• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mei 2018 #61 Indonesia. Memperluas. Kesempatan Bagi NOC

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Mei 2018 #61 Indonesia. Memperluas. Kesempatan Bagi NOC"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

#61

IndonesIa Mei 2018

MeMperluas

Kesempatan

Bagi

nOC

(2)

edIsI #61-

Mei 2018

daftarisi

Komitmen Memberdayakan Masyarakat

SALAM

REDAKSI

Menjaga asa Raihan TaRgeT

Menjaga Asa Ketahanan Energi melalui Perencanaan Matang dan Pemberdayaan Anak Bangsa

Membangun Sinergi Industri Hulu dan Hilir Migas

Ungkap Konsep Baru Eksplorasi

melalui Metode Operasi dan Teknologi Terkini Mengebor Sumur dengan

Perencanaan Matang

Wilayah Kerja Eksploitasi Terminasi Lima Tahun ke Depan Sosialisasi Kinerja Industri Hulu Migas Indonesia Meraih Dukungan Masyarakat

Sumbangsih kepada Generasi Muda Tingkatkan Peran Daerah

Pekerja Migas Harus Kuasai Teknologi Mempererat Sinergi dengan Dua Matra TNI

10

16

14

4

17

3

6

18

20

Tetap Bugar Selama Berpuasa Wisata Edukasi Taman Nasional Berbak

22

23

hulu Migas Bantu Penanggulangan Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan

Cadangan Migas “Giant” Diperlukan Indonesia

15

(3)

Bekerja giat

Menyongsong Perubahan

Salam

Redaksi

P

ada 2018 ini ada 7 WK yang terminasi dalam waktu berdekatan, maka untuk menjaga supaya laju produksi tidak menurun, ketujuh WK tersebut diputuskan untuk diberikan kepada pT pertamina (persero). Hal ini supaya investasi di setiap WK tersebut tidak menurun meskipun masa kontraknya sudah akan berakhir, dan tidak perlu melalui tender terbuka yang cukup lama prosesnya. selain tujuh WK yang terminasi pada tahun ini, sudah diputuskan juga untuk empat WK yang terminasi di 2019. Dua dari empat WK tersebut diberikan kepada pertamina, dan sisanya tetap dikelola oleh existing operator-nya.

sKK Migas pun mendukung keputusan tersebut, sehingga investasi pada WK-WK eksplorasi tetap terjaga, sehingga target lifting migas tahunan yang sudah dicanangkan dalam anggaran pendapatan dan Belanja Negara (apBN) 2018 dapat tercapai. untuk menjaga pasokan migas di dalam negeri, tentunya diperlukan penemuan cadangan baru dari WK-WK tersebut, ataupun dilakukan upaya yang maksimal dalam mengolah remaining reserved-nya. Dalam rubrik spektrum, ditampilkan mengenai ajang Forum Fasilitas produksi Migas (FFpM) 2018 yang diselenggarakan Divisi Manajemen proyek dan

pelindung amien sunaryadi, arief s. Handoko penanggung Jawab Wisnu prabawa Taher pemimpin Redaksi ryan B. Wurjantoro editor Gyzelda Disanty

tim Redaksi Adi Nugroho, Agatha Citara, Alfian, andi arie p.a.G., Febrian Dama asmara, Herfan Faisal Pandeirot, Rizka Wafira, Rollina Yuniati, Slamet Nuryadin, suhendra atmaja

Redaksi menerima masukan melalui

[email protected], [email protected] Redaksi

Departemen Komunikasi sKK Migas alamat

Gedung Wisma Mulia lt. 39

Jln. Jend. Gatot subroto No. 42, Jakarta 12710 www.skkmigas.go.id

Humas sKK Migas HumassKKMigas humasskkmigas

Wisnu prabawa taher

Kepala Divisi program dan Komunikasi

pemeliharaan Fasilitas sKK Migas, pada 25-27 april 2018, di Yogyakarta. Forum ini mengangkat tema utama soal pentingnya sinergi antara sektor hulu dan hilir migas. Wakil Menteri esDM dan Kepala sKK Migas menjadi narasumber dalam acara tersebut.

selain itu, masih di rubrik spektrum, juga ada pembahasan ketika sekretaris sKK Migas menjadi narasumber dalam seminar upbringing di universitas pertamina, dan juga telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan universitas tersebut mengenai pendidikan dan pelatihan. Di sisi lain, sKK Migas perwakilan Kalsul juga berkontribusi untuk menanggulangi tumpahan minyak di Teluk Balikpapan, seperti yang dapat anda baca di rubrik Keselamatan.

akhir kata, redaksi BuMI mengucapkan “selamat Menunaikan Ibadah puasa” di bulan ramadhan 1439 H ini bagi yang menjalankannya. semoga selalu diberikan kesehatan dalam melakukan ibadah puasa selama sebulan penuh.

(4)

JOB perTaMINa-peTrOCHINa salaWaTI lTD.

SALAWATI BLOCK

1,117.56 bopd 3.56 MMcfd

lapINDO BraNTas INC.

BRANTAS

7.23 MMcfd

Infografis

WiLaYah KeRja

eKsPLOiTasi

TERMInASI LIMA TAhun KEDEpAn

2019

2023

KalreZ peTrOleuM (seraM) lTD. peTrOselaT lTD. ENERGY EQUITY (SENGKANG) PTY. LTD. CHeVrON MaKassar lTD.

BOB perTaMINa – BuMI sIaK pusaKO

peTrOGas (BasIN) lTD.

peTrOCHINa

INTerNaTIONal JaBuNG lTD.

pT MeDCO e&p TaraKaN

CHeVrON paCIFIC INDONesIa INC.

pT MeDCO e&p rIMau

MONTD’Or OIl TuNGKal lTD.

eMp BeNTu lTD.

CONOCOpHIllIps (GrIssIK) lTD. JOB perTaMINa - GOlDeN

SPIKE ENERGY INDONESIA LTD. JOB perTaMINa - TalIsMaN

JaMBI MeraNG

BULA

SELAT PANJANG

SENGKANG BLOCK

Keterangan: Produksi Minyak 2019 2020 2021 2022 2023 Produksi Gas MAKASSAR STRAIT - OFFSHORE AREA A

COASTAL PLAINS AND PEKANBARU (CPP) BLOCK

KEPALA BURUNG

BLOK A

JABUNG BLOCK

TARAKAN BLOCK

ROKAN

RIMAU BLOCK

TUNGKAL

BENTU SEGAT

CORRIDOR BLOCK

PENDOPO & RAJA

BLOCK

JAMBI-MERANG

BLOCK

eMp MalaCCa sTraIT s.a

MALACCA STRAIT

3,705.87 bopd 1,965.71 bopd 4,241.60 bopd 2,232.24 bopd 0.94 bopd 1,637.46 bopd 10,419.02 bopd 210,280.60 bopd 717.20 bopd 6,666.68 bopd 8,837.42 bopd 14,194.83 bopd 570.76 bopd 269.95 bopd 72.60 MMcfd 2.84 MMcfd 20.90 MMcfd 3.01 MMcfd 0.05 MMcfd 2.02 MMcfd 24.26 MMcfd 0.47 MMcfd 949.65 MMcfd 3.85 MMcfd 295.32 MMcfd 35.83 MMcfd 41.29 MMcfd 0.17 MMcfd

CITIC SERAM ENERGY LTD.

SERAM-NON BULA

BLOCK

1,972.02 bopd 1.48 MMcfd CONOCOpHIllIps (sOuTH JaMBI) lTD.

SOUTH JAMBI

B BLOCK

(5)

Lensa

Salah satu teknisi perempuan setelah

melakukan pengecekan rutin di fasilitas

pengelolaan air di

L

apangan Tangguh LNG.

(6)

Fokus

Menjaga asa

RAIhAn TARgET

Upaya Pemerintah Indonesia

meningkatkan kapasitas produksi

minyak dan gas bumi (migas)

nasional, bahkan melebihi target

pada Anggaran Pendapatan dan

Belanja Negara (APBN) setiap

tahunnya, diimplementasikan

melalui dukungan optimal

terhadap kegiatan eksplorasi dan

eksploitasi migas. Oleh karenanya,

wilayah kerja (WK) yang habis

kontraknya mesti diperpanjang

dengan segera, supaya kegiatan

eksplorasi dan eksploitasi tetap

berjalan mulus dan mampu

mencapai target.

(7)

Fokus

Oleh: Tim BUMI/[email protected]

m

emasuki 2018, terdapat 8 WK yang akan memasuki fase terminasi, yakni: North sumatera Offshore (NsO), Ogan Komering, southeast sumatera (ses), Tuban, east Kalimantan, attaka, Tengah, dan sanga-sanga. Ke-8 WK tersebut memiliki kontribusi yang cukup signifikan terhadap total jumlah produksi migas nasional. rencana pengelolaan lanjutan terhadap 8 WK terminasi

yang terjadi dalam kurun waktu hampir bersamaan tersebut telah dibahas secara rinci dan dilandasi berbagai pertimbangan strategis, sejak November 2016. pasalnya dibutuhkan model pengelolaan yang tepat agar ke-8 WK tersebut memberikan hasil yang optimal. Berdasarkan berbagai kajian yang mengedepankan berbagai aspek, seperti teknis, ekonomi, dan juga berbagai hal lainnya, maka salah satu opsi yang dirasakan paling sesuai adalah mengamanahkan pengelolaan lanjutan 8 WK terminasi tersebut kepada kepada pT pertamina (persero).

secara paralel, Kementerian energi dan sumber Daya Mineral (esDM) dan satuan Kerja Khusus pelaksana Kegiatan usaha Minyak dan Gas Bumi (sKK Migas) pun telah menawarkan perpanjangan WK-WK tersebut kepada operator atau Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKs) existing. Kepala sKK Migas amien sunaryadi menerangkan, selain sudah ditawarkan kepada pertamina sejak 2017, namun pemegang interest existing diharapkan melanjutkan kontraknya. “Makanya (waktu itu) sudah dihitung-hitung, misalnya untuk sanga-sanga, nantinya pertamina sekian persen, dan perusahaan lain sekian persen, dan seterusnya,” terangnya.

