Statement of Financial Accounting Concepts Statement of Financial Accounting Concepts
SFAC adalah bagian yang telah diselesaikan dari conceptual framework. Statemen ini dapat disamakan SFAC adalah bagian yang telah diselesaikan dari conceptual framework. Statemen ini dapat disamakan dengan APB Statement 4, dalam satu aspek tidak membentuk prinsip!prinsip akuntansi berterima dengan APB Statement 4, dalam satu aspek tidak membentuk prinsip!prinsip akuntansi berterima umum "#AAP$ dan tidak ditu%ukan sebagaimana &ule '() pada &ules of Conduct of A*CPA yang umum "#AAP$ dan tidak ditu%ukan sebagaimana &ule '() pada &ules of Conduct of A*CPA yang melarang penyimpangan dari #AAP. +elemahan ini mungkin mengecewakan, meskipun demikian melarang penyimpangan dari #AAP. +elemahan ini mungkin mengecewakan, meskipun demikian memiliki beberapa manfaat penting
memiliki beberapa manfaat penting
-enghindari munculnya -enghindari munculnya krisis krisis akibat akibat kegagalan kegagalan dalam dalam mengikuti mengikuti standar standar
ebebih tih terberbuka uuka untuntuk perk perubahubahan yan yang mang menduendukunkung prog proses ses e/ole/olusi usi daldalam peam penyusnyusunan unan strstruktuktur ur metateori
metateori
Proses menghadi
Proses menghadirkan struktur metateorrkan struktur metateori i yang dapat yang dapat ber%aber%alan lan dan bermanfaat harus diakui dan bermanfaat harus diakui sebagaisebagai proses
proses yang yang pelan, pelan, sebuah sebuah proses proses e/olusi. e/olusi. 0rial 0rial and and error error pasti pasti ter%adi ter%adi dan dan statemen statemen yang yang bersifatbersifat se
semementntarara a dadapapat t lelebibih h mumudadah h memengngububah ah kokompmpononen en yayang ng peperlrlu u didikekembmbanangkgkanan. . SaSayyanangngnyyaa kemungkinan %uga kenyataannya, statemen hanya akan memiliki dampak kosmetik murni.
kemungkinan %uga kenyataannya, statemen hanya akan memiliki dampak kosmetik murni.
Statement No.1 Statement No.1
SFAC 1o.2 berhubungan dengan tu%uan pelaporan keuangan bisnis. 0u%uan secara keseluruhan adalah SFAC 1o.2 berhubungan dengan tu%uan pelaporan keuangan bisnis. 0u%uan secara keseluruhan adalah untuk informasi yang bermanfaat dalam pengambilan
untuk informasi yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan bisnis dan ekonomi "paragraf 3$.keputusan bisnis dan ekonomi "paragraf 3$. Sta
Statemtemen en ini ini mermerupakupakan an turturunan unan lanlangsugsung ng 0r0rueblueblood ood repreport ort dan dan secsecara ara umuumum m mermerupaupakan kan /er/ersisi singkat5 dari laporan tersebut, dengan beberapa petimbangan nilai penting
singkat5 dari laporan tersebut, dengan beberapa petimbangan nilai penting
SFAC 1o.2 ini SFAC 1o.2 ini
melan%utkan melan%utkan tradisi tradisi ber!orientasi ber!orientasi pengguna spengguna sebagaimana dokumen ebagaimana dokumen yang yang ditin%au ditin%au pada pada bab bab 6, 6, walaupunwalaupun mengakui keragaman pengguna eksternal, statemen ini menyatakan bahwa karakteristik inti yang sama mengakui keragaman pengguna eksternal, statemen ini menyatakan bahwa karakteristik inti yang sama da
dari ri sesemumua a penpengggguna una ekseksteternrnal al adadalalah ah kekepenpentitingangan n untuntuk uk memempmpreredidiksksi i %u%umlmlahah, , wawaktktu u dadann ketidakpastian arus kas pada masa yang akan datang.
ketidakpastian arus kas pada masa yang akan datang.
