• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH ILMU KEPERAWATAN DASAR IV YOGA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MAKALAH ILMU KEPERAWATAN DASAR IV YOGA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH

ILMU KEPERAWATAN DASAR IV

“YOGA”

Oleh:

Tifanny Gita Sesaria (131211132021) Inka Noveliana (131211132022) Wimar Anugrah (131211132051) Nisrina Putri I.K.S (131211132052) Retno Dewi (131211132063) Nafi Yoga W (131211133001) Lailatul Maf’ula (131211133009) Ayu Prianti (131211133010) Cahya Mustika N (131211133035)

PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS AIRLANGGA MEI, 2013

(2)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

Yoga merupakan system kesehatan menyeluruh (holistik) yang terbentuk dari kebudayaan India kuno sejak 3.000 SM yang lalu. Yoga atau yuj dalam bahasa Sanskerta kuno berarti union (penyatuan). penyatuan antara atman (diri) dan Brahman (Yang Mahakuasa). Intinya, melalui yoga seseorang akan lebih baik mengenal tubuhnya, mengenal pikirannya, dan mengenal jiwanya. Semakin ia mengenal seluruh aspek dirinya itulah maka semakin dekat pula ia dengan Sang Penciptanya.

Diibaratkan, tubuh adalah sebuah kendaraan dn pikiran sebagai pengemudinya. Saat “mengemudikan” tubuh, pikiran terpengaruh oleh 3 hal, yakni emosi, akal, dan aksi. Agar tubuh tetap dapat beroperasi dengan baik, ketiga hal yang memengaruhi pikiran ini harus dijaga agar selalu dalam keadaan yang seimbang. Para yogi (praktisi yoga) masa lampau memahami keterkaitan antara tubuh dan pikiran ini da akhirnya menciptakan sebuah system yoga yag merupakan kombinasi unik antara gerakan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik dan cara bernapas serta meditasi yang dapat memberikan ketenangan pikiran. Dengan berlatih yoga, seseorang bagaikan pemilik kendaraan yang mampu merawat dan memperbaiki sendiri kendaraannya apabila terdapat kerusakan sehingga ia tetap berada dalam kondisi yang prima dari waktu ke waktu.

Yoga adalah the living science karena hamper seluruh aspek kehidupan dapat dikaitkan dengannya. Walaupun telah berumur ribuan tahun, yoga dirsakan tetap sesuai untuk dipraktikkan oleh masyarakat modern saat ini. Masyarakat tertarik untuk mempelajari yoga dengan berbagai macam latar belakang. Ada yang ingin mendapatkan tubuh yang lebih baik, baik dilihat dan baik pula ditinggali, yang lainnya ingin menghilangkan ketidaknyamanan pada bagian fifik tertentu, seperti sakit puggung dan pinggang. Ada pula yang menginginkan yoga untuk meredakan kegelisahan dan sebgai pegangan untuk mengisi kekosongan dalam hidup.

(3)

1.2 RUMUSAN MASALAH

(4)

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA 2.1 PENGERTIAN

Yoga berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti union atau penyatuan. Penyatuan yang sejati adalah penyatuan dengan sang Illahi. Selama beryoga kita merasakan penyatuan dalam tubuh kita antara pikiran, napas, dan jiwa. Menurut kitab kuno, yoga adalah ilmu yang membuat kita dapat menjalani hidup yang lebih harmoni, seimbang melalui pengendalian pikiran dan tubuh. Jadi, yoga adalah filosofi hidup kita yang setiap gerakannya mencerminkan filosofi hidup. Lakukan dengan semampunya dan sewajarnya sehingga kita dapat siap menjalani kehidupan lebih baik.

Saat ini, banyak orang yang berminat mempelajari berbagai bentuk yoga dengan tujuan untuk menemukan ketenangan atau mencapai pertumbuhan spiritual yang lebih dewasa. Inner space atau ketenangan yang lebih dalam dapat dilakukan dengan mempraktikkan gerakan – gerakan yoga sebagai jalan menuju pemenuhan dan pemahaman diri atau full self realization.

