G. Sejarah Singkat Kantor Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Medan
Sesuai dengan undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah yang menegaskan bahwa tujuan pemberian otonomi adalah berupaya
memberikan peningkatan pelayanan dan kesejahteraan yang semakin baik kepada
masyarakat, pengembangan kehidupan demokrasi, keadilan dan pemerataan.
Sehingga kualitas layanan aparatur pemerintah kepada masyarakat merupakan
indikator keberhasilan otonomi daerah. Sehubungan dengan hal tersebut, maka
Pemerintah Kota Medan membentuk Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT)
sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Medan No. 3 Tahun 2009 tentang
Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Medan.
Adapun dasar pembentukan Badan Pelayan Perijinan Terpadu ( BPPT )
yaitu :
1. INPRES Nomor 1 Tahun 1995 tentang Kualitas Pelayanan Aparatur
Pemerintah kepada Masyarakat.
2. Keputusan Menpan Nomor 81 Tahun 1993 tentang Pedoman Tata Laksana
Pelayanan Umum.
3. Surat Edaran Menkowasbangpan Nomor 56/MK.WASPAN/6/1998, antara
lain menyebutkan bahwa langkah-langkah perbaikan mutu pelayanan
atap satu pintu) bagi unit-unit kerja kantor pelayanan yang terkait dalam
proses atau menghasilkan suatu produk pelayanan.
4. Keputusan Menpan No.KEP/24/M.PAN/2004 Tentang Pedoman umum
penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi
Pemerintah.
5. Keputusan Menpan No. KEP/26/M.PAN/2004 Tentang petunjuk teknis
Transparansi dan Akuntabilitas dalam penyelenggaraan Pelayanan Publik.
6. Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat
Daerah.
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 20 Tahun 2008 tentang Pedoman
Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelayanan Perijinan Terpadu di Daerah.
8. Peraturan Daerah Kota Medan No. 3 Tahun 2009 tentang Pembentukan
Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Medan pasal 159 dan
160.
9. Peraturan Walikota Medan No. 6 Tahun 2010 tentang Rincian Tugas Pokok
dan Fungsi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Medan.
MAKSUD
Maksud didirikannya BPPT Kota Medan adalah untuk menyelenggarakan
pelayanan perijinan yang prima dan satu pintu. Hal tersebut diharapkan
dapat mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi penanaman modal
dan investasi dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat Kota Medan.
Keputusan Menpan Nomor 81 Tahun 1993, antara lain: sederhana, jelas, aman,
transparan, effisien, ekonomis, adil dan tepat waktu.
TUJUAN
Sedangkan tujuan dari pendirian BPPT antara lain:
1. Mewujudkan pelayanan prima
2. Melayani kepentingan masyarakat dalam mengurus perijinan dengan baik
yang didasarkan pada prinsip-prinsip pelayanan publik, yaitu Responsivitas,
Akuntabilitas, kesederhanaan, transparansi, dan kepastian hukum
3. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja aparatur Pemerintah Kota
Medan, khususnya yang terlibat langsung dengan pelayanan masyarakat.
4. Mendorong kelancaran pemberdayaan ekonomi masyarakat, yang pada
gilirannya masyarakat dapat terdorong untuk ikut berpartisipasi aktif dalam
berbagai kegiatan pembangunan.
MOTTO
1. Motto Kota Medan: "Medan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih cerah dari hari ini."
2. Motto Pelayanan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Medan:
"Pelayanan Prima, Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme."
3. Maklumat Pelayanan Kebijakan Mutu Badan Pelayanan Perijinan Terpadu
Kota Medan: "Kami seluruh Pejabat dan Pegawai di lingkungan Badan
Pelayanan Perijinan Terpadu Pemerintah Kota Medan Berkomitmen
meningkatkan sistem manajemen mutu agar efektif & efisien secara
terus-menerus."
VISI
Adapun visi dari Badan Pelayanan Perijinan Terpadu adalah terwujudnya
Pelayanan Prima Perijinan untuk Mewujudkan Medan Kota Metropolitan yang
berdaya saing, nyaman, peduli dan sejahtera.
MISI
Sedangkan misi dari Badan Pelayanan Perijinan Terpadu adalah:
1. Mewujudkan pelayanan Perijinan yang Optimal dan Professional serta
kepuasan masyarakat.
2. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Aparatur yang Profesional
3. Meningkatkan Sistem Informasi Manajemen Pelayanan yang berbasis
Informasi Teknologi
4. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pelayanan perijinan terpadu.
5. Meningkatkan hubungan kerja antar SKPD di lingkungan Pemko Medan.
TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Sesuai dengan Perda Kota Medan No. 3 Tahun 2009 tentang Pembentukan
Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Medan Pasal 159 dan 160,
tugas pokok dan fungsi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota
Tugas pokok :
Tugas pokok BPPT adalah melaksanakan koordinasi dan menyelenggarakan
pelayanan administrasi di bidang perijinan secara terpadu dengan prinsip
koordinasi, integrasi, sinkronisasi, simplifikasi, keamanan dan kepastian.
Fungsi :
Adapun fungsi dari BPPT adalah:
1. Pelaksanaan penyusunan program
2. Penyelenggaraan pelayanan administrasi perijinan
3. Pelaksanaan koordinasi proses pelayanan perijinan
4. Pelaksanaan administrasi pelayanan perijinan
5. Pemantauan dan evaluasi proses pemberian pelayanan perijinan
6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas
dan fungsinya.
Kantor Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Pemerintahan Kota Modan telah
mengeluarkan peraturan daerah Nomor 8 tahun 2009 tentang Rencana
pembangunan Jangka Panjang Kota Medan 2006-202 Rencana Kerja Badan
Pelayanan Perijinan Terpadu merupakan bagian dari RKPD Kota Medan tahun
2013 yang merupakan tahapan-tahapan pratikan ( taktis ) untuk mencapai target
dan sasaran pembangunan kota, baik untuk jangka menengah maupun jangka
panjang.
SASARAN
Adapun sasaran-sasaran yang akan dicapai adalah :
1. Melakukan proses pelayanan perijinan sesuai Standard Operational
Procedur (SOP) Perijinan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Medan.
2. Meningkatan jumlah ijin yang dikeluarkan setiap tahun.
3. Menurunkan angka indeks rata-rata lama proses perijinan untuk setiap jenis
perijinan.
Bidang Pelayanan Perijinan II merupakan salah satu bidang yang berada di
Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) yang dipimpin oleh kepala bidang,
yang berada dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan. Bidang Pelayanan
Perijinan II mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Badan lingkup
pelayanan perijinan yang berkaitan dengan ketentraman dan ketertiban
masyarakat dan teknis yang dikerjakan yaitu Ijin Gangguan Perusahaan Industri
dan Bukan Industri Perusahaan Industri.
H. Struktur Organisasi Kantor Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Medan
Struktur organisasi yang digunakan oleh BPPT Kota Medan adalah
Berbentuk garis dan staf dimana kekuasaan dan tanggung jawab mengalir dalam
suatu garis bagian pada masing – masing bagian bertanggung jawab kepada
bagian yang lebih tinggi. Adapun susunan struktur organisasi pada Badan
Gambar 2.1 Struktur Organisasi
I. Job Description Kantor Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Medan
Sesuai dengan Perda Kota Medan No. 3 Tahun 2009 tentang Pembentukan
Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Medan Pasal 159 dan 160 dan
Peraturan Walikota Medan Nomor 6 Tahun 2010 tentang Rincian Tugas Pokok
dan Fungsi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Medan, maka Tugas
Pokok dan Fungsi sesuai dengan Struktur Organisasi dari secretariat badan adalah
sebagai berikut :
1. Sekretariat Tugas badan :
a. Badan berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota
melalui Sekretaris Daerah.
b. Badan sebagaimana dimaksud didukung oleh Sekretariat yang dipimpin
oleh Kepala;
c. Kepala Sekretariat sebagaimana dimaksud karena jabatannya adalah Kepala
Badan;
d. Badan mempunyai tugas pokok melaksanakan koordinasi dan
menyelenggarakan pelayanan administrasi di bidang perijinan secara
terpadu dengan prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi, simplikasi,
keamanan dan kepastian.
