• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ankle Sprain

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Ankle Sprain"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

1.

1.11 LaLatatar Ber Belalakakangng

Manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain Manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain se

sehihingngga ga mmananususia ia haharurus s mememimililiki ki kekemamampmpuauan n ununtutuk k bebergrgererak ak atatauau melaku

melakukan kan aktivaktivitas itas demi demi memenmemenuhi uhi kebutkebutuhan bersama. uhan bersama. Dalam melakukanDalam melakukan aktivitas tersebut harus mempunyai kondisi tubuh yang sehat. Sehat menurut aktivitas tersebut harus mempunyai kondisi tubuh yang sehat. Sehat menurut WHO adalah suatu keadaan yang sempurna baik secara fisik, mental dan WHO adalah suatu keadaan yang sempurna baik secara fisik, mental dan sosial serta tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan.

sosial serta tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan.

Salah satu aktivitas yang biasanya dilakukan adalah olahraga. Olahraga Salah satu aktivitas yang biasanya dilakukan adalah olahraga. Olahraga merupakan kebutuhan yang tidak asing lagi.

merupakan kebutuhan yang tidak asing lagi. Keberadaannya punKeberadaannya pun

dikenal setiap orang diseluruh penuru dunia karena olahraga adalah dikenal setiap orang diseluruh penuru dunia karena olahraga adalah kebutuhan penting untuk menaga kesehatan tubuh. Olahraga memiliki tuuan kebutuhan penting untuk menaga kesehatan tubuh. Olahraga memiliki tuuan tertentu dan aturan!aturan tertentu seperti adanya aturan "aktu, target denyut tertentu dan aturan!aturan tertentu seperti adanya aturan "aktu, target denyut nadi, umlah pengulangan gerakan dan dilakukan dengan mengandung unsur  nadi, umlah pengulangan gerakan dan dilakukan dengan mengandung unsur  rek

rekreasreasi. i. #am#amun un banbanyayak k oraorang ng yayang ng melmelakuakukan kan kegkegiatiatan an olaolahrahraga ga tidtidak ak  sesuai dengan aturan!aturan yang telah ditentukan atau secara tidak sengaa sesuai dengan aturan!aturan yang telah ditentukan atau secara tidak sengaa melakukan gerakan yang salah sehingga dapat menyebabkan cedera $Dunkin, melakukan gerakan yang salah sehingga dapat menyebabkan cedera $Dunkin, %&&'(.

%&&'(. )ed

)edera era olaolahrahraga ga ialialah ah segsegala ala macmacam am cedcedera era yayang ng timtimbulbul, , baibaik k padpadaa "aktu berlatih, saat pertandingan maupun sesudah pertandingan. )edera ini "aktu berlatih, saat pertandingan maupun sesudah pertandingan. )edera ini  biasanya

 biasanya dikarenakan dikarenakan oleh oleh kurangnya kurangnya pemanasan, pemanasan, beban beban olahraga olahraga yangyang  berlebih

 berlebih atau atau tidak tidak melakukan melakukan gerakan gerakan dengan dengan benar benar atau atau karena karena adanyaadanya kelemahan otot, tendon dan ligament. )edera dapat mengenai otot, tendon, kelemahan otot, tendon dan ligament. )edera dapat mengenai otot, tendon, saraf, kulit, ligamen, maupun tulang. )edera yang paling sering teradi adalah saraf, kulit, ligamen, maupun tulang. )edera yang paling sering teradi adalah  sprain

 sprain atau cedera ligament $Dunkin, %&&'(.atau cedera ligament $Dunkin, %&&'(.

Kaki dan pergelangan kaki sangat berperan penting dalam melakukan Kaki dan pergelangan kaki sangat berperan penting dalam melakukan aktiv

aktivitas itas seperti berdiri, beralan, berlari seperti berdiri, beralan, berlari ataupataupun un melommelompat, pat, saat saat melakmelakukanukan aktivitas tersebut kaki dan pergelangan kaki merupakan pusat tumpuan berat aktivitas tersebut kaki dan pergelangan kaki merupakan pusat tumpuan berat  badan

 badan sehingga sehingga sering sering menadi menadi sasaran sasaran cedera, cedera, untuk untuk itu itu sangat sangat dibutuhkandibutuhkan sen

sendidi ananklklee yang kuat agar dapat menaga stabilitas pada saat berolahraga.yang kuat agar dapat menaga stabilitas pada saat berolahraga. *i

*ikka a ttereraaddi i ggeerrakakaan n yyanang g sasallaah h atataauu aannkkllee yyanang g titidadak k ststababil il dadapapatt menyebabkan cidera yang disebut

(2)

 pada

 pada olahraga olahraga yang yang memerlukan memerlukan gerakan gerakan melompat, melompat, berputar berputar dan dan gerakangerakan memutar seperti basket, voli, sepak bola, atau olahraga yang memerlukan memutar seperti basket, voli, sepak bola, atau olahraga yang memerlukan  perubahan

 perubahan arah arah ledakan ledakan seperti seperti sepak sepak bola, bola, tenis, tenis, atau atau pada pada aktivitas aktivitas fisik fisik  dengan gerakan yang sering memicu

dengan gerakan yang sering memicu sprain ankle sprain ankle adalah gerakan inversi danadalah gerakan inversi dan  plantar

 plantar fleksi fleksi yang yang tiba!tiba tiba!tiba saat saat kaki kaki tidak tidak menumpu menumpu sempurna sempurna pada pada lantailantai atau pada permukaan yang tidak rata $#yska + ideon, %&&%(.

atau pada permukaan yang tidak rata $#yska + ideon, %&&%(. Menurut hasil penelitian

Menurut hasil penelitian The Cedera Nasional Surveillance SystemThe Cedera Nasional Surveillance System  Elektronik

 Elektronik $#-$#-SSSS( ( di di /m/merikerika a menmenununukkukkan an bahbah"a "a setsetengengah ah dardarii sem

semua ua keskeseleeleo o perpergelgelangangan an kakkaki i $01$01,23,23( ( terteradi adi selaselama ma kegkegiatiatan an atlatletiketik,, den

dengan gan basbasket ket $'4$'4,43,43(,(,  football football $5$5,2,23(3(, , dadann  soccer soccer $6,53(. Hal ini dapat$6,53(. Hal ini dapat me

membmbukuktitikakan n babah"h"a a pepersersentntasase e tertertitingnggigi  sprain  sprain ankleankle adaadalah lah selaselamama  berolahraga.

 berolahraga. Sp

Sprairain n ankanklele atau keseleo pergelangan kaki adalah kondisi teradinyaatau keseleo pergelangan kaki adalah kondisi teradinya  penguluran

 penguluran dan dan atau atau kerobekan kerobekan pada pada ligamentum ligamentum lateral lateral compleks. compleks. Hal Hal iniini disebabkan oleh adanya gaya inversi dan plantar fleksi yang tiba!tiba saat disebabkan oleh adanya gaya inversi dan plantar fleksi yang tiba!tiba saat kaki tidak menumpu sempurna pada lantai7 tanah, dimana umumnya teradi kaki tidak menumpu sempurna pada lantai7 tanah, dimana umumnya teradi  pada

 pada permukaan permukaan lantai7 lantai7 tanah tanah yang yang tidak tidak rata. rata. 8aktor!8aktor 8aktor!8aktor yangyang men

menyebyebabkabkan an oraorang ng terterkenkenaa  sprain  sprain ankleankle krokronik nik adaadalah lah KelKelemaemahan han otootott teru

terutamtama a otootot!ot!otot tot di di seksekitaitar r sensendi di perpergelgelangangan an kakkaki i $mu$musclescle weaknessweakness(( , , lem

lemah ah atau longgatau longgarnyarnya a ligligameament!lnt!ligaigamenment t yayang ng berberada ada padpada a sendsendii ankleankle,, ce

ceddereraa aannkkllee yayang ng berberulaulang, ng, flefleksibksibilitilitas as yayang ng burburuk, uk, kurkurang ang melmelakuakukankan  pemanasan

 pemanasan dan dan peregangan peregangan saat saat sebelum sebelum berolahraga, berolahraga, keseimbangan keseimbangan yangyang  buruk, permukaan lapangan olahraga

 buruk, permukaan lapangan olahraga yang tidak rata, yang tidak rata, dan biasa teradan biasa teradi karenadi karena  pemakaiaan sepatu atau alas kaki yang tidak tepat $Kurnia"an, %&42(.

 pemakaiaan sepatu atau alas kaki yang tidak tepat $Kurnia"an, %&42(. Sprain ankle

Sprain ankle adalah cedera olahraga umum dan sering dianggap sebagaiadalah cedera olahraga umum dan sering dianggap sebagai hal yang sepele oleh atlet dan pelatih. Studi epidemiologi yang dilakukan hal yang sepele oleh atlet dan pelatih. Studi epidemiologi yang dilakukan  pada

 pada tiga tiga kategorikategori  Hong  Hong Kong Kong ChineseChinese atlet yaitu tim nasional, atlet yangatlet yaitu tim nasional, atlet yang kompetitif dan atlet rekreasi. Studi ini menunukkan bah"a sebanyak 623 kompetitif dan atlet rekreasi. Studi ini menunukkan bah"a sebanyak 623 dari semua atlet memiliki keseleo pergelangan kaki berulang dan 053 dari dari semua atlet memiliki keseleo pergelangan kaki berulang dan 053 dari atlet memiliki kecacatan yang signifikan dan geala sisa yang menyebabkan atlet memiliki kecacatan yang signifikan dan geala sisa yang menyebabkan  penurunan kinera atletik mereka.

 penurunan kinera atletik mereka.