berpendberpendapat apat bahwa bahwa laporlaporan kan keuangan euangan harus harus lebilebih beh bersifrsifatat general general purposepurpose daripada mengarah pada daripada mengarah pada kebutuhan kelompok pengguna tertentu.
kebutuhan kelompok pengguna tertentu.
menmengasugasumsimsikan kan penpenggungguna a memmempunypunyai ai penpengetgetahuaahuan n tententantang g infinformormasi dan asi dan pelpelaporaporan an keukeuangaangan,n, sebuah penyimpangan dari asumsi 0rueblood report yang menyatakan kemampuan yang terbatas5 sebuah penyimpangan dari asumsi 0rueblood report yang menyatakan kemampuan yang terbatas5 pengguna laporan keuangan.
pengguna laporan keuangan.
Seperti Seperti 0rueblood 0rueblood &eport, &eport, pengguna pengguna %uga %uga diasumsikan diasumsikan memiliki memiliki wewenang wewenang yang yang terbatas5.terbatas5.77
Statemen %Statemen %uga muga mencatat encatat the imthe importances portances of of stewardship5 stewardship5 yang menentukan yang menentukan seberapa seberapa baik baik mana%emenmana%emen men%alankan kewa%iban dan obligasi pada pemilik dan kelompok kepentingan lainnya. #agasan ini men%alankan kewa%iban dan obligasi pada pemilik dan kelompok kepentingan lainnya. #agasan ini
muncul karena penafsairan yang sempit terhadap pemeliharaan sumberdaya perusahaan yang layak untuk pertanggung%awaban.
Beberapa petimbangan nilai penting tersut adalah8
-anfaat informasi harus melebihi biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkannya.
aporan akuntansi bukan merupakan satu!satunya sumber informasi tentang perusahaan
Akuntansi akrual sangat bermanfaat untuk menilai dan memprediksi earning power dan cash flow perusahaan.
*nformasi yang tersedia harus bermanfaat, tetapi setiap pengguna membuat prediksi dan penilaian masing!masing.
SFAC 2 tidak men%elaskan secara spesifik laporan yang harus digunakan maupun bentuk dari laporan tersebut.
aporan hanya menyebutkan pelaporan keuangan seharusnya relatif menyediakan informasi sumberdaya ekonomi perusahaan, obligasi dan ekuitas pemilik "paragraf 42$ dan bagaimana kiner%a perusahaan disa%ikan dengan mengukur earnings dan komponennya "paragraf 4)$ bagaimana kas
diperoleh dan dibayarkan "paragraf 43$. +arenanya SFAC 2 secara ekstrem merupakan himbauan yang hati!hati dari tu%uan komite 0rueblood dan mempertahankan tingkat kela9iman yang tinggi.
Statement No.2
SFAC 1o.' berhubungan dengan karakteristik kualitatif informasi akuntansi. *stilah :ualitati/e characteristics digunakan pada APB Statement 4, tetapi konsep yang dibahas berasal dari AS;BA0.
Pembuat keputusan berada di puncak diagram, menun%ukkan orientasi fungsi akuntansi keuangan adalah melayani kebutuhan keputusan pengguna. SFAC 2 mengasumsikan laporan keuangan harus ditu%ukan pada inti yang sama dari kebutuhan informasi yang serupa dan pengguna diasumsikan memiliki pengetahuan yang memadai terhadap informasi dan laporan keuangan. +arenanya kemampuan untuk mengerti pada SFAC ' disebut user!spesific :uality5.
+arenanya pengguna dianggap memiliki pengetahuan yang memadai maka informasi sendiri bisa memiliki tingkat komprehensibitas. +ualitas kemengertian karakteristik yang diengaruhi oleh pengguna dan penyiap informasi akuntansi. +emampuan untuk mengerti adalah batasan dimana manfaat informasi keuangan harus melebihi biayanya. Pentingnya ide ini terlihat dari letaknya pada diagram.
+arakteristik kualitas akuntansi yang spesifik pada SFAC 1o.' diletakkan di bawah %udul decision usefulness5 dengan penekanan pada pembuat keputusan dan kebutuhannya.
