No BAB Kutipan Surah/Hadits
Ayat Hal
Terjemah
1 I QS. Al-Ahzab [33] 21 5 Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah. 2 II Al-Ikhlas [112] 1-4 30 Katakanlah (Muhammad),
“Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia”.
3 IV QS. Al-Baqarah [2] 3 152 (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka
4 IV QS. Al-Baqarah [2] 152 153 Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat) -Ku.
5 IV QS. Ibrahim [14] 7 154 Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mema’lumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.
6 IV QS. Ali-Imran [3] 35 156 (Ingatlah), ketika isteri Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu daripadaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang
Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
7 IV QS. An-Nisa [4] 43 159 Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula menghampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau kembali dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun. 8 IV Hadis Rasulullah
Saw [HR. Ahmad: 24890]
160 Dari Ibnu Umar dari Aisyah dari Nabi Saw, bahwasanya beliau berkata kepadanya, “Tolong ambilkan kain dari masjid”.
Aisyah menjawab,
“Sesungguhnya aku sedang haid”. Beliau bersabda, “Sesungguhnya haid kamu bukan di tanganmu”. 9 IV QS. Al-A’raf [7] 204 161 Dan apabila dibacakan Alquran,
maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat. 10 IV Hadis Rasulullah
Saw [HR. Tirmidzi: 2895]
163 Dan Rabb-mu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu”. QS. Ghafir: 60. Beliau bersabda, “Doa adalah ibadah” beliau lalu membaca, “WA QAALA RABBUKUM UD 'UUNII ASTAJIB LAKUM (Dan Rabb-mu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu) sampai ayat DAAKHIRIIN”.
Abu Isa berkata; Hadis ini hasan shahih.
11 IV QS. Al-Baqarah [2] 186 164 Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku,
perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
12 IV QS. Al Ahzab [33] 56 165 Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya
bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.
13 IV Hadis Rasulullah Saw [HR. Muslim: 615]
166 “Wahai Rasulullah Saw, bagaimana kami berselawat atasmu?” Beliau bersabda, “AALLOOHUMMA SHOLLI „ALAA MUHAMMAD WA‟ALAA AZWAAJIHI WADZURRIYATIHI KAMAA SHOLLAITA „ALAA AALI IBROOHIIMA, WABAARIK „ALAA MUHAMMAD WA'ALAA AZWAAJIHI WADZURRIYATIHI KAMAA BAAROKTA „ALAA AALI IBROOHIIMA, INNAKA HAMIIDUN MAJIID”. Katakanlah, “Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Muhammad, istri-istrinya, dan keturunannya sebagaimana Engkau memberikan shalawat atas keluarga Ibrahim. Berilah berkah atas Muhammad, istri dan keturunannya, sebagaimana Engkau memberikan keberkahan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia”.
14 IV QS. An-Nisa [4] 114 168 Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat makruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat
demikian karena mencari keridaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.
15 IV Hadis Rasulullah Saw [HR. Imam Bukhari: 5506]
172 Saya pernah berada di sisi Ibnu Abbas sementara orang-orang bertanya tanpa menyebutkan Nabi Saw hingga dia ditanya, lantas Ibnu Abbas menjawab, “Barangsiapa menggambar suatu gambar di dunia, maka pada hari kiamat akan dibebankan baginya untuk meniupkan ruh padahal ia tidak akan mampu meniupkan ruh”.
16 IV QS. An-Nisa [4] 1 157 Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. 17 IV Hadis Rasulullah
Saw [HR. Ibnu Majah: 2434]
176 Rasulullah Saw bersabda, “Berikanlah upah kepada pekerja sebelum kering keringatnya”. 18 IV QS. Al-Maidah [5] 2 178 Hai orang-orang yang beriman,
janganlah kamu melanggar syiar-syiar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari karunia dan keridaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian (mu) kepada sesuatu kaum karena
takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.
19 IV QS. Ali-Imran [3] 159 180 Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.
20 IV QS. Al-Baqarah [2] 256 182 Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
LAMPIRAN II
PEDOMAN WAWANCARA
Aspek Pertanyaan Pelaksanaan tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan1. Bagaimana sejarah yang melatar belakangi diadakannya tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan?
2. Sejak kapan tradisi Baayun Maulid di Desa ini dilaksanakan secara terorganisir?
3. Apa saja yang harus disiapkan dalam pelaksanaan tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan?
4. Apa saja alat dan bahan yang digunakan dalam pelaksanaan tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan?
5. Apakah ada filosofi dari semua perlengkapan dan bahan yang digunakan dalam tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan?
6. Apakah ada simbol-simbol tertentu dalam pelaksanaan tradisi Baayun Maulid yang menggambarkan kearifan lokal peninggalan nenek moyang dan budaya Islam?