Kepala Divisi program Kerja sKK Migas Julius Wiratno menyebutkan, sesuai dengan peraturan Menteri (permen) esDM No. 15 Tahun 2015, maupun yang sudah diperbarui dengan permen esDM No. 23 Tahun 2018, bahwa Kontraktor KKs memiliki hak mengajukan proposal sejak 10 tahun sampai maksimal 2 tahun sebelum masa kontrak WK yang dikelolanya berakhir. “ada juga WK besar yang sedang

kami evaluasi (proposalnya), dan yang masih dalam tahap diskusi intensif juga ada. Harapannya (dengan diumumkan secepatnya, red.) yaitu adanya kepastian untuk investasi berikutnya, sehingga produksi juga terjaga,” katanya. pertamina sejatinya “mengantongi” hak istimewa dari pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian esDM, untuk dapat langsung mengajukan proposal kepada Menteri esDM, mengenai rencana pengelolaan WK migas terminasi. Menindaklanjutinya, perusahaan pelat merah ini bergegas melakukan sejumlah kajian untuk mempelajari metode dan strategi pengelolaan yang paling tepat, efektif dan efisien, guna mengembangkan 8 WK terminasi yang ditawarkan pemerintah tersebut. “setelah diajukan ke Menteri esDM, sKK Migas pun ikut mengevaluasi proposal penawaran dari pertamina. pertamina dipilih tentunya karena mempunyai penawaran yang lebih menarik daripada existing operator. Dari 7 WK yang kemarin diberikan, memang ada satu WK (yaitu east Kalimantan, red.) yang kita sebut penugasan,” ungkap Julius. pemerintah secara tegas memiliki latar belakang strategis dalam memberi kesempatan kepada pertamina, sebagai perusahaan minyak nasional (national oil company/NOC), untuk mengelola 8 WK terminasi tersebut. salah satu alasannya adalah memacu pertamina untuk membuktikan sekaligus meningkatkan kapabilitas dan kompetensinya mengelola WK eksploitasi yang sudah habis masa kontraknya tersebut. sementara tujuan akhirnya adalah keberhasilan

Pertamina sejatinya “mengantongi” hak istimewa dari Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian ESDM, untuk dapat langsung mengajukan proposal kepada Menteri ESDM, mengenai rencana

pengelolaan WK migas terminasi.

WK Nama Existing Operator Lifting Minyak (bopd) Lifting Gas (MMscfd) Lifting Migas (boepd) (Juta US$) GOI Share Net Contr share (Juta US$)

NSO PHE NSO 81 16 2.905 14,3 5,9

Ogan Komering JOB Pertamina - Jadestone 1.907 5 2.845 21,8 8,4

SES CNOOC 31.543 58 41.459 320,2 49,6

TUBAN JOB PPEJ 2.929 3 3.417 16,8 5

EAST KALIMANTAN CICO 15.879 60 25.862 188,1 34,2

ATTAKA INPEX 1.917 3 5.097 0,1 8,2

TENGAH JOA PHE - TOTAL 398 29 5.446 55,1 21,8

SANGA-SANGA VICO 13.945 132 36.747 269,3 65,3

TOTAL 68.599 306 123.778 885,7 198,4

KEY FINANCIAL INFO

8 WK TERMINASI DI 2018

(8)

Fokus

mencapai target lifting migas 2018 sebesar 2 juta setara barel minyak per hari (boepd). Tentu saja, pertamina menyikapi amanah ini sebagai sebuah tantangan yang patut dihadapi secara profesional. Terlebih, amanah ini menjadi momentum yang tepat untuk membuktikan kapabilitas dan kompetensinya dalam mengelola 8 WK sekaligus.

“pemerintah ingin (pengambilan, red.) decision dan penandatanganan Production Sharing Contract (psC)-nya cepat. Terlihat bahwa kedelapan WK ini masih menguntungkan. Jadi, untuk mendukung pengembangan pertamina, semuanya diberikan ke mereka. Kalau pemegang interest lain mau joint (mengelola satu WK, red.), silakan diskusi sendiri dengan pertamina secara Bussiness to bussiness (B2B),” jelas amien.

Dalam perkembangan terbaru, terjadi penggabungan dua WK, sehingga pertamina akan mengelola 7 WK. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri esDM Nomor 1793/K/12/MeM/2018 yang ditandatangani Menteri esDM Ignasius Jonan pada 13 april 2018. Ketujuh kontrak tersebut terdiri dari enam kontrak dengan skema gross split dan satu skema cost recovery.

enam kontrak yang menggunakan skema gross split dengan hak partisipasi 100%, termasuk hak partisipasi 10% untuk BuMD, adalah WK Tuban, Ogan Komering, sanga sanga, NsO, ses, dan east Kalimantan & attaka. sementara satu kontrak lainnya adalah amandemen kontrak WK Mahakam karena dimasukkannya WK Tengah, pasca 4 Oktober 2018.

Dari penandatanganan kontrak tersebut, terdapat bonus tanda tangan (signature bonus) sebesar us$33,5 juta atau setara rp448,9 miliar. sedangkan, perkiraan total nilai investasi dari pelaksanaan kegiatan komitmen pasti tiga tahun pertama adalah sebesar us$556,45 juta atau setara rp7,45 trilliun.

untuk komitmen pasti ini, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian esDM Djoko siswanto mengatakan, sebesar 10% dari komitmen investasi atau senilai us$55,6 juta akan dijadikan performance bond. Komitmen investasi ini dikuasai pemerintah sebagai jaminan bahwa pertamina akan melaksanakan komitmen pasti di 7 blok terminasi dalam 3 tahun pertama. Kementerian esDM juga memutuskan porsi bagi hasil BuMD akan digabung dengan milik pertamina saat penandatanganan kontrak. selanjutnya, pertamina selaku operator wajib menawarkan kepada BuMD sesuai peraturan perundang-undangan. pertamina juga wajib mempertahankan atau meningkatkan produksi dan lifting migas. apabila hingga berakhir kontrak masih ada biaya investasi yang belum dikembalikan, pengelola baru wajib menyelesaikan hal itu kepada kontraktor lama sesuai peraturan perundang-undangan.

sKK Migas mengimbau pertamina untuk menjaga proses transisi dari existing operator ke future operator, sebab banyak perizinan yang harus diubah, selain itu masalah

kontrak-kontrak pengadaan barang-jasa dan sebagainya perlu ditangani dengan baik. “Yang tak kalah penting juga kontrak kerja personel existing yang bekerja untuk operator lama, maka harus transisi dan adaptasi dengan operator baru. Ini akan diatur sKK Migas supaya tidak mengganggu produksi,” ucap amien.

“agar produksi bisa terjaga, penyedia jasa dan vendor tetap menggunakan kontrak mirroring seperti di (WK) Mahakam. Hak dan kewajiban kontraktor lama dapat diselesaikan sampai selesai kontrak,” tambah Dirjen Migas.

masa Depan WK teRminasi 2019

selain 7 WK terminasi 2018 yang sudah diberikan kepada pertamina, NOC Indonesia tersebut juga menerima 2 WK dari 4 WK yang akan terminasi di tahun depan, yaitu WK Jambi Merang dan pendopo & raja. sementara, 2 WK lainnya kembali dipercayakan kepada existing operator-nya, yakni WK Bula kepada Kalrez petroleum (seram) ltd. dan seram Non Bula kepada Citic seram energy ltd. Dengan demikian, secara otomatis kontribusi produksi migas pertamina terhadap total produksi migas nasional, naik dari 20% menjadi sekitar 39%. “Kami berharap pertamina bisa mempertahankan,” ucap Dirjen Migas Djoko siswanto. Total signature bonus dari empat WK terminasi yang akan diterima pemerintah sebesar us$20,29 juta atau setara rp285 miliar. sedangkan, total investasi komitmen kerja pasti lima tahun adalah sebesar us$308,99 juta atau sekitar rp4,3 triliun. Jangka waktu kontrak untuk empat WK itu, lanjut Djoko, adalah 20 tahun dengan menggunakan psC gross split. Dengan tambahan tersebut, kontrak migas yang menggunakan skema gross split, secara total bertambah menjadi 20 kontrak. pembagian split dari empat WK terminasi, yakni Jambi Merang dengan bagi hasil minyak kontraktor (46,5%) dan pemerintah (53,5%), dan bagi hasil gas kontraktor (51,5%) dan pemerintah (48,5%). WK seram Non Bula dengan bagi hasil minyak, kontraktor (72,87%) dan pemerintah (27,13%). WK pendopo & raja dengan bagi hasil minyak kontraktor (46%) dan pemerintah (54%); bagi hasil gas kontraktor (51%) dan pemerintah (49%). Dan, WK Bula dengan bagi hasil minyak kontraktor (66,5%) dan pemerintah (33,5%).

Menyoal produksi keempat WK tersebut, Jambi Merang merupakan WK terproduktif dengan produksi gas sebesar 80 juta kaki kubik per hari (MMscfd). Capaian produksi ini masih dapat dioptimalkan mencapai 120 MMscfd. sementara, produksi minyaknya sebesar 3.700 bopd. untuk WK pendopo & raja, produksi minyaknya sebesar 500 bopd, kemudian WK Bula sekitar 300 bopd, serta WK seram Non Bula sekitar 1.700 bopd.

