• Tidak ada hasil yang ditemukan

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR HK.01.07/MENKES/272/2017

TENTANG

TIM PENYELENGGARA SIMULASI PENANGGULANGAN EPISENTER PANDEMI INFLUENZA DI PROVINSI BANTEN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan kemampuan penanggulangan dan kesiapsiagaan menghadapi pandemi influenza di Indonesia, perlu diselenggarakan simulasi untuk menguji persiapan dan kesiapan menghadapi kemungkinan terjadinya episenter pandemi influenza;

b. bahwa berdasarkan hasil penilaian, Provinsi Banten merupakan daerah dengan faktor risiko tinggi dan tingkat kesiapsiagaan yang rendah terhadap pandemi influenza; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud

dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Tim Penyelenggara Simulasi Penanggulangan Episenter Pandemi Influenza di Provinsi Banten;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1962 tentang Karantina Laut (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1962 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2373);

2. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1962 tentang Karantina Udara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1962 Nomor 3, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2374);

(2)

3. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1984 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3273);

4. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4723);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1991 tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1991 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3447);

6. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2006 tentang Komite Nasional Pengendalian Flu Burung (Avian Influenza) dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza;

7. Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2007 tentang Penanganan dan Pengendalian Virus Flu Burung (Avian Influenza);

8. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1501/MENKES/PER/2010 tentang Jenis Penyakit Menular

Tertentu yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 503);

9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 45 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Surveilans Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1113);

10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 64 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1508);

11. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1479/MENKES/SK/X/2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Surveilans Epidemiologi Penyakit

(3)

12. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1371/MENKES/SK/IX/2005 tentang Penetapan Flu Burung (Avian Influenza) Sebagai Penyakit yang Dapat Menimbulkan Wabah serta Pedoman Penanggulangannya;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN TENTANG TIM

PENYELENGGARA SIMULASI PENANGGULANGAN EPISENTER PANDEMI INFLUENZA DI PROVINSI BANTEN.

KESATU : Membentuk Tim Penyelenggara Simulasi Penanggulangan Episenter Pandemi Influenza di Provinsi Banten yang selanjutnya disebut Tim Penyelenggara, dengan susunan keanggotaan sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

KEDUA : Tim Penyelenggara sebagaimana dimaksud Diktum Kesatu bertugas:

I. Tim Penyelenggara Dukungan Operasional

a. melakukan penyiapan materi gladi, logistik, penyiapan dan pengaturan akomodasi; dan

b. memberikan dukungan logistik, transportasi, administrasi, keuangan, akomodasi dan penyusunan laporan pelaksanaan simulasi.

II. Tim Penyelenggara Simulasi

a. mengordinasikan seluruh proses gladi sejak perencanaan sampai dengan akhir pelaksanaan simulasi; dan

b. melaksanakan simulasi berdasarkan pedoman dan Standar Operasional Prosedur (SOP), sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

III. Tim Monitoring Evaluasi Simulasi, melakukan penilaian terhadap proses simulasi berdasarkan pedoman episenter dan SOP yang telah dibuat.

IV. Tim Penilai, melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap proses simulasi berdasarkan skenario yang telah dibuat.

(4)

KETIGA : Dalam melaksanakan tugasnya, Tim Penyelenggara dapat bekerja sama dengan para pakar/ahli dan institusi yang relevan.

KEEMPAT : Tim Penyelenggara bertanggung jawab kepada Menteri Kesehatan melalui Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta wajib menyampaikan laporan pertanggung jawaban secara berkala.

KELIMA : Segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya Keputusan Menteri ini dibebankan pada Anggaran Belanja Kementerian Kesehatan serta sumber dana lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

KEENAM : Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 30 Mei 2017

MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

(5)

LAMPIRAN

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR HK.01.07/MENKES/272/2017 TENTANG

TIM PENYELENGGARA SIMULASI

PENANGGULANGAN EPISENTER PANDEMI INFLUENZA DI PROVINSI BANTEN

SUSUNAN KEANGGOTAAN TIM PENYELENGGARA SIMULASI

PENANGGULANGAN EPISENTER PANDEMI INFLUENZA DI PROVINSI BANTEN

Penasehat : Menteri Kesehatan

Pengarah : 1. Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan 2. Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan

3. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan

4. Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan

5. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

6. Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan

7. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

8. Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan

9. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

10. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian

11. Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, Badan Pengawas Obat dan Makanan

(6)

12. Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana

13. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

14. Kepala Pusat Kesehatan TNI

15. Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri 16. Kepala Staf Umum TNI

Penanggung Jawab

: Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan

Koordinator Pelaksana

: Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan

I. Tim Penyelenggara Dukungan Operasional A. Bidang Protokol dan Dokumentasi

Koordinator : Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan

Anggota :

1. Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol, Biro Umum, Kementerian Kesehatan 2. Kepala Bagian Kerja Sama Kesehatan Regional,

Biro Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Kesehatan

3. Kepala Bagian Kerja Sama Kesehatan Multilateral, Biro Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Kesehatan

4. Kepala Subdirektorat Komunikasi Informasi dan Edukasi Kesehatan, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan

5. Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan

(7)

6. Kepala Subdirektorat Potensi Sumber Daya Promosi Kesehatan, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan

7. Kepala Subbagian Tata Usaha Menteri, Biro Umum, Kementerian Kesehatan

8. Kepala Subbagian Tata Usaha Sekretaris Jenderal, Biro Umum, Kementerian Kesehatan 9. Kepala Subbagian Bagian Protokol, Biro

Umum, Kementerian Kesehatan

10. Kepala Subbagian Administrasi dan Perjalanan Dinas, Biro Umum, Kementerian Kesehatan 11. Kepala Subbagian Advokasi Hukum dan

Humas, Setditjen P2P, Kementerian Kesehatan 12. Kepala Subbagian Peraturan

Perundang-Undangan, Setditjen P2P, Kementerian Kesehatan

13. Prawito, SKM, MM (Biro Komunikasi Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan)

14. Resty Kiantini, SKM., M.Kes 15. Okto Rusdianto, ST

16. Fernando Ginting (TU Ditjen P2P, Kementerian Kesehatan)

17. M. Sunan Raja (TU Ditjen P2P, Kementerian Kesehatan)

18. Mila Mayangsari (TU Ditjen P2P, Kementerian Kesehatan)

19. Widia Novianti, SKM (Subdit ISPA, Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

B. Bidang Logistik

Koordinator : Kepala Biro Umum Kementerian Kesehatan

Anggota :

1. Kepala Seksi Pengendalian Obat Publik, Direktorat Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

(8)

2. Kepala Seksi Pengendalian Perbekalan Kesehatan, Direktorat Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

3. Kepala Seksi Pengendalian, Subdirektorat Zoonosis, Dit P2PTVZ Kementerian Kesehatan 4. Indra Lalu (Staf ISPA, Dit P2PML, Kementerian

Kesehatan )

5. Letkol CKM. Ns. Rusdiansyah, S.Kep (RSPAD. Gatot Subroto)

6. Johanes Eko Kristiyadi, SKM., MKM (Subdirektorat Zoonosis, Dit P2PTVZ Kementerian Kesehatan)

7. Drh. Zainal Khairudin (Subdirektorat Zoonosis, Dit P2PTVZ, Kementerian Kesehatan)

8. Novarif Fahlia, S.Kom (Subag TU Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

9. Taufik Saleh (Subag TU Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

10. Gustiawan (Subag TU Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

11. Supriyadi (Subag TU Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

12. Moh. Pujiadi (Subag TU Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

C. Bidang Akomodasi dan Transportasi

Koordinator : Kepala Bagian Kepegawaian dan Umum, Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan

Anggota :

1. Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan

2. Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga, Setditjen P2P, Kementerian Kesehatan

(9)

3. dr. Endang Widuri Wulandari (WHO Representative Indonesia)

4. Maria Early (WHO Representative Indonesia) 5. Eka Pratiwi Wahyudi, S.Kom (Subdirektorat

Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

D. Bidang Administrasi dan Keuangan

Koordinator : Kepala Bagian Keuangan dan Barang Milik Negara, Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan

Anggota :

1. Kepala Subbagian Perbendaharaan, Bagian Keuangan dan BMN, Sesditjen P2P, Kementerian Kesehatan

2. Zulham Wafiq, SE (Bagian Keuangan dan BMN, Sesditjen P2P, Kementerian Kesehatan)

3. Irin Ermawati, SE (Subag TU P2PML, Kementerian Kesehatan)

4. Elisa Mahdalena (Subag TU P2PML, Kementerian Kesehatan)

5. Kadek (Subag TU P2PML, Kementerian Kesehatan) 6. Dede Khodiyah, S.Sos (Subag TU P2PML,

Kementerian Kesehatan)

7. Darso (Subag TU P2PML, Kementerian Kesehatan) 8. Isni Berliana, Amd (Subdit ISPA, Dit P2PML,

Kementerian Kesehatan)

