• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH PEMBUATAN DAN PEMELIHARAAN PERAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MAKALAH PEMBUATAN DAN PEMELIHARAAN PERAL"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH PEMBUATAN DAN PEMELIHARAAN PERALATAN

ELEKTRONIKA

PENYUSUN :

1. AHMAD YUZRIL I.

(05)

2. ANDI DWIMAS S.

(06)

3. DEVI DWI A.

(16)

4. ERNI TRI W.

(23)

5. GANENDRA AHWA H.

(28)

6. INTAN AYU M.

(30)

XII TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI 1

SMK NEGERI 1 NGAWI

KATA PENGANTAR

(2)

memahami, menyimpulkan, dan juga menerapkan pendahuluan pembuatan peralatan. Serta memahami proses desain produk elektronik.

Selain untuk memenuhi tugas yang telah diberikan, makalah ini sekaligus juga untuk bahan referensi kami. Dengan adanya pembuatan makalah ini kami dapat sedikit lebih tahu tentang materi tersebut.

Sebagai penutup, kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk penulis dan juga pembaca.

Ngawi, 31 Juli 2017

(3)

DAFTAR ISI

Kata pengantar……….. Daftar Isi……… . BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang…... Rumusan Masalah……… Tujuan……….. BAB II

PEMBAHASAN

• Perusahaan masa depan………. • Otomasi pada perusahaan……….. • Tantangan bisnis……….. • Rancangan produksi……… • Defenisi desain produk elektronik……….. • Desain untuk otomasi manufaktur………. • Kriteria desain………. • Tujuan desain……….. • pemilihan dan qualifikasi komponen……… • Evaluasi produksi………. BAB III

PENUTUP

 Kesimpulan……….

(4)

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sebelum melakukan produksi tentunya kita harus melakukan pendahuluan pembuatan peralatan. Untuk itu kali ini kami berkesempatan membuat makalah mengenai cara memahami pendahuluan pembuatan peralatan elektronik.

Kami rasa tema sangat menarik untuk di bahas. Apalagi kami belum terlalu paham dengan materi ini. Sehingga dengan adanya pembuatan makalah ini mau tidak mau kami harus mempelajarinya. Walaupun butuh waktu yang tidak singkat. Kami harap pembaca dapat menerima makalah kami. Semoga dapat bermanfaat untuk penulis maupun pembaca.

Rumusan Masalah

1. Memahami pendahuluan pembuatan peralatan. 2. Memahami proses desain produk elektronika.

Tujuan

1. Memenuhi tugas dari guru pembimbing,

(5)

BAB II

PEMBAHASAN

3.1 Pendahuluan pembuatan peralatan

• Perusahaan elektronik (e-commerce)

e-commerce adalah suatu proses penjualan dan pembelian produk maupun jasa yang dilakukan secara elektronik yaitu melalui jaringan komputer atau internet. Arti lain dari e-commerce yaitu penggunaan teknologi informasi dan komunikasi pengolahan digital dalam melakukan transaksi bisnis untuk menciptakan, mengubah dan mendefenisikan kembali hubungan yang baru antara penjual dan pembeli.

• Perusahaan masa depan • Otomasi pada perusahaan

Otomasi adalah teknik untuk membuat perangkat, proses, atau sistem berjalan secara otomatis, status pada saat dioperasikan secara otomatis, mengendalikan operasi secara otomatis perangkat, proses, atau sistem dengan alat mekanis atau elektronis yang menggantikan organ manusia untuk observsi, usaha, dan pengambilan keputusan. Lawan dari otomasi adalah proses manual. Otomasi adalah suatu teknologi terkait dengan aplikasi mekanik, elektronik, dan komputer- didasarkan sistem untuk beroperasi dan mengendalikan produksi.

• Tantangan bisnis

1. Tantangan produktivitas

Dalam bisnis harus meningkatkan produktivitasnya, karena mereka akan menghadapi pasar luas yang makin berkembang. Usaha produktivitas ini dapat dilakukan dengan cara:

- Memperbaharui mesin-mesin dengan mesin modern, canggih, agar hasil produksinya tidak ketinggalan zaman dan efisien dalam melakukan produksi.

- Kembangkan kegiatan Research and Development. Sediakan dana untuk itu, agar bisa berkembang desain, mutu, dan pasar baru dari produk yang dihasilkan.

- Di negara maju banyak di coba pemakaian robot, untuk mempercepat dan mempermudah pekerjaan.

- Kembangkan manajemen personalia agar karyawan dapat dimotivasi dalam meningkatkan produksi dan moralnya lebih baik.