Menurut pedro, seorang Yogi dari The Theosophicl Society di Australia, yoga merupakan suatu studi dan praktik transformasi diri dan pertumbuhan spiritual dalam filsafat agama manapun. Transformasi diri dan pertumbuhan spiritual juga merupakan konsep praktis karena realisasinya melibatkan pengintegrasian dan pengharmonisasi aspek emosional, mental, dan spiritusl dari hakikat hidup kita. Inilah salah satu cara yang dipilih banyak orang pada transformsi dalam (inner transformation) adalah melalui disiplin yoga.

2.2 UNSUR – UNSUR YANG DILIBATKAN DALAM YOGA

Ada berbagai system yang berbeda dalam mempelajari yoga, tetapi semua metodenya melibatkan disiplin diri dan mengamati diri. Semua system ini dapat mengenali keabsahan pelatihan dasar tertentu, seperti pengendalian tubuh melalui postur dan pernapasan yang tepat, lalu pengendalian emosi dan pikiran. Dalam setiap pelatihan yoga, unsur – unsur esensial tadi yaitu napas, konsentrasi, dan gerakan dilibatkan untuk merasakan keselarasan

(5)

dan penyatuan. Kebanyakan praktisi yoga menganggap yoga sutra dari patanjali sebagai buku pegangan.

Yoga bukan hanya sekadar olah tubuh untuk mengatasi depresi dan stres, lelah atau nyeri punggung. Secara spesifik, yoga mengedepankan kontrol atas aktivitas-aktivitas tubuh, indra, dan pikiran. Your mind is the heart of your life. Pikiran yang baik, memerlukan tubuh yang baik pula. Keduanya harus dirawat dan dikendalikan agar selalu sehat dan berkesinambungan. Untuk memperoleh manfaat yoga sebenarnya, ada delapan tahapan berjenjang yang harus dilakukan atau disebut Astangga Yoga. Berikut ini delapan tahapan yoga dalam mendisiplinkan tubuh dan pikiran Anda.

1. Yama adalah melatih pengekangan diri dari melakukan kejahatan, seperti mencuri, berbohong, seks bebas, atau tidak menyakiti makhluk lain (ahimsa). Inilah yang disebut jantungnya disiplin yoga. Merupakan pantangan yang mencakup pantang menyakiti makhluk lain, baik dalam pikiran, kata-kata, maupun perbuatan.Pantang berbuat salah, pantang mencuri, pantang mengumbar nafsu dan pantang memiliki hak orang lain.

2. Niyama adalah hal-hal yang dianjurkan, yaitu menjaga kebersihan, kesederhanaan, bahagia menerima diri apa adanya, rajin, dan setia. Merupakan pembudayaan diri dan termasuk penyucian eksternal dan internal, kedamaian, bertapa, belajar dan pemujaan ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

(6)

3. Asana adalah melatih tubuh secara menyeluruh berupa pose-pose yang melatih otot, persendian organ tubuh bagian dalam, dan melatih kelenturan serta menyelaraskan napas, pikiran dan tubuh. Memperagakan sikap tubuh yang nyaman. Selama dalam gerakan yang nyaman ini tubuh tetap dalam keadaan yang sangat relaks dan pernafasan yang sangat dalam yang secara alamiah menyertai sikap tubuh ini, membawa sejumlah besar oksigen diserap ke dalam aliran darah.

4. Pranayama adalah latihan pernapasan. Pengertian napas ini berarti jiwa (soul), nyawa, dan roh. Artinya, napas memiliki potensi jasmani dan rohani manusia yang akan membentuk kepribadian yang perkembangannya dipengaruhi oleh factor internal dan eksternal.

(7)

5. Pratyahara adalah memusatkan dan memberi perhatian ke dalam diri. Biasanya kita melihat ke luar melalui panca indra, mengontrol indra-indra dan terdiri atas penarikan indra-indra dariobjek-objeknya. Indra-indra kita mempunyai kecenderungan yang besar bergerak keluar untuk memenuhi keinginannya. Ini merupakan proses introversi diri. Inilah saatnya menyadari diri utuk memerhatikan ke dalam diri. Kondisi ini memberikan potensi pada sensasi hangat dan sejuknya napas yang harus diupayakan terus-menerus sehingga kita akan mencapai pada tingkat kesadaran yang tinggi.

