejarah UNSRI memberikan porsi yang

besar, yaitu sebanyak tujuh mata kuliah berseri. Mata Kuliah Sejarah Nasional

akan sangat bermanfaat bagi calon guru dalam mengajar di tingkat SMP, SMA,

atau pun SMK, karena sebagian besar materi di tingkat pendidikan tersebut

membahas mengenai sejarah kebangsaan Indonesia.

Materi yang diberikan dalam Mata Kuliah Sejarah Nasional dapat dilihat

pada tabel berikut:

(6)

Tabel Materi Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonesia

No

Kuliah

Mata

Materi

SKS Semester Prasyarat

1

Nasional

Sejarah

Indonesia I

a. Kehidupan Pra Sejarah di

Nusantara

b. Teori Masuknya Agama

Hidu-Budha di Indonesia

c. Pengaruh Kebudayaan

Hidu-Budha di Indonesia

d. Kerajaan Hidu-Budha di

Indonesia, terdiri dari:

1. Kerajaan Kutai

2. Kerajaan Tarumanegara

3. Kerajaan Mataram Kuno

4. Kerajaan Mataram Kuno

Dinasti Isana

5. Kerajaan Sriwijaya

6. Kerajaan Singasari

7. Kerajaan Kediri

8. Kerajaan Majaphait

9. Kerajaan Sunda

10. Kerajaan Bali

3

1

-2

Nasional

Sejarah

Indonesia II

a. Teori Masuknya Agama

Islam ke Nusantara

b. Pengaruh Budaya Islam di

Nusantara

c. Kerajaan-Kerajaan Islam di

Nusantara, terdiri dari:

1. Samudra Pasai

2. Aceh Darussalam

3. Demak

4. Pajang

5. Mataram Islam

6. Banten

7. Banjar

8. Goa-Tallo

9. Ternate-Tidore

3

2

Lulus

M.K.

SNI I

(7)

3

Sejarah

Nasional

Indonesia

III

a. Kedatangan Bangsa Barat ke

Nusantara

b. Masa Pendudukan VOC

c. Pemerintahan Daendels

d. Pemerintahan Inggris

(Raffles)

e. Politik Tanam Paksa

(Cultuurstelsel)

f. Politik Liberal (Politik Pintu

Terbuka)

3

3

M.K. SNI

Lulus

I dan II

4

Sejarah

Nasional

Indonesia

IV

a. Politik Etis

b. Lahirnya Organisasi

Pergerakan Nasional

c. Organisai Pergerakan

Nasional, terdiri dari:

1. Budi Utomo (BU)

2. Sarekat Islam (SI)

3. Indische Partij (IP)

4. Muhammadiyah

5. Nahdathul Ulama (NU)

6. Gerakan Pemuda

7. Taman Siswa

8. Partai Komunis Indonesia

(PKI)

9. Partai Nasional Indonesia

(PNI)

10. Gerakan Wanita

11. Perhimpunan Indonesia

12. Partai Indonesia Raya

(Parindra)

13. Partai Indonesia (Partindo)

14. Gerakan Rakyat Indonesia

(Gerindo)

15. Gabungan Politik Indonesia

(GAPI)

3

4

Lulus

M.K. SNI

I,II, dan

III

(8)

d. Kongres Pemuda I dan II

e. Kedatangan Jepang di

Indonesia

f. Masa Pendudukan Jepang di

Indonesia

g. Badan Penyelidik Usaha

Persiapan Kemerdekaan

Indonesia (BPUPKI)

h. Panitia Persiapan

Kemerdekaan Indonesia (PPKI)

i. Peristiwa Rengasdengklok

j. Persitiwa Sekitar Proklamasi

k. Proklamasi Kemerdekaan

ReKpublik Indonesia

5

Nasional

Sejarah

Indonesia V

a. Peristiwa Pasca Proklamasi

Kemerdekaan

b. Penerimaan Berita

Kemerdekaan Indonesia di

Daerah

c. Pembentukan Komite

Nasional

d. Pementukan Badan

Kemanan Rakyat (BKR)

e. Agresi Militer I dan II

f. Perundingan Linggarjati,

Roem Royen, Renville, dan

Konferensi Menja Bundar

(KMB)

g. Penyerahan Kedaulatan

3

5

Lulus

M.K. SNI

I, II, III,

dan IV

6

Sejarah

Nasional

Indonesia

VI

a. Pemerintahan Parlementer

b. Peristiwa Ekonomi

c. Gerakan 30 Septemer 1965

d. Demokrasi Terpimpin

e. Peristiwa Supersemar

3

6

Lulus

M.K. SNI

I, II, III,

IV, dan V

(9)

7

Sejarah

Nasional

Indonesia

VII

a. Kebijakan Politik Orde Baru

b. Kebijakan Ekonomi Orde

Baru

c. Hubunagn Luar Negeri

d. Krisis Moneter

e. Peristiwa Reformasi

f. Pemeritahan Indonesia

Masa B.J. Habibie sampai Joko

Widodo

3

7

Lulus

M.K. SNI

I, II, III,

IV, V dan

VI

Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonesia merupakan mata kuliah wajib di

Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya. Mata kuiah ini

merupakan mata kuliah berseri dari SNI I sampai SNI VII. Mahasiswa harus lulus

dalam mata kuliah SNI sebelumnya untuk melanjutkan SNI yang lebih lanjut.

b) Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonesia VI

Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonsia VI membahas kehidupan bangsa

Indonesia pada masa Orde Lama (1950-1968). Mata kuliah ini cukup menarik

karena membahas dinamaika kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan militer

pada masa Orde Lama yang sangat dinamis.

Adapun materi yang dibahas dalam Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonesia

VI sebagai berikut:

Tabel Materi Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonesia VI

No

Materi

1

Hasil Konferensi Meja Bundar Dan Pembentukan Republik Indonesia

Serikat (RIS)

2

Keadaan Sosial, Politik, Ekonomi, dan Pertahanan Keamanan Masa RIS

3

Konstitusi dan Sistem Pemrintahan RIS

4

Konstitusi RIS dan UUD 1945

5

Faktor Penyebab Kembalinya RIS Menjadi NKRI

6

Sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia

7

Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Masa RIS

(10)

9

Keadaan Sosial Budaya Indonesia Pada Masa Demokrasi Liberal

10 Sistem Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Liberal

11 Usaha Pemerintah Indonesia dalam Memperbaiki Ekonomi Nasional

12 Berbagai Pemberontakan di Indonesia Masa Demokrasi Liberal

13 Keadaan Militer Indonesia Masa Demokrasi Liberal

14 Ketidakstabilan Politik Dalam Negeri Indonesia

15 Pelaksanaan Pemilu I Tahun 1955

16 Politik Luar Negeri Indonesia

17 Keadaan Sosial Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Liberal

18 Keadaan Hankam Indonesia Masa Demokrasi Liberal

19 Perpolitikan Indonesia Masa Demokrasi Liberal

20 Keadaan Indonesia Masa Demokrasi Liberal

21 Konsepsi Soekarno

22 Penyebab Dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959

23 Berlakunya Kembali UUD 1945

24 Kehidupan Sosial Budaya Pada Masa Demokrasi Liberal

25 Deklarasi Ekonomi (DEKON)

26 Kebijakan Politik Pemerintah Indonesia Masa Demokrasi Terpimpin

27 Perpolitikan PKI di Indonesia (1960-1965)

28 Politik Konfrontasi Indonesia dengan Malaysia

29 Penyebab Keluarnya Indonesia dari PBB

30 Upaya Pembebasan Irian Barat

31 Peristiwa Gerakan 30 September

32 Keadaan Indonesia Masa Demokrasi Terpimpin

33 Politik Indonesia Masa Demokrasi Terpimpin

34 Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Indonesia Masa Orde Lama

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Mata Kuliah Sejarah

Nasional Indonesia VI (SNI VI) memiliki konten materi mulai Pasca Konfrensi Meja

Bundar sampai Demokrasi Terpimpin di Indonesia. Mata kuliah ini dijalankan

sebanyak 16 kali pertemuan.