Benefit > Cost
Batasan ini merupakan bagian yang paling sulit dari conceptual framework untuk diterapkan dalam praktik. -anfaat "benefit$ informasi akuntansi dinyatakan dengan kegunaan informasi akuntansi tersebut untuk berbagai kelompok pemakai "terutama in/erstor dan kreditur$ dalam proses pengambilan keputusan. Biaya langsung "direct cost$ informasi adalah biaya dalam memperoleh, menya%ikan dan menyebarkan informasi "misalnya biaya yang muncul dalam penerapan SFAS 1o.))$. Biaya tidak langsung "indirect cost$ meiputi
+erugian dalam kompetisi disebabkan oleh informasi yang dipublikasikan "misalnya SFAS 24 dan SFAS <$
Berkaitan dengan kemampuan memahami informasi. Banyak fakta menun%ukkan pengungkapan tambahan dari SFAS )) tidak dipahami dengan baik oleh pengguna, karena informasi yang dihasilkan relatif men%adi mahal akibat kurangnya pemahaman. -asalah lain berhubungan dengan melimpahnya informasi adalah kemampuan pribadi dan pasar untuk menyerap dan menggunakan informasi.
Biaya dan manfaat informasi, secara langsung maupun tidak berhubungan dengan konsekuensi ekonomi. Banyak konsekuensi ekonomi yang muncul dari informasi akuntansi sulit die/aluasi. Beberapa di antaranya legitimate dan dapat diterima. -isalnya, maksud SFAS 2(6 adalah membukukan biaya layanan kesehatan para pensiunan pada cash basis seperti yang dian%urkan standar. +ita pasti menemukan kasus bahwa informasi yang bermanfaat untuk memprediksi atau untuk tu%uan pertanggung%awaban bagi seluruh kelompok pengguna. -asalah penilaian yang muncul adalah
haruskah kita mengukur beban dan hutang pada currently e=i=ting cost atau mencoba meng!estimasi biaya yang akan ter%adi bila hal ter%adi ter%adi saat ini "men!diskon pada present /alue, tepat untuk
kedua pilihan$. >ika kita menggunakan future costs, yang mungkin lebih besar dari present cost, beberapa kemungkinan konsekuensinya
Bonus mana%emen mungkin terpengaruh secara negatif bila didasarkan pada laba yang dilaporkan ?/aluasi terhadap ker%a mana%emen dalam mengelola akan dinilai yang rendah karena pendapatan
yang dilaporkan lebih rendah
@i/iden yang dibagikan pada pemegang saham akan terpengaruh secara negatif karena pendapatan yang lebih rendah tidak berpengaruh secara negatif pada debt e:uity ratio
+arena kemungkinan 2, ' dan ), manfaat pensiun akan berkurang dan hal ini akan merugikan karyawan.
-asalah!masalah di atas menimbulkan masalah bagi penyusun standar. Pembahasan tentang per/asi/e constrain pada paragraf 2))!244 pada SFAC ' hanya sedikit membantu mengatasi masalah di atas. Sebuah upaya yangb telah dilakukan lebih memperhatikan representational faithfulnesskeyakinan yang representatif daripada konsekuensi ekonomi. ubungan keduanya akan dibahas secara singkat
Relevance
&ele/ansi adalah kualitas yang diambiul dari AS;BA0 dan diungkapkan agak %anggal pada SFAC men%adi mampu membuat perbedaan dalam sebuah keputusan dengan membantu pengguna membentuk prediksi tentang outcome masa lalu, sekarang dan masa yang akan datang atau untuk mengkonfirmasi atau memeriksa ekpektasi.
&ele/ansi memiliki ' aspek utama predicti/e /alue dan feedback /alue, serta 2 aspek tambahan ketepatan waktu.
Predicti/e /alue
Seperti dalam dokumen sebelumnya predikti/e /alue meru%uk pada kegunaan input untuk prediksi seperti cash flow dan earning power daripada men%adi perkiraan aktual sendiri
Feedback /alue
Feedback /alue berhubungan dengan meng!konfirmasi atau mengoreksi ekspektasi pembuat keputusan. al ini meru%uk pada menentukan posisi perusahaan dan tumpang tindih dengan se%auh mana mana mana%emen telah men%alankan fungsinya. >ika ditin%au lebih luas, feedback /alue terkait dekat dengan pertanggung%awaban. *nformasi yang menyediakan kualitas ini harus mempengaruhi atau berdampak predicti/e /alue. +arenanya, muncul dua pengertian pada istilah feedback /alue yang agak membingungkan. alaupun hal tersebut tidak mempengaruhi keterkaitan antara predicti/e dan feedback /alue.
0imeliness
+etepatan waktu sebenarnya meruapakan sebuah constraint terhadap kedua aspek utama rele/ansi. Agar rele/an, informasi harus tepat waktu, artinya harus tersedia pada pembuat keputusan sebelum
"informasi tersebut$ kehilangan kapasitasnya dalam mempengaruhi keputusan5. 0erdapat pertentangan antara ketepatan waktu dengan dua aspek utama rele/ansi karena informasi akan lebih lengkap dan akurat %ika batasan waktunya dilonggarkan. +arenanya sering ter%adi trade!off antara ketepatan waktu dengan kedua aspek utama rele/ansi tersebut.
Possible Inconsistency Beetween Predivtive Value and Feedback Value
Predi/ti/e Dalue dan Feedback Dalue Eyang merupakan karakteristik kualitatifE diturunkan dari tu%uan menyediakan informasi yang bermanfaat untuk memprediksi cash flow dan untuk pertanggung%awaban. Se%ak 0rueblood &eport sampai SFAC 2 dan kemudian SFAC ', "pen%elasan$ yang sedikit lebih detail ditambahkan pada setiap dokumen yang menggantikan "dokumen terbaru$. -elalui ketiga dokumen ini ditekankan pentingnya pengambilan keputusan oleh pengguna eksternal.
>elaslah kemampuan memprediksi sangat dekat kaitannya dengan pembuatan keputusan. SFAC ' mencatat bahwa stewardship "feedback$ %uga terkait dengan pembuatan keputusan.
Feedback /alue berhubungan dengan dua tu%uan pengguna
0u%uan penilaian kiner%a mana%emen "menentukan seberapa baik mana%emen telah beker%a, dinyatakan sebagai menyetu%ui atau tidak menyetu%ui ekspektasi relatif pada pertanggung%awabannya$
0u%uan pembuatan keputusan
Predicti/e /alue tidak berkaitan langsung dengan tu%uan penilaian kiner%a mana%emen "tetapi hanya berhubungan dengan prediksi aliran kas$
al inilah yang dapat menyebabkan pertentangan antara keduanya.
-isalnya dalam kasus akuntansi dana pensiun. SFAS 1o.GH membuat penyimpangan yang ta%am dari pendahulunya APB ;pinion 1o.G.
Pada SFAS GH, penyusunan biaya pensiun periodik ditentukan dengan mengalikan faktor!faktor yang didasarkan pada masa pengabdian karyawan pada perusahaan dan ga%i tahunan. "#a%i$ yang terakhirlah yang merupakan faktor utama. +ebanyakan rencana pensiun didasarkan pada ga%i tahunan dan bukan atas dasar ga%i terakhir sebelum pensiun atau berdasarkan ga%i rata!rata tahunan.
Sedangkan pada APB ;pinion G, biaya pensiun didasarkan pada ga%i saat ini "currently e=isting salaries$.
SFAS GH mengubah faktor biaya dengan estimasi ga%i terakhir atau rata!rata ga%i terakhir, mana yang lebih kuat dalam kontrak pensiun perusahaan akan digunakan untuk penentuan pembayaran pensiun yang sesungguhnya.
Future salaries tentu tergantung pada future e/ents, misalnya inflasi umum dan khusus, kema%uan karyawan, peningkatan kualitas ker%a karyawan "dengan atau tanpa promosi$. -ana%emen nanti bukanlah mana%emen sekarang yang menentukan keputusan saat ini. -ana%emen saat ini akan dipertanyakan, kalau menentukan beban sekarang dengan mengestimasi ga%i pada masa yang akan datang, suatu faktor yang %auh melampaui pengendalian mana%emen sekarang.
FASB membenarkan pilihan pada future salay dengan latar bahwa prediksi arus kas hal terpenting dari pelaporan keuangan.
@ari sudut pandang akuntabilitas, future salaries bertentangan dengan akuntabilitas.
Bagaimana mana%emen sekarang dapat mengestimasi dan mempertangggung%awabkan beban yang didasarkan atas future cost, dimana mana%emen sekarang
sesungguhnya tidak menentukan dan
tidak menerima manfaat "dari biaya tersebut$
@alam masalah akuntabilitas %uga terdapat masalah /erifiabilitas untuk mengestimasi future salaries, sebagaimana masalah teori keagenan, bonus mana%emen sebagian didasarkan pada current income.
Akuntansi Pensiun memberikan contoh dimana pengukuran akan bermanfaat untuk prediksi arus kas secara pasti relatif tidak optimal untuk tu%uan akuntabilitas.
>ika pengukuran beban pensiun didasarkan pada current e=isting salaries "seperti pada APB ;pinion G dan SFAS )<$ pengukuran akan bermanfaat untuk dua tu%uan sekaligus akuntabilitas dan prediksi "walaupun tu%uan ini tidak sebaik yang diberikan SFAS GH$.
Contoh tersebut %uga mengilustrasikan pentingnya tu%uan pelaporan keuangan dan peluang pertentangan yang dapat ter%adi.
Reliability
&eliabilitas "dapat diandalkan$ terdiri dari /erifiabilitas "dapar diu%i$, keyakinan yang representatif dan netralitas.*
Derifiabilitas pada SFAC ' "sebagaimana dokumen sebelumnya$ diartikan sebagai tingkat kadar kesepakatan di antara pengukur "alat ukur yang digunakanI$ dengan teori pengukuran "measurement$. 0idak seperti aspek!aspek rele/ansi, pada /erifiablitas terdapat sebuah elemen yang dapat dikuantifikasi ":uantifiable$, tetapi Etidak diragukan! sulit mengukurnya, SFAC ' menghentikan singkatnya rincian berapa seharusnya dera%at /erifiabilitas tersebut.
&epresentational Faithfulness
&epresentational faithfulness %uga berhubungan dengan teori pengukuran.
*a meru%uk pada gagasan bahwa pengukuran sendiri harus cocok dengan fenomena yang dicoba mengukurnya.
Sebuah contoh sederhana dari baseball mungkin memudahkan dalam memahami konsep ini. >ika seseorang ingin menentukan siapa pitcher tercepat5, sebuah senapan radar dapat mengukur kecepatan pitch dalam mil%am, dengan sebuah keyakinan yang representatif.
Sebuah pengukuran, misalnya %umlah rata!rata strike per inning tidak akan memerlukan keyakinan yang representatif, karena kecepatan bukan satu!satunya komponen matrik strike!out.
@alam akuntansi, penilaian akti/a tetap mungkin dihitung dengan menggunakan depresiasi garis lurus untuk '( tahun tanpa nilai sisa, akan terdapat kadar /erifiablitas yang tinggi, tetapi menghasilkan nilai yang Edalam banyak kasusE tidak representatif dari atribut biaya yang tidak diamortisasi %ika karakter ini dianggap men%adi indikasi proporsi historical cost yang masih memiliki manfaat ekonomi.
Secara indi/idu skedul depresiasi yang ditetapkan dapat memperlihatkan sebuah perhitungan yang lebih baik dari dari atribut biaya yang disebutkan sebelumnya. @engan cara yang sama, %ika replacement cost dipilih untuk properti yang akan diukur E%ika tersedia nilai pasar aktualE akan menyelesaikan representatif faithfulness, sehingga tidak banyak perusahaan yang dapat men%ual assetnya.
>elas, ada pertentangan antara /erifiabilitas dengan representational faithfulness, dan akan memunculkan trade!off di antara kedua karakteristik reliabilitas ini.
