• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

8 BAB II

TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI

2.1 Tinjauan Pustaka

Aplikasi ini disusun dengan tinjauan beberapa aplikasi serupa yang lebih dulu ada, diantaranya:

1. Klik-Eat.com

Gambar 2.1 Logo Klik-Eat.com

Aplikasi Klik-Eat.com yang dibangun bersama antara Michael Saputra dan Andrew Pangestan diluncurkan sekitar awal tahun 2012. Klik-eat.com menargetkan konsumen utama di kawasan business

district Jakarta dan Tangerang. Di Klik-Eat.com pengguna dapat

memilih dari restoran dari sekitar pengguna yang bisa delivery. Lihat menu, harga, foto dan langsung pesan online. Seperti online shopping

tapi untuk delivery makanan.

Klik-Eat.com mempunyai banyak pilihan restoran di sekitar Jakarta yang bisa di pesan untuk delivery. Silahkan masukkan area di

homepage Klik-Eat.com untuk melihat semua restoran yang bisa

mengantar ke daerah pengguna. (Klik-Eat.com, 2016)

Sedangkan untuk Aplikasi Layanan Pesan Antar Makanan di Kota Solo berbasis Android ini, digunakan khusu untuk masyarakat yang berada di Kota Solo. Untuk tahap-tahap pemesanan makanan, pengguna harus mempunyai akun untuk login terlebih dahulu. Kemudian memilih kategori makanan yang diinginkan, lalu memilih menu makanan dan tahap terakhir adalah memilih restoran atau rumah makan.

(2)

2. Makan Diantar

Gambar 2.2 Logo Makan Diantar

Aplikasi Makan Diantar diluncurkan pada bulan Maret tahun 2014. Makan diantar beroperasi di wilayah Yogyakarta dengan menawarkan beragam menu makanan. Makan Diantar (oleh PT. Makan Diantar Indonesia ) adalah sebuah sistem yang mempertemukan antara dapur/restoran dengan para konsumen via website dan aplikasi (Android) dalam memberikan layanan jasa delivery makanan dan minuman yang didirikan oleh Fajar Montana Internasional yang berasal dari Yogyakarta.

Konsep Makan Diantar adalah mengintegrasikan layanan online delivery

atas gerai-gerai /dapur partner yang bekerjasama dengan PT. Makan Diantar Indonesia dan mengantarkan pesanan makanan dan minuman yang telah dipesan oleh konsumen menggunakan delivery team dari partner. (makandiantar.com, 2015)

3. Go-Food by Gojek

Gambar 2.3 Logo Go-Food by Gojek

GO-FOOD adalah layanan pengiriman makanan secara online di Indonesia yang diprakarsai olek JEK. Buka aplikasi JEK dan menemukan fitur GO-FOOD di dalamnya. Pilih menu yang diinginkan dari restoran favorit.

Ada dua fitur utama pada GO-FOOD:

- Best Seller: Melalui fitur ini pengguna dapat dengan mudah menemukan

(3)

- Best Dishes: Pengguna juga dapat menemukan item menu yang paling disukai dari restoran paling populer di FOOD. (FOOD by GO-JEK, 2016)

Sedangkan untuk Aplikasi Layanan Pesan Antar Makanan di Kota Solo berbasis Android ini, memiliki 3 fitur utama yakni Best Seller Menu,

Recommended Menu dan New Menu.

4. Pesan-Aja

Gambar 2.4 Logo Pesan-Aja

PESAN-AJA merupakan layanan pemesanan makanan secara online yang menyajikan berbagai macam pilihan menu hidangan, sekaligus kemudahan untuk memesannya.

Untuk melakukan pemesanan, pengguna tidak perlu menjadi member terlebih dahulu. Tetapi Pesan-Aja menyarankan untuk menjadi member terlebih dahulu untuk membantu sistem Pesan-Aja memberikan kenyamanan bagi para pelanggan. (Pesan-aja.com, 2013)

Pada Aplikasi Layanan Pesan Antar Makanan di Kota Solo berbasis Android pengguna diharuskan memiliki sebuah akun untuk login dan harus login terlebih dahulu sebelum melakukan pemesanan makanan. Terdapat fitur registrasi yang disediakan untuk pengguna yang belum memiliki akun.

5. Food Panda

(4)

Food Panda merupakan salah satu aplikasi pemesanan makanan di Indonesia. Untuk melakukan pemesanan, hanya cukup dengan 4 step yaitu:

1. Cari

Cari restoran yang akan menjadi sasaran pemesanan, dengan cara memasukkan alamat.

2. Pilih

Pilih menu makanan yang disukai. 3. Bayar

Pembayaran dilakukan secara tunai. 4. Nikmati

Makanan telah disiapkan dan siap untuk dinikmati. (Foodpanda Indonesia, 2013)

2.2 Dasar Teori 2.2.1 Android

Android adalah sebuah sistem operasi mobile yang berbasis pada versi modifikasi dari Linux. Pertama kali sistem operasi ini dikembangkan oleh perusahaan Android.Inc. Nama perusahaan inilah yang pada akhirnya digunakan sebagai nama proyek sistem operasi mobile tersebut, yaitu sistem operasi Android. (Hermawan, 2011)

2.2.2 Android SDK

Android SDK adalah tools API (Application Programming Interface) yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa Pemrograman Java. Saat ini disediakan Android SDK sebagai alat bantu dan API untuk mengembangkan aplikasi pada platform Android. (Nazruddin Safaat, 2011)

2.2.3 Bahasa Pemrograman Java

Java adalah suatu teknologi di dunia software computer, selain merupakan suatu bahasa pemrograman, java juga merupakan suatu platform. Java merupakan teknologi dimana teknologi tersebut mencakup java sebagai bahasa pemrograman sendiri, juga mencakup java sebagai platform dimana teknologi mempunyai

(5)

virtual machine dan library yang diperlukan untuk menulis dan menjalankan program yang ditulis dengan bahasa pemrograman java. (Isak Rickyanto, 2003) 2.2.4 XML (Extensible Markup Language)

Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serba guna yang

direkomendasikan oleh W3C (World Wide Web Consortium) untuk mendeskripsikan berbagai macam data. XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML (Hypertext Markup Language), namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman situs saja.

2.2.5 CI (CodeIgniter)

CodeIgniter adalah aplikasi open source yang berupa framework dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan developer untuk membuat aplikasi web dengan cepat dan mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal. (Riyanto, 2011)

2.2.6 PHP (Hypertext Preprocessor)

PHP (PHP Hypertext Preprocessor) yang merupakan bahasa pemrogramman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis.

PHP dikatakan sebagai sebuah server-side embedded script language artinya sintaks-sintaks dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa. (Riyanto, 2011)

2.2.7 MySQL

Menurut Abdul Kadir (2009) MySQL adalah salah satu database server yang sangat terkenal. Kepopulerannya disebabkan MySQL menggunakan SQL sebagai bahasa dasar untuk mengakses databasenya. Selain itu, ia bersifat free pada berbagai platform windows, yang bersifat shareware yang artinya kita tidak perlu membayar setelah melakukan evaluasi dan memutuskan untuk digunakan keperluan produksi.

2.2.8 JSON (JavaScript Object Notation)

JSON singkatan dari JavaScript Object Notation (notasi objek JavaScript) adalah suatu format ringkas pertukaran data komputer. Formatnya berbasis teks dan terbaca-manusia serta digunakan untuk merepresentasikan struktur data

(6)

sederhana dan larik asosiatif (disebut objek). Format JSON sering digunakan untuk mentransmisikan data terstruktur melalui suatu koneksi jaringan pada suatu proses yang disebut serialisasi. Walaupun JSON didasarkan pada subset bahasa pemrograman JavaScript (secara spesifik, edisi ketiga standar ECMA-262, Desember 1999) dan umumnya digunakan dengan bahasa tersebut, JSON dianggap sebagai format data yang tak tergantung pada suatu bahasa. Kode untuk pengolahan dan pembuatan data JSON telah tersedia untuk banyak jenis bahasa pemrograman. Situs www.json.org menyediakan daftar komprehensif pengikatan JSON yang tersedia, disusun menurut bahasa. Format JSON dispesifikasikan di RFC 4627 oleh Douglas Crockford. Tipe media Internet resmi JSON adalah application/json sedangkan ekstensi berkasnya adalah .json. (Badrus Said, 2008) 2.2.9 Eclipse

Menurut Wina Noviani Fatimah (2011), Eclipse adalah sebuah IDE

(Integrated Development Environment) untuk mengembangkan perangkat lunak

agar dapat dijalankan di semua platform (platform-independent). Berikut ini adalah sifat dari Eclipse:

Multi-platform: Target sistem operasi Eclipse adalah Microsoft Windows,

Linux, Solaris, AIX, HP-UX dan Mac OS X.

Mulit-language: Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java,

akan tetapi Eclipse mendukung pengembangan aplikasi berbasis bahasa pemrograman lainnya, seperti C/C++, Java, Cobol, Python, Perl, PHP, dan lain sebagainya.

Multi-role: Selain sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi, Eclipse pun

dapat digunakan untuk aktivitas dalam siklus pengembangan perangkat lunak, seperti dokumentasi, test perangkat lunak, pengembangan web, dan lain sebagainya.

Eclipse pada saat ini merupakan salah satu IDE favorit dikarenakan gratis dan bersifat open source, yang berarti setiap orang boleh melihat kode pemrograman perangkat lunak ini. Selain itu, kelebihan dari Eclipse adalah kemampuannya untuk dapat dikembangkan oleh user dengan komponen yang dinamakan plug-in. Eclipse yang kami gunakan untuk mengembangkan aplikasi ini adalah Eclipse Classic 4.2.1.

(7)

2.2.10 Genymotion

Genymotion salah satu emulator Android yang dapat mengemulasi berbagai tipe Gadget Android dengan tipe Handphone maupun Tablet. Genymotion adalahmemulator yang dapat bekerja pada virtualisasi arsitektur x86, sehingga proses kerjanya jauh lebih efisien. (Genymotion, 2014)

2.2.11 XAMPP

Menurut Bunafit Nugroho (2008) XAMPP adalah suatu bundel web server yang populer digunakan untuk di Windows karena kemudahan instalasinya. Bundel program open source tersebut berisi antara lain server web Apache, interpreter PHP, dan basis data MySQL. Setelah menginstall XAMPP, kita bisa memulai pemrograman PHP di komputer sendiri maupun mencoba menginstall aplikasi-aplikasi web.

2.2.12 Postman

Postman adalah sebuah aplikasi HTTP client yang merupakan plugin dari browser Chrome. Fungsi Postman adalah untuk pengecekan web service. Postman dapat menampilkan hasil dari HTTP request yang kompleks sekalipun dengan cepat. (Alifa dan Alief, 2015)

2.2.13 Google Play Store

Menurut Ipang Nurmuhamad (2015) Google Play Store adalah salah satu platform distribusi berbagai media dan aplikasi oleh Google yang paling banyak digunakan oleh pengguna Android. Oleh karena itu, kebanyakan dari kita menganggap bahwa semua aplikasi yang ada di Google Play pastilah aman karena seharusnya sudah melalui filter Google.

2.2.14 Unified Modeling Language (UML)

Menurut M. Shalahuddin (2011) UML (Unified Modeling Language) adalah salah satu standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industry untuk mendefinisikan requirement, membuat analisis dan desain, serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi objek.

2.2.15 Use case Diagram

Use case adalah deskripsi fungsi dari sebuah system dari prespektif

pengguna. use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipikal interaksi antara

(8)

dipakai. Urutan langkah langkah yang menerangkan antara pengguna dan system

disebut scenario. Setiap scenario mendeskripsikan urutan kejadian. Setiap urutan diinialisasi oleh orang, system yang lain, perangkat keras atau urutan waktu.

Dalam pembicaraan tentang use case, pengguna biasanya disebut dengan

actor. Actor adalah sebuah peran yang bisa dimainkan oleh pengguna dalam

interaksinya dengan system. Pada notasi use case diagram dapat menunjukan 3 aspek dari system yaitu : actor, use case dan system atau sub system boundary.

Actor mewakili peran orang, system yang lain atau alat ketika berkomunikasi

dengan use case. (Munawar, 2005)

Tabel 2.1 Simbol Use Case Diagram

No Simbol Nama Deskripsi

1. .

Case Menggambarkan proses / kegiatan yang dapat dilakukan oleh aktor

2.

Action Menggambarkan entitas / subyek

yang dapat melakukan suatu proses

3. Relation

Relasi antara case dengan actor

ataupun case dengan case lain.

2.2.16 Sequence Diagram

Sequence diagram digunakan untuk menggambarkan perilaku pada sebuah

scenario. Diagram ini menunjukan sejumlah contoh obyek dan pesan (message)

yang diletakkan diantara obyek-obyek ini didalam use case. Komponen utama

sequence diagram terdiri atas obyek yang dituliskan dengan kotak segi empat

bernama. Message diwakili oleh garis dengan tanda panah dan waktu yang ditunjukan dengan progres vertical. (Munawar, 2005)

Tabel 2.2 Simbol Sequnce Diagram

(9)

1. Object

Menggambarkan pos-pos obyek yang pengirim dan penerima

message.

2.

Message

Menggambarkan aliran pesan yang dikirim oleh pos-pos objek

2.2.17 Activity Diagram

Activity diagram adalah teknik untuk mendeskripsikan logika prosedural,

proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak kasus. Activity diagram mempunyai peranan seperti halnya flowchart, akan tetapi perbedaannya dengan

flowchart adalah activity diagram bisa mendukung perilaku pararel sedangkan

flowchart tidak bisa. (Munawar, 2005)

Tabel 2.3 Simbol Activity Diagram

No Simbol Nama Deskripsi

1.

Action State Menggambarkan keadaan dari suatu

elemen dalam suatu aliran aktifitas

2.

State Menggambarkan kondisi suatu

elemen

No Simbol Nama Deskripsi

3.

Flow Control Menggambarkan aliran aktifitas dari

suatu elemen ke elemen lain

4.

Initial State Menggambarkan titik awal siklus

hidup suatu elemen

5.

Final State Menggambarkan titik akhir yang

(10)

2.2.18 Entity Relationship Diagram (ERD)

Entity Relationship Diagram (ERD) untuk mendokumentasikan data

perusahaan dengan mengidentifikasi jenis entitas (entity) dan hubungannya. ERD merupakan suatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan pada sistem secara abstrak. ERD juga menggambarkan hubungan antara suatu entitas yang memiliki sejumlah atribut dengan entitas yang lain dalam suatu sistem yang terintegrasi (database). (Yakub, 2008)

Tabel 2.4 Simbol Entity Relationship Diagram (ERD)

No Simbol Nama Deskripsi

1. Entitas

Digunakan untuk menggambarkan objek yang dapat diidentifikasikan dalam lingkungan pemakai.

No Simbol Nama Deskripsi

2.

Atribut

Digunakan untuk

menggambarkan elemen-elemen dari suatu entitas, yang menggambarkan karakter entitas.

3. Hubungan/

Relasi

Antar entitas dapat berhubungan satu sama lain. Hubungan tersebut disebut dengan relasi.

4. Garis

Digunakan untuk menghubungan entitas dengan atribut dan entitas dengan relasi.

(11)

2.2.19 Metode Black Box Testing

Hartono Jogiyanto (2004) menyatakan Metode black box testing dilakukan tanpa melihat source code program dan dijalankan oleh tester maupun user untuk mengecek apakah program tersebut telah menerima input, memproses dan menghasilkan output dengan benar.

Gambar

Tabel 2.1 Simbol Use Case Diagram
Tabel 2.3 Simbol Activity  Diagram
Tabel 2.4 Simbol Entity Relationship Diagram (ERD)

Referensi

Dokumen terkait

Pada kondisi seperti ini proses lahirnya keputusan lebih sulit atau lebih kompleks dalam artian keputusan yang dibuat belum diketahui nilai probabilitas atau

Pada umumnya ujian objektif mempunyai objektiviti yang tinggi kerana jawapan bagi setiap pilihan item diberikan hanya satu sahaja jawapan yang betul.. Oleh itu untuk

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul: Karakteristik Penderita Kanker Serviks Yang Dirawat di Rumah Sakit Pemerintah Di Kota Medan tahun 2014

Sebaliknya komoditas perkebunan yang mempunyai nilai Differential Shift (Di) negatif menunjukkan bahwa komoditas perkebunan tersebut memiliki daya saing lebih rendah

Secara khusus, makalah ini bertujuan untuk: (1) menginventarisir sumberdaya alam Pantai Selatan Tasikmalaya yang menunjang kegiatan pariwisata di daerah tersebut;

Karena itu, batasan measurement perspective adalah berusaha untuk menggunakan pengukuran yang berorientasi pada fair value terhadap laporan keuangan pokok asalkan

Percobaan diawali dengan pengujian kekentalan minyak jarak terhadap temperatur, dengan mengunakan metode Ostwold, untuk mengetahui penurunan nilai kekentalan minyak jarak

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul