• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rencana Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Rencana Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpi"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Rencana Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK)

RENCANA KEGIATAN

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN

OSIS SMP NEGERI 2 GARUT

TAHUN 2009

Disusun oleh :

Panitia LDK 2009

PEMERINTAH KABUPATEN GARUT

DINAS PENDIDIKAN

SMPN 2 GARUT

Jl. Jend. A. Yani No.43

(0262) 233306 Garut

Lembar Pengesahan

(2)

Wakasek Kesiswaan,

Masrun Gartiwa, S.Pd.

NIP 131852340

MENGETAHUI / MENYETUJUI :

Kepala SMPN 2 Garut,

Drs. Iden Suparno, M.Pd.

NIP 131628491

DAFTAR ISI

Lembar Pengesahan

Kata

Pengantar ...

... i

Daftar Isi

...

... ii

Daftar Gambar dan

Tabel ... iii

(3)

1.1 Latar

Belakang ... 1

1.2 Ruang

Lingkup ... 2

1.3 Sistematika

Laporan ... 4

BAB II

Pelaksanaan Kegiatan LDK

2.1

Permasalahan ...

.... 5

A.

Pembiayaan ...

5

B.

Waktu ... 7

C. Tempat /

Sarana ... 8

2.2 Upaya Menanggulangi Masalah

A.

Pembiayaan ...

9

B. Waktu ...

11

C. Tempat /

Sarana ... 12

BAB III

Penutup

3.1

Kesimpulan ...

.. 14

3.2

Rekomendasi ...

.. 15

Lampiran

(4)

DAFTAR GAMBAR dan

TABEL

Gambar 1 : Pembinaan

Krida ... 2

Tabel 1 : Pembina

Krida ... 2

Tabel 2 : Materi

LDK ... 3

Tabel 3 : Peserta

LDK ... 4

Tabel 4 : Pembiayaan

LDK ... 4

Tabel 5 : Sumber Dana

LDK ... 5

Gambar 2 : Grafik

Pembiayaan ... 6

Gambar 3 : Grafik Persentase Dana

LDK ... 6

Tabel 6 : Time Schedule Kegiatan

LDK ... 7

(5)

LDK ... 8

Gambar 4 : Perbandingan Jumlah

Peserta ... 10

Tabel 8 :

Kepanitiaan ...

.... 1

iii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke Hadlirat Allah SWT,

dengan selesainya penyusunan Laporan Kegiatan Latihan Dasar

Kepemimpinan (LDK) OSIS SMPN 2 Garut Tahun 2009. Laporan

Kegiatan LDK ini kami susun sebagai bentuk akuntabilitas

(pertanggungjawaban) Panitia Penyelenggara Kegiatan

terhadap segala aktivitas pelaksanaan program LDK yang telah

selesai dilaksanakan.

(6)

memahami aspek-aspek keorganisasian dan untuk selanjutnya

diharapkan dapat mengimplementasikan hasil pelatihan LDK

tersebut dalam kehidupan berorganisasi di SMPN 2 Garut.

Laporan Kegiatan LDK ini berusaha untuk merekam jejak

dari seluruh kegiatan pelatihan yang telah diselenggarakan

sebagai bahan informasi bagi para pengguna/pembaca laporan.

Sistematika penyusunan Laporan Kegiatan LDK, kami

kemas dalam komposisi yang sangat sederhana. Meskipun

demikian, sangat disadari adanya keterbatasan kemampuan

manusiawi yang ada dalam diri kami. Saran dan nasehat untuk

perbaikan laporan kegiatan LDK ini di masa depan, kami terima

dengan penuh perhatian.

Kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran

penyelenggaraan kegiatan LDK hingga tersusunnya Laporan

Kegiatan LDK ini, kami ucapkan terimakasih.

Garut, 5 Maret 2009

Panitia LDK OSIS SMPN 2 Garut Tahun 2009

LAMPIRAN – LAMPIRAN

1.

SK Kepanitiaan LDK

2.

Program Kerja Kegiatan LDK

3.

Proposal Kegiatan LDK

4.

Surat Pemberitahuan Kepada

(7)

5.

Surat Undangan Kepada Guru

SMPN 2 Garut

6.

Tata Tertib Peserta LDK

7.

Jadwal dan Acara Kegiatan LDK

8.

Susunan Acara Pembukaan LDK

9.

Susunan Acara Penutupan LDK

10.

Daftar Hadir Panitia

11.

Daftar Check – In Peserta

12.

Daftar Hadir Peserta

13.

Kartu Peserta

14.

Kartu Panitia

15.