(6)

2. Tantangan kualitas

Konsumen merasa tidak senang membeli produk yang cepat rusak dan seringkali diperbaiki. Konsumenpun tidak senang dengan perusahaan jasa yang tidak mau memperbaiki versinya.

Perusahaan yang baik kadang-kadang menunjuk seorang Kepala Bagian atau seorang Wakil Direktur urusan kualitas. Meningkatkan mutu berarti membuat sesuatu menjadi lebih baik dan tingkat efisien pun menjadi lebih baik pula. Perbaikan kualitas ini tidak menyangkut produk saja, namun juga mencakup seluruh bagian dan tingkatan dalam kualitas.

3. Tantangan pasar global

Persaingan global makin lama makin meningkat. Oleh sebab itu, produktivitas dan kualitas produk harus ditingkatkan agar dapat menghadapi persaingan global tersebut. Seperti Jepang yang memperlihatkan keunggulan dalam hal ini. Ini mungkin karena adanya kerja sama pemerintah yang men-support industri Jepang, sehingga memungkinkan Industri Jepang melakukan penetrasi pasar global, untuk semua produk unggulan Jepang seperti mobil, elektronik, film, TV dan sebagainya. Dilihat dari aspek lain, tantangan bisnis datang dari:

1. The demographic and kultural Challenge

Ini menyangkut pertambahan penduduk, dan struktur usia penduduk saat ini dan masa yang akan datang. Dunia bisnis harus memperhitungkan masalah in, harus dilakukan antisipasi secermat mungkin, terutama perusahaan yang produknya berhubungan langsung dengan gejala perubahan penduduk tersebut. Demikian pula halnya kebudayaan yang dianut generasi muda mulai berbeda dengan generasi tua. Ada kecenderungan anak muda sekarang, yang tidak ingin mengadopsi budaya nenek moyang mereka. Mereka terpengaruh oleh budaya global.

2. The Enviromental Challenge

Tantangan lingkungan terutama menyangkut masalah polusi, air, udara, dan suara yang mempunyai efek terhadap penyakit. Begitu banyak dana terbuang untuk mencegah dan mengobati penyakit akibat polusi. Demikian pula karyawan perusahaan tidak masuk karena sakit, semua ini mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Ada kecenderungan perusahaan yang tidak menjaga kelestarian lingkungan tidak disenangi dan akan ditinggalkan oleh konsumennya.

(7)

Dunia bisnis dihadapkan pada tanggung jawabnya terhadap masyarakat. Pertama proses produksi harus selalu menjaga kelestarian lingkungan. Kemudian produk yang dihasilkan harus bermanfaat bagi konsumen, jangan sampai membahayakan konsumen. Pelaku bisnis harus pula menjaga etika, baik didalam perusahaan berhubungan dengan karyawan maupun diluar perusahaan yang berhubungan dengan konsumen, saingan, dan stakeholder lainnya.

4. The Technology Challenge

Teknologi adalah hasil perkembangan ilmu pengetahuan, yang membuat produksi makin lama makin canggih. Dunia bisnis mengeluarkan banyak biaya untuk melakukan penelitian terhadap kemungkinan perkembangan teknologi baru, dan dampak sebuah teknologi baru terhadap teknologi yang ada sekarang ini. Contoh perkembangan teknologi yang sangat pesat, dijumpai pada alat telekomunikasi, sari telepon kabel, ke telepon tanpa kabel dan telepon genggam. Demikian pula dengan teknologi bidang percetakan serta fotocopy.

• Rancangan produksi

Perancangan Sistem Produksi

Perancangan sistem produksi adalah perancangan suatu produk yang nantinya akan di produksi, merancang produk merupakan salah satu syarat untuk produksi. Hasil dari desain produk yang telah disetujui selanjutnya dilanjutkan ke bagian operasi untuk dijadikan sebagai spesifikasi produksi. Desain produk merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga kelangsungan hidup suatu perusahaan.

Kemajuan teknologi berdampak pada berkembang pesatnya desain-desain produk yang secara terus menerus. Sebagian besar perusahaan secara kontinyu melakukan perubahan, perbaikan dan pengembangan terhadap produk-produk lama yang sudah ketinggalan jaman.

Hal-hal yang dipelajari di dalam perancangan sistem produksi diantaranya adalah: 1. Melakukan penelitian dan pengembangan terhadap pasar

Bertujuan agar produk yang akan diproduksi nantinya dapat sukses di pasaran sehingga memberikan keuntungan yang besar bagi perusahaan.