(11)

2. Pembelajaran Hybrid Learning Berbasis Virtual Museum

Pembelajaran Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonesia VI menggunakan bahan

pembelajaran hybrid learning berbasis virtual museum merupakan pembelajaran

yang dilakukan secara face to face dan online. Pada tahap awal pembelajaran

akan diberikan secara tatap muka, kemudian akan dilakukan pembelajaran tatap

muka secara berselingan dengan online learning menggunakan bantuan website

virtual museum yang telah dirancang sebelumnya.

Tabel Rancangan Konten Virtual Museum Konten

No Jenis Materi

Penjelasan

Contoh

Sumber

1

Artefak

Artefak berupa animasi

3D dari peralatan yang

berada di museum

• Pakaian

Tentara

• Senapan

• Museum

Pengkhianatan

PKI

2

Diorama

Cuplikan peristiwa

sejarah dalam bingkai

kaca, dalam hal ini akan

dibuat dalam bentuk 3D

• Diorama

Pemilu 1955

• Diorama

Penentuan

Pendapat

Rakyat

(PEPERA)

Papua

• Monumen

Nasional

3 Lukisan/ Foto

Lukisan perjuangan yang

terdapat di museum

Foto Peristiwa

KAA

Konfrensi Asia

Musuem

Afrika

4

Dokumenter

Film

Film mengenai

dokumentasi masa orde

lama

Dokumenter

Konfrontasi

Indonesia

Malaysia

Home

5

Film Sejarah

Film sejarah sebagai

penguat materi yang

ada, film ini merupakan

film yang melalui

pembuatan

(12)

6

Teks

Teks memberikan

sinopsis masing-masing

koleksi museum.

Teks dilengkapi dengan

tombol suara yang dapat

menjelaskan secara

audio.

Semua

Museum

7

Audio

Audio berupa rekaman

suara sejarah

Sukarno

Pidato

Home

8

Arsip

Arsip berupa

dokumentasi berupa

lembaran kertas yang

dibuat dalam bentuk 2D

Berbagai

Perjanjian

Ruang

Diorama Arsip

Nasional RI

3. Fasilitas Pendukung Pembelajaran

Dalam proses pembelajaran SNI VI, penggunaan bahan pembelajaran hybrid

learning berbasis virtual museum memiliki beberapa ketentuan, antara lain:

1. Mahasiswa dan memiliki gadget berupa laptop, personal computer,

atau pun tablet yang dapat mengakses website yang dibuat.

2. Tersedia jaringan internet, yang didapat melalui modem atau wifi.

3. Mahasiswa telah melallui pelatihan singkat mengenai teknis penggunaan

hybrid learning.

4. Peran Mahasiswa dalam Pembelajaran Hybrid Learning Berbasis Virtual

Museum

Mahasiswa melakukan beberapa tugas sebagai berikut:

a) Pada saat pembelajaran Face to Face (tatap muka)

1. Melakukan absensi dan mengikuti apersepsi.

2. Mempelajari buku ajar yang telah dibagikan dan menjalankan

instruksi yang telah diberikan.

3. Mengikuti proses pembelajaran dalam kelompok diskusi dan

mengikuti proses pembelajaran sesuai metode pembelajaran yang

(13)

b) Pada saat pembelajaran Online (Mahasiswa sebagai User)

1. Melakukan absensi online dan menyikam pengantar kuliah.

2. Mendownload materi pembelajaran

3. Mengikuti proses pembelajaran dengan melalkukan forum

diskusi online dan memandu proses pembelajaran sesuai metode

pembelajaran yang telah ditentukan.

4. Menyimak hasil diskusi atau hasil studi kasus yang telah dilakukan

oleh mahasiswa.

5. Mendownload soal latihan dan mengerjakannya.

6. Mengerjakan quiz online.

c) Hasil Belajar

Mahasiswa memiliki kewajiban untuk mengkuti semua proses evaluasi

hasil belajar berupa penilaian latihan, quiz, ujian akhr semester, dan ujian akhir

semester.

(14)

kontrak perkuliahan

SEJARAH NASIONAL INDONESIA vi

Nama Mata Kuliah : Sejarah Nasional Indonesia VI

Kode Mata Kuliah

:

Pengajar

: Dra. Hj. Yunani, M.Pd

Syarifuddin, M.Pd

Adhitya Rol Asmi, M.Pd

Semester

: VI

Hari pertemuan/Jam : Disesuaikan

Tempat Pertemuan : Gedung Perkuliahan FKIP Ogan dan FKIP Kampus

Indralaya

1. Manfaat Mata Kuliah

Mata kuliah merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh

mahasiswa Pendidikan Sejarah. Mata kuliah SNI VI memberikan pembahasan

baik secara umum maupun spesifik mengenai Sejarah Indonesia pada tahun

1950-1965 dimana pada masa tersebut dibahas mengenai terbentuknya

negara Republik Indonesia Serikat sampai dengan berakhirnya masa Demokrasi

Terpimpin pada tahun 1965. Adapun mata kuliah ini harus di ambil mahasiswa

sebagai mata kuliah lanjutan Sejarah Nasional Indonesia I – VII.

2. Deskripsi Perkuliahan

Mata kuliah Sejarah Nasional Indonesia secara garis besar membahas

materi-materi pokok seperti; Republik Indonesia Serikat; kembali ke NKRI;

Keadaan sosial politik, ekonomi, dan Hankam Indonesia pada masa Demokrasi

Terpimpin, Perpolitikan luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi Liberal

dan Terpimpin, Konferensi Asia-Afrika di Bandung, Dekrit Presiden 5 Juli 1959,

keadaan Indonesia masa Demokrasi Terpimpin, Konfrontasi Indonesia dengan

Malaysia, perpolitikan Partai Komunis Indonesia, peristiwa G 30 S, dan usaha

(15)

3. Tujuan Instruksional

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini (pada akhir semester), mahasiswa

akan dapat menjelaskan ruang lingkup sejarah Indonesia dan peristiwa yang

terjadi selama tahun 1950 – 1965. Setelah memahami konsep, TIU, TIK materi

sejarah Indonesia selama tahun 1950 – 1965 diharapkan mahasiswa dapat

menyampaikan pengetahuan yang didapat, dan mengajar mata pelajaran sejarah

di sekolah. Adapun setelah melalui mata kuliah Sejarah Nasional Indonesia

VI, mahasiswa dapat melanjutkan mata kuliah Sejarah Nasional Indonesia VII.

Tujuan instruksional umum dan tujuan instruksional khusus dapat dilihat pada

strategi instruksional halaman ....

4. Organisasi Materi

Organisasi materi dapat dilihat pada analisis instruksional pada halaman...

5. Strategi Perkuliahan

Strategi instruksional yang digunakan pada mata kuliah ini terdiri dari dua

yaitu Strategi Instruksional untuk pembelajaran tatap muka (face to face) dan

strategi pembelajaran online yang terdiri dari:

a. Urutan kegiatan instruksional berupa: pendahuluan (TIU dan TIK, cakupan

materi pokok bahasan, dan relevansi), penyajian (uraian, contoh, diskusi,

evaluasi), dan penutup (umpan balik, ringkasan materi, petunjuk tindak

lanjut, pemberian tugas di rumah, gambaran singkat tentang materi

berikutnya)

b. Metode instruksional menggunakan: metode ceramah, tanya-jawab, diskusi

(di dalam kelas dan forum online), serta dan penugasan.

• Ceramah berupa penyampaian bahan ajar oleh dosen pengajar dan

penekanan-penekanan pada hal-hal yang penting dan bermanfaat.

• Tanya jawab dilakukan sepanjang tatap muka dan forum online

elearning, dengan memberikan kesempatan mahasiswa untuk memberi

pendapat atau pertanyaan tentang hal-hal yang tidak mereka mengerti

atau bertentangan dengan apa yang mereka pahami sebelumnya.

• Diskusi dilakukan bersama antara mahasiswa dan dosen, baik dalam

(16)

mahasiswa untuk memberikan pendapat atau menganalisis secara kritis

topik tersebut sesuai dengan pengetahuan yang baru mereka dapatkan.