Dirjen Migas juga mengungkapkan akan mengumumkan setiap bulan, sampai Desember 2018, tentang keputusan pengelolaan WK-WK yang akan habis masa kontraknya pada 2020 sampai 2026. pengumuman tersebut akan berlanjut pada Juni 2018 mengenai pengelolaan WK terminasi di 2020, dan diakhiri pada Desember 2018 mengenai WK terminasi di 2026.

(9)

Fokus

1. WK tuban

Operator pT pertamina Hulu energi Tuban east Java Kontrak 20 tahun terhitung sejak tanggal efektif

kontrak bagi hasil gross split

Bagi hasil minyak: pemerintah (44%), kontraktor (56%); serta Bagi hasil gas: pemerintah (39%), kontraktor (61%)

Komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar us$42,25 juta

Bonus tanda tangan us$5 juta

2. WK Ogan Komering

Operator pT pertamina Hulu energi Ogan Komering Kontrak 20 tahun terhitung sejak tanggal efektif

kontrak bagi hasil gross split

Bagi hasil minyak: pemerintah (46%), kontraktor 54%

Bagi hasil gas: pemerintah (41%), kontraktor (59%)

Komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar us$23,3 juta

Bonus tanda tangan us$5 juta

3. WK sanga-sanga

Operator pT pertamina Hulu sanga-sanga Kontrak 20 tahun terhitung sejak tanggal efektif

kontrak bagi hasil gross split Bagi hasil minyak: pemerintah (51%),

kontraktor (49%)

Bagi hasil gas: pemerintah (46%), kontraktor (54%) Komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar

us$237 juta

Bonus tanda tangan us$10 juta

4. WK southeast sumatra

Operator pT pertamina Hulu energi Offshore southeast sumatera

Kontrak 20 tahun terhitung sejak tanggal efektif kontrak bagi hasil gross split

Bagi hasil minyak: pemerintah (31,5%), kontraktor 68,5%

Bagi hasil gas: pemerintah (26,5%), kontraktor (73,5%) Komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar

us$130 juta

Bonus tanda tangan us$10 juta

Oleh: Tim BUMI/[email protected]

5. WK north sumatra Offshore

Operator pT pertamina Hulu energi North sumatera Offshore

Kontrak 20 tahun terhitung sejak tanggal efektif kontrak bagi hasil gross split

Bagi hasil minyak: pemerintah (35,5%), kontraktor (64,5%)

Bagi hasil gas: pemerintah (30,5%), kontraktor (69,5%)

Komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar us$18,5 juta

Bonus tanda tangan us$1,5 juta

6. WK east Kalimantan dan attaka

Operator pT pertamina Hulu Kalimantan Timur Kontrak 20 tahun terhitung sejak tanggal efektif

kontrak bagi hasil gross split Bagi hasil minyak: pemerintah (39%),

kontraktor (61%)

Bagi hasil gas: pemerintah (34%), kontraktor (66%)

Komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar us$79,3 juta

Bonus tanda tangan us$1 juta

7. WK tengah (amandemen WK mahakam dan

penggabungan WK tengah)

Operator pT pertamina Hulu Mahakam Komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar

us$26,1 juta

Bonus tanda tangan us$1 juta

(10)

Seremonial

sosIalIsasI KInerja

InDustrI Hulu

MIGAs InDonEsIA

p

aparan mengenai kinerja industri hulu migas, khususnya yang berkaitan erat dengan peranan sKK Migas, disampaikan melalui beberapa sesi presentasi yang berlangsung di booth sKK Migas. pokok bahasan yang disampaikan antara lain mengenai sosialisasi Industri Hulu Migas (Tanggung Jawab sosial), Optimalisasi Kapasitas Nasional sebagai penunjang Multiplier Effect, program Kepatuhan sKK Migas, Overview produksi Migas di Indonesia, pemanfaatan Gas Bumi di Indonesia, serta proyek Hulu Migas dalam satu Dekade ke Depan. ragam paparan tersebut diharapkan dapat menambah informasi serta wawasan baru bagi pengunjung yang selalu memadati booth sKK Migas. para pengunjung ini terdiri berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pegiat industri hulu migas, hingga masyarakat umum.

pada sesi proyek Hulu Migas dalam satu Dekade ke Depan, disampaikan bahwa kegiatan hulu migas di Indonesia diprediksi akan menemukan sejumlah

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)

berpartisipasi aktif dalam perhelatan 42nd International Petroleum Association (IPA)

Convention and Exhibition 2018, di Jakarta Convention Center (JCC) , 2-4 Mei 2018. Pada agenda

tahunan ini, SKK Migas menyampaikan ragam infomasi terkait kinerja hulu migas di Indonesia.

cadangan gas yang cukup signifikan di kawasan timur Indonesia, khususnya yang berlokasi di lepas pantai dan laut dalam. Bahkan, kegiatan eksplorasi dan eksploitasi ditengarai akan banyak dilakukan di daerah remote dan zona ekonomi eksklusif (Zee). pada sesi ini, dijelaskan pula perkembangan teknologi industri hulu migas yang diharapkan mampu meningkatkan optimalisasi kinerja industri hulu migas.

paralel dengan prediksi dan tren temuan gas yang digadang-gadang akan semakin meningkat tersebut, disampaikan pula presentasi terkait pemanfaatan Gas Bumi di Indonesia. Melalui presentasi ini, dipaparkan skema pemanfaatan gas bumi di Indonesia berdasarkan data realisasi rata-rata hingga Februari 2018. secara garis besar, produksi gas bumi Indonesia digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekspor lNG, diikuti ketenagalistrikan, industri, ekspor gas pipa, pupuk, lNG domestik,

lifting minyak, lpG domestik, BBG transportasi,

dan City Gas.

Oleh Rizka Wafira [email protected]

(11)

Seremonial

MErAIH

DuKunGAn

MAsyArAKAt

s

osialisasi tersebut berisi pengenalan bisnis hulu migas guna memperlancar rencana survei pre

front end engineering design (FeeD) yang akan

dilakukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKs) Inpex Masela ltd. Tujuan dari sosialisasi yang dilakukan kepada Organisasi pemuda Katolik dan Ormas angkatan Muda GpMI Kabupaten saumlaki, pada 16 april 2018, adalah supaya dapat menangkap aspirasi dari para pemuda saumlaki terhadap kehadiran proyek Inpex. rinto menyampaikan berbagai efek berganda yang dapat terwujud dengan kehadiran proyek Inpex Masela di MTB. “apabila ada keraguan terhadap informasi terkait Inpex dan hulu migas, saya dan semua yang bekerja di perwakilan sKK Migas pamalu siap membantu memberikan informasi,” tegasnya.

sosialisasi kemudian dilanjutkan pada 17-18 april 2018 kepada jajaran pemerintah Kabupaten MTB, Forum Koordinasi pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan masyarakat adat, tokoh agama, camat, dan kepala desa. Bupati Kabupaten MTB, petrus Fatlolon dalam sambutannya menegaskan, seluruh pejabat pemda dan masyarakat siap mendukung proyek strategi nasional tersebut.

rangkaian sosialisasi survei pre-FeeD dilanjutkan kepada masyarakat di Desa lermatan didampingi oleh KKKs Inpex Masela dan seascape selaku kontraktor survei pada 19 april 2018. sosialisasi dihadiri oleh kontraktor tanggung jawab sosial (TJs) rumput laut, kelompok rumput laut, pemuda, tokoh agama, dan masyarakat di sana. rinto mengimbau kepada kelompok rumput laut agar semua proses pembersihan peralatan panen rumput laut sudah selesai pada 25 april 2018, mengingat kegiatan survei pengambilan data akan dilaksanakan pada 27 april 2018.

Dalam upaya mendukung penyiapan tata ruang

dan penyediaan lahan dalam pengembangan

Proyek Lapangan Gas Abadi di Blok Masela,

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan

Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilan

Papua dan Maluku (SKK Migas Pamalu), A. Rinto

Pudyantoro melakukan serangkaian acara

sosialisasi kepada berbagai lapisan masyarakat

di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB).

suMBAnGsIH

Kepada GenerasI

MUda

p

ada 19 april 2018, bertempat di aula Gedung polman Babel. acara “Goes

to Campus” merupakan kegiatan

rutin yang dilaksanakan oleh sKK Migas sumbagsel bersama KKKs wilayah sumbagsel. acara diisi dengan kuliah umum, yang bertujuan memberikan informasi, pemahaman dan wawasan kepada mahasiswa/i, mengenai kegiatan usaha hulu migas di Indonesia.

Kuliah umum ini juga menjadi mata kuliah tambahan, dalam rangka meningkatkan motivasi dan kreativitas mahasiswa, serta membangun hubungan yang baik antara sKK Migas dan institusi pendidikan di wilayah sumbagsel. Kuliah umum yang diikuti oleh 450 peserta (terdiri dari mahasiswa dan dosen polman Babel) dibuka secara langsung oleh Manajer senior Humas sKK Migas perwakilan sumbagsel Mohammad agus, dan hadir pula sebagai narasumber adalah spesialis pratama sekretaris sKK Migas, andi arie, dan Manajer pa & security pT Medco e&p Indonesia West, sutami.