7. Apa motif dan tujuan dilaksanakannya tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan? 8. Apa saja manfaat yang dirasakan dalam pelaksanaan
tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan?
9. Mengapa tradisi Baayun Maulid dilaksanakan di lingkungan Masjid Al Mukarromah Desa Banua Halat Kiri?
10. Mengapa tradisi Baayun Maulid hanya dilaksanakan satu kali dalam setahun yakni setiap tanggal 12 Rabiul Awal?
11. Bagaimana proses pelaksanaan tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan?
12. Seberapa penting pelaksaanaan tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan bagi masyarakat?
13. Apakah makna/filosofi dari semua rangkaian acara yang dilalui dalam pelaksanaan tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan?
14. Apa saja keunikan dari tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan yang membedakannya dengan pelaksanaan Baayun Maulid di daerah lain?
15. Bagaimana keterlibatan masyarakat di sini terkait dengan pelaksanaan Baayun Maulid tersebut?
3. Dampak positif apa yang dirasakan setelah mengikuti tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan?
4. Pengalaman berharga apa yang didapatkan setelah mengikuti tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan?
5. Nilai-nilai apa saja yang didapat dari pelaksanaan tradisi Baayun Maulid?
6. Bagaimana tanggapan/pandangan Bapak/Ibu tentang tradisi Baayun Maulid di Desa ini?
LAMPIRAN III
PEDOMAN OBSERVASI
1. Mengamati secara langsung keadaan di lingkungan tempat dilaksanakannya
tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.
2. Melihat dan mengamati kultur, sosial dan keagamaan masyarakat di sekitar
Masjid Al Mukarromah Desa Banua Halat Kiri yang menjadi tempat biasa
dilaksanakannya tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan
Selatan.
3. Mengamati ornamen dan benda-benda peninggalan bersejarah yang terdapat
pada Masjid Al Mukarromah Desa Banua Halat Kiri Tapin.
1. Gambaran umum lokasi penelitian.
2. Dokumen tertulis, foto/gambar, dan video yang relevan dengan data yang
diteliti.
3. Sejarah singkat tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.
4. Data mengenai letak geografis, keadaan alam, jumlah penduduk, jamaah yang
menghadiri tradisi Baayun Maulid di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan,
pendidikan, keagamaan serta kultur dan sosial budaya masyarakat yang tinggal
di sekitar Masjid Al Mukarromah Desa Banua Halat Kiri Kabupaten Tapin
Kalimantan Selatan.
LAMPIRAN V
CATATAN KONSULTASI BIMBINGAN SKRIPSI
BUKU KONSULTASI
BIMBINGAN SKRIPSI
NAMA
: RAUDATUL JANNAH
NIM
: 170102010455
PROGRAM STUDI
: PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
SEMESTER
: VII
TAHUN
: 2020/2021
JUDUL
:
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM
TRADISI BAAYUN MAULID DI KABUPATEN
TAPIN KALIMANTAN SELATAN
DOSEN PEMBIMBING
BIDANG
KONTEN
&
METODE PENELITIAN
:
Dr. H. Hamdan, M.Pd
DOSEN PEMBIMBING
BIDANG
BAHASA
&
TEKNIK PENULISAN
LEMBAR KONSULTASI
DOSEN PEMBIMBING
Bimbingan
Ke- Tanggal
Catatatan Pembimbing Konten dan Metode Penelitian
Tanda Tangan I 29/06/ 2020 Kalau skripsi saudari mau dirubah menjadi
penelitian literatur atau kepustakaan, maka ada beberapa hal yang perlu diperbaiki: 1. Pada judul tidak ada lagi lokasi
penelitian.
2. Merubak sebagian pada latar belakang masalah.
3. Merumuskan kembali fokus penelitian. 4. Tujuan penelitian juga menyesuaikan
dengan fokus penelitian.
5. Metode penelitian akan merombak sesuai dengan desain penelitian literatur.
6. Metode penelitian akan merombak sesuai dengan penelitian literatur.
Bapak minta supaya membaca beberapa skripsi atau tesis penelitian literatur dulu sementara.
II 16/10//2020 Pada bagian BAB I
Perlu dikemukakan masuknya Islam pertama kali di Tanah Banjar karena adanya bantuan kerajaan Demak dalam perang Daha, kalau menang maka raja masuk Islam (Pangeran Suriansyah). Ini bisa dicari kutipannya. Pada Bagian BAB II
- Penulis perlu menyimpulkan apa itu nilai berdasarkan beberapa pendapat di atas. Atau minimal mengomentari beberapa pendapat di atas dikaitkan dengan penelitian penulis.
- Penulis memberikan ulasan sesuai atau menambahkan dari kutipan di atas. - Selain memberikan pendapat terhadap
kutipan di atas, di sini perlu penulis membuat rangkupan tentang nilai-nilai pendidikan tersebut, sebelum masuk pada pembahasan yang lain.
Pada Bagian BAB III
Kata data sudah jamak, jadi cukup dengan kata data.
di awal.
- Sebaiknya yang ditanyakan nilai-nilai secara umum, dari hasil wawancara nanti penulis yang mengidentifikasi nilai-nilai yang relevan dengan nilai-nilai pendidikan.
IV 21/01/2021 Secara umum sudah sangat bagus, tinggal perbaikan sedikit soilakan direvisi sesuai dengan catatan dalam naskah, kemudian lanjutkan ke bab v kesimpulan dan lengkapi abstrak dan lain-lainnya.
- Dalam laporan penelitian guna selalu kalimat pasif.
- Bisakah disebutkan kapan mulainya, atau sampai kapan kegiatan Baayun Maulid tersebut hanya diikuti warga setempat. - Perlu dijelaskan di bawah tabel bahwa
tidak dilaksanakan kegiatan Baayun Maulid tersebut karena wabah pandemic covid-19.
- Bisakah disebutkan contoh pemaknaan simbol-simbol tertentu yang telah disesuaikan dengan ajaran dan nilai-nilai Islam.
- Sebaiknya kata “hahalungan” /harus dijelaskan dulu agar pembaca memahami maksudnya.
- “Aruh Ganal”, harus dijelaskan maksudnya.
- “Asyrakal”, kata ini juga terkadang asing bagi pembaca yang bukan dari golongan Nahdhiyin (NU), sehingga perlu keterangan.
- Kata yang benar apakah selawat ataukah shalawat?
LEMBAR KONSULTASI
DOSEN PEMBIMBING
BIDANG BAHASA & TEKNIK PENULISAN
Bimbingan
Ke- Tanggal
Catatatan Pembimbing Bahasa dan Teknik Penulisan
Tanda Tangan I 11/07/2020 - Standar cover, bisa disesuaikan lagi
berdasarkan pedoman.
- Tambahkan saja nama provinsi biar jelas. Kita tidak tahu apakah skripsi ini akan dibaca oleh seluruh orang di nusantara atau bisa jadi oleh mahasiswa asing yang kuliah di kampus kita.
- Ketika sudah diseminarkan, maka bentuknya bukan proposal lagi, tetapi sudah menjadi skripsi.
- Pernyataan harus disertai dengan referensi yang menjadi rujukan.
- Jika font Arab nampak masih kecil, tidak mengapa besarkan saja.
- Judul di bagian latar belakang masalah, tidak perlu menggunakan tanda petik. - Cek footnote, apakah ada kekeliruan huruf
kapital/kecil.
- Pada bagian alasan memilih judul, 3 hal yang tertulis sudah benar, tetapi perlu berikan alasan lain juga yang terkait dengan masyarakat secara umum, tidak hanya berdasarkan keinginan penulis pribadi.
- Akan lebih baik jika ada kalimat pengantar terlebih dulu, baru poin a, b, dst. Jangan lupa ratakan tepi kertas F. Sebagaimana paragraf sebelumnya.
- Berikan kalimat pengantar dulu, baru poin 1, 2, dst.
- Pada bagian BAB II pengertian nilai dan tradisi, Tambahkan lagi perdebatan akademisnya, masa hanya 1 paragraf? Padahal referensi tentang nilai itu sangat banyak sekali, terlebih dalam referensi sntropologi dan budaya.
- Bagian sub judul Tradisi dalam Pandangan Islam, melihat isinya, saya agak ragu dengan redaksi sub judul ini. Mungkin bisa kita pikirkan lagi bagaimana yang tepat. - Bisakah tambahkan informasi tentang
Baayun Maulid, Bapalas Bidan dan Baayun Madihin.
- Perlu juga ditambahkan informasi. Misalnya seberapa penting bagi masyarakat Banjar kegiatan baayun itu. - Judul yang tertulis pada lokasi penelitian
3
Bimbingan
Ke- Tanggal
Catatatan Pembimbing Bahasa dan Teknik Penulisan
Tanda Tangan
II 27/07/2020 - Sejauh bacaan saya, tulisan kamu sudah cukup baik. Hanya perlu ditambahkan penjelasan agar lebih detail. Sehingga kemenarikan tema ini semakin muncul. - Saran saya tetap lanjutkan saja penelitian
lapangan. Terkait wawancara bisa saja mewawancarai panitia sebelumnya. Terkait dokumentasi, mereka pasti ada juga punya. Bisa saja dipelajari dari dokumentasi yang sudah ada.
III 02/11/2020 Gunakan transliterasi untuk bahasa Arab yang dilatinkan.
IV 09/11/2020 Silakan lanjutkan riset. Tapi tanyakan juga dengan dospem metode.
V 22/01/2020 - Bagian cover tahunnya 2021.