• Penugasan diberikan untuk membantu mahasiswa memahami bahan

ajar, membuka wawasan, dan memberikan pendalaman materi.

Penugasan dalam bentuk membuat tulisan ilmiah, membuat review

artikel ilmiah, ataupun membuat tulisan yang membahas topik materi

yang berkaitan dengan pokok bahasan. Pada penugasan ini, terdapat

komponen ketrampilan menulis ilmiah, berpikir kritis, dan Penelusuran

referensi ilmiah.

c. Media instruksional berupa: LCD projector, Whiteboard, jaringan elearning

pada web www.virtualmuseumindonesia.com, dan virtual museum, modul

Sejarah Nasional Indonesia VI, Buku Pedoman, handout powerpoint, dan

kontrak perkuliahan.

d. Waktu: pada lampiran strategi instruksional tatap muka dan online.

6. Materi/Bacaan Perkuliahan

Buku/bacaan pokok dalam perkuliahan ini adalah:

Leirissa, R.Z, 1997, PRRI Permesta : Strategi Membangun Indonesia Tanpa

Komunis, Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Muhaimin, Yahya A, 1982, Perkembangan Militer dalam Politik di Indonesia,

Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.

Nasution, Adnan Buyung, 1995, Aspirasi Pemerintaan Konstitusional di Indonesia,

Jakarta:Pustaka Utama Grafiti.

Nasution, Adnan Buyung, dkk, 2000, Federalisme untuk Indonesia, Jakarta:

Kompas

Notosusanto, Nugroho, dkk, 1985, Pejuang dan Prajurit : Konsepsi dan

Implementasi Dwi Fungsi ABRI, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Ricklefs, M.C. 1995, Sejarah Indonesia Modern, Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press.

Sekretariat Negara RI, 1985, 30 Tahun Indonesia Merdeka 1950-1964, Jakarta:

Citra Lamtoro Gung Persada.

(17)

Pesponegoro, Marwati Djoened dan Nugroho Notosusanto,1984, Sejarah

Nasional Indonesia VI, Jakarta : Balai Pustaka.

7. Tugas

Dalam perkuliahan, diberikan beberapa tugas sebagai berikut:

1. Materi perkuliahan sebagaimana disebutkan dalam jadwal perkuliahan

harus sudah dibaca sebelum mengikuti tatap muka dan online. Apabila

ada, materi baik berupa dokumen berformat .pdf dan Powerpoint

diberikan pada mahasiswa dengan cara diupload pada jaringan elearning

www.virtualmuseumindonesia.com.

2. Mahasiswa diwajibkan mengunjungi virtual museum Indonesia dengan

cara membuka file virtual museum Indonesia dengan memanfaatkan

jaringan wireless network sharing yang telah disediakan sebagai

penunjang bahan ajar yang diberikan.

3. Tes diberikan pada tiap kali tatap muka dan online untuk menilai

pemahaman mahasiswa dan absensi. Kehadiran tatap muka dan online

minimal 80%. Apabila tidak diadakan tes, akan diberikan penugasan.

4. Evaluasi mahasiswa dilakukan dengan mengadakan kuis yang

diadakan setiap selesai perkuliahan, setiap beberapa kali pertemuan,

dengan format soal pilihan gSaudara atau essay, baik berupa bentuk

konvensional maupun menggunakan Quiz online yang tersedia pada

jaringan elearning www.virtualmuseumindonesia.com.

5. Penugasan sesuai pokok bahasan, yang harus sudah diselesaikan sesuai

tanggal yang ditentukan sebelum Kuis.

6. Strategi instruksional lebih lanjut dapat dilihat pada halaman ...

8. Kriteria Penilaian

Penilaian akan dilakukan oleh pengajar dengan menggunakan kriteria

sebagai berikut:

(18)

Nilai dalam huruf

Rentang Skor

A

86 - 100

B

71 - 85,99

C

56 - 70,99

D

45 - 55,99

E

0 - 44,99

F

Tidak Lulus

• Pembobotan nilai adalah sebagai berikut:

Kuis

: 10 %

Tugas

: 20 %

UTS

: 30 %

UAS

: 40 %

9. Jadwal Perkuliahan

Disesuaikan dengan jadwal yang disedikan Program Studi

Demikian kontrak perkuliahan ini dibuat, agar disetujui dan ditaati oleh

semua pihak.

(19)

silabus mata kuliah

SEJARAH NASIONAL INDONESIA vi

Jurusan/Prodi

: Pendidikan IPS/ Pendidikan Sejarah

Mata Kuliah/Kode

: Sejarah Nasional Indonesia VI

Semester

: Genap

Bobot SKS

: 3 sks

Dosen

: Syarifuddin, M.Pd

A. Tujuan Instruksional (Kemampuan yang Diharapkan)

Secara umum setelah mengikuti perkuliahan Sejarah Nasional Indonesia VI

ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami materi perkuliahan Sejarah Nasional

Indonesia dan dapat mengamalkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan

perjuangan serta mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Secara lebih rinci,

setelah mempelajari mata kuliah ini mahasiswa diharapkan akan dapat:

1. Menguraikan secara singkat sejarah nasional Indonesia sebelum masa

kemerdekaan dan masa revolusi fisik.

2. Menjelaskan kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan

bangsa dan negara Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat

3. Membandingkan konstitusi RIS dan UUD 1945 sebagai dasar negara

Indonesia

4. Menganalisis penyebab munculnya pemberontakan-pemberontakan di

Indonesia selama tahun 1950-1965.

5. Menguraikan keadaan Indonesia pada masa demokrasi liberal

6. Menjelaskan kebijakan pemerintah Indonesia dalam mencapai

kestabilan ekonomi dalam negeri tahun 1950-1965.

7. Menganalisis politik bebas aktif indonesia selama tahun 1950-1965

8. Mendeskripsikan latar belakang dilaksanakannya Konferensi Asia Afrika

tahun 1955.

9. Menguraikan pelaksanaan Pemilu I 1955 sebagai langkah perbaikan

politik dalam negeri Indonesia

(20)

11. Mendeskripsikan kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa

Demokrasi Terpimpin di Indonesia Tahun 1959-1965

12. Menguraikan Konfrontasi Indonesia dengan Malaysia (1963-1965)

13. Menganalisis faktor yang menjadikan PKI partai politik berpengaruh di

Indonesia masa orde lama

14. Menjelaskan secara kronologi perjuangan Indonesia mengembalikan

Irian Barat kedalam NKRI dan menerapkan nilai - nilai nasionalisme,

perjuangan, pengorbanan, dan kebangsaan dalam kehidupan bernegara

dan berbangsa.

B. Pengalaman Belajar

Selama mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diwajibkan :

1. Mengikuti ceramah, tanya jawab, dan diskusi di kelas

2. Menggunakan media pembelajaran Virtual Museum dan E-learning SNI

VI

3. Mengerjakan tugas-tugas yang diberikan

4. Membaca buku-buku yang diwajibkan dan dianjurkan

5. Mencari informasi dari jurnal dan internet

6. Menulis karya tulis berupa essay dan makalah tentang materi yang telah

disampaikan

C. Evaluasi Hasil Belajar

Keberhasilan mahasiswa dalam perkulihan ini ditentukan oleh prestasi yang

bersangkutan dalam :

1. Partisipasi kegiatan kelas

2. Pembuatan tugas

3. UTS dan UAS

D. Materi Perkuliahan (Pokok dan Sub Pokok Bahasan)

Adapun dalam perkuliahan ini yang menjadi materi pokok pembahasan

selama 14 kali pertemuan aktif sebagai berikut:

(21)