Oleh: Sofian Hadi

[email protected] Oleh Ferry runtuwene

[email protected]

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu

Minyak dan Gas Bumi Perwakilan Sumatera Bagian

Selatan (SKK Migas Sumbagsel) melaksanakan

kegiatan “Goes to Campus” di Politeknik Manfaktur

Negeri Bangka Belitung (Polman Babel).

(12)

Seremonial

tInGKAtKAn

PErAn DAErAH

pertemuan itu dipimpin oleh asisten III sekretariat Daerah provinsi Kepri, Muhammad Hasbi. Hadir juga dari pemerintah provinsi Kepri Kepala Dinas esDM provinsi Kepri, Dr. amjon Mpd dan jajarannya, serta pemerintah Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan anambas.

pemerintah provinsi Kepri, Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan anambas menyampaikan bahwa mereka mengharapkan penjelasan sKK Migas mengenai mekanisme pengambilan Participating

Interest (pI) 10%, serta mendorong KKKs wilayah

Kepri untuk bersiap menerapkan pI 10% yang peraturannya akan ditetapkan oleh Kementerian terkait. Juga, mendorong KKKs yang sudah memiliki Plan of Development (poD) dan/atau masih berstatus eksplorasi untuk merealisasikan komitmen pastinya.

Dalam rangkaian kegiatan ini, sKK Migas perwakilan sumbagut dan KKKs Wilayah Kepri di Tanjung pinang juga memberikan kuliah umum dengan tema “pengenalan Industri Hulu Migas dalam pembangunan Nasional”, pada 18 april 2018, di universitas Maritim raja ali Haji (umrah) Tanjung pinang. Hadir dalam kegiatan kuliah umum ini, rektor umrah yang diwakili Wakil Dekan III Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu politik, dan sivitas akademika umrah. Kepala pewakilan sKK Migas sumbagut yang diwakili oleh Manajer senior Hubungan Masyarakat, Haryanto syafri, dalam pemaparannya mengatakan bahwa kegiatan kuliah umum kali ini untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada mahasiswa terkait industri hulu migas. Karena, para mahasiswa itu akan berperan penting bagi masa depan Kepri dalam membangun daerahnya dan mengembangkan industri hulu migas di sana.

K

egiatan tersebut dihadiri oleh Kepala perwakilan sKK Migas sumbagut, Hanif rusjdi, dan Manajemen KKKs pT Medco e&p Natuna, premier Oil Natuna sea B.V., star energy (Kakap) ltd., West Natuna exploration, pT Mandiri panca usaha, dan TaC pep-pT pertalahan arnebatara Natuna.

Oleh: Naira

[email protected]

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha

Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama

Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah

Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan

kerja kepada Gubernur Kepri dan Dinas Energi

dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi

Kepri pada 16-17 April 2018 di kantornya yang

berlokasi di Dompak, Tanjung Pinang.

peKerja MIGas

HArus KuAsAI

tEKnoloGI

Sebagai program kerja tahunan IATMI yang

digagas oleh Seksi Mahasiswa STT Migas,

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha

Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama

Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) turut

mendukung pelaksanaan Petroforia 2018. Salah

satu rangkaian acaranya adalah Inspiring

Talk Energy Session yang dilaksanakan pada

29 April 2018 di Gedung DOME Balikpapan. Ini

merupakan sharing session dari pembicara

yang memiliki banyak pengalaman di dunia

migas kepada para peserta.

Oleh: Danang agung

(13)

Seremonial

MeMpereraT

sInErGI DEnGAn

DuA MAtrA tnI

s

atuan Kerja Khusus pelaksana Kegiatan usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (sKK Migas Jabanusa), sepanjang april 2018, telah mengunjungi dua matra yang memegang komando militer di daerah timur Indonesia, yaitu Matra Darat panglima Komando Daerah Militer (pangdam) V Brawijaya Mayor Jenderal (Mayjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) arip rahman pada 27 april 2018, dan Matra laut panglima Komando pangkalan angkatan laut (Kolantamal) V surabaya laksamana pertama (laksma) TNI edwin pada 17 april 2018. Dalam kunjungan tersebut, sKK Migas Jabanusa mengikutsertakan manajemen KKKs di wilayah onshore dan offshore.

Kepala perwakilan sKK Migas Jabanusa ali Masyhar menuturkan, saat ini sKK Migas dan KKKs sedang membutuhkan dukungan penuh dari pangdam V Brawijaya terkait beberapa rencana pemboran yang akan dilakukan oleh KKKs, salah satunya adalah energi Mineral langgeng di sumenep Madura. pendekatan secara kultural dalam menjalankan tindakan pengamanan sangat dibutuhkan di Madura agar dapat berjalan efektif. Mayjend arip juga menyampaikan dukungannya, mengingat usaha hulu migas merupakan tulang punggung ekonomi dan sangat dibutuhkan bagi ketahanan nasional.

pada kesempatan lain, kunjungan kerja kepada Kolantamal V surabaya dilakukan dengan mengikutsertakan KKKs di wilayah offshore, antara lain Husky-CNOOC Madura limited, pertamina Hulu energi West Madura Offshore, pertamina ep aset 4 Field poleng, Kangean energy Indonesia, dan saka Indonesia pangkah limited. ali Masyhar menjelaskan, di Jawa Timur KKKs offshore lebih banyak ketimbang onshore, serta mempunyai kontribusi yang sangat besar untuk pemenuhan gas industri di Jawa Timur, termasuk pupuk dan pembangkit listrik. sementara, laksma edwin mengatakan bahwa sudah menjadi tanggung jawabnya mengamankan obyek vital nasional di perarian teritorial lantamal V.

Diharapkan dari kunjungan dua matra ini lebih mempererat lagi sinergitas, koordinasi dan komunikasi antara TNI angkatan Darat (aD), TNI angkatan laut (al) dan sKK Migas – KKKs dapat menciptakan wilayah operasional yang kondusif bagi kegiatan hulu migas, sehingga target pemenuhan migas nasional dapat tercapai.

p

erwakilan sKK Migas yang hadir di sana sebagai narasumber adalah Deputi pengendalian pengadaan sKK Migas, Tunggal. selain itu, hadir pula Kepala Badan pengembangan sumber Daya Manusia (BpsDM), Kementerian esDM, IGN Wiratmaja puja, dan senior production engineer JOB pertamina-Medco e&p simenggaris, Fitriyadi. Total pesertanya sekitar 200 mahasiswa dan pelajar dari Balikpapan dan sekitarnya. adapun KKKs lain yang turut berpartisipasi di antaranya Chevron Co., pT pertamina ep, dan pT pertamina Hulu Mahakam. Kondisi hulu migas Indonesia saat ini yaitu sejumlah 85% produksi minyak nasional berasal dari lapangan yang sudah mature dan lebih banyak temuan gasnya, sementara konsumsi minyak nasional makin bertambah. “Jika tidak ada temuan cadangan migas besar, maka suatu saat migas di Indonesia akan habis. Maka itu, industri hulu migas

harus menggunakan teknologi tinggi, dan para pekerjanya harus selalu siap menggunakan dan mengembangkannya secara efektif dan efisien,” kata IGN Wiratmaja.

Indonesia harus mendapatkan cadangan migas baru dengan menggiatkan eksplorasi. Tunggal menuturkan bahwa masih banyak cekungan migas di Indonesia yang belum dieksplorasi. untuk merealisasikannya, dibutuhkan kemudahan dari pemerintah pusat dan daerah dalam hal investasi, dengan cara penyederhanaan peraturan dan percepatan perizinan.

sementara, JOB simenggaris sebagai KKKs pun sedang berusaha mencari sumber-sumber migas baru di Wilayah Kerja (WK) simenggaris yang berada Kabupaten Tana Tidung dan Nunukan, provinsi Kalimantan utara, yang tergolong remote area.

Oleh: singgih p. perdana

(14)

lead items yang akan menentukan drilling outline sesuai

dengan kebutuhan sumur.

Departemen Keteknikan pengeboran pada rabu 21 Maret 2018, bertempat di Gedung Wisma Mulia lt. 36, ruang rapat Jack up rig mengadakan kegiatan “Sharing Knowledge Teknis Pemboran HPHT oleh iDEa” yang dihadiri oleh pengurus IDea (Indonesian Drilling engineers association) dan para drilling engineers berkebangsaan Indonesia dari Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKs) atau service company. Dari kegiatan tersebut, pada drilling engineers dapat saling bertukar ide dan berdiskusi dalam menghadapi tantangan pengeboran sumur HpHT yang berbeda dari pengeboran konvensional, di mana pengeboran sumur HpHT memerlukan perencanaan yang matang dan perhatian khusus, guna memitigasi resiko dan

uncertainties yang tinggi untuk operasi pengeborannya.

Dengan kegiatan ini, dapat dilakukan berbagi pengalaman pengeboran sumur HpHT mulai dari pengalaman operasional pengeboran, penggunaan peralatan, regulasi pemerintah, benchmarking dari masing-masing perusahaan (Standard Operating

Procedure/sOp), dan lainnya.