6. Dhrana adalah latihan yang memusatkan perhatian pada satu hal dalam kehidupan yang semakin kompleks. Selain itu juga memusatkan pikiran pada satu objek meditasi seperti ujung hidung atau tengah-tengah jidat dan sebagainya. Pikiran harus ditegakkan, kuat dan terfokus, seperti nyala lilin yang tenang, tegak dan tak tergoyahkan oleh gangguan-gangguan.

(8)

7. Dhyana adalah meditasi untuk menemukan titik ketenangan yang menjadi batas akhir sebuah pikiran, sebelum mulai berpikir kembali dan menanamkan benih buah pikiran pada pikiran bawah sadar. Tahap ini terdiri atas aliran yang tak terganggu pikiran di sekitar objek meditasi. Ini adalah perhatian penuh tanpa adanya istirahat.

8. Samadi adalah pencerahan diri seseorang yang sudah mampu menggunakan energy hidup secara optimal. Ini merupakan tahapan terakhir di dalam sistem yoga. Di sini pikiran benar-benar diserap di dalam objek meditasi. Ini merupakan alat bantu tertinggi untuk merealisasikan penghilangan modifikasi-modifikasi mental yang merupakan tujuannya.

(9)

2. 3 JENIS-JENIS YOGA

Ada beberapa jenis yoga yang terkenal, tetapi yang perlu diingat dari tiap-tiap system yoga ini melibatkan banyak hal dalam hidup dan kedisiplinan serta latihan yang sangat teratur.

1. Hatha yoga adalah suatu system atau aktivitas yang memberikan perhatian pada postur tubuh dan pengendalian napas yang benar. Hatha yoga juga menitikberatkan pada pelatihan tubuh fisik serta kelenturan sehingga memudahkan tubuh fisik merespons dorongan kehadiran Illahi dalam diri. Banyak praktisi menekankan nilai self healing (penyembuhan diri) dari hatha yoga karena jikadilatih secara terus-menerus akan meningkatkan kesejahteraan fisik dan inilah yang akan menunjang pertumbuhan spiritual yang lebih dewasa.

2. Mantra yoga adalah system yang bertujuan menyelaraskan sifat pribadi dengan nada gelombang kesadaran yang jauh lebih tinggi dan lebih halus sifatnya dari kesadaran sehari –hari. Mantra yoga ini menggunakan cara berdoa sehingga kita akan merasakan suara Illahi dalam diri kita bukan melalui mekanisme fisik, tetapi melalui rohani.

3. Bhakti yoga adalah jalan pengabdian hidup. System ini menekankan cinta kasih, penyerahan diri pada spirit Illahi dengan didasari hati yang positif dan ikhlas, kita dapat menempatkan sang Illahi sebagai segala arah tujuan hidup.

4. Karma yoga adalah sistem yang melibatkan segala tindakan dengan tujuan melalui tindakan yang benar akan mencapai penyatuan dengan Yang Maha Kuasa. Tindakan dalam karma yoga dilakukan dengan tanpa mengharapkan imbalan (selfless service). Ini adalah jalan bagi mereka yang digerakkan dengan rasa welas asih yang tulus terhadap penderitaan orang.

(10)

5. Jnana yoga adalah system yang menunjukkan jalur ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan untuk mencapai tujuan kebenaran hidup. Kata Jnana dieja “Gnana” mirip dengan kata “gnosis”. Kedua kata tersebut mempunyai arti yang sama, yaitu pengetahuan.

6. Raja yog, biasa disebut sebagai bentuk yoga yang paling tinggi. The science of The Kings menggabungkan aspek-aspek utama dari system yoga lainnya. Ini untuk melatih kedisplinan dan pelatihan memurnikan emosi secara sehingga timbul kesadaran bahwa diri kit kekal dapat menyatu dengan sang Illahi.

2.4 MANFAAT BERLATIH YOGA

Berikut ini beberapa manfaat yang diperoleh dari berlatih yoga.

1. Mengatasi permasalahan kesehatan tubuh, baik organ tubuh luar maupun organ tubuh dalam

2. Membantu mengontrol reaksi emosional, pikiran pada situasi tertentu.

3. Meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh sel otak dan sel tubuh sehingga melancarkan aliran darah yang tersumbat.

