Mata Kuliah
TAFSIR SOSIAL
Oleh : MUHAMAD
https://moehs.wordpress.com
Jokowi
Mengembalikan gitar
KH. Amidhan
‘diduga’ meminta
Jokowi sebagai
Penyelenggara negara
khawat ir menerima
grat if ikasi
“ . . saya kan bukan
penyelenggara negara,
PEMAHAMAN
[ Set iap Individu]
BERBEDA
a. Apakah setiap gratifikasi termasuk SUAP/SOGOK?
Apa PERBEDAAN gratifikasi dan sogok?
Kriteria apa
yang dapat dipahami lebih jelas untuk menentukan
pemberian
yang
diterima
termasuk
kategori
Gratifikasi?
• Makalah ini mengkaji beberapa ayat yang
dipandang relevan atau memiliki keterkaitan
kuat hanya terhadap gratifikasi dan
sejenisnya.
• Permasalahan yang akan dicarikan
solusinya dibahas khususnya dari sudut
pandang individu
(pelaku/pemberi/penerima/fasilitator)
• Mencari titik temu antara aturan negara
tentang gratifikasi dan suap dengan pesan
atau isyarat Al-Quran serta bagaimana
GRATIFIKASI
adal ah uang hadiah
kepada pegawai di l uar gaj i yang t el ah
dit ent ukan
(Kamus BI)
•
Sogok
(
ةوشرلا
)
riswah
, yakni (
ام
ىطعي
إ
Perbedaan
SUAP
GRATIFIKASI
Pengat uran 1. KUHAP (Wet boek van St raf recht , St aat sbl ad 1915 No 73)
2. UU No. 11 Tahun 1980 t ent ang Tindak Pidana Suap (“ UU 11/ 1980” ) 3. UU No. 20 Tahun 2001 t ent ang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999
t ent ang Pemberant asan Tindak Pidana Korupsi sert a diat ur pul a dal am UU No. 30 Tahun 2002 t ent ang Komisi Pemberant asan Korupsi (“ UU Pemberant asan Tipikor” )
1. UU No. 20 Tahun 2001 t ent ang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 t ent ang Pemberant asan Tindak Pidana Korupsi sert a diat ur pul a dal am UU No. 30 Tahun 2002 t ent ang Komisi Pemberant asan Korupsi (“ UU Pemberant asan Tipikor” )
2. Perat uran Ment eri Keuangan Nomor 03/ PMK. 06/ 2011 t ent ang Pengel ol aan Barang Mil ik Negara yang Berasal Dari Barang Rampasan Negara dan Barang Grat if ikasi.
Def inisi Barangsiapa menerima sesuat u at au j anj i, sedangkan ia menget ahui at au pat ut dapat menduga bahwa pemberian sesuat u at au j anj i it u dimaksudkan supaya ia berbuat sesuat u at au t idak berbuat sesuat u dal am t ugasnya, yang berl awanan dengan kewenangan at au kewaj ibannya yang menyangkut kepent ingan umum, dipidana karena menerima suap dengan pidana penj ar a sel ama-l amanya 3 (t iga) t ahun at au denda sebanyak-banyaknya Rp. 15. 000. 000. - (l ima bel as j ut a rupiah) (Pasal 3 UU 3/ 1980).
Pemberian dal am art i l uas, yakni mel iput i pemberian uang, barang, rabat (discount ), komisi, pinj aman t anpa bunga, t iket perj al anan, f asil it as penginapan, perj al anan wisat a, pengobat an cuma-cuma, dan f asil it as l ainnya. Grat if ikasi t ersebut baik yang dit erima di dal am negeri maupun di l uar negeri dan yang dil akukan dengan menggunakan sarana el ekt ronik at au t anpa sarana el ekt ronik (Penj el asan Pasal 12B UU Tipikor)
Sanksi UU 11/ 1980:
Pidana penj ara sel ama-l amanya 3 (t iga) t ahun at au denda sebanyak-banyaknya Rp. 15. 000. 000. - (l ima bel as j ut a rupiah) (Pasal 3 UU 3/ 1980).
KUHP:
pidana penj ara pal ing l ama sembil an bul an at au pidana denda pal ing banyak empat ribu l ima rat us rupiah (Pasal 149)
Pidana penj ara seumur hidup at au pidana penj ara pal ing singkat 4 (empat ) t ahun dan pal ing lama 20 (dua pul uh) t ahun, dan pidana denda pal ing sedikit Rp 200. 000. 000, 00 (dua rat us j ut a rupiah) dan pal ing banyak Rp 1. 000. 000. 000, 00 (sat u mil iar rupiah) (Pasal 12B ayat [ 2] UU Pemberant asan Tipikor)
UU Pemberant asan Tipikor:
WACANA TAFSIR
(2: 188), (5: 62-63) + Hadist
Weber,
-
Tanggung j awab
Individu (19: 93-95)
-