9enderita khususnya olahraga"an yang mengalami

9enderita khususnya olahraga"an yang mengalami sprain ankle sprain ankle deraatderaat  tidak begitu memperhatikan kondisi yang dialaminya karena hanya merasa  tidak begitu memperhatikan kondisi yang dialaminya karena hanya merasa ny

(3)

 pada

 pada olahraga olahraga yang yang memerlukan memerlukan gerakan gerakan melompat, melompat, berputar berputar dan dan gerakangerakan memutar seperti basket, voli, sepak bola, atau olahraga yang memerlukan memutar seperti basket, voli, sepak bola, atau olahraga yang memerlukan  perubahan

 perubahan arah arah ledakan ledakan seperti seperti sepak sepak bola, bola, tenis, tenis, atau atau pada pada aktivitas aktivitas fisik fisik  dengan gerakan yang sering memicu

dengan gerakan yang sering memicu sprain ankle sprain ankle adalah gerakan inversi danadalah gerakan inversi dan  plantar

 plantar fleksi fleksi yang yang tiba!tiba tiba!tiba saat saat kaki kaki tidak tidak menumpu menumpu sempurna sempurna pada pada lantailantai atau pada permukaan yang tidak rata $#yska + ideon, %&&%(.

atau pada permukaan yang tidak rata $#yska + ideon, %&&%(. Menurut hasil penelitian

Menurut hasil penelitian The Cedera Nasional Surveillance SystemThe Cedera Nasional Surveillance System  Elektronik

 Elektronik $#-$#-SSSS( ( di di /m/merikerika a menmenununukkukkan an bahbah"a "a setsetengengah ah dardarii sem

semua ua keskeseleeleo o perpergelgelangangan an kakkaki i $01$01,23,23( ( terteradi adi selaselama ma kegkegiatiatan an atlatletiketik,, den

dengan gan basbasket ket $'4$'4,43,43(,(,  football football $5$5,2,23(3(, , dadann  soccer soccer $6,53(. Hal ini dapat$6,53(. Hal ini dapat me

membmbukuktitikakan n babah"h"a a pepersersentntasase e tertertitingnggigi  sprain  sprain ankleankle adaadalah lah selaselamama  berolahraga.

 berolahraga. Sp

Sprairain n ankanklele atau keseleo pergelangan kaki adalah kondisi teradinyaatau keseleo pergelangan kaki adalah kondisi teradinya  penguluran

 penguluran dan dan atau atau kerobekan kerobekan pada pada ligamentum ligamentum lateral lateral compleks. compleks. Hal Hal iniini disebabkan oleh adanya gaya inversi dan plantar fleksi yang tiba!tiba saat disebabkan oleh adanya gaya inversi dan plantar fleksi yang tiba!tiba saat kaki tidak menumpu sempurna pada lantai7 tanah, dimana umumnya teradi kaki tidak menumpu sempurna pada lantai7 tanah, dimana umumnya teradi  pada

 pada permukaan permukaan lantai7 lantai7 tanah tanah yang yang tidak tidak rata. rata. 8aktor!8aktor 8aktor!8aktor yangyang men

menyebyebabkabkan an oraorang ng terterkenkenaa  sprain  sprain ankleankle krokronik nik adaadalah lah KelKelemaemahan han otootott teru

terutamtama a otootot!ot!otot tot di di seksekitaitar r sensendi di perpergelgelangangan an kakkaki i $mu$musclescle weaknessweakness(( , , lem

lemah ah atau longgatau longgarnyarnya a ligligameament!lnt!ligaigamenment t yayang ng berberada ada padpada a sendsendii ankleankle,, ce

ceddereraa aannkkllee yayang ng berberulaulang, ng, flefleksibksibilitilitas as yayang ng burburuk, uk, kurkurang ang melmelakuakukankan  pemanasan

 pemanasan dan dan peregangan peregangan saat saat sebelum sebelum berolahraga, berolahraga, keseimbangan keseimbangan yangyang  buruk, permukaan lapangan olahraga

 buruk, permukaan lapangan olahraga yang tidak rata, yang tidak rata, dan biasa teradan biasa teradi karenadi karena  pemakaiaan sepatu atau alas kaki yang tidak tepat $Kurnia"an, %&42(.

 pemakaiaan sepatu atau alas kaki yang tidak tepat $Kurnia"an, %&42(. Sprain ankle

Sprain ankle adalah cedera olahraga umum dan sering dianggap sebagaiadalah cedera olahraga umum dan sering dianggap sebagai hal yang sepele oleh atlet dan pelatih. Studi epidemiologi yang dilakukan hal yang sepele oleh atlet dan pelatih. Studi epidemiologi yang dilakukan  pada

 pada tiga tiga kategorikategori  Hong  Hong Kong Kong ChineseChinese atlet yaitu tim nasional, atlet yangatlet yaitu tim nasional, atlet yang kompetitif dan atlet rekreasi. Studi ini menunukkan bah"a sebanyak 623 kompetitif dan atlet rekreasi. Studi ini menunukkan bah"a sebanyak 623 dari semua atlet memiliki keseleo pergelangan kaki berulang dan 053 dari dari semua atlet memiliki keseleo pergelangan kaki berulang dan 053 dari atlet memiliki kecacatan yang signifikan dan geala sisa yang menyebabkan atlet memiliki kecacatan yang signifikan dan geala sisa yang menyebabkan  penurunan kinera atletik mereka.

 penurunan kinera atletik mereka.

9enderita khususnya olahraga"an yang mengalami

9enderita khususnya olahraga"an yang mengalami sprain ankle sprain ankle deraatderaat  tidak begitu memperhatikan kondisi yang dialaminya karena hanya merasa  tidak begitu memperhatikan kondisi yang dialaminya karena hanya merasa ny

(4)

fisiote

fisioterapi. rapi. Karena kondisinyKarena kondisinya a tidak diperhatiktidak diperhatikan, an, mereka tetap mereka tetap melakmelakukanukan akt

aktiviivitas tas olaolahrahraga ga sehsehingingga ga dapdapat at terteradi adi penpengulgulurauran n yayang ng berberulaulang ng padpadaa lig

ligameamentuntum m taltalofiofibulbular ar antanterioerior. r. 9en9engulgulurauran n yayang ng berberulaulang!ng!ulaulang ng akaakann menim

menimbulkabulkan n nyernyeri i yang meninyang meningkat pada sisi gkat pada sisi laterallateral ankleankle, biasanya bersifat, biasanya bersifat in

intetermrmitittententt atau atau kadkadangang!kad!kadang ang konkonstanstan, , dan dan cencenderderung ung menmeningingkat kat ikikaa melakukan aktivitas olahraga. Kondisi ini menadi

melakukan aktivitas olahraga. Kondisi ini menadi sprain anke sprain anke kronik.kronik. 9e

9enanangngananan an a"a"al al yyanang g babaik ik dadapapat t mmenengugurarangngi i prproboblelem m yyanangg diaki

diakibatkanbatkan  sprain  sprain ankleankle 9robl9roblem yang biasanyem yang biasanya a teradi padateradi pada  sprain  sprain ankleankle kronis adalah peningkatan intensitas nyeri, menurunnya fleksibilitas aringan, kronis adalah peningkatan intensitas nyeri, menurunnya fleksibilitas aringan, to

tonunus s dadan n kekekukuatatan an ototot ot memenunururun, n, kekeseiseimbmbanangagan n memenunururun n yyanang g dadapapatt me

menynyebebababkakan n pepenunururunanan n ststababililititasas aannkkllee sehsehiningggga a terteradadi i gagangngguguanan menum

menumpu, beralan, dan melompat atau pu, beralan, dan melompat atau fungfungsi si daridari ankleankle menadi terganggumenadi terganggu akibatnya

akibatnya performance performance daridari ankleankle tidak maksimal.tidak maksimal. 1.2

1.2 RumRumusausan n MaMasalsalahah 4.

4. :agaim:agaimanakah /anakah /natomnatomi 8isiologi 8isiologi Sendi /ni Sendi /nkle;kle; %.