4. Menurunkan tekanan darah dan stress sehingga mengurangi ketegangan saraf-saraf otot.

5. Mengeluarkan racun (CO2) dan meningkatkan kapasitas O2 lebih banyak sehingga membuat tubuh bugar dan meremajakan kembali jaringan tubuh yang rusak.

6. Memperbaiki postur tubuh agar lebih proporsional dan menumbuhkan rasa percaya diri.

7. Membangun stamina dan memperkuat otot serta meningkatkan keseimbangan tubuh. 8. Meningkatkan fleksibilitas dairi yang akan membantu mencegah terjadinya cedera. 9. Meningkatkan ketenangan batin dengan focus pikiran lebih damai dan tenang. 10. Memperpanjang daya ingat.

2.5 PRINSIP DALAM YOGA 1. Berlatih dengan teratur

Postur yoga (asana) membantu meregangkan dan membina otot, serta menguatkan tulang dan melenturkan sendi. Asana menstimulasi pengeluaran hormone endorphin yang menciptakan rasa nyaman pada tubuh.

(11)

2. Bernapas dalam

Bernapas dengan Dhiirga Swasam (teknik pernapasan yoga penuh) meningkatkan kapasitas paru-paru agar proses bernapas menjadi lebih optimal. Teknik-teknik pernapasan dalam pranayama juga membantu menguatkan organ tubuh internal, meningkatkan control emosi, dan memberikan sensasi relaks yang mendalam.

3.Pola makan yang seimbang

Pola makan yang seimbang dan sehat akan meningkatkan imunitas (daya tahan) tubuh, melancarkan prose salami pencernaan, meningkatkan kesehatan secara kesuluruhan, dan menenangkan pikiran.

4. Beristirahat cukup

Menjaga ritme yang seimbang antara bekerja dan beristirahat akan mempertahankan tubuh dalam keadaan yang selalu prima dari waktu ke waktu. Beristirahat dalam savasana (postur mayat) setelah melakuka asana akan meningkatkan rasa nyaman dan relaks pada tubuh, melancarkan sirkulasi darah, dan mengembalikan kondisi tubuh pada kondisi yang stabil.

5. Berpikir positif dan bermeditasi

Berlatih asana yang disertai pranayama dan meditasi akan memurnikan pikiran dari pikiran dan emosi negative, serta meningkatkan rasa percaya diri. Meditasi akan membimbing pikiran untuk lebih dalam masuk ke realisasi diri yang merupakan tujuan tertinggi dalam berlatih yoga.

(12)

DAFTAR PUSTAKA

Sehat dan bahagia dengan yoga

Oleh Rima Rohimawati

http://books.google.co.id/books?

id=t8RVE8MCha4C&pg=PR7&dq=pengertian+yoga&hl=id&sa=X&ei=2wh6Ue7lL8OOrgfP8Y DgCg&ved=0CC4Q6AEwAA#v=onepage&q=pengertian%20yoga&f=false

Hidup Sehat&seimbang Dg Yoga

Oleh Pujiastuti Shindu, bandung, qanita, 2006

Referensi

Dokumen terkait

Perkembangan besarnya variabel Earning per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham pertambangan

Kandungan total polifenol dalam sampel ekstrak dihitung dengan meggunakan kurva standarat yang dibuat dari sama galat (GAL) pada beberapa

yang tidak di kenal keluar masuk perusahaan melewati desa Kinande dan adanya para pengambil hasil panen kelapa sawit tanpa seizin perusahaan sehingga jalan tambah hancur

Berdasarkan hal tersebut maka tidak mengherankan apabila politik Belanda pada masa itu selalu diwarnai oleh kecurigaan, kewaspadaaan dan ketakutan terhadap segala sesuatu

Kenyataan tersebut diatas menjadi hal yang menarik untuk diteliti dimana mereka yang berprestasi adalah mereka yang tinggal di panti asuhan yang mana berdasarkan hasil

[r]

Keywords : Disclosure of corporate social responsibility, size, profitability, leverage, management ownership, institutional ownership, audit

Alokasi anggaran untuk tambahan hari pelatihan petugas Survei Migrasi Internasional dan Remitan per kabupaten/kota terdapat pada Lampiran 4.f.. Informasi jadwal dan tempat