(8)

Fungsinya adalah agar produk yang dihasilkan sesuai antara desain dan operasi, dan tidak menimbulkan masalah ketika proses produksi sudah mulai berjalan. 3. Menganalisa Metode kerja, penggunaan material dan waktu kerja

Tujuan pokoknya adalah memperbaiki proses, prosedur dan pelaksanaan dalam menyelesaikan pekerjaan, melakukan penghematan penggunaan material, serta memperbaiki tata ruang agar lebih efektif, efisien, aman dan nyaman. Berikut adalah gambar yang menunjukkan proses urutan operasi, gunanya adalah untuk mengetahui proses yang tidak produktif.

4.Mengembangkan teknologi

Di lihat dari segi produk, fungsi pengembangan teknologi bertujuan agar produk tidak ketinggalan jaman dan tidak kalah bersaing di pasaran, serta meningkatkan kualitas produk tersebut. Dan jika dilihat dari segi produksi, kontribusi pengembangan teknologi dapat terlihat dari cara proses kerja lebih efektif, seperti adanya tombol/saklar, adanya mesin convayor dan masih banyak lagi yang lainnya. Gunanya untuk menjaga kondisi karyawan agar tidak mudah lelah dan tidak jenuh.

2.2 Faktor-faktor Dalam Perancangan Sistem Produksi

Berbicara mengenai perancangan sistem produksi, ada beberapa faktor-faktor yang tercakup didalamnya, berikut adalah faktor-faktor yang ada di dalam perancangan sistem produksi:

1. Analisis Kerja

Analisis kerja merupakan perancangan stasiun kerja yang dilakukan secara terus menerus agar mendapatkan metode yang baik dan sistematis,gunanya untuk meningkatkan produktivitas kerja dan meningkatkan fleksibilitas sistem kerja.analisis dapat dilakukan melalui prosedur sebagai berikut:

a.Identifikasi operasi yang akan dipelajari, dan kumpulkan data yang relevan. b.Diskusikan dengan operator dan supervisor untuk memperoleh masukan.

(9)

d.Lakukan analisis terhadap metode yang berlaku.

e.Usulkan metode baru apabila metode lama kurang sesuai. f.Terapkan metode baru.

g.Pelihara dan lakukan penyesuaian jika perlu. h.Pengukuran Kerja

Pengertian umum pengukuran kerja adalah suatu aktivitas untuk menentukan waktu yang dibutuhkan oleh seorang operator dalam melaksanakan kegiatan kerja dengan kondisi dan waktu yang normal. Fungsinya adalah sebagai standar dalam kegiatan proses produksi, waktu yang digunakan adalah waktu rata-rata, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lama. Sehingga waktu produksi bisa efektif dan efisien.

2.Ergonomi

Ilmu ini mempelajari atau meneliti tentang keterkaitan antara manusia dengan lingkungan kerja, karena manusia adalah sebagai pusat sistem,maka semua perancangan sistem kerja diarahkan pada perancangan yang sesuai dengan manusia itu sendiri. Tujuannya adalah meningkatkan efektifitas kerja yang dihasilkan oleh sistem dengan tetap memandang manusia unsur pusat sistem untuk mempertahankan dan meningkatkan kenyamanan dan kesehatan. Pada intinya, dalam mengembangkan metode kerja dengan gerakan yang efisien, hal-hal yang perlu dilakukan, sebagai berikut :

a.Hilangkan gerakan yang tidak perlu b.Gabungan gerakan

c.Kurangi kelelahan

d.Tingkatkan pengaturan tempat kerja e.Tingkatkan desain mesin dan peralatan

(10)

Perancangan sistem produksi yaitu merencanakan kegiatan-kegiatan produksi, agar apa yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.Maksud dan tujuan dari perancangan sistem produksi adalah:

1. Mengatur Strategi Produksi (Memproduksi Sesuai Demand)

Produksi mengikuti demand artinya bahwa kapasitas yang akan diproduksi tergantung dari permintaan. Kemungkinan yang terjadi dengan menambah atau mengurangi tenaga kerja atau merubah jumlah Shift. Perhitungan strategi ini biasa disebut sebagai alternatif 2.

2.Memproduksi Pada Tingkat Konstan

Produksi pada tingkat konstan artinya dengan tenaga kerja tetap. Kemungkinan yang terjadi adalah dengan menumpuk atau menggunakan persediaan, atau menambah dan mengurangi backlog atau dengan menambah atau mengurangi subkontrak. Dalam perhitungan strategi ini biasanya disebut sebagai alternatif 1/ strategi 1.