%. /pa d/pa definefinisi darisi dari /nkli /nkle Spraie Sprain;n; 2.

2. /pa sa/pa saa klaa klasifikassifikasi dari i dari /nkle /nkle SprainSprain;; '.

'. :agaim:agaimana etiana etiologologi dari i dari /nkle /nkle SpraiSprain;n; 0.

0. :agaim:agaimana patana patofisioofisiologi dalogi dari /nkri /nkle Sprle Sprain;ain; <.

<. :agaim:agaimana WOana WO) dari ) dari /nk/nkle Sprale Sprain;in; 6.

6. :agaim:agaimana manana manifestasi kifestasi klinis /nlinis /nkle Spkle Sprain;rain; 1.

1. /pa saa p/pa saa pemeriemeriksaan diaksaan diagnostgnostik pada /ik pada /nkle Spnkle Sprain;rain; 5.

5. :agaim:agaimana penaana penatalakstalaksanaan meanaan medis pada /dis pada /nkle Spnkle Sprain;rain; 4&.

4&. /pa /pa saa ksaa komplomplikasi dikasi dari /nari /nkle Skle Sprain;prain;

44.:agaimana prognosis pada kasus /nkle Sprain; 44.:agaimana prognosis pada kasus /nkle Sprain; 4%.

4%. :agai:agaimana asumana asuhan kehan kepera"atpera"atan padan pada /nkla /nkle Sprae Sprain;in; 1.

1.33 TTuujujuanan 4

4..22..44 ==uuuuan an >>mmuumm

=uuan umum penulisan makalah ini agar mahasis"a mengetahui dan =uuan umum penulisan makalah ini agar mahasis"a mengetahui dan dapat melaksana

dapat melaksanakan kan asuhaasuhan n keperkepera"atan pada a"atan pada pasien dengan pasien dengan /nkl/nklee Sprain.

Sprain. 4

4.2.2.%.% ==uuuuan an KhKhuusususs =uuan khu

=uuan khusus penulisan makalah ini adalah agar sus penulisan makalah ini adalah agar mahasis"a dapat?mahasis"a dapat? 4.

4. MengetMengetahui anaahui anatomi fisiotomi fisiologi Senlogi Sendi /di /nklenkle %.

%. MengetMengetahui ahui definidefinisi /nsi /nkle Skle Sprainprain 2.

2. MengetMengetahui ahui klasifiklasifikasi /nkasi /nkle Spkle Sprainrain '.

'. MengetMengetahui ahui etioloetiologi /nkgi /nkle Sprle Sprainain 0.

0. MengetMengetahui paahui patofisitofisiologi dologi dari /nklari /nkle Spraine Sprain <.

(5)

6. Mengetahui manifestasi klinis /nkle Sprain

1. Mengetahui pemeriksaan diagnostik /nkle Sprain 5. Mengetahui penatalaksanaan /nkle Sprain

4&.Mengetahui komplikasi /nkle Sprain 44.Mengetahui prognosis /nkle Sprain

4%.Mengetahui asuhan kepera"atan pada pasien dengan /nkle Sprain

1. Man!aat

/dapun manfaat yang ingin dicapai dengan adanya makalah ini adalah sebagai berikut?

4. Mahasis"a

Mahasis"a mampu menelaskan dan memahami definisi, patofisiologi, manifestasi klinis, penatalaksanaan medis pada pasien dengan /nkle Sprain dapat menerapkan asuhan kepera"atan, khususnya untuk  mahasis"a kepera"atan.

%. Dosen

Makalah ini dapat diadikan tolak ukur seauh mana mahasis"a mampu mengerakan tugas yang diberikan oleh dosen dan sebagai bahan  pertimbangan dosen.

BAB 2

TIN"AUAN PU#TA$A

2.1 Anat%m& #en'& Ankle

Sendi pergelangan kaki terdiri atas sebuah kantung yang dibentuk poleh uung!uung ba"ah tibia dan fibula. =alus dapat digerakkan pada sumbu transversal dengan cara mirip engsel, karena itu pergelangan kaki tergolong sendi sinovial enis engsel. :entuk tulang!tulang dan kekuatan ligamen! ligamen dan tendon di sekitarnya menadikan sendi kuat dan stabil. $Moore + /gur, %&&% @ Snell, 4551(

a. Permukaan Art&(ular

>ung!uung distal tibia dan fibula membentuk sebuah sosok $lekuk  dalam( yang mencakup talus. 9ermukaan medial malleolus lateralis  bersendi dengan permukaan lateral talus. =ibia bersendi dengan talus di dua tempat, yaitu permukaan inferior tibia membentuk atap sosok tadi, malleolus medialis tibia bersendi dengan permukaan medial talus. $Moore + /gur, %&&%(

(6)

Kedua malleolus memegang talus erat!erat se"aktu tulang ini  berumbang!ambing ke depan dan ke belakang pada gerak sendi  pergelangan kaki. Sendi pergelangan kaki bersifat amat stabil pada dorsofleksi karena pada posisi ini permukaan artikular superior talus $trochlea(, mengisi pebuh sosok yang dibentuk oleh kedua malleolus. )engkraman kedua malleolus pada talus adalah paling kuat ika kaki  berada dalam posisi dorsofleksi karena gerak demikian mendorong bagian

trochlea ke belakang, dan sedikit memencarkan tibia dan fibula.

9emencaran demikian dibatasi oleh ligamentum interosseum yang kuat dan oleh ligamentum tibiofibulare interior posterius yang mempersatukan tulang!tulang tungkai ba"ah. 9ada fleksi plantar kaki sendi pergelangan kaki relatif kurang stabil karena permukaan artikular   proksimal talus lebih sempit di sebelah posterior dan menempati sosok 

tibiofibular hanya untuk sebagian. $Moore + /gur, %&&%( ). #&m*a& #en'&

)apsula fibrosa bersifat tipis di sebelah depan dan belakang, tetapi  pada kedua sisi diperkuat oleh ligamentum collaterale yang kuat. 9roksimal simpai melekat pada tepi permukaan artikular tibia dan kedua malleolus dan distal pada talus. $Moore + /gur, %&&%(

(. L&gamentum

Di sebelah medial capsula fibrosa diperkuat oleh ligamentum mediale $deltoideum( yang sangat kuat dengan puncaknya $proksimal( melekat pada malleolus medialis. Di ba"ah $inferior(, serat!serat dalamnya melekat pada daerah non!artikular permukaan medial corpus tali@ serat!

(7)

serat superfisial melekat pada sisi medial talus, sustentaculum tali $ligamentum tibiotalare anterius dan ligamentum tibiotalare posterius(, ligamentum calcaneonaviculare plantare $ligamen tibiocalcaneum( dan tuberosistasossis navicularis $ligamentum tibionaviculare(. Aigamentum tibionaviculare, ligamentum tibiotalare anterius dan ligamentum tibiotalare  posterius, dan ligamen tibiocalcaneum merupakan bagian!bagian yang membentuk ligamentum mediale atau deltoideum. $Moore + /gur, %&&% @ Snell, 4551(

Di sebelah lateral capsula fibrosa diperkuat oleh ligamentum lateral yang lebih lemah dari ligamentum mediale yang terdiri tiga bagian? $Moore + /gur, %&&% @ Snell, 4551(

4( Aigamentum talofibulare anterius yang lemah, carik yang pipih yang  beralan dari melleolus lateralis ke permukaan lateral tallus.

%( Aigamentum talofibulare posterius, berkas tebal dan cukup kuat, melintas horisontal dalam arah medial, sedikit posterior terhadap fossa malleoli ke tuberculum laterale tali.

2( Aigamentum calcaneofibulare, seutas tali yang bulat, melintas dalam arah posteroinferior dari uung malleolus lateralis ke permukaan lateral calcaneus.