1.2 Konstitusi RIS

1.3 Kembali ke NKRI

1.4 Gangguan Keamanan dalam Negeri

1.5 Proses Pembuatan UUDS 1950

2. Kehidupan Berbangsa dan Bernegara pada Masa Demokrasi Liberal

2.1 Sistem Politik Kenegaraan menurut UUDS 1950

2.2 Instabilitas Politik dan Kabinet pada Masa Demokrasi Liberal

2.3 Masalah Angkatan Perang

2.4 Gangguan Keamanan dalam Negeri

2.5 Mencari sistem Ekonomi Nasional

3. Membina Solidaritas Bangsa-Bangsa Asia Afrika

3.1 Politik Luar Negeri Setelah Pengakuan Kedaulatan

3.2 Antara Dua kekuatan Dunia

3.3 Konfrensi Asia-Afrika (KAA)

4. Melaksanakan Pemilu I

4.1 Pemilihan Umum dan Hasilnya

4.2 Sidang-sidang Konstituante

4.3 Krisis yang Dihadapi Sesudah Pemilu I

5. Kembali ke Undang-undang Dasar 1945

5.1 Konsepsi Soekarno

5.2 Dekrit 5 Juli 1959

5.3 Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin

6. Kehidupan Berbangsa dan Bernegara pada Masa Demokrasi Terpimpin

6.1 Gagasan Nasakom

6.2 Sistem Politik Kenegaraan

6.3 Politik Luar Negeri

(22)

6.6 Usaha PKI untuk Menguasai Buruh dan Tani

6.7 Usaha PKI untuk Menguasai Partai-partai Politik

6.8 Usaha PKI untuk Menguasai TNI dan Kepolisian

6.9 Kehidupan Ekonomi dan Sosial-Budaya

7. Perjuangan Pengembalian Irian Barat

7.1 Masalah Irian Barat di PBB

7.2 Konfrontasi Indonesia-BelSaudara mengenai Masalah Irian Barat

7.3 Penyerahan Irian Barat ke Indonesia

E. Prasyarat

Mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Sejarah Nasional Indonesia VI

sebaiknya telah mengikuti mata kuliah Sejarah Nasional Indonesia I sampai V.

F. Sumber

Adams, Cindy, 1966, Soekarno Penyambung Lidah Rakyat, Jakarta: Gunung Agung

Anshari, H. Endang Saifuddin, 1997, Piagam Jakarta 22 Juni 1945: Sebuah

Konsensus Nasional tentang Dasar Negera RI, Jakarta:Gema Insani Press.

Dake, Antonie C.A. 1973, In the spirit of Red Banteng: Indonesian communist

between Moscow and Peking 1959-1965

Feith, Herbeth, 1962, The Decline of Constitusionil in Indonesia, Ithaca: Cornell

University Press.

Haris, Syamsuddin, 1995, Demokrasi di Indonesia : Gagasan dan Pengalaman,

Jakarta:LP3ES.

Harvey, Barbara Sillars, 1991, Pemberontakan Kahar Muzakkar dari Tardisi ke

DI/TII, Jakarta: Pustaka Utama Grafiti

Ismail,dkk.,1971, Irian Barat dari Masa ke Masa, Jakarta: Kodam XVII Cendrawasih.

Ismaun, 1998, Sejarah Nasional Indonesia VI (1949-1965) (Diktat),

Bandung:Jurusan Pend. Sejarah FPIPS IKIP Bandung.

Jackson,Karl D, 1991, , Jakarta: Pustaka Utama Grafiti

(23)

Karim, M. Rusli, 1983, Perjalanan Partai Politik di Indonesia: Sebuah Potret

Pasang Surut, Jakarta:Rajawali Pers.

Leirissa, R.Z, 1997, PRRI Permesta:Strategi Membangun Indonesia Tanpa

Komunis, Jakarta:Pustaka Utama Grafiti

Muhaimin, Yahya A, 1982, Perkembangan Militer dalam Politik di Indonesia,

Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.

Nasution,

Adnan

Buyung,

1995,

Aspirasi

Pemerintaan

Konstitusional di Indonesia, Jakarta:Pustaka Utama Grafiti.

Nasution, Adnan Buyung, dkk, 2000, Federalisme untuk Indonesia, Jakarta:Kompas.

Noer, Deliar,, 1990, Mohammad Hatta:Biografi Politik, Jakarta:LP3ES.

Noer, Deliar, 1987, Partai Islam di Pentas Nasional, Jakarta: Grafiti Pers.

Notosusanto, Nugroho, dkk, 1985, Pejuang dan Prajurit:Konsepsi

dan Implementasi Dwi Fungsi ABRI, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Ricklefs, M.C. 1995, Sejarah Indonesia Modern, Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press.

Sunddhaussen, Ulf, 1988, Politik Militer Indonesia 1945-1967, Jakarta:LP3ES.

Sjamsuddin, Nazaruddin, 1990, Pemberontakan Kaum Republik : Kasus Darul

Islam Aceh, Jakarta:Pustaka Utama Garfiti

Sekretariat Negara RI, 1985, 30 Tahun Indonesia Merdeka 1950-1964, Jakarta:

Citra Lamtoro Gung Persada.

Soekarno, 1964, Di Bawah Bendera Revolusi II, Jakarta: Panitia Di Bawah Bendera

Revolusi

Pesponegoro, Marwati Djoened dan Nugroho Notosusanto,1984, Sejarah

Nasional Indonesia VI, Jakarta:Balai Pustaka.

Van Dijk, C, 1989, Darul Islam: Sebuah Pemberontakan, Jakarta:Pustaka

Grafiti Utama

(24)

ANALISIS INSTRUKSIONAL

SEJARAH NASIONAL INDONESIA VI

Keterangan:

1. Memahami Materi Sejarah Nasional Indonesia I

2. Memahami Materi Sejarah Nasional Indonesia II

3. Memahami Materi Sejarah Nasional Indonesia III

4. Memahami Materi Sejarah Nasional Indonesia IV

5. Memahami Materi Sejarah Nasional Indonesia V

6. Menjelaskan Hasil Konferensi Meja Bundar Dan Pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS)

7. Menjelaskan Keadaan Sosial, Politik, Ekonomi, dan Hankam Masa Republik

9. Membandingkan Konstitusi RIS dan UUD 1945

10. Menjelaskan Faktor Penyebab Kembalinya RIS Menjadi NKRI

11. Menjelaskan Sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia

12. Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Masa RIS

13. Menjelaskan Sistem Negara Indonesia Berdasarkan UUDS 1950

14. Menjelaskan Keadaan Sosial Budaya Indonesia Pada Masa Demokrasi Liberal

15. Menjelaskan Sistem Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Liberal 16. Menjelaskan Usaha Pemerintah

(25)

17. Menjelaskan Berbagai pemberontakan di Indonesia Masa Demokrasi Liberal 18. Menjelaskan Keadaan Militer Indonesia

Masa Demokrasi Liberal

19. Menjelaskan Ketidakstabilan Politik Dalam Negeri Indonesia

20. Menjelaskan Pelaksanaan Pemilu I Tahun 1955

21. Menjelaskan Politik Luar Negeri Indonesia

22. Menjelaskan Keadaan Sosial Ekonomi Indonesia Masa Demokrasi Liberal 23. Menjelaskan Keadaan Hankam

Indonesia Masa Demokrasi Liberal 24. Menjelaskan Perpolitikan Indonesia

Masa Demokrasi Liberal

25. Menjelaskan Keadaan Indonesia Masa Demokrasi Liberal

26. Menjelaskan Konsepsi Soekarno 27. Menjelaskan penyebab dikeluarkannya

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 28. Berlakunya Kembali UUD 1945

29. Menjelaskan Kehidupan Sosial Budaya Pada Masa Demokrasi Liberal

30. Menjelaskan Deklarasi Ekonomi (DEKON)

31. Menjelaskan Kebijakan Politik Pemerintah Indonesia Masa Demokrasi Terpimpin

32. Menjelaskan Perpolitikan PKI di Indonesia (1960-1965)

33. Menjelaskan Politik Konfrontasi Indonesia dengan Malaysia

34. Menjelaskan Penyebab Keluarnya Indonesia dari PBB

35. Menjelaskan Upaya Pembebasan Irian Barat

36. Menjelaskan Peristiwa Gerakan 30 September

37. Menjelaskan Keadaan Indonesia Masa Demokrasi Terpimpin

38. Menjelaskan Politik Indonesia Masa Demokrasi Terpimpin

39. Menjelaskan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Indonesia Masa Orde Lama.

(26)

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM DAN KHUSUS

(TIU & TIK)

TIU Pertemuan 1

1. Menguraikan secara singkat sejarah nasional Indonesia sebelum masa

kemerdekaan dan revolusi fisik.