Bahan Materi LDK

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

Kepemimpinan merupakan motor atau daya penggerak dari pada semua sumber-sumber dan alat-alat (resources) yang tersedia bagi suatu organisasi, oleh karena itu seorang pemimpin adalah sebagai penggerak sumber-sumber (baik sumber human maupun sumber non-human) yang kesemuanya itu ditujukan untuk organisasi, seorang pemimpin juga dituntut untuk memiliki kemampuan keterampilan dalam mengarahkan, membimbing serta mempengaruhi sumber-sumber yang ada dalam organisasi tersebut untuk mencapai tujuan yang seterarah mungkin.

(8)

Jawaban yang paling tepat untuk membangun dan mengembangkan sifat dan teknik kepemimpinan adalah : dengan mengadakan pelatihan kepemimpinan. Latihan kepemimpinan pada umumnya dilaksanakan dengan melatih diri sendiri (self training), artinya orang harus melatih diri bertindak sesuai dengan sifat-sifat kepemimpinan. Latihan itu sendiri memerlukan waktu lama, proses pembiasaan yang meminta banyak waktu, serta membutuhkan keuletan dan ketekunan serta dengan keyakinan yang tulus latihan itu dapat berhasil dan sukses. Dan apabila sifat-sifat kepribadian seorang pemimpin yang baik tersebut telah dimiliki secukupnya, perlu kiranya sifat-sifat itu dipelihara, dipupuk dan dikembangkan. Bila tidak, maka sifat-sifat itu dapat luntur dan menipis kembali.

Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) menjadi sangat penting artinya dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kepribadian para pengurus OSIS, Paskibra, Pramuka, Palang Merah Remaja, dan Rohis SMP Negeri 2 Garut sebagai calon pemimpin-pemimpin yang baik.

1.2.Nama dan Tema Kegiatan

Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS SMP Negeri 2 Garut ini mengambil nama dan tema sebagai berikut :

Nama Kegiatan : Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS SMP Negeri 2 Garut Tahun 2009

Tema Kegiatan : “Membangun Kepribadian Kepemimpinan Yang Berkualitas Akademis Serta Memahami Fungsi Dan Peran Dalam Kehidupan Berorganisasi”

1.3.Rasional

Dasar pemikiran penyusunan Program Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMP Negeri 2 Garut Tahun 2009, adalah :

1. UU RI No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. SK Kepala SMPN 2 Garut, Nomor : 421.7 / 66 / SMP ,Tanggal 21 Februari 2009 Tentang Panitia Penyelenggara Latihan Dasar Kepemimpinan Periode Tahun 2009

3. Program Kerja Pembina OSIS SMP Negeri 2 Garut Tahun Pelajaran 2008-2009

1.4.Tujuan

Adapun tujuan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) :

 Untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

 Meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kepribadian peserta didik sebagai calon pemimpin, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi kepemimpinannya dengan baik.

 Peserta didik mempunyai kemampuan mengemukakan konsep dan gagasan serta dapat menerapkannya demi kemajuan organisasi dengan menerapkan prinsip KIS (koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi).

 Peserta didik memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan kecerdasan kinestesis.

(9)

Materi kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) disesuai dengan kebutuhan praktis dan bersifat aplikatif yang dapat diterapkan di lingkungan OSIS SMP Negeri 2 Garut, terdiri atas :

 Kebijakan Pembinaan Kesiswaan / OSIS

 Kepemimpinan

 Keorganisasian

 Proposal dan Surat Resmi

 Refleksi

1.6.Waktu dan Tempat Kegiatan

Waktu Kegiatan : Hari / Tanggal,

Kamis, 26 Februari 2009 Tempat Kegiatan : SMP Negeri 2 Garut

Jalan Jend. A. Yani No. 43 Garut ( Jadwal Kegiatan terlampir )

1.7.Peserta Kegiatan

Kegiatan LDK ini akan diikuti oleh para siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Garut yang melingkupi Krida OSIS, Paskibra, Pramuka, Palang Merah Remaja, serta Rohis. Perwakilan OSIS : 20 orang

Perwakilan Paskibra : 20 orang Perwakilan Pramuka : 20 orang Perwakilan PMR : 20 orang Perwakilan Rohis : 20 orang ________ 100 orang

1.8.Kepanitiaan

Penanggung Jawab : Kepala Sekolah Koordinator : PKS Kesiswaan

Ketua Pelaksana : Hj.E.Nurrokhmah, A.Md.Pd. Sekretaris : Drs. Ade Bastiawan

Bendahara I : Yetri Gayatri, S.Pd. Bendahara II : Hikmawati, S.Pd.