'. Mem)rana #&n%+&al

Membran ini melapisi simpai dan beralan sedikit ke atas di depan ligamentum interosseum artikulasio tibiofibularis inferior. $Snell, 4551(

(8)

e. Per'arahan

/rteri!arteri berasal dari rami malleolares arteriae fibularis dan arteria tibialis posterior dan anterior. $Moore + /gur, %&&%(

!. Persara!an

Saraf!saraf berasal dari nervus tibilais dan nervus fibularis  profundus, cabang nervus fibularis communis. $Moore + /gur, %&&%(

g. Pergerakan

8leksio $ari!ari kaki menuu ke atas( dan plantar fleksio $ ari!ari menuu ke ba"ah(. Dorsofleksio dikerakan oleh m. tibialis anterior, m. eBtentor hallucis longus, m. eBtensor digitorum longus, dan m. peroneus tertius. 9eristi"a inidibatasi oleh tegangnya tendon calcaneus, serat!serat  posterior lig. Mediale, dan lig. )alcaneofibulare. 9lantarfleksio dikerakan oleh m. gastrocnemius, m. soleus, m. plantaris, m. peroneus longus, m.  peroneus brevis, m. tibialis posterior, m. pleksor digitorum longus, dan m. fleksor hallucis longus. 9eristi"a ini dibatasi oleh tegangganya otot  berla"anan, serat!serat anterior lig. mediale, dan lig. talofibulare anterius.

$Snell, 4551(

Seperti yang telah dielaskan sebelumnya, selama dorsofleksio sendi  pergelangan kaki, bagian anterior yang lebih lebar dari trochlear tali dipaksakan di antara malleolus medialis dan lateralis, yang menyebabkannya agak terpisah dan mengencangkan ligamen art. tibiofibularis inferior. Susunan demikian sangat menambah kestabilan sendi pergelangan kaki bila kaki sedang dalam posisi a"al gerak mau

(9)

dalam beralan, berlari, atau melompat. Sedangkan bila sendi pergelangan kaki dalam keadaan plantar fleksio sempurna, ligamen dari art. tibiofibularis inferior kurang diregangkan, dan memungkinkan sedikit rotasi, abduksio, dan aduksio. $Snell, 4551(

2.2 De!&n&s& Ankle #*ra&n

Sprain adalah cedera pada sendi, dimana teadi robekan $biasanya tidak  komplet( dari ligament, keduanya disebabkan karena stress yang mendadak  ataupun penggunaan yang berlebihan $iam dan =eh, 4552? 452!450(.

)edera pergelangan kaki $cedera ankle( teradi ketika ligamen, yang mendukung tulang!tulang pergelangan kaki teregang atau robek. Sprain atau keseleo merupakan keadaan ruptur total atau parsial pada ligamen penyangga yang mengelilingi sebuah sendi. :iasanya kondisi ini teradi sesudah gerakan memuntuir yang taam. $Ko"alak, %&44(.

2.3 $las&!&kas& 4. =ingkat 

a. Merupakan robekan dari beberapa ligamen akan tetapi tidak  menghilangkan dan menurunkan fungsi sendi tersebut.

 b. 9asien bisa mera"at sendiri selama proses rehabilitasi. c. Masa penyembuhan antara %!< minggu.

d. =eradi rasa sakit, pembengkakan kecil, sedikit perdarahan tetapi tidak  teradi leksitas abnormal.

%. =ingkat 

a. =eradi kerusakan ligamen yang cukup lebih besar tetapi tidak sampai teradi putus total.

 b. =eradi ruptur pada ligamen sehingga menimbulkan penurunan fungsi sendi.

(10)

2. =ingkat 

a. =eradi rupture komplit dari ligamen sehingga teradi pemisahan komplit ligamen dari tulang.

 b. >ntuk bisa pulih kembali maka diperlukan tindakan operasi dan fisioterapi dan rata!rata memakan "aktu 1!4& minggu.

c. 9ada tingkatan ini ligamen pada lutut mengalami putus secara total dan lutut tidak dapat digerakkan.

Menurut Sri Sumartiningsih, %&4%. =ingkatan keseleo dapat dibagi menadi@ keseleo ringan, sedang atau keseleo parah.

4( Keseleo ringan biasanya hanya teradi pada ligament talofibula anterior, yang dapat mengakibatkan retak pada sebagian tulang tertentu.

%( Keseleo tingkat sedang meliputi talofibula anterior dan calcaneo fibula ligament dapat memperparah teradinya kerusakan pada struktur  ligament.

2( Keseleo tingkat parah meliputi kedua ligament seperti pada posterior  talofibula ligamentdan dapat menimbulkan putus urat otot yang kompleks atau kadang!kadang retak atau patah tulang $9aul, %&&%@ 440(.

2. Et&%l%g&

Menurut $Ko"alak, %&44( etiologi meliputi ?

a. 9emuntiran mendadak dengan tenaga yang lebih kuat daripada kekuatan ligamen dengan menimbulkan gerakan sendi di luar kisaran gerak normal.  b. 8raktur atau dislokasi yang teradi secara bersamaan.

8aktor!faktor berikut dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko keseleo  pergelangan kaki?

a. Otot lemah

 b. karena peregangan berlebihan dari ligamen akibat keseleo pergelangan kaki berulang@

c. :eralan pada permukaan yang tidak rata@ d. Mengenakan sepatu hak tinggi

dikarenakan lemahnya posisi sendi pergelangan kaki dengan tumit tinggi, dan piakan yang kecil.

(11)

=erkilir pada pergelangan kaki biasanya disebabkan oleh gera kan ke sisi luar7samping $lateral( atau sisi dalam7tengah $medial( dari pergelangan kaki yang teradi secara mendadak. =erkilir secara invesi yaitu kaki berbelok dan atau membengkok ke dalam dan terbalik. =ipe ini merupakan cedera yang  paling umum teradi pada pergelangan kaki $/rnheim, 4510@ '62 9eterson dan Censtrom, 455&@ 2'0!2'<(. Hal ini disebabkan oleh banyaknya tulang  penstabil pada sisi belah samping yang mengakibatkan tekanan pada kaki

menadi terbalik. *ika kekuatan tersebut cukup besar, pembengkokan dari  pergelangan kaki teadi sampai medial malleolus kehilangan stabilitasnya dan menciptakan titik tumpu untuk lebih membalikkan pergelangan kaki $/rheim, 4510@ '62(.

Ketika serabut otot ligamentum untuk eversi tidak cukup kuat untuk  menahan atau mela"an kekuatan inversi, maka serabut ligamentum sisi sebelah samping menadi tertekan atau robek. :iasanya terkilir pada kaki  bagian samping meliputi satu atau dua robekan pada serabut ligamentum. *ika satu ligamentum robek, biasanya termasuk uga ligamentum calcanae fibular  akan robek.

=ekanan yang kuat pada tumit menekan kaki menadi inverse, membuatnya lebih mungkin untuk teradi sprain pada sisi sebelah luar7samping. Kebalikannya, kaki yang pronasi, kelebihan gerakan atau adanya tekanan dari telapak kaki sisi sebelah dalam7tengah secara longitudinal lebih memungkinkan untuk teradi eversi sebagai salah satu pola sprain pada pergelangan kaki$/rnheim, 4510@ '62(.

)edera sprain pada pergelangan kaki dengan pola eversi lebih arang teradi daripada cedera sprain dengan pola inverse. Mekanisme yang biasa teradi adalah olahraga"an yang tiba!tiba menapakkan kakinya pada lubang di lapangan olahraga menyebabkan kaki tergerak dengan paksa dan menanamkan kaki pada gerakan yang eksternal. Dengan mekanisme ini ligamentum anterior tibiofibular, ligamentum interosseus dan ligamentum deltoid menadi robek. 9erobekan pada ligamentum tersebut menyebabkan talus bergerak secara lateral, terutama mengakibatkan degenarasi pada  persendian, dan uga berakibat adanya ruangan abnormal antara medial

(12)

malleolus dan talus $/rheim, 4510@ '62, 9eterson dan renstrom, 455&@ 2'%! 2'2(.