Setelah mengikuti pertemuan pertama, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

1. Menguraikan secara singkat kronologi sejarah nasional Indonesia

pra-Proklamsi kemerdekaan Indonesia.

2. Mendeskripsikan perjuangan kemerdekaan Indonesia menjelang

proklamasi kemerdekaan Indonesia.

3. Menganalisis perjuangan Indonesia dalam mendapatkan pengakuan

kedaulatan oleh BelSaudara.

TIU Pertemuan 2:

1. Menjelaskan kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan

bangsa dan negara Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat

Setelah mengikuti pertemuan kedua, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

1. Menjelaskan konsep negara Republik Indonesia Serikat

2. Menjelaskan sistem pemerintahan Republik Indonesia Serikat

3. Membandingkan antara Konstitusi RIS dengan UUDS 1950

TIU Pertemuan 3:

1. Membandingkan konstitusi RIS dan UUD 1945 sebagai dasar negara Indonesia

Setelah mengikuti pertemuan ketiga, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

(27)

TIU Pertemuan 4:

1. Menganalisis penyebab munculnya pemberontakan-pemberontakan di

Indonesia selama tahun 1950-1965.

Setelah mengikuti pertemuan keempat, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

1. Mendeskripsikan pemberontakan-pemberontahan yang terjadi di

Indonesia selama tahun 1950-1965

2. Menganalisis penyebab terjadinya pemberontakan di Indonesia selama

tahun 1950-1965

3. Menguraikan hubungan antar gerakan pemberontakan di Indonesia

TIU Pertemuan 5:

1. Menguraikan keadaan Indonesia pada masa demokrasi liberal

Setelah mengikuti pertemuan kelima, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

1. Menjelaskan konsep Demokrasi Liberal

2. Mendeskripsikan keadaan Indonesia pada masa Demokrasi Liberal

3. Menjelaskan kondisi sosial masyarakat masa Demokrasi Liberal

4. Menjelaskan keadaan ekonomi nasional pada masa Demokrasi Liberal

5. Menganalisis politik dalam negeri Indonesia pada masa Demokrasi

Liberal

TIU Pertemuan 6:

1. Menjelaskan kebijakan pemerintah Indonesia dalam mencapai kestabilan

ekonomi dalam negeri tahun 1950-1965.

Setelah mengikuti pertemuan keenam, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

1. Menjelaskan sistem ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Liberal

dan Terpimpin (1950-1965)

(28)

3. Menguraikan kebijakan-kebijakan ekonomi Indonesia selama periode

1950-1965

TIU Pertemuan 7:

1. Menganalisis politik bebas aktif indonesia selama tahun 1950

Setelah mengikuti pertemuan ketujuh, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

1. Mendeskripsikan politik luar negeri Indonesia setelah pengakuan

kedaulatan

2. Menganalisis konstelasi politik dunia pada masa demokrasi liberal dan

Terpimpin

3. Menjelaskan sikap dan posisi Indonesia dalam situasi perang dingin

4. Menjelaskan bentuk kerjasama Indonesia dengan negara-negara lain

dalam taun 1950-1965

TIU Pertemuan 8

1. Mendeskripsikan latar belakang dilaksanakannya Konferensi Asia Afrika

tahun 1955.

Setelah mengikuti pertemuan kedelapan, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

1. Menjelaskan pelaksanaan Konferensi Asia Afrika (KAA)

2. Menguraikan hasil dan tujuan KAA

3. Menyimpulkan pengaruh KAA bagi dunia

4. Menganalisis keuntungan yang diperoleh Indonesia sebagai tuan rumah

KAA

TIU Pertemuan 9 dan 10

1. Menguraikan pelaksanaan Pemilu I 1955 sebagai langkah perbaikan politik

dalam negeri Indonesia

(29)

Setelah mengikuti pertemuan kesembilan dan kesepuluh, Mahasiswa

diharapkan dapat mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai

berikut:

1. Menjelaskan dasar perundang-undangan pelaksanaan Pemilu tahun

1955

2. Mendeskripsikan pelaksanaan Pemilu tahun 1955

3. Menjelaskan hasil Pemilu tahun 1955 dan sidang konstituante

4. Menganalisis dampak Pemilu tahun 1955 terhadap perpolitikan

Indonesia

5. Menganalisis Konsepsi Soekarno dan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5

Juli 1959.

TIU Pertemuan 11

1. Mendeskripsikan kehidupan berbangsa dan bernegara pada masa Demokrasi

Terpimpin di Indonesia Tahun 1959-1965

Setelah mengikuti pertemuan kesebelas, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

1. Menjelaskan konsep Demokrasi Terpimpin

2. Mendeskripsikan kehidupan sosial dan pendidikan masyarakat Indonesia

masa Demokrasi Terpimpin

3. Menjelaskan kondisi politik Indonesia masa Demokrasi Terpimpin.

4. Menguraikan kebijakan politik Pemerintah Indonesia Masa Demokrasi

Terpimpin

5. Menganalisis penyimpangan yang terjadi selama masa Demokrasi

Terpimpin

TIU Pertemuan 12

1. Menguraikan Konfrontasi Indonesia dengan Malaysia (1963-1965)

Setelah mengikuti pertemuan keduabelas, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

(30)

2. Menganalisis langkah Indonesia dalam upaya mencegah pembentukan

Negara Federasi Malaysia

3. Menguraikan konflik militer dan operasi Dwikora dalam upaya

konfrontasi dengan Malaysia

4. Menjelaskan alasan Indonesia keluar dari PBB

5. Menjelaskan upaya penyelesaian konflik Indonesia dengan Malaysia

TIU Pertemuan 13

1. Menganalisis faktor yang menjadikan PKI partai politik berpengaruh di

Indonesia masa orde lama

Setelah mengikuti pertemuan ketigabelas, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

1. Menjelaskan pengaruh perpolitikan PKI di Indonesia

2. Menjelaskan usaha PKI menguasai Buruh-Tani

3. Menjelaskan usaha PKI menguasai partai-partai politik di Indonesia

4. Menjelaskan usaha PKI menguasai Angkatan Bersenjata Republik

Indonesia

5. Menguraikan usaha PKI dalam menguasai lawan politik

6. Menganalisis peristiwa G 30 S/ Gestok.

TIU Pertemuan 14

1. Menjelaskan secara kronologi perjuangan Indonesia mengembalikan Irian

Barat kedalam NKRI dan menerapkan nilai - nilai nasionalisme, perjuangan,

pengorbanan, dan kebangsaan dalam kehidupan bernegara dan berbangsa.

Setelah mengikuti pertemuan keempatbelas, Mahasiswa diharapkan dapat

mencapai tujuan instruksional khusus (TIK) sebagai berikut:

1. Menjelaskan usaha-usaha Indonesia dalam menyelesaiakan masalah

Irian Barat di PBB

2. Menganalisis langkah konfrontasi Indonesia terhadap BelSaudara di

bidang politik dan militer dalam upaya mengembalikan Irian Barat ke

(31)

STRATEGI INSTRUKSIONAL 1

PERTEMUAN 1

Mata Kuliah : Sejarah Nasional Indonesia VI

TIU

: 1. Menguraikan secara singkat sejarah nasional Indonesia

sebelum masa kemerdekaan dan revolusi fisik.

TIK

:

1. Menguraikan secara singkat kronologi sejarah nasional Indonesia

pra-Proklamsi kemerdekaan Indonesia.

2. Mendeskripsikan perjuangan kemerdekaan Indonesia menjelang proklamasi

kemerdekaan Indonesia.