Anggota : Dra. Nyimas Hamidah (Sekbid. Ketakwaan) Epon Maptuhah, S.Ag. (Sekbid. Rohis) Lilis Maryati, S.Pd. (Sekbid. Paskibra) Tasman Hidayat, S.Pd. (Sekbid. Paskibra) Cecep Iwan Ridwan, S.Pd. (Sekbid. PMR) Iis Tatin Farida, S.Pd. (Sekbid. Kepribadian) Ayat Hidayat, S.Pd. (Sekbid. Pramuka) Malia Rosmania, S.Pd. (Sekbid. Pramuka)

(10)

Hilmi Zulfikri (Ketua / VIII-I) Witri Agustina (Sekretaris I / VIII-B) Fauzi Al-Islami (Sekretaris II / VIII-H)

Sri Mulkiyatul Maliah Akasum (Bendahara I / VIII-A) Ibnu Athoilah (Bendahara II / VIII-A)

Isna Maryam Fitriani (Sie Humas / VIII-A) Rizqi Aliya Sumaya (Sie Acara / VIII-A) Merlin Christian (Sie Acara / VIII-F) Ade Abdul Aziz (Sie Peralatan / VIII-A) Anggun Dzahaby (Sie Peralatan / VIII-D) Nahdya Siti Nur’aeni (Sie Peralatan / VIII-A) Hernandia Nurzaman (Sie Keamanan / VIII-I) Risma M. Ramdani (Sie Keamanan / VIII-F) Wandi Supriadi (Sie Keamanan / VIII-I) Dimas (Sie Publikasi / VIII-I)

M. Rivaldi (Sie Publikasi / VIII-J)

1.9.Anggaran Biaya

Rencana Penerimaan : Rp 4.680.000,00 (dari BOS) Rencana Pengeluaran : Rp 4.680.000,00

( Proposal Kegiatan terlampir )

1.10. Sistematika

Penyusunan Program Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMP Negeri 2 Garut Tahun 2009 adalah sebagai berikut :

Kata Pengantar Daftar Isi

Bab I Pendahuluan, terdiri dari : latar belakang, nama dan tema kegiatan, rasional, tujuan, materi kegiatan, waktu dan tempat kegiatan, peserta, kepanitiaan, anggaran biaya, serta sistematika.

Bab II Langkah Pelaksanaan Kegiatan, terdiri dari : persiapan dan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan.

Bab III Penutup Lampiran

BAB II

(11)

2.1.Persiapan dan Perencanaan

Persiapan dan perencanaan pada dasarnya berfungsi untuk menentukan kegiatan yang hendak dilakukan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengatur berbagai sumber daya, agar hasil yang dicapai sesuai dengan yang diharapkan. Perencanaan merupakan tindakan menetapkan terlebih dahulu apa yang akan dikerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan siapa yang mengerjakannya. Persiapan dan perencanaan yang baik akan menentukan lancar tidaknya suatu kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut ke arah tujuan yang ingin dicapai. Prinsip kebermaknaan, keluwesan dan kedinamisan dalam menentukan rencana suatu kegiatan tentunya tidak boleh diabaikan. Kebermaknaan, memberikan gambaran bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan itu memiliki daya guna dan hasil guna yang tinggi terhadap pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Keluwesan, memberikan peluang untuk terjadinya perubahan (modifikasi, pengembangan) saat aktivitas berlangsung sebagai akibat adanya hambatan internal/eksternal. Kedinamisan, memberikan acuan bagi setiap orang untuk mengembangkan kreativitas dalam melaksanakan tugas serta memungkinkan timbulnya daya tanggap yang tinggi terhadap gejala perubahan yang terdapat dalam lingkungan.

Penyelenggaraan kegiatan LDK pun tentunya sangat memerlukan persiapan dan perencanaan yang baik, agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan serta memenuhi prinsip kebermaknaan. Dengan demikian konsultasi intensif, pengumpulan data serta hal-hal lain yang berhubungan dengan kelancaran penyelenggaraannya menjadi faktor yang menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan LDK ini.

Persiapan dan perencanaan kegiatan LDK, diawali dengan melakukan studi pendahuluan melalui rapat konsolidasi Panitia LDK, yakni :

Kajian terhadap LDK yang telah dilaksanakan pada periode tahun sebelumnya sebagai bahan perbandingan, menyangkut :

 Input sumberdaya : kuantitas/jumlah peserta per Krida

 Proses : interaksi pembelajaran dan pelatihan LDK  Output/Outcome : implementasi hasil LDK dalam kinerja OSIS

 Menginventarisir hal-hal yang relevan dengan LDK, termasuk antisipasi hambatan-hambatan yang mungkin akan timbul, seperti :

 Pemilihan materi LDK yang aplikatif

 Penggunaan alat bantu pembelajaran / media yang relevan

 Pemilihan simulasi dinamika kelompok yang kolaboratif-edukatif  Antisipasi gangguan kesehatan

 Antisipasi gangguan cuaca

 Akomodasi dan konsumsi

Time Schedule Kegiatan LDK

No Jenis Kegiatan Pelaksanaan Penanggung Jawab 1.

(12)

4. pertentangan arah, maka akan menimbulkan dis-organisasi. Oleh karena itu, pembagian tugas dalam organisasi harus nyata dan jelas dengan memperhatikan beberapa asfek sebagai berikut :

 Tugas dan kewenangan pimpinan harus jelas dan tegas, begitu pula tugas dan tanggung

jawab anggotanya

 Fungsi-fungsi aktivitas dikelompokkan secara sistematis dan teratur

 Luas pekerjaan yang diserahkan kepada para anggota harus diperhitungkan menurut

perbandingan beban tugasnya

 Pembagian tugas harus berdasarkan pada suatu pedoman tertentu

Selain hal tersebut di atas, suatu kegiatan yang akan dilaksanakan harus memperhatikan adanya pendelegasian wewenang (delegation authority). Pemindahan tanggung jawab dengan semua hak dan kewajibannya tersebut, dimana wewenang tidak tertumpu pada seseorang, akan menciptakan iklim pelaksanaan kegiatan yang demokratis dan menjamin lancarnya roda kegiatan secara terarah.

Untuk menyatukan persepsi diantara Panitia LDK agar mempunyai gerak langkah yang harmonis dalam pelaksanaan tugasnya masing-masing, maka kiranya perlu suatu description job untuk dilaksanakan oleh masing-masing sesuai dengan tugas dan kewajibannya dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab.

Adapun pelaksanaan tugas tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :

Penanggung Jawab ( Kepala Sekolah ) : Drs. Iden Suparno, M.Pd.

(13)

 Memberi petunjuk dan arahan kepada Panitia LDK

Koordinator (PKS Kesiswaan) : Masrun Gartiwa, S.Pd. Lilis Yuniarningsih, S.Pd. Darsono, S.Pd.

 Memberi input (masukan) saran kepada Panitia LDK

 Pemantauan jalannya penyelenggaraan kegiatan LDK

Ketua Pelaksana : Hj.E.Nurrokhmah, A.Md.Pd.

 Mengkoordinasikan seluruh kegiatan teknis LDK

 Melakukan konsultasi vertikal

Sekretaris : Drs. Ade Bastiawan

 Menyusun program dan proposal kegiatan LDK

 Menginventarisir kegiatan LDK  Membuat administrasi kegiatan LDK  Menyusun laporan akhir

Bendahara : Yetri Gayatri, S.Pd. Hikmawati, S.Pd.

 Menghimpun pengeluaran untuk keperluan kelengkapan LDK  Menyusun anggaran biaya kegiatan LDK

 Membuat daftar insentif / honor / SPJ

Anggota : Membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan LDK Organizing Committee : Membantu Panitia LDK

Struktur Organisasi Kegiatan LDK Penanggung Jawab

Drs. Iden Suparno, M.Pd.

Koordinator

1. Masrun Gartiwa, S.Pd.

2. Lilis

Yuniarningsih, S.Pd.

3. Darsono, S.Pd.

Ketua Pelaksana

Hj.E.Nurrokhmah, A.Md.Pd.

Anggota –Anggota :

(14)

2. Epon Maptuhah, S.Ag. 6. Iis

Materi kegiatan dalam LDK diupayakan memuat bahan-bahan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan praktis dan bersifat aplikatif yang dapat diterapkan di lingkungan OSIS SMPN 2 Garut. Adapun materi kegiatan tersebut adalah sebagai berikut :

(15)

04. Darsono, S.Pd. Kebijakan Pembinaan Kesiswaan

1. Bidang OSIS

2. Bidang Krida

90 menit

 Metoda Kegiatan

Metoda kegiatan dalam pemberian materi LDK, adalah sebagai berikut :

Ceramah Bervariasi

Tanya Jawab

Tayangan Kasus

 Problem Solving

 Sumber / Media Kegiatan Buku Sumber Yang Relevan

 In Focus / Power Point

Contoh-contoh / Alat Peraga

Gambar / Photo

2.4. Pengawasan

Kegiatan LDK harus terkontrol sebagai upaya untuk memelihara dan membawa sesuatu keadaan atau kondisi yang seharusnya terjadi serta menjaga keadaan atau kondisi tersebut agar lebih baik lagi dalam pelaksanaannya. Upaya pengawasan dilakukan dengan maksud agar kegiatan atau program yang sedang dilaksanakan selalu sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan serta tidak menyimpang dari aturan-aturan yang telah diputuskan. Bila terjadi penyimpangan, maka dilakukan upaya pembinaan untuk mengembalikan kegiatan tersebut kepada yang seharusnya dilakukan. Secara umum keberhasilan dalam mencapai tujuan, separuhnya ditentukan oleh pelaksanaan rencana, dan setengahnya lagi oleh pengawasan. Dengan demikian, perencanaan dan pengawasan merupakan dua sisi dari satu mata uang yang sama.