3.Menentukan Kebutuhan Sumber Daya Yang Meliputi: a) Tenaga kerja

Karena tenaga kerja merupakan salah satu aset perusahaan yang memiliki andil besar dalam menentukan sukses atau tidaknya perusahaan tersebut.

b) Material

Material adalah kunci utama berjalannya suatu proses produksi, karena jika material sulit didapat maka secara tidak langsung akan menghambat proses produksi perusahaan.

c) Fasilitas

Fasilitas berperan dalam terciptanya lingkungan kerja yang aman dan nyaman, jika fasilitas terabaikan,maka kecelakaan kerja dan kenyamanan para pekerja akan terganggu, sehingga akan berdampak pada proses produksi yang tidak produktif.

(11)

Peralatan kerja adalah sesuatu yang sangat penting dalam menciptakan kelancaran proses produksi, karena dapat mempermudah proses produksi yang disebabkan oleh tidak semua pekerjaan dapat dilakukan tanpa alat/hanya menggunakan tangan. e) Dana

Dana merupakan aset paling utama dari perusahaan karena merupakan landasan dalam membangun perusahaan, maka pengelolaan dana harus benar-benar terperinci dan mempertimbangkan penggunaannya secara baik.

3.2 Proses desain produk elektronik

Defenisi desain produk elektronik

Desain merupakan gambar rancangan awal untuk membuat sebuah produk. Ide atau gagasan dituangkan dalam skema rangkaian elektronika. Rangkaian ini didesain kembali untuk dituangkan pada papan PCB dan soldering mash. Desain produk elektronika praktis rangkaian sederhana lampu baca LED merupakan salah satu produk yang dikembangkan dalam pembahasan sebagai tahapan dalam pembuatan produk.

• Desain untuk otomasi manufaktur

Desain Otomasi

Bahan utama untuk kesuksesan ASTech adalah inovasi desain.ASTech telah menggunakan perangkat lunak desain 3D yang memungkinkan pelanggan melihat tampilanisometric dari fitur dan fungsi mesin pada tahap konseptualisasi. Setelah konsep di finalisasi, gambar detail akandihasilkan untuk bagian manufaktur. Proses ini akan membantu untuk meminimalkan kesalahan desain dan meningkatkan efisiensi.

(12)

persyaratan produksi dari pelanggan, karena tujuan utama adalah memberikan solusi yang bernilai tambah.

Otomasi Industri adalah memanfaatkan sistem kontrol yang berbeda seperti kontrol logis yang dapat di program, kontrol numerik, dan sistem kontrol industri lain yang diperlukan bersama-sama dengan aplikasi berbasis teknologi informasi lainnya seperti teknologi dengan komputer, desain, dan manufaktur untuk mengontrol proses industri dan mesin yang terlibat dalam semua proses tadi . Ini adalah elemen di garis depan dari integrasi desain yang benar-benar otomatis.

Ketika otomasi industri semakin menjadi lebih penting bagi ekonomi global, permintaan akan teknologi juga semakin meningkat. Para insinyur berusaha untuk menggabungkan perangkat otomatis dengan alat-alat matematika untuk membangun sistem operasional yang kompleks untuk memperluas ruang lingkup aplikasi bersama dengan aktivitas manusia pada tingkat inovasi yang lebih tinggi. Beberapa proses otomatisasi yang umum digunakan di saat ini adalah vibrator bowl feeding, konveyor, pengeluaran, penyisipan, penekan, deteksi kebocoran, inspeksi penglihatan, deburring, pencucian, pneumatik & kontrol hidrolik, ac motor dan servo kontrol motor, air dan kontrol pendingin. Sistem ini dikendalikan melalui programmable logic controller (PLC) atau Komputer.

Antarmuka adalah seperangkat sensor yang dikendalikan komputer yang bertindak sebagai sistem pertukaran informasi antara manusia dan mesin.Dirancang untuk menafsirkan petunjuk yang disediakan oleh operator dan kemudian memerintahkan mesin untuk melakukan tugas yang ditentukan. Proses ini menyebabkan tindakan yang dikontrol secara akurat dan memungkinkan kontrol ketat terhadap proses industri.

(13)

Programmable logic controllers, atau PLC, diperlukan untuk mengkoordinasikan aliran input sensor berdasarkan fisik dari peristiwa dengan output yang mengalir ke aktuator. Anatar muka manusia-mesin atau HMI- Human-machine interface bersama dengan antarmuka manusia komputer atau CHI-computer human interface, sebelumnya dikenal sebagai antarmuka manusia-mesin, umumnya terlibat untuk berinteraksi dengan PLC dan komputer lainnya. Interaksi umum yang berlangsung memasuki dan mengawasi tekanan dan suhu untuk membantu kemajuan kontrol otomatis serta tanggap darurat.Ada tenaga terampil yang mengawasi dan mengontrol antarmuka tersebut.