Fungsi Badan :
a. Pelaksanaan penyusunan program
b. Penyelenggaraan pelayanan administrasi perijinan;
d. Pelaksanaan administrasi pelayanan perijinan;
e. Pemantauan dan evaluasi proses pemberian pelayanan perijinan;
f. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas
dan fungsinya.
Bagian Tata Usaha
Bagian tata Usaha dipimpin oleh Kepala Bagian yang berada di bawah dan
bertanggung jawab kepada Kepala Badan.
Tugas Pokok
a. Tugas pokok Bagian Tata Usaha melaksanakan sebagian tugas Badan
lingkup ketatausahaan yang meliputi pengelolaan administrasi umum,
keuangan dan penyusunan program.
Fungsi :
a. Penyusunan rencana, program dan kegiatan Bagian Tata Usaha;
b. Pengelolaan administrasi Badan yang meliputi administrasi keuangan,
kepegawaian, tata persuratan, perlengkapan, dan rumah tangga;
c. Pengkoordinasian penyusunan, perencanaan, dan program Badan;
d. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan Badan;
e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Tupoksi Sub Bagian Umum
Sub Bagian Umum dipimpin oleh Kepala Sub Bagian yang berada dibawah
pokok melaksanakan sebagian tugas Bagian Tata Usaha lingkup administrasi
umum;
Fungsi
a. Penyusunan rencana, program dan kegiatan Sub Bagian Umum;
b. Penyusunan bahan petunjuk teknis pengelolaan administrasi umum;
c. Pengelolaan administrasi umum yang meliputi pengelolaan naskah dinas,
penataan kearsipan, administrasi kepegawaian, perlengkapan, dan
penyelenggaraan kerumahtanggaan Badan;
d. Penyiapan pertemuan/rapat-rapat Badan;
e. Pelaporan lingkup administrasi umum;
f. Penyiapan bahan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan tugas;
g. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Bagian sesuai dengan tugas
dan fungsinya;
Tupoksi Sub Bagian Keuangan
Sub Bagian Keuangan dipimpin oleh Kepala Sub Bagian, yang berada di
bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Tata Usaha dan mempunyai
tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bagian Tata Usaha lingkup
pengelolaan administrasi keuangan.
Fungsi
a. Penyusunan rencana, program dan kegiatan Sub Bagian Keuangan;
c. Pelaksanaan pengelolaan administrasi keuangan meliputi kegiatan
penyusunan rencana, penyusunan bahan, pemrosesan, pengusulan, dan
verifikasi;
d. Penyiapan bahan/pelaksanaan koordinasi pengelolaan admnistrasi
keuangan;
e. Penyusunan laporan keuangan Badan;
f. Penyiapan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
g. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Bagian sesuai dengan tugas
dan fungsinya;
Tupoksi Sub Bagian Penyusunan Program
Sub Bagian Penyusunan Program dipimpin oleh Kepala Sub Bagian, yang
berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Tata Usaha dan
mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas Bagian Tata Usaha lingkup
penyusunan program dan pelaporan.
Fungsi
a. Penyusunan rencana, program dan kegiatan Sub Bagian Penyusunan
Program;
b. Pengumpulan bahan petunjuk teknis lingkup penyusunan rencana dan
program Badan;
c. Penyiapan bahan penyusunan rencana dan program Badan;
d. Pengembangan sistem informasi pelayanan;
e. Pelaksanaan penyuluhan dan pelayanan pengaduan masyarakat;
g. Penyiapan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
h. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Bagian sesuai dengan tugas
dan fungsinya.
2. Bidang Pelayanan Perijinan I TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Sesuai dengan Perda Kota Medan No. 3 Tahun 2009 tentang Pembentukan
Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Medan Pasal 159 dan 160 dan
Peraturan Walikota Medan Nomor 6 Tahun 2010 tentang Rincian Tugas Pokok
dan Fungsi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Medan, maka Tugas
Pokok dan Fungsi sesuai dengan Struktur Organisasi Bidang Pelayanan Perijinan I
adalah sebagai berikut :
Tugas :
a. Bidang Pelayanan Perijinan I dipimpin oleh Kepala Bidang, yang berada di
bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan;
b. Bidang Pelayanan Perijinan I mempunyai tugas pokok melaksanakan
sebagian tugas Badan lingkup pelayanan perijinan yang berkaitan dengan
Usaha, Perdagangan dan Perindustrian;
c. Dalam melaksanakan tugas pokok, Bidang Pelayanan Perijinan I
menyelenggarakan fugsi-fungsinya.