Teknologi

Salah satu aspek yang dituntut dari drilling engineering adalah well planning atau perencanaan

sumur. Well planning membutuhkan integrasi dari prinsip-prinsip engineering, filosofi corporate

atau personal, dan faktor pengalaman. Walaupun metode dan praktik dalam well planning

bervariasi di industri pemboran, hasil akhir yang harus dicapai adalah lubang sumur yang dibor

secara aman dengan biaya minimum yang memenuhi syarat untuk diproduksikan minyak atau gas.

s

alah satu tantangan pengeboran adalah ketika menemukan kondisi high pressure dan/atau

high temperature (HpHT), di mana HpHT

sumur memerlukan well planning yang lebih menyeluruh dengan pertimbangan mitigasi-mitigasi yang dapat terjadi dalam pelaksanaannya. HpHT sumur adalah sumur-sumur yang memiliki kondisi tekanan dan suhu yang lebih tinggi dari sumur konvensional biasanya. Secara teknis, kondisi HPHT terdefinisi sebagai

pore pressure (tekanan pori-pori) 0.8 psi/ft (~15.3 lbm/gal), undisturbed bottom hole temperature (BHT) di kedalaman

total atau prospek reservoir pada suhu lebih dari 300degF (150degC) dan/atau membutuhkan BOp dengan rating lebih dari 10000psi (68.95Mpa).

untuk melakukan pengeboran dengan karakteristik tersebut membutuhkah tantangan yang khusus. sasaran dari perencanaan sumur adalah memformulasikan dari berbagai variables suatu program pengeboran sumur yang harus mengikuti karakteristik berikut, yakni aman, biaya yang minimum/optimum dan usable.

Variables seperti desain dan pemilihan casing/OCTG,

pemilihan rig, volume lumpur, semen, completion, long

MEngEboR SuMuR DEngAn

PErEnCAnAAn MAtAnG

Oleh:

Uray Zenita Oktriana ([email protected]), Muhammad Fadil ([email protected]),

(15)

Tumpahan minyak yang terjadi di Balikpapan beberapa waktu lalu, selain mencemari Teluk Balikpapan

juga menelan korban jiwa. Masyarakat Balikpapan bahu-membahu menanggulangi musibah yang menjadi

isu nasional tersebut. Tak ketinggalan perusahaan-perusahaan hulu migas yang berada di wilayah

Kalimantan Timur ikut serta dalam operasi penanggulangan tumpahan minyak agar tidak menyebar luas.

D

i bawah koordinasi satuan Kerja Khusus pelaksana Kegiatan usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi perwakilan Kalimantan dan sulawesi (sKK Migas Kalsul), dengan pT pertamina Hulu Mahakam (pHM), pT pertamina ep aset 5, dan pT Chevron Indonesia, turut membantu penanggulangan tumpahan minyak yang terjadi di perairan Teluk Balikpapan, 6 april 2018. Bantuan yang disiapkan dari pHM berupa pengerahan satu kapal kelas anchor handling tug supply (aHTs), yakni Transko Celebes dan satu kapal tug boat prosper V.

Kedua kapal itu beroperasi untuk diperbantukan di bawah kendali PT Pertamina Refinery Unit V (RU V), sejak 31 Maret 2018 malam sampai situasi darurat dinilai telah terkendali, dengan tetap memperhatikan kebutuhan operasi migas di Wilayah Kerja (WK) Mahakam. Dengan menggunakan metode oil boom dan

skimmer, kedua kapal mengumpulkan ceceran minyak.

pengerahan kedua kapal tersebut merupakan bagian

Hulu MIGAs BAntu

PEnAnGGulAnGAn tuMPAHAn MInyAK

DI tEluK BAlIKPAPAn

Oleh: Danang agung/[email protected]

Keselamatan

dari pelaksanaan prosedur Tetap penanggulangan Tumpahan Minyak Koordinasi area VI sKK Migas. Bukan hanya itu saja, tim dari pertamina ep aset 5 dan Chevron Indonesia juga ikut dalam pembersihan tumpahan minyak tersebut, dengan mengerahkan beberapa peralatan guna mempercepat tim yang bekerja. Beberapa perlengkapan yang didukung oleh mereka berupa aHTs Temasek dan Kitiwake, tug boat Dhanada, powerpack, spill tank, weir skimmer, oil boom beberapa tipe, vacuum truck, truck dan dump truck, serta alat pendukung lainnya. Bahkan untuk mendukung pembersihan pencemaran minyak tersebut, sKK Migas Kalsul dan beberapa KKKs telah berkoordinasi untuk melakukan langkah terbaik dalam menangani pencemaran supaya tidak meluas.

Manager senior Operasi sKK Migas Kalsul, roy Widhiarta mengungkapkan, “Dukungan dari hulu migas pada musibah pencemaran minyak di Teluk Balikpapan merupakan bentuk kepedulian, sekaligus langkah nyata mendukung pemerintah untuk mengatasi musibah yang sedang terjadi.”

(16)

Eksplorasi

ungKAp KonSEp bARu EKSpLoRASI

MElAluI MEtoDE oPErAsI

DAn tEKnoloGI tErKInI

Sinergi diperlihatkan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas

Bumi Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (SKK Migas Sumbagsel) dengan Divisi Perencanaan

Eksplorasi serta Divisi Operasi Pengeboran dan Perawatan Sumur dalam Forum Eksplorasi dan

Operasi 2018. Kegiatan yang diselenggarakan di Palembang pada 24-26 April 2018 itu dihadiri

dan secara resmi dibuka oleh Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffee Suardin, dan tentu saja

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Tirat Sambu Ichtijar, sebagai tuan rumah.

F

orum tersebut mengambil tema “Mengungkap Konsep Baru eksplorasi melalui Metode Operasi dan Teknologi Terkini untuk Meningkatkan Cadangan dan produksi Migas di Wilayah sumbagsel”. Tujuannya untuk berbagi informasi antara sKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKs) wilayah sumbagsel dalam mengembangkan dan mengaplikasikan teknologi terbaru untuk meningkatkan produksi migas secara signifikan.

selain success story eksplorasi dari lapangan-lapangan yang ada, konsep basement fractured reservoir pun dibahas secara terperinci dalam forum ini. Mayoritas lapangan yang ada memproduksikan migas dari reservoir Talang akar, Baturaja, dan air Benakat. Hanya lapangan sumpal, suban dan Dayung yang memproduksikan migas dengan konsep Basement Fractured Reservoir. Shallow target seperti

biogenic gas juga turut diangkat sebagai materi forum ini.

Keberhasilan menemukan cadangan baru di beberapa KKKs dipresentasikan, dengan harapan mampu

memicu semangat eksplorasi bagi yang lainnya. Inventaris undeveloped discovery yang menjadi perhatian sKK Migas kembali disosialisasikan, agar seluruh KKKs dapat segera menindaklanjuti penemuan eksplorasi tersebut.

Tidak berhenti di sisi geologi dan geofisika, pemutakhiran teknologi operasi yang terkait eksplorasi target dalam seperti basement fractured

reservoir, maupun target dangkal seperti penggunaan

teknologi radial jetting turut menjadi salah materi penting di forum ini.

Forum ini terlaksana dengan lancar dan sukses, dengan dihadiri tak kurang dari 70 institusi, antara lain terdiri dari KKKs, perusahaan penyedia jasa eksplorasi, dan universitas setempat. setelah tiga hari berlangsung, Forum eksplorasi & Operasi 2018 ditutup oleh Kepala perwakilan sKK Migas sumbagsel, tentu saja dengan harapan bahwa eksplorasi menjadi lebih masif dan berdampak signifikan terhadap cadangan dan produksi migas nasional. Oleh: agung shirly ponkarn/[email protected] | surya Widyantoro/[email protected]

(17)

TJS Forum

KoMITMEn

MEMBErDAyAKAn MAsyArAKAt

Perusahaan Minyak & Gas Bumi (migas) INPEX Masela, Ltd., berhasil meraih Gold Award dalam

ajang kehumasan berskala nasional, Public Relations (PR) Indonesia Awards 2018, untuk kategori

Program Berbasis Pengembangan Masyarakat. Penghargaan ini dianugerahkan untuk program

CSR bertajuk “Pengembangan Tenun Ikat Tanimbar” yang dilaksanakan perusahaan migas asal

Negara Matahari Terbit, Jepang, tersebut. Penyerahan award diadakan di Kota Surabaya, dan

dihadiri Walikota Surabaya Tri Rismaharini pada 29 Maret 2018.

“K

ami merasa terhormat dan bangga atas penghargaan ini. penghargaan ini merefleksikan keseriusan kami dalam mengembangkan potensi masyarakat di Tanimbar, Maluku Tenggara Barat melalui program investasi sosial kami sejak 2011,” ujar president Director INpeX Masela shunichiro sugaya. sugaya menambahkan, program investasi sosial yang dilakukan INpeX Masela bertujuan memperluas kesempatan ekonomi kepada masyarakat agar bisa mendapatkan kesejahteraan hidup yang lebih baik atas upaya mereka sendiri. program pengembangan Tenun Ikat Tanimbar adalah contoh nyata komitmen INpeX Masela untuk memberdayakan masyarakat lokal sebagai mitra pengembangan proyek dengan tetap merawat kearifan dan budaya lokal.

social performance Manager INpeX Masela puri Minari menjelaskan, kondisi budaya menenun yang meredup berhasil dibangkitkan kembali dengan membangun mindset kaum penenun serta penyediaan kesempatan pelatihan untuk mengembangkan keahliannya. pengembangan komprehensif keahlian tenun penduduk lokal bertujuan agar kelompok tenun dapat menangkap selera dan permintaan pasar. upaya ini diharapkan dapat menjadikan tenun sebagai mata pencaharian yang menarik dan diminati anggota masyarakat sejak berusia muda. Di sisi lain, program ini berkontribusi positif mempersiapkan generasi baru

penenun, sehingga warisan budaya leluhur berusia ratusan tahun ini tetap dihargai dan dijaga.

pengembangannya, menurut puri, dilaksanakan setelah INpeX Masela berkonsultasi dengan para penenun ikat di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) maupun dengan Dinas Koperasi dan usaha Kecil Menengah (uKM) yang menaungi industri skala rumah tangga tenun ikat di MTB. strategi khusus yang dilakukan INpeX Masela dalam program ini yakni melalui pendekatan keterlibatan desainer skala nasional dalam proses pelatihan. upaya ini ditunjang dengan menggandeng multi stakeholder agar dapat bersinergi dan berkolaborasi merevitalisasi Tenun Tanimbar. “Tanpa adanya kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak, mustahil suatu program Csr dapat berkelanjutan atau sustainable,” ujarnya. upaya ini telah menunjukan perkembangan ke arah yang menggembirakan. Di antaranya kenaikan pendapatan yang cukup signifikan dari para penenun binaan INPEX Masela yang berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI). selain itu, daya tarik dan penjualan kain tenun karya masyarakat Tanimbar mulai meningkat. Hal tersebut ditandai dengan peningkatan penjualan hingga ke tingkat nasional dan internasional. Teguh mengemban pesan leluhur, Tenun Tanimbar - dengan motif simbol kearifan lokal yang secara kreatif terajut pada setiap helai kain yang dihasilkannya - saat ini telah bangkit menembus pasar nasional dan internasional.