II. Tim Penyelenggara Simulasi A. Bidang Materi

Koordinator : Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan

Wakil : Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan Anggota :

1. Kepala Subdirektorat Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Dit P2PML Kementerian Kesehatan

(10)

2. Kepala Subdirektorat Zoonosis, Dit P2PTVZ, Kementerian Kesehatan

3. Kepala Subdirektorat Surveilans, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

4. Kepala Subdirektorat Penyakit Infeksi Emerging, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

5. Kepala Subdirektorat Karantina Kesehatan, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

6. Kepala Subdirektorat Imunisasi, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

7. Kepala Subdirektorat Yankes Primer, Ditjen Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan 8. Kepala Subdirektorat Yankes Rujukan, Ditjen

Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan 9. Kepala Subdirektorat Perlindungan Hewan, Ditjen

PKH, Kementerian Pertanian

10. Kepala Subdirektorat Pengamatan Penyakit Hewan, Ditjen PKH, Kementerian Pertanian

11. Kepala Subdirektorat Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan, Ditjen PKH, Kementerian Pertanian

12. Kepala Bidang Penyakit Menular, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

13. Kepala Subdirektorat Pengendalian Operasi, Direktorat Tanggap Darurat BNPB

14. Kepala Subdirektorat Penyelamatan dan Evakuasi, Direktorat Tanggap Darurat BNPB

B. Bidang Komando dan Koordinasi

Koordinator : Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana

(11)

Wakil : Asisten Deputi III Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Anggota :

1. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten

2. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan 3. Kepala Pelaksana, Badan Penanggulangan

Bencana Daerah Kota Tangerang Selatan

4. Kepala Bidang Evaluasi dan Informasi, Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan

5. Direktur Tanggap Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Nasional

6. Kepala Bagian Hukormas, Sesditjen P2P, Kementerian Kesehatan

7. Kasubditbindukes Puskesad Kabis Dukesops Pusat Kesehatan TNI

8. Kasi Respon KLB, Subdit Surveilans, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

9. dr. Rian Hermana (Subdirektorat Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

C. Bidang Surveilans Wilayah

Koordinator : Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan

Wakil : Kasubdit Surveilans, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan Anggota :

1. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Banten

2. Kepala Dinas Peternakan Kota Tangerang Selatan 3. Kepala Subdirektorat Pengamatan Penyakit

Hewan, Direktorat Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian

4. Kepala Subdirektorat Pencegahan Pemberantasan Penyakit Hewan, Direktorat Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian

(12)

5. Kepala Subdirektorat Zoonosis, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Kementerian Pertanian

6. Kepala Balai Veteriner Subang, Kementerian Pertanian

7. Kepala Subdirektorat Keamanan Hayati, Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

8. Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan

9. Retno Trisari, SKM (Sub Direktorat Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

D. Bidang Surveilans Pelabuhan

Koordinator : Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta

Wakil : Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Anggota :

1. Kepala Subdirektorat Karantina Kesehatan, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

2. Kepala Subdirektorat Penyakit Infeksi Emerging, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

3. Penanggungjawab Laboratorium Virologi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

4. Penanggungjawab Laboratorium BSL3, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

5. Kepala Subdirektorat Kesprev Diskesal 6. Kepala Subdirektorat Binyankes Puskesad

7. Kepala Seksi ISPA Atas, Subdirektorat Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Dit P2PML, Kementerian Kesehatan

(13)

8. Kepala Seksi Sistem Kewaspadaan Dini, Subdirektorat Surveilans, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

E. Bidang Respon Medik

Koordinator : Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan

Wakil : Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Laut, Pusat Kesehatan TNI

Anggota :

1. Direktur RSUD Kabupaten Tangerang

2. Kepala Subdirektorat Pelayanan Penunjang, Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

3. Kepala Subdirektorat Pelayanan Medik dan Keperawatan, RS. Sulianti Soeroso

4. Kepala Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

5. Kepala Departemen Paru RSPAD Gatot Subroto 6. Kepala Subbagian Biomedis Penyakit Menular,

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

7. Kepala Subdit Yankes Diskesau

8. Ketua Komite Flu Burung RSUD Tangerang

9. Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial, Palang Merah Indonesia

10. Kepala Seksi Pneumonia Subdirektorat Infeksi Ssluran Pernafasan Akut, Dit P2PML, Kementerian Kesehatan

11. Kolonel CKM (K) dr. Dewi Puspitorini, Sp.P.MARS (RSPAD)

12. Kolonel CKM dr. Alexander K. Ginting. S,Sp.P. FCCP (Komite Flu Burung RSPAD)

13. Dinasti Mularsih, SKM (Subdirektorat Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Dit P2PML, Kementerian Kesehatan

(14)

F. Bidang Intervensi Farmasi

Koordinator : Direktur Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

Wakil : Kepala RSPAD Gatot Subroto Anggota :

1. Direktur Penilaian Obat dan Produk Biologi, Deputi I Bidang Pengawasan Produk Terapetik dan NAPZA, Badan POM

2. Kasubdit Imunisasi, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

3. Kasubdit Pengendalian Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, Direktorat Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, Kementerian Kesehatan

4. Kabid Matfaskes Puskes TNI

5. Kasi Pencegahan (Subdit Zoonosis, Dit P2PTVZ Kementerian Kesehatan)

6. Kasi Imunisasi Dasar, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan 7. Ida Nuraeni (Bagian Produksi Vaksin Influenza

Biofarma)

8. M. Edy Haryanto, SKM. M.Epid (Subdirektorat Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

G. Bidang Intervensi Non Farmasi (Kontrol Perimeter)

Koordinator : Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan POLRI Wakil : Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Udara, Pusat

Kesehatan TNI Anggota :

1. Kepala Subdirektorat Tanggap Darurat dan Pasca Bencana, Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, Kementerian Dalam Negeri 2. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Pusdokkes Polri 3. Kepala Polres Tangerang Selatan

(15)

5. Kepala Bidang Dokkes Polda Banten

6. Kepala Bidang Dokkes Polres Kota Tangerang Selatan 7. Kepala Diskes Kodam Jaya

8. Kepala Distrik Militer Kota Tangerang Selatan 9. Kepala Unit Kermabaktikes Puskes TNI

10. Kepala Subdirektorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan, Direktorat Lalu Lintas, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

11. Kepala Seksi Kesprev Diskesau

12. Indra Lalu, S.Kep (Subdirektorat Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Dit P2PML,Kementerian Kesehatan)

H. Bidang Intervensi Non Farmasi (Mobilisasi Sumber Daya)

Koordinator : Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Wakil : Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan

Kebakaran, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri

Anggota :

1. Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan

2. Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kota Tangerang Selatan

3. Kepala Kantor Departemen Agama Tangerang Selatan 4. Kasi Kekarantinaan Wilayah dan PLBDN, Subdirektorat Karantina Kesehatan, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

5. Kepala Seksi Deteksi, Subdirektorat Penyakit Infeksi Emerging, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

6. Kepala Seksi Respon Kejadian Luar Biasa Subdirektorat Surveilans, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

7. Kepala Badan Urusan Logistik

8. dr. Ira Wignjadiputro, M.Epid (Subdirektorat Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

(16)

9. dr. Arifin, (Bidang Pencegahan Mitigasi Kesehatan, Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan)

I. Bidang Komunikasi Risiko

Koordinator : Direktur Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan Wakil : Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian

Kesehatan Anggota :

1. Direktur Komunikasi Publik, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika

2. Kepala Subdirektorat Komunikasi Informasi dan Edukasi Kesehatan, Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan

3. Kepala Bagian Kerjasama Kesehatan Multilateral, Biro Kerjasama Luar Negeri , Kementerian Kesehatan 4. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Pemerintah

Daerah Provinsi Banten

5. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Tangerang Selatan

6. Kepala Subagian Advokasi Hukum dan Hubungan Masyarakat, Sesditjen P2P Kementerian Kesehatan 7. Kepala Subbagian Hubungan Media Massa dan

Media Sosial, Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan

8. Emita Ajis, SKM., MPH (Subdirektorat Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Dit P2PML, Kementerian Kesehatan)

9. Giri Inayah, S.Sos, MKM (Subag Media Massa dan Media Sosial, Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan)

10. Trisno Subarkah, SKM (Direktorat Kesehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan)

(17)

III. Tim Monitoring Evaluasi Simulasi

A. Bidang Pengawasan dan Pengendalian

Koordinator : Kepala Subdirektorat Infeksi Saluran Pernapasan Akut, Dit P2PML Kementerian Kesehatan

Anggota :

1. Kepala Pudokkes Polri

2. Kepala Subdirektorat Penyakit Infeksi Emerging, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

3. Kepala Subdirektorat Malaria, Dit P2PTVZ, Kementerian Kesehatan

4. Kepala Bagian Opini Publik Produksi Komunikasi dan Peliputan, Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan

5. Kepala Subdirektorat Zoonosis, Dit P2PTVZ Kementerian Kesehatan

6. Kepala Subdirektorat Karantina Kesehatan, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

7. Kepala Bidang Pendidikan dan Penelitian RSPI Sulianti Saroso

8. Kepala Bidang Pendidikan dan Penelitian RS Persahabatan

9. Kepala Bidang Umum, Pusat Kesehatan TNI

10. Kepala Subdirektorat Pengamatan Penyakit Hewan, Direktorat Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian

11. Kepala Subdirektorat Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan, Direktorat Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian

12. Kepala Subdirektorat Perlindungan Hewan, Direktorat Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian

(18)

13. Kepala Subdirektorat Zoonosis, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Kementerian Pertanian

14. Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi, Kantor Kesehatan Pelabuhan Soekarno Hatta

15. Kepala Seksi Karantina Kesehatan Pelabuhan dan Bandar Udara, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan 16. Kepala Seksi Karantina Wilayah dan Pos Lintas

Batas Darat Negara, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan 17. Kolonel CKM. Dr. Budiman, Sp.BP, MARS

(RSPAD)

18. Kolonel CKM. Didin Syaefuddin, S.Kp, MARS (RSPAD)

19. Kepala PD Pasar Jaya

20. Penanggung jawab Lab Virologi, Badan Penelitaian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan

B. Bidang Pencatatan dan Pelaporan

Koordinator : Kepala Bagian Program dan Informasi, Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan

Wakil : Kepala Bagian Hukum, Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anggota :

1. Kepala Seksi Respon Kejadian Luar Biasa, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

2. Kepala Seksi Karantina Kesehatan Wilayah dan Pos Lintas Batas Darat Negara, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan

(19)

3. Kepala Seksi Infeksi Saluran Pernapasan Akut Atas, Dit P2PML , Kementerian Kesehatan

4. dr. Listiana Azizah, SpKP (Subdirektorat Penyakit Infeksi Emerging, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan) 5. Johanes Eko Kristyadi, SKM. MKM (Subdirektorat

Zoonosis, Dit P2PTVZ, Kementerian Kesehatan)

IV. Tim Penilai

Koordinator : Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan

Wakil : Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi Kementerian Kesehatan

Anggota :

1. Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kesehatan

2. Staf Ahli Menteri Bidang Desentralisasi Kesehatan 3. Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Kesehatan

4. Staf Khusus Menteri Bidang Peningkatan Kemitraan dan SDGs

5. Staf Khusus Menteri Bidang Peningkatan Pelayanan

6. Staf Khusus Menteri Bidang Tata Kelola Pemerintahan

7. Inspektur III, Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan

8. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan

9. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza, Kementerian Kesehatan

10. Direktur Kesehatan Masrakat Veteriner, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian

11. Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 12. Direktur RS Persahabatan

(20)

14. Kepala RSPAD Gatot Soebroto

15. Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (dr. Haryadi Wibisono, MPH)

16. Ketua FETP (dr. I Nyoman Kandun, MPH) 17. dr. Indriyono Tantoro, MPH

18. dr. Oenedo G 19. dr. Arie Bratasena

20. dr. Sardikin Giri Putro, Sp.P

21. dr. Praseno, Sp.P (RS. Persahabatan)

MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini terlihat dari 54 dari 62 masinis memiliki skor total dengan kategori favorable, dengan kata lain mayoritas masinis PT.KAI Daop II Bandung memiliki persepsi bahwa

Sedangkan untuk kompetitor produk substitusi juga banyak, sehingga pembeli yang tidak menyukai diferensiasi dari konsep dan produk Classic Tea Garden juga dengan mudah

melakukan perubahan penentuan tata letak peralatan di bridge deck, untuk kapal baru dan existing kapal di Indonesia agar sesuai dengan rules ergonomik berdasarkan antropometri

Perbedaan Warna Koloni Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa pada Media Ekstrak Daging Sapi dan Sari Kacang Hijau yang Ditambah Sitrat dan Bromthymol Blue The Colour

Kendala yang timbul dalam penanggulangan yakni kelemahan pemberantasan tindak pidana di bidang perpajakan criminal justice sytem untuk memita pertanggungjawaban pelaku

Alat dan bahan dan tempat penilaian serta unit kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya yang mungkin diperlukan sebelum menguasai unit kompetensi ini dengan unit-unit kompetensi

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Periode Berakhir pada 31 Maret 2009 dan 2008. (Dalam

4) Melepaskan dan menyimpan semua perhiasan yang dipakai, cuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir kemudian keringan tangan dengan tissue atau handuk