fungsi :
a. Penyusunan rencana, program dan kegiatan Bidang Pelayanan Perijinan I;
c. Pelaksanaan persiapan fasilitasi program kerja Bidang Pelayanan Perijinan
I;
d. Pelaksanaan pelayanan perijinan;
e. Pelaksanaan rapat-rapat dengan Tim Teknis yang berkaitan dengan
permohonan Ijin;
f. Pengkoordiniran pengolahan data perijinan;
g. Pengkoordiniran pelaksanaan peninjauan lokasi/lapangan terhadap
permohonan ijin dan pembuatan berita acara pemeriksaan lapangan;
h. Pengkoordiniran pelaksanaan proses perijinan, dan persiapan konsep Surat
Keputusan Perijinan;
i. Pelaksanaan koordinasi dengan instansi/lembaga lainnya terkait bidang
pelayanan perijinan;
j. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta penyusunan pelaporan kegiatan
di Bidan Pelayanan Perijinan I.
k. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Badan sesuai dengan tugas
dan fungsinya.
Tim Teknis mempunyai tugas :
a. Meneliti permohonan ijin;
b. Mengadakan rapat pembahasan permohonan ijin;
c. Melaksanakan peninjauan lokasi/lapangan terhadap permohonan ijin apabila
diperlukan;
d. Melaksanakan proses perijinan, perhitungan retribusi dan persiapan konsep
e. Memberikan saran-saran atau pertimbangan-pertimbangan kepada Kepala
Badan yang menyangkut pelaksanaan tugas dan fungsi Badan;
f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Tabel 2.1
Jenis Perijinan Yang Dilayani
NAMA IJIN BIDANG JENIS IJIN TAHUN PENGURUSAN
IJIN GANGGUAN (NON INDUSTRI)
BIDANG PELAYANAN PERIJINAN I (USAHA, PERINDUSTRIAN DAN PERIJINAN I (USAHA, PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN)
SEKALI
PENGAJUAN SATU KALI
BIDANG PELAYANAN PERIJINAN I (USAHA, PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN)
SEKALI
PENGAJUAN SATU KALI
TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (INDUSTRI)
BIDANG PELAYANAN PERIJINAN I (USAHA, PERINDUSTRIAN DAN PERIJINAN I (USAHA, PERINDUSTRIAN DAN
Sumber : http://www.bppt-pemkomedan.info (2013, diolah)
3. Bidang Pelayanan Perijinan II TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Sesuai dengan Perda Kota Medan No. 3 Tahun 2009 tentang Pembentukan
Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Medan Pasal 159 dan 160 dan
Peraturan Walikota Medan Nomor 6 Tahun 2010 tentang Rincian Tugas Pokok
Pokok dan Fungsi sesuai dengan Struktur Organisasi Bidang Pelayanan Perijinan
II adalah sebagai berikut :
Tugas :
a. Bidang Pelayanan Perijinan II dipimpin oleh Kepala Bidang, yang berada di
bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan.
b. Bidang Pelayanan Perijinan II mempunyai tugas pokok melaksanakan
sebagian tugas Badan lingkup pelayanan perijinan yang berkaitan dengan
ketentraman dan ketertiban masyarakat;
c. Dalam melaksanakan tugas pokok, Bidang Pelayanan Perijinan II
menyelenggarakan fungsi-fungsinya.
Fungsi :
a. Penyusunan rencana, program dan kegiatan Bidang Pelayanan Perijinan II;
b. Penyusunan petunjuk teknis Bidang Pelayanan Perijinan II;
c. Pelaksanaan persiapan fasilitasi program kerja Bidang Pelayanan Perijinan
II;
d. Pelaksanaan pelayanan perijinan;
e. Pelaksanaan rapat-rapat dengan Tim Teknis yang berkaitan dengan
permohonan Ijin;
f. Pengkoordiniran pengolahan data perijinan;
g. Pengkoordiniran pelaksanaan peninjauan lokasi/lapangan terhadap
permohonan ijin dan pembuatan berita acara pemeriksaan lapangan;
h. Pengkoordiniran pelaksanaan proses perijinan, perhitungan retribusi,
i. Pelaksanaan koordinasi dengan instansi/lembaga lainnya terkait bidang
pelayanan perijinan;
j. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta penyusunan pelaporan kegiatan
di Bidang Pelayanan Perijinan II.
k. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Badan sesuai dengan tugas
dan fungsinya.