3. Menganalisis perjuangan Indonesia dalam mendapatkan pengakuan

kedaulatan oleh BelSaudara

Dosen

: Syarifuddin, M.Pd

Prodi

: Pendidikan Sejarah

Jurusan

: Pendidikan IPS

Waktu

: 150 menit

URUTAN KEGIATAN

INSTRUK-SIONAL

GARIS BESAR METODE & ALATMEDIA

WAKTU BELAJAR (DALAM MENIT) MHS 1 2 3 4 5 Deskripsi

Singkat Isi Pengantar materi Sejarah Nasional Indonesia VI, dengan dijelaskan pentingnya pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia secara kronologis

Ceramah Laptop, LCD,

& Modul 15 Relevansi

dan Manfaat

Tanpa pengetahuan penulisan sejarah perjuangan Indonesia yang sangat panjang, maka mahasiswa pendidikan sejarah akan sulit memahami sejarah perjuangan bangsa

(32)

Tujuan Instruk-sional Khusus

Jika diberikan penjelasan materi mengenai penulisan garis besar sejarah Perjuangan bangsa menuju Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, mahasiswa yang mengambil

mata kuliah SNI VI akan dapat menjelaskan secara kronologis sejarah perjuangan Indonesia minimal 80% benar.

Ceramah LaptopLCD & 10

TAHAP PENYAJIAN

Uraian Penjelasan mengenai:

1. Penulisan kronologis sejarah Indonesia secara singkat sebelum masa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

2. Mendeskripsikan keadaan sosial masyarakat Indonesia pada masa sebelum kemerdekaan Indonesia

3. Sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia

menjelang dan pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia

4. Menjelaskan ruang lingkup sejarah nasional Indonesia VI

Ceramah Bervariasi Dengan Tanya Jawab LCD & Laptop 45 Contoh dan Non-contoh

Sejarah perjuangan rakyat Indonesia pada masa sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia sama halnya dengan riwayat hidup seseorang yang menjadi identitasnya, dan pada kenyataannya banyak orang lupa akan sejarah bangsanya sendiri (amnesia sejarah)

Induktif LaptopLCD & 10

Latihan Mahasiswa diberikan kesempatan menjelaskan kronologis sejarah Bangsa Indonesia sebelum kemerdekaan Indonesia secara singkat dan jelas dengan bahasanya sendiri

Konstruk-tivisme Lembar Kerja 20 Rangkuman

(33)

Glosari Babad : Sebutan sejenis teks dari Jawa dan Bali yang berhubungan dengan sejarah

BelSaudara Sentries: Penulisan sejarah Indonesia dalam sudut pSaudarang penulis BelSaudara Diplomasi: Mengelola suatu urusan untuk kepentingan pihak tertentu melalui wakilnya

Eropa Sentries: Penulisan sejarah Indonesia dalam sudut pSaudarang penulis Eropa/Barat

Indonesia Sentries: Penulisan sejarah Indonesia dalam sudut pSaudarang penulis Indonesia

TAHAP PENUTUPAN Tes Formatif dan Umpan Balik

Pelaksanaan dalam tes bentuk soal essay 5 butir dan pilihan gSaudara 10 butir di dalam modul.

Penilaian kembali terhadap jawaban mahasiswa untuk menilai tingkat penguasaan materi.

Mengidentifikasi kesulitan yang masih dirasakan oleh mahasiswa sehubungan dengan uraian materi dan tugas/latihan Melaksa-nakan tes dan diskusi Lembar soal dalam modul 5 Tindak

Lanjut Penjelasan kembali bagian yang belum dipahami oleh mahasiswa Ceramah Lembar Kerja

Modul 10

(34)

STRATEGI INSTRUKSIONAL 2

PERTEMUAN 2

(Online)

Nama Modul

: Sejarah Nasional Indonesia VI

Jurusan/Prodi

: Pendidikan IPS / Pendidikan Sejarah

Dosen Pengampu : Syarifuddin, M.Pd

Pertemuan

: 2

Nama Topik

: Kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan

keamanan bangsa dan negara Indonesia pada masa

Republik Indonesia Serikat

Alokasi Waktu

: 150 Menit

A. Tujuan Instruksional Umum (TIU)

Setelah mengikuti alur pembelajaran online pada pertemuan ini mahasiswa

diharapkan dapat:

1. Menjelaskan kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan

bangsa dan negara Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat.

B. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

Secara khususnya, setelah mengikuti alur pembelajaran online pada

pertemuan ini mahasiswa diharapkan dapat:

1. Menjelaskan bentuk negara Republik Indonesia Serikat

2. Menjelaskan sistem pemerintahan Republik Indonesia Serikat

3. Membandingkan antara Konstitusi RIS dengan UUD 1945

C. Kegiatan Pada Sesi

Nama Aktivitas / Resources Pengantar Pertemuan 2

Moodle Tools Page

(35)

Page Deskripsi / Teks Link

1

Pengantar 2

Saudara akan mengawali pertemuan ini dengan Pengantar materi Sejarah Nasional Indonesia VI, dengan dijelaskan pentingnya pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia secara kronologis.

Dalam sesi ini Saudara akan melakukan kegiatan/ aktivitas secara online selama 10 menit sesuai dengan alur berikut :

Bahan rujukan

Nama Aktivitas / Resources Membaca Bahan Rujukan

Moodle Tools File

Waktu Online 15 Menit

Page Deskripsi / Teks Link

1

Pengantar Kegiatan

Mengawali kegiatan ini Saudara diminta untuk membaca petunjuk kegiatan dan mengunduh bahan bacaan tentang kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan bangsa dan negara Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat

Bahan Bacaan Page 2

(36)

2

Setelah mempelajari bahan bacaan, Saudara dapat menguraikan secara singkat mengenai kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan bangsa dan negara Indonesia pada

masa Republik Indonesia Serikat. Page 3

3

Untuk menambah pemahaman mengenai kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan bangsa dan negara Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat, silahkan

Saudara melanjutkan kegiatan Latihan 2 Pemahaman konsep Latihan 2

Nama Aktivitas / Resources Latihan 2 Moodle Tools File Assignment

Waktu Online 20 Menit

Page Deskripsi / Teks Link

1

Pengantar Kegiatan

Mengawali kegiatan ini Saudara diminta untuk membaca petunjuk kegiatan dan mengunduh bahan latihan pada “Latihan 2”

Bahan “Latihan 2”

Page 2

2

Setelah mengunduh bahan Latihan pada “Latihan 2” , Saudara dapat (disesuaikan dengan soal latihan)

Page 3

3

Setelah berhasil submit atau mengirimkan latihan individu, Saudara akan melanjutkan kegiatan berikutnya dengan membaca materi BAB 2 mengenai kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan bangsa dan negara

Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat. Materi BAB 2

SELANJUTNYA

SEBELUMNYA

LATIHAN 2

SELANJUTNYA

SELANJUTNYA

SEBELUMNYA

Materi BAB 2

(37)

Nama Aktivitas / Resources Membaca Materi BAB 2

Moodle Tools Lesson

Waktu Online 45 Menit

Page Deskripsi / Teks Link

1

Pengantar Kegiatan

Mengawali kegiatan ini Saudara diminta untuk membaca petunjuk kegiatan dan mengunduh bahan materi BAB 2 tentang kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan bangsa dan negara Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat. Bahan Materi BAB 2 Page 2 2

Setelah mengunduh dan mempelajari bahan materi BAB 2, Saudara dapat menjelaskan kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan bangsa dan negara Indonesia

pada masa Republik Indonesia Serikat. Page 3

3

Untuk menambah pemahaman mengenai kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan bangsa dan negara Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat, silahkan Saudara melanjutkan kegiatan berikutnya dengan

menjawab pertanyaan pada Quiz 2 Quiz 2

4

Untuk bahan pembelajaran lainnya silahkan kunjungi/ buka aplikasi virtual museum Indonesia dengan rincian sebagai berikut:

Lihat gambar di daftar Kode virtual museum: ANRI 3, BI 6, BI 8, BI 17, BI 18, dan Monas 7.

Virtual Museum Indonesia

SELANJUTNYA

SELANJUTNYA

SEBELUMNYA

QUIZ 2

(38)

Nama Aktivitas / Resources Mengerjakan Quiz 2

Moodle Tools Quiz

Waktu Online 20 Menit

Page Deskripsi / Teks Link

1

Pengantar Kegiatan

Mengawali kegiatan ini Saudara diminta untuk menjawab pertanyaan seputar kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan bangsa dan negara Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat.

Page 2

2

Silahkan Saudara menjawab pertanyaan tentang kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan keamanan bangsa dan negara Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat dalam bentuk (jenis soal pada Quiz).

1. Pertanyaan pada Quiz 2 Page 3

3

Setelah berhasil submit, Saudara akan melanjutkan kegiatan berikutnya yaitu Diskusi / Forum

Forum

SELANJUTNYA

SELANJUTNYA

SEBELUMNYA

(39)

Nama Aktivitas / Resources Forum Diskusi 2

Moodle Tools Forum

Waktu Online 30 Menit

Page Deskripsi / Teks Link

1

Salah satu materi yang telah Saudara pelajari dalam Pertemuan 2 ini adalah Pelaksanaan Pemilu I 1955 sebagai

langkah perbaikan politik dalam negeri Indonesia.

Berdasarkan pengalaman dan pemahaman yang telah Saudara peroleh terkait pemanfaatan hasil penilaian,

menurut Saudara.. (Topik yg akan dibahas dalam Forum 10)

Petunjuk pemberian jawaban dan tanggapan dalam forum: 1. Mahasiswa yang mengikuti diskusi/ forum dalam elearning

berhak memilih salah satu tugas sebagai berikut: • Narasumber

• Moderator • Notulen • Peserta Diskusi

2. Moderator akan membuka, memimpin jalannya diskusi, dan menutup diskusi. Setiap peserta diskusi wajib mematuhi arahan moderator.

3. Setiap peserta memiliki hak bicara yang digunakan dalam forum diskusi.

4. Alokasi waktu bicara bagi narasumber dan peserta akan ditentukan oleh moderator

5. Narasumber dapat menyampaikan materi dengan memposting materi yang akan disampaikan ke dalam forum

6. Notulen berkewajiban mencatat alur kegiatan diskusi dan kemudian hasil diskusi di simpan dalam bentuk word document dan dokumen pdf.

7. Peserta diskusi hanya diberikan satu kali kesempatan untuk memberikan pertanyaan

8. Uraian pertanyaan peserta diskusi berkisar antara 20-35 kata.

9. Agar terjadi proses diskusi, diharapkan peserta menanggapi masukan yang telah diterima

Note: Peraturan dapat berubah sesuai dengan peraturan dosen pengampu yang bersangkutan

(40)

Nama Aktivitas / Resources BLOG Sesi 2

Moodle Tools BLOG

Waktu Online 10 Menit

Page Deskripsi / Teks Link

1

BLOG REFLEKSI

Selamat! Saudara telah menyelesaikan Pertemuan 2 ini dengan baik. Tentunya banyak manfaat, pengalaman dan hal-hal baru yang telah Saudara peroleh selama mengikuti pembelajaran tentang kondisi sosial, politik, ekonomi, pertahanan, dan

keamanan bangsa dan negara Indonesia pada masa Republik Indonesia Serikat. Oleh karena itu, melalui BLOG ini, Saudara

diharapkan dapat menuliskan berbagai manfaat, pengalaman dan hal-hal baru tersebut berkaitan dengan tugas pokok Saudara sebagai mahasiswa. Apabila berkenan, Saudara dapat membagikan pengalaman kepada sesama mahasiswa lain di kelas untuk membangun komunitas belajar yang lebih erat.

(41)

STRATEGI INSTRUKSIONAL 3

PERTEMUAN 3

Mata Kuliah

: Sejarah Nasional Indonesia VI

TIU

: 2. Membandingkan konstitusi RIS dan UUDS 1950 sebagai

dasar negara Indonesia

TIK

: 1. Menguraikan alasan-alasan bangsa Indonesia

kembali ke NKRI

2. Membandingkan gerakan APRA, Andi Aziz dengan

RMS

3. Menjelaskan proses pembuatan UUDS 1950

Dosen

: Syarifuddin, M.Pd

Prodi

: Pendidikan Sejarah

Jurusan

: Pendidikan IPS

URUTAN KEGIATAN

INSTRUK-SIONAL

GARIS BESAR METODE & ALATMEDIA

WAKTU BELAJAR (DALAM MENIT) MHS 1 2 3 4 5 Deskripsi

Singkat Isi Ruang lingkup pembelajaran ini adalah: 1. Kembalinya sistem kenegaraan

dari RIS menjadi NKRI 2. Penyusunan UUDS 1950

3. Pemberontakan-pemberontakan yang terjadi pada periode RIS dan NKRI (1950-1959) Ceramah dan tutorial LCD, Laptop, & Modul 15 Relevansi dan Manfaat

Memahami dan memaknai proses mendapatkan dan mempertahankan Kemerdekaan serta kedaulatan bangsa Indonesia.

(42)

Tujuan Instruk-sional Khusus

Jika diberikan materi mengenai perbandingan keadaan Indonesia pada masa Konstitusi RIS dan masa UUD 1945. Mahasiswa yang mengambil mata kuliah Sejarah Nasional Indonesia VI dapat mendeskripsikan perbandingan keadaan Indonesia masa konstitusi RIS dan masa UUD 1945 minimal 80 % benar

Ceramah LaptopLCD & 10

TAHAP PENYAJIAN

Uraian Penjelasan mengenai:

1. Upaya bersatunya negara-negara federasi RIS kedalam NKRI

2. Proses penyusunan konsitusi dan UUDS 1950

3. Pemberontakan-pemberontakan yang terjadi antara tahun 1950-1959

4. Silahkan kunjungi virtual

museum Indonesia dengan kode sebagai berikut: ANRI 7, 10, 12, 15, Monas 5, BI 6, 7, dan 9 Ceramah Bervariasi Dengan Tanya Jawab LCD & Laptop 45 Contoh dan

Non-contoh Usaha Indonesia dalam mencapai kedaulatan dan membangun sistem serta struktur pemerintahan negara Indonesia pada masa RIS dan NKRI

Induktif LaptopLCD & 10 Latihan Mahasiswa diberikan kesempatan

menjelaskan kembali salah satu materi:

1. Usaha mempersatukan negara-negara federasi RIS kedalam NKRI

2. Upaya Indonesia dalam

membangun sistem kenegaraan dan konstitusi negara

3. Usaha pemerintah Indonesia dalam mengamankan wilayah Indonesia dari aksi pemberontakan

(43)

Rangkuman Perjuangan kaum republiken untuk mewujudkan terbentuknya sebuah negara kesatuan merupakan pekerjaan yang sulit. Jika dilihat kembali, pada saat itu masih berdiri sebuah negara yang secara resmi berbentuk negara federal lengkap dengan alat-alat kenegaraannya. Lalu tentara BelSaudara saat itu masih ada di Indonesia, lengkap dengan persenjataannya. Sehingga perjuangan untuk mengembalikan bentuk negara dari federal menjadi kesatuan harus dilakukan dengan cara yang benar agar tidak dianggap sebagai pemberontakan kepada pemerintah yang sah dan kaum republiken harus juga bersiap menghadapi konflik dengan tentara BelSaudara.

Glosari De facto: Pengakuan yang diberikan oleh suatu negara kepada negara lain yang telah memenuhi unsur-unsur negara, seperti ada pemimpin, rakyat dan wilayahnya berdasarkan kenyataan (fakta). De jure: Pengakuan de jure adalah pengakuan terhadap suatu negara secara resmi berdasarkan hukum dengan segala konsekuensi atau pengakuan secara internasional.

TAHAP PENUTUPAN

Tes Formatif dan Umpan Balik

Pelaksanaan dalam tes bentuk essay 5 soal dan pilihan gSaudara 10 butir di dalam modul.

Penilaian kembali terhadap jawaban mahasiswa untuk menilai tingkat penguasaan materi.