Keuntungan yang kami tawarkan kepada klien adalah bahwa kita membantu mereka untuk melakukan perbaikan terus-menerus berkaitan dengan produktivitas mereka, pengurangan waktu yang digunakan, meningkatkan efisiensi dan menaikan standar keselamatan secara keseluruhan.

Kekuatan Inti ASTech adalah

 Kemampuan menyederhanakan prosedur perawatan analitis dan pencegahan

 identifikasi cepat dari titik kegagalan (point-of-failure) dalam otomatisasi alat untuk mengurangi waktu yang terbuang

 Mengelola proses transformasi data cepat dan data produksi

 Meningkatkan kecepatan jalur perakitan dan kualitas yang dihasilkan untuk mendapat standar internasional

 Mengoptimalkan otomatisasi produksi untuk memenuhi perkiraan produksi dengan bantuan informasi kolektif

 Meningkatkan tingkat keandalan dan keamanan sistem kontrol.

 Memisahkan daerah berbahaya dan pentanahan (grounding) peralatan

• Kriteria desain

(14)

semacam ini menjadi alat untuk mengukur desain yang gagal, yaitu harga yang mahal dan tingkat kenyamanan yang rendah.

• Tujuan desain

Kriteria desain juga terkait erat dengan tujuan desain yang akan dicapai. Desain yang bertujuan untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas kerja menuntut penghematan energy dan biaya perawatan yang rendah. Kerangka berpikir dalam kelompok criteria ini memudahkan desainer untuk mengganti dan mengatur urutan prioritas yang harus diterapkan dalam setiap proyek desain.

• Pemilihan dan qualifikasi komponen

Memilih komponen yang cocok untuk bahan produksi.

• Evaluasi produksi

(15)

BAB III PENUTUP

Kesimpulan

e-commerce adalah suatu proses penjualan dan pembelian produk maupun jasa yang dilakukan secara elektronik yaitu melalui jaringan komputer atau internet. Arti lain dari e-commerce yaitu penggunaan teknologi informasi dan komunikasi pengolahan digital dalam melakukan transaksi bisnis untuk menciptakan, mengubah dan mendefenisikan kembali hubungan yang baru antara penjual dan pembeli.

Desain merupakan gambar rancangan awal untuk membuat sebuah produk. Ide atau gagasan dituangkan dalam skema rangkaian elektronika. Rangkaian ini didesain kembali untuk dituangkan pada papan PCB dan soldering mash. Desain produk elektronika praktis rangkaian sederhana lampu baca LED merupakan salah satu produk yang dikembangkan dalam pembahasan sebagai tahapan dalam pembuatan produk.

Saran

(16)

DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Industri_elektronik

http://www.jelinfo.net/2016/11/komponen-material-desain-produk-elektronika-praktis-lampu-baca-led.html

http://astech.com.sg/in/?p=635

Referensi

Dokumen terkait

Otomasi adalah proses yang secara otomatis mengontrol operasi dan perlengkapan system dengan perlengkapan mekanik atau elektronika yang dapat mengganti manusia dalam

Adapun prosedur penelitian yang akan dilakukan meliputi mekanisme sistem pengering, otomasi sistem pengering, desain kontrol sistem, pembuatan perangkat keras dan

Berbagai masalah politik yang masih harus dipecahkan bersama oleh bangsa Indonesia saat ini seperti diberlakukannya Otonomi daerah, sistem multi partai, pemisahan TNI dengan Polri

Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh

Sama seperti Gambar 3 sebelah kanan, Gambar 4 menunjukkan beberapa contoh kurva B-splines dengan derajat yang berbeda-beda dan titik kontrol awal dan akhir yang berhimpit dan berada

b Mengukur akibat yang ditimbulkan oleh karena pengoperasian peralatan dengan melakukan pengamatan, seperti getaran mesin dengan melakukan pengamatan, seperti getaran mesin Pada

BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Dari semua materi yang telah dipelajari dapat disimpulkan bahwa pengarus teknik otomasi atau sistem otomasi sangat berpengaruh bagi proyek alat studi

Dokumen ini berisi tentang pembahasan mengenai dasar-dasar sistem SCADA dan otomasi industri, serta penggunaannya dalam berbagai sektor