Tim Teknis mempunyai tugas :
a. Meneliti permohonan ijin;
b. Mengadakan rapat pembahasan permohonan ijin;
c. Melaksanakan peninjauan lokasi/lapangan terhadap permohonan ijin apabila
diperlukan;
d. Melaksanakan proses perijinan, perhitungan retribusi dan persiapan konsep
Surat Keputusan/Perijinan;
e. Memberikan saran-saran atau pertimbangan-pertimbangan kepada Kepala
Badan yang menyangkut pelaksanaan tugas dan fungsi Badan;
f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Tabel 2.2
Jenis Perijinan Yang Dilayani
NAMA IJIN BIDANG JENIS
Lanjutan
Tabel 2.2
Jenis Perijinan Yang Dilayani
IJIN
PELATARAN PARKIR
BIDANG PELAYANAN PERIJINAN II
(KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN)
DAFTAR ULANG
SATU TAHUN SEKALI
Sumber : http://www.bppt-pemkomedan.info (2013, diolah)
4. Bidang Pelayanan Perijinan III TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Sesuai dengan Perda Kota Medan No. 3 Tahun 2009 tentang Pembentukan
Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Medan Pasal 159 dan 160 dan
Peraturan Walikota Medan Nomor 6 Tahun 2010 tentang Rincian Tugas Pokok
dan Fungsi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Medan, maka Tugas
Pokok dan Fungsi sesuai dengan Struktur Organisasi Bidang Pelayanan Perijinan
III adalah sebagai berikut :
Tugas :
a. Bidang Pelayanan Perijinan III dipimpin oleh Kepala Bidang, yang berada
di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan;
b. Bidang Pelayanan Perijinan III mempunyai tugas pokok melaksanakan
sebagian tugas Badan lingkup pelayanan perijinan yang berkaitan dengan
tata ruang, perhubungan, dan lingkungan hidup;
c. Dalam Pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta penyusunan pelaporan
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Badan sesuai dengan tugas
dan fungsinya.
e. melaksanakan tugas pokok, Bidang Pelayanan Perijinan III
menyelenggarakan fungsi-fungsinya.
Fungsi :
a. Penyusunan rencana, program dan kegiatan Bidang Pelayanan Perijinan III;
b. Penyusunan petunjuk teknis Bidang Pelayanan Perijinan III;
c. Pelaksanaan persiapan fasilitasi program kerja Bidang Pelayanan Perijinan
III;
d. Pelaksanaan pelayanan perijinan;
e. Pelaksanaan rapat-rapat dengan Tim Teknis yang berkaitan dengan
permohonan Ijin;
f. Pengkoordiniran pengolahan data perijinan;
g. Pengkoordiniran pelaksanaan peninjauan lokasi/lapangan terhadap
permohonan ijin dan pembuatan berita acara pemeriksaan lapangan;
h. Pengkoordiniran pelaksanaan proses perijinan, perhitungan retribusi,
penetapan SKPD/SKRD, dan persiapan konsep Surat Keputusan Perijinan;
i. Pelaksanaan koordinasi dengan instansi/lembaga lainnya terkait bidang
pelayanan perijinan;
Tim Teknis mempunyai tugas :
a. Meneliti permohonan ijin;
c. Melaksanakan peninjauan lokasi/lapangan terhadap permohonan ijin apabila
diperlukan;
d. Melaksanakan proses perijinan, perhitungan retribusi dan persiapan konsep
Surat Keputusan/Perijinan;
e. Memberikan saran-saran atau pertimbangan-pertimbangan kepada Kepala
Badan yang menyangkut pelaksanaan tugas dan fungsi Badan;
f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Tabel 2.3
Jenis Perijinan Yang Dilayani
NAMA IJIN BIDANG JENIS
PERIJINAN III (TATA RUANG,
PERIJINAN III (TATA RUANG,
PERIJINAN III (TATA RUANG,
5. Bidang Pelayanan Perijinan IV TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Sesuai dengan Perda Kota Medan No. 3 Tahun 2009 tentang Pembentukan
Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Medan Pasal 159 dan 160 dan
Peraturan Walikota Medan Nomor 6 Tahun 2010 tentang Rincian Tugas Pokok
dan Fungsi Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Medan, maka Tugas
Pokok dan Fungsi sesuai dengan Struktur Organisasi dari Bidang Pelayanan
perijinan IV adalah sebagai berikut :
Tugas :
b. Bidang Pelayanan Perijinan IV dipimpin oleh Kepala Bidang, yang berada
di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan;
c. Bidang Pelayanan Perijinan IV mempunyai tugas pokok melaksanakan
sebagian tugas Badan lingkup pelayanan perijinan yang berkaitan dengan
konstruksi, kesehatan dan lain-lain;
d. Dalam melaksanakan tugas pokok, Bidang Pelayanan Perijinan IV
menyelenggarakan.