Mengidentifikasi kesulitan yang masih dirasakan oleh mahasiswa sehubungan dengan uraian materi dan tugas/latihan Melaksa-nakan tes dan diskusi Lembar soal dalam modul 25

(44)

Tindak

Lanjut Penjelasan kembali bagian yang belum dipahami oleh mahasiswa Ceramah Lembar Kerja

Modul 15

(45)

STRATEGI INSTRUKSIONAL 4

PERTEMUAN 4

(Online)

Nama Modul

: Sejarah Nasional Indonesia VI

Jurusan/Prodi

: Pendidikan IPS / Pendidikan Sejarah

Dosen Pengampu : Syarifuddin, M.Pd

Pertemuan

: 4

Nama Topik

: Penyebab munculnya pemberontakan-pemberontakan

yang terjadi sebagai upaya menganggu keamanan

Indonesia tahun 1950-1959

Alokasi Waktu

: 150 Menit

A. Tujuan Instruksional Umum (TIU)

Setelah mengikuti alur pembelajaran online pada pertemuan ini mahasiswa

diharapkan dapat:

4. Mengidentifkasikan

penyebab

munculnya

pemberontakan-pemberontakan yang terjadi sebagai upaya menganggu keamanan Indonesia

tahun 1950-1959.

B. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

Secara khususnya, setelah mengikuti alur pembelajaran online pada

pertemuan ini mahasiswa diharapkan dapat:

1. Mendeskripsikan pemberontakan-pemberontahan yang terjadi di

Indonesia selama tahun 1950-1965

2. Menganalisis penyebab terjadinya pemberontakan di Indonesia selama

tahun 1950-1965

3. Menguraikan hubungan antar gerakan pemberontakan di Indonesia

C. Kegiatan Pada Sesi

Nama Aktivitas / Resources Pengantar Pertemuan 4

Moodle Tools Page

(46)

Page Deskripsi / Teks Link

1

Pengantar 4

Saudara akan mengawali pertemuan ini dengan Pengantar materi Sejarah Nasional Indonesia VI, dengan dijelaskan pentingnya pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia secara kronologis.

Dalam sesi ini Saudara akan melakukan kegiatan/ aktivitas secara online selama 10 menit, sesuai dengan alur berikut :

Bahan rujukan

Nama Aktivitas / Resources Membaca Bahan Rujukan

Moodle Tools File

Waktu Online 15 Menit

Page Deskripsi / Teks Link

1

Pengantar Kegiatan

Mengawali kegiatan ini Saudara diminta untuk membaca petunjuk kegiatan dan mengunduh bahan bacaan tentang penyebab munculnya pemberontakan-pemberontakan yang terjadi sebagai upaya menganggu keamanan Indonesia tahun 1950-1959

Bahan Bacaan Page 2

(47)

2

Setelah mempelajari bahan bacaan, Saudara dapat

menguraikan secara singkat mengenai penyebab munculnya pemberontakan-pemberontakan yang terjadi sebagai upaya

menganggu keamanan Indonesia tahun 1950-1959. Page 3

3

Untuk menambah pemahaman mengenai penyebab munculnya pemberontakan-pemberontakan yang terjadi sebagai upaya menganggu keamanan Indonesia tahun 1950-1959., silahkan

Saudara melanjutkan kegiatan Latihan 4 Pemahaman konsep Latihan 4

Nama Aktivitas / Resources Latihan 4 Moodle Tools File Assignment

Waktu Online 20 Menit

Page Deskripsi / Teks Link

1

Pengantar Kegiatan

Mengawali kegiatan ini Saudara diminta untuk membaca petunjuk kegiatan dan mengunduh bahan latihan pada “Latihan 4”

Bahan “Latihan 4”

Page 2

2

Setelah mengunduh bahan Latihan pada “Latihan 4” , Saudara

dapat (disesuaikan dengan soal latihan) Page 3

3

Setelah berhasil submit atau mengirimkan latihan individu, Saudara akan melanjutkan kegiatan berikutnya dengan membaca materi BAB 3 mengenai penyebab munculnya pemberontakan-pemberontakan yang terjadi sebagai upaya

menganggu keamanan Indonesia tahun 1950-1959. Materi BAB 3

SELANJUTNYA

SEBELUMNYA

LATIHAN 4

SELANJUTNYA

SELANJUTNYA

SEBELUMNYA

LATIHAN 4

(48)

Nama Aktivitas / Resources Membaca Materi BAB 2

Moodle Tools Lesson

Waktu Online 45 Menit

Page Deskripsi / Teks Link

1

Pengantar Kegiatan

Mengawali kegiatan ini Saudara diminta untuk membaca petunjuk kegiatan dan mengunduh bahan materi

BAB 3 tentang penyebab munculnya pemberontakan-pemberontakan yang terjadi sebagai upaya menganggu keamanan Indonesia tahun 1950-1959.

Bahan Materi BAB

3 Page 2

2

Setelah mengunduh dan mempelajari bahan materi BAB 3, Saudara dapat menjelaskan penyebab munculnya

pemberontakan-pemberontakan yang terjadi sebagai upaya

menganggu keamanan Indonesia tahun 1950-1959. Page 3

3

Untuk menambah pemahaman mengenai penyebab munculnya pemberontakan-pemberontakan yang terjadi sebagai upaya menganggu keamanan Indonesia tahun 1950-1959, silahkan Saudara melanjutkan kegiatan berikutnya

dengan menjawab pertanyaan pada Quiz 4 Quiz 4

Nama Aktivitas / Resources Mengerjakan Quiz 4

Moodle Tools Quiz

Waktu Online 20 Menit

Page Deskripsi / Teks Link

1

Pengantar Kegiatan

Mengawali kegiatan ini Saudara diminta untuk menjawab pertanyaan seputar penyebab munculnya

pemberontakan-pemberontakan yang terjadi sebagai upaya menganggu Page 2

SELANJUTNYA

SELANJUTNYA

SEBELUMNYA

(49)

2

ilahkan Saudara menjawab pertanyaan tentang penyebab munculnya pemberontakan-pemberontakan yang terjadi sebagai upaya menganggu keamanan Indonesia tahun 1950-1959 dalam bentuk (jenis soal pada Quiz).

1. Pertanyaan pada Quiz 4 Page 3

3

Setelah berhasil submit, Saudara akan melanjutkan kegiatan berikutnya yaitu Diskusi / Forum

Forum

Nama Aktivitas / Resources Forum Diskusi 4

Moodle Tools Forum

Waktu Online 30 Menit

SELANJUTNYA

SEBELUMNYA

Gambar

Tabel Materi Mata Kuliah Sejarah Nasional Indonesia VI
Gambar  diatas,  juga  merupakan  rangkaian  kegiatan  yang  didalamnya  terdapat bahan materi pokok yang wajib Saudara unduh dan pelajari dengan  baik
Gambar  diatas  adalah  tSaudara  bahwa  Saudara  telah  selesai  mengikuti
Gambar diatas adalah salah satu contoh quiz, dengan soal menjodohkan.
+7

Referensi

Dokumen terkait

Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang rekonstruksi peristiwa sejarah yang berdimensi sosial dan politik terjadi di Indonesia.. Pembahasan dimulai dari

Sesuai dengan judul skripsi mengenai “Sejarah dan Peran Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Surabaya dalam menghadapi dinamika politik

Desain instruksi ini akan diterapkan pada mata kuliah Sistem Politik Indonesia dan materi ajar dalam penelitian ini sesuai dengan Rancangan Pembelajaran Semester

Pertama, pengintegrasian pendidikan keanekaragaman suku dengan mata kuliah Bahasa Indonesia pada mahasiswa PGSD Universitas Sanata Dharma dari segi materi perkuliahan, sikap sosial,

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan lanjutan tentang proses-proses hidro- oseanografi yang terjadi di wilayah pantai, mengidentifikasi perubahan garis pantai

Dalam perkuliahan-perkuliahan beliau – beliau memegang mata kuliah Sejarah Islam Indonesia, Pengantar Ilmu Politik, dan Filsafat Sejarah – materi yang dibahas dalam

Rencana Pembelajaran Semester Bahasa Indonesia TM Materi Kelas Tugas 1 Pengenalan system perkuliahan & Pretest Kelas Kecil Pretest Tes Awal Kemampuan Berbahasa Indonesia 2 Sejarah

Modul ini membahas tentang materi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia untuk mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra