• Tidak ada hasil yang ditemukan

11.TIPOLOGI DAN MORFOLOGI KOTA.ppt

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "11.TIPOLOGI DAN MORFOLOGI KOTA.ppt"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

TIPOLOGI DAN

TIPOLOGI DAN

MORFOLOGI KOTA

MORFOLOGI KOTA

(2)

MORFOLOGI

MORFOLOGI

Pertumbuhan dan perkembangan

Pertumbuhan dan perkembangan

kota.

kota.

Campuran atau ramuan dari

Campuran atau ramuan dari

beberapa hal yang membentuk kota

beberapa hal yang membentuk kota

TIPOLOGI

TIPOLOGI

Pola yang sudah ada dijadikan acuan

Pola yang sudah ada dijadikan acuan

untuk membuat di tempat lain

(3)

MORFOLOGI KOTA

MORFOLOGI KOTA

Dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu :

Dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu :

Waktu

Waktu

Perkembangan teknologi

Perkembangan teknologi

Timbulnya fungsi baru

Timbulnya fungsi baru

Gaya bangunan

Gaya bangunan

Kepemilikan

Kepemilikan

Perbaikan lingkungan

Perbaikan lingkungan

Teori-teori baru

Teori-teori baru

(4)

PENGARUH PERBAIKAN

PENGARUH PERBAIKAN

LINGKUNGAN TERHADAP

LINGKUNGAN TERHADAP

MORFOLOGI KOTA

MORFOLOGI KOTA

KOTA PARIS

KOTA PARIS

Dulunya merupakan kota yang mempunyai

Dulunya merupakan kota yang mempunyai

banyak lorong, dan kondisinya kurang sehat

banyak lorong, dan kondisinya kurang sehat

Ada perbaikan lingkungan secara grand

Ada perbaikan lingkungan secara grand

scale dengan ide taman raja-raja dengan

scale dengan ide taman raja-raja dengan

jalan yang lurus-lurus

jalan yang lurus-lurus

Meningkatakan aksesibilitas antara node

Meningkatakan aksesibilitas antara node

satu dnegan yang lain.

satu dnegan yang lain.

(5)

WASHINGTON

WASHINGTON

Pola kota meniru Paris dengan jalan

Pola kota meniru Paris dengan jalan

lurus dan diagonal

lurus dan diagonal

Timbul masalah pada titik

Timbul masalah pada titik

perpotongan jalan

perpotongan jalan

BANDUNG

BANDUNG

Mulai penerapan pola kavling pada

Mulai penerapan pola kavling pada

jaman Belanda. Pola kavling ini tidak

jaman Belanda. Pola kavling ini tidak

ditemui pada permukiman penduduk

ditemui pada permukiman penduduk

Indonesia asli

(6)

BARCELONA

BARCELONA

Juga menggunakan tipologi kota Paris

Juga menggunakan tipologi kota Paris

Sebelumnya merupakan Kota Medieval,

Sebelumnya merupakan Kota Medieval,

kemudian diberi pola baru sehingga

kemudian diberi pola baru sehingga

merupakan gabungan antara keduanya.

merupakan gabungan antara keduanya.

Tipologi arsitektur Islam juga banyak

Tipologi arsitektur Islam juga banyak

digunakan

digunakan

PHILADELPHIA

PHILADELPHIA

Awalnya merupakan kota dengan sistem grid.

Awalnya merupakan kota dengan sistem grid.

Diadakan perbaikan lingkungan dengan

Diadakan perbaikan lingkungan dengan

membuat subway sehingga lalu lintas di atas

membuat subway sehingga lalu lintas di atas

tanah menjadi tidak semrawut

(7)

PENGARUH GAYA TERHADAP

PENGARUH GAYA TERHADAP

MORFOLOGI KOTA

MORFOLOGI KOTA

KOTA MEDIEVAL

KOTA MEDIEVAL

 Biasanya terletak di bukitBiasanya terletak di bukit

 Orientasi permukiman ke gerejaOrientasi permukiman ke gereja  Dikelilingi bentengDikelilingi benteng

 Tidak ada jalan lurus, yang ada hanyalah lorong-Tidak ada jalan lurus, yang ada hanyalah

lorong-lorong untuk keamanan

lorong untuk keamanan

 Arsitektur tidak perlu tampak secara keseluruhan Arsitektur tidak perlu tampak secara keseluruhan

tetapi hanya detil-detil atau bagian-bagian kecil saja

tetapi hanya detil-detil atau bagian-bagian kecil saja

 Perspektif lebih menonjol dari tampakPerspektif lebih menonjol dari tampak

 Tampak pada masa medieval mempunyai kesatuan Tampak pada masa medieval mempunyai kesatuan

karena terbatasnya pilihan material dan proporsi

karena terbatasnya pilihan material dan proporsi

biasanya menggunakan golden section

(8)

KOTA RENAISSANCE

KOTA RENAISSANCE

 Mulai berkembang setelah ditemukan mesiu, Mulai berkembang setelah ditemukan mesiu,

orang sudah mulai berani hidup di luar benteng. orang sudah mulai berani hidup di luar benteng.

 Para pedagangan banyak yang menjdai kaya dan Para pedagangan banyak yang menjdai kaya dan

membangun istana sendiri di luar benteng membangun istana sendiri di luar benteng

 Istana versailles merupakan abad keemasan Istana versailles merupakan abad keemasan

Renaissance. Renaissance.

 Bangunan banyak berbentuk bangunan tunggal Bangunan banyak berbentuk bangunan tunggal

dengan sayap. dengan sayap.

 Mulai era barok dan mulai dikenal sebagai masa Mulai era barok dan mulai dikenal sebagai masa

arsitektur kota arsitektur kota

 Ciri-ciri pola Renaissance :Ciri-ciri pola Renaissance :

 Peraturan kota built in dengan bangunan, kota Peraturan kota built in dengan bangunan, kota

dan arsitektur dan arsitektur

 Ukuran-ukuran sudah pasti seperti ketinggian, Ukuran-ukuran sudah pasti seperti ketinggian,

jendela, material jendela, material

(9)

 Pada era revolusi industri tumbuh bangunan Pada era revolusi industri tumbuh bangunan

dengan fungsi baru dengan fungsi baru

 Kebudayaan tidak lagi di dalam istana tetapi Kebudayaan tidak lagi di dalam istana tetapi

sudah di dalam kota. sudah di dalam kota.

 Kekuasaan raja kalah oleh kekuasaan kaum Kekuasaan raja kalah oleh kekuasaan kaum

borjuis. borjuis.

 Pada masa itu arsitektur kurang berkembang, Pada masa itu arsitektur kurang berkembang,

kalah oleh kemajuan teknologi. kalah oleh kemajuan teknologi.

 Dulunya pusat kota adalah gereja atau istana, Dulunya pusat kota adalah gereja atau istana,

kemudian berubah menjadi square atau ruang kemudian berubah menjadi square atau ruang

terbuka. terbuka.

 Ruang terbuka ini dikelilingi bangunan-bangunan Ruang terbuka ini dikelilingi bangunan-bangunan

komersial. komersial.

 Aliran barok dipakai oleh kalangan istana, aliran Aliran barok dipakai oleh kalangan istana, aliran

neo classic dipakai oleh kalangan borjuis dan neo classic dipakai oleh kalangan borjuis dan

aliran rococo di pakai oleh rakyat biasa. aliran rococo di pakai oleh rakyat biasa.

(10)

ECOLE DE BEAUX ART

ECOLE DE BEAUX ART

Mencari gaya terbaik dan dipadukan

Mencari gaya terbaik dan dipadukan

dengan kreatifitas

dengan kreatifitas

Masing-masing membuat gayanya sendiri,

Masing-masing membuat gayanya sendiri,

tidak terpengaruh oleh gaya manapun

tidak terpengaruh oleh gaya manapun

Ditunjang oleh kehadiran teknologi

Ditunjang oleh kehadiran teknologi

MODERN MOVEMENT

MODERN MOVEMENT

Tampak semua sama (clean)

Tampak semua sama (clean)

Tidak ada kesatuan terhadap urban

Tidak ada kesatuan terhadap urban

Public tidak bisa ikut menikmati

Public tidak bisa ikut menikmati

(11)

PENGARUH KONSEP ATAU TEORI

PENGARUH KONSEP ATAU TEORI

BARU TERHADAP MORFOLOGI

BARU TERHADAP MORFOLOGI

KOTA

KOTA

TEORI PERSPEKTIF

TEORI PERSPEKTIF

Menekankan pada hal-hal yang

Menekankan pada hal-hal yang

bersifat visual.

bersifat visual.

Menjadi penyebab diketemukannya

Menjadi penyebab diketemukannya

bentuk-bentuk baru.

bentuk-bentuk baru.

Bangunan bisa dilihat dari bawah,

Bangunan bisa dilihat dari bawah,

dari high level sampaiupper level.

dari high level sampaiupper level.

Mulai timbul unsur vertikalisme.

Mulai timbul unsur vertikalisme.

(12)

SKY is THE LIMIT

SKY is THE LIMIT

 Bangunan lain tidak boleh lebih tinggi dari istana Bangunan lain tidak boleh lebih tinggi dari istana

raja

raja

 Ketinggian bangunan diaturKetinggian bangunan diatur

BACK TO NATURE

BACK TO NATURE

 Timbul setelah mulai banyak polusiTimbul setelah mulai banyak polusi  Ada gerakan kembali ke alamAda gerakan kembali ke alam

CITY BEAUTIFUL MOVEMENT

CITY BEAUTIFUL MOVEMENT

 Merupakan gerakan keindahan kotaMerupakan gerakan keindahan kota  Sifatnya klasikalSifatnya klasikal

 Mulai aliran Barok lagiMulai aliran Barok lagi

GARDEN CITY MOVEMENT

GARDEN CITY MOVEMENT

 Dipelopori oleh Ebenezer HowardDipelopori oleh Ebenezer Howard  Mempengaruhi bentuk kotaMempengaruhi bentuk kota

(13)

PENGARUH FUNGSI BARU

PENGARUH FUNGSI BARU

TERHADAP MORFOLOGI KOTA

TERHADAP MORFOLOGI KOTA

Mulai ada bangunan dengan fungsi

Mulai ada bangunan dengan fungsi

baru seperti terminal, bank, airport,

baru seperti terminal, bank, airport,

dll.

dll.

Perkembangan housing project.

Perkembangan housing project.

Pola suburb

Pola suburb

Real estate

Real estate

Pola cul de sac

Pola cul de sac

Close pattern

Close pattern

(14)

IDEOLOGI IDEOLOGI

URBAN DESIGN

URBAN DESIGN

AGAMA/ KEPERCAYAAN ROMAWI ; selama ratusan tahun sejak kota didominasi gereja, semua daya arsitektur dipersembahkan untuk gereja Kota – kota di Athena ;

Cina, Jepang; dengan kuil sebagai pusat

(15)

IDEOLOGI IDEOLOGI

URBAN DESIGN

URBAN DESIGN

AGAMA/ KEPERCAYAAN

Penggunaan sumbu yang berdasarkan kepada

kepercayaan : seperti kota- kota di P. Jawa

KOTA TERLARANG, CHINA

(16)

IDEOLOGI IDEOLOGI

URBAN DESIGN

URBAN DESIGN

KEKUASAAN/ PERTAHANAN Banyaknya perang di Abad Pertengahan mengharuskan kota

dilingkupi oleh benteng untuk perlindungan,

pertahanan dan simbol kekuasaan.

(17)

IDEOLOGI IDEOLOGI

URBAN DESIGN

URBAN DESIGN

KESAMARATAAN/ SOSIALISME Pada periode ini mulai bermunculan bangunan dan fungsi – fungsi umum.

(18)

IDEOLOGI IDEOLOGI

URBAN DESIGN

URBAN DESIGN

INDUSTRI

Akhir abad 19 sebagai

pengaruh revolusi industri, perancangan kota paralel dengan kegiatan industri…

(19)

IDEOLOGI IDEOLOGI

URBAN DESIGN

URBAN DESIGN

KESELARASAN DENGAN LINGKUNGAN

Kejenuhan terhadap kota industri melahirkan konsep kota yang memperhatikan lingkungan, seperti : Garden City, … City Beautiful Movement.

(20)

IDEOLOGI IDEOLOGI

URBAN DESIGN

URBAN DESIGN

KEMASYARAKATAN/ NEIGHBOURHOOD

Kehidupan kota menjadi idividuil, anonimity

dirasakan oleh warga kota

Konsep rancangan didasarkan pada pembentukan kelompok hunian untuk menyatukan warga

Secara fisik terlihat adanya ruang – ruang komunal

Di Indonesia di adaptasi dalam RT/ RW (satuan administrasi)

(21)

TUGAS

TUGAS

KELOMPOK 3-5 ORANG PER KELOMPOK

KELOMPOK 3-5 ORANG PER KELOMPOK

CARI KAWASAN ATAU KOTA DI SELURUH

CARI KAWASAN ATAU KOTA DI SELURUH

DUNIA YANG MENUNJUKKAN MORFOLOGI

DUNIA YANG MENUNJUKKAN MORFOLOGI

TERTENTU, SEBUTKAN PENGARUH APA

TERTENTU, SEBUTKAN PENGARUH APA

SAJA YG MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN

SAJA YG MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN

KAWASAN ATAU KOTA TERSEBUT

KAWASAN ATAU KOTA TERSEBUT

BUAT LAPORAN DALAM FORMAT A4

BUAT LAPORAN DALAM FORMAT A4

DIKUMPUL TGL 19 OKTOBER 2012

DIKUMPUL TGL 19 OKTOBER 2012

(Palembang) Tgl 22 Okt (Indralaya)

(Palembang) Tgl 22 Okt (Indralaya)

Referensi

Dokumen terkait