- Ini bukan proposal lagi, tetapi sudah menjadi skripsi. Maka namanya DAFTAR ISI bukan Outline lagi.
- Nanti kalau sudah siap semua, jangan lupa daftar isi ini diberi halaman.
- “Balian”, ini istilah asing bagi Bahasa Indonesia, italic saja. Akan lebih baik jika diberi footnote yang berisi penjelasan arti dari setiap kata/ istilah ini.
- Pada bagian latar belakang masalah, seharusnya ditulis 8 - 9. Perhatikan perbedaannya dengan yang kamu tuliskan. - “Kakamban”, ini juga sebaiknya diberi
footnote yang isinya penjelasan istilah ini. - Ada ga penjelasan tentang syair maulid ini
nanti? Mungkin bisa ditambahkan di bab II.
- Perlu kita kroscek lagi. Pinduduk atau piduduk? Tidak perlu tanda kurung, gunakan kata yaitu saja untuk menjelaskan. - Anyam-anyaman, ini kalau kamu cantumkan fotonya di lampiran akan sangat berguna bagi peneliti selanjutnya. - Sebutkan mengapa penelitian kamu ini
disebut sebagai penelitian kualitatif. - “Kaum”, beri footnote berisi penjelasan
Bimbingan
Ke- Tanggal
Catatatan Pembimbing Bahasa dan Teknik Penulisan
Tanda Tangan
VI
01/02/2021
- Kalau sudah fix, jangan lupa ttd di atas
materai
pada
bagian
pernyataan
keaslian tulisan.
- Jangan lupa, untuk berkas munaqasyah
nanti lembar persetujuan ber ttd.
- Cek lagi istilah tetuha, tutuha atau
tatuha yang benar.
- Gunakan transliterasi saja pada bagian
kata pengantar untuk istilah Arab yang
dilatinkan.
- Jika
memungkinkan,
bagian
kata
pengantar bagus juga ber ttd.
- Cek lagi komentar saya di grup terkait
penulisan di/ke.
- Skripsi ini kan sudah jelas isinya apa.
Bagian sistematika penulisan bisa saja
sebutkan sub-sub atau poin-poin yang
dibahas di bab IV
- “Uviversal” tidak perlu italic karena
sudah menjadi bahasa Indonesia.
- Di teknik pengumpulan data tidak ada
menggunakan angket, tapi kenapa di
sini ada istilah responden? Semua
informasi
yang diperoleh melalui
wawancara, maka semua orang yang
diwawancarai itu namanya informan.
- Coba beri spasi saja agar tidak
bercampur
dengan
bagian
yang
sebelumnya. Karena skripsi ini banyak
sub/poin yang dibahas.
- Hilangkan kalimat yang dicoret di
bagian analisis data poin d paragraf
terakhir, tambahkan yaitu.
- Istilah “Taawun” dari bahasa asing,
jangan lupa italic.
5
LAMPIRAN VI
17
CATATAN SEKRETARIS MUNAQASYAH SKRIPSI ONLINE
NAMA : RAUDATUL JANNAH NIM : 170102010455
HARI/TANGGAL : RABU/24 FEBRUARI 2021 WAKTU : 10.30-12.00 WITA
PENGUJI I : Dr. H. Hamdan, M.Pd.
- Mengapa anda tertarik meneliti Baayun Maulid?
- Apakah ada warga banua halat yang tidak ikut tradisi Baayun Maulid? Apakah ada yang tidak merasakan dampaknya?
- Tambahkan narasi tentang temuan anda tentang warga banua halat yang jauh dari kampung tidak melaksanakan Baayun Maulid kemudian mimpi dan kemudian melaksanakan baayun mauled
- Bagaimana cara memaknai aksesoris dalam Baayun Maulid seperti piduduk, kain kuning dll?
PENGUJI II : Dr. Hj. Tarwilah, M.Ag.
- Definisi operasional urutannya sesuaikan judul, nilai akidah, akhlak, muamalah.. - Pemaparan hasil penelitian juga harus urut seperti definisi operasional
- Apakah ada temuan nilai yang menyimpang dari baayun maulid?
- Rukun iman pada baayun maulid pada aspek yang mana? Dalam bentuk apa..misalnya pada saat ceramah tentang Rasullullah..nilai ibadahnya apa saja..misalnya membaca Quran dll..nilai akhlaknya apa..dll paparkan secara runtut
- Pada kesimpulan ada yang tidak tersaji pada data: nilai keimanan, cek lagi
- Adakah nilai-nilai yang bertentangan dengan agama Islam tentang budaya Baayun Maulid?
PENGUJI III : Noor Hasanah, MA.
- Surat persetujuan pembimbing mestinya bertanda tangan
- Pada baayun maulid, bagian mana yang termasuk akulturasi dan akomodasi? - Deskriptif kualitatif tidak ada dipaparkan dengan jelas