Skema Pengawasan LDK

Panitia (Stering Committee) LDK

Organizing Committee Ketua Regu

Para Peserta LDK

(16)

Komite Organisasi membantu Panitia LDK dalam memonitor dan mengkonsolidasi ketua regu serta para peserta LDK.

Ketua Regu Krida bertanggung jawab untuk mengawasi masing-masing peserta LDK yang menjadi anggota kridanya.

BAB III

PENUTUP

1. Kegiatan LDK merupakan suatu bentuk pembinaan kesiswaan di lingkungan SMP Negeri 2

Garut melalui pelatihan keterampilan keorganisasian.

2. Kegiatan LDK OSIS SMP Negeri 2 Garut Tahun 2009 merupakan implementasi dari

Program Kerja Pembina Kesiswaan Periode Tahun 2008-2009.

3. Kegiatan LDK diikuti oleh masing-masing 20 perwakilan pengurus OSIS, Paskibra,

Pramuka, PMR, dan Rohis SMP Negeri 2 Garut.

4. Pada kesempatan Tahun 2009 ini, peserta kegiatan LDK di batasi hanya pada siswa kelas

VIII SMP Negeri 2 Garut.

5. Materi kegiatan LDK disesuaikan dengan kebutuhan praktis dan bersifat aplikatif yang dapat

diterapkan di lingkungan OSIS SMP Negeri 2 Garut.

6. Pelaksanaan kegiatan LDK OSIS SMP Negeri 2 Garut Tahun 2009 harus terselenggara

dengan baik dan lancar dengan mengantisipasi segala hambatan sekecil apapun yang mungkin akan timbul sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

7. Apabila terdapat kekeliruan informasi dalam Program Kegiatan LDK ini, akan diperbaiki

sebagaimana mestinya.

Susunan Acara

Pembukaan

(17)

Kamis, 26 Februari 2009

Pukul : 07.30 WIB

Tempat : GOR / Bangsal SMPN

2 Garut

1.

Pembukaan

2.

Lagu Indonesia Raya

3.

Lantunan Ayat Suci Al

Qur’an

4.

Laporan Panitia LDK

5.

Sambutan-Sambutan :

5.1

PKS Kesiswaan

5.2

Komite Sekolah

5.3

Kepala Sekolah

6.

Penyematan Tanda

Peserta

7.

Do’a / Tutup

8.

hiburan

Susunan Acara

Penutupan

Latihan Dasar Kepemimpinan

OSIS SMP Negeri 2 Garut

Kamis, 26 Februari 2009

Pukul : 14.00 WIB

Tempat : GOR / Bangsal

SMPN 2 Garut

1.

Pembukaan

2.

Laporan Panitia LDK

3.

Sambutan Kepala

Sekolah

4.

Pelepasan Tanda Peserta

Gambar

Gambar     1  :  Pembinaan

Referensi

Dokumen terkait

Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian upaya anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang

PROPOSAL KEGIATAN LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA (LDKS) ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) TAHUN 2017 SMP NEGERI 1

Berdasarkan uraian di atas, apabila kepemimpinan berfungsi dengan efektif maka semua sumber daya yang dimiliki organisasi atau instansi terutama sumber daya manusia atau

Pendidikan dan pelatihan yang dimaksud adalah Latihan Dasar Kepimpinan Organisasi Siswa Intra Sekolah (LDK OSIS) bagi Pengurus OSIS SMP Negeri 1 Sumbawa Besar Tahun

3 Kepemimpinan (Kp) Mengorganisir sumber daya yang tersedia untuk optimalisasi pencapaian tujuan organisasi (KP.4) 4 Kerjasama (KS) Melakukan monitoring terhadap proses

Proses manajemen adalah kegiatan di mana organisasi membuat sumber daya manusia danmateri tersedia secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi.. bila tersedia sumber

Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian upaya anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan

Mata kuliah ini mempelajari mengenai penggunaan sumber daya manusia dalam suatu organisasi, Administrasi Kepegawaian merupakan bagian dari Administrasi Negara yang