Fungsi :
a. Penyusunan rencana, program dan kegiatan Bidang Pelayanan Perijinan IV;
b. Penyusunan petunjuk teknis Bidang Pelayanan Perijinan IV;
c. Pelaksanaan persiapan fasilitasi program kerja Bidang Pelayanan Perijinan
IV;
e. Pelaksanaan rapat-rapat dengan Tim Teknis yang berkaitan dengan
permohonan Ijin;
f. Pengkoordiniran pengolahan data perijinan;
g. Pengkoordiniran pelaksanaan peninjauan lokasi/lapangan terhadap
permohonan ijin dan pembuatan berita acara pemeriksaan lapangan;
h. Pengkoordiniran pelaksanaan proses perijinan, perhitungan retribusi,
penetapan SKPD/SKRD, dan persiapan konsep Surat Keputusan Perijinan;
i. Pelaksanaan koordinasi dengan instansi/lembaga lainnya terkait bidang
pelayanan perijinan;
j. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi serta penyusunan pelaporan kegiatan
di Bidang Pelayanan Perijinan IV;
k. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Kepala Badan sesuai dengan tugas
dan fungsinya.
Tim Teknis mempunyai tugas :
a. Meneliti permohonan ijin;
b. Mengadakan rapat pembahasan permohonan ijin;
c. Melaksanakan peninjauan lokasi/lapangan terhadap permohonan ijin apabila
diperlukan;
d. Melaksanakan proses perijinan, perhitungan retribusi dan persiapan konsep
Surat Keputusan/Perijinan;
e. Memberikan saran-saran atau pertimbangan-pertimbangan kepada Kepala
f. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan
tugas dan fungsinya.
Tabel 2.4
Jenis Perijinan Yang Dilayani
NAMA IJIN BIDANG JENIS IJIN TAHUN
PENGURUSAN
Sumber : http://www.bppt-pemkomedan.info (2013, diolah)
J. Jaringan Kegiatan Kantor Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Medan
Dalam mencapai target dan sasaran pembangunan kota, BPPT memiliki
1. Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) memberi pelayanan kepada
masyarakat mulai dari penerimaan permohonan ijin sampai menerbitkan ijin
yang dikelola oleh BPPT.
2. Ketentuan, standard teknis, pengaturan dan pedoman teknis penerbitan ijin
yang dikelola oleh BPPT disusun SKPD teknis bersama-sama BPPT serta
ditetapkan dengan peraturan dengan Peraturan Daerah dan Peraturan
Walikota.
3. Setiap penerbitan ijin ditembuskankepada SKPD teknis terkait sebagai
bahan/dasar pengawasan dan penerbitan. Tugas pengawasan dan penerbitan
ada pada SKPD terkait.
4. Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) tidak mempunyai fungsi
pengawasan dan penerbitan terhadap ijin yang elah diterbitkan berdasarkan
Struktur Ongkos BPPT.
5. Direncanakan adanya rapat rutin dengan SKPD terkait untuk evaluasi dan
rencana kedepan.
K. Kinerja Kegiatan Terkini
Adapun kinerja kegiatan pada Badan Pelayanan Perijinan Terpadu pada
tahun 2014 yaitu :
a. Program pelayanan administrasi perkantoran
1. Penyediaan jasa komunikasi, sumberdaya air dan listrik.
2. Penyediaan jasa kebersihan kantor
3. Penyediaan alat tulis kantor
5. Penyediaan komponen instalasi listrik/ penerangan bangunan kantor.
6. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang – undangan
7. Penyediaan makanan dan minuman
8. Penyediaan jasa tenaga pendukung administras/ teknis perkantoran
9. Penyediaan jasa keamanan kantor
b. Peningkatan sarana dan prasarana aparatur
1. Pengadaan perlengkapan gedung kantor
2. Pengadaan peralatan gedung kantor
3. Belanja modal pengadaan Mebeuler
4. Pengadaan komputer dan perlengkapannya
5. Pemeliharaan rutin/ berkala gedung kantor
6. Pemeliharaan rutin/ berkala kendaraan dinas/ operasional
7. Pemeliharaan rutin/ berkala peralatan gedung kantor.
c. Peningkatan disiplin aparatur
1. Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya
2. Pengadaan pakaian khusus pada hari-hari tertentu
d. Peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja keuangan
1. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
(LAKIP)
2. Penyusuanan laporan keterangan pertanggungjawaban dan laporan
penyelenggaraan pemerintah daerah
3. Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun
5. Penyususunan buku produk perijinan di BPPT kota Medan
e. Program peningkatan pelayanan perijinan
1. Penyusunan dan pengembangan sistem informasi perijinan
2. Sosialisasi peraturan dan perundangan tentang perijinan
3. Surveilance audit tahunan dan maintenance ISO 9001:2008 serta survey
IKM
L. Rencana Kegiatan
Adapun program/ kegiatan rencana kerja dan anggaran SKPD tahun 2014
tercantun dalan sasaran program berikut :
a. Terselenggaranya Kegiatan administrasi kantor
1. Tersedia sarana komunikasi dan telekomunikasi air dan listrik
2. Terpeliharanya kebersihan kantor
3. Tersedianya peralatan dan perlengkaan kerja
4. Tersedianya blanko dan cetakan lainnya untuk mendukung proses
perijinan
5. Tersediannya komponen instalasi listrik untuk penerangan gedung kantor
6. Terpenuhinya bahan bacaan berupa koran dan majalah
7. Tersediannya makanan dan minum rapat, tamu.
8. Tersedianya honorarium dan keperluan lainnya.
9. Terwujudnya pelayanan perijinan yang aman dan kondusif dengan
b. Tersedianya sarana dan prasarana yang berfungsi dengan baik
1. Tersedianya perlengkapan gedung kantor berupa filling kabinet, rak arsip
dan lemari
2. Tersedianya peralatan kantor yang baik berupa pengadaan mesin tik,
pengadaan mesin hitung uang dan pengadaan alat-alat ukur.
3. Tersedianya kursi kerja.
4. Tersedianya kebutuhan komputer dan perlengkapannya untuk mendukung
sitem informasi di BPPT.
5. Terlaksananya perawatan dan pemeliharaan gedung kantor berupa belanja
perawatan gedung kantor dan sewa bunga hidup, hiasan kantor.
6. Terlaksananya perawatan dan pemeliharaan kendaraan dinas/operasional.
7. Terlaksananya perawatan dan pemeliharaan peralatan gedung kantor.
c. Tertingkatnya disiplin pegawai
1. Tersediannya pakaian dinas harian BPPT.
2. Tersedianya pakaian khusus pelayanan perijinan dan pakaian olahraga.
d. Tersedianya laporan capaian kinerja dan keuangan
1. Terwujudnya sistem kepemerintahan yang transparan dan akuntabel.
2. Tersedianya LKPJ dan LPPD tahun 2013.
3. Tersusunnya laporan keuangan SKPD secara periodik.
4. Tersusunnya rencana kerja SKPD tahun 2015
e. Meningkatnya pelayanan perijinan
1. Terpeliharanya sistem informasi perijinan berupa honor tenaga ahli,
pengembangan sistem jaringan, dan backup pengadaan sistem antrian
otomatis.
2. Tersedianya bahan-bahan untuk sosialisasi dan keikutsertaan dalam
kegiatan pameran yang diselenggarakan pemerintah.