(18)

Figur

pemerintah indonesia (Kementerian energi dan sumber Daya mineral/KesDm) telah melakukan perpanjangan 7 WK terminasi 2018, serta 2 WK terminasi 2019, yang kesemuanya diamanahkan kepada pertamina. Bagaimana penjelasannya?

latar belakangnya tidak terlepas dari usaha pemerintah memberi kesempatan kepada pertamina untuk lebih berkiprah dan membuktikan kemampuannya mengelola WK yang akan berakhir kontraknya itu. Tujuannya agar tidak terjadi penurunan laju produksi.

Existing operator juga diberikan kesempatan mengajukan proposal perpanjangan melalui sKK Migas, namun pertamina mempunyai hak istimewa menyampaikan proposalnya langsung ke Menteri esDM. pertamina dan existing operator diberi kesempatan right to match, dan dinilai keatraktifan proposalnya, yatu mana yang terbaik dan dapat memberi penerimaan negara paling optimal. Dari ketujuh WK itu, ada juga existing operator yang tertarik melanjutkan. Mereka mengajukan proposal. Kami sudah mengevaluasinya dari program kerja, biaya-biaya, target produksi, yang pada akhirnya juga dievaluasi keekonomian proyeknya di masa mendatang, misalnya untuk 20 tahun ke depan. Tetapi, tentunya penawaran dari pertamina lebih menarik. Memang ada satu dari 7 WK terminasi 2018 yang kita sebut penugasan, yaitu WK east Kalimantan, yang sebenarnya produksinya masih bagus, tapi cost-nya cukup tinggi untuk abandonment and site restoration (asr), sehingga “memukul” angka keekonomian proyeknya. Jadi, pertamina diharapkan lebih agresif lagi dalam melakukan kegiatan eksplorasi, juga lebih cepat dan lebih awal. Dengan WK-WK yang diamanahkan, pertamina diharapkan akan berinvestasi lebih maju lagi. Harapannya, produksi akan bertahan atau naik, sehingga berkontribusi terhadap lifting migas nasional.

selanjutnya, pertamina akan membuat perjanjian business

to business (B2B) sendiri dengan investor lainnya yang mau joint sebagai kontraktor?

sekarang 100% (interest) ke pertamina, sehingga nanti apabila ada perusahaan asing atau Bu/BuT yang mau kerja sama, silahkan langsung saja dengan pertamina untuk menghitung kalkulasi bisnisnya. Jadi ini yang disebut sebagai B2B. Mereka sudah diskusi, tinggal nanti berapa persen mau berbagi saham/kepemilikan/participating interest (pI), itu tergantung kesepakatan masing-masing. sudah ada beberapa partner yang mengajukan ketertarikan, termasuk existing operator dan yang baru.

apakah ada upaya meningkatkan investasi pertamina di bidang eksplorasi, terutama dengan diberikannya 9 WK ini?

pertamina sebenarnya sudah melakukan kegiatan eksplorasi cukup besar. Hanya kita pandang masih kurang, karena potensi lapangan yang masih bisa dieksplorasi masih besar. Masih banyak cekungan yang masih bisa digarap. pertamina diberi kesempatan untuk lebih melakukan kegiatan eksplorasi. untuk WK Jambi Merang, misalnya, pertamina berkomitmen melakukan eksplorasi terbesar yang pernah kami setujui. BOD pertamina juga sepakat melakukan eksplorasi besar-besaran, yang nilainya mencapai ratusan juta usD. Ini harus disegerakan untuk diimplementasikan.

Bagaimana bentuk dukungan dari pemerintah, termasuk sKK migas terhadap pertamina guna meningkatkan optimalisasi penggarapan WK-WK yang baru diamanahkan?

Bentuk dukungannya adalah dengan memberi kemudahan proses bagi pertamina. Meski demikian, pertamina akan diuji juga, dari sisi teknisnya juga di-challenge. pasalnya, selain memberi keuntungan untuk corporate-nya sendiri, mereka juga harus menghasilkan keuntungan untuk negara. Kami juga melakukan banyak simplifikasi, mulai dari PoD, work plan and budget (Wp&B), sampai authorization for expenditure (aFe). Birokrasi juga banyak yang dipangkas, sehingga seharusnya lebih cepat. ada satu statement menarik bahwa sKK Migas dapat

Menjaga asa

Ketahanan energi

Melalui Perencanaan Matang

dan PeMberdayaan anaK bangsa

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas

Bumi (SKK Migas) secara konsisten mengawasi pemenuhan komitmen

pasti Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Hal ini bertujuan memastikan

pencapaian target lifting migas, sekaligus mengontrol beberapa hal lainnya, seperti

Plan of Development (PoD) serta perpanjangan/pengakhiran wilayah kerja (WK) migas.

Berkenaan dengan sejumlah WK yang terminasi dalam waktu bersamaan pada 2018,

dan diserahkan 100% interest-nya kepada Pertamina, Tim BUMI mewawancarai Kepala

Divisi Program Kerja SKK Migas Julius Wiratno untuk mendapatkan penjelasan lebih rinci .

(19)

menjadi “mata kedua” bagi pertamina untuk mengarahkan dan mengawasi potensi pengembangan WK-WK itu ke depannya.

Berapa persen kontribusi dari WK-WK tersebut terhadap produksi migas nasional?

Tujuh WK itu hitungannya antara 16%-20% dari total produksi nasional, jadi masih cukup signifikan. Kalau kita bisa mempercepat eksekusi program-programnya, eksplorasi ataupun pengembangan akan bisa mendongkrak produksi. Harapannya bisa menemukan cadangan secepatnya.

secara umum, potensi sumber daya dan pengembangan dari ketujuh WK masih sangat terbuka. ada yang sudah mature, ada juga yang sifatnya upside potential, karena masih ada prospect lead yang menjanjikan dan bisa dieksplorasi. Yang paling menarik adalah upaya untuk apply teknologi terbaru, sehingga bisa lebih efisien lagi. apalagi, karena menggunakan gross split, maka KKKs harus mengoperasikan lapangan tersebut seefisien mungkin.

apakah untuk WK-WK lain yang akan habis masa kontraknya dalam beberapa tahun ke depan, akan diberikan ke pertamina juga?

pertamina punya hak istimewa. apabila pertamina tertarik, maka bisa mengirimkan proposalnya. Dirjen Migas sudah menyurati KKKs untuk blok-blok yang akan habis masa kontraknya, apakah mereka tertarik atau tidak? Jika existing operator sudah submit, pertamina juga punya hak yang sama untuk mengajukan. pemerintah akan meminta pertimbangan kami, sehingga kami akan ikut mengevaluasi proposal. setelah proposal dari existing operator kami

evaluasi, hasilnya bisa ada tiga. Yaitu, apakah diberikan perpanjangan (sendiri), diberikan perpanjangan tapi joint dengan pertamina, atau langsung diberikan ke pertamina sendiri. Namun, pemerintah berhak memberikan penugasan kepada pertamina. penugasan itu tidak semata-mata karena kepentingan ekonomis, tapi ada pertimbangan lainnya.

Dirjen migas mengatakan akan mengumumkan setiap bulan (sampai Desember 2018) tentang WK-WK yang akan terminasi sampai 2026. Bagaimana soal ini?

Memang akan ada 22 WK yang akan terminasi pada 2019-2026. Yang 7 WK sudah selesai di 2018, dan yang 4 WK untuk 2019 juga sudah. Tapi, yang 2018 masih menyisakan satu, yaitu WK NsB yang sedang kami garap. Kemudian, pada 2020 akan ada 6 WK yang expire. Ini sedang dibahas secara intensif. Harapannya, pertama, adanya kepastian untuk investasi berikutnya, sehingga dapat menjaga produksi. Kedua, memberikan jaminan supaya mereka berani investasi di saat-saat terakhir itu. Kalau kita jamin waktunya akan

diperpanjang, misalnya untuk 20 tahun ke depan, maka diharapkan investor akan alokasikan anggaran untuk eksplorasi besar-besaran. supaya kita tak hanya menikmati untuk jangka pendek saja, tapi jangka panjangnya akan diorientasikan untuk bisa menemukan cadangan baru.

apakah perusahaan migas nasional lainnya, selain pertamina, juga akan diberikan kesempatan untuk lebih berkembang lagi?

Tentu saja. Contohnya, Medco juga sedang membuat proposal untuk WK-WK mereka yang ada di rimau dan Tarakan (yang akan terminasi di 2022 dan 2023, red.). Kami sudah berikan asistensi supaya mereka bisa membuat proposal tepat waktu, supaya perpanjangan atau tidaknya bisa diputuskan lebih cepat.

Bagaimana strategi sKK migas untuk menarik investor, baik untuk WK-WK yang baru maupun existing agar diperpanjang?

untuk WK baru, kita berusaha mendorong kualitas informasi dan data agar menarik bagi investor. Misalnya data seismik dan topografi di awal-awal. Ini untuk attract orang melakukan joint study. Kami juga bekerja sama dengan pusat data yang dikelola Kementerian esDM.

Kita juga tunjukkan dengan hasil kerja kepada para investor. Karena alasan investor tidak tertarik itu beda-beda. Kita berusaha menciptakan iklim investasi yang se-fair dan sekondusif mungkin. Kita pun berusaha memberi insentif, seperti fiskal dan perpajakan. Pemerintah bertanggung jawab dalam menciptakan market competitiveness, sehingga perusahaan yang memiliki advantage pasti akan menang dalam kompetisi tersebut.

sejauh ini bagaimana tanggapan investor soal skema

gross split?

sekarang ini sudah ada beberapa WK yang memakai gross split. pertama, investor memang senang dengan gross split, utamanya kalau mereka sudah berhasil mengenali internal streght-nya. Kemudian, mereka akan mendapatkan competitive advantage karena mampu mengoperasikan secara lebih efektif dan efisien, serta bisa menekan biaya operasional. Ini kesannya simplifikasi, tapi kita cukup detil juga mengkalkulasinya, yaitu melalui based split, variable split, dan progressive split. Diharapkan terjadi fleksibilitas dan percepatan proses dalam hal operasional, karena diserahkan semua ke operator/ kontraktor, bahkan termasuk pengadaan. Jadi harusnya proses pengadaan lebih cepat karena dia kerjakan sendiri.

Kalau masih ada yang gamang, mari kita diskusi. seperti ada yang bilang “time will tell”. sKK Migas itu gudangnya data, kita olah sendiri, evaluasi dari waktu ke waktu, dan akan kita berikan masukan. Kalau masih perlu di-improve akan bisa dilakukan sesuai perjalanan waktu. Kita harus bergerak terus.

(20)

Spektrum

Sektor hulu dan hilir migas secara bersama-sama berkontribusi untuk perekonomian Indonesia. Sinergi kedua sektor ini perlu dibangun untuk memperkuat industri dalam negeri. Rumusan ini mengemuka dalam Forum Fasilitas Produksi Migas (FFPM) 2018 yang diselenggarakan Divisi Manajemen Proyek dan Pemeliharaan Fasilitas, 25-27 April 2018, di Yogyakarta.

K

epala sKK Migas amien sunaryadi dalam pembukaan acara memberikan contoh pentingnya sinergi antara sektor hulu dan hilir migas dalam industri petrokimia. Dikatakannya, saat ini negara-negara aseaN lain seperti Malaysia, singapura dan Thailand sudah memiliki sentra industri petrokimia yang terintegrasi. sayangnya fasilitas ini belum dipunyai Indonesia, padahal industri petrokimia menyediakan bahan baku untuk sejumlah industri dalam negeri.

Kontribusi dari sektor hulu migas yakni dengan memasok gas ke industri petrokimia. saat ini kebanyakan gas dipasok untuk kelistrikan, industri manufaktur dan ekspor. “sKK Migas mengajak perusahaan hulu migas yang mengasilkan gas untuk memikirkan gasnya juga dipakai untuk petrokimia,” ujar amien.

Diskusi yang berlangsung dalam FFpM 2018 memberikan dua rekomendasi untuk memperkuat sinergi antara industri hulu dan hilir migas. pertama, dibutuhkan adanya suatu sistem yang dapat mengatur integrasi antara industri hulu dengan hilir—termasuk petrokimia—sehingga nilai tambah produk yang dihasilkan dapat meningkat. rekomendasi kedua adalah perlu adanya pelaksanaan proyek dengan skema Kerja sama pemerintah dan Badan usaha (KpBu) yang dapat menjadi solusi dalam pembagian risiko di antara para pihak yang terlibat, jadi dapat membantu sinergi industri hulu dan hilir migas.

FFpM 2018 diselenggarakan sKK Migas bersama-sama dengan Ikatan ahli Fasilitas produksi Migas Indonesia (IaFMI). Forum yang dihadiri 560 peserta ini bertujuan untuk mengembangkan diskusi ilmiah dan berbagi informasi tentang perancangan, eksekusi proyek, dan pemeliharaan fasilitas produksi migas, dengan tujuan akhir untuk menggali upaya terobosan dalam efisiensi dan optimasi di tengah iklim usaha yang makin kompetitif.

Tema yang diangkat tahun ini adalah “Optimasi Desain, proyek dan pemeliharaan Fasilitas produksi Migas”. Topik ini relevan dengan kondisi saat ini ketika tuntutan efisiensi dalam operasi harian bisnis hulu migas semakin mengemuka. Amien mengatakan, efisiensi dan optimasi harus tetap menjadi kata kunci dalam operasi harian bisnis ini, mulai dari fase perencanaan hingga operasi.

Kegiatan FFpM 2018 diselenggarakan dalam bentuk konferensi, business forum, dan pameran. Konferensi hari pertama menghadirkan key note speaker yaitu Wakil Menteri energi dan sumber Daya Mineral (Wamen esDM) arcandra Tahar, dan panelis dari para penentu kebijakan dan pelaku utama industri migas. arcandra dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya mendesain fasilitas yang ‘fit for purpose’, sehingga fasilitas yang dibangun lebih efisien dari segi biaya dan tetap mempertimbangkan faktor risiko yang mungkin terjadi. pendekatan manajemen risiko dengan konsep alarp (As Low as Reasonable Practicable) dapat dipertimbangkan untuk digunakan.

Konferensi di hari kedua diisi dengan diskusi panel dengan tiga fokus diskusi, yaitu proyek, desain dan teknologi, serta pemeliharaan. sesi ini diisi oleh pemateri dari Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKs), perusahaan penyedia jasa konstruksi terintegrasi (EPC contractors), konsultan engineering, dan penyedia jasa utama yang terlibat dalam proyek dan pemeliharaan fasilitas produksi migas. sedangkan, hari ketiga diisi dengan business forum yang membahas arah dan kebijakan terkait peluang dan sinergi industri nasional dalam pelaksanaan proyek-proyek migas. selain konferensi, FFpM 2018 juga dimeriahkan dengan pameran yang menampilkan perkembangan aplikasi keilmuan dan teknologi melalui para penyedia jasa pemeliharaan dan konstruksi fasilitas produksi migas.

MEMbAngun

sInErGI InDustrI

huLu DAn hILIR MIgAS

Oleh: Alfian

(21)

Sebagai negara yang masih memiliki cadangan minyak dan gas bumi (migas) cukup besar yang masih belum diproduksikan, Indonesia mempunyai kesempatan untuk semakin mengembangkan lagi ke depannya. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menganggap bahwa perusahaan minyak nasional (national oil company/NOC), seperti halnya PT Pertamina (Persero) di Indonesia, seharusnya mampu menjadi yang terdepan dalam penemuan cadangan migas baru di nusantara.

“s

aya akan lebih bangga kalau yang menemukan cadangan migas yang

giant adalah NOC, dalam hal ini

adalah pertamina dan anak-anak usahanya,” sebut arief setiawan Handoko, sekretaris sKK Migas, dalam event upbringing di universitas pertamina Jakarta.

saat ini, ungkap arief, salah satu hal yang menjadi permasalahan adalah ketidakseimbangan antara jumlah produksi dan konsumsi minyak nasional. sejak meraih

break event point (Bep) pada 2002, sampai saat ini

konsumsi minyak terus meningkat, sehingga berbanding terbalik dengan produksi minyak nasional yang terus menurun. Hal ini membuat Indonesia harus mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. “Ini menjadi beban bagi cadangan devisa (cadev) dan neraca perdagangan Indonesia. Makanya perlu eksplorasi masif untuk menemukan cadangan minyak ataupun gas baru,” ucapnya.

Menurut data sKK Migas, per 1 Januari 2017, Indonesia mempunya cadangan minyak nasional (p1) sebesar 3.215 miliar standar tank barel (bstb), dan cadangan gas nasional (p1) sejumlah 52.548 triliun standar kaki kubik (Tscf). pada 2017 lalu, berhasil ditemukan cadangan

minyak yang cukup besar di daerah parang-1 yang termasuk dalam Wilayah Kerja (WK) Nunukan sebesar 1,430 juta setara barel minyak (MMboe). Ke depannya, Indonesia masih memiliki peluang aktivitas pengeboran eksplorasi (wildcat) pada 74 cekungan migas.

untuk tahun 2018 ini, terdapat tujuh proyek migas yang

onstream. proyek minyak yang onstream adalah lica

(pT Medco e&p Indonesia) dan Gas lift BW Field poleng (pT pertamina ep), sementara proyek gas adalah Block a (pT Medco e&p Malaka), sp (pT pHe ONWJ), ario Damar-sriwijaya phase 2 (pT Tropik energi pandan), sKG Musi Timur (pT pertamina ep), dan Gas Temelat (pT Medco e&p Indonesia).

Di depan para mahasiswa yang hadir, arief pun menjelaskan beberapa aspek yang menjadi realisasi operasional sKK Migas pada kuartal pertama tahun ini. antara lain mengenai reserve replacement ratio (RRR) yang telah mencapai 36% dari target rrr sebesar 100% di akhir 2018 nanti, kemudian realisasi lifting migas berhasil menyentuh angka 1.890 ribu setara barel minyak per hari (boepd) atau 94% dari target apBN 2018 sebesar 2.000 ribu boepd (terdiri atas realisasi lifting minyak bumi sebesar 750,6 ribu barel minyak per hari (bopd) atau 95% dari target apBN 2018 sebesar 800 ribu bopd dan lifting gas bumi sebesar 1.139 ribu boepd atau 94% dari target apBN 2018 sebesar 1.200 ribu boepd).

