Oleh:
Joko Widodo - Unnes
PENGERTIAN
Metode penelitian yang digunakan untuk
menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono, 2009) Is a process used to develop and validate
educational product (Borg and Gall, 1983) Metode penelitian yang bertujuan untuk
menghasilkan suatu produk tertentu berdasarkan penelitian yang dilakukan sebelumnya
MODEL RISET
PENGEMBANGAN
1. Model prosedural, yakni model yang
dihasilkan berisi (menunjukkan) laangkah-langkah yg harus diikuti dalam
menghasilkan produk tertentu
2. Model konseptual, yakni model yang
dihasilkan menyebutkan komponen-komponen produk dan menganalisis
komponen –komponen yang ada secara rinci serta menunjukkan hubungannya
3. Model teoretik, yakni model yang
LANGKAH-LANGKAH
1. Reserach and information collecting 2. Planning
3. Develop preliminary form of product 4. Preliminary field
5. Main product revisin 6. Main field testing
7. Operational product revision 8. Operational field testing
9. Final product revision
10. Dissemination and implementation
LANGKAH- LANGKAH
1. Tahap studi pendahuluan, yakni
melakukan penelitian terhadap model yang selama sudah dipraktekkan untuk menghasilkan model faktual di lapangan
2. Tahap pengembangan, yakni membuat
disain model berdasarkan hasil pengkajian teori dan kekuatan – kelemahan dari model faktual.
Selanjutnya disain tersebut diujicobakan, dilakukan revisi hinggan menghasilakn model yang baik
3. Tahap evaluasi, yakni mengvalidasi model
STUDI PENDAHULUAN
Peneliti melakukan penelitian untuk memperoleh
gambaran lengkap mengenai model yang selama ini diimplementasikan
Memerlukan instrumen penelitian yang valid dan
reliabel untuk menjamin data yang diperoleh
Instrumen tidak boleh hanya menggunakan salah
satu teknik saja (misal: hanya angket). Harus
menggunakan berbagai teknik secara bersamaan
Pembahasan atas hasil penelitian pendahuluan
dilakukan dengan menggunakan kajian teori yang
relevan untuk bisa memposisikan model faktual yang ada (kekuatan dan kelemahan model dapat
PENGEMBANGAN
Berdasarkan hasil penelitian. kajian teori, dan
analisis kebutuhan yang dilakukan maka peneliti mengajukan disain produk
Disain produk dirancang dengan asumsi bahwa
produk tersebut adalah ideal (efektif) untuk diimplementasikan
Walaupun masih disain namun semua komponen
yang seharusnya ada dalam suatu produk harus sudah tersedia sehingga menunjukkan rasionalitas dan kelayakan implementasinya
Didukung dengan indikator keterlaksanaan atas
Lanjutan...
Mendeskripsikan secara lengkap mengenai
tujuan produk, menyusun outline produk yang akan dikembangkan – bagaimana menggunakannya – dan mengapa produk itu penting, mendiskripsikan kekhasan dari produk yang akan dikembangkan
Rancangan produk yang akan
dikembangkan divisualisasikan dalam
EVALUASI
Merupakan proses menilai produk setelah selesai
dilakukannya uji coba
Pada hakekatnya memberikan justifikasi mengenai
kelayakan produk sebelum didesiminasikan
Teknik yang dapat digunakan antara lain: Delphy atau
forum group discusion.
Masukan dan rekomendasi yang dihasilkan dari
teknik-teknik tersebut digunakan untuk menyempurnakan produk yang ada
Perlu diperhatikan bahwa pihak-pihak yang dimintai atau
diajak untuk mengevaluasi produk haruslah orang yang memiliki kriteria-kriteria tertentu
UJI COBA PRODUK
Menguji disain produk untuk melihat kekurangan
setelah produk tersebut diimplementasikan pada subyek penelitian
Subyek uji coba dilakukan pada kalangan terbatas
dan kalangan yang diperluas
Masukan dan rekomendasi dari hasil uji coba
dianalisis untuk kepentingan perbaikan produk
Berapa kali uji coba dilaksanakan sangat tergantung
pada kepentingan penelitian dengan memperhatikan keterbatasan-keterbatasan yang ada
Yang jelas semua uji coba diarahkan untuk mencapai
INSTRUMEN PENELITIAN
Wawancara
Kuesioner
Observasi
TEKNIK ANALISIS
Analisis statistik (kuantitatif)
Analisis deskriptif kualitatif
Kedua teknik tersebut digunakan secara
bersama untuk memahami data secarasempurna
Peneliti dituntut menguasai pendekatan
Potensi & Masala
h
Desain produk Pengu
mpulan data
Validasi desain
Revisi Desain Uji coba
Produk Revisi
Produk Uji coba
Pemakai an
Revisi
Produk Produksi Nassal
Kajian Teori dan Penelitian Terdahulu
Evaluasi IPKGTK Faktual
Analisis Temuan IPKGTK Faktual
Desain Awal (Model IPKGTK
Hipotetik) Desain 1
(Hasil Validasi)
Desain 2 (Hasil Ujicoba
Terbatas)
Desain 3 (Hasil Ujicoba
diperluas)
- Validasi
- Revisi
- Ujicoba
Terbatas
- Revisi
- Ujicoba
diperluas
- Revisi
Luaran Penelitian (Model Final)
Uji Efektivitas
Tahap Evaluasi
Studi Pustaka Pengembangan Media Pembelajaran
Observasi Lapangan : Pelaksanaan Pembelajaran Zat Adiktif dan Psikotropika
di SMP N 2 Pancur
Diskripsi dan Analisis Kebutuhan
Siswa
Temuan Draf Desain Model Pengembangan
Media Pembelajaran Berbentuk Komik
Kontekstual Validasi Desain oleh
Pakar Komik dan Pakar Materi
Revisi I
Uji Coba Terbatas Komik
Kontekstual Revisi II
Uji Efektivitas Analisis Data
Produk Final Komik Kontekstual
TAHAP RESEARCH
TAHAP DEVELOPMENT
TAHAP UJI PRODUK
Studi literatur
1. Teori Belajar dan Pembelajaran 2. Teori Metakognisi
3. Pendekatan Metakognisi Berbasis Teknologi
4. Tujuan Pembelajaran
Merancang
• Pemilihan Media • Penyususnan CD
Interaktif
Perumusan Desain Model Pembelajaran
TAHAP INVESTIGASI AWAL
TAHAP PERENCANAAN
Penyusunan
• Pembuatan Bahan
Ajar Uji Validasi Model Evaluasi
Revis
i Model Final Uji Coba
TAHAP REALISASI
TAHAP PENGUJIAN EVALUASI DAN REVISI
TAHAP IMPLEMENTASI