Sterling mencoba meminimalisir trade!off ini. Fenomena yang rele/an yang bersinggungan dengan keputusan harus secara meyakinkan terwakili. Sebuah representasi yang tidak meyakinkan tidak akan bermanfaat untuk tu%uan pengambilan keputusan.
+ita masih menemui masalah dengan karakteristik yang rele/an "dari asset dan liabilitas$ yang tidak dapat diukur dengan mudah.
0rade!off tidak hanya ter%adi antara aspek rele/ansi dan reliabilitas, tetapi %uga pada rele/ansi dan reliabilitas sebagai konsep yang utuh. -isalnya, current /alue mungkin lebih rele/an untuk tu%uan prediktif daripada historical cost, tetapi historical cost lebih /erifiabel daripada current /alue dalam
mengukur
Bila future salaries yang di%adikan pertimbangan yang rele/an untuk tu%uan prediktif pada akuntansi pensiun, pilihan tersebut kurang /erifiabel "reliabel$ daripada current salaries.
1eutrality
1etralitas meru%uk pada keyakinan bahwa proses penyusunan kebi%akan terutama dihubungkan dengan rele/ansi dan reliabllitas daripada dampak sebuah standar atau aturan yang mungkin dimiliki kelompok pengguna yang spesifik.
@engan kata lain, netralitas berhubungan dengan laporan keuangan apa adanya5 daripada apa yang disukai kelompok pengguna tetentu, seperti mana%emen dan pemegang saham.
1etralitas adalah karakteristik kualitatif bersinggungan secara menyeluruh dengan perilaku anggota dewan yang bertentangan secara langsung dengan aspek spesifik dari informasi itu sendiri.
0u%uan netralitas menurut yatt dan Brown adalah sebagai sebuah upaya sadar untuk mencegah interfensi oleh kelompok yang mempunyai sebuah kepentingan pada laporan keuangan dan standar akuntansi yang mendasarinya. Sebagaimana yang kita lihat peran netralitas menemui banyak kontro/ersi.
Representational Faithfulness Versus Economic Conseuences
Satu isu sentral berkenaan dengan coceptual framework adalah apakah representational faithfulness atau economic conse:uences yang mendominasi dalam proses penyusunan standar. &epresentational framework adalah bagian dari conceptual framework, sedangkan economic conce:uences bukan. Beberapa artikel memberi pendapat dalam masalah ini
Sole ?mphasis Jpon &epresentational Faithfulness
&uland "23G4$ dengan %elas menekankan representatif faithfulness sebagai kewa%iban FASB dalam membuat draft standar.
@alam pandangannya, representatif faithfulness sebagai %ustifikasi yang memadai untuk standar akuntansi. >ika konsekuensi ekonomi yang ukuran yang digunakan dalam penyusuna standar, maka hasil pembuatan kebi%akan akuntansi harus ditentukan dengan hati!hati, namun tanpa kepastian.
0he Complementary &oles of &epresentatif Faithfulness and Economic Consequences
*ngram dan &ayburn "23G3$ mengambil keduanya dalam proses penyusunan standar. Sayangnya, kesulitan!kesulitan melekat dalam pencapaian representatif faithfulness
-isalnya defenisi asset pada SFAC 6, tidak cukup lengkap untuk memungkinkan kita menentukan sebuah %umlah tersendiri untuk cost5 ladang minyak.
Berdasarkan pendekatan full cost, suatu negara bahkan benua harus dipertimbangkan sebagai cost center.
+omponen defenisi pada SFAC 6 penting, tetapi tidak memadai untuk mendefenisikan asset secara penuh.
Bahkan pergantian kepada current /aluastion tidak menghilangkan masalah tingkat agregasi pencapaian representatif faithfulness.
*ngram dan &ayburn berpandangan faithfulness of representation sering men%adi masalah dalam menggunakan aturan pengukuran "atau kalkulasi aturan, sebagaimana Sterling$ daripada memetakan realitas5 yang menentukan angka yang benar sari sudut pandang representatif faithfulness. +arena representatif faithfulness tidak menggunakan sesuatu yang relatif mudah dipastikan pada kenyataan ob%ektif, maka proses pembuatan standar memerlukan pertimbangan atas konsekuensi ekonomi bagaimana pengguna, penyiap dan pihak lain yang terpengaruh oleh bakal5 standar akuntansi.
*ngram dan &ayburn menyimpulkan &epresentatif Faithfulness dan ?conomic Conse:uences bukan alternatif dalam penyusunan standar, melainkan keduanya bersifat komplementer "saling melengkapai$.
0he Preeminence of the ?conomic Conse:uences Diew
@aley dan 0ranter "233($ memilih sikap yang bertentangan dengan &uland. -ereka berpandangan ?conomic Conse:uences sudah tercakup dalam conceptual framework Esebagaimana onta masuk ke
dalam tenda dengan menyelipkan hidungnya di bawah kain penutup tenda, meskipun FASB berusaha mengutamakan representatif faithfulness dalam penyusunan standar akuntansi. Alasannya adalah FASB tidak biasa netral dalam menentukan rele/ansi dan reliabilitas informasi akuntansi yang diberikan terhadap batasan trade!off biayamanfaat.
@aley dan 0ranter memandang trade!off biaya manfaat meliputi kesimpulan yang luas dari isu ?conomic Conse:uences
+esimpulan &uland bahwa trade!off manfaat lebih besar dari biaya sebagai ambang materialitas untuk menentukan kegunaan standar akuntansi manfaat pada pengguna harus lebih besar dari biaya persiapannya. Pembahasan batasan tersebut pada SFAC ' ditekankan pada isu!isu tentang kenyataan bahwa penyiap pada awalnya menanggung beban mengumpulkan, memproses dan menyebarkan informasi kepada pengguna dan hanya sedikit membahas dampak distribusi pada kelompok pengguna yang berbeda "misalnya manfaat off!balance!sheet financing untuk in/estor berbeda dengan kreditur$.
@aley dan 0ranter %uga benar, karena tidak diragukan trade!off biaya manfaat berhubungan dengan konsekuensi ekonomi berkaitan dengan biaya mempersiapkan informasi untuk pengguna.
Aspek penyusunan standar pada dasarnya adalah bagian dari proses yang harus dipandang sebagai tipe khusus konsekuensi ekonomi.
@engan kata lain, penyusun standar secara langsung mempengaruhi biaya persiapan informasi sebagai akibat sebuah standar yang dihasilkan.
Pada sudut ini, netralitas memainkan peran yang tepat karena fokusnya berhubungan dengan rele/ansi dan realibilitas.
@aley dan 0ranter tidak percaya bahwa netralitas dapat %adi komponen reliabilitas karena batasan reliabilitas membawa konsekuensi ekonomi
@ari perspektif teori rele/ansi dan reliabilitas merupakan karakteristik utama yang harus diperhatikan penyusun standar.
Concervatism
+onser/atisme dibahas pada SFAC ' dan disebutconvention. SFAC ' tidak menyokong pengaturan pelaporan yang lebih rendah5 atau pelaporan yang lebih tinggi5 asset atau income.
Pengaturan understatement bertentangan dengan representational faithfulness, netralitas dan kedua aspek utama rele/ansi.
+onser/atisme diasosiasikan dengan kebutuhan terhadap pelaporan yang bi%ak5- dimana pembaca diberi informasi ketidakpastian dan resiko.
+onser/atisme berhubungan dengan pengungkapan sebuah konsep penting yang tidak dibahas dalam SFAC '.
Comparability and Consistency
+ita memandang kedua karakter ini sebagai karakter yang berorientasi output, karenanya keduanya seharusnya merupakan hasil conceptual framework yang dapat ber%alan, bukan bagian dari struktur teori.
!ateriality
Pertanyaah yang muncul pada materialitas adalah apakah item ini cukup luas mempengaruhi keputusan pengguna. -aterialitas diterima sebagai karakteristik kualitatif, meskipun tidak dapat
diimplementasikan dalam kebiasaan profesi.
-aterialitas merupakan konsep relatif dan bukan kon sep absolut