• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep cerita yang diangkat Transcendenc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Konsep cerita yang diangkat Transcendenc"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Konsep cerita yang diangkat Transcendence sebenarnya cukup menarik, terlepas dari tema yang sudah umum di dunia scifi. Debut penyutradaraan Wally Pfister yang biasanya menjadi cinematographer dari film-film Christopher Nolan juga berhasil menyajikan visual yang artistik. Banyak potongan-potongan gambar yang indah dan meyakinkan. Namun sayang, naskah film ini terlalu lemah, dan penyutradaraan Wally Pfister masih terasa kaku, meskipun Christopher Nolan menjadi produsernya.

Memilih untuk menyajikan cerita secara flashback tidak terlihat sebagai keuntayungan film ini. Narasi Max Waters di awal terasa kaku, tidak memberikan rasa penasaran pada

penonton. Bahkan pada akhirnya secara logika tetap tidak dapat dimengerti, mengapa akhirnya listrik di seluruh dunia harus mati? Penonton terasa sulit mengikuti lompatan teknologi yang diceritakan dalam Transcendence, sehingga banyak yang terasa tidak logis. Nanotechnology yang diceritakan pun lebih mendekati “sihir” daripada kecanggihan

teknologi. Sulit memahami mengapa dengan menyembuhkan para manusia itu, mereka jadi terikat dengan Will? Mengapa nanotechnolgy bisa membuat mereka menjadi sangat kuat? Bahkan pada akhirnya, apakah mungkin virus yang diciptakan dalam waktu singkat bisa menghancurkan Will yang tampak sebagai maha-hadir dan maha-kuat?

Pendalaman karakter di sini pun terasa datar. Johnny Depp mungkin tidak dapat berbuat banyak karena di separoh lebih film ia hanya tampil close-up di layar, berperan sebagai suatu mesin yang tidak memiliki ekspresi dan emosi seperti manusia. Seperti itu juga akting Johnny Depp yang tidak terlalu berarti dalam film ini. Chemistry-nya dengan Rebecca Hall juga terasa sangat palsu, tidak dapat membangkitkan rasa romantis sama sekali.

Sebenarnya akting Hall tidaklah buruk, tetapi peran yang ia pegang memang berat, sehingga tidak heran bila tuduhan terberat jatuh kepadanya, karena tampaknya ia belum mampu memegang peran sepenting itu. Morgan Freeman dan Cillian Murphy jelas disia-siakan dalam film ini. Peran mereka sebagai figuran tidak mendapatkan jatah yang sepantasnya, sehingga karakter mereka hanya tampak seperti tempelan. Yang paling mending dalam film ini adalah Paul Bettany, itu pun karena ia muncul sebagai “jagoan” dalam film ini. Singkat cerita, sepertinya percuma budget yang besar dihamburkan untuk membayar para artis ini, karena mereka tidak mendapatkan porsi yang sepadan dengan besarnya gaji mereka.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

pembuangan dan itu mengakibatkan dampak bagi lingkungan di sekitar tetapi sekarang banyak ditemukan cara atau solusi untuk menangani dampak-dampak yang dihasilkan oleh limbah,

Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas berkat dan pertolongan-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini yang berjudul “Pengaruh Faktor

bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 16 ayat (1) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 tahun 2010 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan

Hasil pengamatan aktivitas enzim esterase pada populasi nyamuk dari ketiga desa menunjukkan bahwa persentase nyamuk yang mengalami peningkatan aktivitas enzim esterase yang

Hasil pengujian didasarkan pada hasil uji dengan menggunakan Crosstabs (tabel silang) serta melihat hasil uji Pearson Chi- Square yang dibandingkan dengan nilai

Bale Seni Barli Kota Baru Parahyangan sebagai destinasi wisata seni yang. bermuatan edukasi dan menyenangkan dengan mengembangkan

Kunjungan ANC men- jadi salah satu faktor risiko yang mening- katkan kejadian perdarahan pasca persalin- an karena apabila ibu melakukan pelayanan ANC secara teratur

Dalam rangka menjamin pasien memperoleh pelayanan asuhan keperawatan berkualitas, maka perawat sebagai pemberi pelayanan harus bermutu, kompeten, etis