• Tidak ada hasil yang ditemukan

EKTRAKSI MINYAK ATSIRI DARI BUNGA CENGKEH DENGAN PELARUT ETANOL DAN N-HEKSANA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "EKTRAKSI MINYAK ATSIRI DARI BUNGA CENGKEH DENGAN PELARUT ETANOL DAN N-HEKSANA"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Standar Mutu Minyak Cengkeh  SNI 06-2387-2006
Gambar  1.  Minyak  cengkeh  dengan  pelarut  etanol (a) dan dengan pelarut n-heksana (b)
Tabel 2. Rendemen Minyak Cengkeh  Pelarut  Rasio*  Waktu
Tabel  5  menyajikan  data  yang  diperoleh  dari  hasil  uji  GCMS  yaitu  komposisi    minyak  cengkeh  yang  diekstrak  menggunakan  pelarut  etanol dan n-heksana

Referensi

Dokumen terkait

a) Minyak cengkeh dapat digunakan sebagai bahan baku dalam bidang farmasi dan industri. b) Minyak cengkeh yang diperoleh dari bunga dan daun cengkeh, memenuhi

Pelarut etanol dan lama ekstraksi 5 jam merupakan perlakuan terbaik untuk menghasilkan concrete minyak atsiri kulit jeruk mandarin dengan karakteristik rendemen

Tulisan ini merupakan skripsi dengan judul “Pengaruh waktu, suhu, dan rasio massa bunga melati dengan volume pelarut terhadap ekstraksi minyak atsiri bunga

Gambar 3- Kromatogram Gas Eugenol pada Sampel Minyak Atsiri Bunga Cengkeh dari Daerah di Maluku. Gambar 4- Kromatogram Gas Eugenol pada Sampel Minyak Atsiri Bunga

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen terbesar dari proses ekstraksi dengan memvariasikan konsentrasi pelarut serta untuk mengetahui apakah terdapat

Data rendemen dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney, sedangkan data yang diperoleh pada analisis minyak atsiri kuncup bunga cengkeh dengan GCMS

selama 5 jam, rendemen minyak biji mangga diperoleh maksimal pada rasio bahan dan pelarut 1:4, baik pada pelarut n-heksan maupun pada etanol, jika jumlah

Ekstraksi sereh dengan menggunakan pelarut metanol menghasilkan yield minyak atsiri yang lebih besar dan dapat mengekstrak komponen kimia yang lebih banyak dibandingkan