Cost recovery sebesar us$2,6 miliar atau 26% dari target

apBN 2018 sebesar us$10,1 miliar (unaudited). Juga yang tak kalah penting yaitu jumlah investasi di hulu migas sebanyak us$2,4 miliar atau 17% dari target apBN 2018 sebesar us$14,2 miliar, serta penerimaan negara dari hulu migas sebesar us$3,9 milliar atau 33% dari target apBN 2018 sebesar us$11,9 milliar.

selain itu, sKK Migas juga menandatangani nota kesepahaman dengan universitas pertamina mengenai pendidikan dan pengembangan mahasiswa. lebih tepatnya, para mahasiswa tingkat akhir dari jurusan tertentu di universitas tersebut dapat menjalani magang di sKK Migas, yang mana magang tersebut merupakan satu kewajiban yang harus dilakukan sebelum mereka lulus kuliah sarjana.

CADAngAn MIgAS

“GIAnt”

DIpERLuKAn InDonESIA

Oleh: nyimas Fauziah Rikani

[email protected]

(22)

Kegiatan berpuasa merupakan suatu aktivitas ibadah yang dijalankan oleh umat Muslim sepanjang bulan

Ramadhan dengan tidak makan dan minum sejak subuh hingga matahari terbenam (waktu Sholat Maghrib).

Artinya, tubuh tidak mendapatkan asukan makanan dan minuman selama kurang lebih 14 jam. Selama

periode tersebut, kita tetap perlu melakukan kegiatan sehari-hari, seperti bekerja di kantor, bersekolah,

kuliah, dan lain-lain. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang yang berpuasa untuk memperhatikan pola

asupan dan aktivitas yang dilakukan agar tetap sehat dan bugar selama sebulan penuh.

p

emilihan jenis makanan dan minuman selama sahur bukan memegang peranan penting untuk menghindari rasa lemas, letih dan lesu selama berpuasa. rasa lapar dan rasa haus pasti terjadi dikarenakan kadar gula darah yang menurun dan kekurangan cairan. uniknya, selama berpuasa tekanan darah juga dapat menurun dan terjadi proses detoksifikasi, yaitu pembersihan zat-zat hasil metabolisme, sehingga proses puasa ini sangat berguna bagi yang menjalaninya.

Berikut ini beberapa tips agar anda selalu bugar selama berpuasa:

Konsultasikan dengan dokter mengenai pola makan sehat dan aktivitas yang diperbolehkan. sebab, orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti mempunyai gangguan perut seperti gastritis kronis (maag) atau diare yang berulang, juga orang dengan penyakit diabetes atau tekanan darah tinggi sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk memastikan kondisi berpuasa tidak menambah berat penyakitnya.

Konsumsi makanan berimbang saat sahur. Makanan dengan karbohidrat kompleks yang tinggi serat dapat menahan lapar selama 6 jam seperti nasi merah, singkong, ubi ubian, jagung, outmeal atau roti gandum. Kebutuhan protein seperti ikan, tahu dan tempe pun sangat dianjurkan. Jangan lupa tambahan vitamin dan mineral, baik dari sayuran hijau/buah-buahan maupun suplemen. Karena

keinginan makan dan minum banyak saat sahur tidak besar, pastikan jumlah cairan yang masuk minimal tetap memenuhi kebutuhan 8 gelas (ukuran 250 cc) dalam sehari.

Hindari makanan berlemak dan gorengan.Karena lemak lebih lama untuk dicerna, sehingga kadang dapat membuat ngantuk pada siang hari. Konsumsi lemak yang berlebihan juga dapat berbahaya bagi kesehatan jantung dengan meningkatnya nilai kolesterol dalam darah.

Tetap Bugar

Selama Berpuasa

Oleh: dr. Ade Mutiara/[email protected]

Sehat

Batasi aktivitas. anda harus menghindari aktivitas yang dapat menyebabkan tubuh menjadi dehidrasi dan kekurangan kalori seperti bekerja di tempat panas atau melakukan olahraga berat. Kondisi dehidrasi yang berkepanjangan dapat membahayakan kesehatan ginjal.

Berbuka puasa secukupnya. Istilah berbuka dengan yang manis dimaksudkan untuk mendapatkan kalori secara cepat, dan biasanya dianjurkan dengan memakan buah kurma terlebih dahulu atau minuman manis secukupnya. Tidak dianjurkan langsung makan besar karena tubuh akan bekerja keras untuk langsung mencerna makanan, jadi sebaiknya baru makan besar kurang lebih 30 menit atau 1 jam setelah berbuka.

menjaga makan dan minum saat malam hari. sebaiknya jika masih lapar setelah jam 8 malam dianjurkan untuk makan buah-buahan untuk menambah rasa kenyang, namun tidak menambah jumlah kalori yang masuk terlalu banyak. Hal ini juga penting agar kualitas tidur tetap terjaga dengan tidak makan tepat sebelum tidur.

pengaturan pola tidur. Jumlah tidur pada saat bulan puasa harus disiasati, karena kita harus bangun sahur. Tidur siang sejenak saat waktu istirahat (power nap) dianjurkan untuk dapat menjaga produktivitas selama aktivitas di sore hari. Dianjurkan jumlah waktu tidur dalam

sehari tetap memenuhi 7-9 jam

Olahraga ringan. Ini sangat dianjurkan untuk dilakukan selama 30-45 menit menjelang berbuka puasa misalnya jalan kaki, bersepeda atau jogging. Tidak dianjurkan melakukan o l a h r a g a b e r a t , k a r e n a dikhawatirkan tubuh akan

(23)

Wisata

Taman Nasional Berbak (TNB) seluas 162.700 hektare merupakan konservasi alam

terbesar se-Asia Tenggara. Perpaduan unik antara hutan rawa gambut dan hutan

rawa air tawar di pesisir timur Sumatera ini, membuat TNB dilindungi secara

nasional maupun internasional (dalam Konvensi RAMSAR 1992).

i

ndonesia dan Brazil merupakan dua negara penyandang gelar “paru-paru dunia”, karena memiliki kawasan hutan hijau yang sangat luas. salah satu kawasan hutan yang berkontribusi penting sebagai penyedia pasokan udara bersih di Indonesia adalah TNB di provinsi Jambi. TNB berkarakteristik unik, yaitu secara alamiah merupakan perpaduan harmonis antara hutan rawa gambut dan hutan rawa air tawar. Keunikan ini menjadikan TNB sebagai destinasi wisata alam yang mulai diminati pelancong domestik maupun mancanegara. selain menikmati keindahan hutan rawa, berwisata ke TNB dapat menambah pengetahuan tentang dunia flora dan fauna. Kawasan hutan yang beberapa spot-nya belum terjamah manusia ini menjadi ekosistem dari puluhan jenis tumbuhan dan spesies satwa. Keanekaragaman ini menjadikan TNB sangat tepat disambangi pelajar, mahasiswa, ataupun para peneliti.

Dalam kawasan TNB, setidaknya terdapat 229 jenis tumbuhan obat, 27 jenis anggrek hutan, dan ragam tanaman lainnya. Berbagai jenis palem yang langka juga tumbuh subur di TNB, seperti palem daun payung (Johanesteihmannia altifrons) dan jenis palem baru berbunga besar dan berwarna merah atau ungu (Lepidonia kingie).

Ditilik dari jenis satwa, TNB merupakan habitat dari beberapa hewan yang saat ini tergolong sebagai endangered species, seperti Harimau sumatera, Badak sumatera, Tapir, Kancil, dan hewan mamalia lainnya. Berbagai jenis reptil turut “meramaikan” populasi hewan yang menghuni kawasan TNB, Di antaranya Buaya Katak (crodilus porosus) dan Buaya sinyulong (tomistoma schelegeli) yang merupakan jenis reptil langka dan dilindungi. Bersama pawang buaya

lokal dan petugas TNB, wisatawan dapat melihat kehidupan kedua jenis reptil ini melalui program bertajuk “Crocodile safari Night”.

setiap tahunnya, yaitu sepanjang Oktober-Februari, ada fenomena alam yang menjadi daya tarik khas TNB. Dalam kurun waktu tersebut, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan ratusan burung yang bermigrasi dari wilayah siberia menuju australia. ratusan burung tersebut menjadikan TNB sebagai persinggahan sementara, karena kondisi suhu yang hangat, sehingga nyaman dijadikan tempat beristirahat. selain burung migran, TNB juga menjadi rumah bagi 300 spesies burung seperti Kuntul Cina, Bangau Tong-Tong, raja udang-Merah api, dan Bebek Hutan sayap putih.

Wisata Edukasi

Taman Nasional

Berbak

menuju Kawasan perawan tnB

Berkunjung ke TNB dapat ditempuh melalui dua jalur. pertama, dengan menumpang speed boat menyelusuri sungai Batanghari dan sungai air Hitam Dalam selama 2,5-3 jam. sungai ini dinamakan sungai air Hitam Dalam karena warna airnya yang hitam seperti kopi.

Kedua, melalui jalur darat dari Jambi selama sekitar tiga jam perjalanan. Baik melalui darat ataupun laut, selama perjalanan wisatawan akan dimanjakan dengan panorama rawa, sawah, dan sungai yang hanya bisa ditemui di TNB.

Oleh: Alfian

(24)

Referensi

Dokumen terkait