Kekuatan inversi secara tiba!tiba dapat menyebakan berbagai intensitas seperti menyebabkan patah pada kaki bagian ba"ah. 9erputaran yang tidak  diharapkan pada ligamentum lateral dapat menyebabkan bagian tulang menadi avulsi dari malleolus. Satu situasi yang khusus adalah ketika lateral malleolus teravulsi oleh tulang calcaneo fibula, dan talus mela"an medial malleolus untuk menghasilkan patah yang kedua kalinya. Kea dian ini disebut  bimalleolar fracture. $Sri Sumartiningsih, %&4%(

2.- /0 $=erlampir(

2. Man&!estas& $l&n&s

Secara umum manifestasi teradinya /nkle Sprain yaitu? a. #yeri

 b. 9embengkakan

c. angguan mobilitas akibat rasa nyeri Menurut $Sri Sumartiningsih, %&4%(?

Setelah cedera, penderita mengeluh sakit tersiksa yang berlebihan pada aspek anterolateral pada sendi pergelangan kaki. 9erabaan di atas sakit tersebut hanya di ba"ah malleolus lateral. Dengan penyebaran teradi di tempat bengkak yang berlebihan pada daerah pergelangan kaki sisi lateral dan anterior, persamaan tes ditunukkan adaya ketidakseimbangan, sinar  diindikasikan tidak patah tulang. Sprain ini akan diklasifikasikan menadi tingkat .

2. $%m*l&kas& $Walter, %&&1(

Komplikasi /nkle Sprain biasanya terkait dengan cedera seperti patah tulang atau dislokasi, cedera osteochondral pada talus, kompromi neurovaskular, tendon pecah atau subluBation, trauma, arthtomy, penguncian )edera sendi atau syndesmotic. /rahan harus dipertimbangkan ika diagnosis tidak pasti atau ika pasien memiliki rasa sakit yang parah. Komplikasi angkle sprain bertambah parah apabila keadian ini teradi berulang harus meningkatkan kekha"atiran karena menyebabkan gangguan mekanik dan fungsional. 9asien dapat terdeteksi dengan diagnosis sekunder dan harus

(13)

menyelesaikan penyebab kronis agar mengurangi komplikasi lainnya dan menamin lebih lanut dengan hasil pemeriksaan MC atau )=!Scan.

Komplikasi paling umum pada /nkle sprain meliputi? 4. Sakit kronis

Sakit kronis seperti patah tulang, kerusakan saraf atau tendon robek. %. Ketidakstabilan sendi pergelangan kaki

/nkle Sprain dapat sembuh secara tidak benar, sering mengakibatkan gerakan abnormal. *ika ini teradi, kemungkinan dapat berulang kembali dan mengalami pembengkakan.

2. Kekakuan

Hal ini teradi karena radang yang parah sehingga pembengkakan di area yang cedera dan aringan parut. Kekakuan paling sering mengakibatkan rasa sakit dan bahkan Osteoartritis.

'. 9embengkakan

ketika pergelangan kaki tidak sembuh!sembuh dengan benar,  pembengkakan lokal dapat teradi. Hal ini mengakibatkan angkauan gerak 

terbatas dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam rutinitas yang  biasa.

0. /rtritis pada /nkle

ketika "aktu penyembuhan lebih lama dari "aktu normal untuk  menyembuhkan dan tidak bisa menyingkirkan cedera, ika terlalu lama dapat menderita dari arthritis.

2. Pemer&ksaan D&agn%st&k 

4. 8oto rongten untuk membedakan pada tulang yang patah dan untuk  menentukan luasnya degenarasi dan mengesampingkan malignansi

8oto rontgen %. !Cays

!Cay digunakan untuk melihat berapa luas robekan dari ligamen, hal ini terutama berguna untuk ligamenta lateral. Diastasis sendi $syndesmosis( tibiofibular distal penting sekali untuk dikenali. =api tidak ada suatu cara khusus untuk melihat luasnya diastasis ini. Suatu fraktur fibula diatas  permukaan sendi talocrural $dapat sampai setinggi 472 proksimal fibula(

(14)

secara tersendiri $tanpa fraktur tibia pada ketinggian yang sama(, selalu harus diperhatikan akan kemungkinan adanya suatu diastasis. Diastasis  uga elas bila ada subluksasi talus menauhi malleolus medialis. =api bila

tidak terdapat subluksasi ini, belum berarti tidak adanya suatu diastasis. 2. Cadiologi

9emeriksaan radiologik perlu dilakukan bilamana dicurigai adanya patah tulang atau disangka adanya suatu robekan ligamen. :iasanya pemotretan dari dua sudut, anteroposterior dan lateral sudah akan memberikan  a"aban adanya hal!hal tersebut. 9andangan obliEue tidak banyak dapat menambah keterangan lain. >ntuk mendapatkan pandangan yang lebih  baik mengenai permukaan sendi talocrural, suatu pandangan

anteroposterior dengan kaki dalam inversi dapat dilakukan

2.14 Penatalaksanaan

2.14.1 Pera5atan $esele% Pergelangan $ak& $Sri Sumartiningsih, %&4%( =ingkatan keseleo dapat menentukan pera"atan yang diperlukan dan sampai berapa lama pera"atan tersebut dilakukan sebelum melakukan latihan!latihan tertentu. Meskipun beberapa keseleo tingkat ringan mungkin akan memperbolehkan untuk melakukan aktivitas latihan kembali dalam % sampai 2 hari, keseriusan dari keseleo sedang dan tingkat parah tidak boleh untuk diremehkan. Memberikan pera"atan secara tidak tepat dapat menyebabkan pergelangan kaki menadi tidak stabil yang kronis, yang dapat menyebabkan suatu saat dapat mengalami cedera kembali, keterbatasan menekan dalam melakukan aktivitas olahraga, mengakibatkan arthritis secara dini pada sendi pergelangan kaki, dan kadang!kadang perlu untuk dilakukan  pembedahan.

9ara atlet yang ingin menghindari teradinya komplikasi ini, setiap mengalami cedera keseleo seharusnya dievaluasi dan dira"at sebagaimana mestinya.

4. Keseleo tingkat ringan

/namnesis? ketidaknyamanan pada kaki, pembengakakan ringan, sedikit atau tanpa adanya memar.

9era"atan yang dilakukan sebaiknya meliputi? a. berhenti dari aktivitas

(15)

c. kaki yang keseleo harus tetap terangkat $dinaikkan ke atas( sedapat mungkin

d. ika teradi pembengkakan, pengomperasan dengan es harus terus menerus diulang dalam satu hari.

9era"atan yang digunakan tersebut dinamakan metode RI0E, yaitu?

R est $istirahat(, Ice$pemakain es(, 0ompression$pengomperasan(, dan Elevation$elevasi(.

9emakaian metode C)- untuk mengatasi keseleo ringan, biasanya  berlanut selama % sampai 2 hari, kemudian dapat diikuti dengan

melakukan olahraga lari kembali secara bertahap.

%. Keseleo tingkat sedang

)edera ini dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa pada sekitar pada  bagian luar pergelangan kaki dibanding pada keseleo ringan, seperti

timbulnya pembengkakan dan memar selama 4% sampai %' am. 9era"atan pada kasus ini?

a. sama seperti cedera keseleo ringan@ yaitu penggunaan metode C)-.  b. Keseleo ini memerlukan perlindungan lebih, contohnya pemakaian

(16)

c. Seseorang yang menderita keseleo tingkat sedang dengan rasa sakit yang parah sebaiknya mendapatkan pera"atan yang professional, karena kemungkinan teradi kerusakan ligament.

d. Sebaiknya dilakukan penyinaran roentgen untuk memastikan kerusakan apa saa yang telah teradi pada tulang tersebut.

e. 9enghentian aktivitas olahraga selama % sampai 2 minggu.

f. Setelah kondisi ligament tersebut sembuh, latihan!latihan olahraga yang melibatkan pergelangan kaki dapat dilanutkan program rehabilitasi

2. Keseleo tingkat parah

Merupakan enis cedera yang serius, ditandai teradinya suara robekan atau pecah pada daerah yang mengalami keseleo seringkali kita rasakan atau kita dengar, akan teradi rasa sakit secaa cepat dan rasa nyeri selama 0 menit. Meskipun dimungkinkan untuk dapat beralan secara cepat setelah teradi keseleo, namun rasa sakit dan nyeri akan meningkat selama 2& menit, kemudian berlanut dengan tidak dapat atau sulit untuk   bealan. /kan teradi memar pada bagian luar pergelangan kaki, telapak 

kaki dan kaki bagian ba"ah.

:eralan atau berlari sesaat setelah teradi keseleo akan lebih memperburuk pembengkakan, memar dan kerusakan yang teradi di ligament

9era"atan sebagai berikut?

a. 9era"atan a"al dapat dilakukan, seperti pada cedera keseleo yang lebih ringan menggunakan metode C)-.

 b. 9enggunaan crutch$tongkat ketiak( dapat uga digunakan untuk  mengistirahatkan secara total bagian pergelangan yang kaki yang keseleo.

c. :ila ligament pergelangan kaki benar!benar putus, dilakukan  pembedahan.

d. /pabila semua ligament telah rusak namun pergelangan kaki tetap stabil $dapat ditentukan dengan menekan pergelangan kaki sampil menyinarinya dengan sinar (, perlu dipergunakan pembalut dan gips selama ' sampai < minggu. Setelah tahap penyembuhan selesai dilkaukan program rehabilitasi.

(17)

9rogram ini dilakukan setelah ligament pergelangan benar!benar  sembuh. Aamanya program ditentukan oleh tingkatan cedera keseleo. 9elaksanaan program rehabilitasi sebaiknya mulailah dengan latihan  pertama dilakukan tanpa merasa sakit, baru kemudian bisa

melanutkan latihan berikutnya.

4. Aatihan angkauan gerakan dengan tanpa melakukan perla"anan. Dilakukan sambil duduk, gerakkan kaki ke atas dan keba"ah pada daerah pergelangan kaki 2& sampai '& kali. Kemudian lakukan invert $gerakan kaki memutar kaki ke dalam( dan evert$gerakan memutar kaki keluar( 2& sampai '& kali. Aatihan ini sebaiknya diulangi ' sampai 0 kali setiap hari.

%. Aatihan inversi!eversi, dilakukan sambil berdiri. Dengan berdiri tegak dengan arak kaki antara 4% sampai 41 inchi, secara  bergantian menaikkan bagian dalam dan bagian luar dari kaki sampai lutut sedikit dibengkokkan. >langi %&!2& kali, 2 sampai ' kali sehari.

2. Aatihan menguatkan otot peroneal.

Aetakkan sebuah gelang karet yang besar, melingkari kedua kaki yang lurus sambil duduk dilantai dengan kedua kaki lurus. Dengan gelang karet tersebut untuk melakukan gerakan  berla"anan,bentangkan kaki. Kedua pergerlangan sebaiknya  berarak ' sampai < inchi. 9erlahan!lahan biarkan kaki membalik 

$menelungkup(. Aatihan ini sebaiknya dilakukan %&!2& kali, tiga kali sehari.

'. :eralan init dengan mengenakan sepatu. :erdiri pada ari!ari kaki dengan mengenakan sepatu dan beralan mengeliling arak  semampunya atau selama 0 menit. Aakukan berulang % sampai 2 kali sehari.

0. :eralan dengan menggunakan tumit kaki dengan menggunakan sepatu.

<. Secara bertahap lakukan kembali aktivitas olahraga, setelah melakukan latihan peningkatan kekuatan pada pergelangan kaki anda dan rasa sakit berkurang, dapat melakukan aktivitas fisik7fitness dengan normal. Setelah beralan terasa nyaman dapat melakukan ogging, berlari mengelilingi lintasan angka delapan

(18)

yang memangang, perlahan!lahan ikuti lintasan angka delapan, yang panangnya sekitar %& sampai 2& yard, dan memendek secara  bertahap dan mempercepat pada saat belokan. Aatihan ini akan

membantu meningkatkan daerah gerakan dan menguatkan otot!otot sekitar dan dapat menstabilkan pegelangan kaki.

2.11 Pr%gn%s&s

=ingkat pemulihan tergantung pada keparahan keseleo dan usia dan kesehatan pasien. Kebanyakan orang pulih sepenuhnya dari keseleo, terutama rade  dan , kembali ke kegiatan olahraga atau normal dapat teradi pada %!< minggu dengan manaemen yang tepat dan pengobatan. 9asien dengan cedera lebih parah $misalnya lengkap pecah F rade ( akan memerlukan "aktu lebih lama untuk rehabilitasi sehingga dapat berfungsi optimal. Setelah keseleo signifikan teradi, sendi mungkin tidak sekuat sebelum cedera. Dengan latihan rehabilitasi yang tepat, beberapa kekuatan dan stabilitas mungkin kembali.

(19)

BAB 3

A#UHAN $EPERAATAN

3.1 Asuhan $e*era5atan Umum A. Pengkaj&an

Anamnesa

4. Data Demografi Klien ?

:erupanama, usia, enis kelamin, suku 7 bangsa, alamat, agama, tanggal MCS, am MCS, diagnosa. /nkle Sprain pada umumnya sering teradi pada athlete.

%. Keluhan >tama

Keluhan utama yang dikeluhkan oleh sebagian besar klien dengan /nkle Sprain berupa nyeri, tidak bisa beralan dengan kaki yang sakit dan benkak.

2. Ci"ayat 9enyakit Sekarang

Merupakan gangguan yang berhubungan dengan gangguan yang dirasakan saat ini. :erapakah skala nyeri, nyeri di daerah mana saa, nyeri biasanya hilang dan timbul. /pakah pasien ada rasa mengeluh tidak bisa beralan.

'. Ci"ayat 9enyakit Sebelumnya ?

=anyakan pada klien apakah klien pernah mengalami penyakit serupa sebelumnya, ri"ayat cedera dan apakah dira"at dirumah sakit.

0. Ci"ayat Kesehatan Keluarga?

=anyakan apakah ada anggota keluarga lain yang menderita penyakit serupa dengan klien.

(20)

a. Keadaan >mum 6 Klien biasanya tidak bisa beralan karena rasa nyeri dan tanda tanda vital teradi peningkatan CC karena respon dari teradinya /nkle Sprain.

 b. Cevie" Of System $COS( 4( :4 !breathing"

9engkaian adanya peningkatan CC karena anBietas %( :% !  blood "

=eradi peningkatan tekanan darah, biasanya pasien bingung dan gelisah.

2( :2 !brain"

:iasanya klien ditemukan dalam kesadaran biasanya sadar penuh. '( :' !bladder"

=idak ada masalah. 0(  #$! bowel"

9ada pemeriksaan :0 dilakukan auskultasi bising usus klien adakah  peningkatan atau penurunan.

%" #%!bone"

9emeriksaan kekuatan otot dan membandingkannya dengan ekstremitas yang lain, pengukuran skala nyeri pada persendian /nkle. /danya bengkak dan kemerahan pada daerah yang terkilir. Pemer&ksaan D&agn%st&k 

4. 8oto Contgen %. !ray

2. Cadiologi

B. Anal&sa Data

N%. Data Et&%l%g& Masalah

ke*era5atan

4 D# 6

Klien mengeluh nyeri pada  pergelangan kaki kanan

=ekanan 7kekerasan langsung

(21)

D/ 6

Klien tampak meringis

9 ? nyeri timbul sudah 4,0 tahun yang lalu

G ? klien mengeluh nyeri seperti tertekan

C ? nyeri hanya disekitar area yang membengkak 

S ? skala nyeri 0 $&!4&(

= ? klien mengeluh nyeri seak 4,0 tahun yang lalu

Kerusakan fragmen tulang,cidera arin gan lunak 

=ekanan kapiler otot naik 

Histamin menstimulasi otot

 #yeri

% DS ? klien mengungkapkan sulit untuk bergerak bebas

DO ? pergerakan terbatas ,klien menggunakan alat bantu gerak $kursi roda(

9ergeseran tulang

Deformitas

-kstremitas tidak dapat  berfungsi dengan baik 

angguan mobilitas

8angguan m%)&l&tas

9&s&k 

2 DS ? Klien mengungkapkan cemas setiap kali dirinya terlibat tindakan medis

DO ? "aah tampak tegang,=D ? 4%&75& #? 61 B 7m, C ? %& B7m, S? 2<,0 )

Kurang pengetahuan tentang  penyakit yang diderita

)emas dan gelisa

/nsietas

Ans&etas

0. D&agn%sa $e*era5atan Umum

Diagnosa kepera"atan yang berkaitan dengan /nkle Sprain menurut  #anda adalah sebagai berikut?

a. #yeri berhubungan dengan kerusakan fragmen tulang,cidera aringan lunak 

 b. angguan mobilitas berhubungan dengan nyeri pada daerah fragmen yang berubah

(22)

c. /nsietas berhubungan dengan status kesehatan

D. Inter+ens&

4. #yeri b.d kerusakan fragmen tulang ,cidera aringan lunak. =uuan ? Dalam "aktu 4B%' am pasien tidak merasa nyeri Kriteria Hasil ?

a. CC 4%B7 menit  b. Skala nyeri ? &

c. Klien nampak tenang d. Klien tidak meringis ntervensi ?

4. Kai =ingkat nyeri $perhatikan lokasi, karakteristik nyeri dan kai tingkat nyeri dengan standar 9GCS=(

Casional ? Memberikan informasi tentang efetivitas intervensi %. 9ertahankan mobilisasi bagian tirah baring

Casional ? Menghilangkan nyeri dan mencegah kesalahan posisi tulang.

2. Dorong pasien untuk mendiskusikan masalah sehubungan dengan cidera

Casional ?Membantu untuk menghilangkan ansietas pasien dapat merasakan kebutuhan untuk menghilangkan pengalaman kecelakaan.

'. Dorong menggunakan tekhnik manaemen

Casional ? Memfokuskan kembali perhatian ,meningkatkan rasa kontrol,dan dapat meningkatkan kemampuan koping dalam manaemen nyeri

0. Kolaborasi program terapi sesuai indikasi

Casional ? Diberikan untuk menurunkan nyeri dan atau spasme otot.

%. angguan mobilitas berhubungan dengan nyeri pada daerah fragmen yang berubah.

=uuan ? Dalam "aktu %B%' am pasien bisa melakukan mobilitas secara fisik 

(23)

a. Mempertahankan mobilitas pada tingkat paling tinggi yang mungkin.

 b. Mempertahankan posisi fungsional ntervensi?

4. Kai deraat imobilitas yang dihasilkan oleh cedera dan  perhatikan persepsi pasien terhadap imobilisasi.

Casional ? 9asien mungkin dibatasi oleh pandangan diri7persepsi diri tentang keterbatasan fisik aktual,memerlukan informasi7intervensi untuk meningkatkan kemauan kesehatan. %. nstruksikan pasien untuk7bantu dalam rentang gerak pasien

7aktif pada ekstremitas yang sakit dan yang tak sakit.

Casional ? Meningkatkan aliran darah ke otot dan tulang untuk  meningkatkan tonus otot ,mempertahankan gerak sendi.

2. /nsietas b.d status kesehatan

=uuan ? dalam "aktu 4 B %' am tingkat kecemasan pasien berkurang atau hilang

Kriteria hasil ?

a. 9asien menyatakan kecemasan berkurang  b. 9asien mengenal perasaannya

c. 9asien dapat mengidentifikasi penyebab atau factor yang memengaruhinya

d. 9asien kooperatif terhadap tindakan e. Waah pasien tampak rileks

ntervensi ?

4. :antu pasien mengekspresikan perasaan marah, kehilangan, dan takut

Casional ? )emas berkelanutan memberikan dampak pada  perburukan geala

%. Hindari konfrontasi

Casional ? Konfrontasi dapat meningkatkan rasa marah, menurunkan kera sama, dan mungkin memperlambat  penyembuhan

2. :eri lingkungan yang tenang dan suasana penuh istirahat Casional ? Mengurangi rangsangan eksternal yang tidak perlu

(24)

'. :eri kesempatan kepada pasien untuk mengungkapkan ansietasnya

Casional ? Dapat menghilangkan ketegangan terhadap kekha"atiran yang tidak diekspresikan

0. :erikan privasi untuk pasien dan orang terdekat.

Casional ? Memberi "aktu untuk mengekspresikan perasaan, menghilangkan cemas, dan perilaku adaptasi. /danya teman dan keluarga dapat menurunkan perasaan terisolasi.

<. Kolaborasi ? :erikan obat anticemas sesuai indikasi Casional ? Meningkatkan relaksasi dan menurunkan kecemasan.

E. E+aluas&

4. Setelah dilakukan intervensi kepera"atan semua risiko yang mungkin teradi dapat dihindari.

%. Setelah dilakukan intervensi kepera"atan semua masalah dapat tertangani secara penuh.

2. Setelah dilakukan intervensi kepera"atan masalah dapat tertangani sebagian dna akan dilanutkan hingga masalah dapat tertangani secara penuh.

'. Setelah dilakukan intervensi kepera"atan pasien dapat merasakan perubahan dalam keadaan yang lebih nyaman.

3.2 Asuhan $e*era5atan $asus $asus

 #n. S usia 46 tahun datang ke CS>/ pada tanggal 24 Maret %&40 pukul &1.&& W:. #n. S mengeluhkan seak peristi"a atuh dari lomba lari marathon merasa nyeri di daerah pergelangan kaki kanan, setelah itu diba"a ke tukang urut untuk diobati setelah sembuh tiba F tiba #n. S mengalami hal

(25)

yang sama, namun sekarang auh lebih bengkak dari keadian sebelumnya. Hasil pemeriksaan !ray #n. S mengalami /nkle Sprain deBtra. 9emeriksaan == pasien menunukkan suhu 2<,1 I), CCJ %0 B7menit, =D J 44&70& mmHg, #adi ? 1& B7menit. Dari hasil laboratorium trombosit pasien '54&&&7 ul.

A. Pengkaj&an 4. dentitas?

a. #ama ? #n. S

 b. *enis Kelamin ? 9erempuan c. >mur ? 46 =ahun

d. /gama ? slam

e. 9endidikan ? SM/

f. 9ekeraan ? 9elaar dan /tlit lari maraton

g. /lamat ? Sidoaro

h. =anggal Masuk ? 24 Maret %&40 %. Ci"ayat Kesehatan

a. Keluhan >tama?

Klien mengeluh nyeri pada pergelangan kaki kanannya7 angkle dengan skala nyeri 0 dari $ &!4&(

 b. Ci"ayat penyakit sekarang ?

Klien datang ke poli tanggal 24 Maret %&40 dengan keluhan nyeri  4,0 tahun yang lalu serta membengkak di kaki kanannya dengan skala nyeri 0 dari $&!4&(, klien mengeluh nyeri seperti tertekan, nyeri hanya disekitar  area yang bengkak saa, nyeri hilang timbul,. Klien datang bersama adik  dan ibunya . klien mengungkapkan tidak dapat beralan menggunakan kaki kanannya, sehingga klien datang menggunakan kursi roda.

c. Ci"ayat penyakit dahulu ?

Sebelum di ba"a ke rumah sakit,  4,0 tahun lalu klien teratuh dari lomba lari maraton, kemudian klien melakukan pengobatan alternatif $tukang urut( selama itu kaki klien tidak menunukan kesembuhan,ustru terasa semakin bengkak dan sakit.

d. Ci"ayat penyakit keluarga ?

=idak ada anggota keluarga yang mengalami hal seperti pasien 2. 9emeriksaan fisik 

a. =ingkat kesadaran ? composmentis  b. =anda! tanda vital

(26)

! #adi ? 1& B 7 menit ! CC ? %0 B7 menit ! Suhu ? 2<,1 ) c. Cevie" of System :4 $ #reath" CC ? %0B7menit :% $ #lood" =D? 44&70& mmHg :2 $ #rain" )S ? -J ' J0 MJ < :' $ #ladder (

=idak ada masalah :0 $ #owel (

=idak ada masalah :< $ #one(

=erdapat pembengkakan di pergelangan kaki kanan di palpasi teraba nyeri,dan hangat

'. 9emeriksaan 9enunang !ray ? /nkle Sprain DeBtra 0. 9emeriksaan Aaboratorium

9emeriksaan Hasil Cuukan Satuan

Hematologi ! Darah lengkap • Hemoglobin • -ritrosit • Aeukosit • =rombosit • Hematokrit • A-D − Hitung enis • :asofil • -osinofil • :atang • Segmen • Aimfosit • Monosit Masa pendarahan 0,5 2,'6 1%&& '54&&& 41,% L4%& & 2 &  4 bulan pria? 42,6 F 46,0 , "anita ? 4%,& F 4',&

',0 F <,0  4 bulan ? 0&&&!4&&&&  40&.&&& F '0&.&&& A ? '& F '1 , 9r ? 2<,'% A? &!4&, 9r ? &!40 &!4 4!2 %!< 0&!6& g7dl  uta7ul 7ul 3 mm7am 3 3 3 3

(27)

Masa pembekuan '1 '5 & 2 4% %&!'& %!1 4!2 5!40 3 3 3 Menit B. Anal&sa Data

N%. Data Et&%l%g& Masalah

ke*era5atan

4 D# 6

Klien mengeluh nyeri pada  pergelangan kaki kanan

D/ 6

Klien tampak meringis

9 ? nyeri timbul sudah 4,0 tahun yang lalu

G ? klien mengeluh nyeri seperti tertekan

C ? nyeri hanya disekitar area yang membengkak 

S ? skala nyeri 0 $&!4&(

= ? klien mengeluh nyeri seak 4,0 tahun yang lalu

=ekanan 7kekerasan langsung

Kerusakan fragmen tulang,cidera arin gan lunak 

=ekanan kapiler otot naik 

Histamin menstimulasi otot

 #yeri

N7er&

% DS ? klien mengungkapkan sulit untuk bergerak bebas

DO ? pergerakan terbatas ,klien menggunakan alat bantu gerak $kursi roda(

9ergeseran tulang

Deformitas

-kstremitas tidak dapat  berfungsi dengan baik 

angguan mobilitas

8angguan m%)&l&tas

9&s&k 

(28)

cemas setiap kali dirinya terlibat tindakan medis

DO ? "aah tampak tegang,=D ? 4%&75& #? 61 B 7m, C ? %& B7m, S? 2<,0 )

 penyakit yang diderita

)emas dan gelisa

/nsietas

0. D&agn%sa $e*era5atan

d. #yeri berhubungan dengan kerusakan fragmen tulang,cidera aringan lunak 

e. angguan mobilitas berhubungan dengan nyeri pada daerah fragmen yang  berubah

f. /nsietas berhubungan dengan status kesehatan

D. Inter+ens&

4. #yeri b.d kerusakan fragmen tulang ,cidera aringan lunak. =uuan ? Dalam "aktu 4B%' am pasien tidak merasa nyeri Kriteria Hasil ?

a. CC 4%B7 menit  b. Skala nyeri ? &

c. Klien nampak tenang d. Klien tidak meringis

ntervensi 6

4. Kai =ingkat nyeri $perhatikan lokasi, karakteristik nyeri dan kai tingkat nyeri dengan standar 9GCS=(

Casional ? Memberikan informasi tentang efetivitas intervensi %. 9ertahankan mobilisasi bagian tirah baring

Casional ? Menghilangkan nyeri dan mencegah kesalahan posisi tulang. 2. Dorong pasien untuk mendiskusikan masalah sehubungan dengan

cidera

Casional ?Membantu untuk menghilangkan ansietas pasien dapat merasakan kebutuhan untuk menghilangkan pengalaman kecelakaan. '. Dorong menggunakan tekhnik manaemen

Casional ? Memfokuskan kembali perhatian ,meningkatkan rasa kontrol,dan dapat meningkatkan kemampuan koping dalam manaemen nyeri

0. Kolaborasi program terapi sesuai indikasi

(29)

%. angguan mobilitas berhubungan dengan nyeri pada daerah fragmen yang  berubah.

=uuan ? Dalam "aktu %B%' am pasien bisa melakukan mobilitas secara fisik 

Kriteria hasil?

a. Mempertahankan mobilitas pada tingkat paling tinggi yang mungkin.  b. Mempertahankan posisi fungsional

ntervensi?

4. Kai deraat imobilitas yang dihasilkan oleh cedera dan  perhatikan persepsi pasien terhadap imobilisasi.

Casional ? 9asien mungkin dibatasi oleh pandangan diri7persepsi diri tentang keterbatasan fisik aktual,memerlukan informasi7intervensi untuk meningkatkan kemauan kesehatan.

%. nstruksikan pasien untuk7bantu dalam rentang gerak pasien 7aktif pada ekstremitas yang sakit dan yang tak sakit.

Casional ? Meningkatkan aliran darah ke otot dan tulang untuk  meningkatkan tonus otot ,mempertahankan gerak sendi.

2. /nsietas b.d status kesehatan

=uuan ? dalam "aktu 4 B %' am tingkat kecemasan pasien berkurang atau hilang

Kriteria hasil ?

a. 9asien menyatakan kecemasan berkurang  b. 9asien mengenal perasaannya

c. 9asien dapat mengidentifikasi penyebab atau factor yang memengaruhinya

d. 9asien kooperatif terhadap tindakan e. Waah pasien tampak rileks

ntervensi ?

4. :antu pasien mengekspresikan perasaan marah, kehilangan, dan takut

Casional ? )emas berkelanutan memberikan dampak pada perburukan geala

(30)

Casional ? Konfrontasi dapat meningkatkan rasa marah, menurunkan kera sama, dan mungkin memperlambat penyembuhan

2. :eri lingkungan yang tenang dan suasana penuh istirahat

Casional ? Mengurangi rangsangan eksternal yang tidak perlu

'. :eri kesempatan kepada pasien untuk  

mengungkapkan ansietasnya

0. Casional ? Dapat menghilangkan ketegangan terhadap kekha"atiran yang tidak diekspresikan

<. :erikan privasi untuk pasien dan orang terdekat. Casional ? Memberi "aktu untuk mengekspresikan perasaan, menghilangkan cemas, dan perilaku adaptasi. /danya teman dan keluarga dapat menurunkan perasaan terisolasi.

6. Kolaborasi ? :erikan obat anticemas sesuai indikasi Casional ? Meningkatkan relaksasi dan menurunkan kecemasan.

3.- E+aluas&

4. Setelah dilakukan intervensi kepera"atan semua risiko yang mungkin teradi dapat dihindari.

%. Setelah dilakukan intervensi kepera"atan semua masalah dapat tertangani secara penuh.

2. Setelah dilakukan intervensi kepera"atan masalah dapat tertangani sebagian dan akan dilanutkan hingga masalah dapat tertangani secara penuh.

'. Setelah dilakukan intervensi kepera"atan pasien dapat merasakan  perubahan dalam keadaan yang lebih nyaman.

(31)

PENUTUP

1.1 $es&m*ulan

)edera pergelangan kaki $cedera ankle( teradi ketika ligamen, yang mendukung tulang!tulang pergelangan kaki teregang atau robek. Sprain atau keseleo merupakan keadaan ruptur total atau parsial pada ligamen penyangga yang mengelilingi sebuah sendi. :iasanya kondisi ini teradi sesudah gerakan memuntuir yang taam. Manifestasi klinis yang umum antara lain nyeri,  pembengkakan, dan gangguan mobilitas akibat rasa nyeri.

/nkle Sprain bisa dipastikan dengan pemeriksaan diagnostik !ray,  pemeriksaan rontgen, radiologi, dan pemeriksaan lainnya bila diperlukan. 9era"atan pada '1!6% am pertama pada ankle sprain berdasar pada prinsip C)- sedangkan hal!hal yang harus dihindari pada saat '1!6% am pertama adalah H/CM. Diagnosa untuk kasus ini antara lain nyeri, hambatan mobilitas fisik, dan ansietas.

1.2 #aran

Melalui makalah ini diharapkan mahasis"a kepera"atan dapat memberikan asuhan kepera"atan yang tepat dan baik karena telah mengetahui penyebabnya serta cara penatalaksanaan maupun pengobatan terhadap klien dengan /nkle Sprain.

Da!tar Pustaka

:usconi D. :rian, et all . %&&5. Sport &edicine Consult' a problem based  approach to sport medicine for the primary (hysician. )hina ? -lsevier. 8rontera C. Walter, et all . %&4'.  Essentials of physical &edicine and 

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Modal Kerja Terhadap Return On Equity Perusahaan Syariah Sektor Pertambangan Batubara Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia PeriodeTahun 2015-2017.. Skripsi Jurusan

Dalam penelitian ini permasalahan yang akan analisis adalah pengaruh Green produk dan Green advertising terhadap Keputusan pembelian pada produk Lemonilo di Toko Organic

Walaupun sendi pergelangan kaki merupakan persendian yang tidak begitu besar dalam tubuh, kenyataannya pada sendi pergelangan k a k i mudah sekaU terserang cedera

(5) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.

Hal ini bisa terjadi karena alat melalui formasi yang “unconsolidated” atau pasir lepas, rekahan-rekahan pada batuan, adanya gas dalam batuan, lumpur yang banyak

Pendidikan inklusi merupakan perkembangan terkini dari model pendidikan bagi anak berkelainan yang secara formal kemudian ditegaskan dalam pernyataan Salamanca pada

ANSI/ASQC ZI.9 dan MIL-STD 414 ì   ANSI/ASQC ZI.9 adalah perencanaan sample yang berdasar pada AQL yang mengasumsikan bahwa distribusi normal dengan menggunakan variabel acak ì

Hal yang menyebabkan peningkatan laju pertumbuhan sektor industri pertanian bisa diakibatkan oleh perubahan iklim yang berpengaruh pada ketersediaan air untuk pengairan